You are on page 1of 1

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BUDI LUHUR CIMAHI 2013 SANTHI MALIANI SUDRAJAT C.

0105.09.039 HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN FAKTOR SANITASI MAKANAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS CIHAMPELAS KABUPATEN BANDUNG BARAT ABSTRAK Latar Belakang: Penyakit diare merupakan salah satu penyebab angka kematian dan kesakitan tertinggi pada anak, terutama pada anak berumur kurang dari 5 tahun (balita). Di negara berkembang, sebesar 2 juta anak meninggal tiap tahun karena diare, dimana sebagian kematian tersebut terjadi di negara berkembang. Oleh sebab itu, orang tua terutama ibu harus selalu memperhatikan lingkungan rumah dan menjaga kebersihan makanan agar memiliki kebiasaan hidup yang baik dan sehat, sehingga angka kematian pada balita usia 1-5 tahun akibat diare dapat berkurang. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor lingkungan, faktor sanitasi makanan dan mengetahui kejadian diare serta mengetahui hubungan antara faktor lingkungan dan faktor sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Cihampelas Kabupaten Bandung Barat. Metode Penelitian: Metode penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitiannya adalah ibu yang membawa balita usia 1-5 tahun yang berobat ke Puskesmas Cihampelas Bandung Barat. Sampel penelitiannya berjumlah 93 orang ibu yang mempunyai balita usia 1-5 tahun yang berobat ke Puskesmas Cihampelas Bandung Barat. Dengan penentuan sampel menggunakan Accidental Sampling. Data diperoleh dengan cara membagikan kuesioner dan analisis secara statistika dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian: Uji statistik didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara faktor lingkungan dengan kejadian diare pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Cihampelas, karena p value=0,016 < α =0,05 dan ada hubungan antara faktor sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Cihampelas, karena p value=0,001 < α =0,05. Simpulan dan Saran: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara faktor lingkungan dengan kejadian diare pada balita usia 15 tahun di Puskesmas Cihampelas, dan ada hubungan antara faktor sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Cihampelas. Dan diharapkan kepada pihak Puskesmas dapat dijadikan sebagai antisipasi dini terhadap penyakit diare agar masyarakat lebih sadar akan menjaga kesehatan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan. Kata Kunci : Cross Sectional, Faktor Lingkungan, Faktor Sanitasi Makanan, dan Kejadian diare.

Kepustakaan : 20 Buku, 6 Media Internet, 2 Jurnal dan 2 Penelitian dari tahun (2003-2013)

1