PEMERINTAH KABUPATEN TANAH DATAR DINAS PENDIDIKAN

SMA NEGERI 1 BATIPUH

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN FISIKA ( RPP ) Gelombang Bunyi dan Gel.cahaya

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP Kelas / Semester : XII (Dua belas) / Semester I Mata Pelajaran : FISIKA Standar Kompetensi 2. Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai Penyelesaian masalah dan produk teknologi. Kompetensi Dasar 2.1 Memformulasikan gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, dan energi potensial listrik serta penerapannya pada keping sejajar. Indikator 1. Mendeskripsikan gaya elektrostatik (hukum Coulomb) pada muatan titik. 2. Mengaplikasikan hukum Coulomb dan hukum Gauss untuk mencari medan listrik bagi distribusi muatan kontinyu. 3. Memformulasikan energi potensial listrik dan kaitannya dengan gaya, medan listrik, dan potensial listrik. 4. Memformulasikan prinsip kerja kapasitor keping sejajar. A. Tujuan Pembelajaran Secara teliti dan mandiri peserta didik dapat 1. Mencari pengetahuan tentang hukum Coulomb serta penerapannya dalam kehidupan sehari hari peserta didik kelas XII IPA SMA N 1 Batipuh 2. Menganalisis interaksi antar muatan melalui hukum Coulomb 3. Menganalisis pengaruh medan listrik terhadap muatan listrik. 4. Menghitung medan listrik yang dihasilkan oleh muatan terdistribusi dalam benda yang berukuran besar. 5. Menjelaskan definisi fluks listrik dan hukum Gauss. 6. Menghitung medan listrik yang dihasilkan berbagai benda simetri yang terdistribusi muatan dengan menggunakan hukum Gauss. 7. Menjelaskan definisi energi potensial dan potensial listrik yang dimiliki sebuah muatan listrik. 8. Menghitung besarnya potensial listrik yang ditimbulkan oleh sebuah momen dipol listrik. 9. Menjelaskan keberlakuan teorema usaha-energi pada muatan yang mengalami gaya listrik. 10. Menjelaskan konsep bidang ekipotensial pada sebuah muatan listrik yang ditempatkan dalam ruang. 11. Menjelaskan definisi kapasitor sebagai salah satu komponen elektronika. 12. Menghitung besarnya kapasitansi berbagai jenis kapasitor. 13. Menjelaskan pengaruh penggunaan bahan dielektrik terhadap kapasitansi

kapasitor. 14. Memberikan contoh pemanfaatan kapasitor dalam peralatan elektronika. B. Materi Pembelajaran Hukum Coulomb, Hukum Gauss, Potensial Listrik, dan Kapasitor C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Observasi - Ceramah D. Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Mengapa sisir yang telah digosok-gosokkan pada rambut dapat menarik potongan-potongan kertas?  Mengapa sebuah muatan dapat melakukan gaya pada muatan yang lain padahal kedua muatan tidak saling bersentuhan?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan gaya Coulomb?  Apakah yang dimaksud dengan medan listrik? b. Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.kecil  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya Coulomb.  Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk menyiapkan potongan-potongan kertas.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menggosok-gosokkan sisir atau mistar plastik kemudian didekatkan pada potongan-potongan kertas.  Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk mengamati apa yang terjadi dan membuat kesimpulan dari percobaan tersebut.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perumusan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan yang disampaikan oleh guru.  Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

   

 

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian medan listrik. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan arah medan listrik. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perumusan medan listrik yang dihasilkan oleh muatan titik dan distribusi muatan. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan medan listrik yang dihasilkan oleh muatan titik dan distribusi muatan yang disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai garis gaya listrik.

c. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. 1. Dua muatan titik Q A= 4. 10 -8 C dan 4. Perhatikan gambar di bawah. Jika QB = - 2.10-8 mC berjarak 30 cm satu diketahui Q 1 = Q 2 = 10  C dan dengan yang lain. Jika k = 109 Nm2C-2, konstanta k = 9.10 9 Nm2/C2, maka maka tentukan gaya elektrostatis yang tentukan besar dan arah kuat medan dialami kedua muatan itu ! di titik P ! 2. Menurut model atom Bohr tentang +Q +Q 1 2 P atom hidrogen, elektron (q = -e) mengelilingi proton (q’ = e) dengan 6 cm 6 cm jari-jari 5,3.10-11 meter. Jika e = 1,6. 10 -19 C maka tentukan besar gaya 5. Dua buah partikel A dan B masingmasing bermuatan +18 C dan +8 tarik-menarik antara proton dan C terpisah dengan jarak 30 cm. Jika elektron ! C adalah titik yang terletak diantara 3. Tiga muatan diletakkan pada sisi-sisi A dan B sedemikian sehingga kuat segitiga seperti gambar di bawah. medan di C sama dengan nol, maka q = +2 C tentukan letak C ! 30 cm 30 cm Q2 6. Dua muatan A dan B masing-masing sebesar +4 C dan -16 C terpisah dengan jarak 12 cm. Jika C adalah titik sedemikian kuat medannya sama dengan nol, maka tentukan letak C !

40 cm Q 1 = + 4 C dan Q 2 = - 4 C. Berapakah besar gaya yang dirasakan q

Q1

rnya muatan itu. menentukan potensial dan energi potensial yang dimiliki suatu muatan. Petir inilah contoh dari kejadian listrik statis. 4. 2. . Oleh sebab itu setelah belajar bab ini diharapkan kalian dapat : 1. apa yang terjadi diantara muatan? Mengapa bisa bergerak bagaimana besaran-besaran yang dimiliki. Ada muatan-muatan yang bergerak pada saat itu dan memunculkan cahaya yang disebut kilat.SARAGIH LISTRIK STATIS Sumber: www. Kejadiannya saat mendengar waktu hujan. 3. Semua hal di atas itulah yang dapat kalian pelajari pada bab ini. Apa sebena.angkasa-online. menerapkan hukum Gauss pada bab induktor dan keping sejajar.com Kalian tentu tidak asing dengan petir. menerapkan hukum Coulomb pada permasalahan gaya dan medan listrik.BAB RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  4 pengampu : IHG. cukup menakutkan. menerapkan hukum-hukum listrik statis pada kapasitor.

Dari penjelasan ini dapat dirumuskan seperti berikut. Karena arahnya sama maka berlaku : Gambar 4. Begitu pula sebaliknya benda akan bermuatan negatif jika menangkap elektron sehingga kelebihan elektron. Besarnya sesuai dengan persamaan 4... F = gaya tarik / tolak (N) Q 1.... q C tertolak A (F ) dan B A tertarik B(F ). gaya elektrostatis atau gaya Coulomb juga merupakan besaran vektor..lak (b) muatan tak sejenis tarik menarik.1 Q A q RA = 4 cm C FA FB RB = 6 cm Q B Dua muatan A dan B berjarak 10 cm satu dengan yang lain. dua muatan yang didekatkan akan bekerja gaya tarik atau gaya tolak yang besarnya sebanding dengan perkalian kedua muatannya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya.... Hukum Coulomb 1..... Gaya Coulomb Kalian tentu sudah mengenal ada proton dan elektron.. Proton bermuatan positif dan elektron bermuatan negatif...1 (a) muatan sejenis tolak meno......SARAGIH A.1.. (4.. Apa yang terjadi jika bendabenda bermuatan itu didekatkan? Kejadian inilah yang telah dijawab oleh coulomb.10-6 C QB = 18 C = 18. CONTOH 4.... Sama dengan jenis gaya yang lain...10-6 C Posisi muatan q C dan gaya yang bekerja dapat digambarkan seperti pada Gambar 4.2 Gaya yang bekerja pada q C FC = F A+ F B ..109 Nm2/C2 Persamaan 4... Jika sebuah benda mengandung lebih banyak proton karena kehilangan elektronnya maka benda tersebut akan bermuatan positif.. Q 2 = muatan listrik (coulomb) R = jarak antara dua muatan (m) k = 9.. Jika muatan q = C 2 C diletakkan diantara A dan B berjarak 4 cm dari A maka tentukan gaya yang dimuat muatan q ! C Penyelesaian Q A = +16 C = 16...RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG...1 inilah yang kemudian dikenal sebagai hukum Coulomb.1 dan arahnya sesuai pada Gambar 4..2. F=k dengan : .10-6 C q C = 2 C = 2... Q A = +16 C dan Q B = -18 C...1) F (a) Q 1 Q 2 F R Q (b) Q F R F 2 1 Gambar 4. Menurut Coulomb.

2 N.buah muatan dipengaruhi beberapa gaya tidak segaris. Perhatikan contoh berikut. .2 N (a) Gambar 4. Jika se. Tentukan gaya yang diambil muatan Q C ! Vektor gaya elektrostatis ini akan lebih dipahami lagi pada muatan-muatan yang tidak segaris. Jenis berbeda akan mempengaruhi arahnya.109 .109 .3 (a). (2.2 Tiga muatan q A = 4 C. Berarti F BC = FAC = 0. tentu kalian sudah bisa menganalisisnya. CONTOH 4. resultan gaya yang dirasakan muatan tersebut dapat ditentukan dengan metode jajargenjang. q B = -C dan q C = + 2C ditempatkan pada segitiga sama sisi seperti pada Gambar 4.3 Besar q B sama dengan q A dan jaraknya ke q C juga sama berarti besar gaya yang dirasakan sama. Muatan Q C = -10 C ditempatkan segaris AB berjarak 20 cm dari A.Listrik Statis 53 = k = k qC +k = 9. analisis atau poligon. Muatan Q A = -40 C dan Q B = + 180 C berjarak 50 cm.10-6) = 18. = 0.103 (10-2 + = 270 N .10-2) Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut. Besar kedua gaya itu memenuhi : (a) FAC = k = 9. Tentukan gaya yang dirasakan muatan q ! C Penyelesaian Muatan C dipengaruhi dua gaya F AC tolak menolak (muatan sejenis) dan F BC tarik menarik (muatan berlainan jenis).

SARAGIH FBC dan F AC membentuk sudut 120O maka resultannya dapat menggunakan metode jajar genjang seperti pada Gambar 4. Letakkan muatan q C pada posisi segaris dengan q dan q B .0. F C2 = F AC 2 + F BC 2 + 2F AC . F BC Cos 120O = 0. Persoalan : Dua muatan q A = -4 C dan q B = + 9C terpisah pada jarak 20 cm.0.1 Titik Keseimbangan Tujuan : Menentukan letak titik yang tidak dipengaruhi gaya.2 .2 N.) = 0. 0.04 Jadi F C = = 0. Gambarlah muatan titik q A dan q B .4 Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut.22 + 0. Tentukan gaya yang dirasakan muata q !A Kegiatan 4.3 (b).22 + 2. A 2.4. Gambar 4.04 . . Tempat yang dimungkinkan memiliki resultan nol adalah tempat yang arah gayanya berkebalikan.04 = 0. Tentukan letak titik q C = + 2C agar tidak dipengaruhi gaya dari resultan q dan q ! A B Kegiatan : 1.2 (. Empat muatan titik q = q C = -2C dan q B= q D = A + 2C ditempatkan di titik sudut persegi yang sisinya 30 cm seperti pada Gambar 4. Tentukan beberapa alternatif diantara dan di luar kedua muatan (dekat q A dan dekat q ) B 3.RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG. Gambarkan arah gaya yang dirasakan muatan q C pada setiap alternatifnya.04 + 0.

.5 dengan : E = kuat medan listrik (N/C) Q = muatan listrik (coulomb) R = jarak titik dari muatan (m) k = 9... Dua muatan q B = 12 C dan q C = 9 C ditempatkan di titik-titik sudut segitiga siku-siku seperti pada Gam. (4... E= atau E = k .....2) C q E (a) q FC E (b) Gambar 4.. Kuat Medan Listrik F Jika ada muatan q yang berada di sekitar muatan lain Q maka muatan q akan merasakan gaya Coulomb dari Q.. Sedangkan besar medan listrik dinamakan kuat medan listrik dirumuskan seperti berikut... Daerah yang masih merasakan pengaruh gaya Coulomb ini dinamakan medan listrik.6. Tentukan kuat medan listrik yang dirasakan di titik A! ........RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG..109 Nm2/C2 Untuk lebih memahami tentang medan listrik ini dapat kalian perhatikan contoh di bawah. Karena gaya adalah besaran vektor maka medan listrik juga besaran vektor.....SARAGIH 55 4. 2.5. Medan listrik ini didefinisikan sebagai gaya yang dirasakan oleh muatan uji positif 1 C.3 Listrik di sekitar muatan : (a) positif dan (b) negatif. Arahnya dapat ditentukan seperti pada Gambar 4. CONTOH 4.....bar 4.. Yang perlu diperhatikan adalah besaran medan listrik memiliki kesamaan dengan gaya Coulomb.. Tentukan jarak titik yang tidak dipengaruhi gaya dengan menggunakan konsep F AC = FBC... Tugas Buatlah simpulan.......

107 N/C 4 cm E A EB dan E C saling tegak lurus berarti memenuhi dalil 3 cm B Pythagoras : B E E Etot = = = 13. Pada bagian (a) Gambar 4.10-2 m qC = 9.6 3 cm B Di titik A dipengaruhi dua medan listrik yaitu dari B dan C. Tentukan kuat medan listrik yang dirasakan di titik A 30 cm 3. = 5.109 . Arahnya dapat digambarkan seperti pada Gambar 4. EB = = 9.10-6 C RB = 3.SARAGIH Penyelesaian C q B = 12.10-6 C -2 R = 4. D 3 C C 3 C Tiga muatan sama besar q = 3 C ditempatkan pada titiktitik sudut bujur sangkar seperti pada Gambar 4. A 30 cm 3 C B Kuat Medan Listrik yang nol Jika ada dua muatan atau lebih maka setiap titik yang ada di sekitarnya akan dipengaruhi oleh medan listrik sejumlah muatannya tersebut.7 Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut.9.RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG.10 m C 4 cm A Gambar 4. Karena medan listrik merupakan besaran vektor maka ada kemungkinan resultannya nol. Sisi bujur sangkar 30 cm. = 12.8. Coba perhatikan contohnya pada Gambar 4.107 N/C tot C Gambar 4.109 .107 N/C C EC = = 9.7.8 .

SARAGIH ada dua medan listrik. Tiga medan listrik yang memungkinkan resultannya nol.10 tersebut dapat diperoleh bahwa untuk kuat medan listrik di C nol maka harus memenuhi : EA = E B k = k = Kedua ruas dibagi 10-6 dan diakarkan sehingga diperoleh : .10-6 C QB = 16. Letak titik C yang kuat medan listriknya nol dapat digambarkan seperti pada Gambar 4. x (14 . gaya yang dirasakan muatan q = 2 C yang diletakkan di titik C tersebut. D Untuk lebih memahami konsep di atas dapat kalian cermati contoh berikut.RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG.4 Muatan A 9 C dan muatan B 16 C berjarak 14 cm satu dengan yang lain. jika F =AF B maka kuat medan di titik C dapat nol.10. CONTOH 4. Penyelesaian QA = 9.9 (a) (b) E Kemungkinan kuat medan B nol.x) Dari Gambar 4.10 Titik yang kuat medannya nol. C D A E B E C B A E E B C A Gambar 4. Tentukan : a. QA = 9 C QB = 16 C EB EA C Gambar 4.10-6 C R = 14 cm a. letak titik C yang memiliki kuat medan nol b.

Kegiatan Inti  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Dua muatan Q A = 8 C dan Q B = 2 C ditempatkan pada jarak 15 cm. Dimanakah muatan q C = -2 C harus ditempatkan agar gaya yang dirasakan Sama dendan no RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Bagaimana syarat terjadinya fluks?  Apakah manfaat hukum Gauss?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan fluks listrik?  Apakah yang dimaksud dengan hukum Gauss? b. Karena di titik C.  Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk menyebutkan syarat terjadinya fluks.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian fluks listrik.  Guru memberikan beberapa soal menentukan fluks listrik untuk dikerjakan oleh peserta didik.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan fluks listrik yang disampaikan oleh guru.SARAGIH PERTEMUAN KEDUA a.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.= 3(14  x) = 4x 42 = 7x x = 6 cm Jadi titik C berjarak 6 cm dari Q A atau 8 cm dari Q B. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. b. guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian hukum . 0 = 0 Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut. E C = 0 maka gaya yang dirasakan q = 2 C sebesar : F = q EC = 2.10-6 .

SARAGIH PR Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut. pelat tak berhingga. bola isolator homogen. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan besarnya medan listrik pada kawat lurus panjang. Kegiatan Penutup  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. dan bola konduktor homogen. c. pelat tak berhingga.    Gauss. c.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Guru memberikan beberapa soal menentukan besarnya medan listrik pada kawat lurus panjang. b. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar. dua pelat sejajar. A yang berjarak 4 cm dari pusat B yang berjarak 6 cm dari pusat C yang berjarak 10 cm dari pusat . Tentukan kuat medan listrik dan potensial listrik di titik : a. guru dapat langsung memberikan bimbingan. dan bola konduktor homogen yang dismpaikan oleh guru. dua pelat sejajar. Bola konduktor berjari-jari 6 cm diberi muatan 2. bola isolator homogen. bola isolator homogen. RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. pelat tak berhingga. dan bola konduktor homogen untuk dikerjakan oleh peserta didik.10-12 C. dua pelat sejajar. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai aplikasi hukum Gauss untuk menentukan besarnya medan listrik pada kawat lurus panjang.

.. Bola Konduktor Bermuatan Bola konduktor berjari-jari R diberi muatan Q maka muatan itu akan tersebar pada permukaan bola seperti pada Gambar 4... Perhatikan penerapan hukum Gauss tersebut pada bola konduktor dan keping sejajar seperti penjelasan berikut...RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG... Bagaimana dengan medan listriknya? Besar medan listrik disebut dengan kuat medan listrik dapat didefinisikan juga sebagai kerapatan garis-garis medan listrik. Bagaimana besaran-besaran yang ditimbulkan oleh bola konduktor itu? ... 2...15 Garis-garis medan listrik     ...17..  = 0 (c) Sejajar sehingga  = 0 dan  = 90o  = fluks listrik (weber) E = kuat medan listrik (N/C) A = luas bidang yang terbatas garis-garis gaya (m2)    = sudut antara E dengan normal bidang Dengan menggunakan definisi dua besaran di atas. Dari dua pengertian di atas dapat dirumuskan hubungan sebagai berikut.. Sehingga dapat ....... Karena perkaliannya titik (dot) maka  merupakan besar skalar...15........... “Jumlah garis medan (fluks listrik) yang menembus suatu permukaannya sebanding dengan jumlah muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan tersebut”. A atau  = E ....16 (a) Garis-garis gaya listrik E membentuk sudut  dengan normal... (b) Saling tegak lurus sehingga maksimum..7) Penting Kuat medan listrik E = besaran vektor. Gambar 4. Gauss merumuskan hubungan antar besaran sebagai berikut.6)  (b) (c) Gambar 4................ Pernyataan di atas itulah yang dikenal sebagai hukum Gauss dan dapat dirumuskan sebagai berikut dengan : Faktor pembanding yang sesuai adala dirumuskan sebagai berikut.... Hukum Gauss Hubungan Fluks Listrik dan Kuat Medan Listrik Medan listrik sebagai besaran vektor digambarkan dengan garis-garis yang memiliki arah atau anak panah.. luas penampang A juga vektor....  = E . A cos  (a)  1.. Jumlah garis-garis medan listrik yang menembus secara tegak lurus pada suatu bidang dinamakan dengan fluks listrik dan disimbolkan . (4...  ~ q atau  = h ..SARAGIH C.. (4. Contohnya medan listrik di sekitar muatan titik positif seperti pada Gambar 4..

.. Bagaimana jika titiknya berada di dalam bola? Coba kalian lihat titik A pada Gambar 4.. di dalam bola : E =0 di luar/permukaan : (permukaan r = R) 3.. Dari hukum Gauss dapat dijelaskan bahwa medan listrik timbul jika ada muatan yang dilingkupinya..Listrik Statis FRPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG....SARAGIH PERTEMUAN KETIGA a... (4.. Persamaannya sama..gan muatan titik yaitu meninggalkan muatan positif dan menuju muatan negatif. (4R2) = B R O A Gambar 4. E A = 0... Luasan yang dibutuhkan titik A tidak melingkupi muatan berarti kuat medannya nol. Untuk titik di permukaan bola dan di luar bola akan memiliki luasan yang melingkupi muatan Q tersebut sehingga dapat diturunkan dengan hukum Gauss sebagai berikut.... Di dalam/di permukaan : V = k Di luar : V = k ...17.8) Potensial Listrik Potensial listrik oleh bola bermuatan juga ada dua keadaan... di luar bola..17 Bola konduktor bermuatan E = (a) Jadi dapat disimpulkan kuat medan listrik oleh bola konduktor sebagai berikut.... Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Mungkinkah medan listrik pada suatu tempat nol jika potensial listrik pada tempat tersebut nol? ..  = E ..... (4..SARAGIH a.. Medan listrik r C Arah medan listrik oleh bola bermuatan sama den. Kedua.... E=k .....   (b) Gambar 4..... Sedangkan kuat medan listriknya dapat ditentukan dari hukum Gauss... Pertama : di dalam bola ternyata sama dengan di permukaan...18 Grafik (a) hubungan E dan r (b) hubungan V dan r pada bola konduktor bermuatan...9) RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG.

Apakah bentuk bidang ekipotensial dari muatan bola yang tersebar homogen?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan potensial listrik?  Apakah yang dimaksud dengan bidang ekipotensial? b.  Guru memberikan beberapa soal menentukan potensial listrik yang dihasilkan oleh sebuah partikel dan banyak partikel untuk dikerjakan oleh peserta didik. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan potensial listrik yang dihasilkan oleh sebuah partikel dan banyak partikel yang disampaikan oleh guru.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Peserta didik memperhatikan rumusan untuk mendapatkan persamaan energi potensial yang disampaikan oleh guru. muatan bola yang tersebar homogen.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.  Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan bentuk bidang ekipotensial dari muatan titik.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan energi potensial yang disampaikan oleh guru.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. c. muatan yang tersebar homogen pada kawat atau silinder.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perumusan potensial listrik yang dihasilkan oleh sebuah partikel dan banyak partikel.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai potensial listrik pelat sejajar dan akibat bahan dielektrik.  .  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian bidang ekipotensial.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai satuan elektronvolt.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian potensial listrik.  Peserta didik memperhatikan penjelasan teorema usaha-energi yang disampaikan oleh guru. Kegiatan Inti  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian energi potensial. dan muatan yang tersebar pada pelat.

....10-6 C a.............10-6 C seperti pada Gambar 4. Di titik C : R = R = 4.SARAGIH B..... c.. (4..... Potensial dan Energi Potensial Listrik 1.... usaha untuk memindahkan muatan q dari C ke D ! Penyelesaian QA = 8 C = 8.. Energi Potensial Setiap ada medan gaya maka akan melibatkan usaha dan energi..... Jika terdapat muatan lain sebesar q = 2 C maka tentukan : a.... Coba perhatikan contoh berikut... Q 2 = muatan listrik (coulomb atau C) R = jarak dua muatan Energi potensial listrik merupakan besaran skalar berarti tidak memiliki arah.11......... W= Ep .4) Sedangkan usaha sendiri didefinisikan sebagai perkalian titik vektor F dan R.PP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG..10-6 C QB = -6 C = -6.5) dengan : Ep = energi potensial listrik (joule) Q 1..EP1 maka P2 diperoleh perumusan energi potensial listrik seperti berikut.. energi potensial muatan q itu jika di titik D.. b.11 EPC = EPA + EPB = k +k = k .. dW = -F.... (4.. Ep = k . energi potensial muatan q itu jika berada di titik C. Usaha merupakan perubahan energi potensial.5 4 cm C 4 cm Pada titik A dan B dari titik sudut segitiga ter= -6 C = dapat muatan Q A= 8 C = 8.dR R W=kQQ 1 2 1 2 R = =kQQ 1 2 Dengan menggunakan konsep : W = E .........10-6 C q = 2 C = 2.10-2 m AC BC A 8 C 2 cm D 2 cm B -6 C Gambar 4... CONTOH 4.10-6 C dan Q B -6.

tensial listrik itu? Potensial listrik didefinisikan sebagai besarnya energi potensial yang dimiliki muatan 1 Cou.. Empat muatan benda di titik-titik sudut persegi panjang seperti Gambar 4....... Di titik D : = 0... V= V= V=k .9 joule 4 cm Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut...8 joule c...........12 Penting Kalian telah belajar beberapa besaran... Apa sebenarnya po......... Perbedaan penyelesaian ten..SARAGIH = b..Fisika SMA Kelas XII RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG.5 C C Usaha yang dilakukan : W = Ep = E PD  E PC = 1.tang vektor dan sekalar dapat kalian perhatikan pada tiap contoh soalnya.. Dari definisi ini..12. Tentukan usaha yang diperlukan untuk memindahkan muatan A ke titik jauh tak hingga... +2 C D . (4... Kalian mungkin sudah sering mendengar tentang beda potensial.lomb..5) dengan : V = potensial listrik (volt) Q = muatan listrik (C) R = jarak titik dari muatan (m) . +3 C 3 cm B +6 C A 2. F C dan E yang merupakan besaran vektor dan Ep dan V yang merupakan besa.. Beda potensial ini disebut juga tegangan. Potensial Listrik Gambar 4.9 = 0.8  0.....9 joule RAD = RBD = 2.ran sekalar..10-2 m E PD = E PA + E PB = k = k +k B = = 1. potensial listrik dapat dirumuskan sebagai berikut. terutama pada bab listrik dinamis.

karena besaran skalar maka potensial di titik C tersebut memenuhi : V = V +V C A B = k = = +k C = 4. potensial listrik di titik pusat bujur sangkar jika dua muatan yang bertetangga masing-masing +3 C dan -3 C ! b. Tentukan : a.2 Pada sumbu X terdapat muatan 2 C di x = 10 cm.RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG.105 volt 4 cm 4 cm Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut. Perhatikan muatan-muatan pada titik sudut segitiga sama kaki pada Gambar 4. CONTOH 4. energi potensial yang dimiliki muatan q = -3 C yang diletakkan di titik dengan x = -10 cm tersebut ! 2.5. berarti tidak memiliki arah dan jenis muatannya akan mempengaruhi besarnya.6 Dua muatan titik Q = -4 C dan Q B = +8 C berjarak A 16 cm.10 m A B Q A Q C B R = 8 cm R B = 8 cm Gambar 4. Tentukan potensial listrik di titik C! A 10 C 3 cm B -8 C L ATIHAN 4. Tentukan potensial listrik di suatu titik yang berada di tengah-tengah kedua muatan itu! Penyelesaian QA = -4 C QB = +8 C -2 R = R = 8 cm = 8.SARAGIH Potensial listrik juga termasuk besaran skalar seperti energi potensial listrik. energi potensial yang dimiliki oleh salah satu muatan . muatan +5 C di x = 15 cm dan muatan +4 C di titik x = 30 cm. Pada keempat sudut bujur sangkar ( s i s i 2 5 c m ) diletakkan muatan listrik. . Tentukan : a.13.3 C ! 1. potensial listrik pada titik x = -10 cm.13 Titik C berada di tengah-tengah seperti diperlihatkan pada Gambar 4. b.14.

 Peserta didik memperhatikan perumusan untuk mendapatkan persamaan energi dalam kapasitor yang disampaikan oleh guru. Kegiatan Pendahuluan  Motivasi dan Apersepsi:  Bagaimana cara memperbesar kapasitansi kapasitor?  Dalam susunan apakah energi yang tersimpan dalam kapasitor menjadi lebih besar?  Prasyarat pengetahuan:  Apakah yang dimaksud dengan kapasitansi kapasitor?  Apakah keuntungan kapasitor yang disusun secara pararel? b.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan kapasitansi kapasitor pelat sejajar yang disampaikan oleh guru.  Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan cara memperbesar kapasitansi kapasitor. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar.RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.SARAGIH PERTEMUAN KEEMPAT a.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan kapasitansi kapasitor yang disampaikan oleh guru.  Guru memberikan beberapa soal menentukan energi dalam kapasitor untuk dikerjakan oleh peserta didik.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan kapasitansi kapasitor.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum.  Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian kapasitansi kapasitor. guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik memperhatikan rumusan untuk mendapatkan persamaan kapasitansi kapasitor pelat sejajar yang disampaikan oleh guru. .  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan kapasitansi kapasitor pelat sejajar.  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan energi dalam kapasitor yang disampaikan oleh guru.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan macam-macam rangkaian kapasitor. Kegiatan Inti  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kapasitor.  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan rangkaian kapasitor yang disusun secara seri dan secara pararel.

Bentuk Instrumen:  Tes PG  Tes isian  Tes uraian  Tugas rumah Instrumen Penilaian : Terlampir setelah materi Ajar Mengetahui Kepala Sekolah SMA N 1 Batipuh Kubukerambil 6 Juni 2011 Guru Mata Pelajaran SYAHRUL.c. 196605181993031001 . Teknik Penilaian:  Tes tertulis  Penugasan b. Kegiatan Penutup  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. E. 3A (Esis) b. Sumber Belajar a.H. Alat dan bahan praktikum F.SARAGIH NIP. Buku Fisika SMA dan MA Jl. Penilaian Hasil Belajar a.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Buku referensi yang relevan c.S SPd NIP:195204141980031006 Drs.G.I.

...... (4...................d=qV q E...........pakan medan gaya konservatif berarti pada gerak muatan di antara keping sejajar akan berlaku hukum kekekalan energi mekanik.........11) Jika muatan telah berpindah dari titik A ke titik B maka akan terjadi perubahan energi potensial sebesar : W = Ep F.........10) permukaan Gauss A +Q -Q B d V Gambar 4. Jika dihubungkan dengan sumber tegangan V maka akan menyimpan muatan yang sama besar berlainan jenis seperti pada Gambar 4.. Di daerah antar keping dapat digambarkan permukaan yang tertembus garis-garis medan seluas A secara tegak lurus (sejajar garis normal) sehingga akan berlaku hukum Gauss sebagai berikut.................... d = q V E= ..SARAGIH Materi Ajar Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG....... (4..... (4..SARAGIH 4............ (4..  = E A cos 00 = E= ........13) ......... Em A = Em B Ep A + Ek A = Ep B + Ek B Jika muatan dilepaskan dari A maka Ek A = 0 dan Ep B akan bernilai nol karena elektron telah sampai pada kutub negatif sehingga berlaku : qV+0=0+ qV= mv2 m v2 .......................12) Garis-garis medan listrik menembus tegak lurus berarti sejajar dengan garis normalnya dan = 0o Medan gaya elektrostatis (medan listrik) meru........19 Berarti bila ada muatan positif +q atau dilepas di sekitar keping A maka muatan tersebut akan mendapat gaya ke kanan sebesar : F=qE ...........................RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG..19..... Keping Sejajar Bermuatan Keping sejajar adalah dua keping konduktor dengan luas sama dan bahan sama.........

Usaha yang dikerjakan elektron : W = Ep = eV = 1. usaha yang dikerjakan elektron. b. Kedua keping itu dihubungkan pada beda potensial 400 volt. 400 = 6.6.buah elektron dilepaskan dari keping yang bermuatan negatif.10-19 .10-31 kg maka tentukan : a. c.10-19 C dan m e = 9. b. Jika se.10-17 joule c.10-19 . e = -1.10-19 C me = 9.SARAGIH dengan : q = muatan yang bergerak atau dilepas (C) V = beda potensial (volt) m = massa partikel (kg) v = kecepatan partikel saat menumbuk keping (m/s) Perhatikan coton berikut.4.RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG.20 Gerak elektron diantara keping sejajar. Kecepatan elektron saat menumbuk keping positif dapat ditentukan dari kekekalan energi : mv2 = e V v = .11. CONTOH 4.8 A elektron B F Dua keping sejajar memiliki luas penampang 6 cm2 berjarak 10 cm satu dengan yang lain. Kemudian carilah contoh-contoh soal lain karena pada keping sejajar ini banyak sekali variasi kejadiannya. = 6.6. Lakukan analisa dan ambilah kesimpulan bagaimanakah menentukan penyelesaian terbaik pada keping sejajar.6.4.10-31 kg V = 400 volt a.11. Gaya yang dirasakan elektron memenuhi : F = eE = e = 1.10-16 N V Gambar 4. kecepatan elektron saat menumbuk keping positif ! Penyelesaian d = 10 cm = 10-1 m e = -1. gaya yang dialami elektron.6.

Apabila beda potensial titik A dan B adalah 4.10 –19 C maka tentukan beda potensial keping sejajar tersebut ! +  5 cm B 3. Jika antara dua keping vakum.6. d = 2 cm dan massa proton = 1. Tentukan kuat medan listrik dan potensial listrik pada titik : a. b.RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 v = = 1. d.107 m/s Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut. c.10-27 kg dilepaskan dari keping yang bermuatan positif.21.6.6. Penurunan energi potensial elektron b. maka tentukan besar muatan bola Q ! A 3 cm 2. Dua keping sejajar masing-masing dihubungkan pada sumber tegangan 200 volt. gaya yang dirasakan proton. Bola bermuatan listrik + Q. kecepatan proton saat menumbuk keping! Batipuh  pengampu : IHG. kuat medan listrik diantara kedua keping. Berapakah besar gaya yang dialami sebuah muatan q = 2. B yang berjarak 12 cm dari pusat. perubahan energi potensial proton.10 –27 kg.105 m/s. 105 volt. c. Usaha yang dilakukan medan listrik keping 5.6. 4. Jarak antar keping 20 cm dan luas keping 15 cm2.25. Dipermukaan bola! Bola konduktor terlihat seperti gambar di bawah. A yang berjarak 5 cm dari pusat. Proton yang bergerak dari keping A ke B seperti gambar di bawah.10-2 C yang berada di antara kedua bidang tersebut ? d       A B .10-19 C dan m = 1. Sebuah proton e = 1. Dua keping penghantar seluas 2 m2 diletakkan sejajar satu sama lain pada jarak 10 cm.SARAGIH L ATIHAN 3 1. Bola konduktor yang berdiameter 20 cm diberi muatan + 5 C. Sebuah elektron dari keadaan diam kemudian bergerak dalam keping sejajar yang memiliki beda potensial 1000 V.6 x 10-19 C maka tentu-kan : a. Penghantar yang satu diberi potensial + 50 volt dan penghantar yang lain – 50 volt. Saat menumbuk keping proton memperoleh kecepatan 5. tentukan : a.11 x 10 -31 kg dan muatannya –1. b. Jika massa elektron 9. muatan proton = 1.

...........RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG..... W= QV ...16) .. Contoh pemanfaatan kapasitor adalah sebagai filter tegangan pada power suply.. Q C = r  0 .... Berapa besar en...SARAGIH D....15) Q V V Gambar 4....... Muatan yang tersimpan itu sebanding dengan beda potensialnya. kapasitor dapat menyimpan muatan.......... Konstanta pembandingnya disebut kapasitas kapasitor dan disimbulkan C..... jika ada keping sejajar maka kedua kepingnya akan menyimpan muatan berlainan jenis sama besar..... Lihat Gambar 4. sebanding dengan permitivitas relatif bahan dielektrik dan berbanding terbalik dengan jarak kedua keping.... 1...ergi yang tersimpan kapasitor tersebut ? Besarnya dapat kalian hitung dari luas kurva terarsir pada Gambar 4..... (4.... (4....... Kapasitor Kapasitor merupakan komponen listrik yang dibuat dari pengembangan keping sejajar...........21 Kapasitas kapasitor ini ternyata nilainya sebanding dengan luas penampang keping...22... A dapat diisi bahan dielektrik +Q   Q d + E - Penyimpan Muatan dan Energi Seperti penjelasan di atas..... rangkaian tuning pada radio dan perata tegangan pada adaptor.14) dengan : Q = muatan yang tersimpan (C) V = beda potensial keping-keping C = kapasitas kapasitor (farad) Gambar 4..22 dengan : C = kapasitas kapasitor (farad)  r = permitivitas relatif bahan dielektrik  0 = permitivitas ruang hampa (8........ (4..... Kesebandingan ini dapat dirumuskan sebagai berikut. Dari sifatnya yang dapat menyimpan muatan inilah kapasitor banyak dimanfaatkan dalam dunia elektronik. Q~V dan Q = C V .............22.. Luasnya berbentuk segitiga berarti memenuhi persamaan berikut..10-12 C2/Nm2) A = luas penampang (m2) d = jarak antar keping (m) Menyimpan muatan berarti pula menyimpan energi dalam bentuk energi potensial listrik.. Seperti pada sub bab sebelumnya..85....

Kapasitas kapasitor sebesar : C = r  0 = 1 . Bahan dielektriknya adalah hampa udara. energi yang tersimpan kapasitor! Penyelesaian A d = = = = 20 x 20 = 400 cm2 = 4. b. 8. Gunakan variasi persamaan itu saat menentukan energi yang tersimpan kapasitor pada suatu persoalan kapasitor. CONTOH 4. = 17.10-12 .10-11 F   b. 10 = 8. Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut.ujung kapasitor itu dihubungkan pada beda potensial 10 volt maka tentukan : a.9 Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG. Muatan yang disimpan sebesar : Q = CV = 17.85 . Jika dihubungkan beda potensial 20 volt maka tentukan muatan dan energi kapasitor yang tersimpan! .85. c.SARAGIH Sebuah kapasitor luas penampang platnya 20 x 20 cm2 dan diantaranya hanya berjarak 2 mm.10-3 m 8.85.77.10-9 .77. Jika ujung. muatan yang tersimpan. 1.85 mm.7.10-9 C Energi yang tersimpan memenuhi : W = = QV .10-12 C2/Nm2 10 volt  0 V a.10-11 .14.RPP Fiska Listrik Statis Persamaan energi yang disimpan kapasitor ini dapat dikembangkan dengan subtitusi Q = C V dari persamaan 4. 10 = 1. Kapasitas keping sejajar luasnya 200 cm2 dan jarak antar keping 8. Kapasitas kapasitor.10-9 joule c.10-2 m2 2 mm = 2.7.

Perhatikan persamaan 4.23. Muatan total yang tersimpan sama dengan jumlah totalnya..tor atau lebih dengan kutub-kutub yang sama menyatu seperti Gambar 4. Rangkaian Kapasitor Rangkaian seri C1 C2 C V3 3 V1 V2 E Gambar 4.25(a) C = 300 F.. Perhatikan peringkasan sifat-sifat tersebut pada persamaan berikut... Pada rangkaian ini beda potensial ujung-ujung kapasitor akan sama karena posisinya sama.... E = V 1 + V 2 + V 3 b. Q sama...24 Rangkaian C paralel Rangkaian campuran adalah rangkaian gabungan dari rangkaian seri dan paralel... E = V 1 + V 2 + V V~ c. Akibatnya beda potensial tiap kapasitor akan berband. Q 1= Q 2 = Q 3 = Q tot b.23 Rangkaian C seri Dua kapasitor atau lebih dapat disusun dengan ujung yang disambung-sambungkan secara berurutan seperti pada Gambar 4.10 Tiga buah kapasitor dirangkai seperti Gambar 4.14.. C 2 = 200 F dan C 3 = 400 F.. Pada rangkaian seri beda potensial sumber E akan terbagi menjadi tiga bagian. Q tot = Q1 = Q2 = Q3 .. a....ing terbalik dengan kapasitas kapasitornya.. CONTOH 4...SARAGIH 2..... Tentukan : 1 . (4. (4. C p = C 1 + C 2+ C c... Akibatnya muatan yang tersimpan sebanding dengan kapasitornya. Pada rangkaian seri ini muatan yang tersimpan pada kapasitor akan sama. a.RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG. b. Dari penjelasan ini dapat disimpulkan sifat-sifat yang dimiliki rangkaian seri sebagai berikut..... Q = CV..17) = Rangkaian paralel C 1 C 2 C 3 Rangkaian paralel adalah gabungan dua kapasi... Rangkaian campuran 3 E Gambar 4... 3 ...... a...24... Penyelesaian soal ini menyelesaikan hubungan beberapa kapasitor yang dapat ditentukan seri atau paralelnya terlebih dahulu....18) Q~C c.

c.10-2 C Gambar 4. = = = a C 1 b Cp c (b) E Cs = = 200 F tot C a S c dari nilai Cs inilah dapat diperoleh C Ctot itu sama dengan Cs.  C a C1 b 2 C2 dan C 3 terhitung paralel sehingga dapat diganti C p seperti pada Gambar 4.25(b). muatan yang tersimpan c. Vbc = = = 40 volt .SARAGIH a.4. Ctot = Cs = 200 F b.kut.25(c). C3 c Cp  = C 2+ C 4 = 200 + 400 = 600 F (a) E = 120 volt Cp dan C 1 terhubung seri sehingga dapat diganti C s seperti pada Gambar 4. muatan yang tersimpan C 2 dan C 3 ! Penyelesaian C1 = 300 F C2 = 200 F C3 = 400 F E a.RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG. b.10-6) .25 c. 120 = 2. Muatan yang tersimpan pada C 1 karena memenuhi : (c) E Q1 = Qtot = C tot . V tot = (200. Beda potensial bc dapat ditentukan sebagai beri. beda potensial b c. Nilai Cs memenuhi persamaan berikut . = 120 volt Kapasitas penggantinya dapat ditentukan sebagai berikut. kapasitas pengganti total. d.

Kapasitor C 1 yang dipasang 2 paralel masing-masing mempunyai kapasitas 2 F dan 4 F. Tiga buah kapasitor masing-masing 2 F. muatan yang tersimpan di masing-masing kapa.SARAGIH C a C2 1 d. Bila jarak kedua kepingnya diubah menjadi ½ kali semula dan kedua keping dicelupkan ke dalam medium dengan konstanta dielektrikum 2. Jika rangkaian dihubungkan beda potensial 80 volt maka tentukan : a. Kapasitas pengganti kedua kapa. muatan yang disimpan masingmasing kapasitor ! 6F dan C 3. Kapasitas pengganti.RPP Fiska Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG. kapasitas penggantinya.26. c.10-3 C = C3 V bc = 400 . d.10-3 C E = 80 volt Gambar 4.26 Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut. 40 = 8. maka berapakah potensial gabungannya ? 2. tegangan pada masing-masing 12 F a. b. maka tentukan kapasitasnya sekarang ! c. 40 = 16. b. 3 F dan 6 F dirangkai seri kemudian dihubungkan dengan 5. . Kapasitor 2 F yang berpotensial 15 volt dihubungkan pararel dengan kapasitor 4 F yang berpotensial 30 volt dengan dihubungkan ujung-ujung yang sama tanda muatannya. Muatan listrik yang disimpan masing-masing kapasitor. 4 F 2 F c. 10-6 .sitor.4 1. C 2 = 400 F. kapasitor. a. C 3 = 500 F dan C 4 = 600 F. C1 = 300 F. Beda potensial masing-masing kapasitor. 10-6 . Tentukan : rangkaian berikut.sitor. Jika tegangan ujung-ujung kapasitor adalah 12 volt maka tentukan : a. b C 4 Muatan yang tersimpan di C Q2 = C 2V bc 2 dan C 3 memenuhi : c Q3 C 3 = 200 . Tentukan kapasitas kapasitor pengganti dari sumber tegangan 12 volt. beda potensial V ab dan V bc? L LATIHAN 4. Energi yang tersimpan masingmasing kapasitor ! 4. b. Sebuah kapasitor keping sejajar di udara memiliki kapasitansi C. Empat buah kapasitor tersusun seperti Gambar 4.

Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG. 1.40 15 cm A. 720 N/C C. dialami kedua muatan itu (dalam Newton) adalah . 2 dan 4 B. 0. Dua muatan titik yang sejenis dan sama besar q A = q B =10 –2 C pada jarak10 cm satu dari yang lain. Jika C adalah titik yang terletak di antara A dan B sedemikian sehingga kuat . 1. (4) kuat medan listrik di tengahA. 6 7.. 4 yang benar adalah …. 3 450 C. 0. 2 dan 4 tengah antara Q 1 dan Q 2 nol B. Diketahui muatan listrik Q positif dan 1 oleh muatan listrik pada sebuah titik Q2 negatif…… bergantung pada….10 E. Tepat di sebelah kanan benda pada jarak 15 cm diletakkan muatan q’ = -1 C yang menyebabkan posisi benda menjadi seperti gambar di bawah. 4. 4 5. C. 9.SARAGIH Evaluasi Bab 4 Pilihlah jawaban yang benar pada soal – soal berikut dan kerjakan di buku tugas kalian. 1 dan 3 A. 2 dan 3 C. 2 dan 3 E. 3 dan 4 D.24 q’ q C..28 D. k= = 9. 1 B.10–5 3.103 –9 B. tegangan pada tali dekat pada harga (dalam newton ) A. 1. 0. 1 dan 3 E. 9. 0. 9. Jika g = 10 ms–2 dan k = 9.10–14 D. Sebuah partikel bermassa 0. 9.109 Nm2C–2.109 Nm2C2. q A = -4 pC 2 cm P q B = 18 pC 2.20 B.. 72 N/C D..107 C. 0.. 9.5 C digantungkan pada seutas tali ringan yang massanya dapat diabaikan. 3 dan 4 D. Dua muatan titik berjarak 5 cm terlihat seperti gambar. (1) muatan Q 1 menarik muatan Q 2 (1) besarnya muatan (2) gaya coul b sebanding denga 1 om nQ (2) jaraknya dari muatan dan Q 2 (3) jenis muatan (3) gaya coulomb berbanding terbalik (4) jenis medium antara muatan dan titik dengan kuadrat jarak antara Q 1 dan Q 2 yang benar adalah …. Keadaan ini bisa terjadi apabila partikel itu bermuatan (dalam C) sebesar A. 270 N/C 6. Gaya tolak yang Besar medan listrik di titik P adalah . Kemudian dimasukkan ke dalam daerah bermedan listrik 500 N/C dan digantungkan ternyata membentuk sudut seperti pada gambar di bawah. 2.32 E. Sebuah benda bermassa 20 gram dan bermuatan q = + 0. 27 N/C B. 6 E E. 3 2 D. 360 N/C E. A. 2. Kuat medan listrik yang ditimbulkan 1. 1.. Dua buah partikel A dan B masingmasing bermuatan +20 C dan +45 C terpisah dengan jarak 15 cm.3 gr diikat dengan benang tak bermassa.

. 9 C. 7.6 x 10-19 Joule (2) 1 elektron volt (3) 1. C. nol C..3 x 105 m/s B. Sebuah elektron (muatan –1.2 x 10-13 N ke atas 3. A. lepas dari katode menuju ke anode yang jaraknya 2 cm. 10-9 C C.. 105 volt E. E = 6.25. E = 6.5 cm satu dari yang lain diberi muatan listrik yang berlawanan 13. dengan k sebagai tetapan.. 10-9 C -9 B.. A..6 x 10-19 coulomb volt (4) 1 volt ampere yang benar adalah ….4 x 108 m/s 15. 1. 2 D. Jika muatan kecil q = 2 C ingin dipindahkan dari permukaan bola ke titik yang berjarak 5 cm dari pusat bola maka diperlukan usaha sebesar …. 6 B. Besar kuat medan listrik dan potensial listrik pada titik yang berjarak 3 cm dari pusat bola adalah .3 x 107 m/s D. Energi kinetik yang diperoleh elektron dalam perpindahan kedudukan itu dapat dinyatakan sebagai. 500 joule 12. Potensial di suatu titik yang berjarak r dari muatan Q adalah 600V. V = 18. V = 6.. E = nol. 107 N/C. 0 dan k q C. ½ k q dan k q E. 4.. 2. Sebuah bola konduktor berjari – jari 9 cm diberi muatan 6 mC.6 x 10-19 C maka besar dan arah gaya coulomb pada sebuah elektron yang ada diantara kedua keping adalah . 10-9 C D..6 x 1019 C) bergerak dari suatu titik dalam ruang ke titik lain yang potensialnya 1 V lebih tinggi.. sama – sama nol B. Sebuah elektron dengan massa 9. 3 E.. 1. A. maka letak C dari A (dalam cm) adalah….50. A. D. B. 4 C. E.6 x 10 -19 C. 4 8. 105 volt 11. k q dan k q (lihat gambar) hingga beda potensial 10000 Volt. berturut-turut adalah…. Jika k = 9. Dua keping logam yang sejajar dan jaraknya 0. V = 6. 3 dan 4 D. Kapasitas kapasitor dapat diperkecil dengan cara-cara sebagai berikut . 8. 1300 joule E.8 x 10-7 N ke atas 0. Kuat medan dan potensial listrik di pusat segitiga ini. Bila muatan elektron adalah 1.109 Nm2C-2. 2 dan 3 E. maka elektron akan sampai di anode dengan kecepatan . 10 C E. 2. 0 dan k q B. 107 N/C. Jika kecepatan awal elektron 0 dan beda potensial antara anode dan katode 200 V. V = nol D.40.11x 10 –31 kg dan muatan listrik –1.. 2500 joule D. 2.… 9. 1. Intensitas medan di titik tersebut 400 N/C. 10-9 C Pada setiap titik sudut sebuah segitiga sama sisi dengan sisi terdapat muatan positif q. 2. 3 x 107 m/s E.75 medan di C sama dengan nol. 1. maka besar muatan Q adalah . A.5 x 1024 N ke atas 10. 0. 105 volt C.8 x 10-7 N ke bawah 3.4 x 106 m/s C. 2 dan 4 B.2 x 10-13 N ke bawah 12. Sebuah bola konduktor diberi muatan Q = 3 C.. Diameter bola 20 cm. 107 N/C. E = 6. 25 joule B. ½ k q dan 0 D. A. A. A. 2. (1) ruang antar lempeng diisi minyak . 1 dan 3 14. (1) 1.

1. A. Sebuah kapasitor dengan kapasitansi 2. B dan q C maka … A.00 J 1. Q 1= 2 x 10-9 C (2).Listrik Statis Kelas XII SMA N 1 Batipuh  pengampu : IHG.25 J A. 2 dan 3 C. Tiga buah kapasitor identik yang mula-mula belum bermuatan akan dihu-bungkan dengan baterai 15 V. Kapasitor terpasang seperti gambar C1 2 = 4 F C = 6 F A B 3 C = 9 F Jika muatan yang tersimpan pada C 3 adalah 540 C . 3 dan 4 D.7 V (4). 1. Energi yang tersimpan di dalam kedua kapasitor adalah ….0 volt D. Energi yang akan tersimpan bila ketiga kapasitor tadi dihubungkan seri dengan baterai adalah ….0 volt B. (1) muatan yang tersimpan C 1 = 240 C (2) beda potensial ujung-ujung C = 2 60 V (3) beda potensial AB = 60 V (4) jumlah muatan total = 360 C 21. q C = 1/3 x q A E. C. 1.50 J E. 4 20. 4.50 J . 2.0 volt C. seperti pada gambar. C. A. 1 dan 3 E. 4 100 V 16.10-5 F yang tidak bermuatan. 2 E B. 1 Q . 1. 12  F dan 4  F dirangkai seri kemudian dihubungkan dengan sumber tegangan 8 volt. 4 E C.3 V 2 yang benar adalah ….50 J 0. 2 dan 4 muatan listrik dan beda potensial pada masing-masing kapasitor adalah : Q .. 1. Dua kapasitor dengan kapasitas C = 1 30 pF dan C 2 = 60 pF dihubungkan seri.Tegangan pada kapasitor 4 F adalah .. maka . q A= q B= q C 18. Tiga buah kapasitor masing-masing 6  F. V = 33. B. 6F. 1.5 volt 19.5 volt E. dan 12F disusun seri kemudian dihubungkan dengan tegangan 90V. Q 2 = 2 x 10-9 C (3). V 1= 66. 1. energi yang tersimpan dalam kapasitor adalah 3/2E.… (1). 2. 1 dan 3 D. qA . 8. yang benar adalah …. A.25 J D. 2 dan 4 E. 2 dan 3 C.50 J 1. lalu dipasang pada tegangan listrik 100 V. 2 1 2  C 1 + C 2 + + B. B.SARAGIH (2) dengan pasangan seri beberapa kapasitor (3) jarak kedua lempeng diperkecil (4) luas lempengnya diperkecil. Bila hanya salah satunya saja yang dihubungkan dengan baterai 15 V tersebut. 3 dan 4 B.00 J E. q C = 3 x q A B. A. Tiga kapasitor A. ¼ E D. 2. dan C masingmasing berkapasitas 4F. q A< q B< q C C. Kedua ujungnya dihubungkan dengan ujung-ujung s ebu a h ka pasi t o r l ai n d en ga n kapasitansinya 3. 0. 0. 1. Bila B.10-5 F yang pernah dihubungkan untuk beberapa saat lamanya pada beda potensial 500 V.V dan V maka…. q B= 0 D. E 17. 0. Apabila muatan listrik masing-masing kapasitor q . ½ E E..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful