P. 1
penatalaksanaan dehidrasi

penatalaksanaan dehidrasi

|Views: 26|Likes:

More info:

Published by: Glesty Melinda Umboh on Aug 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2015

pdf

text

original

Glesty Melinda Umboh 0961050021

plasma  Cairan yg dianjurkan yg mengandung natrium isotonik + lar. Bikarbonat. atau cairan ringer laktat dgn glukosa  . NaCl 0. elektrolit lain  Larutan yg lazim dipakai sbg cairan parenteral : lar.9% dgn glukosa 5%. atau ditambah lar.Tahap Inisial Hanya diperlukan bila terjadi defisit sirkulasi  Ditujukan u/ mengatasi atau mencegah renjatan dengan mengganti vol.

glukosa 5%  mengatasi dehidrasi disertai asidosis metabolik  Jumlah cairan inisial yg diberikan 20-3ml/kg BB.Lar. pada renjatan diberikan secepatnya.9% dgn kandungan Na & Cl masing2 154 mEq/l dicampur dgn lar. keadaan lebih ringan diberikan dlm waktu 1 jam.  . NaCL 0.

20 ml/kg BB  renjatan sudah teratasi  Diberikan sampai 90 ml/kg BB  cukup u/ mengatasi dehidrasi sedang dan berat  .

Tahap Lanjut Lawa waktu tahap inisial & tahap lanjut : 8 jam  Jenis cairan yg digunakan bergantung hasil px AGD arteri serta elektrolit  Natrium biasanya dari 40-80 mEq/l  Diuresis udah ada  kalium 20 mEq/l  Klorida  sesuai keadaan asam basa  .

Tahap Pemulihan Awal Penggantian cairan intra selular  Pemberian minuman/makanan per oral diberi bertahap. diare kronik  pemberian cairan parerental jangka waktu lama  . BB. jenis penyakit  Muntah berulang. tergantung pada umur.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->