Hernia inguinalis By RSCH on Senin, 04 Juni 2012 http://www.citraharapan.com/2012/06/penyakit-hernia.

html

PENDAHULUAN Definisi hernia adalah suatu penonjolan (protrusi) dari viskus (organ perut) melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga bersangkutan. Hernia dapat terjadi pada beberapa tempat tergantung dari defek atau bagian lemah tempat penonjolan yang terjadi. Pada kesempatan ini saya akan coba memjelaskan tentang hernia pada daerah lipat paha ( inguinal). Lipat paha adalah daerah pada dinding perut (abdomen) yang lemah secara alami dan merupakan tempat yang paling sering untuk herniasi. Pria lebih sering terkena hernia inguinalis. Hernia inguinalis dapat dibedakan berdasarkan lokasi penonjolan :langsung (direk) dan tidak langsung (indirek), hernia indirect : hernia direct = 2:1. Kantong dari hernia inguinalis indirek berjalan melalui suatu kanal (canalis inguinalis), lateral terhadap pembuluh epigastrika inferior, dan akhirnya ke arah kantung buah zakar (skrotum). Kantong dari hernia inguinalis direk menonjol secara langsung melalui dasar kanalis inguinalis (segitiga Hasselbach), medial terhadap pembuluh epigastrika inferior. Hernia dikatakan irreducible bila penonjolan tidak dapat dikembalikan ke dalam rongga perut (abdomen). Hernia inkarserata adalah hernia irreducible yang disertai dengan gangguan pergerakan usus apabila isi dari penonjolan yang keluar adalah usus . Hernia strangulata adalah hernia inkarserata yang disertai gangguan aliran darah (vaskularisasi) dari viskus yang menonjol.

ANATOMI Kanalis inguinalis merupakan saluran oblik sepanjang 4 cm pada orang dewasa dan terletak 4-5 cm di atas ligamentum inguinalis. Dibatasi di kraniolateral oleh annulus inguinalis internus yang merupakan bagian terbuka dari fascia transversalis dan aponeurosis m. transversus abdominis. Di medial bawah, di atas tuberkulum pubikum, kanal ini dibatasi oleh annulus inguinalis eksternus, yang merupakan bagian terbuka dari aponeurosis m. oblikus

Hernia inguinalis lateralis biasanya mempunyai dasar kelainan kongenital. Karena testis kiri turun lebih dahulu. cabang genital dari nervus genitofemoral. Namun dalam beberapa hal. arteri spermatika interna (testikular). seringkali kanalis ini tidak menutup. dan mengejan pada saat BAK (miksi) misalnya akibat pembesaran kelenjar prostat (BPH). dan pleksus pampiniformis). umumnya prosessus ini sudah mengalami menutup (obliterasi) sehingga isi rongga perut tidak dapat melalui kanlis tersebut. Penurunan testis tersebut akan menarik peritoneum ke arah kantung buah zakar (skrotum) sehingga terjadi penonjolan peritoneum yang disebut juga dengan prosessus vaginalis peritonei. Pada hernia reponibel. merokok dan penyakit sistemik. Pada bulan ke 8 kehamilan terjadi penurunan buah zakar (testis) melalui kanal tersebut. peninggian tekanan dalam rongga perut dan kelemahan otot dinding perut karena usia. keluhan satu-satunya adalah . PATOGENESIS Hernia inguinalis dapat terjadi karena kelainan bawaan (anomali kongenital) atau karena sebab yang di dapat. serabut simpatis dari pleksus hipogastrikus. Faktor yang dipandang berperan kausal adalah adanya prosessus vaginalis yang terbuka. kemaluan. Keadaan yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan dalam rongga perut (intra abdominal) adalah kehamilan.eksternus. sedangkan hernia inguinalis medialis biasanya mempunyai kelemahan dari dasar dinding inguinal akibat pengaruh usia. dan dasarnya terdapat ligamentum inguinalis. burut atau mengatakan adanya benjolan di selangkangan. DIAGNOSA Pasien umumnya mengatakan turun bero. nervus ilioinguinal. Kanalis inguinalis adalah kanal yang normal pada janin. maka kanalis inguinalis kanan lebih sering terbuka. batuk kronis. mengejan pada saat BAB (defekasi). fasia spermatika eksterna. Bila kanalis kiri terbuka maka kemungkinan besar kanalis kanan juga terbuka. lapisan kremaster dari fasia spermatika interna. Isi dari kanalis inguinalis pada pria adalah: tali sperma (terdiri dari duktus deferens. Atapnya ialah aponeurosis m. pekerjaan yang mengangkat benda berat. Gejala dan tanda klinik hernia banyak ditentukan oleh isi hernia. arteri spermatika eksterna (kermasterika). oblikus eksternus. Pada bayi yang sudah lahir sampai kira-kira berumur 2 bulan. Pada wanita berisi ligamentum rotundum dan lapisan lainnya sama seperti pada pria.

maka tergantung isinya. Tanda ini disebut sebagai tanda sarung tangan sutera. omentum (seperti karet). Keluhan nyeri jarang dijumpai. Kantong hernia yang kosong kadang dapat diraba pada funikulus spermatikus sebagai gesekan dari dua lapis kantong yang memberi sensasi gesekan dua permukaan sutera. Pada keadaan strangulata biasanya disertai demam. atau mengedan dan hilang bila berbaring. atau organ lainnya. kecuali jika ada keadaan lokal atau sistemik dari pasien tidak memungkinkan hasil yang aman . Dengan jari telunjuk. tapi umumnya tanda ini sukar ditentukan. dan kalau samping jari yang menyentuh menandakan hernia inguinalis medialis DIAGNOSA BANDING      Hidrokel. Hidrokel mempunyai batas tegas. atau jari kelingking pada anak dapat dicoba mendorong isi hernia dengan menonjolkan kulit skrotum melalui annulus eksternus sehingga dapat ditentukan apakah isi hernia dapat direposisi atau tidak. Dalam hal hernia dapat direposisi. pada palpasi mungkin teraba usus. Kalau kantong hernia berisi organ. Pada inspeksi saat pasien mengedan dapat dilihat hernia inguinalis lateralis muncul sebagai penonjolan di regio inguinalis yang berjalan dari lateral atas ke medial bawah. bersin. Tanda klinik pada pemeriksaan fisik bergantung pada isi hernia. transiluminasi positif. batuk. Kalau hernia menyentuh ujung jari. Limfadenopati inguinal Testis ektopik Lipoma Orkitis INDIKASI PEMBEDAHAN Pada umumnya semua hernia harus diperbaiki secara operatif. dehidrasi dan keadaan umum pasien yang memburuk. pada waktu jari masih dalam annulus eksternus. berarti hernia inguinalis lateralis.adanya benjolan di lipat paha yang muncul pada waktu berdiri. pasien diminta mengedan. kalau ada biasanya dijumpai di daerah epigastrium atau para umbilical berupa nyeri visceral karena regangan pada mesenterium sewaktu satu segmen usus halus masuk ke dalam kantong hernia. dan testis tidak dapat diraba. Nyeri yang disertai mual atau muntah baru timbul kalau terjadi inkarserasi karena gangguan aliran (pasase) usus atau strangulasi karena busuknya (nekrosis) atau (ganggren) isi dari hernia.

Lebih disukai jahitan dengan benang sintetik permanen. Surgipro. Perdarahan. dan jahitan harus tidak ditarik atau diikat terlalu kencang. Komplikasi ini dapat dihindari dengan persiapan pra operasi yang baik dan mobolisasi dini. Pertama. Pencegahan tegangan pada garis jahitan adalah penting. tromboplebitis dan retensi urine. Mersilene. Prolene. Prostesis sintetik pada saat ini memainkan peranan penting dalam penatalaksanaan hernia inguinalis. penutupan aponeurosis dari defek hernia. Prostesis sintetik untuk perbaikan hernia adalah Marlex. Komplikasi umum meliputi atelektasis paru-paru. Dua cara ini kadang-kadang dikombinasikan. Retensi urine dapat diatasi dengan pemasangan kateter. sakit parah atau dalam keadaan imunodefisiensi (penurunan kekebalan tubuh). Integritas dinding abdomen dipulihkan dalam satu atau dua cara. DASAR PERBAIKAN HERNIA LIPAT PAHA Obyek dari hernioplasti inguinalis adalah untuk mencegah penonjolan peritoneum melalui defek dinding abdomen. dan kedua adalah penggantian dari fascia transversalis yang mengalami defek. Perbaikan hernia dari posterior disebut hernioplasti preperitoneal. karena dapat menyebabkan nekrosis. Bebatan atau korset bermanfaat dalam penatalaksanaan hernia yang kecil jika operasi belum dimungkinkan. dan Gore-Tex . Pasien dengan tanda-tanda prostatismus harus diatasi dulu masalahnya sebelum operasi hernia. emboli paru. KOMPLIKASI Hernioplasti adalah operasi yang aman. pneumoni. . biasanya karena perlukaan pada pembuluh darah epigastrika inferior waktu penjahitan dan dapat diatasi dengan pengikatan. Tegangan merupakan penyebab prinsip dari kegagalan semua hernioplasti yang menutup orifisium miopektineal melalui pendekatan aponeurosis. Perdarahan masif dapat terjadi selama operasi. namun seperti operasi lainnya dapat disertai dengan komplikasi umum dan spesifik.seperti usia lanjut. Ekimosis dari kulit sekitar insisi adalah biasa. Hernia diperbaiki dari anterior melalui insisi lipat paha atau dari posterior melalui insisi abdomen. tetapi bukan merupakan terapi yang definitif bahkan kadang dapat menyebabkan iskemi dan atrofi dari jaringan sekitar hernia karena efek penekanan yang lama dan konstan. Pendekatan anterior merupakan insisi yang paling popular untuk hernioplasti inguinalis.

yang sudah diperkirakan lebih umum dengan pasiien dengan hernia direk. Hematoma skrotal dapat mencapai proporsi yang besar. Insisi relaksasi selalu membantu. meskipun ahli bedah secara tradisional tidak mengkategorikannya seperti demikian. Perlukaan kandung kencing. khususnya hernia inguinalis direk bilateral. Kekambuhan. Infeksi pada luka operasi. Pada orang dewasa muda paling baik diatasi dengan anastomosis segera. orkitis. Luka pada kandung kencing dijahit dua lapis dan dipasang kateter pada kandung kencing selama 8 hari. Yang sering terkena adalah saraf iliohipogastrik. Kekambuhan disebabkan oleh tegangan yang berlebihan pada saat perbaikan. Perlukaan pada usus. dimana tegangan garis jahitan adalah yang terbesar. ilioinguinal dan genitofemoral dan menyebabkan parestesi. neuralgia post operasi. pada orang tua hanya dilakukan ligasi pada ujungujung yang putus. Penyebab yang paling sering adalah karena penutupan internal ring yang terlalu sempit. Dapat terjadi pada jahitan transfiksi waktu pengikatan kantong. Kekambuhan tidak langsung biasanya akibat eksisi yang tidak adekuat dari ujung proksimal kantong. tapi darah akan diabsorbsi dan hilang dalam beberapa hari. Komplikasi testikular. dan hernioplasti yang tidak adekuat. Ini dapat terjadi secara tidak sengaja pada waktu diseksi kantong dari hernia yang besar. dan atrofi testikular adalah komplikasi yang terjadi bila terjadi gangguan pada pembuluh darah dan aliran limfe dari testis. Bengkak.3% dalam jarak waktu 10 tahun kemudian. tapi biasanya akan diserap seiring dengan waktu.kadang-kadang rembesan darah dapat memasuki kulit dari penis dan skrotum. Perbaikan hernia inguinalis bilateral secara bersamaan tidak meningkatkan tegangan jahitan dan bukan merupakan . kadang perlu di aspirasi atau di evakuasi dengan tindakan bedah meskipun sebenarnya kurang membantu karena darah sudah merembes ke dalam jaringan skrotum. Kebanyakan kekambuhan adalah langsung dan biasanya dalam regio tuberkulum pubikum. Perlukaan pada vas deferens. Diskolorasi ini memang kelihatannya menakutkan. Perlukaan pada saraf. Kekambuhan juga merupakan bagian dari komplikasi hernioplasti lipat paha. Perbaikan klasik memberikan angka kekambuhan sekitar 1% . Dapat dihindari dengan tindakan yang hati-hati. jaringan yang kurang.

 Dinding kanalis inguinalis    Anterior : m. Anulus superfisial. Michael. melainkan suatu defek berbentuk segitiga pada aponeurosis m. Pembuluh darah epigastrika inferior lewat di sebelah medial anulus profunda. Posterior : fascia tranversalis membentuk bagian lateral dinding posterior. Sp. Letaknya di pertengahan antara spina iliaka anterior superior dan tuberkulum pubikum. Pada sepertiga lateral digantikan oleh m. Oblikus interna dan m. Oblikus interna melengkung ke posterior membentuk atap kanalis.  . Kekambuhan setelah hernioplasti prostesis anterior paling baik dilakukan dengan pendekatan preperitoneal atau secara anterior dengan sumbatan prostesis. Oblikus eksterna yang terletak di sebelah atas dan medial tuberkulum pubikum. Oblikus interna.B (Spesialis Bedah) Kanalis inguinalis Kanalis ini panjangnya sekitar 4 cm dan merupakan tempat lewat korda spermatika (ligamentum rotundum pada wanita) melalui dinding bawah abdomen. Oblikus eksterna menutupi seluruh panjang kanalis anterior. Superior : m. Transversus ke linea pektineal) membentuk medial dinding posterior.penyebab kekambuhan seperti yang dipercaya sebelumnya. Tendon gabungan (insersi komunis gabungan dari m. sebetulnya bukan anulus. Inferior : ligamentum inguinale. Sumber : dr. Hernia rekuren membutuhkan prostesis untuk perbaikan yang berhasil. Arah kanalis miring dari anulus inguinalis profunda ke arah medial menuju anulus superfisialis.  Anulus profunda merupakan pintu pada fasia transversalis.