P. 1
histo

histo

|Views: 4|Likes:
Published by Avi Ramadhani

More info:

Published by: Avi Ramadhani on Aug 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2014

pdf

text

original

Sistem reproduksi wanita Dr.

Muthmainnah

OVARIUM Tersusun atas korteks dan medula Pada wanita dewasa, epitel yang menyusun adalah epitel selapis pipih, sedangkan pada anak-anak dan wanita muda epitel kolumner simpleks Tunika albuginea : jaringan

Sekunder

:

oosit

dikelilingi

sel

granulosa, menjadi beberapa lapis sel granulosa Tersier : bila di antara sel

granulosa terdapat rongga yang berisi cairan Folikel de Graaf : ukurannya 1,52cm, membran granulosa menipis, ada bentukan cumulus oophorus, terdapat teka interna dan teka eksterna Teka interna tersusun oleh jaringan pengikat longgar, terdapat sel bentuk kubis yang menghasilkan testosteron yang oleh sel granulosa diubah menjadi estrogen. Pada teka eksterna : tersusun oleh jaringan pengikat yang mengandung sel-sel fusiform yg punya sifat spt otot polos → berkontraksi → tekanan intrafolikel meningkat → bantu proses ovulasi Folikel atretik : mengalami

pengikat padat dg unsur utama serabut kolagen, warna lapisan jadi putih Pada stroma korteks padat dan de ovarii :

jaringan serabut

pengikat kolagen

berupa elastis, Graaf,

terdapat folikel primordial, folikel pertumbuhan, folikel korpus luteum, dan korpus albikan Folikel primordial : folikel utama saat masih janin, bentuknya pipih Folikel pertumbuhan : ukuran dan bentuknya bervariasi → primer : bentuk selnya dari pipih menjadi kuboid selapis

degenerasi

000 → sebagian mengalami degenerasi. Selain itu yang dari 400. mitosis → oosit I → mengalami meiosis I. Slide 14 Oogonia ovarium yang janin akan berada yg dalam sedang mengalami reproduksi meningkat → memicu atresia folikel. sel dan granulosa. Bila terjadi fertilisasi. wanita masa reproduksi 30-35 tahun. Atresia ini ditandai oleh dari penghentian membrana mitosis basalis. Saat pubertas → hormon mengambang folikuli. disebut Korpus Rubrum → korpus luteum → korpus albikan. pelepasan sel granulosa kematian oosit. Penyelesaian meiosis I ini terjadi ketika sudah lahir dan menjadi dewasa meiosis menjelang ini ovulasi. ada 1 folikel matang. Folikel de Graaf ovarium mendesak → terjadi berkembang. bagian yang pucat disebut stigma atau macula pellucida → mudah ruptur. meiosis ini akan terselesaikan dan menghasilkan badan polar II yang berdegenerasi . Jadi 35x12 = 420 folikel matang. berarti setahun ada 12. punya folikel yang berjumlah 400. yang kemudian akan direabsorbsi. padahal tiap bulan mengalami ovulasi 1x. Terjadi pada saat ovulasi. Folikel de Graaf menjelang ovulasi : struktur dan cumulus corona oophorus shg menghilang karena lepasnya oosit radiata menghasilkan badan polar I yg kemudian degenerasi dan oosit II → meiosis II yang akan berhenti pada stadium metafase.000 tadi mengalami atresia.Saat bayi perempuan lahir. Misalnya. pada kedua ovariumnya. Bila akan terselesaikan. meiosis I ini berhenti pada stadium profase. Bila tidak mengalami fertilisasi akan berdegenerasi. permukaan gangguan aliran darah → iskemia → warna lebih pucat. Bekas folikel dalam antrum de graaf akan meninggalkan bercak perdarahan berwarna merah.

estrogen dan Tunika serosa terdiri dari jaringan pengikat longgar dilapisi mesothel. ada HCG yang mempertahankan korpus luteum. epitel selapis silindris bersilia atau tak bersilia. karena LH menurun akibat estrogen dan progesteron dan tidak ada yang mempertahankan korpus luteum → degenerasi. yakni : . longgar.dan ovum (oosit yg mengalami pembuahan). TUBA UTERINA Tunica mucosa membentuk lipatan bercabang. UTERUS Terdiri dari 3 lapisan. Korpus Luteum gravidarum : kalau terjadi fertilisasi. oosit di tuba lemak tersebut larut pada saat pembuatan preparat. Perlu dibedakan dengan kelenjar interstitial!!! Corpus luteum folikel de graaf mengalami ovulasi. sel teka interna dan sel granulosa dipertahankan menghasilkan testosteron. Silia pada permukaan epitel ikut menggerakkan uterina. Hipotalamus → GnRH → hipofisis anterior → Hormon LH memacu folikel matang untuk ovulasi → corpus luteum → hasilkan progesteron dan estrogen. Kelenjar interstitial. sel teka interna dan sel granulosa dipertahankan menghasilkan progesteron. Lamina propria pengikat muskularis tersusun terdiri atas dari jaringan Tunika 2 lapis. Di sel lutein banyak tetes-tetes lemak banyak → di preparat Karena terlihat tetes vakuola. folikel de graaf mengalami atresia. bertahan 10-14 hari. Corpus Luteum Disebut badan kuning karena Korpus luteum menstrualis : kalau tidak terjadi fertilisasi. Yang tidak bersilia bersifat sekretorik. berwarna kuning yang berasal dari pigmen lipokrom.

Vili yang korialis sebelah jaringan dilapisi dalam mesenkim. Pembuluh darah. sedang yang luar sel sinsitiotrofoblas. umbilicalis. Stratum vaskuler banyak pembuluh darah besar yang akan memberikan endometrium. stratum basale yang regenerasi terbenam di desidua basalis.. disebut sel sitotrofoblas. Spatium intervilosum berisi darah ibu yang berasal dari desidua yang propria mengalami edema karena pembuluh darah melebar. fase menstruasi : Estrogen dan progesteron menurun → pengelupasan stratum fungsionale SERVIKS UTERI basalis. Villi korialis berisi pembuluh darah cabang trofoblas. stratum spongiosum banyak lebar mengandung lamina kelenjar uterina. merupakan endometrium. pembuluh darah kalau di dalam vili berasal dari janin.miometrium : tersusun otot polos 4 lapis. Di antara villi terdapat ruang antar vili. PLASENTA Pars maternalis : septum plasenta. -endometrium atas stratum : mempunyai dan cabang ke arah Pada keadaan duktus eksretorius tersumbat → sekret tertimbun → kista Naboti Epitel selapis silindris berubah menjadi epitel squamous komplex non kornifikasi. jaringan . Vili korialis sebagian ada yang stratum fungsionale yang terdiri kompakta pusat spongiosa. desidua basalis Pars fetalis : korion yang terdiri dari lempeng korion : tonjolan-tonjolan → villi korialis → bercabang-cabang → primer dan sekunder.perimetrium : lamina serosa : jaringan ikat dilapisi mesothel . v. Perubahan Endometrium Prinsip : fase proliferasi endometrium utuh kembali ( setelah menstruasi) fase sekresi : kelenjar berkelokkelok dan lumen melebar.

.umbilikalis → masuk ke spatium intervilosum. Kedua kelenjar ini menghasilkan lendir. Oleh yaitu glandula Berbenntuk kompleks. pembuluh limfosit. Tidak dijumpai unsur kelenjar pada dinding. Mulanya desidua mengandung basalis.mesenkim. trofoblas memisahkan darah janin dan darah ibu. Glandula vestibular major homolog dengan glandula bulbus urethralis pada pria. GLANDULA MAMMAE Merupakan Sudorifera. tetapi dari terdapat glandula accesoria yang tidak terletak di cavum pelvis. CO2 Yang dari banyak klitoris. jadi kalau ada lendir itu bukan serviks. KHAS : lamina darah. tubuloalveoler modifikasi dari kel.umbilikalis ke janin. dari vagina. Maka. dan labia minor. mammae. Pada daerah ini sering terjadi infeksi dan disebut Bartholinitis. Lamina muskularis terdiri dari 2 lapis otot. tapi membantu. diganti darah O2 yg masuk ke cabang v. VAGINA Dinding vagina membentuk Lipatan transversa squamous kornifikasi. mengandung plasenta diangkut dari desidua basalis ke melalui cabang-cabang a. propria dan dan → rugae kompleks sitoplasma : epitel non banyak adventisia banyak serabut elastis. labia major. Glandula vestibular minor homolog dengan kelenjar Littre pada pria : banyak dijumpai di urethra dan klitoris. tetes glikogen. Di spatium intervilosum O2 terjadi dari janin ORGANA EKSTERNA Vulva terdiri dari GENITALIA pertukaran zat dari janin dan ibu. daerah sekitar labia akan membengkak. Pada sistem reproduksi wanita.

Mammae akan membesar aktif → lactiferus. Karena adanya pengaruh estrogen → bagian eksretorius proliferasi → berkelok-kelok . dan sel Saat aktif gambaran lobulus lebih nyata dan lebih padat. Slide 39 Sebelah atas : saat inaktif ( tak laktasi / tak gravid) Terlihat Terdapat gambaran jaringan lobulus. pengikat sel leukosit longgar. Saat laktasi Sel bentuk pipih dalam selnya terdapat timbunan sekret. karena proliferasi estrogennya sel ductus mempengaruhi bagian sekretorius dalam hal proliferasi dan sintesis sekret. Dalam lobulus tersusun oleh jaringan Terdapat plasma. Banyak penampang melintang bagian ekskretorius dan sekretorius.jaringan pengikat padat lobus Hormon somatomammotropin dibagi menjadi lobulus. interlobularis yang terdiri dari jaringan pengikat padat. Saat pubertas gld.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->