ANATOMI FISIOLOGI SISTEM MUSKULOSKELETAL

KELOMPOK 8

• Muskuloskeletal terdiri dari kata:
• Muskulo : otot • Skeletal : tulang

• Muskulo atau muskular adalah jaringan otot-otot tubuh (ilmu = Myologi). • Skeletal atau osteo adalah tulang kerangka tubuh (ilmu = Osteologi ). • Muskuloskeletal disebut juga “Lokomotor”

Sistem Muskuloskeletal
• • • • Otot (muscle) Tulang (skeletal) Sendi Tendon : jaringan ikat yang menghubungkan otot dan tulang • Ligamen : jaringan ikat yang mempertemukan kedua ujung tulang • Bursae : kantong kecil dari jaringan ikat, antara tulang dan kulit, antara tulang dan tendon atau diantara otot • Fascia : jaringan penyambung longgar di bawah kulit atau pembungkus otot, saraf dan pembuluh darah.

Axial skeletal: • Tulang Kepala • • • • Tengkorak Otak Tengkorak Wajah Tulang Telinga Tulang Hyoid 8 buah 14 buah 6 buah 1 buah • Tulang Belakang dan pinggul • Kerangka Dada 26 buah 25 buah .SISTEM SKELETAL • Sistem skeletal dibentuk oleh 206 buah tulang. yang terbagi dalam 2 bagian besar: Axial dan Appendicular 1.

2. tulang yang membentuk anggota gerak bawah : 62 buah . Appendicular skeletal/ rangka pendukung gerak: • Ekstremitas atas. tulang yang membentuk anggota gerak atas : 64 buah • Ekstremitas bawah.

TENGKORAK • Dibagi menjadi 2: • 8 tulang kranium • 14 tulang wajah .

• Tulang Kranium • • • • • • 1 tulang oksipital ( tulang Kepala Belakang) 2 tulang parietal (tulang ubun-ubun) 1 tulang frontal (tulang dahi) 2 tulang temporal (tulang pelipis) 1 tulang etmoid (tulang tapis) 1 tulang sfenoid (tulang Baji) .

kranium .

• Tulang Wajah • Bagian Rahang: • • • • 2 Os maksila (tulang rahang atas) 1 Os mandibula (tulang Rahang bawah) 2 Os zigomatikum (tulang pipi) 2 Os palatum (tulang Langit-langit) • Bagian Hidung: • • • • 2 Os nasale (tulang Hidung) 1 Os vomer (sekat rongga hidung) 2 Os lakrimalis (tulang mata) 2 Os konka nasal (tulang karang hidung) .

Tulang wajah .

karena melekat pada sternum melalui tulang rawan • 5 pasang iga palsu (VIII-XII) . karena iga VIII – X melekat pada tulang rawan iga di atasnya & XI – XII melayang bebas pada ujung anteriornya = 1 buah = 12 pasang = 12 ruas .• Tulang-Tulang Batang Tubuh (Rangka Dada) • Sternum (tulang Dada) • Iga (costae) • Kolumna Vertebralis  Tulang2 iga • 7 pasang iga sejati (I-VII).

.

• Vertebra • • • • • 7 vertebra servikalis 12 vertebra torakalis 5 vertebra lumbalis 5 vertebra sakralis 4 vertebra koksigis .

• Tulang Extremitas Atas • Tulang gelang bahu: • Skapula 2 buah • Klavikula 2 buah • Humerus 2 buah • Lengan bawah • Radius 2 buah • Ulna 2 buah • Tangan • 8 pasang tulang karpal • 5 pasang tulang metakarpal • 14 pasang tulang falange .

.

Iskhium (tulang duduk) . Pubis (tulang kemaluan).• Tulang Panggul (Pelvis) • Tulang sakrum : gabungan dari 5 vetebra sakralis • Tulang koksigis : gabungan dari 3 vetebra koksigis • Tulang coxae : Ilium (tulang usus).

Truncus dan Pelvis .

• Tulang Ekstremitas Bawah • Tulang pangkal paha (Os coxae) • Ilium (tulang usus) • Pubis (tulang kemaluan) • Iskhium (tulang duduk) • Femur: 2 buah • Patela: 2 buah • Tungkai bawah • Fibula: 2 bh • Tibia: 2 bh • Tulang2 Kaki : • Tarsal: 14 buah • Metatarsal: 10 buah • Falangus: 28 buah .

Tulang anggota gerak bawah (extremitas inferior) .

jantung dan paru) • Haemopoesis (pembentukan sel darah (red marrow) • Fungsi Imunologi: RES sumsum tulang membentuk limfosit B dan makrofag • Penyimpanan Mineral (kalsium & fosfat) dan lipid (yellow marrow) FISIOLOGI SISTEM TULANG .• Fungsi tulang secara umum: • • • • • • Formasi kerangka (penentu bentuk dan ukuran tubuh) Formasi sendi (penggerak) Perlengketan otot Pengungkit Menyokong berat badan Proteksi (membentuk rongga melindungi organ yang halus dan lunak. seperti otak.

• Komposisi tulang: • Mineral dan jaringan organik (kolagen dan proteoglikan) • Kalsium dan fosfat • Faktor Pertumbuhan Tulang • • • • • • Herediter Nutrisi Faktor Endokrin Faktor persarafan Faktor mekanis Penyakit-penyakit .

contohnya os parietale • Ossa irregular (tulang tak beraturan).• Tulang menurut bentuknya • Ossa longa (tulang panjang): tulang yang ukuran panjangnya terbesar. contohnya ossa carpi • Ossa plana (tulang gepeng/pipih): tulang yang ukuran lebarnya terbesar. contohnya os sphenoidale • Ossa pneumatica (tulang berongga udara). contohnya os maxilla . contohnya os humerus • Ossa brevia (tulang pendek): tulang yang ketiga ukurannya kira-kira sama besar.

sel tulang dewasa yang bertindak sebagai lintasan untuk pertukaran kimiawi melalui tulang yang padat • Osteoclast (penghancuran tulang): sel-sel yang dapat mengabsorbsi mineral dan matrix tulang. . Sel-sel ini menghasilkan enzym proteolitik yang memecah matrix menjadi mineral tulang. tulang kalsium fosfat terlepas kedalam darah.Sel penyusun tulang • Osteoblast (pembentukan tulang): Menghasilkan jaringan osteosid dan mengeksresikan fosfatase dalam pengendapan kalsium dan fosfat ke dalam matrix tulang • Osteosit : Sel.

• Persambungan/ artikulasio : pertemuan antara dua atau lebih dari tulang rangka. • Artrologi: ilmu yang mempelajari persendian. SENDI .

• Sendi Berdasarkan strukturnya • Fibrosa: hubungan antar sendi oleh jaringan fibrosa • Kartilago/tulang rawan: ruang antar sendinya berikatan dengan tulang rawan. • Sinovial/sinovial joint: ada ruang sendi dan ligament untuk mempertahankan persendian. .

lutut. contohnya pada tulang tengkorak • Amphiarthrosis Sendi yang dapat sedikit bergerak. contohnya tulang persendian vertebrae • Diartrosis Sendi terdapat ketidak-sinambungan karena di antara tulang yang bersendi terdapat rongga (cavum articulare). . contohnya sendi panggul. bahu dan siku.Sendi berdasarkan jenis persambungannya • Sinartrosis Sendi yang terdapat kesinambungan karena di antara kedua ujung tulang yang bersendi terdapat suatu jaringan.

Kontraksi jantung. kontriksi pembuluh darah. Tendon • Otot membentuk 43% berat badan. bernapas. • Proses vital di dalam tubuh (seperti.• Sistem otot terdiri dari : Otot. Fascia. peristaltik usus) terjadi karena adanya aktivitas otot SISTEM MUSKULUS (OTOT) . > 1/3-nya merupakan protein tubuh dan setengahnya tempat terjadinya aktivitas metabolik saat tubuh istirahat.

awal kontraksi lambat. Otot polos • memiliki 1 inti yang berada di tengah. Memberi bentuk luar tubuh • Tipe jaringan otot 1. sumber energi terutama dari metabolisme aerobik. tahan terhadap kelelahan . terdapat di organ dalam tubuh (viseral). Menyimpan cadangan makanan. kadang mengalami tetani. dipersarafi oleh saraf otonom (involunter). serat otot polos (tidak berserat). sumber Ca2+ dari CES.• Fungsi otot adalah Sebagai alat gerak aktif.

3 Tipe Jaringan Otot .

dipersarafi oleh saraf motorik somatik (volunter). sumber energi dari metabolisme aerobik dan anaerobik. sumber energi dr metabolisme aerobik. melekat pada tulang. awal kontraksi lambat. sumber Ca2+ dari retikulum sarkoplasma (RS).2. tidak mengalami tetani. dipersarafi oleh saraf otonom (involunter). Otot jantung • memiliki 1 inti yang berada di tengah. serat otot berserat. sumber Ca2+ dari CES & RS. Otot rangka/ otot serat lintang • memiliki banyak inti. hanya ada di jantung. awal kontraksi cepat. dan tahan terhadap kelelahan . mengalami tetani dan cepat lelah 3.

• Mempertahankan suhu tubuh. kontraksi otot: energi menjadi panas Fungsi sistem otot rangka . Menyokong jaringan lunak.• • • • Menghasilkan gerakan rangka. Menunjukkan pintu masuk dan keluar saluran dalam sistem tubuh. Mempertahankan sikap dan posisi tubuh.

karena massa utamanya adalah serabut. • Garis-garis gelap dan terang pada otot rangka adalah miofibril yang merupakan sumber kekuatan otot dalam melakukan gerakan kontraksi.• Otot yang dapat menggerakkan rangka adalah otot yang melekat pada rangka. Mekanisme gerakan otot .

.

. • Zona Z merupakan bagian tumpang tindih dua molekul protein filamen otot. Garis gelap disebut zona Z sedangkan garis terang disebut zona H. Protein kompleks inilah yang merupakan komponen terbesar dari bahan penyusun otot. Protein otot yang tersusun atas aktin dan miosin disebut aktomiosin. yaitu aktin dan miosin.• Setiap miofibril tersusun atas satuan-satuan kontraktil yang disebut sarkomer.

jika otot berkontraksi maksimum. ukuran otot dapat 20 % lebih pendek dari ukuran saat berelaksasi .• Pada saat serabut otot berkontraksi terjadilah perubahan panjang zona Z dan zona H.

.

• Rangsangan  asetilkolin  terurai menjadi asetil dan kolin miogen  merangsang aktin dan miosin bergeser  otot akan berkontraksi atau memendek Mekanisme kontraksi otot .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful