You are on page 1of 4

ASKEP PADA KLIEN DENGAN BATU GINJAL

DEFINISI Batu GinjalBatu ginjal merupakan suatu massa yang keras yang terbentuk dari kristal-kristal dari endapan urine dan tumbuh pada bagian dalam ginjal.Urolithiasis adalah istilah untuk menggambarkan batu yang terjadi pada saluran kemih. Tetapi istilah Batu Ginjal dapat menerangkan kondisi batu yang terjadi pada semua tempat di saluran kemih. ETIOLOGI Penyebab pasti sampai saat ini tidak diketahui, meskipun beberapa jenis makanan meningkatkan terjadinya batu. Riwayat keluarga dengan batu ginjal juga mempengaruhi insiden ini.

KLASIFIKASI Beberapa jenis batu ginjal menurut komposisi kimiawi :- Calcium oxalate calculi.Ditemukan pada sekitar 80% penderita batu ginjal di USA, yang terbentuk dari asam oxalic. Bayam, coklat, kopi, teh, cola, kacang-kacangan, dan strawbery, adalah makanan yang meningkatkan pembentukan batu. Juga terbentuk dari pemecahan vitamin C dalam tubuh.- Uric acid calculiBatu ini berkembang dari kristal asam urat yang terbentuk dari urine yang keasamannya tinggi. Merupakan 5% dari seluruh kejadian batu ginjal. Pada beberapa keadaan, batu jenis ini berkombinasi dengan batu oksalat.Cystine calculi.Merupakan 2 % dari seluruh kejadian batu ginjal. Cystine merupakan asam amino dari protein yang berbentuk kristal heksagonal saat diekskresikan dalam jumlah banyak. Batu jenis ini menunjukkan bahwa klien mengalami cystinuria, suatu kondisi herediter dimana ginjal tidak dapat menyerap asam amino.- Struvite calculiAdalah bentuk kristal keras dari magnesium aluminium fosfat. Batu ginjal terjadi dari substansi-substansi yang terbentuk pada klien dengan infeksi saluran kemih karena bakteri.- Staghorn calculiMerupakan batu ginjal bercabang yang terbentuk dari struvit. FAKTOR RESIKO Faktor risiko terjadinya batu ginjal adalah : pria, adanya riwayat batu ginjal dalam keluarga, usia lebih dari 30 tahun, diet tinggi oxalat, dehidrasi atau kurang minum, gangguan metabolisme yang mempengaruhi ekskresi garam, ostomi. Batu ginjal sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, jika timbul gejala, maka nyeri adalah masalah utama. Nyeri ini timbul saat batu melewati saluran kemih. Nyeri dirasakan tiba-tiba saat batu bergerak di saluran kemih, sehingga menimbulkan iritasi dan sumbatan. Secara spesifik, klien akan merasakan nyeri tajam, nyeri kramp di pinggang bagian belakang dan sisi area ginjal atau di abdomen bagian bawah. Kadang kala disertai mual dan muntah.Untuk mencegah batu asam urat, maka Allopurinol bermanfaat pada kasus hiperuricosuria. Jika batu cystine tidak dapat dikontrol melalui minum banyak, maka Thiola dan Cuprimine, akan membantu menurunkan jumlah cystine dalam urine. Pada batu struvit yang tidak dapat dibuang, maka diberikan Acetohydroxamidc acid (AHA) untuk mencegah infeksi yang dapat mengarah terbentuknya batu. Pada kasus hiperparatiroidisme yang kadang kala timbul batu ginjal, maka tindakannya adalah membuang kelenjar paatiroid. Terapi Pembedahan Sebenarnya, tindakan pembedahan bukanlah hal yang terpenting. Tindakan pembedahan batu ginjal dilakukan jika klien resisten terhadap terapi konservatif, batu berukuran besar, adanya obstruksi batu, atau pada klien dengan kelainan anatomi pada saluran kemih, sehingga batu berukuran kecilpun tidak dapat lewat. pembedahan dilakukan jika batu ginjal :- Tidak dapat keluar dan menimbulkan nyeri menetap- Ukuran terlalu besar dan terletak di tempat yang sulit- Menghambat laju urineMenimbulkan infeksi saluran perkemihan- Merusak jaringan ginjal dan menyebabkan perdarahan-

kemudian anjurkan untuk banyak minum sehingga dapat menghasilkan urine sebanyak 1. Hal ini untuk mengobservasi apakah masih ada serpihan batu yang tertinggal. Kateter akan dipasang untuk mengalirkan urine. Partial nephrectomy atau simple nephrectomy adalah pembedahan yang membuang sebagian ginjal. disertai puasa pada tengah malam sebelum pembedahan. Persiapan Sebelum dilakukan PCNL. Laksatif diberikan sebelum pembedahan untuk mengurangi risiko konstipasi selama pasca bedah. irisan ginjal dirapatkan kembali. ProsedurTindakan PNCL dilakukan dibawah pengaruh anestesia umum.Ureteroscopic Stone Removal dan Open (incisional) Surgery. sehingga ginjal akan terbuka seperti sebuah buku. Sampel darah dan urine diperiksa di laboratorium untuk mengetahui faktor risiko formasi kalkuli.Infeksi.Perdarahan.Terlihat semakin membesar (sesua gambaran radiologi). Setelah semua fragmen batu diambil. Percutaneous Nephrolithotomy (PNCL).b.Terbentuknya arteriovenosus fistula. Pada kasus seperti ini. Teknik ini menyebabkan banyak pembuluh darah yang terbuka. terdapat 4 (empat) tindakan untuk membuang batu ginjal. uji urine.Obesitas ekstrimOpen surgery merupakan teknik pembedahan yang paling invasif. Hal ini dilakukan jika batu ginjal telah menetap dalam waktu yang lama. Perawatan Pasca PembedahanPCNL standar. Batu besar akan dihancurkan dengan semacam logam panjang yang disertai energi ultrasonik atau elektrohidrolik. balutan dipasang pada lokasi insisi. dengan suatu alat nephroscope. Kecuali ESWL.Kegagalan ESWL atau PCNL.Injury pada limpa. dan pada insisi ditempatkan selang yang disebut nephrostomy untuk mengalirkan cairan dari ginjal.Ketidakmampuan membuat jalur yang cukup untuk memasukkan nephroscope. IndikasiDilakukan pada batu ginjal berukuran lebih dari 2 cm dan berupa batu keras. Darah yang terdapat pada urine adalah kondisi normal beberapa hari setelah PCNL. Indikasi. Tindakan ini dilakukan jika ESWL tidak efektif. tindakan bedah terbuka ginjal menjadi alternatif. Pyelolithotomy adalah teknik bedah yang digunakan untuk membuang batu ginjal berukuran besar di pelvis renal. maka tindakan yang lain digolongkan dalam tindakan pembedahan.Adanya kelainan anatomi saluran kemih. Prosedur ini melibatkan fragmentasi langsung dari batu ginjal melalui insisi kecil yang dibuat di pinggang bagian belakang pada posisi ginjal yang terkena.Ukuran batu yang besar dan banyak.2 liter/ hari. klien membutuhkan pemeriksaan fisik lengkap. Setelah nephrostomy dilepaskan. Suatu selang nephrostomy atau ureteral stent ditinggalkan untuk meningkatkan drainage dari ginjal dan mempercepat penyembuhan.. dan pemeriksaan waktu pembekuan darah. pemerksaan darah lengkap. Selama tahun 2003. Persiapan(sama dengan persiapan pada PCNL) . tetapi tranfusi darah jarang diperlukan. hati. Cairan intravena diberikan 1 – 2 hari. dan merusak ginjal. Open Surgery (Bedah Ginjal Terbuka)a. paru dan kelenjar empedu. Klien dianjurkan untuk minum hanya larutan yang sifatnya jernih selama 24 jam.DemamAkumulasi cairan di area insisi. ProsedurInsisi dibuat pada pinggang bagian belakang pada area ginjal. teknik ini paling banyak digunakan untuk membuang batu ginjal yang berukuran besar. EKG. yaitu Ectracorporeal Shockwave Lithotripsy (ESWL). Aspirin obat Arthritis harus dihentikan 7 – 10 hari sebelum pembedahan karena mempengaruhi menipiskan darah dan waktu pembekuan darah. atau laser litrotriptor. Kateter akan dilepaskan setelah 24 jam. umumnya membutuhkan hospitalisasi 5 – 6 hari setelah pembedahan. Risiko PCNL. agar menjadi serpihan batu.. dengan lama waktu pembedahan antara 3 – 4 jam. Insisi dibuat di sepanjang axis ginjal. Nephrostomy akan tetap terpasang selama klien dirawat di RS selama 5-6 hari. menyebabkan infeksi rekuren. sehingga memerlukan ESWL maupun PCNL berulang.d. Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL)a.

d akumulasi sekret akibat efek sedasi pembedahan. dan waktu pembekuan darah.d prosedur pembedahan. memastikan klien puasa sejak tengah malam.Perawatan Pasca PembedahanKlien umumnya akan dirawat selama satu minggu setelah pembedahan dilakukan.d mual dan muntah Peran perawat : . . Intra Bedah Masalah keperawatan yang timbul : . Nyeri merupakan masalah yang sangat dominan. Teknik batuk efektif dan napas dalam juga mulai diajarkan pada klien. khususnya pada open surgery.Risiko infeksi b.Mempertahankan stabilitas pernapasan dan sirkulasi . efek samping dan perawatan pasca bedah. meliputi : memastikan pemeriksaan penunjang sebagai indikator status kesehatan klien (Foto thorak. relaksasi . imagery.Risiko injuri : perdarahan b. informed consent pembedahan.Bersihan jalan napas tidak efektif b.Anjurkan klien untuk melakukan batuk efektif seperti yang sudah diajarkan sebelumnya .Monitor kondisi luka terhadap adanya tanda-tanda infeksi . untuk mengurangi kecemasan. . Risiko PembedahanPerdarahan dan infeksi.Nyeri b.Lakukan manajemen nyeri : distraksi.Kolaborasi dalam pemberian analgesik . dan mencukur area pembedahan.Cemas b. tetapi dapat diatasi dengan obat nyeri oral maupun intravena.Monitor perdarahan yang keluar dari luka atau dari drain . melakukan enema.Menjelaskan tentang penyakit batu ginjal .d prosedur pembedahan . Perawat juga harus mencatat golongan darah dan melakukan antisipasi tranfusi darah.Pertahankan teknik cuci tangan yang baik .Mengajarkan teknik relaksasi untuk mengurangi nyeri . dll).d luka pembedahan . dan memerlukan waktu 6 (enam) minggu untuk pemulihan di rumah.Memantau stabilitas hemodinamik .d adanya obstruksi.Risiko nutrisi kurang dari kebutuhan b.Risiko infeksi b. kadar gula darah.Mempertahankan intake nutrisi Fokus tindakan perawat pada masa ini adalah persiapan klien untuk menjalani pembedahan. EKG. indikasi.Klien dan keluarga juga perlu diberi penjelasan mengenai teknik pembedahan yang dilakukan.Menghitung jumlah perdarahan . Anestesi epidural juga dapat digunakan untuk mengontrol nyeri pasca bedah.d luka pembedahanPeran perawat : . jika diperlukan.Lakukan perawatan luka dengan mempertahankan teknik aseptik . pemeriksaan darah/ urine rutin.Melakukan desinfeksi pada area retroperitoneal jika akan dilakukan nefrektomi dan area abdomen bagian bawah jika dilakukan ureteroskopi.d insisi bedah Peran perawat : .Nyeri b. Ureteroscopy Stone Removal Implikasi dalam Keperawatan Pra BedahMasalah keperawatan yang timbul pada masa ini adalah : .Mempertahankan teknik sterilitas saat prosedur bedah dilakukan Pasca Bedah Masalah keperawatan yang timbul : . penekanan batu saluran kemih .Berikan lingkungan yang tenang .

kecuali ada kontraindikasi.Pengetahuan yang masih beragam mengenai teknik pembedahan batu ginjal dan perawatannya . Selain itu. Kebanyakan adalah pria dengan riwayat diet tinggi oksalat dan kurang minum. mengingat risiko yang mungkin ditimbulkan yaitu injuri pada organ limpa..Perubahan gaya hidup (kebiasaan minum. pada kenyataannya teknik ini akan menyebabkan banyak pembuluh darah yang terbuka. klien akan berada di rumah.Monitor output urine . Meskipun dilain pihak. Sedangkan waktu pemulihan selama kurang lebih 6 (enam) minggu. Ambulasi dini juga perlu diperhatikan untuk mempercepat proses penyembuhan. Sedangkan pada teknik Open surgery. mempertahankan output urine dan modifikasi diet. sesuai analisa kalkuli.Keberhasilan program akan membawa nama baik bagi ruang rawat dan rumah sakit. meliputi :. pasca bedah Open surgery dan pasca Ureteroskopi. (Ignatavicius. teknik ini tidak terlalu menimbulkan resiko perdarahan dibandingkan Open surgery. misalnya. Untuk itu. penting sekali pendidikan kesehatan diberikan kepada klien dan keluarga. Rencana Penerapan Penatalaksanaan Perawatan Pasca Bedah Batu GinjalRancangan kegiatan berupa pembuatan protap perawatan pasca bedah batu ginjal di ruang perawatan.Mengajarkan kepada keluarga untuk meleporkan adanya penyimpangan kondisi klien ke fasilitas kesehatan Pengalaman Merawat Klien dengan Pembedahan Batu GinjalBeberapa kali saya merawat klien dengan pembedahan batu ginjal. Hambatan :. dengan teknik open surgery.Akan mendapat dukungan dari seluruh tim medis dan keperawatan . Padahal. klien akan dirawat di RS selama 5 – 7 hari. paru dan kelenjar empedu. maka prosedur ini harus dilakukan oleh dokter bedah yang terampil dan ahli. menurut literatur diatas. Dukungan :. hati. beberapa literatur tidak menyebutkan bagaimana cara perawatan klien pasca bedah.Pendkes tentang penyakit. yaitu pasca bedah PCNL.Modifikasi diet. 1999). Padahal.Manajemen nyeri. Selain itu hidrasi yang baik perlu dipertahankan dengan memberi cairan 2 – 3 liter/ hari. klien hanya dirawat di RS selama kurang lebih satu minggu dan akan berada pada masa pemulihan di rumah selama 6 (enam) minggu. Pendidikan Kesehatan untuk KlienSetelah menjalani pembedahan.Tindakan pasca bedah yang dilakukan :. Untuk meminimalkan terjadinya infeksi. diet dan pekerjaan).Perawatan luka.Pertahankan intake nutrisi yang baik Fokus tindakan perawat pada pasca bedah adalah memantau jumlah perdarahan.. sehingga risiko perdarahan akan meningkat. diet yang tepat dan perawatan luka Kritik tentang Pembedahan Batu GinjalMengenai PCNL.Melibatkan keluarga dalam perawatan diri klien. khususnya mengenai perawatan di rumah. tranfusi darah tidak begitu diperlukan. antibiotika golongan Aminoglikosida atau Cefalosporin dapat diberikan.