You are on page 1of 4

Matematika Teknik

RUANG BARIS DAN RUANG KOLOM Berkaitan dengan matriks A∈ M mxn adalah dua sub ruang khusus yakni ruang Null dari A dan ruang kolom dari A yang dinotasikan secara berturut-turut dengan N(A) dan C(A). N(A) merupakan himpunan solusi dari SPL homogen dengan A sebagai matriks koefisiennya, sedangkan C(A) merupakan ruang vektor yang dibangun oleh vektor kolom dari A ( ruang kolom dari A ) atau dapat juga dikatakan sebagai himpunan yang memuat B∈ ℜm sehingga SPL, AX = B konsisten. Ruang Null dari matriks A, N(A) tidak lain merupakan ruang solusi sebagaimana yang dibahas pada pembahasan sebelumnya. Dimensi ruang Null dari matriks A dikatakan Nulitas ( A ). Sedangkan ruang kolom akan dibahas bersamaan dengan ruang baris, sebab keduanya mempunyai hubungan yang sangat dekat. Misal diberikan matriks A = aij dengan i = 1,2,..., m dan j = 1,2,..., n . atau A∈ M mxn . Maka vektor -vektor : ri = (ai1 , ai2 ,..., ain ) dengan i = 1,2,..., m disebut vektor baris dari A dan vektor-vektor :  a1 j     a2 j   .   dengan j = 1,2 ,..., n. cj =   .   .   a    mj  disebut vektor kolom dari A Sub ruang dari ℜ yang direntang oleh vektor-vektor baris disebut ruang baris m dari A. Sedangkan sub ruang dari ℜ yang direntang oleh vektor-vektor kolom disebut ruang kolom dari A. Basis ruang kolom dari A didapatkan dengan melakukan OBE pada A. Vektor kolom yang merupakan unsur basis ditentukan oleh adanya bilangan satu ( 1 ) utama pada kolom yang bersesuaian. Sedangkan basis ruang baris dari A didapatkan dengan t melakukan OBE pada A . Dimensi ruang kolom suatu matriks sama dengan dimensi ruang barisnya dan dinamakan rank dari A. Ada keterkaitan antara N(A) dan C(A), yakni jumlah dimensi dari kedua sub ruang vektor tersebut akan sama dengan banyak kolom matriks A . Misal A∈ M mxn . Maka Nulitas (A) + Rank (A ) = n Contoh : Diketahui matriks A,
n

( )

Danang Mursita Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Bandung

At =  2 1 1 0  →  0 1 − 1 − 2 . 2 dan 3 merupakan unsur basis t dari ruang kolom dari A . Semua vektor baris dan vektor kolom dari A. Dimensi ruang baris dari A sama dengan 3.−3) . Bilangan satu ( 1 ) utama terletak di semua 0 1  0 0 kolom maka basis dari ruang kolom adalah S = c1 .−1) Vektor kolom :  1  2  3       − 2 1 0   c1 =   . Jadi baris ke-1.1.2.0) . r3 . Untuk menentukan basis dari ruang yang direntang oleh sejumlah vektor dilakukan dengan membentuk sebuah matriks dengan vektor kolomnya adalah vektorvektor tersebut. −2 ) dan w = ( 2.Matematika Teknik  1 2 3   −2 1 0  A= 3 1 1    5 0 − 1 Tentukan : a. c2 =   dan c3 =   1 3 1        5  0  − 1  1  −2 b.1. Contoh : Tentukan basis dari ruang yang direntang oleh vektor berikut : u = (1. b.1) dan r4 = (5. Basis dan dimensi ruang baris dari A Jawab : a.2) Jawab : { } { } Danang Mursita Sekolah Tinggi Teknologi Telkom. r2 . Bilangan satu utama terletak pada  3 0 1 − 1 0 0 1 2     kolom 1. c2 .−4. v = ( 2.3. Kemudian melakukan OBE sehingga diperoleh bilangan satu utama seperti cara menentukan basis ruang kolom.0. r3 = (3. Oleh karena itu v ektor kolom ke 1. 2 dan 3. yaitu: S = r 1 .−1. 2 dan 3 merupakan unsur basis ruang baris dari A.3).0. Basis dan dimensi ruang kolom dari A. 1 − 2 3 5  1 − 2 3 5     c.1. r2 = ( − 2. A =   3   5 2 1 1 0 3 1   0 0 → 0 1   − 1 0 2 3  1 6 5 . Bandung .2. c. c3 . Vektor baris : r1 = (1.

5. 2 dan 3.1. ( 1.0 ).1.-3 ) dan ( -7.2. ( 0.18.1.-1.2.0. ( -2. yaitu : S = u.3.0. v = ( 2. ( 4.3.2.9. v . w { } Contoh : Tentukan basis dari ruang yang direntang oleh vektor berikut : u = (11 .2 ) . ( -2.0. Satu utama terletak di kolom 1dan 2.1 ) . ( 1.0 ).      1 0 0  0 − 2 − 1   0 1 12 Basis dari ruang kolom A sama dengan basis dari ruang yang direntang oleh ketiga vektor tersebut. .-1 ) Danang Mursita Sekolah Tinggi Teknologi Telkom.3.2. Satu utama terletak di kolom 1.0) dan w = (11 .2 ) dan ( 0.1 ) .-5. (b) basis ruang baris dan ( c ) rank dari matriks berikut :  1 1 2 1   1.  − 2 1   3 −2 1  0 3.5.7.-8 ) 6.0.3 ) dan ( -5.0) Jawab : 1 2 1 1 2 1  1 2 1        A = 1 2 1 →  0 0 0  →  0 0 0  .  1 0 1 2  2 1 3 4    1 −1  2 0 2. yaitu : S = u . ( -1.Matematika Teknik 2 2  1 1 2 2      1 0 − 1 0 1 32   A= →  .0. Basis −4 2 3 0 0 1     −3 − 2 2  0 0 0  dari ruang kolom A sama dengan basis dari ruang yang direntang oleh ketiga vektor tersebut.4. ( 1. Bandung .9.3. .1 ).4 ) dan ( 0.1) . ( -3.-3.  2  3  5 3 −1 1 −3 2  1 1  3 −3 2 2 1  3 6 0 − 2 − 3 −2 4 4  −3 6 6 3  − 3 10 10 5  ( Nomor 4 sd 6 ) Tentukan basis dari ruang yang direntang oleh vektor berikut : 4. v { } Soal Latihan ( 1 sd 3 ) Tentukan : (a ) Basis ruang kolom .3 ) 5.1. misal S.

A X = B dengan A =  2 1 3 0 . Danang Mursita Sekolah Tinggi Teknologi Telkom.  1 4 5 2   7. Diketahui SPL. Bandung . Konsisten b. A =  5 − 4 − 4 7 − 6 2     1 2 0 1   0 1 2 1  9. A =  2 1 3 0  − 1 3 2 2   1 −1 3    8. A =  1 2 1 3    0 1 2 3 4 5 6 9  1   3 −2 1 4 − 1  10.Matematika Teknik ( Nomor 7 sd 11 ) Carilah basis dan dimensi dari ruang Null matriks A bila. Tidak konsisten. Carilah matriks B sehingga  − 1 3 2 2   SPL tersebut : a. A =   0  6 3 − 8  − 2 2 − 1  4 1 1 − 1   1 4 5 2   12. A =  − 1 0 − 1 − 2 − 1   3 5 7 8  2  1 2 1 5   11.