You are on page 1of 5

TUJUAN

 Ketangguhan (ketahanan terhadap beban impact)  Sensitivitas suatu bahan terhadap adanya takikan  Menentukan ulet / getas (analisa patahan)

METODE

IZOD Benda uji vertikal, dengan pukulan searah dengan arah takikan CHARPY Benda uji harisontal, dengan pukulan berlawanan arah dengan arah takikan

dengan pukulan berlawanan arah dengan arah takikan Arah pukulan Benda uji V : Bahan ulet . dengan pukulan searah dengan arah takikan CHARPY Benda uji harisontal.METODE PENGUJIAN IZOD dan CHARPY IZOD Benda uji vertikal.

PRINSIP KERJA METODE IZOD DAN CHARPY .

O α β Lengan pemukul L pemukul A H h W Benda uji Ragum E0 : m.cos α ) E1 : W.L ( 1 .cos α ) h: L ( 1 .cos β) E0 : W.(cos β – cos α) .cos β ) Energi untuk mematahkan benda uji ( E ) = E0 .L.g.L ( 1 .H H : L .L cos α H : L ( 1.E1 E = W.

Panjang lengan : 100 (cm).Kekuatan Impact = Energi untuk mematahkan benda uji ( E ) Luas penampang kritis = E A Kekuatan Impact : W: Berat pemukul β : Sudut akhir W  Lcos   cos  A (kg / dt2) (N/m) l : Panjang lengan pemukul α : Sudut awal A : Luas penampang kritis benda uji Contoh Soal : Dari pengujian impact didapatkan data sebagai berikut : Berat pemukul : 75 (N). Sudut akhir 15 0 . Sudut awal : 60 0. penampang kritis bendu uji berukuran 10 x 10 (cm) Hitung : Kekuatan impact nya .