LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 19 TAHUN 2010 TANGGAL 25 AGUSTUS 2010 PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DANA

ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2010 UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) I. PENDAHULUAN Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional ini yang dimaksud dengan dana alokasi khusus bidang pendidikan yang selanjutnya disebut DAK bidang pendidikan adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah tertentu untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan bagian dari program yang menjadi prioritas Nasional, khususnya untuk membiayai kebutuhan sarana dan prasarana satuan pendidikan dasar 9 (sembilan) tahun yang belum mencapai standar tertentu atau percepatan pembangunan daerah di bidang pendidikan dasar. Alokasi DAK bidang pendidikan per daerah dan pedoman umum DAK ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Berdasarkan penetapan alokasi dan pedoman umum DAK tersebut, Menteri Pendidikan Nasional menyusun petunjuk teknis penggunaan DAK bidang pendidikan. Alokasi DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 untuk SMP sebesar Rp. 3.733.952.800.000,- (tiga trilyun tujuh ratus tiga puluh tiga milyar sembilan ratus lima puluh dua juta delapan ratus ribu rupiah). Setiap kabupaten/kota penerima DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 wajib menyediakan dana pendamping dari APBD minimal sebesar 10% (sepuluh persen) dari alokasi dana yang diterima. II. KEBIJAKAN DAK BIDANG PENDIDIKAN 1. DAK bidang pendidikan dialokasikan untuk menunjang program wajib belajar pendidikan dasar 9 (sembilan) tahun yang bermutu dan merata. 2. Sasaran program DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 untuk SMP dialokasikan bagi SMP negeri maupun swasta. 3. Kegiatan DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 untuk SMP diarahkan untuk: (a) pembangunan ruang/gedung perpustakaan SMP serta pengadaan meubelair perpustakaan; (b) penyediaan sarana penunjang
-1-

peningkatan mutu pendidikan SMP; (c) pembangunan ruang kelas baru (RKB) SMP; dan (d) rehabilitasi ruang belajar SMP. 4. DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 untuk SMP sebesar Rp. 3.733.952.800.000,- (tiga trilyun tujuh ratus tiga puluh tiga milyar sembilan ratus lima puluh dua juta delapan ratus ribu rupiah) digunakan untuk kegiatan, yang meliputi: a. Pembangunan prasarana pendidikan berupa rehabilitasi ruang belajar, pembangunan ruang kelas baru (RKB), pembangunan ruang/gedung perpustakaan sebesar lebih kurang 30%; b. Penyediaan buku perpustakaan sebesar lebih kurang 35%; dan c. Penyediaan alat pendidikan sebesar lebih kurang 35%. 5. Target yang akan dicapai dalam program DAK bidang pendidikan untuk SMP tahun anggaran 2010 adalah: a. tersedianya ruang perpustakaan SMP beserta perabotnya; b. tersedianya sarana pendidikan penunjang peningkatan mutu pendidikan SMP; c. tersedianya ruang kelas SMP yang secara fisik dalam kondisi layak sebagai tempat terselenggaranya proses belajar mengajar. 6. Asas umum dalam pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010 meliputi: a. efisien, berarti pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan harus diusahakan dengan menggunakan dana dan daya yang terbatas untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan dapat dipertanggungjawabkan; b. efektif, berarti pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan harus sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya sesuai dengan sasaran yang ditetapkan; c. terbuka dan bersaing, berarti pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan harus terbuka bagi penyedia barang/jasa yang memenuhi persyaratan dan dilakukan melalui persaingan yang sehat di antara penyedia barang/jasa yang setara dan memenuhi syarat/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas dan transparan; d. transparan, berarti menjamin adanya keterbukaan yang memungkinkan masyarakat dapat mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai pengelolaan DAK bidang pendidikan; e. adil/tidak diskriminatif, berarti memberikan perlakuan yang sama bagi semua calon penyedia barang/jasa dan tidak mengarah untuk memberi keuntungan kepada pihak tertentu, dengan cara dan atau alasan apapun; f. kepatutan, yaitu penjabaran program/kegiatan DAK bidang pendidikan harus dilaksanakan secara realistis dan proporsional; dan g. manfaat, berarti pelaksanaan program/kegiatan DAK bidang pendidikan yang sejalan dengan prioritas nasional yang menjadi urusan daerah dalam kerangka pelaksanaan desentralisasi dan secara riil dirasakan manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat.

-2-

III.

PERENCANAAN TEKNIS Mekanisme pengalokasian DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010 untuk SMP dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut: 1. Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Nasional melakukan sosialisasi DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010 kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota; 2. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mensosialisasikan program dan kegiatan yang akan dibiayai oleh DAK kepada sekolah calon penerima DAK tahun 2010; 3. Sekolah membuat usulan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota; 4. Sekolah dapat mengusulkan semua kegiatan yang ada dalam DAK sepanjang sekolah tersebut membutuhkan; 5. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan seleksi terhadap usulan dari masing-masing sekolah di Kabupaten/Kota berdasarkan kriteria-kriteria yang ditetapkan dalam Petunjuk Teknis DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010 beserta peraturan pelaksanaannya dan menetapkan jumlah sasaran dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: a. daftar kebutuhan individual sekolah; b. penuntasan rehabilitasi ruang belajar SMP yang rusak sedang dan berat; c. jumlah dana yang tersedia di APBN dan APBD; 6. Dinas Pendidikan menetapkan sasaran per-sekolah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah; 7. Atas usulan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, menetapkan sekolah-sekolah target melalui SK Penetapan; Bupati/Walikota

8. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melaksanakan DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010 dengan metoda pengadaan barang/jasa yang mengacu pada mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan; 9. Sekolah menerima dan mencatat barang-barang dan/atau buku-buku yang diperolehnya dari kegiatan DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010; 10. Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota, Komite Sekolah dan/atau institusi lain yang memiliki kewenangan dapat melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010. IV. KRITERIA SMP PENERIMA DAK BIDANG PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2010 1. Kriteria Umum: a. diprioritaskan untuk sekolah yang berlokasi di daerah miskin, terpencil, tertinggal dan terbelakang, serta daerah perbatasan dengan negara lain; b. belum memiliki prasarana dan/atau sarana peningkatan mutu pendidikan yang memadai;
-3-

d. kecuali untuk sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam dan kebakaran. 4. c. jika sekolah tidak memiliki lahan yang cukup. 2. b. Kriteria Khusus bagi penerima Ruang Kelas Baru berikut perabotnya: a. Sekolah yang memiliki rasio kelas:siswa rata-rata lebih besar dari 1:32. setiap sekolah hanya berhak mendapatkan satu paket. Sekolah yang mempunyai potensi berkembang dan dalam tiga tahun terakhir mempunyai kecenderungan jumlah siswa stabil atau meningkat. pada tahun anggaran 2010 tidak menerima dana bantuan sejenis baik dari sumber dana pusat (APBN) maupun dari sumber dana daerah (APBD I atau APBD II). belum memiliki ruang/gedung perpustakaan. 3. RKB dapat dibangun bertingkat bagi sekolah yang tidak memiliki lahan yang cukup. Pembangunan ruang perpustakaan yang dapat dilaksanakan adalah dengan ukuran 9 m x 15 m (ukuran ruang 7 m x 15 m dan selasar 2 m x 15 m). Memiliki lahan yang luasnya cukup untuk membangun ruang/gedung RKB dengan ukuran 7 m x 9 m. c. Sekolah yang mempunyai potensi berkembang (dalam tiga tahun terakhir mempunyai kecenderungan jumlah siswa stabil atau meningkat) b. Kondisi fisik ruang kelas yang mengalami kerusakan sedang (31-45%) sampai berat (46-65%).c. lengkap dengan perabotnya. bagi sekolah swasta memiliki status minimal terdaftar. milik yayasan untuk sekolah swasta) yang dibuktikan dengan bukti kepemilikan berupa sertifikat atau surat kepemilikan lain yang disahkan oleh pejabat yang berwenang. -4- . milik yayasan untuk sekolah swasta) yang dibuktikan dengan bukti kepemilikan berupa sertifikat atau surat kepemilikan lain yang disahkan oleh pejabat yang berwenang. Sekolah dibangun di atas lahan milik sendiri (milik Pemerintah atau Pemerintah Daerah untuk sekolah negeri. Kriteria Khusus bagi penerima Ruang Perpustakaan berikut perabotnya: a. lengkap dengan perabotnya. d. b. c. atau ruang perpustakaan dengan luas total ruangnya (tanpa selasar) > 105 m2. memiliki lahan yang cukup untuk membangun ruang/gedung perpustakaan dan lahan itu milik sendiri (milik Pemerintah atau Pemerintah Daerah untuk sekolah negeri. maka ruang/gedung perpustakaan dapat dibangun bertingkat dengan ketentuan konstruksi bangunan lantai 1 (satu) telah memenuhi persyaratan untuk bangunan bertingkat. d. Kriteria Khusus Sekolah penerima DAK untuk Rehabilitasi Ruang Belajar: a. e.

Berdasar Pasal 18 ayat (5b) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2009 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2010 pelaksanaan DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 menggunakan metoda pengadaan barang/jasa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. b. b. Kriteria Khusus Sekolah penerima DAK untuk Buku Perpustakaan: a. DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 disalurkan dengan cara pemindahbukuan dari Rekening Kas Umum Negara (Pemerintah Pusat c. dan buku panduan pendidik yang memadai. Alat Laboratorium IPA. Penyaluran Dana : 1. yaitu sekolah yang mempunyai Ruang untuk digunakan sebagai Laboratorium Bahasa. B. IPS. Metoda Pelaksanaan 1. Alat Laboratorium dan Pembelajaran lainnya (Matematika. 6. Mekanisme dan tata cara mengenai penyaluran DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.5. Kesenian. serta sekolah tersebut mempunyai Ruang Laboratorium IPA. buku pengayaan. V. 2. telah memiliki ruang/perpustakaan atau membangun ruang perpustakaan. belum memiliki buku referensi. dapat melaksanakan/melanjutkan sampai selesai dengan mempedomani ketentuan Pasal 33 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2009 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan DAK di Daerah dan Peraturan Menteri Pendidikan -5- . dan Olah Raga). Bagi Daerah penerima DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010 yang telah menganggarkan dengan pendekatan belanja hibah/transfer ke sekolah dalam peraturan daerahnya tentang APBD Tahun Anggaran 2010 sebelum berlakunya Undang-undang Nomor 2 Tahun 2010 tentang APBN Tahun 2010 (tanggal 25 Mei 2010). c. 2. yaitu diperuntukkan bagi sekolah yang membutuhkan dan belum mempunyai alat tersebut atau jumlah alat yang dimiliki kurang dari kebutuhan.q Kementerian Keuangan) ke Rekening Kas Umum Daerah (kabupaten/kota). Kriteria Khusus pembelajaran: Sekolah penerima DAK untuk alat-alat peraga dan a. PENYALURAN DAN PELAKSANAAN DAK BIDANG PENDIDIKAN A. Alat Laboratorium Bahasa. yaitu diperuntukkan untuk sekolah yang membutuhkan dan belum mempunyai alat tersebut atau jumlah alat yang dimiliki kurang dari kebutuhan.

3) alat peraga IPS. dan buku referensi. alat olah raga. buku panduan pendidik. 2. Peningkatan prasarana pendidikan sebesar 30% (tiga puluh persen): 1) penambahan RKB untuk menambah akses. Pelaksana DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten/Kota yang memiliki tugas dan tanggung jawab di bidang pendidikan. b. 2) alat peraga matematika. 3) pembangunan ruang perpustakaan. 2) pengadaan seluruh alat-alat penunjang pembelajaran.Nasional Nomor 5 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan DAK Bidang Pendidikan TA 2010. alat peraga IPS. -6- 3. buku panduan pendidik. dan 3) buku referensi. 2) buku panduan pendidik. 2) penambahan RKB untuk menuju rasio kelas : siswa = 1 : 32 orang. dan 6) alat laboratorium bahasa. dan buku referensi. Peningkatan alat pendidikan sebesar 35% (tiga puluh lima persen): 1) alat laboratorium IPA. Buku perpustakaan diadakan untuk seluruh mata pelajaran yang ada sesuai dengan struktur kurikulum SMP. DAK Bidang Pendidikan SMP digunakan untuk: a. c. VI. C. Paket 1 untuk penyediaan : 1) buku pengayaan. sekolah mendapatkan program DAK berdasarkan paket-paket sebagai berikut : a. dan 4) rehabilitasi ruang yang rusak sedang dan berat. PENGGUNAAN DAK BIDANG PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2010 UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) 1. Kebutuhan untuk satu sekolah harus disesuaikan dengan kebutuhan masingmasing sekolah dengan mempertimbangkan hasil pemetaan kebutuhan yang telah dilakukan oleh Direktorat Pembinaan SMP. 2) pengadaan alat peraga matematika. dan laboratorium IPA. Penyediaan buku perpustakaan sebesar 35% (tiga puluh lima persen) yang terdiri atas: 1) buku pengayaan. Paket 2 untuk penyediaan : 1) buku pengayaan. Untuk program pengadaan alat dan buku. 4) alat olahraga. b. 5) alat kesenian. . alat kesenian. 4.

40. Penggunaan DAK Bidang Pendidikan untuk SMP mengacu pada spesifikasi teknis sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang telah disahkan dan/atau direkomendasikan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) serta Lampiran III.000. alat olah raga. buku panduan pendidik.000. Penggunaan dana sebagaimana dimaksud pada butir 1 harus menghindari -7- 2. 8. dan alat kesenian. 10. Alokasi biaya untuk masing-masing kegiatan/komponen sebagai berikut : No.000.d.- Rp 150.000.000. 2. VII. buku panduan pendidik. . 5.000.1 s. 11. alat peraga IPS. 9.000.Rp Rp 80. e. Kegiatan/Komponen Ruang Kelas Baru Ruang Perpustakaan Rehabilitasi Berat Rehabilitasi Sedang Alat Laboratorium Bahasa Alat Laboratorium IPA Alat Peraga Matematika Alat Peraga IPS Alat Olah Raga Alat Kesenian Buku Perpustakaan Satuan Ruang Ruang Ruang Ruang Paket Paket Paket Paket Paket Paket Paket Alokasi Biaya Rp 110. alat olah raga.- 6. disesuaikan dengan kondisi harga satuan di Kabupaten/Kota masingmasing.000.000.000.10. 6.5.000. ACUAN PENGGUNAAN DAK BIDANG PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2010 1. IV dan V.c. 3. alat kesenian.000. 5.Rp 140. 4.000.000. dan buku referensi. 2) pengadaan alat peraga matematika. 1. d. 7.500.000.000. Paket 3 untuk penyediaan : 1) buku pengayaan.Rp Rp Rp Rp Rp Rp 50. 3. dan buku referensi. Paket 5 untuk penyediaan Buku pengayaan.45. Harga satuan (ruang atau paket) sebagaimana dimaksud pada butir 5. buku panduan pendidik.000. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada butir 1 merupakan acuan minimal dalam pelaksanaan pengadaan. dan laboratorium bahasa. 5.000.20.4.000.000. Paket 4 untuk penyediaan : 1) buku pengayaan. 2) pengadaan alat peraga matematika. dan buku referensi. alat peraga IPS.20.000.

kualitas barang. Apabila terdapat sisa dana dalam pelaksanaan DAK bidang pendidikan. c. jangka waktu penggunaan (masa pakai/umur teknis). maka sisa dana tersebut dapat digunakan untuk menambah volume atau sasaran. 3. ketersediaan suku cadang. b. asosiasi terkait dan sumber data lain yang dapat dipertanggungjawabkan. Informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). maka DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010 hanya boleh digunakan untuk membiayai pengadaan barang sesuai dengan Petunjuk Teknis DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010 ini. penelitian. 7. Alokasi dana yang ditetapkan sebagaimana Angka VI. VIII. e. d. disebutkan bahwa kegiatan-kegiatan yang tidak boleh dibiayai DAK adalah: 1. kemanfaatan dan keberdayagunaan bagi sekolah. sisa dana tersebut harus disetorkan kembali ke Kas Umum Daerah melalui Bank Pemerintah.5 di atas hanyalah merupakan besaran patokan harga tertinggi yang merupakan dasar acuan bagi pelaksana DAK bidang pendidikan dalam penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS).dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan negara serta mempertimbangkan: a. c. 4. penyiapan kegiatan fisik. kemudahan perawatan (termasuk harus ada buku petunjuk operasional penggunaan dan perawatan/perakitan dalam bahasa Indonesia). Data yang digunakan sebagai dasar penyusunan HPS oleh Pelaksana DAK Bidang Pendidikan dalam penyusunan HPS antara lain : a. 5. Daftar biaya standar yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang.07/2009 tentang alokasi dan Pedoman Umum DAK Tahun Anggaran 2010. e. dan f. 6. administrasi kegiatan. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan juncto Peraturan Menteri Keuangan Nomor 175/PMK. pelatihan. 2. Jika sisa dana tersebut tidak digunakan untuk penambahan volume atau sasaran. KEGIATAN-KEGIATAN YANG TIDAK DAPAT DIBIAYAI DAK A. dan -8- . b. d. Harga pasar setempat menjelang dilaksanakannya pengadaan. Biaya kontrak sebelumnya yang sedang berjalan dengan mempertimbangkan faktor perubahan biaya. Daftar biaya/tarif barang/jasa yang dikeluarkan oleh agen tunggal/ pabrikan. 4. Berdasarkan Pasal 60 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan. masa garansinya. apabila terjadi perubahan biaya.

u. serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi setempat. Melaksanakan supervisi dan monitoring pelaksanaan DAK di kabupaten/kota. pengawasan. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota 1. 2. Menganggarkan dana pendamping dalam APBD sekurang-kurangnya 10% (sepuluh persen) dari besaran alokasi DAK yang diterimanya. IX. biaya lelang dan biaya operasional lainnya sesuai dengan kebutuhan. Pemerintah Provinsi 1. dan serta penilaian terhadap 3. 2. pembiayaannya dibebankan dari anggaran/biaya umum yang disediakan melalui APBD atau sumber pembiayaan lain di luar dana pendamping. Membentuk Tim Teknis untuk melakukan pemetaan dan pendataan kondisi prasarana sekolah dan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan di sekolah.5. 5. B. Kegiatan-kegiatan yang berhubungan secara langsung atau tidak langsung dengan penggunaan DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010. Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. 4. Kegiatan-kegiatan yang tidak dapat dibiayai DAK sebagaimana dimaksud pada huruf A dan huruf B tersebut. sesuai dengan Pasal 61 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB A. Pemerintah Kabupaten/Kota 1. 3. Melaporkan hasil supervisi dan monitoring kepada Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.p. -9- . Mengkoordinasikan sosialisasi pelaksanaan DAK bagi kabupaten/kota sebagai tindak lanjut sosialisasi di tingkat pusat dengan mengundang nara sumber dari institusi yang relevan. Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama untuk SMP. sosialisasi. Menetapkan panitia pengadaan kegiatan DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010. C. konsultan dan sebagainya tidak dapat dibiayai dari DAK bidang pendidikan. C. perjalanan dinas. seperti izin mendirikan bangungan. B. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program DAK di tingkat kabupaten/kota. Menyediakan anggaran/dana biaya umum untuk kegiatan perencanaan. Menetapkan nama-nama SMP penerima DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 dalam Keputusan Bupati/Walikota dan salinannya disampaikan kepada Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah up.

Membentuk Tim Teknis untuk masing-masing kegiatan pengadaan sesuai dengan kompetensinya. D. 3. 7. 5. 3. kondisi. Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan tugas dan fungsi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.PPN/11/2008. Menteri Keuangan. Kepala Sekolah 1. F. Dalam konteks program DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010. berdasarkan hasil pemetaan dan pendataan. dan 9. Melaksanakan monitoring dan evaluasi serta menyusun pelaporan kegiatan DAK dengan mengacu pada Surat Edaran Bersama Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota memiliki tugas dan tanggung jawab melakukan pengawasan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan DAK bidang pendidikan di tingkat kabupaten/kota. 2. 6. Komite Sekolah Komite Sekolah melakukan tugas dan fungsi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan . Menandatangani berita acara serah terima barang di sekolah. dan Menteri Dalam Negeri Nomor 0239/M. 4. Untuk SMP: Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota membuat rencana alokasi jumlah SMP yang akan menerima DAK dengan mempertimbangkan data kebutuhan yang diolah oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional. SE 1722/MK 07/2008. 900/3556/SJ Tanggal 21 November 2008 perihal Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Teknis Pelaksanaan dan Evaluasi Pemanfaatan DAK. E. 8. dan kesesuaian barang dengan naskah Berita Acara Serah Terima. Membentuk Tim Konsultan untuk perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan fisik. Melaporkan pelaksanaan DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 kepada Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah up. Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional. Mengusulkan kepada Bupati/Walikota susunan dan nama-nama panitia pengadaan barang/jasa. Melaksanakan kegiatan pengadaan barang/jasa sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Bersama guru terkait memeriksa kelengkapan.2.10 - . Mencatat hasil DAK bidang pendidikan sebagai inventaris sekolah. Mengusulkan nama-nama SMP sasaran DAK tahun 2010 kepada Bupati/Walikota.

B. Penyampaian laporan triwulan sebagaimana dimaksud huruf (a) dilakukan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari setelah triwulan yang bersangkutan berakhir.Penyelenggaraan Pendidikan. c. PELAPORAN. Menteri Keuangan. Komite Sekolah memiliki tugas dan tanggung jawab melakukan pengawasan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan DAK bidang pendidikan di tingkat sekolah. mulai dari laporan dinas pendidikan kabupaten/kota. Menteri Keuangan. Rincian pelaporan sebagaimana dimaksud huruf (a) mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Surat Edaran Bersama Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. SE 1722/MK 07/2008.PPN/11/2008. dan Menteri Dalam Negeri Nomor 0239/M. dan Pengawasan 1. dan Menteri Dalam Negeri Nomor 0239/M. X. DAN SANKSI A.11 - . Bupati/walikota menyusun laporan triwulanan yang memuat laporan pelaksanaan kegiatan dan penggunaan DAK bidang pendidikan sebagaimana Format Laporan terlampir kepada: 1) Menteri Keuangan. laporan kabupaten/kota. Evaluasi. dan 3) Menteri Dalam Negeri. PEMANTAUAN. 1. Dalam konteks DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010. Laporan Kabupaten/kota a. b. dan laporan pusat. 900/3556/SJ Tanggal 21 November 2008 perihal Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Teknis Pelaksanaan dan Evaluasi Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK). Pemantauan. SE 1722/MK 07/2008. Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota serta institusi lain sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Surat Edaran Bersama Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.PPN/11/2008. 900/3556/SJ Tanggal 21 November 2008 perihal Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan Teknis Pelaksanaan dan Evaluasi Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus . Pemantauan dan Evaluasi Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. 2) Menteri Pendidikan Nasional. Pelaporan Laporan pelaksanaan DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 dilakukan secara berjenjang. EVALUASI.

2. Bencana alam sebagaimana dimaksud pada angka 1 merupakan bencana alam yang dinyatakan secara resmi oleh kepala daerah setempat. Mekanisme pengajuan usulan kegiatan tersebut adalah sebagai berikut: a. MOHAMMAD NUH Salinan sesuai dengan aslinya. TTD. Menteri Pendidikan Nasional memberikan surat rekomendasi kepada pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan perubahan kegiatan tersebut. ditindak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.. C.M. S.(DAK). Pangerang Muenta.DFM NIP 196108281987031003 . Dr. Pengawasan. Setiap orang atau sekelompok orang di setiap tingkat pelaksana yang melakukan tindakan penyalahgunaan.H. dipandang sebagai penyimpangan yang akan dikenai sanksi hukum.. b. 2.H. XI. penyimpangan pelaksanaan kegiatan dan keuangan sebagaimana tertuang dalam petunjuk teknis ini serta peraturan perundang-undangan yang terkait.12 - . Pengawasan fungsional/pemeriksaan tentang pelaksanaan kegiatan dan administrasi keuangan program DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional dan Inspektorat Daerah. Bagi Daerah yang terkena dan/atau dalam hal terjadi bencana alam. 2. dana DAK bidang pendidikan dapat digunakan secara keseluruhan untuk rehabilitasi atau rekonstruksi bangunan. Berdasarkan pertimbangan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. 3. MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. setelah sebelumnya mengajukan usulan perubahan dan mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Pendidikan Nasional. Sanksi 1. Pemerintah kabupaten/kota mengajukan usulan perubahan kegiatan kepada Menteri Pendidikan Nasional dengan tembusan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan Nasional.A. KETENTUAN LAIN 1. Pemerintah kabupaten/kota yang melakukan kegiatan tidak berpedoman pada petunjuk teknis ini serta peraturan perundangan lain yang terkait.

NAMA SUYANTO DIDIK SUHARDI TELAH DIPERIKSA JABATAN Dirjen Mandikdasmen Direktur PSMP TANDA TANGAN .13 - .

Hal ini mengacu pada pasal 1 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 tahun 2008. Buku pengayaan adalah buku yang memuat materi yang dapat memperkaya buku teks pendidikan dasar. Buku panduan pendidik adalah buku yang memuat prinsip. Buku referensi adalah buku yang isi dan penyajiannya dapat digunakan untuk memperoleh informasi tentang ilmu pengetahuan. Rasio. Jenis. 3. 2500 untuk 19-24 rombongan belajar. 1 . Buku Referensi dan Buku Panduan Pendidik.LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR TAHUN 2010 TANGGAL AGUSTUS 2010 PENGADAAN SARANA PENUNJANG PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN UNTUK SMP I. Pengertian buku-buku tersebut adalah sebagai berikut : 1. 2. dan budaya secara dalam dan luas. 1500 untuk 7-12 rombongan belajar. Buku perpustakaan dimaksud adalah terdiri dari tiga jenis yaitu Buku Pengayaan. menengah dan perguruan tinggi. teknologi. Persyaratan Umum Pengadaan buku yang dibiayai oleh program DAK Bidang pendidikan SMP adalah buku perpustakaan. seni. 2000 untuk 13-18 rombongan belajar. Banyak eksemplar/sekolah minimum: 1000 untuk 3-6 rombongan belajar. materi pokok. dan model pembelajaran untuk digunakan oleh para pendidik. PENGADAAN BUKU PERPUSTAKAAN A. Sarana Ruang Perpustakaan SMP/MTs No 1 Jenis Buku Buku pengayaan Rasio 870 judul/sekolah Deskripsi Terdiri dari non-fiksi dan fiksi. Jenis dan jumlah buku yang akan diadakan mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) seperti pada Tabel 1 Tabel 1. prosedur.

000. 3 Buku Panduan Pendidik 1 eksemplar/ mata pelajaran/ guru mata pelajaran bersangkutan. dan kitab suci.500. 2 .Tanda lulus penilaian dicantumkan pada sampul buku di bagian belakang. 45. Kementerian Pendidikan Nasional kecuali disebutkan lain dalam Petunjuk Teknis ini.000 Max 7. Pengadaan dilakukan mengikuti prosedur yang berlaku 2. buku telepon. 3. ditambah 1 eksemplar/mata pelajaran/sekolah Pengadaan Buku Perpustakaan melalui mekanisme sebagai berikut : 1.200. ensiklopedi. Buku yang dapat dibeli adalah buku-buku yang sudah mendapatkan pengesahan dari Pusat Perbukuan. kamus Bahasa Inggris.000 No 1 2 3 Jenis Buku Buku Pengayaan Buku Referensi Buku Panduan Pendidik B. buku undang-undang dan peraturan.000 Jumlah 45. buku statistik daerah. Perkiraan Paket Buku dan Jumlah Dananya Judul Minimal 870 20 50 Jumlah Set Anggaran Minimal Max 2 34.500.No 2 Jenis Buku Buku Referensi Rasio 20 judul/sekolah Deskripsi Sekurang-kurangnya meliputi Kamus Besar Bahasa Indonesia. Perkiraan paket buku dan jumlah dana adalah seperti pada Tabel 2.800. Tim teknis terdiri dari pihak-pihak yang mengerti tentang materi-materi dasar kurikulum di tingkat SMP Jumlah paket dana dalam satu paket pengadaan buku perpustakaan sebesar Rp.500. Kabupaten membentuk tim teknis yang akan menyeleksi judul-judul buku yang akan diadakan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Kriteria Pengadaan Buku Perpustakaan Kriteria Pengadaan Buku Perpustakaan mengikuti prosedur sebagai berikut : 1. Satu sekolah hanya boleh mendapatkan satu paket pengadaan buku.000 2 Max 2 3. Tabel 2.

Perkiraan judul per mata pelajaran. Bidang Kepribadian. Jumlah 870 judul untuk Buku Pengayaan. Buku tersebut memuat materi/isi yang dapat memperkaya dan meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan. Komponen A Mata Pelajaran 1 Pendidikan Agama 2 Pendidikan Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 4 Bahasa Inggris Alokasi Waktu 2 2 4 4 Jumlah Judul 50 50 104 104 3 . pendidikan karakter. Termasuk pula ke dalam jenis ini adalah buku-buku sastra adiluhung dan buku sastra daerah. teknologi. dapat dimanfaatkan pembaca lintas jenjang pendidikan. kewirausahaan. tidak dilengkapi dengan evaluasi. Kedua. Termasuk pula ke dalam jenis ini adalah buku-buku keterampilan vocasional. dan pengalaman batin pembaca. Buku muatan lokal telah ditetapkan kelayakannya oleh dinas terkait di tingkat provinsi. Buku yang diadakan adalah buku nonteks yang terdiri dari buku pengayaan. Buku Pengayaan Buku pengayaan yang dimaksud adalah buku yang akan dapat memperkaya peserta didik. 3. 4. Buku yang materinya terkait dengan pendidikan agama telah mendapatkan pengesahan dari kementrian agama dan/atau pusat perbukuan Kemdiknas. Kementerian Pendidikan Nasional. Tabel 3. sikap. pendidik dan tenaga kependidikan dalam bidang: Pertama. cocok sebagai bahan pengayaan. dan keterampilan umum yang dapat membantu peserta didik dalam mengatasi permasalahan dalam kehidupan. 20 judul untuk buku Referensi dan 50 judul untuk buku Panduan Pendidik adalah jumlah judul minimal dalam sebuah perpustakaan sekolah. buku tersebut dapat memperkaya dalam bidang kepribadian. atau panduan bagi pendidik. Perkiraan judul per mata pelajaran adalah tampak pada Tabel 3. tidak serial berdasarkan tingkat kelas. buku referensi dan buku panduan pendidik. rujukan. keterampilan praktis. Buku sastra daerah harus sudah mendapatkan rekomendasi dari pihak terkait di tingkat propinsi masing-masing. dan seni (Ipteks) yang berhubungan dengan pengembangan tujuan pendidikan. Bidang Keterampilan. Persyaratan Teknis Persyaratan teknis adalah syarat-syarat teknis yang harus dipenuhi dalam proses pengadaan. 1.2. Buku-buku tersebut bukan merupakan buku pokok peserta didik. buku tersebut dapat memperkaya dan meningkatkan penguasaan dalam bidang keterampilan dan kecakapan hidup (life skills). Bidang Pengetahuan. Persyaratan teknis ini juga menjadi acuan panitia pengadaan buku dalam membuat dokumen teknis pengadaan buku. Buku sastra adiluhung dan buku sastra daerah tidak harus lulus dari pengesahan Pusat Perbukuan. Ketiga. dan wawasan kebangsaan. C. terkait dengan sebagian atau salah satu Standar Kompetensi/ Kompetensi Dasar.

dan Antar Golongan). Olahraga dan Kesehatan 10 Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi B Muatan Lokal C Pengembangan Diri Jumlah Alokasi Waktu 4 4 4 2 2 2 2 2 34 Jumlah Judul 104 104 104 50 50 50 50 50 870 Keterangan: Jumlah judul per mata pelajaran tidak mengikat sepanjang jumlah judulnya mencapai 870 judul dan komposisi per mata pelajarannya seimbang. bias gender. 2) Berguna untuk mengembangkan pengetahuan (kognitif). Agama. Cetak Cover 7. Bahan Isi 5. SARA (Suku. pelanggaran HAM. Bahan Cover 4. perilaku dan sikap (afektif). Jumlah Halaman 3. 3) Tidak mengandung hal-hal yang bertentangan dengan norma yang berlaku. Ukuran Buku 2. halaman isi (konten/nas). dan halaman penyudah (end matter/back matter). Dikecualikan dari : : : : : : : A4/A5/B5 Minimal 48 Minimal Art Carton 210 gram di UV Varnish Minimal HVS 70 gram Jahit Kawat/Perfect Binding/Benang Full Color Minimal satu warna 4 . 5) Susunan buku lengkap.Komponen 5 Matematika 6 Ilmu Pengetahuan Alam 7 Ilmu Pengetahuan Sosial 8 Seni Budaya 9 Pendidikan Jasmani. Ras. Aspek Khusus merupakan karakteristik spesifik buku pengayaan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta dengan mempertimbangkan: kesesuaian ukuran dan materi buku pengayaan bagi SMP selengkapnya sebagai berikut: a) Spesifikasi fisik 1. Untuk pelajaran Bahasa Indonesia. Jilid 6. daftar pustaka dan glossary. harus termasuk minimal 1 (satu) judul buku sastra adiluhung bila sekolah yang bersangkutan belum memilikinya. dan pornografi. meliputi: halaman pendahulu (preliminary pages/prelims/front matter). serta keterampilan (psikomotorik) dan kepribadian siswa dalam rangka mendukung pencapaian Standar Kompetensi. 4) Komposisi jenis buku mengacu pada fiksi dan non fiksi. Cetak Isi b) Spesifikasi Materi 1) Memperkaya materi buku teks pelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Inggris 5) Kamus Matematika 6) Kamus Ilmu Pengetahuan Alam 7) Kamus Teknologi Informasi dan Komunikasi 8) Kamus Bahasa Daerah *) 9) Ensiklopedi Kewarganegaraan 10) Ensiklopedi Bahasa Indonesia 11) Ensiklopedi Bahasa Inggris 12) Ensiklopedi Matematika 13) Ensiklopedi Fisika 14) Ensiklopedi Kimia 15) Ensiklopedi Biologi 16) Ensiklopedi Ekonomi 17) Ensiklopedi Geografi 18) Ensiklopedi Sejarah 19) Ensiklopedi Sosiologi 20) Ensiklopedi Seni Budaya 21) Ensiklopedi Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan 22) Ensiklopedi Teknologi Informasi dan Komunikasi 23) Atlas 24) Kitab Suci *) *) Keterangan : Jenis dan Judul harus yang mendapatkan pengesahan oleh instansi pemerintah terkait Jumlah judul masing-masing jenis disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan harus proporsional untuk setiap jenisnya. dan tenaga kependidikan dalam proses pembelajaran sebagai sumber rujukan dan informasi tambahan.ketentuan ini untuk pengembangan diri. muatan lokal dan Karakteristik spesifik buku referensi yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta mempertimbangkan kesesuaian ukuran dan materi buku referensi bagi SMP. Spesifikasi Fisik Buku Referensi 1) Kamus Besar Bahasa Indonesia  Ukuran Buku : A4/A5/B5  Jumlah Halaman : Minimal 1000 halaman  Bahan Cover : Hard Cover Board No. Buku referensi antara lain terdiri dari : 1) Kamus Besar Bahasa Indonesia *) 2) Kamus Bahasa Indonesia 3) Kamus Bahasa Inggris – Indonesia 4) Kamus Bahasa Indonesia . Uraian selengkapnya sebagai berikut: a. Buku Referensi buku fiksi. b. pendidik. 30 di UV Varnish  Bahan Isi : Minimal HVS 70 gram 5 . 2. Klasifikasi Buku Referensi Buku referensi adalah buku yang dapat digunakan peserta didik.

Atlas dan Kitab Suci. kepribadian. Kamus Istilah. 3. 6 . Terutama informasi pengetahuan yang berkaitan dengan ilmu atau pelajaran yang diajarkan di SMP/MTs. Ensiklopedia. yaitu kompetensi pedagogik. sosial. Kamus Bahasa Indonesia – Inggris. seni. Kamus Bahasa Daerah. Buku Panduan Pendidik Buku panduan pendidik adalah buku yang akan memperkaya dan membantu dalam upaya peningkatan kompetensi dasar para pendidik. dan budaya secara dalam dan luas.  Jilid Cetak Cover : Jahit Benang/Perfect Binding : Minimal satu warna 2) Kamus Bahasa Inggris – Indonesia.  Ukuran Buku : A4/A5/B5  Jumlah Halaman : Minimal 48 halaman  Bahan Cover : Art Paper 210 gr di UV Varnish  Bahan Isi : Minimal HVS 70 gram  Jilid : Jahit Benang/Perfect Binding  Cetak Cover : Minimal satu warna  Cetak Isi : Minimal satu warna c. teknologi. dan professional. Spesifikasi Materi Buku Referensi Materi/Isi dan penyajiannya dapat digunakan untuk memperoleh informasi dasar sebagai rujukan dalam meningkatkan pemahaman tentang ilmu pengetahuan. a) Spesifikasi Fisik 1) Ukuran Buku 2) Jumlah Halaman 3) Bahan Cover 4) 5) 6) 7) Bahan Isi Jilid Cetak Cover Cetak Isi : A4/A5/B5 : Minimal 48 : Minimal Art Carton 210 gram di UV Varnish : Minimal HVS 70 gram : Jahit Kawat/Perfect Binding/Benang : Full Color : Minimal satu warna b) Spesifikasi Materi Materi/isi dan penyajiannya dapat digunakan sebagai panduan bagi pendidik dalam mengajarkan materi pelajaran dan memperkaya wawasan pendidik dengan materi-materi yang esensial dan sesuai dengan perkembangan terkini (up to date) terkait dengan pengembangan kompetensi pendidik.

(lima puluh juta rupiah). Fisika Peralatan Fisika terdiri dari kit mekanika. kit optik. dan charta. dana tersebut sudah termasuk biaya pengiriman sampai sekolah. 2) Prioritas kedua sekolah yang sudah memiliki ruang laboratorium IPA dan memiliki alat IPA tetapi belum lengkap untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM). 3) Penyedia barang harus melengkapi surat dukungan dari pabrikan/ produsen di atas materai Rp. 50.000. Persyaratan Umum Pengadaan peralatan laboratorium IPA untuk pemenuhan kebutuhan peralatan laboratorium IPA SMP dengan beberapa persyaratan sebagai berikut: a. Persyaratan penerima 1) Prioritas pertama sekolah sudah memiliki ruang laboratorium IPA dan belum memiliki alat. Peralatan IPA yang diadakan melalui DAK tahun 2010 meliputi : a. PENGADAAN PERALATAN PENDIDIKAN A. harus diupayakan ketersedian peralatan laboratorium IPA dengan mutu yang baik dan dalam jumlah yang cukup di sekolah.. alat umum. 7 . pembelajaran IPA harus secara proporsional mengembangkan kemampuan deklaratif dan kemampuan prosedural maka fungsi laboratorium tidak hanya sekedar untuk kegiatan praktikum saja tetapi merupakan bagian dari kegiatan pembelajaran IPA. b. 2) Tim Pengadaan Alat Pendidikan harus mengangkat tim teknis yang menguasai dan memahami teknis dan fungsi peralatan dalam pembelajaran IPA.II. kit panas dan hidrostatika. Paket peralatan laboratorium IPA SMP Besaran dana DAK untuk pengadaan peralatan laboratorium IPA SMP tahun 2010 per paket per sekolah sebesar maksimum Rp. Tim teknis bertugas terutama menilai fungsi dan kualitas alat IPA.000. mikroskop. Persyaratan pengadaan 1) Pengadaan peralatan laboratorium IPA mengacu pada ketentuan yang berlaku. b. model. Peralatan Laboratorium IPA SMP Sesuai dengan tuntutan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). 2. Biologi Peralatan biologi terdiri dari. kit listrik dan magnet. Dengan dana tersebut peralatan laboratorium IPA yang diadakan merupakan salah satu upaya pemenuhan standar pelayanan minimum pembelajaran IPA yang mengacu pada Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). 6. pelatihan dan pajak-pajak yang berlaku.000.yang ditujukan khusus untuk keperluan pengadaan alat DAK ini.. Untuk itu. bahan. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan peralatan laboratorium IPA SMP pemerintah membantu penyediaannya dengan mempertimbangkan persyaratan sebagai berikut: 1. serta alat penunjang.

3. Karakteristik tersebut dirumuskan dengan melihat dua aspek utama. kelengkapan alat. Garansi berlaku sejak barang diserah terimakan. a. membaca. Persyaratan Teknis Setiap alat IPA diharapkan memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. prisma. serta tuntutan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) IPA SMP. spesifikasi minimal dan jumlah minimal peralatan laboratorium IPA SMP yang diadakan selengkapnya dapat dilihat dalam angka II. dengan mempertimbangkan: ukuran. jenis alat minimal. yakni kemampuan memahami dan/atau menghasilkan teks lisan dan/atau tulis yang direalisasikan dalam empat keterampilan berbahasa. fungsi. dan bahan/ material. menunjukkan gejala sesuai dengan konsep. 5) Penyedia barang harus mentransfer pengetahuan tentang bagaimana penggunaan peralatan kepada minimal 2(dua) orang guru dari sekolah penerima barang selama minimal 2 x 8 jam. Aspek khusus berupa spesifikasi masing-masing komponen peralatan laboratorium IPA yang sesuai dengan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). mudah perawatan. lensa dan lain-lain. Berdasarkan pendekatan ini. Aspek umum yang harus dipenuhi dalam setiap peralatan laboratorium IPA adalah sebagai berikut. keamanan penggunaan. dan menulis. Daftar nama.A. tujuan pembelajaran bahasa Inggris di SMP adalah mengembangkan kemampuan berwacana. Peralatan Laboratorium Bahasa Berdasarkan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) menyatakan bahwa pembelajaran keempat keterampilan dalam berbahasa Inggris dilakukan secara terpadu dengan menerapkan pendekatan komunikatif. 1) Setiap alat yang dibeli merupakan alat baru 2) Tanpa kerusakan atau cacat 3) Peralatan harus aman terhadap pemakai dan peralatan itu sendiri 4) Setiap alat terdapat identitas permanen (lambang/merk) dari produsen kecuali yang secara teknis sulit misalnya bendanya terlalu kecil. berbicara.4) Penyedia barang harus dapat memberikan surat garansi purna jual selama 12 bulan untuk kerusakan alat yang bukan disebabkan oleh kelalaian pemakaian dan menjamin ketersediaan suku cadang peralatan selama 5 tahun dengan surat jaminan dari pabrikan/produsen. dapat mengukur apa yang akan diukur. pembelajaran bahasa Inggris yang efektif adalah pembelajaran yang 8 . yaitu aspek umum dan aspek khusus dengan mempertimbangkan nilai edukatif. bahan. mudah digunakan/dirakit. B. b. dan memiliki kompatibilitas (kesesuaian dan dapat dirakit dengan alat lain). yaitu mendengarkan.

sekolah perlu difasilitasi dengan pengadaan alat laboratorium bahasa yang dapat memfasilitasi pembelajaran keempat keterampilan berbahasa secara terpadu. information gap. Sehubungan dengan adanya inovasi dalam bentuk sumber-sumber pembelajaran tersebut. dan writing) dilakukan secara terintegrasi. permainan. sumber-sumber pembelajaran bahasa Inggris sudah tidak lagi hanya berbentuk bahan-bahan cetak seperti buku siswa. memfasilitasi dilaksanakannya e-learning yang saat ini kita kembangkan. 9 . dan bahkan sangat banyak yang tersedia on-line dalam internet yang di-update setiap saat sesuai dengan perkembangan sains dan teknologi. dan menggunakan bahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan siswa. termasuk sumber-sumber belajar yang tersedia on-line. CD-ROM.(seratus lima puluh juta rupiah). role play. 19 tahun 2005 tentang SNP. CDROM. Pada era ini.melibatkan aktivitas-aktivitas yang menjadikan peserta didik melakukan komunikasi yang riil (real communication). instalasi dan pelatihan di sekolah serta pajak-pajak yang berlaku. pembelajaran bahasa Inggris dengan berbagai sumber. TIDAK secara terpisah-pisah. melakukan kegiatan-kegiatan berbahasa yang bermakna. VCD. dilakukannya aktivitas berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara bermakna. pembelajaran keempat keterampilan berbahasa (listening. information sharing. proses pembelajaran pun terjadi inovasi – dari siswa sekedar berinteraksi dengan bahan-bahan cetak bergeser ke interaksi dengan bahan-bahan cetak ditambah dengan bahan-bahan yang tersedia dalam kaset.. Ada dua jenis lab bahasa yang dapat dipilih: a) Lab Bahasa Berbasis Komputer b) Lab Bahasa Sistem Digital Multimedia (penjelasan dari masing-masing lab itu akan ditentukan dalam penjelasan di bawah ini). dana tersebut sudah termasuk biaya pengiriman sampai sekolah. DVD. VCD. reading. DVD. Salah satu prinsipnya adalah ‘belajar bahasa Inggris melalui menggunakan bahasa Inggris’ sebanyakbanyaknya.000. Sebagai salah satu upaya untuk memenuhi standar proses pendidikan sebagaimana diamanatkan pada PP No. dan internet. dan sebagainya baik di ruang kelas maupun di laboratorium bahasa. Peralatan laboratorium Bahasa yang diadakan tersebut merupakan salah satu upaya pemenuhan standar pelayanan minimal pembelajaran bahasa sesuai dengan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). 150. lembar kerja siswa. 1. CD. mengembangkan autonomous learning yang merupakan kecakapan hidup yang penting. dan buku-buku referensi tetapi banyak sekali yang berbentuk kaset. Peserta didik diberi kesempatan sebanyak-banyaknya untuk menggunakan bahasa Inggris melalui berbagai aktivitas di kelas seperti interaksi.000. Paket peralatan laboratorium Bahasa SMP Besaran dana DAK untuk pengadaan peralatan laboratorium Bahasa SMP tahun 2010 per paket per sekolah sebesar maksimum Rp. Selain itu. speaking.

asalkan memenuhi persyaratan-persyaratan teknis yang ditentukan di Petunjuk Teknis ini. selain menyimpan arus listrik juga untuk menstabilkan tegangan listrik apabila terjadi turun atau naiknya tegangan listrik dari sumber listrik. LCD projector (1 unit) Komputer Client (18 unit). komunikasi data. instalasi jaringan (1 paket). dengan master pengendali terdiri atas 1 set PC pengendali utama. Aplikasi merupakan produk lokal bukan terjemahan atau rekayasa dari produk negara lain dan sudah terdaftar HAKI 1) 2) LAB BAHASA SISTEM DIGITAL MULTIMEDIA Peralatan laboraturium bahasa harus sesuai dengan kondisi atau iklim tropis. Hardware: komputer client (18 unit). dan tidak memerlukan kondisi khusus atau perlakuan khusus. Minimal a) Laboratorium bahasa menampung 36 siswa. Teknologi ini dipakai untuk memudahkan sekolah dalam melakukan pemeliharaan laboratorium. digunakan apabila guru akan melakukan diskusi dengan siswa yang harus diperhatikan secara bersamaan LCD projector akan terhubung dengan komputer server. Software: aplikasi pendukung pembelajaran bahasa client-server (dapat beroperasi dengan baik dengan menggunakan topologi jaringan nirkabel). 2) Komputer server (1 unit). digunakan untuk menghubungkan seluruh komputer baik client maupun server. LAB BAHASA BERBASIS KOMPUTER Peralatan laboratorium Bahasa berbasis komputer mencakup: a. b. 1) Aplikasi yang tidak hanya berfungsi sebagai pendukung pembelajaran bahasa tetapi juga pendukung pembelajaran lainnya. monitor 19 10 . kontrol PC jarak jauh. digunakan oleh siswa dimana satu set PC akan dipakai oleh 2 orang siswa secara bersamaan sehingga dalam satu kali pembelajaran dapat digunakan oleh 32 orang siswa (setiap PC memiliki 2 headset). komputer server (1 unit).Setiap sekolah berhak menentukan pilihan jenis labnya. 5) LCD projector (1 unit). digunakan oleh guru untuk mengatur seluruh komputer client 3) Installasi jaringan (1 paket). file transfer. Teknologi yang digunakan adalah wireless (tanpa kabel). komunikasi suara. 4) UPS (10 unit). ups (uninterruptible power supply) (10 unit). Masing-masing UPS akan dibebani oleh 2 set PC beserta monitornya. digunakan untuk menyimpan arus listrik apabila arus listrik dari sumber listrik mengalami gangguan. Aplikasi harus mempunyai fitur untuk chatting. assesment/tes dan kuis. video streaming.

b. bersedia menambah daya listrik sehingga memadai untuk mengoperasikan laboratorium dan/atau peralatan Laboratorium Bahasa. 1(satu) meja komputer ukuran 1 biro dan 1(satu) buah kursi untuk guru. 1 set sistem rangkaian distributor audio 36 channel. dibuktikan dengan analisis perkiraan daya listrik kebutuhan keseluruhan (Lab Bahasa Berbasis Komputer minimal membutuhkan daya sekitar 3500 VA sedangkan Lab Bahasa Digital Multimedia sekitar 1000 VA) 3) Khusus untuk sekolah yang memilih Lab Bahasa Berbasis Komputer: Sekolah bersedia menyediakan meubelair yang terdiri atas meja komputer dan kursi untuk siswa sebanyak yang diperlukan. 1 set tape deck stereo dan 1 set speaker room amplifier. switch ON – OFF microphone. dan tombol soft touch manual. Monitor Call/ Guru dapat memonitor siswa pada semua program kegiatan yang dijalankan. 1 set DVD Player. Random (acak) siswa satu ke siswa lanilla secara bebas. 1 tape recorder lab bahasa mini dan alat pengendali minimal tombol call komunikasi siswa-guru. Di samping itu ruang laboraturium dilengkapi 1 set sistem pendingin (AC – Split). Individual/privat antara guru dan siswa 2. All Call (seluruh siswa) 5. 1 set LCD Projector. 2) Sekolah memiliki daya listrik yang mencukupi atau bila tidak. serta dilengkapi console pengendali manual/digital dengan soft touch. c) Sistem pengendali fungsi pembelajaran berbasis grafis bisa dibuat menggunakan bahasa pemrograman berbasis grafis. Grouping (4 siswa satu group) 4. satu headset (terdiri atas headphone dan microphone). 1 set interface (antar muka). kendali volume digital/remote headphone). b) Sistem pengendalian fungsi pembelajaran berbasis grafis yang ditampilkan di layar monitor master dan siswa. 1 amplifier. 11 . Pairing (berpasangan dua – dua) 3. Persyaratan pengadaan 1) Pengadaan peralatan laboratorium bahasa mengacu pada ketentuan yang berlaku. 6. Fungsi hubungan guru siswa minimal 6 fungsi utama yaitu : 1.inch. Keseluruhan program dikendalikan oleh guru melalui program komputer. Di samping itu disediakan 4(empat) buah komputer untuk self access student. Masing – masing siswa menempati satu booth yang dilengkapi minimal 1 set LCD monitor 15 inch. Persyaratan umum penerima 1) Sekolah sudah memiliki ruangan yang akan dipakai sebagai lab bahasa minimal luas 54 m2 tetapi belum memiliki peralatan laboratorium bahasa. 2. Persyaratan Umum Pengadaan peralatan laboratorium Bahasa untuk pemenuhan kebutuhan peralatan laboratorium Bahasa SMP dengan beberapa persyaratan sebagai berikut: a. switch ON – OFF power.

Aspek umum yang harus ada dalam setiap peralatan laboratorium bahasa adalah sebagai berikut. dan kualitas minimum yang harus terkandung di dalam suatu alat laboratorium bahasa. 5) Penyedia barang harus melakukan instalasi (pemasangan) seluruh peralatan lab bahasa sampai peralatan berfungsi dengan baik.2) Tim Pengadaan Alat Lab Bahasa harus mengangkat tim teknis yang menguasai dan memahami teknis dan fungsi peralatan dalam pembelajaran bahasa. 1) 2) 3) 4) Setiap alat yang dibeli merupakan alat baru Tampilan visual menarik. perakitan. dan memiliki kompatibilitas (kesesuaian dan dapat dirakit dengan alat lain). Standar yang dimaksud meliputi persyaratan. kemudahan dalam penggunaan. yaitu aspek umum dan aspek khusus dengan mempertimbangkan nilai edukatif. Aspek Khusus merupakan karakteristik spesifik masing-masing komponen peralatan laboratorium bahasa yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta dengan mempertimbangkan kesesuaian fungsi. 4) Penyedia barang harus dapat memberikan garansi purna jual selama 12 bulan untuk kerusakan alat yang bukan disebabkan oleh kelalaian pemakaian dan menjamin ketersediaan suku cadang peralatan selama 5 tahun dari pabrikan atau produsen. jenis alat. jumlah minimal. ketersediaan suku cadang.000. dan kokoh Tanpa kerusakan atau cacat Peralatan harus aman terhadap pemakai dan peralatan itu sendiri 5) Setiap peralatan harus dijamin kualitasnya berupa garansi dari produsen 6) Setiap alat terdapat identitas permanen (lambang/merk) dari produsen. b. kelengkapan. karakteristik. 6) Penyedia software harus mentransfer pengetahuan tentang penggunaan setiap modul yang ada minimal kepada 2 (dua) orang guru dari sekolah penerima. Standar tersebut dirumuskan dengan melihat dua aspek utama. dan spesifikasi 12 . perkembangan metodologi pembelajaran bahasa. Tim teknis bertugas terutama menilai fungsi dan kualitas peralatan Lab Bahasa. 6. keamanan penggunaan. a. kehandalan.yang ditujukan khusus untuk keperluan pengadaan alat DAK ini. kuat. Garansi berlaku sejak barang diserah terimakan. Persyaratan Teknis Setiap alat laboratorium bahasa diharapkan memenuhi standar berdasarkan kebutuhan (siswa dan guru). dan bahan/material.. 3. serta tuntutan Standar isi mata pelajaran bahasa Inggris 2006 SMP. Daftar nama. dan perawatan. Standar-standar dimaksud tertuang dalam sebuah gambar teknis yang disebut spesifikasi. 3) Penyedia barang harus melengkapi surat dukungan dari pabrikan/produsen di atas materai Rp.

. pemahaman guru akan peralatatan pembelajaran tidak sama. sehingga sebagian besar alat tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal. mengingat bahwa: 1. salah satunya melalui pengembangan peralatan pembelajaran matematika dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran. model papan berpaku dan model pecahan. jangka. bahkan masih ada guru yang belum dapat memanfaatkannya. model bangun ruang sisi lengkung. model segitiga. Dengan dana tersebut peralatan pembelajaran matematika yang diadakan merupakan salah satu upaya pemenuhan standar pelayanan minimal pembelajaran matematika yang mengacu pada Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Peralatan matematika yang diadakan melalui DAK tahun 2010 ini meliputi: blok logika. kemampuan atau keterampilan guru menggunakan peralatan tidak sama. Peralatan Matematika Berdasarkan hasil pengamatan terhadap aktivitas riil di lapangan. 3.B. model mistar hitung. busur derajat. tanpa diimbangi pengalaman kongkrit dan hands on activity. Beberapa penyebab pelaksanaan pembelajaran yang kurang menarik tersebut antara lain adalah bahwa pembelajaran matematika di sekolah: (a) lebih menekankan pada aspek kognitif dengan menggunakan hafalan dalam upaya menguasai matematika. model lingkaran. model luas segitiga. kegiatan pembelajaran di sekolah pada umumnya cenderung monoton dan tidak menarik. Paket peralatan pembelajaran matematika Besaran dana DAK untuk pengadaan peralatan pembelajaran matematika SMP tahun 2010 per paket per sekolah sebesar maksimum Rp. Dana tersebut sudah termasuk biaya pengiriman sampai sekolah.000. Namun perlu dipahami bahwa peralatan yang baik dan lengkap tidak serta merta dapat meningkatkan mutu pembelajaran. seperti eksplorasi dan investigasi. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan peralatan pembelajaran matematika SMP sesuai dengan tuntutan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) pemerintah membantu penyediaannya melalui DAK Pendidikan SMP 2010 dengan mempertimbangkan persyaratan sebagai berikut: 1. model luas lingkaran. peralatan matematika pabrikan terkadang tidak dilengkapi dengan Buku Pedoman Penggunaan. penggaris panjang. C.minimal peralatan laboratorium Bahasa SMP yang diadakan selengkapnya dapat dilihat dalam angka II. model volum kubus. dan pajak-pajak yang berlaku. 13 . model bangun ruang sisi datar. bukan mengembangkan keterampilan-keterampilan. 5. Untuk itu harus diupayakan ketersediaaan peralatan pembelajaran matematika yang baik dengan jumlah yang cukup di sekolah. penggaris segitiga. (b) mengembangkan aktualisasi konsep. model Pythagoras. Kinerja pembelajaran sebagaimana uraian tersebut perlu ditindaklanjuti. (c) belum banyak mengembangkan kemampuan melakukan pembuktian atau pengujian. model peluang. 2.000. model bangun datar.(lima juta rupiah).

Garansi berlaku sejak barang diserah terimakan. olah raga dan kesehatani teknis yang disebut spesifikasi. keamanan penggunaan. a. sesuai dengan konsep. dengan mempertimbangkan: ukuran.2. Persyaratan Teknis Setiap alat matematika diharapkan memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kebutuhan dimaksud tertuang dalam diskrPendidikan jasmani. b. b. 2) Tim Pengadaan Alat Pendidikan harus mengangkat tim teknis yang menguasai dan memahami teknis dan fungsi peralatan dalam pembelajaran matematika. Tim teknis bertugas terutama menilai fungsi dan kualitas peralatan matematika. Aspek khusus berupa spesifikasi masing-masing komponen peralatan Peralatan Matematika yang sesuai dengan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). 1) Setiap alat yang dibeli merupakan alat baru 2) Tanpa kerusakan atau cacat 3) Peralatan harus aman terhadap pemakai dan peralatan itu sendiri 4) Setiap alat terdapat identitas permanen (lambang/merk) dari produsen kecuali secara teknis sulit. bahan. 2) Prioritas kedua adalah sekolah yang sudah memiliki peralatan matematika tetapi belum lengkap untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). yaitu aspek umum dan aspek khusus dengan mempertimbangkan nilai edukatif. Karakteristik tersebut dirumuskan dengan melihat dua aspek utama. mudah digunakan/dirakit. Persyaratan penerima 1) Prioritas pertama adalah sekolah yang belum memiliki peralatan matematika. fungsi. kelengkapan alat. 3) Penyedia barang harus melengkapi surat dukungan dari pabrikan/produsen di atas materai Rp. Aspek umum yang harus ada dalam setiap peralatan pembelajaran matematika adalah sebagai berikut. dan bahan/ material. Persyaratan Umum Pengadaan peralatan pembelajaran matematika untuk pemenuhan kebutuhan peralatan pembelajaran matematika SMP dengan beberapa persyaratan sebagai berikut : a.yang ditujukan khusus untuk keperluan pengadaan alat DAK ini. 4) Penyedia barang harus dapat memberikan surat garansi purna jual selama 12 bulan untuk kerusakan alat yang bukan disebabkan oleh kelalaian pemakaian dan menjamin ketersediaan suku cadang peralatan selama 5 tahun dengan surat jaminan dari pabrikan/ produsen.000. dan memiliki kompatibilitas (kesesuaian dan 14 . Persyaratan pengadaan 1) Pengadaan peralatan pembelajaran matematika mengacu pada ketentuan yang berlaku. 6. 3. mudah perawatan.. serta tuntutan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Matematika SMP.

atlas. dan spesimen batuan. Tidak tersedianya alat bantu pembelajaran tersebut akan mengakibatkan terhambatnya proses pembelajaran. pembelajaran IPS memerlukan alat bantu pembelajaran diantaranya berupa buku. globe. Tim Pengadaan Alat Pendidikan harus mengangkat tim teknis yang menguasai dan memahami teknis dan fungsi peralatan dalam pembelajaran IPS. Untuk itu. D.000. jenis alat minimal. kompas. internet. Peralatan IPS Sesuai dengan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). charta. Prioritas kedua adalah sekolah yang sudah memiliki peralatan IPS tetapi belum lengkap untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Prioritas pertama adalah sekolah yang belum memiliki peralatan IPS. dan lingkungan. peta. Daftar nama.. b. Persyaratan Umum Pengadaan peralatan IPS untuk pemenuhan kebutuhan peralatan IPS SMP dengan beberapa persyaratan sebagai berikut: a. tempat. Peralatan IPS yang diadakan melalui DAK tahun 2010 ini meliputi: Peta. media masa. Paket Peralatan IPS SMP Besaran dana DAK untuk pengadaan peralatan IPS SMP tahun 2010 per paket per sekolah adalah sebesar maksimum Rp. ruang lingkup mata pelajaran IPS antara lain meliputi aspek-aspek manusia.000. Pengadaan peralatan IPS mengacu pada ketentuan yang berlaku. harus diupayakan ketersedian peralatan IPS dengan mutu yang baik dan dalam jumlah yang cukup di sekolah. globe. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan peralatan IPS SMP pemerintah membantu penyediaannya dengan DAK Pendidikan tahun 2010 mempertimbangkan persyaratan sebagai berikut: 1. 15 . Dengan kata lain alat bantu pembelajaran IPS sangat diperlukan dalam pembelajaran IPS. Persyaratan pengadaan 1). 10. 2).dapat dirakit dengan alat lain). Dengan dana tersebut peralatan pembelajaran IPS yang diadakan merupakan salah satu upaya pemenuhan standar pelayanan minimal pembelajaran IPS yang mengacu pada Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). charta dan yang lainnya. 2.C. Berdasarkan ruang lingkup tersebut.(sepuluh juta rupiah). waktu. Ketersediaan alat bantu dapat mendekatkan siswa pada aspek-aspek dalam ruang lingkup pelajaran IPS. Persyaratan penerima 1). dana tersebut sudah termasuk biaya pengiriman sampai sekolah dan pajak-pajak yang berlaku. 2). Tim teknis bertugas terutama menilai fungsi dan kualitas peralatan IPS. spesifikasi minimal dan jumlah minimal peralatan Matematika SMP yang diadakan selengkapnya dapat dilihat dalam angka II.

Peralatan harus aman terhadap pemakai dan peralatan itu sendiri 4). Tanpa kerusakan atau cacat 3). aspek budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni. yaitu aspek umum dan aspek khusus dengan mempertimbangkan nilai edukatif. spesifikasi minimal dan jumlah minimal peralatan IPS SMP yang diadakan selengkapnya dapat dilihat dalam angka II. 6. dan bahan/ material.3). a. Peralatan Kesenian Muatan seni budaya sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan tidak hanya terdapat dalam satu mata pelajaran karena budaya itu sendiri meliputi segala aspek kehidupan. b.D. Aspek khusus berupa spesifikasi masing-masing komponen peralatan Peralatan IPS yang sesuai dengan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Persyaratan Teknis Setiap peralatan IPS diharapkan memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Daftar nama. Kebutuhan dimaksud tertuang dalam diskripsi teknis yang disebut spesifikasi. mudah perawatan.000. dan memiliki kompatibilitas (kesesuaian dan dapat dirakit dengan alat lain). E. fungsi. serta tuntutan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) IPS. Karena itu. jenis alat minimal. Setiap alat terdapat identitas permanen (lambang/merk) dari produsen/ penerbit. Setiap alat yang dibeli merupakan alat baru 2). 4). dengan mempertimbangkan: ukuran. 3. Penyedia barang harus melengkapi surat dukungan dari pabrikan/produsen/penerbit di atas materai Rp. kelengkapan alat. mata pelajaran Seni Budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya. bahan. Dalam mata pelajaran Seni Budaya. 1). Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan diberikan di sekolah karena keunikan. Penyedia barang harus dapat memberikan surat garansi purna jual selama 12 bulan untuk kerusakan alat yang bukan disebabkan oleh kelalaian pemakaian atau terhadap kesalahan cetak dan menjamin ketersediaan suku cadang peralatan selama 5 tahun dari pabrikan/produsen. Aspek umum yang harus ada dalam setiap peralatan IPS adalah sebagai berikut. mudah digunakan/ dirakit. dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik. keamanan penggunaan. kebenaran isi. Karakteristik tersebut dirumuskan dengan melihat dua aspek utama.yang ditujukan khusus untuk keperluan pengadaan alat DAK ini. Garansi berlaku sejak barang diserah terimakan. yang terletak pada pemberian pengalaman 16 . kebermaknaan.

20. Keyboard portable. Paket peralatan Seni Budaya/ Kesenian SMP Besaran dana DAK untuk pengadaan peralatan Seni Budaya/ Kesenian SMP tahun 2010 per paket per sekolah adalah sebesar maksimum Rp. musikal. evaluasi).000. gerak. musik. apresiasi. Seni Rupa 17 . Bidang seni rupa. Pendidikan Seni Budaya memiliki sifat multilingual. Dalam pendidikan seni budaya. Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai multikecerdasan yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal. proses. dan kecerdasan emosional. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan peralatan IPS SMP pemerintah membantu penyediaannya dengan mempertimbangkan persyaratan sebagai berikut: 1.” “belajar melalui seni” dan “belajar tentang seni. Sifat multikultural mengandung makna pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam budaya Nusantara dan mancanegara. naturalis serta kecerdasan adversitas. Hal ini merupakan wujud pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk. interpersonal. prinsip. logik matematik. Multilingual bermakna pengembangan kemampuan mengekspresi-kan diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media seperti bahasa rupa. pemahaman. kinestetika. dan etika. Seni Musik Peralatan Seni Musik terdiri dari. Multidimensional bermakna pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan. visual spasial. aktivitas berkesenian harus menampung kekhasan tersebut yang tertuang dalam pemberian pengalaman mengembangkan konsepsi. tari. Untuk itu. peran dan berbagai perpaduannya. apresiasi. dan pajak-pajak yang berlaku. kecerdasan kreativitas. kecerdasan spiritual dan moral. harus diupayakan ketersedian peralatan Seni Budaya/ Kesenian dengan mutu yang baik dan dalam jumlah yang cukup di sekolah. dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika.estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi/berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan: “belajar dengan seni. linguistik.000.” Peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. Semua ini diperoleh melalui upaya eksplorasi elemen. analisis. Peralatan Seni Budaya/ Kesenian yang diadakan melalui DAK tahun 2010 mencakup materi: a. b. dan teater memiliki kekhasan tersendiri sesuai dengan kaidah keilmuan masing-masing.. dana tersebut sudah termasuk biaya pengiriman sampai sekolah. Stand Keyboard. multidimensional. Guitar. Dengan dana tersebut peralatan Seni Budaya/ Kesenian yang diadakan merupakan salah satu upaya pemenuhan standar pelayanan minimal yang mengacu pada Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). dan kreasi. logika. dan multikultural.(dua puluh juta rupiah). bunyi. dan teknik berkarya dalam konteks budaya masyarakat yang beragam.

000. 2). 4). Gergaji triplek. Persyaratan penerima 1). dan bahan/material.yang ditujukan khusus untuk keperluan pengadaan alat DAK ini. Tim Pengadaan Alat Pendidikan harus mengangkat tim teknis yang menguasai dan memahami teknis dan fungsi peralatan dalam pembelajaran Seni Budaya/kesenian. 2. Peralatan harus aman terhadap pemakai dan peralatan itu sendiri 18 . Meja putar.Peralatan Seni Rupa terdiri dari. Karving Knife. Persyaratan pengadaan 1). Penyedia barang harus dapat memberikan garansi purna jual selama 12 bulan untuk kerusakan alat yang bukan disebabkan oleh kelalaian pemakaian dan menjamin ketersediaan suku cadang peralatan selama 5 tahun dari pabrikan/produsen/agen resmi. Cat Air. 3). b. serta tuntutan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Seni Budaya SMP. Prioritas pertama. Garansi berlaku sejak barang diserah terimakan. Prioritas kedua. Karakteristik tersebut dirumuskan dengan melihat dua aspek utama. Palet. Tanpa kerusakan atau cacat 3). keamanan penggunaan. memiliki alat Seni 2). Pastel/ Pentel Oil. Persyaratan Umum Pengadaan peralatan Seni Budaya/ Kesenian untuk pemenuhan kebutuhan SMP dengan beberapa persyaratan sebagai berikut: a. sekolah yang sudah memiliki alat Seni Budaya/ Kesenian tetapi belum lengkap untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penyedia barang harus melengkapi surat dukungan dari pabrikan/produsen/Agen resmi di atas materai Rp. Persyaratan Teknis Setiap alat seni budaya/kesenian diharapkan memenuhi kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Aspek umum yang harus ada dalam setiap peralatan Seni Budaya/ Kesenian adalah sebagai berikut. a. 1 set Kuas. Setiap alat yang dibeli merupakan alat baru 2). 3. Tim teknis bertugas terutama menilai fungsi dan kualitas peralatan Seni Budaya. Meja putar. Pengadaan peralatan Seni budaya/kesenian mengacu pada ketentuan yang berlaku. sekolah yang belum Budaya/ Kesenian. 1). pemotong sterofom. 6. Kebutuhan dimaksud tertuang dalam sebuah diskrips teknis yang disebut spesifikasi. Hair driyer. yaitu aspek umum dan aspek khusus dengan mempertimbangkan nilai edukatif.

E. Aktivitas pengembangan (kebugaran jasmani) c. Oleh karena itu pemerintah membantu penyediaannya dengan mempertimbangkan persyaratan sebagai berikut: 1. b. Permainan bola kecil (bulu tangkis.. Aktivitas ritmik (senam irama) e. Aktivitas di air (renang) g. dan afektif.Peralatan pendidikan jasmani. pembelajaran Pendidikan Jasmani. Budaya hidup sehat (kesehatan) 19 . lempar) 4). 20. F. bahan. Daftar nama. mudah digunakan/ dirakit. b. dan olahraga 1).(duapuluh juta rupiah). tenis. futsal.4). Permainan bola besar (bola kaki. olahraga dan kesehatan yang diadakan melalui DAK tahun 2010 mencakup materi: a. tenis meja.000. bola voli.000. dan bola tangan) 3). Olahraga dan Kesehatan Sesuai dengan tuntutan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). dan bola basket) 2). Paket peralatan pendidikan jasmani dan olahraga SMP Besaran dana DAK untuk pengadaan peralatan pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan tahun 2010 per paket per sekolah adalah sebesar maksimum Rp. Beladiri (pencaksilat). Peralatan Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan harus secara proporsional mengembangkan kemampuan motorik. dana tersebut sudah termasuk biaya pengiriman sampai sekolah dan pajak-pajak yang berlaku. olahraga dan kesehatan. Aktivitas Uji diri (senam lantai) d. Setiap alat terdapat identitas permanen (lambang/merk) dari produsen. lompat. harus diupayakan ketersedian peralatan pendidikan jasmani. dan memiliki kompatibilitas (kesesuaian dan dapat dirakit dengan alat lain). Atletik (nomor lari. olahraga dan kesehatan yang diadakan merupakan salah satu upaya pemenuhan standar pelayanan minimal pendididkan jasmani. kemampuan kognitif. Untuk itu. kelengkapan alat. maka fungsi alat tidak hanya sekedar untuk kegiatan praktik saja tetapi merupakan bagian terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani. olahraga dan kesehatan dengan mutu yang baik dan dalam jumlah yang cukup di sekolah. Permainan. olahraga dan kesehatan yang mengacu pada Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). dengan mempertimbangkan: ukuran. Dengan dana tersebut peralatan pendidikan jasmani. spesifikasi minimal dan jumlah minimal peralatan Kesenian SMP yang diadakan selengkapnya dapat dilihat dalam angka II. soft ball. fungsi. mudah perawatan. Pendidikan luar kelas (outdor education) f. sesuai dengan konsep. jenis alat minimal. Aspek khusus berupa spesifikasi masing-masing komponen peralatan Peralatan IPS yang sesuai dengan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

serta tuntutan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) IPS SMP. 3). b. Tim Pengadaan Alat Pendidikan harus mengangkat tim teknis yang menguasai dan memahami teknis dan fungsi peralatan dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Persyaratan penerima 1). 6. Setiap peralatan harus dijamin kualitasnya berupa garansi dari pabrikan/ produsen/ agen . Garansi berlaku sejak barang diserah terimakan. Aspek umum yang harus ada dalam setiap peralatan pendidikan jasmani. Prioritas kedua. d. olahraga dan kesehatan 2). Karakteristik tersebut dirumuskan dengan melihat dua aspek utama. Tampilan visual menarik.. Pengadaan peralatan pendidikan jasmani. Tim teknis bertugas terutama menilai fungsi dan kualitas peralatan olah raga. Penyedia barang harus dapat memberikan garansi purna jual selama 12 bulan untuk kerusakan alat yang bukan disebabkan oleh kelalaian pemakaian dan menjamin ketersediaan suku cadang peralatan selama 5 tahun dari pabrikan/produsen agar resmi. 20 .2. Persyaratan Umum Untuk pemenuhan kebutuhan peralatan pendidikan jasmani. Kebutuhan dimaksud tertuang dalam sebuah diskripsi teknis yang disebut spesifikasi. e. Setiap alat yang dibeli merupakan alat baru. 3. olahraga dan kesehatan di SMP dengan beberapa persyaratan sebagai berikut: a. Peralatan harus aman terhadap pemakai dan peralatan itu sendiri. sekolah yang belum memiliki alat pendidikan jasmani. Penyedia barang harus melengkapi surat dukungan dari pabrikan/produsen di atas materai Rp. 4). olahraga dan kesehatan. b. dan kokoh. yaitu aspek umum dan aspek khusus dengan mempertimbangkan nilai edukatif. Tanpa kerusakan atau cacat. olahraga dan kesehatan tetapi belum lengkap untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). olahraga dan kesehatan adalah sebagai berikut: a. sekolah yang sudah memiliki alat pendidikan jasmani. Prioritas pertama. dan bahan/material. 2). c.yang ditujukan khusus untuk keperluan pengadaan alat DAK ini. kuat. Persyaratan pengadaan 1). Persyaratan Teknis Setiap alat IPS diharapkan memenuhi kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. olahraga dan kesehatan mengacu pada ketentuan yang berlaku.000. keamanan penggunaan.

Setiap alat terdapat identitas permanen (lambang/merk) dari produsen (kecuali yang secara teknis sulit misalnya bendanya terlalu kecil. kesesuaian bahan. mudah digunakan. lensa dan lain-lain). SPESIFIKASI TEKNIS Penggunaan DAK Bidang Pendidikan untuk SMP mengacu pada spesifikasi teknis sebagai berikut : 21 . jenis alat. dan spesifikasi minimal peralatan pendidikan jasmani. olahraga dan kesehatan yang sesuai dengan Permendiknas No 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dengan mempertimbangkan: kesesuaian ukuran. dan memiliki kompatibilitas. Aspek Khusus merupakan spesifik masing-masing komponen peralatan pendidikan jasmani. kelengkapan alat.f. fungsi.F. prisma. jumlah minimal. III. mudah perawatan. Daftar nama. olahraga dan kesehatan SMP yang diadakan selengkapnya dapat dilihat dalam spesifikasi teknis angka II.

Boks kit mudah dibersihkan. lubang 10 mm (+0. Pak isi 2 Bahan: Plastik ABS Ukuran: ± 185 x 36 x 35 mm. Kit Hidrostatika & Panas. alamat e-mail harus tertera dalam surat garansi dan surat jaminan. alamat. Dilengkapi dengan garansi dan jaminan purna jual dari produsen.6 mm dan ditempatkan dalam kotak boks kit yang kokoh yang warnanya sesuai jenis kit-nya. Terdapat 3 lubang sistem 4 mm pada permukaan dasar statif. no telp. Untuk ukuran lubang poros 10 mm. Kit Optika dan Kit Listrik & Magnet. lubang 4 mm (+ 0. Pak isi 2 Bahan: Plastik ABS Ukuran: Sekitar 50 x 30 x 36 mm.1). bagian landasan dilengkapi karet penahan kestabilan. Jumlah dan bentuk dudukan sesuai dengan komponen-komponen yang menempati. yakni Kit Mekanika.1). Seluruh komponen harus diberi identitas permanen nama/logo produsen kecuali yang sangat sulit. No. poros 10 mm (-0. dilengkapi pengunci yang kokoh. Di dalam Kit berisi banyak komponen yang cocok satu sama lain atau dapat digunakan bersama untuk bermacam-macam percobaan. tebal minimum 1.9 (-0. Kaki Statif. ukuran lubang poros 10 mm Dengan 3 buah mur kuningan yang ditanam dan 3 baut pengencang dari stainless steel yang tidak dapat dilepas dengan bagian ujungnya halus rata.1). Dasar Statif. FISIKA Alat-alat laboratorium IPA-Fisika disusun dalam 4 boks Kit. Lubang kompatibel dengan batang statif dan posisi lubang sama tinggi dengan lubang dasar statif. 1. Bagian bawah dilengkapi karet penahan kestabilan. Ketiga lubang kompatibel dengan batang statif dan khusus pada lubang untuk posisi batang vertikal terdapat 3 titik kontak.15). Seluruh komponen peralatan harus halus/tanpa ada permukaan tajam sehingga tak mudah melukai pemakai. Nama Alat dan Spesifikasi minimal KIT MEKANIKA Ukuran sistem lubang-poros 4 mm. Jumlah satuan Min.A. Komponenkomponen pada setiap kit ditempatkan pada suatu dudukan yang terbuat dari vacum plastik warna putih/abu-abu muda. Posisi lubang horizontal harus sama tinggi dengan lubang kaki statif. 2 pak 2. steaker 3. PERALATAN LABORATORIUM IPA SMP 1. 2 pak 22 .

batang 10 mm.No. Penunjuk Pasang. Pak isi 2 Bahan: Plastik ABS Ukuran: Sekitar 45 x 36 x 27 mm Lubang khusus dengan 3 titik kontak dan terdapat tempat untuk disisipi engsel dari Bidang miring dan dilengkapi lubang 4 mm.05 N sablon permanen.05 N.5 N Pembagian skala 0. tabung terbuat dari polycarbonate bening. Pegas terbuat dari baja pegas dan penggantung terbuat dari stainless steel. kompatibel dengan batang statif diameter 10 mm Tak rusak/pecah saat batang statif dimasukkan/dipasang dari samping. tebal min 1 mm. Kedua ujung batang diberi champers: 1 x 45°/Radius 1 mm 2 pak 6. 3. lebar sekitar 25 mm. tidak terlalu sulit untuk digeser-geser di sepanjang 2 pasang 23 . 2 pak 4. Dengan 1 buah mur kuningan yang ditanam dan 1 buah baut pengencang dari Stainless Steel tidak lepas Jumlah satuan Min. Batang Statif Pendek. dengan 4 mur/baut dari kuningan yang ditanam dan 4 baut/mur pengencang bentuk kupu-kupu. Pada saat diam tanpa beban penunjuk pada posisi 0. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Balok Pendukung. Batang Statif Panjang.5 x 20 x 19 mm. sepasang Bahan: Plastik ABS Ukuran: sekitar 62. Digunakan sebagai penyambung batang statif diameter 10 mm dengan cara menjepitnya 2 buah 7. Pak isi 2 Bahan: Stainless Steel (tidak tertarik magnet) Ukuran: Panjang 500 mm ± 2 mm. Pak isi 2 Bahan: Stainless Steel (tidak tertarik magnet) Ukuran: Panjang 250 mm ± 2 mm. setelah dibebani harus kembali ke posisi 0. Kedua ujung batang diberi champers: 1 x 45°/Radius 1 mm 2 pak 5. 2 buah 9. batang 10 mm. panjang sekitar 100 mm. toleransi pembacaan ± 0. Penyambung Batang statif Bahan: Plastik ABS. Penggaris Logam Bahan: Baja pegas tahan karat (steinless steel). bersifat elastis. dia. Neraca Pegas 1. 2 buah 8. dia. Ukuran: panjang 50 cm dengan ukuran skala cm dan mm dalam bentuk gravier/skala tidak mudah hilang. Baut/mur pengencang tidak dapat dilepas.

diameter luar dan kedalaman. 2 pak 12. Neraca Pegas 3. pak isi 3 Bahan: Plastik Polypropylene Berfungsi untuk penahan/penggantung misalnya neraca pegas. Saat kedua rahang berhimpit. panjang tali min.1 N. Tak rusak bila objek 2 pak 24 . Beban Pemberat 50 gr ± 0. Jumlah satuan Min. lengkap dengan kawat baja penggantung. dapat juga dirangkai dengan batang pengait. terdapat tulisan 25 gr permanen (injection). kompatibel dengan balok pendukung. Tali pada Roda Bahan: Tali Nylon. 2 pak 13. Pada saat diam tanpa beban penunjuk pada posisi 0. terdapat tulisan 50 g permanen. 4 mm.1 N sablon permanen. tuas dan steaker perangkai.2). tuas dan steaker perangkai. Pak isi 2 Pembagian skala 0. Nama Alat dan Spesifikasi minimal batang statif. Pak isi 6 Bahan: Zinc Alloy die casting. yang diberi spring hull terbuat dari baja pegas divernikel. Pegas terbuat dari baja pegas dan penggantung terbuat dari stainless steel. Sepanjang poros terdapat lubang dengan dia. Dilengkapi lubang untuk gantungan neraca pegas atau tali. digulung pada roda plastik. 2 pak 14. dasar statif dan lain-lain. Pak isi 6 Bahan: Plastik Polyacetal injection metal insert/Alumunium Alloy.2 gr. ketelitian 0. menunjukkan "0' dan tanpa celah 2 buah 15. Balok Aluminium Bahan: Aluminium pejal Ukuran: 18 x 18 x 57 mm (±0. Jepit Penahan. Beban Pemberat 25 gr ± 0. Sepanjang poros terdapat lubang dengan dia. digulung pada roda plastik Dia.05 mm Untuk pengukuran diameter dalam. setelah dibebani harus kembali ke posisi 0. Dilengkapi lubang untuk gantungan neraca pegas atau tali. Masing-masing beban dapat dirangkai satu dengan lainnya. dapat juga dirangkai dengan batang pengait. 10 meter 2 rol 11. Tali 1 mm.5 gr. 10. toleransi pembacaan ± 0. Masingmasing beban dapat dirangkai satu dengan lainnya.No.0 N. Jangka Sorong Bahan: Stainless Steel Ukuran: Panjang 150 mm. tabung terbuat dari polycarbonate bening. Lengkap dengan steker 4 mm. 2 buah 16. 4 mm.

Sisi lain dilengkapi steker berpegas dia 4 mm Pada tepi bidang katrol terdapat 2 pasang lubang sistem 4 mm dengan jarak antar lubang berseberangan 50 (± 0. Poros berpuli diameter 18 mm dengan celah "U" lengkap lubang melintang 4 mm yang kompatibel dengan batang perangkai. 17. pak isi 2 Bahan: Plastik ABS. Nama Alat dan Spesifikasi minimal dimasukkan lewat samping Jumlah satuan Min. Poros berpuli diameter 18 dengan celah "U" lengkap lubang melintang 4 mm yang kompatibel dengan batang perangkai. Pada tepi bidang katrol terdapat 3 pasang lubang sistem 4 mm dengan jarak antar lubang berseberangan 100 (± 0. diameter celah "V" 100 mm (±0. tebal bagian tepi 18 mm. dilengkapi spring hull divernikel 2 buah 20. Panjang lubang 18 mm (sesuai dengan tebal katrol). Panjang lubang 18 mm (sesuai dengan tebal katrol). Roda Katrol diameter 50 mm. tebal bagian tepi 18 mm. pak isi 2 Bahan: Plastik ABS. 4 mm. Poros kuningan dan pegas baja divernikel 2 pak 19. kedalaman 18 mm (0.+1).No.2).+1). Bahan: kuningan divernikel Ukuran: poros dia. diameter celah "V" 50mm (±0. Katrol dapat diputar bebas dengan gesekan rendah pada porosnya tanpa goyang. Katrol dapat diputar bebas dengan gesekan rendah pada porosnya tanpa goyang. pak isi 2 Berfungsi sebagai pengait beban saat dirakit dengan katrol dan lain-lain Bahan: kuningan divernikel. kedalaman 18 mm (0. ujung poros berlubang sistem 4 mm. poros/batang pemutar dan lain-lain. Steker 4 mm. panjang 38 mm (± 0. untuk memasang steker pemutar roda dan lain-lain. dilengkapi spring hull divernikel 2 pak 25 . dia. 2 pak 18.2) mm segaris dengan salah satu pasang lubang tepi (untuk memasang steker pemutar roda dan lain-lain).2) mm.2) mm dan 1 pasang lubang dengan jarak antar lubang 50 (± 0. Batang Pengait. Steker Poros Berfungsi sebagai poros untuk tuas. Poros kuningan dan pegas baja divernikel. diameter luar sekitar 108 mm. diameter luar sekitar 58 mm. Sisi lain dilengkapi steker berpegas dia 4 mm. ujung poros berlubang sistem 4 mm. 4 mm Ukuran: sekitar 60 x 26 x dia 4 mm.2). Roda Katrol diameter 100 mm.5) Steker 4 mm.

2) Ukuran: Panjang 42 mm (± 0. tebal 2 mm tebal dinding tengah 7. pasak panjang 7. pegas bertambah panjang 50 mm linier sampai beban 300 gram.1N / cm Bahan: Baja pegas tahan karat Panjang lingkaran pegas (tanpa beban) minimum 60 mm. 25. 5 mm (± 0. 2 buah Bahan: Plastik ABS. Setiap penambahan beban 50 gram.4). Pada bagian atas (pangkal) dibuat lingkaran dengan diameter sekitar 5 mm untuk menggantungkan pegas dan bagian bawah dibuat 2 buah 2 buah 2 pak 2 pak 26 .4) Steker 4 mm pada kedua ujungnya lengkap dengan spring hull divernikel 23. dilengkapi dengan 2 pasak pada kedua ujung sehingga 2 katrol yang dirangkai pada posisi sejajar.5 mm. Pegas Spiral. diameter 2 mm. 21.5 mm. Steker Perangkai. tinggi 7 mm. Dilengkapi skala pada kedua sisi dan angka 0 terdapat pada kedua ujung berlawanan. Dilengkapi pengatur keseimbangan dan penunjuk. Batang Perangkai. lebar 45 mm. 5 mm (± 0. dia. terdapat alur memanjang ditengah-tengah untuk menempatkan 2 katrol diameter 50 mm. 0. Engsel dapat disisipkan secara mudah pada Balok pendukung. Tuas Nama Alat dan Spesifikasi minimal Jumlah satuan Min. Dapat digunakan untuk menggantungkan Beban Pemberat 50 gr ataupun 25 gr. dia. tanpa alat bantu.5 mm Ukuran: Panjang 50 cm. pak isi 2 Berfungsi sebagai perangkai 2 katrol pada posisi horizontal. Bidang Miring Bahan: Aluminium dengan engsel dari plat baja yang diberi lubang dia. Terdapat angka 1-12 (terinjeksi langsung) pada kedua sisi dan berada di bawah setiap lubang 22. terdiri dari 24 lubang + 1 lubang tengah dengan jarak antarlubang 15 mm.No. pak isi 2 Berfungsi sebagai perangkai 2 katrol pada posisi vertikal. lurus dan kaku Ukuran: sekitar 375 x 20 x 5 mm (p x l x t). 4. Steker 4 mm pada kedua ujungnya lengkap dengan spring hull divernikel 24. Bahan: Kuningan divernikel. tebal bagian lubang poros 13 mm.2) Ukuran: Panjang 115 mm (± 0. beban dengan kereta Bahan: Kuningan divernikel.

Baterai mudah dipasang/diganti. sedangkan sisi yang lain diberi lubang dengan dia. tepi yang memanjang dichampers 3 mm x 45 0 2 buah 27. Ukuran kubus: 20 x 20 x 20 mm (± 0. kompatibel dengan rel presisi. Kubus Materi Terdiri dari 6 macam kubus pejal yang berbeda bahannya. Pada satu permukaan hanya satu bahan yang bergesekan. Nama Alat dan Spesifikasi minimal bentuk pengait untuk mencantolkan beban. Ukuran kereta sekitar 94 x 47 x 36 mm. Kuningan. motor listrik DC dengan sistem transmisi roda gigi dan saklar pengatur laju kereta. yaitu: Kayu.+1). Kereta Dinamika Kereta dari plastik/Aluminium dicat. 2 buah 30. 4 mm kedalaman 18 mm (0.7 mm dilengkapi 4 roda plastik ABS. Permukaan sisi panjang dilapisi oleh empat jenis bahan. Dilengkapi 2 lubang sistem 4 mm (depan dan atas). Sisi-sisi kubus harus siku-siku dan rata. Skala dan jarum ganda: dari skala 0 (nol) sampai 60 x 0. dilengkapi 4 roda plastik ABS. Posisi bibir roda tak boleh menonjol keluar dari badan kereta. belakang dan depan terdapat lubang sistem 4 mm. Satu tombol berfungsi untuk start. Laju kereta 2 jenis: sekitar 10 dan 20 cm/s. tebal dinding min 1. stop dan reset (kembali ke "0"). 2 buah baterai AA size (1. Terdapat penghenti putaran lebih. plastik dan kaca dengan tebal sekitar 3 mm. dengan toleransi (±0. Posisi bibir roda tak boleh menonjol keluar dari badan kereta. ukuran: sekitar 45 x 30 x 30 mm. 2 buah 29. penjepit. yaitu: kayu. 2 buah 27 . 2 set 28. Balok Gesekan Bahan baja. Stopwatch/Jam Henti Analog satu tombol Bahan: Stainless steel. plastik dan Aluminium.5 V). 26.5 mm) Dilengkapi dengan pengait pada salah satu sisi. Roda menggunakan poros model sistem poros arloji. dikemas dalam kotak plastik dengan penutup. ada tanda +/. Kereta Dinamika dengan Motor Kereta dari plastik/Aluminium dicat. Di bagian atas.No. Ukuran kereta sekitar 94 x 47 x 56 mm. Tembaga. berpenjepit. Pemasangan harus rapi dan ukuran permukaan keempat bahan harus sama.2 detik dan 0-30 x 1 menit. Jumlah satuan Min. Besi. kompatibel dengan rel presisi. Roda dapat berputar lancar bersama porosnya dengan menggunakan sistem poros arloji.2). karet.untuk dudukan baterai.

No. 31.

Nama Alat dan Spesifikasi minimal Balok Bertingkat Bahan: Plastik ABS, Ukuran: ± 64 x 39 x 45 mm Memiliki tiga tingkat posisi (tinggi tangga): 25 mm; 35 mm; dan 45 mm. Coakan di tiap tingkat kompatibel dengan alas kaki rel presisi

Jumlah satuan Min. 2 buah

32.

Pengetik Waktu + Pita Kertas Perangkat pengetik waktu terpasang permanen pada tempat terbuat dari plastik ABS yang dapat ditancapkan pada tumpakan berpenjepit untuk dipasang pada rel presisi. Dilengkapi 3 atau 4 plug listrik sistem 4 mm lengkap dengan tanda 6V dan AC-DC. Terpasang rangkaian elektronik pengubah arus DC menjadi AC frekwensi 50 Hz. Vibrasi ketikan dibangkitkan oleh adanya interaksi magnet tetap (kecil, kuat magnetnya) dengan kumparan berarus listrik AC. Pada alat sudah terpasang kertas karbon berbentuk lingkaran beserta paku payung. Alat bekerja pada tegangan: 6V AC/DC, menghasilkan 50 titik/detik pada pita kertas (sama dengan frekuensi listrik AC PLN). Dilengkapi gulungan pita kertas lebar 9 - 9.5 mm. Pita dapat dimasukkan dengan mudah ke celah dari pengetik waktu, selanjutnya dapat bergerak lancar. Panjang pita seluruhnya minimal150 m

2 buah

33.

Buku Panduan Penggunaan Alat Dalam Bahasa Indonesia, dicetak dan dijilid rapi. Terdiri dari minimal 26 (dua puluh enam). Eksperimen / percobaan berbasis KTSP dan menggunakan seluruh alat yang tersedia atau ditambah dari luar kit, terdapat pengenalan alat, cara merakit, serta ada langkah-langkah percobaan. secara rinci dan mudah difahami. Kertas ukuran A4, gramatur min 70 gr/m2. Sampul artpaper 120 mg, warna biru. Terdapat nama, alamat, nomer telepon, alamat e-mail pada sampul belakang.

2 buah

34.

Tray (Dudukan) alat: Bahan vacuum plastic tebal minimum 1,6 mm, kokoh, memiliki lekukan-lekukan (coakan-coakan) yang jumlah dan bentuknya sesuai dengan jumlah dan bentuk item yang ditempatkan. Ukuran sesuai dengan ukuran bagian dalam boks kit, ada merk (simbol produsen). Kedua tingkat tray mudah dikeluarkan dan dimasukkan ke boks kit. Pinggiran kedua lembar vacuum plastic dari setiap tray disatukan (dengan system lem atau ultrasonic welder) secara rapih dan kokoh (tak ada yang lepas). Boks Kit: Boks kit merupakan boks injection moulding bahan plastik atau bahan lain yang lebih kokoh ukuran 60 x 26 x 16 cm,

2 buah

28

No.

Nama Alat dan Spesifikasi minimal warna biru. Bentuk kotak kokoh, penutup boks dilengkapi dengan engsel dan pengunci yang kuat di dua tempat.. Penutup bok pada posisi terbuka membentuk sudut 120 sampai 130 derajat. Dilengkapi pegangan (bukan tali) pada kedua sisi samping untuk memudahkan mobilitas. Nama kit dan nama/logo perusahaan (ukuran proporsional, nama/logo perusahaan tidak menonjol) disablon permanen pada 4 sisi boks (atas, samping kanan, samping kiri dan depan). Pada sisi tutup bagian dalam disablon gambar, tata letak dan nama setiap komponen.

Jumlah satuan Min.

KIT HIDROSTATIKA & PANAS Ukuran sistem lubang-poros 4 mm, lubang 4 mm (+ 0,1), steaker 3,9 (-0,1). Seluruh komponen peralatan harus halus/tanpa ada permukaan tajam sehingga tak mudah melukai pemakai. 1. Tabung Berpancuran Bahan: Plastik transparan (SAN/acrylic) Ukuran: sekitar 163 mm (tinggi), dia. 60 mm. Panjang Pancuran: sekitar 24 mm dengan sudut kemiringan 15°, Tebal dinding minimal 2 mm. Dapat berdiri tegak dan kokoh, kompatibel dengan silinder ukur (Bibir pancuran bagian bawah tidak lebih rendah dari posisi bibir silinder ukur) 2. Gelas Kimia (Beaker) Bahan: Kaca Borosilikat Volume: 250 ml, memiliki skala minimum sampai 200 mL, dengan jarak antar skala 50 mL. Dapat berdiri tegak, kaca bening, pada bagian atasnya terdapat cerat (bibir tuang). 3. Silinder Ukur Bahan: Plastik transparan (SAN/acrylic) Volume: 100 mL, dilengkapi skala dengan ketelitian 2.0 mL. Saat diisi air maka permukaan airnya bisa terlihat secara jelas. Pada bagian atasnya terdapat cerat (bibir tuang) sedangkan pada bagian badannya terdapat skala ukur dengan ketelitian 2,0 mL dan skala maksimum 100 mL. 4. Selang Plastik, Pak isi 2 Bahan: PVC lunak/lentur, transparan Ukuran: dia. dalam 7 mm, dia. luar 11 mm, panjang 500 mm Tidak terjadi kebocoran saat disambungkan pada Gelas tiga arah maupun Penghubung selang, warna plastiknya transparan dan elastis (lentur) sehingga tidak mudah terlipat 2 pak 2 buah 2 buah 2 buah

29

No.

Nama Alat dan Spesifikasi minimal maupun sobek

Jumlah satuan Min.

5.

Corong Bahan: Plastik bening PVC/Acrillic/SAN/PC Ukuran: dia. Atas 70 mm, dia. Bawah 20 mm Panjang total: 67 mm Pada lubang bawahnya dapat dipasangi sumbat karet kecil satu lubang dan dapat ditopang oleh penjepit pendukung.

2 buah

6.

Penjepit Pendukung Bahan: Plastik Polypropylene, dia. dalam 18 mm, lebar 12 mm, tebal 2 mm Lengkap dengan steker 4 mm, bahan kuningan divernekel dan pegas berillium divernikel, kompatibel dengan corong. Tak rusak bila objek (contoh: corong) dimasukkan lewat samping

2 buah

7.

Penghubung Selang, Pak isi 2 Bahan: Plastik Polypropylene dia. terkecil 5 mm, dia. terbesar 10 mm Panjang keseluruhan sekitar 54 mm, kompak dengan selang plastik / lubang sumbat karet

2 pak

8.

Penanda kedalaman air (Pelacak Tekanan), Pak isi 2 Bahan: Plastik ABS Dilengkapi skala cm timbul permanen Memungkinkan pendeteksian tekanan dari 4 arah (atas, bawah, kanan, kiri) Ukuran: 150 mm x 45 mm x 12 mm (p x l x t) diberi 2 cekungan dengan lebar dan dalam masing-masing 10 mm Dilengkapi steker 4 mm, bahan kuningan divernekel dan pegas beryllium divernekel, untuk penyambung ke balok pendukung

2 pak

9.

Tabung Plastik dengan Penggantung Bahan: Plastik translusent (Polyethylene), diameter 30 mm, tinggi 50 mm. Tabung berpenutup rapat (dalam air tidak bocor), dilengkapi lubang gantungan

2 buah

10.

Tabung Plastik dengan Beban 120gr Bahan: Plastik translusent (Polyethylene), diameter 30 mm, tinggi 50 mm. Tabung berpenutup, berisi beban berupa butiran-butiran timah hitam/peluru senjata angin/bola baja

2 buah

30

ujung pipa dichamper. badan dari plastik ABS dan poros dari kuningan divernikel dan penjepit pipa dari baja pegas. Kompatibel dengan selang plastik silikon. Labu Erlenmeyer. Dengan dudukan dan penghalang agar 3 labu erlenmeyer yang dipasang tidak saling bersentuhan.5) mm (Panjang x diameter luar) Diameter dalam sekitar 2 mm. Poros steaker dapat dirakit pada dasar statif dan poros penjepit dari baja pegas dapat dirakit dan sesuai untuk menjepit pipa baja.1). Kedua poros harus lancar perputar tetapi tidak goyang. pak isi 3 Bahan: Kaca borosilikat Ukuran: 250 x 7 (-0. Penunjuk Khusus Terdiri dari badan. dalam x dia. pak isi 3 Bahan: Kaca Borosilikat Volume: 100 mL Mulut labu kompatibel dengan sumbat karet besar (29 x 35 x 30) mm 2 pak 12. Dilengkapi pegangan untuk mengangkat pada 2 sisi dan bantalan/penumpu. Bagian bawah dilengkapi penahan termometer dengan tinggi 10 mm dari dasar bak.4 mm (+0. Pipa lubang kecil. mulut lebar. luar x panjang) Dilengkapi coakan dia.No. 2 buah 16. Pipa Aluminium Bahan: Aluminium 2 buah 31 . poros steaker dan poros penjepit pipa. 7. 2 buah 15. Bak Plastik Ukuran: sekitar 250 x 90 x 60 mm. dengan skala mL 2 pak 13.5 mm. Terdapat lubang dudukan termometer 2 buah pada sebelah kiri dan kanan. Bahan: Petunjuk dari stainles steel. Jumlah satuan Min.pipa aluminium dan pipa tembaga. Pada sisi panjang terdapat indikator pembatas tinggi air. lebar 7 mm. Tebal bahan minimal 2. Nama Alat dan Spesifikasi minimal yang massa minimal 120 gr. Perbandingan antara jarak poros steaker ke poros penjepit pipa dengan jarak poros steker ke ujung petunjuk adalah 1: 50. digunakan untuk percobaan muai panjang. penunjuk. 11. Pipa Baja Ukuran: 6 x 8 x 500 mm (dia. dengan jarak 20 mm dari ujung. 2 buah 14. plastik ABS .

1). lebar 7 mm.lengkap dengan wadah/rumah penyimpanannya. 2 buah 18. luar x panjang) Dilengkapi coakan dia. pemutar sumbu dan penutup Sambungan antara unit sumbu dengan kepala pembakar spirtus diberi paking supaya tidak bocor 2 buah 20. Termometer Celsius dengan skala -10 s/d 110 °C. Pada termometer terpasang "stopper" agar tak dapat bergulir bebas ketika diletakkan pada bidang datar. 7. Pipa Tembaga Bahan: Tembaga Ukuran: 6 x 8 x 500 mm (dia. panjang sekitar 300 mm.4 mm(+0. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Ukuran: 6 x 8 x 500 mm (dia. Panjang min 740 mm. dengan lubang penggantung.5. dengan lubang 2 buah 32 . panjang sekitar 300 mm. dgn lubang penggantung akurasi ± 2° C. luar x panjang) Dilengkapi coakan dia.No. dengan jarak 20 mm dari ujung.1). Jumlah satuan Min. Kompatibel dengan selang plastik silikon. Pembakar Spiritus Bahan: Stainless Steel Volume: 80 mL Lengkap dengan sumbu. dia. panjang sekitar 300 mm. pak isi 2 pak 2 Berisi Alkohol merah. ujung pipa dichamper. Alkohol tidak "terputus" bila terjadi perubahan suhu mendadak. Pada termometer terpasang "stopper" agar tak dapat bergulir bebas ketika diletakkan pada bidang datar Skala permanen dan jelas dengan skala 1 derajat 21. Termometer tanpa skala Berisi Alkohol merah. 17. Selang Silikon Bahan: Silikon translucent Ukuran: dia. lebar 7 mm. luar min 10 mm. Termometer Fahrenheit dengan skala 0 s/d ≥ 230 °F Berisi Alkohol merah. 2 buah 19. Skala permanen dan jelas dengan skala 1 atau 2 derajat 2 buah 22. Kompatibel dengan selang plastik silikon. dalam x dia.4 mm(+0. 7. ujung pipa dichamper. dalam 7 mm ± 0. dengan jarak 20 mm dari ujung. akurasi ± 4° F Alkohol tidak "terputus" bila terjadi perubahan suhu mendadak. dalam x dia.

1 Lubang. diameter lubang 6 mm 2 pak 27. Tabung Reaksi pak isi 2 Bahan kaca borosilikat. Seluruh permukaan bibir halus. bawah x dia. Siring 50 ml Bahan: Plastik (Polyethilene) tranparant dengan piston terbuat dari karet 2 buah 33 . panjang 100 ± 3 mm. Sumbat Karet Kecil Tanpa Lubang. pak isi 2 Ukuran: 29 x 35 x 30 mm (dia. dapat menutup rapat lubang gelas tiga arah atau air menetes pelahan. Panjang seluruhnya: 100 ± 5 mm. Diameter pipa keluaran air (bawah & samping) 8 mm. atas x tinggi) 2 pak 28. Sumbat Karet Besar. Pada termometer terpasang "stopper" agar tidak bergulir bebas ketika diletakkan pada bidang datar Jumlah satuan Min. bibir dilipat Ukuran: diameter luar 12 ± 1 mm. bawah x dia. pak isi 3 Ukuran: 29 x 35 x 30 mm (dia. Karet dengan kekerasan 45 ± 5 (shore test A) 2 pak 24. dapat menahan air.No. bawah x dia. pak isi 2 Ukuran: 17 x 22 x 25 mm (dia. Diameter luar mulut tabung percabangan 10 mm. atau menetes perlahan.5 mm. atas x tinggi).1 mm Spesifikasi umum Sumbat Karet terbuat dari karet kualitas baik. Alkohol tidak "terputus" bila terjadi perubahan suhu mendadak. dinding medium. Sumbat Karet Besar. 2 pak 29. Bola dari gelas (kelereng). 2 Lubang. 1 Lubang. 23. tebal dinding 0. Pak isi 2 Bahan: Gelas. diameter tabung utama 20 mm. tebal dinding 2 ± 0. bawah x dia. Saat diberi bola gelas.35 ± 0. ukuran sesuai untuk Gelas Tiga Arah. atas x tinggi). Pak isi 2 Bahan: Kaca borosilikat. Nama Alat dan Spesifikasi minimal penggantung. Sumbat Karet kecil.lengkap dengan wadah/rumah penyimpanannya. Gelas Tiga Arah. tidak makin mengeras atau pecah. atas x tinggi) diameter lubang 6 mm 2 pak 25. Pak isi 2 Ukuran: 17 x 22 x 25 mm (dia. 2 pak 30. diameter lubang 6 mm 2 pak 26. percabangan berada sekitar 40 mm dari mulut besar.

Terdiri dari minimal 18 (delapan belas). Pinggiran kedua lembar vacuum plastic dari setiap tray disatukan (dengan system lem atau ultrasonic welder) secara rapih dan kokoh 2 buah 34 . Dapat menjepit benda dengan dia. Buku Panduan Penggunaan Alat Dalam Bahasa Indonesia.No. Klem Universal. secara rinci dan mudah difahami. 2 mm-70 mm. kokoh. baut tidak mudah lepas dan pada bagian ujung di Champer atau radius. Pada ujung dilapis cork/gabus tebal 2-4 mm. Pak isi 2 Bahan: Aluminium die casting. Eksperimen/percobaan berbasis KTSP dan menggunakan seluruh alat yang tersedia atau ditambah dari luar kit. nomer telepon. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Ukuran bejana: sekitar 32 mm x 120 mm (dia. memiliki lekukan-lekukan (coakan-coakan) yang jumlah dan bentuknya sesuai dengan jumlah dan bentuk item yang ditempatkan. Kedua tingkat tray mudah dikeluarkan dan dimasukkan ke boks kit. Siring 10 ml Bahan: Plastik (Polyethilene) tranparant dengan piston terbuat dari karet Ukuran bejana: sekitar 17 mm x 80 mm (dia. Pak isi 2 Bahan: Aluminium die casting. dicetak dan dijilid rapi. lengkap dengan 2 buah baut pengencang dari logam divernikel atau steinless steel. 31. Sampul artpaper 120 mg. cara merakit. alamat. warna merah. gramatur min 70 gr/m2. Terdapat nama. Dilengkapi pegas spiral/plat dan mur baut sistem kupu-kupu. 2 buah 35. Penjepit Klem / Boss Head. serta ada langkah-langkah percobaan. terdapat pengenalan alat. dapat dirakit dengan selang plastik berdiameter dalam 7 mm 2 buah 32. alamat e-mail pada sampul belakang. dengan batang dari stainless steel (tak tertarik magnet). Panjang keseluruhan sekitar 220 mm 2 pak 33. Kertas ukuran A4. Panjang tanpa baut sekitar 65 mm 2 pak 34. Ukuran sesuai dengan ukuran bagian dalam boks kit. luar x panjang) Menggunakan skala permanen dan dilengkapi dengan lubang keluaran di tengah untuk dapat dirakit dengan selang plastik berdiameter dalam 7 mm Jumlah satuan Min. Celah bentuk V untuk 3 kontak titik pada batang yang berdiameter 2 sampai 13 mm.6 mm. tidak mudah lepas. luar x panjang) Menggunakan skala permanen dan dilengkapi dengan lubang keluaran untuk selang plastik. ada merk (simbol produsen). Tray (Dudukan) alat: Bahan vacuum plastic tebal minimum 1.

samping kiri dan depan). samping kanan.5 mm Digunakan untuk menyambung Rel Presisi Dilengkapi bantalan karet pada kaki-kakinya 4. warna merah. di-cat putih tak mengkilap. Rel dapat disambung dengan rel lain dan sambungan harus mulus. Boks Kit: Boks kit merupakan boks injection moulding bahan plastik atau bahan lain yang lebih kokoh ukuran 60x26x16 cm. Lengkap dengan skala cm pada kedua sisi Dipergunakan untuk percobaan optik dan mekanika (kereta dinamika). 2. Pada sisi tutup bagian dalam disablon gambar. Nama kit dan nama/logo perusahaan (ukuran proporsional. kompatibel dengan rel presisi. Pak isi 3 Bahan: Aluminium. untuk mengamati lintasan cahaya. Pak isi 2 Bahan: Plastik (ABS) Ukuran: 50 x 70 x 20. nama/logo perusahaan tidak menonjol) disablon permanen pada 4 sisi boks (atas.1). anti gores. KIT OPTIKA 1. penutup boks dilengkapi dengan engsel dan pengunci yang kuat di dua tempat. powder coating/anodisasi warna hitam Ukuran: panjang 500 mm. Dilengkapi pegangan (bukan tali) pada kedua sisi samping untuk memudahkan mobilitas. Meja Optik Meja miring dengan ukuran sekitar 200 x 120 x (100 dan 110) mm (p x l x t). 3. Nama Alat dan Spesifikasi minimal (tak ada yang lepas). Rel Presisi. Pak isi 2 Bahan: Plastik (ABS) Ukuran: 195 x 70 x 20. Bahan: Aluminium tebal sekitar 2 mm (±0.5 mm Digunakan sebagai dudukan Rel Presisi 2 pak 2 pak 2 pak 2 buah 35 . Bentuk kotak kokoh. Penyambung Rel. Kaki Rel. tata letak dan nama setiap komponen.No. Jumlah satuan Min. Penutup bok pada posisi terbuka membentuk sudut 120 sampai 130 derajat.

Lampu Cadangan. Diafragma. tak mengkilap Ukuran: 50 x 50 x 1. 2 buah 7. 12 V/18 W.5 mm (p x l x t). celah rapi dan lurus Anak panah tinggi 10 mm terletak di tengah. Lengkap dengan lampu 12 V. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Dilengkapi bantalan karet pada kaki-kakinya Jumlah satuan Min. Dilengkapi sepasang penutup celah 2 buah 8. Diafragma. Tempat Lampu Bertangkai Bahan: Plastik (ABS) warna hitam. warna hitam. kompatibel dengan pemegang slide diafragma 2 buah 9. Layar Translusen Bahan: Plastik translusen. 18 W. Kompatibel dengan tumpakan berpenjepit. 8 mm. tempat lampu dapat diputar untuk mendudukan posisi filamen lampu menjadi vertikal. 1 celah Bahan: Plastik ABS (kaku dan tahan terhadap panas). warna hitam. tidak licin (mengkilap) dengan tiang penyangga dia. lebar celah 1 mm. warna hitam. tempat memasang lampu 12 V. celah rapi dan lurus kompatibel dengan pemegang slide diafragma 2 buah 10. 2 pak 6.5 mm (p x l x t). Jepitan diafragma harus kuat dan akurat. lebar celah 1 mm. Dapat dipasang dengan baik pada tumpakan berpenjepit. 5.5 mm (p x l x t).No. kompatibel dengan pemegang slide diafragma 2 buah 11. 2 buah 36 . 8 mm. 8 mm. Diaphragma Anak Panah Bahan: Plastik ABS (kaku dan tahan terhadap panas). Pak isi 2 Model kapsul dengan panjang sesuai untuk rumah lampu. warna hitam tak mengkilap Ukuran Bingkai: 129 x 100 mm Digunakan untuk memegang diafragma pada dua sisi. Pemegang Slide Diafragma Bahan: Plastik ABS dengan tiang penyangga dia. tak mengkilap Ukuran: 50 x 50 x 1. 18 W. Di dalam tempat lampu tidak ada bahan bersifat reflektor Ukuran Bingkai: 129 x 100 mm. celah rapi dan lurus. tak mengkilap Ukuran: 50 x 50 x 1. 5 celah Bahan: Plastik ABS (kaku dan tahan terhadap panas). dengan tiang penyangga dia.

Lensa terpasang dengan rapih dan kuat. 8 mm. 2 buah 13. 8 mm. panjang fokus lensa + 200 mm. Bahan bingkai dari plastik ABS warna hitam dengan tiang penyangga dia. Kompatibel dengan tumpakan berpenjepit. Ukuran bingkai sekitar: 110 x 100 mm. + 50 mm Lensa: Optical Glass. 8 mm. Tumpakan Berpenjepit. -100 mm Lensa: Optical Glass. Lensa terpasang dengan rapih dan kuat. Ukuran bingkai sekitar: 110 x 100 mm. 12. panjang fokus lensa . Bahan bingkai dari plastik ABS warna hitam dengan tiang penyangga dia. Kompatibel dengan tumpakan berpenjepit.5 mm. semua permukaan bening (dipoles) atau salah satu bidang datar setengah lingkaran buram (tidak dipoles). Lensa. Lensa terpasang dengan rapih dan kuat. Lensa. panjang fokus lensa + 100 mm. Bila tidak ditekan maka tumpakan berpenjepit tak dapat digerakkan. Kompatibel dengan tumpakan berpenjepit. Ukuran bingkai sekitar: 110 x 100 mm. panjang fokus lensa + 50 mm. 2 buah 15. Pak isi 4 Bahan: Plastik polycarbonate Dilengkapi pengatur sudut untuk mendudukkan posisi lensa pada rel presisi. Bahan bingkai dari plastik ABS warna hitam dengan tiang penyangga dia. Kaca ½ Lingkaran Bahan: Gelas Optik. + 200 mm Lensa: Optical Glass. 2 buah 16. Bahan bingkai dari plastik ABS warna hitam dengan tiang penyangga dia. tebal 1. Lubang pada tumpakan penyangga sistem dia. Terdapat tuas yang bila ditekan maka tumpakan berpenjepit dapat bergerak lancar. Ukuran: R 30 x 30 (tebal) mm 2 buah 37 . Kompatibel dengan tumpakan berpenjepit. membentuk bidang datar Dapat terpasang/dilepas secara mudah pada Tumpakan Berpenjepit Jumlah satuan Min. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Ukuran sekitar: 110 x 100 mm.100 mm.No. 8 mm kompatibel dengan batang 2 pak 17. + 100 mm Lensa: Optical Glass. 8 mm. Lensa. Ukuran bingkai sekitar: 110 x 100 mm. 2 buah 14. Lensa. Lensa terpasang dengan rapih dan kuat.

Nama Alat dan Spesifikasi minimal Prisma. Cembung dan Datar Permukaan cermin mengkilap rata 2 buah 21. Balok Kaca Bahan: Gelas Optik semua permukaan bening (dipoles). 90° x 45° x 45° Jumlah satuan Min. semua permukaan bening (dipoles) atau salah satu bidang datar buram (tidak dipoles). 2 buah 22. Bak Bujur Sangkar Bak plastik bening ukuran sekitar 60 x 60 x 30 mm (p x l x t) tebal maksimum 1. 18. Terdiri dari minimal 19 (sembilan belas).5 x 30 mm.2 mm. digunakan untuk menentukan indek bias zat cair. tinggi 19 mm 2 buah 24. 2 buah 26. Bahan PMMA. Siku-Siku Bahan: Gelas Optik. semua permukaan bening (dipoles) atau salah satu bidang datar segi tiga siku-siku buram (tidak dipoles).No. 2 buah 19. dapat dikombinasikan dengan lensa Bikonkaf. Ukuran: 60 x 19 x 15 mm. semua permukaan bening (dipoles) atau salah satu bidang datar buram (tidak dipoles). Model Lensa Bikonkaf Bahan: Gelas Optik. tidak ada celah bila digabungkan. Bak Persegi panjang Bak plastik bening ukuran sekitar 60 x 30 x 30 mm (p x l x t) tebal maksimum 1. 2 buah 25. digunakan untuk menentukan indek bias zat cair. Buku Panduan Penggunaan Alat Dalam Bahasa Indonesia. dicetak dan dijilid rapi. Ukuran: 43. Radius bikonkaf dan radius bikonvex harus sesuai.2 mm. Ukuran: 60 x 40 x 20 mm. R60. R60 2 buah 20. panjang setiap sisi sekitar 60 mm tebal sekitar 15 mm Berfungsi sebagai Cermin Cekung. Model Lensa Bikonvex Bahan: Gelas Optik. Eksperimen/percobaan berbasis KTSP dan menggunakan seluruh alat yang tersedia atau 2 buah 38 . Pemegang Lilin Bahan: Plastik ABS Ukuran: dia 55 mm. Bahan PMMA. 2 buah 23. Ukuran: 60 x 15 mm. Cermin Kombinasi Bahan: Plastik ABS diverkrom Panjang fokus sekitar 60 mm.

penutup boks dilengkapi dengan engsel dan pengunci yang kuat di dua tempat.1). secara rinci dan mudah difahami. Kedua tingkat tray mudah dikeluarkan dan dimasukkan ke boks kit. samping kanan. alamat. Tray (Dudukan) alat: Bahan vacuum plastic tebal minimum 1. serta ada langkah-langkah percobaan. cara merakit. warna hijau.No.1 mm. nomer telepon. Dalam satu kelompok terdapat 5 buah soket yang secara kelistrikan saling terhubung. 3. lubang 4 mm (+ 0. Kertas ukuran A4. Nama kit dan nama/logo perusahaan (ukuran proporsional. Papan Rangkaian.9 (-0. terdapat pengenalan alat. Antar plugsheet. Terdapat nama. mulai rangkaian listrik sederhana sampai percobaan lanjutan. Boks Kit: Boks kit merupakan boks injection moulding bahan plastik atau bahan lain yang lebih kokoh ukuran 60x26x16 cm. Sampul artpaper 120 mg. Bentuk kotak kokoh. warna hijau. memiliki lekukan-lekukan (coakan-coakan) yang jumlah dan bentuknya sesuai dengan jumlah dan bentuk item yang ditempatkan. Plugsheet terbuat dari tembaga yang divernikel dia. kokoh. steaker 3. lubang plugsheet 4 mm. tata letak dan nama setiap komponen. alamat e-mail pada sampul belakang. Memiliki 2 permukaan. Untuk ukuran jarak sistem 50 mm.1 mm 2 buah 1. samping kiri dan depan). gramatur min 70 gr/m2. Dilengkapi pegangan (bukan tali) pada kedua sisi samping untuk memudahkan mobilitas. Untuk ukuran jarak sistem 19 mm. 27. ada merk (simbol produsen). Pada sisi tutup bagian dalam disablon gambar. Jumlah satuan Min. 120 lubang Bahan: plastik ABS injection dengan plug sheet 5 lubang yang tak mudah melukai.9 mm (-0. Nama Alat dan Spesifikasi minimal ditambah dari luar kit.1). Digunakan bersama komponen untuk berbagai rangkaian. nama/logo perusahaan tidak menonjol) disablon permanen pada 4 sisi boks (atas. 2 buah 39 . toleransi baik lubang maupun steker ± 0. Pinggiran kedua lembar vacuum plastic dari setiap tray disatukan (dengan system lem atau ultrasonic welder) secara rapih dan kokoh (tak ada yang lepas). Ukuran sesuai dengan ukuran bagian dalam boks kit.6 mm. KIT LISTRIK & MAGNET Ukuran sistem lubang-poros 4 mm. Penutup bok pada posisi terbuka membentuk sudut 120 sampai 130 derajat.1) dilengkapi Spring hull terbuat dari berillium divernikel/pegas baja divernikel. pada setiap permukaan terdapat lubang untuk memasangkan komponen. Steaker/poros dia. toleransi baik lubang maupun steker ± 0.

Jarak steker sistim 19 mm. Pak isi 2 Saklar Sistem satu induk dua anak (Single Pole Double Throw) Saklar terpasang pada kotak plastik (pada bagian bawah dan samping yang bening. 2 pak 5. ukuran sekitar 64 x 64 x 28 mm. 4 mm. Dilengkapi dengan plug pelindung (penumpu) sebanyak 4 titik pada setiap permukaan agar seluruh permukaan tidak bersentuhan langsung dengan meja. Inti Besi Bentuk I Bahan: Plat besi transformator/kern. ukuran penampang 19 x 19 mm Inti Besi I dilengkapi plat baja pegas pada sisinya untuk penahan bila sedang dirangkai dengan kumparan. Saklar Tukar. Jumlah satuan Min. laminasi/plat khusus untuk inti 2 buah Ukuran: panjang 69 mm. Kompatibel dengan papan rangkaian. bahan PC). penjepitan harus sempurna (kontak baik). Nama Alat dan Spesifikasi minimal jarak antar lubang terdekat sistem 19 mm. jarak antar lubang tengah sistem 50 mm. Seluruh permukaan dicat (powder coatting) kecuali yang bersinggungan dengan Inti besi U. Jepit Buaya. 4 mm dan jarak 50 mm. Ukuran plastik: sekitar 26 x 7. Terdiri dari warna merah dan hitam Ukuran sekitar 10 mm x 53 mm (dia x panjang) 2 pasang 4. 2.5 x 35 mm 2 pak 3. Simbol garis penghubung arus listrik disablon pada tutup atas. harus rata digerinda (surface grinding). Dibagian belakang berbentuk pipa dengan lubang sistem 4 mm (memungkinkan disambung ke kabel penghubung dia. sepasang Seluruh permukaan diselubungi isolator plastik ABS. Pada permukaan papan. bagian pegasnya bekerja secara sempurna dengan bibir depan rata. Dapat dipasang dengan inti Besi U sehingga membentuk inti tertutup yang diikat dengan baut pengencang. 40 . Pak isi 10 Bahan: kuningan yang divernekel. Pada bagian steker dan kotak penutup mudah dibongkar pasang untuk penggantian bila terjadi kerusakan. Jembatan penghubung. hubungan ke lima lubang disablon berupa garis hitam tebal 2 mm. Papan bagian atas dan bawah dapat mudah dibuka dan dipasang kembali.No. diselubungi plastik ABS (injection) dilengkapi steker sistem 4 mm dengan spring hull. Ukuran sekitar 300 x 200 x 25 mm. dengan 4 steker sistem dia.

Terdapat simbol arah lilitan dan tulisan "250 lilitan" permanen. 0. Dapat dipasang pada papan rangkaian dan dirangkai dengan Inti besi U-I membentuk trafo dengan perbandingan tegangan sama dengan perbandingan lilitan kumparan. Bersama inti besi I dan 2 kumparan membentuk transformator dengan efisiensi min. Dilengkapi baut pengunci antara inti besi U dan I. Seluruh permukaan dicat (powder coatting). 0. Dapat dipasang pada papan rangkaian dan dirangkai dengan Inti besi U-I membentuk trafo dengan perbandingan tegangan sama dengan perbandingan lilitan kumparan.5 mm dililit rapih pada gulungan plastik ABS dengan terminal steker kuningan divernikel lengkap dengan spring hull sistem 4 mm dengan jarak sistem 50 mm. 6. Terdapat simbol arah lilitan dan tulisan "1000 lilitan" permanen. 250 Lilitan Kawat tembaga dia. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Inti Besi Bentuk U Bahan: Plat besi transformator/kern. 0. Pak isi 4 Bahan dari kuningan divernikel. 2 buah Ukuran: 69 x 64 x 19 mm. 500 Lilitan Kawat tembaga dia. 4 mm pada bagian atas dan samping. 7. 10. laminasi/plat khusus untuk inti Jumlah satuan Min. bagian steker 4 mm memakai spring hull dan isolator plastik tahan panas (bahan plastik termosetting). 1000 Lilitan Kawat tembaga dia. harus rata digerinda (Surface grinding). ukuran penampang 19 x 19 mm Inti besi bentuk U dilengkapi 2 plat baja pegas yang dipasang pada sisi batang yang sama untuk penahan bila sedang dirangkai dengan kumparan. Kumparan. 90 %. Kumparan.No. Dapat dipasang pada papan rangkaian dan dirangkai dengan Inti besi U-I membentuk trafo dengan perbandingan tegangan sama dengan perbandingan lilitan kumparan. 9. 8. Terdapat simbol arah lilitan dan tulisan "500 lilitan" permanen.8 mm dililit rapih pada gulungan plastik ABS dengan terminal steker kuningan divernikel lengkap dengan spring hull sistem 4 mm dengan jarak sistem 50 mm. 2 pak 2 buah 2 buah 2 buah 41 . Steker Jepit.5 mm dililit rapih pada gulungan plastik ABS dengan terminal steker kuningan divernikel lengkap dengan spring hull sistem 4 mm dengan jarak sistem 50 mm. Kumparan. Dilengkapi dengan 2 lubang sistem dia. kecuali permukaan yang bersingungan dengan inti besi I.

5 s. 11. 2 buah 14. transparan. Elektroda Besi Bahan: Lempeng Besi (Ferum). 2 mm. dilengkapi sepatu (tutup) kemagnetan. pada salah satu sisi distemping/grafir kode bahan "Cu". tinggi 20 mm. Model Kompas Bahan rumah: Plastik transparan (SAN).d. Tutup dapat dibuka dan pada saat tertutup jarum magnet tidak lepas dari dudukan bila rumah kompas dibalik. Pak isi 2 Bahan: baja pegas tahan karat ukuran 50 x 22 x 10 mm dan Steker 4 mm memakai spring hull. 2 pasang 13. panjang 60 mm. Ukuran: 19 x 70 x 6 mm Ada lubang di tengah.5 mm. Ukuran wadah: 83 x 64 x 36 mm (p x l x t). pada salah stemping/grafir kode bahan "Fe". masing-masing dicat hitam-merah (ujung tanpa cat). Wadah Sel (Bak Elektrolisis) Bahan: Plastik transparan Polycarbonate. Terdapat beberapa alur pada kedua sisi bagian dalam untuk menempatkan elektroda yang berukuran 76 x 40 x 0. Jarum Magnet dari magnetik steel Ukuran rumah kompas: dia. 2 pak 12.5 mm. Steker Pegas. Ukuran: 76 x 40 x 1 mm. Elektroda Seng Bahan: Lempeng Seng (Zincum). satu sisi di 2 buah Ukuran: 76 x 40 x 1 mm. Elektroda Tembaga Bahan: Lempeng Tembaga (Cuprum). Jumlah satuan Min. Panjang jarum 52.No. dapat dipasang tepat pada Bak elekrolisis 2 buah 16. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Ukuran keseluruhan sekitar diameter 15. 2 buah 15. Magnet Batang. Dilengkapi penutup dan petunjuk simpangan jarum kompas. sepasang Bahan: Alniko. dapat dipasang tepat pada Bak elekrolisis 42 . Dipergunakan untuk memegang batang dengan diameter 8 -15 mm. pada salah satu sisi distemping/grafir kode bahan "Zn" Ukuran: 76 x 40 x 0. 95 mm. dapat dipasang tepat pada Bak elekrolisis 2 buah 17.

4 mm divernikel dan jarak sistem 19 mm lengkap dengan spring hull. Saklar Satu kutub dan Pemegang Lampu E 10 masingmasing terpasang pada kotak plastik (badan berwarna bening bahan PC) ukuran sekitar 34 x 34 x16 mm dengan steker kuningan dia. 22.d. 2 W. Pak isi 2 Berfungsi sebagai pemegang lampu E 10.2V 0. pada salah distemping/grafir kode bahan "Pb". 2 buah Ukuran: 76 x 40 x 2 mm.No.3 . 21.0. digulung rapi pada rol plastic 2 pak 2 rol 2 pak 2 pak 2 pak 2 pak 2 buah 2 buah 27. 18. 23. digulung rapi pada rol plastic 2 rol 28. 2 W. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Elektroda Timbal Bahan: Lempeng Timbal (Plumbum). 19. 25.3A. putus dengan arus maksimal 2. Bahan kawat dominan besi. dapat dipasang tepat pada Bak elekrolisis Spesifikasi no 19 s. Resistor 56 .5 A/DC. dia. 5% pak isi 2 .4 mm.3 . Simbol permanen pada tutup (tak mudah lepas). digulung rapi pada rol plastik.4 mm. Panjang kawat 25 m. lampu LED. Pak isi 4 Kawat Konstantan Panjang: 25 m . E 10. Resistor 100 . 24 yang terdiri dari tiga resistor. 26. tegangan 6 V. Pemegang Lampu E 10. Kawat Nikrom Panjang: 25 m . 5% pakisi 2. Kawat Sekering Dipergunakan untuk percobaan hubung singkat.0. 6. Resistor 47 . Antara bagian bawah (bersteker) dan kotak penutup mudah dibongkar-pasang untuk penggantian komponen bila terjadi kerusakan. kawat: 0. Lampu LED Saklar Satu Kutub Saklar sistem nyala-padam (Single Pole Single Throw) 24. Bola Lampu. kawat: 0. 5% pak isi 2. 2W. satu sisi Jumlah satuan Min. dia. 2 rol 43 . 20.

No. Kabel Penghubung. 4 mm untuk menumpuk steker (menambah sambungan). Serbuk Besi Serbuk besi halus kering. Berisi sekitar 56 kawat tembaga lengkap dengan steker sistem dia. 29. 2 pak 35.4 mm dengan spring hull divernikel Steker tertancap kokoh pada rumah plastik warna hitam yang bagian atasnya terdapat terminal dia. Pemegang Baterai. Ukuran: 250 mm x 10 mm (panjang x dia) 2 pak 44 . Panjang 50 cm. 2 pak 33. Pak isi 2 Kabel penghubung berinti serabut kawat tembaga halus terisolasi plastik hitam lentur. Ukuran 70 x 38 x 45 mm untuk batere ukuran D. digulung rapi pada rol plastic Jumlah satuan Min. Steker dapat dilepas dari rumahnya tapi tidak mudah lepas.6 . dia. bening . 2 pak 32. arus maks 8A. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Kawat Tembaga Panjang: 15 m .0. 2 pak 34. kawat: dia 0.8 mm. Merah. jarak steker sistem 50 mm. Batang Flexiglass. Berisi sekitar 56 kawat tembaga lengkap dengan steker sistem dia. Berat serbuk minimal 100 gram. Pak isi 2 Bahan: Flexiglas. Pak isi 2 Bahan: PVC. dengan steker sistem diameter 4 mm dengan spring hull divernikel. 2 botol 31. 2 rol 30. Pada bagian bawah pemegang batere ada simbol kutub baterai secara permanen. 4 mm untuk menumpuk steker (menambah sambungan).4 mm dengan spring hull divernikel Steker tertancap kokoh pada rumah plastik warna merah yang bagian atasnya terdapat terminal dia. Batang PVC. Steker dapat dilepas dari rumahnya tapi tidak mudah lepas. dalam botol penabur. Panjang 50 cm. arus maks 8A. Pak isi 2 Kabel penghubung berinti serabut kawat tembaga halus terisolasi plastik merah lentur. Pak isi 4 Bahan: plastik transparan polycarbonate. dapatdipasang pada papan rangkaian. Kabel Penghubung. Hitam. Dipergunakan untuk mengamati pola medan magnit. warna abu-abu Ukuran: 250 mm x 10 mm (panjang x dia) Dipergunakan minimal konduktor/nonkonduktor untuk percobaan listrik statis.

cara merakit. 10 mm dari bahan plastik/logam. Kumparan dapat berputar bebas.d 6 Volt. serta ada langkah-langkah percobaan. Pak isi 10 Magnet jarum panjang sekitar 15 mm terpasang permanen dalam rumah plastik bening berdiameter sekitar 20 mm dilengkapi skala dan arah mata angin. Jumlah satuan Min. Bagian stator berkerangka plastik. ada merk (simbol produsen). tanda kedua kutub listrik. Eksperimen/percobaan berbasis KTSP dan menggunakan seluruh alat yang tersedia atau ditambah dari luar kit. alamat e-mail pada sampul belakang. terdapat pengenalan alat. Semua komponen utama dapat terlihat langsung. gramatur min 70 gr/m2. dicetak dan dijilid rapi. 2 pak 38. Model Motor listrik/generator DC Ukuran kerangka sekitar 80 mm x 80 mm x 70 mm. Ukuran sesuai dengan ukuran bagian dalam boks kit. Terdiri dari minimal 23 (dua puluh tiga). Tray (Dudukan) alat: Bahan vacuum plastic. Kedua tingkat tray mudah dikeluarkan dan dimasukkan ke boks kit. 2 buah 40. Sebagai motor mampu berputar pada tegangan 3 s. Sebagai generator minimal mampu menyalakan lampu LED. Dilengkapi tali pully yang kompatibel dengan roda katrol dia. Sampul artpaper 120 mg. Magnet Pemetaan. percobaan listrik statis. Terdapat nama. kokoh.6 mm. Kain Wol dan kain Sutra Ukuran masing-masing sekitar 200 x 200 mm. secara rinci dan mudah difahami. Kertas ukuran A4. warna polos 2 set 37. kompatibel dengan papan rangkaian. Dilengkapi tulisan (indikator) tentang tegangan kerja (3 6 V). 36.No. Pada poros ada roda pully dia. dan tempat magnet 2 buah 39. alamat. Buku Panduan Penggunaan Alat Dalam Bahasa Indonesia. warna kuning. tebal minimum 1. memiliki lekukan-lekukan (coakan-coakan) yang jumlah dan bentuknya sesuai dengan jumlah dan bentuk item yang ditempatkan. Pinggiran kedua lembar vacuum plastic dari setiap tray disatukan (dengan system lem atau ultrasonic welder) secara rapih dan kokoh (tak ada yang lepas). 100 mm. nomer telepon. dilengkapi 4 steker sistim 4 mm jarak 50 mm. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Dipergunakan minimal untuk konduktor /non konduktor. Boks Kit: Boks kit merupakan boks injection moulding bahan plastik 2 buah 45 .

penutup boks dilengkapi dengan engsel dan pengunci yang kuat di dua tempat. Pada penggunaan beban 3 A tegangan boleh turun maks 10 %. Catu daya dapat ditumpuk untuk memudahkan dalam penyimpanan. nama/logo perusahaan tidak menonjol) disablon permanen pada 4 sisi boks (atas. Dengan soket/terminal keluaran 4 mm untuk AC dan DC. 2. tata letak dan nama setiap komponen. Pada beban 3. 311 gram 1 buah 2 buah 46 . tombol reset pada output dengan lampu indikator beban lebih. ALAT UMUM FISIKA 1. Tegangan masukan 110/220 VAC. Kelengkpaan: 1. Penutup bok pada posisi terbuka membentuk sudut 120 sampai 130 derajat.5A pengaman electronik harus berfungsi. warna kuning. Steker tertancap kokoh pada rumah plastik warna hitam yang bagian atasnya terdapat terminal dia. soket DC merah dan hitam. Sepasang kabel penghubung warna merah dan hitam.4 mm berpegas divernikel. Jumlah satuan Min. 1. Nama kit dan nama/logo perusahaan (ukuran proporsional. Pada sisi tutup bagian dalam disablon gambar.Kedua soket AC warna biru. soket tidak dapat dilepas. 4 mm untuk menumpuk steker (menambah sambungan). Dilengkapi pegangan (bukan tali) pada kedua sisi samping untuk memudahkan mobilitas. panjang min. Kabel utama (power) isi 3. Steker dapat dilepas dari rumahnya tapi tidak mudah lepas. Saklar utama ON/OFF dengan lampu indikator. Data-data termasuk nama/logo produsen (merk) harus disablon permanen secara rapi dan jelas pada badan Catu daya. arus maks 8A. Ukuran body sekitar 245 x 190 x 100 mm. 50 Hz. lengkap dengan diagram rangkaian elektroniknya. 2. Bentuk kotak kokoh.No. buku petunjuk dalam Bahasa Indonesia. samping kanan.7 meter dengan kontak tanah (earthing/grounded). Berisi sekitar 56 kawat tembaga lengkap dengan steker sistem dia. Lubang soket system dia. Catu Daya Catu daya tegangan rendah untuk memasok tegangan 3/6/9/12V AC dan DC. samping kiri dan depan). berinti serabut serabut kawat tembaga halus terisolasi plastik. 4 mm dan steker dapat masuk ke soket seluruhnya. Dilengkapi dengan rangkaian elektronik pengaman beban lebih. Masing-masing panjang 50 cm. Seluruh kerangka/badan (body) bagian luar terbuat dari plastik ABS sehingga pemakai aman terhadap kontak badan maupun kejutan akibat arus listrik. Nama Alat dan Spesifikasi minimal atau bahan lain yang lebih kokoh ukuran 60x26x16 cm. Timbangan.

minimal dalam 4 langkah Hambatan x 1. minimal dalam 5 langkah Arus d. Tersedia fasilitas untuk menimbang benda di dalam zat cair. Lengkap dengan baterai dan buku petunjuk penggunaan dalam bahasa Indonesia. Multimeter. Dilengkapi peredam magnetik.No. mudah dibaca untuk siswa. arus dan hambatan. panjang pipa 15 mm. diameter 60 mm. ada merk (logo produsen) 4. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Empat lengan dengan beban pengatur yang dapat digesergeser (tidak boleh lepas). tebal 2 mm. 0. x 1000 Terdapat rangkaian pelindung dengan fuse Akurasi plus minus 5% pada skala penuh.terdapat sekrup penyetel keseimbangan (nol). Dilengkapi pengatur "nol" Ohm dan sekering pengaman.c. berupa landasan dengan ketinggian yang dapat diatur. kompatibel dengan selang plastik 2 set 47 . pada lengan pendek yang membawa piring neraca. Dengan tanda-tanda yang jelas. Disertai buku petunjuk dalam Bahasa Indonesia.c. Dilengkapi dengan kasa Stainless kuat berbingkai untuk menahan pasir.c. 50uA ~ 250 mA minimal 4 langkah Volt a. Batas-batas: Volt d. x 100. ada merk (logo produsen). Bahan Alumunium die casting Jumlah satuan Min. Di bagian tengah dasar tabung terdapat lubang berpipa dengan diameter luar 8 mm. 3. dilengkapi dengan 2 kabel probe terisolasi (merah-hitam). 10 ~ 750 V a. Tabung penyaringan Bahan plastik tranparan (SAN). ketelitian 10 mg. Tersimpan dalam kotak plastik kokoh dilengkapi tutup plastik (Protective full-face cover). tinggi sekitar 300 mm.c.c. Lengan bertumpu pada pisau baja keras pada bantalan batu agat/yang kekerasannya setara. dilengkapi piring/cawan. Kapasitas penimbangan 311gr. Analog Digunakan untuk mengukur tegangan. x 10. dipasang di dasar tabung. Spesifikasi umum     1 buah Drop shock proof Dengan pengaman/pencegah pembebanan lebih Resistansi tinggi sampai 200 Mohm dengan tegangan rendah.1 ~ 1000 V d.

dengan batasan -10.180º. 4 mm. 2 pak 7. Pada posisi V. Dilengkapi busur yang berfungsi sebagai landasan yang dilengkapi pengatur besarnya sudut. alat berfungsi sebagai voltmeter dengan batas ukur 100 mV. ukuran sekitar 165 x 115 x 65 mm. 0.5 cm Jumlah satuan Min. Steker seluruhnya dapat masuk ke soket. Meter Dasar (Basic meter). 5 A (DC). Skala ganda. Hambatan dalam sekitar 1000 Ohm dengan pencegah pembebanan lebih. 100 dan -5. 0.5) mm. 1 V. pak isi 2 Digunakan sebagai alat ukur arus dan tegangan DC dengan shunt dan pengganda terpasang pada alat. Pada posisi A. Dilengkapi dioda pengaman. Digunakan untuk memberi pengertian mengenai gelombang dan sifat-sifatnya. Ketelitian ± 2.5% pada simpangan penuh. alat berfungsi sebagai amperemeter dengan batas ukur 100 A. Kedua cermin tersambung dengan sistem engsel. 50.No. Dilengkapi dengan tutup geser untuk mengubah fungsi sebagai amperemeter atau voltmeter. serta buku manual penggunaan alat ukur. Tebal busur 6 (± 0. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Cermin Datar Lipat dengan busur Terdiri dari 2 buah cermin datar Ukuran masing-masing cermin sekitar 150 x 150 x 3 mm Kedua cermin terpasang permanen pada dudukan plastik injection. Slinki Diameter 80 mm. 5. 1 buah 48 . Terpasang dalam kotak plastik ABS. Sudut putar kedua cermin dapat diatur antara 0 . diameter minimal 30. 1 A. Kumparan atau spiral mengkilap dari kawat baja yang pipih tanpa karat. 10 V dan 50 V (DC). ukuran panjang bila dirapatkan ± 75 mm. untuk tegangan dan arus warnanya merah. Setiap soket tak boleh lepas (dilengkapi pengunci). Busur dapat dirakit dengan salah satu cermin secara kokoh dan dapat dibongkar pasang untuk disimpan. disertai 2 konektor (merah-hitam). soket untuk ground warnanya hitam. 100 mA. Lubang soket sistem dia. dilengkapi pengatur kalibrasi jarum. 2 set 6.

BIOLOGI Jumlah satuan min.5. x 10. Konstruksi logam/besi padat. penampang melintang batang mokotil (Zea mays). transparan. 2 Buah 7. stabil dan kuat. penampang melintang akar dikotil dari tanaman yang sama dengan struktur batang (Helianthus/Hibiscus/Cucurbita). Diafragma disk. Kunci Allen (1 set lengkap). Spesimen terlihat jelas. kuat dan tidak mudah robek serta dilengkapi silika gel. Batang Dikotil Memperlihatkan struktur batang. Alat semprot udara dilengkapi dengan sikat halus untuk membersihkan lensa. Ditutup dengan kaca penutup. Obeng halus (1 set lengkap). Sayatan utuh dan tidak robek. Tulang Keras Memperlihatkan struktur jaringan tulang keras mamalia. Dilengkapi dengan buku petunjuk pemakaian dan pemeliharaan dalam Bahasa Indonesia. 2 Buah 49 . Okular 10x dengan penunjuk . Sayatan utuh dan tidak robek.2. lengkap dengan keterangan spesimen. penampang melintang batang dikotil (Heliantus/Hibiscus/Cucurbita). Nama Alat dan Spesifikasi minimal Mikroskop Siswa Mikroskop Siswa Monokular dengan 3 lensa okular: x 5. alat khusus pembuka baut pengatur fokus yang sesuai dengan mikroskop (no. sayatan utuh dan tidak robek Preparat Kering. (diberi dua macam pewarnaan) 2. Terlihat jelas xilem dan floem yang tersebar (diberi dua macam pewarnaan) Preparat kering. Terlihat bagian rambut akar. dilengkapi dengan penutup khusus dari plastik polythene transparan untuk penahan debu. 3 lensa objektif akromatik: x 4.1). Komponen lensa dan asesoris disimpan dalam kotak kayu. x 10. xilem dan floem yang dibatasi kambium. cermin datar dan cekung. Ditempatkan dalam dompet kanvas Preparat Kering Disiapkan pada kaca mikroslaid jernih dengan ukuran sekitar: 75 x 25 x 1 mm. Kemiringan badan mikroskop terhadap penyangga bisa diatur. 2 Buah 4. terdapat komponen pengunci sehingga lensa tidak menyentuh kaca obyek. x 40. Tulang Rawan Hyalin Memperlihatkan struktur jaringan tulang rawan atau hialin mamalia sehingga terlihat sel dan intinya. terlihat sistem havers. Preparat Kering. Memperlihatkan struktur akar. Terlihat jelas epidermis. silinder pusat. 2 Buah 6. Perangkat Pemeliharaan Mikroskop Terdiri dari alat-alat sebagai berikut:Kertas untuk pembersih lensa (1 pack). tidak rusak. 1. 3 Buah No. akar dikotil. 2 Buah 5. 1 Set 2 Buah 3. (diberi dua macam pewarnaan) Preparat Kering. meja horizontal dengan penjepit mikrokroslide. sayatan utuh tidak robek Preparat Kering. x 12. Sayatan utuh dan tidak robek. terdapat pengatur fokus halus dan kasar. Batang Monokotil Memperlihatkan struktur batang.

2 Pak 50 . 2 Buah 12. tidak tercampur dengan organisme lain Preparat kering Hydra Memperlihatkan Hydra utuh dengan tentakelnya Preparat kering Spirogyra Memperlihatkan Spyrogyra dengan chloroplasnya bentuk spiral Preparat kering Jamur aspergillus Memperlihatkan jamur Aspergillus dengan konidianya Kotak Penyimpanan Preparat Bahan: Kayu/plastik. 2 Buah 14. 2 Buah 9. 8. Terlihat bagian yang terang dan gelap serta inti. Sel Darah Putih Memperlihatkan sel darah putih manusia beserta inti sel. 2 Buah 2 Buah 2 Buah 17. 2 Buah 10. (pak isi 50) Kaca jernih berukuran 75 x 25 x 1 mm. Sel Darah Merah Memperlihatkan sel darah merah manusia. palisade. penampang melintang daun monokotil (Zea mays). 19.No. 20. Daun dikotil Memperlihatkan struktur daun. Otot Polos mamalia Memperlihatkan struktur membujur jaringan otot polos pada usus halus mamalia. Akar Monokotil. Terlihat bagian rambut akar dan silinder pusat (diberi dua macam pewarnaan) Preparat Kering. struktur akar. Preparat Kering Paramaecium Memperlihatkan Paramaecium dan alat geraknya. (diberi pewarnaan) Preparat Kering. Terlihat sel-sel otot polos dengan intinya. Diberi dua macam pewarnaan. penampang melintang akar monokotil dari tanaman yang sama dengan struktur batang. (diberi dua macam pewarnaan) Preparat Kering Daun Monokotil Memperlihatkan struktur daun. 15. 18. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Preparat Kering. dan jaringan spon serta jaringan pengangkut. 2 Buah 13. Preparat Kering. Terlihat serabut otot jantung dengan percabangan. Digunakan untuk meletakkan objek yang akan diamati dengan mikroskop Jumlah satuan min. (diberi pewarnaan) Preparat Kering. Preparat Kering. 2 Buah 2 Buah 2 Buah 1 Buah 21. dengan penutup. 2 Buah 11. penampang melintang daun . Otot Jantung mamalia Memperlihatkan struktur membujur jaringan otot jantung mamalia dan diskus interkalaris. Memperlihatkan. Untuk penyimpanan 100 slaid / preparat kering Kaca Benda. Otot Lurik mamalia Memperlihatkan struktur membujur jaringan otot lurik mamalia. 16. Terlihat jaringan epidermis dengan stomatanya. (diberi pewarnaan) Preparat Kering.

Tabung Reaksi 16 mm. pak isi 10 Kepala berbulu keras diameter 22-26 mm. 3 Pak 23. Terdiri dari 5 macam warna: merah. diameter lekukan sekitar 2 cm. 22. kuning dan hitam masing-masing 100 pasang serta memiliki bentuk dan ukuran yang sama. pak isi 10 Terbuat dari kayu. 1 Pak 51 .16 mm. 2 gunting dengan ujung lurus dan bengkok. Respirometer Jenis sederhana. dapat mudah dibongkar-pasang. 3 Set 28. 2 Buah 27. tebal dinding sekitar 1. Ditempatkan dalam dompet kanvas dengan zipper. Ukuran sekitar 120 x 90 x 10 mm. 2 Buah 26.Terpasang pada bantalan dari plastik dengan penjepit spring steel. Pelat / Lempeng Tetes Bahan: Porselen putih dengan 12 lekukan. dinding medium. hijau. Jumlah satuan min. 1 Set 24. Dengan petunjuk pemakaian dalam Bahasa Indonesia. Digunakan untuk menutup objek yang akan diamati dengan mikroskop Perangkat Alat Bedah Semua komponen terbuat dari stainless steel terdiri dari: 2 pisau bedah dengan mata pisau berujung lancip dan lengkung. 16 mm.01 mL berwarna mencolok serta tidak mudah hilang. 1 pinset.No. lensa kaca dia.60 mL sebagai tempat makhluk hidup (spesimen). 1 Pak 31. Lup/Kaca Pembesar Pembesaran 3-5 kali. Kancing Genetika Untuk mempelajari konsep genetika yang mewakili pasangan pada lokus gen. pada tangkai dari kawat yang dipuntir. Dilengkapi dengan 4 kaki karet untuk kestabilan. Ukuran: 150 mm x dia.2 mm. 1 Pak 30. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Kaca Penutup (pak isi 50) Kaca jernih berukuran 22 x 22 x 0. Seluruh komponen kit ditempatkan pada wadah bersekat untuk memisahkan sertiap warna. dengan jepitan pegas baja untuk memegang tabung reaksi diameter 10-25 mm. berbingkai logam stainless steel dan lengkap dengan pemegang. 3 Buah 29. Panjang sekitar 25 cm. Semua warna dapat saling berpasangan. pak isi 50 Bahan: Kaca Borosilikat. permukaan luar licin dengan alu yang ukurannya bersesuaian. dengan ujung tabung berbibir. Penjepit Tabung Reaksi. Lumpang dan Alu Lumpang berbentuk mangkuk dari porselen dengan dasar lumpang rata dan kasar. 50 mm. putih. Diameter lumpang 80 mm.panjang 180 mm. 1 kaca pembesar. Pipa kaca kapiler dengan skala ketelitian 0. Salah satu ujung pipa yang diperbesar tersambung (dapat dipasang dan dilepas) ketabung dengan volume 40 . 1 rantai dengan 3 kawat pengait. 3 Set 25. Sikat Tabung Reaksi. Sehingga bisa dipakai untuk mensimulasi persilangan dengan 2 sifat . untuk menentukan banyaknya O2 yang dikonsumsi oleh serangga atau tumbuhan.

1 cm. diberi label nama bahan kimia. 32. 40. 1 X 500 gr 35. dilengkapi dengan petunjuk pembuatan larutan biuret. terdiri dari 2 termometer basah dan kering rentang -5 s. T. 1 X 250 mL 2 X 1 Kg 1 Buah 41. dengan rentang suhu 35 . Air raksa Termometer raksa. Pada bagian dasar terdapat lekukan sehingga tabung stabil ditempatkan. Digunakan sebagai tempat untuk meletakkan tabung reaksi dengan dia. petunjuk pada skala harus menunjukkan ukuran pertumbuhan sesungguhnya. Untuk melapisi sambungan kaca agar kedap udara. Tiap pak berisi 5 buku. 1 X 500 mL 37. Dalam wadah plastik dan tidak mudah lepas.No. dengan tiang dari logam.16 mm. 500 ml Berupa bahan untuk membuat larutan biuret untuk 1 resep 500 mL. Bahan alas plastik atau logam. Diberi label peringatan: Iritasi pada mata. Terdiri dari katrol dengan penunjuk skala pertumbuhan.42 derajat celcius skala 0. Sodium Hydroxide/ Natrium Hidroksida. dilengkapi dengan petunjuk pemakaian. Masing-masing bahan dikemas secara terpisah dalam botol gelap. Biuret. Rentang pengukuran minimal 10 cm.1. 1 Set 52 . botol berisi 500 gram. NaOH. Kertas Lakmus Lakmus merah dan lakmus biru. skala 1 derajat pada lempeng logam atau plastik. 10 . Vaseline/ Vaselin. 1 Buah 42. Auksanometer Untuk menentukan kecepatan pertumbuhan tanaman. Hygrometer Type gantung. Jumlah satuan min. Dilengkapi benang dengan pemberat dan petunjuk pemakaian dalam bahasa indonesia. T Pasta. Tiap warna terdiri dari 3 pak. atau butiran. 1 X 500 gr 34. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Rak Tabung Reaksi. 39. botol plastik berisi 500 gram. Benedict Satu paket 250 mL dalam botol gelap dengan label: Nama zat dan tanggal pembuatan Lugol Dalam botol gelap 250 mL Kapur Tohor dikemas dengan plastik 1 kg Termometer badan (klinik). T Padatan berbentuk serpihan.d. 6 lubang dalam dua baris (total 12 lubang) berdiameter sekitar 18 mm. 16 mm Dari kayu keras (min kelas2). tiap buku terdiri dari 20 lembar lakmus. dilengkapi dengan tabel untuk menentukan kelembaban. Digunakan dalam pemeriksaan kualitatif protein. Skala mudah di baca dan tidak mudah hilang. 3 Pak 36. 1 X 500 mL 38. skala 0. 3 Buah 33. 50 derajat celcius.

shore A 45 ± 5. dengan dia. tutup 101 mm Pipet Tetes. 25 mL Bahan: Kaca Borosilikat. shore A 45 ± 5. 3 Pak 53 . tahan panas. terdapat bibir tuang dan tidak mudah hilang Kaca Arloji Bahan: kaca borosilikat. Bahan sumbat karet berkualitas baik. volume: 1000 mL. dan bersumbu Kertas Saring. Pak isi 100 Diameter 100 mm Jumlah satuan min.5 mL. Panjang 150 mm Gelas Kimia 1000 mL Kaca Borosilikat. Bahan sumbat karet berkualitas baik. Gelas Kimia 250 mL Kaca Borosilikat. 3 Buah 52. 46. Ukuran: tinggi 18 mm x dia. 45. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Cawan Petri Bahan: Borosilikat. Lubang pada sumbat karet digunakan untuk memasang pipa kaca L. Satu ujung bulat. Kaca Ukuran: 175 x 6 mm (panjang x dia). 48. Silinder Ukur. Kaca Wadah dari kaca volume 100 mL dengan tutup dari plastik. 250 mL Bahan: Kaca Borosilikat Volume: 250 mL dengan skala 2 mL. 2 Buah 53. ujung lainnya pipih untuk meremukkan kristal Pembakar Spiritus. 3 Buah 44. terdapat bibir tuang dan tidak mudah hilang Silinder Ukur. Volume: 25 mL dengan skala 0. bentuk rendah dengan bibir tuang Volume: 250 mL Gelas Kimia 100 mL Kaca Borosilikat. bentuk rendah dengan bibir tuang Volume: 100 mL Labu Erlenmeyer 250 mL Bahan: Kaca Borosilikat. 3 Buah 57. 1 Pak 3 Buah 3 Buah 3 Buah 6 Buah 6 Buah 50. 3 Buah 3 Buah 3 Buah 56. 47. 55. 6 Buah 51. Sumbat karet 1 lubang Sumbat dapat terpasang pada labu erlemeyer 250 mL. Volume: 250 mL Sumbat karet 2 lubang Sumbat dapat terpasang pada labu erlemeyer 250 mL. 54. Lubang pada karet digunakan untuk memasang tumbuhan. Pak isi 10 Kaca dengan pemompa dari latek. 49. 95 mm. bibir tuang.No. tahan panas diameter 75 mm Corong kaca Diameter kurang lebih diameter 90 mm Batang Pengaduk. 43.

penyimpangan maksimum 2%. 2 Buah 61. tulang mata dan saraf. ukuran landasan sekitar 140 x 210 mm. Menggunakan manset lengan yang tahan lama. Bentuk huruf L. Bahan batang stainles steel. Pulse : 40-180/menit penyimpangan maksimum 5%. Terpasang pada alas yang stabil. memperlihatkan bola mata dan bagian-bagiannya termasuk tulang hidung. Steel. 2 Buah 64. Bahan: batang stainless steel. 3 Buah 59. Dapat menggunakan baterai (AA) atau AC adaptor. ukuran panjang 25 cm. 2 Buah 63. Batang baja ± 3 mm. Dia. 6 Buah 60. Dapat dilipat. Digunakan untuk pengambilan contoh populasi tumbuhan / hewan di lapangan. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Pipa Y panjang Bahan: kaca soda. lengkap dengan 2 buah baut pengencang dari baja divernikel atau steinless stell baut tidak dapat dilepas Tensi meter digital (otomatis tensi meter) Digunakan untuk mengukur tekanan darah manusia. bercabang pada salah satu ujungnya dia. Lingkaran lengan 220-320 mm. 2 Buah 62.70mm Pada ujung dilengkapi cork/gabus tebal. Dapat masuk pada sumbat karet 2 lubang. Ukuran: panjang keseluruhan 150 mm. sistol dan diastol dengan akurat. 1 Buah 54 . otot penggerak mata. dapat dibongkar pasang untuk menunjukkan bagian bagian mata. pengecatan menggunakan bahan cat anti toxin yang aman dan diberi nomor dan dilengkapi dengan keterangan dalam bahasa Indonesia. tekukan 10 cm dengan diameter lubang 0. 2mm . Jumlah satuan min. mudah dioperasikan. Model. dilengkapi baut kupu-kupu dari st. Dapat menjepit benda dengan dia. lubang pipa kaca 5 mm. Dilengkapi dengan petunjuk pemakaian dalam bahasa Indonesia. 1 Buah 65. Mata Manusia Ukuran minimal 4 x lebih besar dari ukuran asli. Statif Statif lengkap dengan landasan bentuk lempengan dan batang. Kornea lensa dibuat dari bahan transparan. Ukuran: 500 x 500 mm.No. Struktur mirip aslinya. MODEL ANATOMI Terbuat dari plastik PVC durabel kualitas baik. Steel. Kuadrat. Klem Universal Bahan : Aluminium die casting. dengan batang dari st. 58. Rentang pengukuran : tekanan 0-280 mm Hg.5 cm. Digunakan untuk membuat model paru-paru Pipa L Terbuat dari kaca soda. diameter batang 10 mm panjang 500 mm. baut tidak dapat dilepas Boss Head Celah bentuk V untuk 3 kontak titik pada batang dengan diameter sampai 13 mm. Sudut-sudut dikancing dengan sekrup palang (kupu-kupu) yang tidak mudah lepas.

sel darah putih dan keping-keping darah). Mekanisme gerak refleks. dominan. bilik kanan dan kiri. 1 Buah 69. mencantumkan referensi yang digunakan dicantumkan. Struktur bunga terlihat jelas dengan bagian-bagiannya. dan dalam terpasang pada alas yang stabil. bentuk sel saraf sensorik. Carta. Telinga Manusia Ukuran minimal 4 x lebih besar dari ukuran aslinya memperlihatkan telinga manusia bagian luar. ovovivipar) Carta. Hewan Tinggi Generatif (vertebrata) Menunjukan oogenesis dan spermatogenesis. dapat dibuka untuk memperlihatkan jantung dan bagian-bagiannya (serambi kanan dan kiri. intermediet dan resesif. ovipar.No. tipe penetasan telur dan inkubasi telur (vivipar. rhizoma. dicetak berwarna. fertilisasi eksternal dan internal. Terpasang pada alas yang stabil. Diberi keterangan nama dari bagian-bagiannya. Ukuran Carta : sekitar 70 x 100 cm. Perkembangbiakan Tumbuhan Generatif Menunjukan pembuahan pada tumbuhan berbunga dan pertumbuhan biji sampai berkecambah membentuk siklus. Perkembangbiakan Tumbuhan Vegetatif Menunjukkan berbagai cara perkembangabiakan vegetatif alami dengan cara tunas. Penampang memanjang mewakili bunga sempurna yang menunjukkan tabung buluh sari ketika pembuahan. motorik dan penghubung. 1 Buah 67. 1 Buah 71. Carta. bicuspid) Dipergunakan untuk mempelajari aliran darah. Carta. geragih. Hukum Mendel Persilangan monohibrid dan dihibrid (contoh pada tumbuhan). Bagian atas dan bawah diberi lis dengan penggantung. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Model. skala harus proposional dengan aslinya. umbi batang. Peredaran Darah Manusia Menunjukan contoh sel-sel darah manusia(sel darah merah. 1 Buah 72. Keterangan bagian-bagian dan kedalamannya mengacu atau sesuai dengan kurikulum SMP yang berlaku saat ini. 1 Buah 68. penampang membujur otak manusia. PERAGA CARTA Spesifikasi umum carta. 1 Buah 55 . 66. 1 Buah 70. Pembuahan ganda. tricuspid. Sistim Saraf manusia Menunjukan sistem saraf manusia. berupa hasil foto atau desain grafis bukan lukisan tangan. Jantung Manusia Ukuran minimal 3 x ukuran sesungguhnya. bahan carta : kertas minimal 135 gr dengan laminasi/dilapisi UV vernis. sistem peredaran darah besar dan kecil manusia. bagian-bagian sel saraf. tengah. menggambarkan struktur dengan bagian-bagian dan informasinya akurat. tunas adventif. Carta. Carta. mengacu pada buku referensi (dicantumkan). 1 Buah 73. medula spinalis. Jumlah satuan min. Model.

pembuluh dan pembuluh darah. 1 Buah 1 Buah 56 . tetangga. medula. silang). badan malpighi (simpai/kapsul bowman dan glomerulus). cair) dalam carta dibedakan berdasarkan warna. Sistim Ekskresi Manusia Menunjukan potongan membujur ginjal. Carta. 1 Buah 80. nomor atom. 1 Buah 1 Buah 1 Buah 84. 82. Ukuran sekitar 1000 x 750 mm. 1 Buah 77. bisep. 1 Buah 76. hidung. nefron. dan beberapa contoh proses penyerbukan yang dibantu hewan. Pernapasan Manusia Menunjukan sistem pernafasan manusia bagian frontal. Jaringan Tumbuhan Menunjukan struktur jaringan akar. Carta. secara khusus ditunjukkan bagian-bagian dari otot lurik (perut otot. terisi 111 unsur. Carta. penampang membujur kepala dan leher. lurik dan jantung. Ditunjukkan pula contoh otot trisep. gas. 1 Buah 79. Edisi terbaru. Alat Reproduksi Manusia Menunjukan penampang pinggul pria dan wanita. serabut otot. dengan korteks. telinga. Carta. berkas otot. massa jenis. 1 Buah 75. 74. 1 Buah 81. dan tendon). 1 Buah 78. fleksor. konfigurasi elektron. Proses ekspirasi dan inspirasi Carta. alveolus). lidah dan kulit Carta Sistem Periodik Dicetak pada plastik atau kertas berlaminasi. Jumlah satuan min. Carta Organisasi Kehidupan Menunjukkan organisasi dari tingkat sel hingga organisme Carta Metamorfosis Menunjukkan metamorfosis sempurna dan tak sempurna Carta tahapan perkembangan manusia Menunjukkan tahapan perkembangan manusia mulai dari bayi hingga dewasa dengan ciri-cirinya Carta Alat Indra Menunjukkan bagian-bagian dari mata. penampang melintang usus halus menunjukkan pembuluh lymph. semi logam. pronator. ekstensor. massa atom relatif. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Carta. 85. Pencernaan Manusia Menunjukan sistem percernaan makanan manusia. Macam-macam Penyerbukan Menunjukan beberapa penyerbukan (penyerbukan sendiri. non logam. 83. tubulus. testis dan ovarium dilengkapi dengan nama-nama bagiannya. energi ionosasi pertama. Dilengkapi bagian terkecil dari paru-paru (bronkiolus. Carta. Pengelompokkan unsur-unsur (logam. batang dan daun monokotil dan dikotil.No. titik leleh atau titik didih untuk setiap unsur. Carta memperlihatkan simbol atom. kelenjar dan organ pendukung. Otot Manusia Menunjukan otot polos.

Deskripsi menjelaskan ciri-ciri. lengkap dengan sporofit 3. Didalam blok. 2 Set 87. siklus hidup dan takson. tidak terpisah perspesies. setiap set disertai dengan kunci determinasi atau deskripsi. Rhodobryum sp. tidak perspesies. dsb. Fissiden sp. Ada buku deskripsi dan disertai kunci determinasi secara makroskopis. dan deskripsi singkat mengenai mengenai habitat atau karakteristik jenis. atau Dicranum sp. hewan langka. Ukuran spesimen 5-10 cm. Dibaliknya ada nama ilmiah spesies dan nama umum. harus terlihat bentuk individunya. dalam satu kesatuan. tallus dichotom dan athe/archegonium KIT Pteridophyta Terdiri dari 3 blok masing-masing berisi minimal 1 spesies. Dumortiera sp. Leucobryum sp atau Campylopus sp. mewakili jenis paku homosfor. Diberi nomor pada sudut kiri atas. dengan atau tanpa sporofit 6. atau Hypnodendron sp. terdapat skala. atau Plagiochila sp dengan atau tanpa sporofit 5. Ada buku deskripsi dan dilengkapi kunci determinasi penunjuk genus dalam satu kesatuan. tallus dichotom lengkap dengan athe/archegoniofor 2. 86. 1 Set 57 . Ukuran kartu 8 x10 cm pada ujung dibuat radius. serta kunci determinasi dalam bentuk cetak KIT Bryophyta Terdiri dari 3 blok masing-masing blok berisi 1-5 tumbuhan per spesies pada setiap blok. dicetak pada kertas minimal 300 gr dilapisi pernis. 1 Set 89. dicetak pada art karton minimal 300 gr/m2 dilapisi pernis. Peraga Bioplastik Spesimen asli di blok dalam acrylic resin jernih sehingga tampak jelas. tanpa label nama spesies. Kartu Tumbuhan Foto tumbuhan khas yang hidup pada ekosistem dan takson yang berbeda seperti contoh tumbuhan air dikotil-monokotil. mewakili lumut daun atau lumut hati. Dikemas dalam satu kotak. takson dan penjelasan habitat atau karakteristik jenis. Bryum sp. tumbuhan padang pasir. Dikemas dalam satu Jumlah satuan min. Tiga jenis lumut dapat dipilih dari: 1. Diberi nomor pada sudut kiri atas. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Kartu Binatang Foto binatang khas geografis indonesia dan dunia. takson dan penjelasan habitat atau karakteristik jenis. JumLah kartu sebanyak 25 lembar masing-masing berisi 1 macam tumbuhan dicetak separasi 4 warna../Rhizogonium sp. 2 Set 88. ukuran tumbuhan 310 cm. dengan sporofit 7. Dibaliknya ada nama ilmiah spesies dan nama umum. dengan atau tanpa sporofit 4.No. Polytricum sp. diberi nama kit dan identitas perusahaan. JumLah kartu sebanyak 25 lembar masing-masing berisi 1 macam binatang dicetak separasi 4 warna. ukuran kartu 8x10 cm pada 4 sudut dibuat radius. berbentuk balok persegi berukuran min 8 cm x12 cm yang tebalnya minimal 1 cm atau disesuaikan dengan ukuran spesimen. diberi kode nomor. heterosfor dan paku peralihan. untuk menuntun menemukan genus. Marchantia sp.

2 Buah 58 . Salvinia sp. diberi nama kit dan identitas perusahaan Tiga jenis tumbuhan paku dapat dipilih dari: 1.No. nomer telepon. Equisetum sp. Jumlah satuan min. kertas sampul art paper min 120 gr ukuran A4. batang bercabang dan strobilus 2. daun dan sorus 6. batang daun dan strobilus 4. Selaginella sp. Pada sampul halaman belakang tertulis identitas Perusahaan minimal nama. Buku dicetak pada kertas isi HVS min 70 gr. Aktifitas penggunaan alat berisi minimal 30 aktivitas. batang dan daun 7. lengkap akar. langkah kerja dan alat evaluasi. Lycopodium sp lengkap akar. alamat. Drymoglossum sp. lengkap akar. batang daun dan sorus Buku Panduan Penggunaan Alat Biologi Berisi seluruh aktifitas penggunaan peralatan biologi lengkap dengan petunjuk praktikum/kegiatan dilengkapi tujuan. daun dan strobilus 3. lengkap akar. 90. batang daun dan sorus 5. Adiantum sp. batang. lengkap akar. batang. lengkap akar. Hymenopillum splengkap akar. Nama Alat dan Spesifikasi minimal kotak./Marsilea sp.

Merk yang telah terdaftar di Dept.Merk Branded yang mempunyai kantor pusat operasional di Indonesia .6 GHz L2 Cache 1MB Chipset : Synchronized chipset with the system Memory : 1 GB DDR2 PC-6400 SDRAM Hard Drive : 160 GB SATA-II 7200RPM Cache 8MB Optical Drive : DVD/CDRW Combo Drive Networking : Ethernet 10/100Mbps dan PCI Wireless LAN Turbo-G technology VGA : Integrated Display Adapter. ISO-14001:2004. disertai Surat Pernyataan Barang Asli & Garansi dari produsen (bermeterai) System Operasi : Sistem Operasi legal yang disesuaikan dengan software multimedia laboratorium bahasa (student) Software Applikasi : Aplikasi perkantoran memiliki paket lengkap dengan pemroses kata-kata (word processing). PERALATAN LABORATORIUM BAHASA 1.Melampirkan Surat Pernyataan Jaminan Keaslian Barang dari Reseller/Rekanan Sekolah Purna Jual : Daftar informasi layanan purna jual terdekat dari produsen berikut nomer telephone 59 . Parallel. Optical Mouse & 2 unit UniDirectional Headset with 40mm speaker include splitter (merk sama dengan CPU) Casing : MicroATX form-factor Monitor : Minimal LCD 15" (merk sama dengan CPU) Garansi : 1(satu) tahun. LAB BAHASA BERBASIS KOMPUTER No 1 Komputer Client Processor Nama Alat dan Spesifikasi minimal JumLah satuan min. pengolah data / lembar kerja (spreadsheet) dan presentasi. eSATA. OHSAS 18001 serta terdaftar di Departemen Perindustrian RI Dokumen Pendukung : . Serial. 18 unit : Multicore Processor minimal speed 2. minimum 128 MB Audio : Integrated Audio Adapter I/O ports : 6x USB 2.B. Ethernet RJ-45 Peripheral : Keyboard. Perindustrian (Depperin) & memiliki Izin Perakitan di Indonesia .0. Manual & Buku Petunjuk : Dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia Standar Kualitas : ISO-9001:2000. WLAN.

supports 802.0 GHz L2 Cache 2MB Chipset : Synchronized chipset with the system Memory : 2 GB DDR2 PC-6400 SDRAM Hard Drive : 320 GB SATA-II/300 7200RPM Cache 16MB (2 partitions) Optical Drive : DVD/CDRW Combo Drive Networking : Ethernet Gigabit 10/100/1000Mbps VGA : Minimum 256 MB supports DualView. eSATA. 60 . masing-masing untuk 9 (sembilan) komputer client Ports : 4-ports LAN 10/100Mbps + 1-port WAN.Merk yang mudah ditemukan di pasaran dan mempunyai kantor pusat operasional di Indonesia . Optical Mouse & Uni-Directional Headset with 40mm speaker (merk sama dengan CPU) Casing : MicroATX form-factor Monitor : Minimal LCD 15" (merk sama dengan CPU) Garansi : 1(satu) tahun.11b/g Number of Access Point : 2 (two) Access Point. Auto MDI/MDI-X. Parallel. pengolah data / lembar kerja (spreadsheet) dan presentasi. ISO-14001:2004 & OHSAS 18001. 1 unit 3 : Multicore Processor minimal speed 3. Perindustrian (Depperin) & memiliki Izin Perakitan di Indonesia . serta terdaftar di Departemen Perindustrian RI Dokumen Pendukung : . Manual & Buku Petunjuk : Dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia Standar Kualitas : ISO-9001:2000. (1 to LCD Monitor & 1 to LCD Projector) Audio : Integrated Audio Adapter I/O ports : Internal media card reader.No 2 Nama Alat dan Spesifikasi minimal Komputer Server Processor JumLah satuan min. 6x USB 2. Serial. Antenna : Detachable Dipole Antenna.Merk yang telah terdaftar di Dept. UTP RJ-45 Peripheral : Keyboard.0. disertai Surat Pernyataan Barang Asli & Garansi dari produsen (bermeterai) System Operasi : Sistem Operasi legal yang disesuaikan dengan software multimedia laboratorium bahasa (master) Software Applikasi : Aplikasi perkantoran legal memiliki paket lengkap dengan pemroses kata-kata (word processing).Melampirkan Surat Pernyataan Jaminan Keaslian Barang dari Reseller/Rekanan Sekolah Purna Jual : Daftar informasi layanan purna jual terdekat dari produsen berikut nomer telephone Instalasi Jaringan 1 Paket Technology : Access Point + Router.

1 unit UPS harus mampu dibebani dengan 2 set PC + Monitor . 10 AH or better Casing : Fire Resistance Case Garansi : 1(satu) tahun. WPA-PSK. setiap 9(sembilan) komputer dihandle oleh 1 Access Point Garansi : 1(satu) tahun. AccessPoint Repeater & AccessPoint Client & WISP. Bridge.250VAC Input Power Frequency : 50 . WPA2-PSK supports & WEP 64/128-bit.7 millions color pallete 61 .60 Hz Protection : Overload & Short-circuit protection. Wireless Features : Wireless Client Issolation. Sealed Lead Acid. 12V. Router.Dilengkapi dengan Surat Keterangan Dukungan Distributor Resmi LCD Projector 1 unit Projection system : DLP Technology Brightness : 2500 ANSI Lumens Native Resolution : SVGA (800x600) Contrast Ratio : 2600 : 1 (Full On/Full Off) Keystone : Manual Vertical + 40o Aspect Ratio : 4:3 Native. Gateway.No Wireless Security Nama Alat dan Spesifikasi minimal JumLah satuan min. 4 5 : WPA. 16:9 Selectable Image Size : 24" to 300" (diagonal) Throw Ratio : 53" @ 2M Color : 16. WPA2. Powerline Noise protection Smart AVR Technology : Built-in Stabilizer(AVR) Battery Type : Maintenance Free. Wireless Operations : AccessPoint. Configuration : Web-based Management Installasi : Termasuk aksesoris installasi LAN. disertai Surat Pernyataan Garansi dari distributor resmi (bermeterai) Manual & Buku Petunjuk : Dalam bahasa Indonesia Standar Kualitas : ISO-9001:2000 (IT Products Manufacturing) Keterangan : . Universal Repeater & WDS Repeater to increase wireless coverage. disertai Surat Pernyataan Garansi dari distributor resmi (bermeterai) Standar Kualitas : ISO-9001:2000 dan telah disertifikasi oleh Departemen Komunikasi & Informatika RI Keterangan : Dilengkapi dengan Surat Keterangan Dukungan Distributor Resmi UPS (Uninterruptible Power Supply 10 unit Output Power Capacity : 850 VA Power Factor : 75% or higher Backup Time : >12 minutes (dengan beban 2 set pc dan monitor) Output Waveform : Simulated Sine Wave Output Power Voltage : 220 V Input Power Voltage : 140V .

o Server dapat melakukan chatting P2P (Peer to Peer) dengan Client. gambar dan dokumen ke Client. disertai Surat Pernyataan Garansi dari distributor resmi (bermeterai) Dalam bahasa Indonesia ISO-9001:2000 (IT Products Manufacturing) Dilengkapi dengan Surat Keterangan Dukungan Distributor Resmi JumLah satuan min.  Pengaturan informasi tentang siswa/i yang terdaftar pada kelas. o Tombol dan menu dapat diakses dengan menggunakan shortcut. 1(satu) tahun. One-to-All (Broadcast). File transfer. o Pengguna bisa memilih tampilan skin themes yang sudah disediakan. untuk memudahkan pengguna. One-to-Many (Selected). PAL & SECAM Power cord. Komunikasi data:     Server ke Client. One-to-One. VGA Cable & Remote Control with battery.No Nama Alat dan Spesifikasi minimal Lamp Computer Compatibility Video Compatibility Accessories Garansi : : : : : 220 watt. Server ke Client. o Tombol dan Menu dikelompokkan secara sistematis. Server Side Digunakan oleh instruktur/guru. 3000 hours VGA (640x480) to UXGA (1600x1200) NTSC. Fungsi Pengaturan:  Pengaturan konfigurasi/setting kelas pembelajaran.  Fitur Chatting. Interface (Tampilan Antar Muka):  Dilengkapi dengan tampilan yang menarik dan mudah digunakan. o Server dapat mengumpulkan file-file dari Client. o Server dapat mengijinkan Client untuk berkomunikasi dengan Client lainnya dan semua percakapan akan diketahui oleh Server yang akan menjadi pamantau 62 . o Dapat mengirim data ke beberapa atau semua Client Secara simultan. o Pengiriman data dapat dilakukan secara tersembunyi (tanpa membutuhkan konfirmasi ke Client) atau dengan konfirmasi ke Client. Server ke Client. o Dapat mengirim file video. Manual & Buku Petunjuk : Standar Kualitas : Keterangan : 6 Software 1 Paket Aplikasi client-server dan dapat beroperasi dengan baik dengan menggunakan topologi jaringan nirkabel (wireless) 1.

o Pertanyaan dikelompokkan berdasarkan konteks soal dan tingkat kesulitan soal.        63 . Menggunakan kompresi suara. secara otomatis sistem dapat menghitung nilai total individual. median. Server dapat menambah chat room dan menambahkan beberapa Client sesuai yang dikehendaki atau seluruh Client. Hasil statistik disajikan dalam bentuk tabel maupun grafik. o Konfigurasi chat room yang telah dibuat dapat disimpan untuk dapat ditampilkan dengan cepat tanpa mengulang proses pembuatan chat room dan penambahan Client pada chat room tersebut. Soal merupakan pilihan ganda. modus dan standar deviasi. Komunikasi suara:      Server broadcasting ke seluruh Client. o Server dapat menyiarkan video ke Client tertentu atau ke seluruh Client yang online. Dapat memasukkan jawaban beserta skor untuk setiap pertanyaan. dan dapat dilengkapi dengan gambar maupun video. o Dapat membuat set pertanyaan yang merupakan gabungan beberapa pertanyaan dengan konteks dan tingkat kesulitan soal yang sama yang dapat ditampilkan secara acak.  Menggunakan kompresi video untuk meminimalkan penggunaan bandwith. Dapat memasukkan set pertanyaan untuk tes/uji kemampuan dan kuis. Assesment/Tes dan kuis: Dilengkapi dengan contoh soal-soal yang sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Q1 dan Q3) untuk mendapatkan gambaran kemampuan siswa/i secara komprehensif. Untuk soal-soal pilihan ganda dan mencocokkan. Data/nilai tes dapat diekspor kedalam lembar kerja (Worksheet). o Video streaming:  Broadcasting dari Server ke seluruh Client. JumLah satuan min. Data/nilai tes dapat dicetak. Server berkomunikasi dua arah (full duplex) dengan salah satu Client.  Data yang dikirim maupun diterima harus dikompresi terlebih dahulu untuk meminimalkan penggunaan bandwith. merangkai kata. isian. Dilengkapi dengan fungsi-fungsi statistik deskriptif (mean. dan Client yang lain mendengarkan.No Nama Alat dan Spesifikasi minimal (observer). maupun keseluruhan.

dan ilustrasi. Komunikasi data:  Komunikasi data Client ke Server. Belajar Mandiri:      Dilegkapi dengan contoh media pembelajaran praktikum Bahasa Inggris yang sesuai KTSP dan kaya akan video. Dilengkapi dengan kamus indonesia-inggris vice versa yang dapat diperbaharui oleh pengguna yang mempunyai akses. o JumLah pengguna yang dapat didaftarkan di dalam sistem ini tidak dibatasi. Data disimpan dengan menggunakan sistem basis data untuk tingkat kehandalan yang optimum dan kemudahan pembaharuan.  2. Keamanan Soal dan Jawaban. o Client bisa memilih tampilan skin themes yang sudah disediakan.No Nama Alat dan Spesifikasi minimal Kontrol PC Jarak Jauh (PC Remote Control and Monitoring):     Server dapat menjalankan dan mematikan aplikasi pada komputer Client. Keamanan: fasilitas User Group Management. o Tombol dan Menu dikelompokkan secara sistematis. Server bisa mematikan komputer Client. Kelompok tingkat akses bisa diperbaharui kapan pun. animasi. Server bisa melihat aktivitas monitor Client. o Data soal dan jawaban disimpan di basis data dan dilengkapi dengan kata sandi. o Pengguna dilengkapi dengan kata sandi. One-to-One (full 64 . dan disimpan dengan menggunakan algoritma hash untuk keamanan yang optimal. JumLah satuan min. Dilengkapi dengan modul penambahan konten. Client Side Digunakan oleh siswa/i. Interface (Tampilan Antar Muka):  Dilengkapi dengan tampilan yang menarik dan mudah digunakan. untuk memudahkan pengguna. Server bisa mengontrol keyboard dan mouse komputer Client. simulasi. o Pengguna dikelompokkan berdasarkan kelompok tingkat akses. o Tombol dan menu dapat diakses dengan menggunakan shortcut.

 Upload file ke Server.  Aktivitas monitor Client dapat dilihat oleh Server  Komputer Client dapat dimatikan oleh Server.  Dilengkapi dengan playback video.  Keyboard dan mouse komputer Client dapat dikontrol oleh Server. dengan kondisi Server sebagai Observer/pemantau). Client-to-Client apabila diperbolehkan oleh Server. JumLah satuan min. dan ilustrasi. simulasi.  Dapat menampilkan Konfirmasi Pengiriman data server. Dapat melihat jawaban beserta skor untuk setiap pertanyaan apabila diperbolehkan oleh Server. Dapat melihat data sejarah (historical data) assesment/tes yang sudah diambil sebelumnya. animasi. Dapat melihat nilai total individual apabila diperbolehkan oleh Server.No Nama Alat dan Spesifikasi minimal duplex).  Fitur Chatting (Client ke Server. Client dapat mengatur volume audio secara digital. Assesment/Tes: Dapat melakukan tes dengan set pertanyaan yang telah disiapkan di Server. Dapat melihat hasil assesment/tes dalam bentuk grafik untuk mendapatkan gambaran secara komprehensif areaarea tertentu dari materi pembelajaran yang perlu ditingkatkan. Video streaming:           Menampilkan video streaming dari Server. gambar dan dokumen ke server.  Dilengkapi dengan Kamus Indonesia-Inggris vice versa. yang kaya akan video.  Dilengkapi dengan teknologi voice spelling untuk Bahasa 65 .  Kontrol PC Jarak Jauh (PC Remote Control and Monitoring):  Aplikasi pada komputer Client dapat dijalankan oleh Server. Komunikasi suara: Client berkomunikasi dua arah (full duplex) dengan Server. Menggunakan kompresi suara. Dapat mencetak ke kertas atau mengekspor nilai individual kedalam format lembar kerja (worksheet). o Dapat mengirim file video. Dapat Menampilkan video secara full screen.  Belajar Mandiri:  Dilengkapi dengan contoh media pembelajaran praktikum Bahasa Inggris yang sesuai KTSP dan bersifat rich content.

Double console : a. Digital Touch System (manual). BAHASA SISTEM DIGITAL MULTIMEDIA No A. Dapat diupgrade dengan mudah apabila terjadi perubahan pada aplikasi dan tanpa biaya (gratis) f. Soft touch menggunakan lapisan transparan/acrylic/ plastic mica. (Programing dan interfacing) Relay 12 Volt-24 Volt. LAB. Persyaratan Tambahan a. 2. /setara. b. pada beban penuh 36 siswa. Aplikasi merupakan produk lokal bukan terjemahan atau rekayasa dari produk negara lain c. Graphic Computer base system.1 Amp max DC 5 Volt. Installasi dan penjelasan teknis cara penggunaan aplikasi kepada pengguna. 3. 1.No Nama Alat dan Spesifikasi minimal Inggris. JumLah satuan min. b. Keamanan:  Dilengkapi dengan fasilitas kata sandi yang dapat diaktifkan apabila dibutuhkan. 1 Nama Alat dan Spesifikasi minimal JumLah satuan min. 12 Volt 24Volt 90 Volt AC s/d 240 Volt AC. Aplikasi sudah terdaftar HAKI d. Actuator system Tegangan catu keluaran Tegangan Jala jala Daya total max pengendali Printed circuit board : : : : : 66 . MASTER CONTROL PROGRAM PENGENDALI /CONTROLLER 1 set Console pengendali manual dengan soft touch. minimal menggunakan saklar mikro/ digital micro switch sistem picu tegangan. 400 Watt. dan dilengkapi monitor LED pada tiap tombol program guru dan program siswa. Pertinak board layout finishing Cat/silver plating. Menggunakan bahasa pemrograman yang sudah familiar di gunakan di Indonesia dan sudah terhubung langsung dengan interface dan actuator (Audio distributor). Console pengendali komputer berbasis grafis. Buku manual lengkap dan mudah dipahami oleh pengguna dalam bahasa Indonesia 2. Lisensi perpetual (sekali beli berlaku untuk selamanya) jumLah lisensi minimal 1 server dan 40 client e.

Reset. 16:9 Selectable 24" to 300" (diagonal) 53" @ 2M 16. Pair. Monitoring siswa(MS). tampil minimal 36 atau lebih siswa. Tuner. VGA Cable & Remote Control with battery. Konsumsi daya max : 15 Watt. Tegangan jala jala : 90-240 Volt AC matic. Terminal input : Tuner.Mic.UHF. Terminal out : Stereo audio out.No Nama Alat dan Spesifikasi minimal Actuator connection Front panel monitor : : Relay 12 Volt DC /24 Volt DC /1A Grafis full colour.RF out-Audio video terminal input dan output RCA 5 6 67 .MS Private/ group Head set. Return-call. 2 unit Tape deck 1 set Standar produk pabrikan branded dalam negeri/lokal dan bukan produk rumahan(home industri). 300 Watt room speaker room 0 -20 Khz. Aux 10 k-Ohm. Aux. Tanggapan frek minimal : 0 s/d 20 KHz . max. Speaker Room Amplifier 1 set Minimal stereo dengan daya : 300 watt DVD Player 1 unit DVD portable. Impedansi input : 600 Ohm. 8 inchi. RCA terminal Impedansi out put : 100 K Ohm. Group. PAL & SECAM Power cord. Mic.1 % max. 3000 hours VGA (640x480) to UXGA (1600x1200) NTSC. Impedance 600 Ohm. JumLah satuan min. Garansi : 1(satu) tahun. Stereo.7 millions color pallete 220 watt. S/N : > 50 dB. Audio Input : Audio out Frek range LCD Projector Projection system Brightness Native Resolution Contrast Ratio Keystone Aspect Ratio Image Size Throw Ratio Color Lamp Computer Compatibility Video Compatibility Accessories : : : : : : : : : : : : : : : : 2 3 4 1 unit DLP Technology 2500 ANSI Lumens SVGA (800x600) 2600 : 1 (Full On/Full Off) Manual Vertical + 40o 4:3 Native. Tape. dan minimal 8 program pengendalian guru antara lain: Private. Distorstion : 0. USB conection. All. disertai Surat Pernyataan Garansi dari distributor resmi (bermeterai) Manual & Buku Petunjuk : Dalam bahasa Indonesia Standar Kualitas : ISO-9001:2000 (IT Products Manufacturing) Keterangan : Dilengkapi dengan Surat Keterangan Dukungan Distributor Resmi Speaker room : 300 Watt Fullrange 4 ohm.

dengan ukuran minimal panjang 120 cm. headphone 4 Ohm. auto repeat. mouse. merek lokal Connection cable: PS2. Chasing tebal 0. Dilengkapi webcame dan Wifi 8 9 10 B. DVD R/W. 1.5 PK.extend with telephone cable 4 line Hub Tape rec lab bahasa Sekitar 6 Volt DC. satu meja untuk 4 siswa Dimensi : minimal 122 cm x 122cm (segi empat sudut tirus). Keyboard siswa: standar. Call. mouse. 9 68 . Stand dari bahan mdf silang minimal 122 cm x 122 cm.monitor 15 inchi.  Meja self access Ukuran 122 cm x 50 cm x 70 cm. 6 .3mm dan power supply 300 Watt. max 5A STUDENT CONTROL Head set Condenser microphone. Dilengkapi webcame dan Wifi 8 Meja Siswa 9 unit  Meja utama Segi empat tanpa sekat atas. Chasing tebal 0. Computer program. Power consumption: maksimal 75 Watt. repeat. diatas meja dipasang stand untuk nomor siswa (minimal 30cm terbuat dari bahan pipa pvc ukuran diameter 4 inchi).No 7 Nama Alat dan Spesifikasi minimal PC Pengendali Utama JumLah satuan min. standar lokal brand . Monitor siswa Layar LCD minimal 15” AC : 90-240 Volt . Bahan minimal mdf 12 mm finising dempul plastik. Harddisk 160 GB.12 Vdc. sekitar 1-Watt. 1 set Minimal prosesor multicore. sudut meja dibuat tirus. Mic On/off. standar lokal brand .monitor 19 inchi. DVD R/W. 1 Interfacing/antarmuka berbasis microcontroller AC Split Diutamakan merek lokal. tebal minimal 15 mm untuk 2 2 unit siswa dengan finishing cat duco Meja guru 1 unit Standart 1 biro. Memori. epoxy. Front panel Bahan : Fiber glas/Acrilic/Alluminium. keyboard.000H Dimension headphone speaker 4 – 8 cm Michrophone dan headset bisa diatur posisinya Amplifier dan front panel student Power amp : 2 Watt. Range 20 Hz-20. Function Switch : klick ON. keyboard. Switch Function : minimal 4 item : power On-Off.3mm dan power supply 300 Watt. RAM 1Ghz.audio Volume. compare. Opamp. Meja finishing cat duco. RAM 1Ghz. 220 Volt AC Power Suply Unit: 80-220 VA. cassette tape. Harddisk 160 GB. Tape play speed: normal and slow Komputer siswa untuk akases mandiri 1 set 1 unit 1 unit 36 unit 2 36 unit 3 36 unit 4 5 6 36 unit 36 unit 36 unit 7 4 set Minimal prosesor multicore. terakhir cat duco.lebar 60 cm.klick Off.

Produsen Peralatan lab Bahasa  Memiliki badan hukum yang sah.Kabel DC.  Memiliki merek produk yang telah terdaftar di Derektorat Jendral kementerian Hukum dan HAM  Memiliki jaringan agen perwakilan minimal di 15 (lima belas) kota besar yang tersebar 69 . Kursi guru Model kursi direktur ada sandaran tangan dan sandaran punggung dengan jok spon dibungkus kain sintetis/fabrikan bisa berputar 360 derajat. Tinggi kursi total dari lantai sampai permukaan jok minimal 60cm. Mengeluarkan atau memberikan sertifikat garansi minimal 1 tahun dan jaminan ketersediaan komponen 5 tahun. silang kaki segi empat menggunakan besi stall ukuran minimal 2. kabel data. 3. Diberikan cadangan headset dan amplifier panel siswa JumLah satuan min. dapat berputar 360 derajat konstruksi kaki menggunakan besi baja. Jok menggunakan spon tebal dibungkus kain sintetis/fabrikan dengan diameter minimal 30cm Sistim instalasi kabel Semua sistem kabel baik kabel power AC. Ketinggian kursi dapat di stel naik turun Kaki kursi (stang) bagian luar ukuran diameter minimal 1 ½ inchi tebal minimal 1. terbuat dari bahan MDF tebal 12 mm finishing dempul plastik. Sandaran tangan dari karet keras atau yang setara.4cm. bagian dalam ukuran diameter minimal 1 ¼ inchi tebal minimal 1.. Memiliki surat ijin usaha industri yang dikeluarkan minimal oleh dinas perindustrian kabupaten/ kota atau dinas perindustrian propinsi. 1. Memiliki perwakilan untuk agen servis minimal di 15 kota besar tersebar diseluruh Indonesia. 4. epoxy dan terakhir cat duco Kabel Instalasi: db 25 db 9 sistem pohon kabel.No Nama Alat dan Spesifikasi minimal tinggi 80 cm. dilengkapi instalasi kabel grounding. ditanam dalam kanal kabel Kursi Guru Model kursi direktur sandaran tangan bisa berputar 360 derajat. memiliki badan hukum resmi yang sudah disahkan oleh badan hukum RI/ pemerintah. 10 11 1 paket 1 unit 12 40 unit 13 1 paket 14 4 set STANDART KWALITAS /PENJAMINAN MUTU. Stand kaki kursi silang empat roda Kursi Siswa bahan minimal besi kombinasi kayu dan spon sebagai bahan jok. Memiliki merek yang sudah didaftarkan di Direktorat Jenderal HAKI Kementerian Hukum dan HAM. PT/CV/UD dll.4mm.  Memiliki surat ijin tempat usaha bidang elektronika/alat peraga pendidikan dari pemerintah daerah setempat (SITU).4mm.4mm.  Memiliki surat ijin usaha perdagangan bidang elektronika/komputer (SIUP). alamat lengkap nomor telephone kontak person. Rangka dari besi terbungkus karet keras atau yang setara. Produsen Komputer Produk lokal. dengan mencantumkan nama penanggung jawab. bisa distel naik turun. tanpa sandaran tangan dan tanpa sandaran punggung. dimasukkan dalam kanal kabel dan ditanam di lantai. bisa distel naik turun. atau kementerian perindustrian 2. tebal minimal 1.

dengan 3 warna kontras j. sisi 8 cm x 6 cm. Segitiga sama sisi : sisi 4 cm tebal 5 mm 3 buah. Pesegi panjang : sisi 8 x 4 cm tebal 5 mm 3 buah. dengan 3 warna kontras h. dengan 3 warna kontras k. Lingkaran : diameter 3 cm tebal 5 mm 3 buah. dengan 3 warna kontras m. Persegi : sisi 3 cm tebal 5 mm 3 buah. Lingkaran : diameter 6 cm tebal 5 mm 3 buah. Pesegi panjang : sisi 4 x 2 cm tebal 5 mm 3 buah. dengan 3 warna kontras o. dengan 3 warna kontras p. dengan 3 warna kontras i. dengan 3 warna kontras Bahan : Plastik ABS berwarna. Persegi : sisi 6 cm tebal 5 mm 3 buah. Tebal 2 mm (8 buah) 1 set 70 . Bahan : plastik ABS berwarna. Pesegi panjang : sisi 8 x 4 cm tebal 2 mm 3 buah. dengan 3 warna kontras d. alamat lengkap nomer telpon dan kontak person. dengan 3 warna kontras n.JumLah satuan min. Persegi : sisi 6 cm tebal 2 mm 3 buah. 1 set 1 BLOK LOGIKA Untuk membantu menanamkan konsep himpunan. Segitiga sama sisi : sisi 6 cm tebal 2 mm 3 buah. pengertian himpunan. di seluruh Indonesia dengan mencantumkan nama penanggung jawab. dengan 3 warna kontras b. injection 2 MODEL BANGUN DATAR Untuk membantu menjelaskan pengertian dan sifat-sifat bangun datar serta kesebangunan dan kongruensi. dan operasi pada himpunan. Persegi : sisi 3 cm tebal 2 mm 3 buah. dengan 3 warna kontras c. dengan 3 warna kontras g. Terdiri atas 48 buah model plastik a. dengan 3 warna kontras f. Segitiga sama sisi : sisi 4 cm tebal 2 mm 3 buah. Tebal 2 mm (1 buah) 2. sisi 24 cm x 18 cm. injection Model Persegi Panjang (9 buah) (sebanyak 2 macam dengan 2 warna) ukuran : 1. Lingkaran : diameter 3 cm tebal 2 mm 3 buah. dengan 3 warna kontras l. PERALATAN MATEMATIKA No Nama Alat dan Spesifikasi Minimal Jumlah satuan min. Pesegi panjang : sisi 4 x 2 cm tebal 2 mm 3 buah. Segitiga sama sisi : sisi 6 cm tebal 5 mm 3 buah. dengan 3 warna kontras e. Mengeluarkan atau memberikan sertifikat garansi minimal 1 tahun dan jaminan ketersediaan komponen 5 tahun No Nama Alat dan Spesifikasi minimal C. Lingkaran : diameter 6 cm tebal 2 mm 3 buah.

Tebal 2 mm (8 buah) Jumlah satuan min. alas 7 cm dan tinggi 4 cm.Model Persegi (9 buah) (sebanyak 2 macam dengan 2 warna) ukuran : 1. dan D Pada bangun datar yang kecil pada titik sudutnya diberi huruf P. diagonalnya 8 cm dan 6 cm. tinggi 12 cm (1 buah) 2.No Nama Alat dan Spesifikasi Minimal . sisi 18 cm x 18 cm. Tebal 2 mm (1 buah) 2.Model Jajargenjang (9 buah) (sebanyak 2 macam dengan 2 warna) ukuran : 1. Tebal 2 mm (8 buah) . kesebangunan dan kongruensi. . Alas 16 cm dan tinggi 20 cm. Tebal 2 mm (8 buah) 71 . Tebal 2 mm (8 buah) . Panjang sisi 18 cm. Tebal 2 mm (1 buah) 2. Tebal 2 mm (8 buah) . B. R.Model Trapesium (9 buah) (sebanyak 2 macam dengan 2 warna) ukuran : 1. C. Tebal 2 mm (1 buah) 2.Segitiga sama kaki (9 buah) (sebanyak 2 macam dengan 2 warna) ukuran : 1. dan S Model bangun datar besar dan kecil sebangun 3 MODEL SEGITIGA Untuk membantu menjelaskan pengertian. sisi 6 cm x 6 cm. tinggi 4 cm (8 buah) Tebal 2 mm Pada bangun datar yang besar pada titik sudutnya diberi huruf A. Tebal 2 mm (1 buah) 2. diagonalnya 24 cm dan 18 cm. Q. panjang sisi sejajar 5 cm dan 9 cm. Panjang sisi 6 cm. jenis-jenis dan sifat segitiga. Bahan : plastik ABS berwarna. alas 21 cm dan tinggi 12 cm. panjang sisi sejajar 15 cm dan 27 cm.Model Belah Ketupat (9 buah) (sebanyak 2 macam dengan 2 warna) ukuran : 1. Alas 4 cm dan tinggi 5 cm. Tebal 2 mm (1 buah) 2.Segitiga sama sisi (9 buah) (sebanyak 2 macam dengan 2 warna) ukuran : 1. injection 1 set .

Bahan : Plastik ABS Berwarna. sisi siku-siku 8 cm dan 6 cm. Tebal 2 mm (8 buah) Jumlah satuan min. dan R Model segitiga besar dan kecil sebangun 4 MODEL LUAS SEGITIGA Untuk membantu menjelaskan penurunan rumus luas daerah segitiga Terdiri dari : . sisi terpanjang 24 cm. Tebal 3 mm .5 mm . salah satu sudut 80o. injection MODEL PYTHAGORAS Untuk membantu memperjelas Dalil Pythagoras. sisi terpanjang 9.dan C Pada model segitiga yang kecil pada titik sudutnya diberi huruf P. Landasan .Trapesium 4 buah. Tebal 2 mm (1 buah) 2. Tebal 2 mm (1 buah) 2.Q. sisi terpanjang 8 cm. sisi terpanjang 28.Segitiga tumpul (9 buah) (sebanyak 2 macam dengan 2 warna) ukuran : 1. Tebal 2 mm (8 buah) Pada model segitiga yang besar pada titik sudutnya diberi huruf A.Segitiga siku-siku (9 buah) (sebanyak 2 macam dengan 2 warna) ukuran : 1. injection 1 set 5 1 set 72 . Tebal 2 mm (8 buah) .5 cm dan sudut tumpul 105o.Segitiga lancip (9 buah) (sebanyak 2 macam dengan 2 warna) ukuran : 1.Landasan ukuran 36 x 26 x 5 cm . Tebal 3 mm Bahan : Plastik ABS berwarna.5 cm dan sudut tumpul 105o.B. .Segitiga siku-siku 4 buah.No Nama Alat dan Spesifikasi Minimal . Tebal 2 mm (1 buah) 2. sisi siku-siku 20 cm dan 15 cm.Ukuran : Ukuran Keseluruhan : 55 x 50 cm Ukuran Persegi Besar : 25 x 25 cm Ukuran Persegi Sedang : 20 x 20 cm Ukuran Persegi Kecil : 15 x 15 cm Tebal : 7. salah satu sudut 80o.

Model Kerucut Ukuran : Diameter alas = 14 cm Tinggi = 20 cm Bahan : Plastik ABS berwarna transparan. apotema dan tembereng) Landasan Lingkaran Bahan 7 : Ukuran 30 x 30 x 1 cm : Diameter 20 cm : Plastik ABS berwarna. juring. juring.Model Segitiga Siku . tali busur.Model Persegi besar (sebanyak 2 buah) Ukuran : 15 x 15 cm Tebal : 2 mm .No Nama Alat dan Spesifikasi Minimal Model .siku Terpotong (sebanyak 8 buah) Bahan : Plastik ABS berwarna. Bola Ukuran Bahan : Diameter = 20 cm Plastik ABS berwarna transparan. busur. injection b. diameter. injection 73 . injection Model c. jari-jari. injection 6 MODEL LINGKARAN Untuk menjelaskan dan memahami unsur-unsur yang terdapat pada bangun lingkaran Terdiri dari 5 buah model (berupa bentuk : 1/2 lingkaran. . Model Tabung Ukuran : Diameter alas = 14 cm Tinggi = 20 cm Bahan : Plastik ABS berwarna transparan. injection 1 set 1 set MODEL BANGUN RUANG SISI LENGKUNG Untuk membantu menjelaskan bagian-bagian pada bangun ruang sisi lengkung a.Model Segitiga Siku .siku Ukuran : Sisi Siku siku 15 dan 20 cm Tebal : 2 mm Jumlah satuan min. 2 segitiga dan tembereng) dengan landasan yang dapat menjelaskan : titik pusat.Model Persegi kecil (sebanyak 50 buah terdiri dari 3 warna) Ukuran : 5 x 5 cm Tebal : 2 mm .

5 cm Warna : berwarna Model Limas Segiempat Plastik Ukuran : Panjang rusuk alas = 15 cm Tinggi : 20 cm Bahan : Plastik akrilik. 1 set 8 MODEL BANGUN RUANG SISI DATAR Untuk membantu menjelaskan bagian-bagian pada bangun ruang sisi datar a. Injection Warna : Transparan 74 . MODEL KUBUS set isi 2 buah. terdiri dari : Model Limas Segiempat Kerangka Ukuran : Panjang rusuk alas = 15 cm Tinggi : 20 cm Bahan : Kawat diameter 0. terdiri dari : Model Kubus Kerangka Ukuran : Rusuk 15 cm Bahan : Kawat diameter 0. MODEL BALOK set isi 2 buah.No Nama Alat dan Spesifikasi Minimal Jumlah satuan min. terdiri dari : Model Balok Kerangka Ukuran : 20 cm x 15 cm x 12 cm Bahan : Kawat diameter 0.5 cm Warna : berwarna Model Kubus Plastik Ukuran : Rusuk 15 cm Bahan : Plastik akrilik. MODEL LIMAS TEGAK set isi 2 buah. Injection Warna : Transparan c. Injection Warna : Transparan b.5 cm Warna : berwarna Model Balok Plastik Ukuran : 20 cm x 15 cm x 12 cm Bahan : Plastik akrilik.

injection 10 MISTAR HITUNG GESER Untuk membantu perhitungan pada operasi penjumLahan/pengurangan bilangan bulat yang sederhana. dengan skala sama Bilangan pada kedua bagian menunjukkan bilangan yang sama dan sejajar Bahan : Kayu dilapis mika tebal 8 mm 11 BUSUR DERAJAT BESAR Untuk membantu dalam mengambar sudut pada papan tulis dan menghitung besar sudut.d. 12 cm Tinggi = 20 cm Bahan : Kawat diameter 0.5 cm Warna : berwarna Model Prisma Segitiga Plastik Ukuran : Panjang rusuk alas : 14 cm. 1 buah 1 set 1 set 75 . Injection Warna : Transparan 9 MODEL PELUANG Untuk membantu menjelaskan pengertian peluang. datar (tidak melenting) dan kaku. menghitung dan menentukan kisaran nilai peluang. Model Lingkaran Berlapis Berwarna (2 buah) Tiap model terdiri dari dua lapis dengan warna yang berbeda Ukuran : diameter 6 cm. Terdiri dari : 1.No Nama Alat dan Spesifikasi Minimal Jumlah satuan min. terdiri dari : Model Prisma Segitiga Kerangka Ukuran : Panjang rusuk alas : 14 cm. tebal 5 mm Bahan : Plastik ABS berwarna. + 10. 14 cm. Dadu 6 muka (2 buah berbeda warna ) Ukuran : rusuk 5 cm Bahan : Kayu Oven dicat Pada muka dadu diberi noktah-noktah bukan angka Ujung-ujungnya tidak runcing/dipangkas agar model dapat menggelinding 2. 14 cm. Dilengkapi label lambang bilangan -10 s. MODEL PRISMA TEGAK set isi 2 buah. 12 cm Tinggi = 20 cm Bahan : Plastik akrilik. Bahan : Tripleks atau plastik (diinjeksi) tebal minimal 3 mm. papan peraga terdiri dari dua bagian satu bagian dapat bergerak digeser ke kiri atau ke kanan. d.

90º. 12 PENGGARIS PANJANG Untuk membantu membuat garis lurus. Terdapat garis yang menghubungkan 0° dan 180° dan pada sisi datarnya terdapat skala 0 – 50 cm. besar sudut : 45º. 60º. yang berasal dari potongan-potongan lingkaran berdiameter 28 cm. Jumlah satuan min.55 cm Terdapat skala dalam cm pada setiap sisinya dengan titik nol pada sudut sikusiku. penarikan garis dan sebagainya Bahan : Kayu sawo atau sejenis tebal min. 7 mm atau plastik (diijeksi) tebal minimal 5 mm. Panjang minimal 100 cm. Skala dalam cm . garis sejajar. 90º. Satu juring dibagi menjadi 2 juring yang lebih kecil Bahan : plastik ABS. panjang sisi siku-siku 30 . Terdapat skala dalam cm pada setiap sisinya dengan titik nol pada sudut sikusiku. Segitiga Siku . datar (tidak melenting) dan kaku. sudut : 30º. skala : 0-100 cm Ada pegangan yang kokoh pada penggaris Angka nol tepat pada salah satu ujung penggaris 1 buah 13 PENGGARIS SEGITIGA set isi 2 buah Untuk membantu menggambar dan menarik garis. Skala: 0° – 180°. membagi sudut dan sebagainya.40 cm. Bahan : Kayu sawo/sejenis atau Plastik (diinjeksi) Panjang minimal 45 cm Lengkap dengan dudukan kapur/spidol dan jarum penahan dapat digunakan pada papan tulis hitam(kapur) dan papan tulis putih (white board) 1 set 14 1 buah 15 MODEL LUAS LINGKARAN Menentukan luas lingkaran dengan bantuan potongan-potongan juring Terdiri dari : Landasan. tebal 5 mm Juring sebanyak 16 buah dengan 2 warna. Segitiga siku-siku sama kaki. 45º. garis tegak lurus dan sebagainya. injection 1 set 76 . panjang salah satu sisi 40 .No Nama Alat dan Spesifikasi Minimal Ukuran diameter 50 cm. 7 mm atau plastik (diinjeksi) tebal min. Bahan : Kayu sawo/sejenis tebal min. tebal 3 mm. datar (tidak melenting) dan kaku. Pada titik sudut terdapat jendela yang diberi titik agar memudahkan menentukan besar sudut. untuk meletakkan potongan-potongan juring Ukuran : 50 cm x 50 cm. a. Dilengkapi dengan Pegangan pada busur. Ada pegangan yang kokoh pada penggaris JANGKA BESAR Untuk membantu dalam menggambar lingkaran pada papan tulis. 3 mm. b.siku.

injection 1 buah 1 set 19 BUKU PANDUAN PENGGUNAAN ALAT Berisi petunjuk penggunaan semua model/alat matematika lengkap dengan langkah-langkah penggunaan model/alat tersebut. alamat dan nomor telepon dan alamat e-mail 1 buah 77 . injection BLOK PECAHAN Untuk membantu pemahaman pengertian pecahan. ukuran A4. pecahan senilai dan operasi pembagian Terdiri dari landasan dan blok lingkaran berdiameter 20 cm Ukuran landasan minimal = 30 x 30 cm Landasan : 1 buah Blok lingkaran penuh : 1 buah Blok 1/2 lingkaran : 2 buah Blok 1/3 lingkaran : 3 buah Blok 1/4 lingkaran : 4 buah Blok 1/5 lingkaran : 5 buah Blok 1/6 lingkaran : 6 buah Blok 1/7 lingkaran : 7 buah Blok 1/8 lingkaran : 8 buah Bahan plastik ABS berwarna.No 16 Nama Alat dan Spesifikasi Minimal MODEL VOLUM KUBUS Untuk membantu menemukan rumus volum kubus Terdiri dari : Model kubus transparan tanpa tutup Ukuran : 5 cm x 5 cm x 5 cm (ukuran dalam) Ukuran : 10 cm x 10 cm x 10 cm (ukuran dalam) Ukuran : 15 cm x 15 cm x 15 cm (ukuran dalam) Bahan : Plastik akrilik transparan. bagian atas paku dilengkapi dudukan karet Dilengkapi karet gelang berwarna kontras dengan landasan sebanyak 20 buah Bahan landasan : Plastik ABS berwarna. Pada cover depan tertulis identitas perusahaan minimal nama perusahaan. jarak tiap paku 5.5 cm Tinggi paku sekitar 2 cm. disertai contohnya. 1 set 17 18 PAPAN BERPAKU PERSEGI Untuk membantu menentukan rumus keliling dan luas bangun datar Ukuran landasan minimal = 33 x 33 cm dengan 36 buah paku. dicetak pada kertas HVS minimal 70 gram (berwarna). Injection Model kubus masif (27 buah) Ukuran : 5 cm x 5 cm x 5 cm Bahan : Kayu Oven dicat Kubus masif kecil dapat menempati kubus besar secara tepat Jumlah satuan min. perbandingan dan urutan pecahan.

Bingkai dari kayu dipasang dengan tali. sekitar 149 x 120 cm Skala sekitar sekitar 1 : 4. berlapis kain. sekitar 100 x 80 cm Ukuran Gambar. sekitar 165 x 75 cm Skala sekitar 1 : 3. orientasi arah. Mc Art Paper 120 gram. Tahun pembuatan sesudah tahun 2007. PETA ASIA PHYSICAL Ukuran Kertas. Mc Art Paper 120 gram. sekitar 175 x 90 cm Ukuran Gambar. PETA INDONESIA BESAR PHYSICAL Ukuran Kertas. sekitar 135 x 102 cm Ukuran Gambar.000 Jenis Kertas. berlapis kain.000 Jenis Kertas.000. berlapis kain. PERALATAN IPS Nama Alat dan Spesifikasi Minimal JumLah satuan min. benar. minimal Mc Art Paper 120 gram.500. minimal Mc Art Paper min. No. dan mutakhir. 1 PETA DUNIA BESAR PHYSICAL Ukuran Kertas sekitar 179 x 100 cm Ukuran Gambar sekitar 165 x 117 cm Skala sekitar 1 : 18. berlapis kain. sekitar 93 x 67 cm 1 buah 78 . PETA ASEAN PHYSICAL Ukuran Kertas. 1 buah 2 1 buah 3 1 buah 4 1 buah 5 PETA AMERIKA PHYSICAL Ukuran Kertas. sekitar 158 x 125 cm Ukuran Gambar.000. skala.D. Pada peta harus tertera nama penerbit dan percetakan serta tahun pembuatan. legenda) · Letering jelas dan benar · Pewarnaan jelas · Garis lintang dan garis bujur tepat · Menggunakan system proyeksi yang sesuai Informasi geografi tersaji secara jelas.000 Jenis Kertas.000 Jenis Kertas.000. sekitar 127 x 91 cm Skala sekitar 1 : 11. SPESIFIKASI UMUM PETA Peta disesuaikan dengan syarat-syarat kartografis: · Catatan tepi lengkap (seperti judul. 120 gram.

batas landas kontinen. sekitar 108 x 78 cm Skala 1 : 40.000 Jenis Kertas. sekitar 127 x 97 cm Ukuran Gambar. berlapis kain. berlapis kain.000 Jenis Kertas.000. berlapis kain. sekitar 120 x85 cm Skala sekitar 1 : 5. sekitar 109 x 79 cm Ukuran Gambar. sekitar 118 cm x 87 cm Ukuran Gambar. Mc Art Paper 120 gram. 6 PETA AFRIKA PHYSICAL Ukuran Kertas. berlapis kain.500.000 Jenis Kertas.500. JumLah satuan min.No. 1 buah 7 1 buah 8 1 buah 9 1 buah 10 1 buah 11 PETA PENJELAJAHAN SAMUDERA Ukuran Kertas.000. PETA WAWASAN NUSANTARA Ukuran Kertas.000 Jenis Kertas. PETA PENYEBARAN AGAMA ISLAM DI INDONESIA Ukuran Kertas.000.000 1 buah 79 . Mc Art Paper 120 gram. sekitar 165 x 100 cm Skala 1 : 3.000. Mc Art Paper 120 gram. sekitar 90 x 64 cm Skala sekitar 1 : 12. dan Zone Ekonomi Eksklusif. berlapis kain.000 Jenis Kertas. sekitar. Mc Art Paper 120 gram. PETA AUSTRALIA & SELANDIA BARU PHYSICAL Ukuran Kertas. Menunjukkan jalur arah penyebaran Agama Islam ke berbagai daerah dan letak kerajaan-kerajaan Islam yang pernah ada di Indonesia. Dalam peta tercantum batas teritorial. sekitar 79 x 109 cm Ukuran Gambar. Mc Art Paper 120 gram.000 Jenis Kertas.000. Mc Art Paper 120 gram. berlapis kain. 125 x 85cm Ukuran Gambar. sekitar 175 x 120 cm Ukuran Gambar. Nama Alat dan Spesifikasi Minimal Skala sekitar 1 : 16. PETA EROPA PHYSICAL Ukuran Kertas. sekitar 118 x 81 cm Skala 1 : 4. sekitar 93 x62 cm Skala sekitar 1 : 6.

berlapis kain. Ukuran Gambar. Warna : minimal 4 warna PETA WILAYAH KERAJAAN MAJAPAHIT Ukuran Kertas. 12 PETA WILAYAH KERAJAAN SRIWIJAYA Ukuran Kertas. peta khusus (tematik). dan indeks.500. Warna : minimal 4 warna Menunjukkan jalur arah penjelajahan Samudera bangsa-bangsa Eropa ke ke Indonesia dan berbagai tempat lain di dunia. Pada buku harus tertera penerbit dan percetakannya. sekitar 125 x 85cm Ukuran Gambar. dan diskripsi singkat karakteristik setiap lapisan. ATLAS INDONESIA DAN DUNIA Ukuran Kertas : sekitar 31 x 24 cm JumLah Halaman : minimal 72 halaman Bahan Cover : Kertas Ivory 250 gr Jenis Kertas : HVS 100 gr Warna : Full Color Dilengkapi daftar isi. peta umum. Bahan Carta : kertas minimal 135 gr/mm dengan laminasi/dilapisi vernis Uv . 1 buah 13 1 buah 14 1 buah 15 40 buah 80 . serta tahun penerbitan. Mc Art Paper 120 gram. legenda. skala harus proposional dengan aslinya. Mc Art Paper 120 gram. berupa hasil foto atau desain grafis bukan lukisan tangan. sekitar 125 x 85cm. termosfer. Nama Alat dan Spesifikasi Minimal Jenis Kertas. grafik temperatur. dicetak berwarna. berlapis kain.No. dan eksosfer. Ukuran Carta : sekitar 70 x 100 cm. sekitar 118 x 60 cm Skala 1 : 4. mencantumkan referensi yang digunakan dan dicantumkan pernerbitnya.000 Jenis Kertas. Keterangan bagian-bagian dan kedalamannya mengacu atau sesuai dengan kurikulum SMP yang berlaku saat ini. menggambarkan struktur dengan bagian-bagian dan informasinya akurat. Tercantum ketinggian lapisanlapisan tersebut dari permukaan laut.500. berlapis kain. sekitar 118 x 60 cm Skala 1 : 4. stratosfer.000 Jenis Kertas. Mc Art Paper 120 gram. Warna : minimal 4 warna CARTA LAPISAN-LAPISAN ATMOSFER Menggambarkan lapisan-lapisan atmosfer terdiri dari lapisan : troposfer. JumLah satuan min. Bagian atas dan bawah diberi lis dengan penggantung. mesosfer.

Calcite 19. Quartz Ukuran Batuan: minimal 10 x 10 x 1 mm (p x l x t) Ukuran Kotak wadah: 230 x 170 x 37 mm Batuan ditempatkan satu boks yang kokoh dan diberi tutup. Asbestos 12. Pyrolusite 8. Pada buku harus tertera tahun penerbitan. dan indeks. Menggunakan Bahasa Indonesia. Diorit 7. Safalerite 9. Setiap contoh batu ditempatkan pada sekat-sekat agar batuan tidak berserakan di dalam kotak serta diberi keterangan agar mudah diidentifikasi. Ocher 14. Barite 15. Chalcopyrite 10. serta tahun pembuatannya. Cinnabar 2.No.lukisan tokoh dan peristiwa sejarah. Silver Ore 7. Obsidian 5. 16 Nama Alat dan Spesifikasi Minimal ATLAS SEJARAH INDONESIA DAN DUNIA Ukuran sekitar 31 x 24 cm JumLah Halaman min. 1 set 81 . Galena 11. Batu apung Ukuran Batuan: minimal 10 x 10 x 1 mm (p x l x t) Ukuran Kotak wadah: 230 x 170 x 37 mm Batuan ditempatkan satu boks yang kokoh dan diberi tutup. photo. Basal 2. Limonite 4. Bauxite 3. Gambar. Feldspar 18. Dolomite 17. Granit 3. Dasit 6. penerbit dan percetakannya. Pegmatit 4. Monosite 5. 1 buah 18 Koleksi Batuan Beku Terdiri atas 8 contoh batuan beku: 1. Setiap contoh batu ditempatkan pada sekat-sekat agar batuan tidak berserakan di dalam kotak serta diberi keterangan agar mudah diidentifikasi. Dipasang pada poros kerangka yang kokoh berbentuk setengah meridian dengan alas yang stabil. 40 buah 17 GLOBE Bahan : Bola bumi terbuat dari plastik Ukuran : minimal diameter 30 cm Globe menunjukkan wajah geografis dan politik. Sulfur 16. 1 set 19 Koleksi Batuan Mineral Terdiri atas 20 batuan mineral: 1. garis-garis astronomis. legenda. JumLah satuan min. 110 halaman Bahan Cover : Kertas Ivory 250 gr Jenis Kertas minimal HVS 100 gram Warna : Full Color Dilengkapi daftar isi. Aragonite 13. Pada globe harus tertera nama penerbit. Kaolinite 20. dan tulisan pada globe dapat terlihat jelas dan terbaca dengan baik. Peridotit 8. Phylite 6.

Tebal 25 mm (keadaan tertutup) Casing: Aluminium die casting 10 buah 82 . Gneis 8. Gypsum 4. Tufa 9. Setiap contoh batu ditempatkan pada sekat-sekat agar batuan tidak berserakan di dalam kotak serta diberi keterangan agar mudah diidentifikasi. Mica Schist 9. Breksi 7. Konglomerat Ukuran Batuan: minimal 10 x 10 x 1 mm (p x l x t) Ukuran Kotak wadah: 230 x 170 x 37 mm Batuan ditempatkan satu boks yang kokoh dan diberi tutup. Ukuran: dia. Serpih/shale 8. JumLah satuan min. Quartizite (Kuarsit) 6. Travertin 10. 1 set 22 Kompas Kompas dilengkapi visir pembidik sasaran. Pure Marble (Marmer murni) Ukuran Batuan: minimal 10 x 10 x 1 mm (p x l x t) Batuan dalam bentuk serbuk berat minimal 5 gram Ukuran Kotak wadah: 230 x 170 x 37 mm Batuan ditempatkan satu boks yang kokoh dan diberi tutup. Lempung 3. 50 mm. Tutup dilengkapi kawat pemandu arah objek bidikan. kaca pembesar. Black Marble (Marmer hitam) 3. Tutup dial dengan dua garis bersudut 45°. 1 set 21 Koleksi Batuan Malihan/Metamorfosa Terdiri dari 10 contoh: 1. Batu gamping 2.No. Slate 7. dan penggantung penyangkut ibu jari penopang kompas saat membidik. Hornblende Schist 2. serpentinit 10. 20 Nama Alat dan Spesifikasi Minimal Koleksi Batuan Endapan/Sedimen Terdiri atas 10 contoh:1. Limonit 6. Red Marble (Marmer hitam) 4. Setiap contoh batu ditempatkan pada sekat-sekat agar batuan tidak berserakan di dalam kotak serta diberi keterangan agar mudah diidentifikasi. Batu pasir 5. Filit 5.

6 (terpasang 1 set dan cadangan 1 set) : Gloss Finish 1 : minimal 61 dengan touch response atau velocity sensitive atau sejenis : minimal mempunyi fungsi pitch bend dan modulation : LCD : Tampilan panel minimal dalam bahasa Inggris Minimal Mempunyai kemampuan polyphony 80 : : Minimal mempunyai 1000 suara : Minimal GM 2 : minimal Reverb dan Chorus : Minimal Split dan dual : : : : minimal 100 Minimal intro.Octave : Menyediakan fasilitas untuk mempercepat atau memperlambat tempo : Menyediakan fasilitas metronome : Menyediakan fasilitas untuk menggeser oktav 83 . PERALATAN KESENIAN No.2.E. Nama Alat dan Spesifikasi minimal JumLah satuan min.Metronome . 4 : Sengon/Nato/Meranti : Plywood (tripleks)/Spruce : Mahogany (kayu mahoni)/Nato : Mahogany : Rosewood (sonokeling) : Rosewood : Die-cast Crome : Hard plastic Untuk model : 80-110mm (3.00"-3. main.Custom Recording Control .3.4. full dan ending Menyediakan fasilitas untuk membuat styles Minimal mempunyai 16 track buah buah 1 Gitar Akustik Back body Top body Neck Headstock Fingerboard Bridge Tuners Saddle & nut Body Depth Senar Finish 2 Keyboard Key atau tuts Controlller Tampilan Panel Suara Polyphony Macam suara Kompatibilitas Effect .Tipe .Control .Preset .5.94") : String/Nylon 1.Tempo .Fungsi Styles .

1 buah 7 1 set 84 . tidak keras. : Minimal menyediakan satu out putjack/line out : Minimal menyediakan satu external input jack : : : : Minimal menyediakan satu konektor untuk headphone Minimal menyediakan konektor In dan Out Minimal menyediakan satu konektor untuk pedal Minimal menyediakan satu konektor untuk USB storage device : Built in minimal 2 x 11 Watt : Built in minimal 2 buah : bisa AC . 1 buah 3 Stand Keyboard Bahan : Alumunium / Robust metal construction Tinggi dapat diatur.MIDI . bulu lemas/bulu kelinci atau nylon.Pedal .Output . aman digunakan anak-anak. tangkai dari kayu. 1 set 5 Cat air Minimal 18 warna. mudah larut dalam air dan mudah tercampur dengan warna lain.No. jumLah cekungan minimal 10 Mudah dibesihkan. hasil goresan lembut merata.DC : Minimal 1 tahun dari distributor/Agen resmi yang berada di Indonesia. 1 set 6 Palet cat air Bahan plastik atau kaleng. bahan kapur berminyak. Konektor . papan dan kanvas. Hasil sapuan transparan. non Toxic. tidak mudah patah. bila digoreskan ke telapak tangan menimbulkan berkas warna. Pastel Pastel atau Oil Pastel 26 warna.USB Amplifier Speaker Power Supply Garansi Nama Alat dan Spesifikasi minimal JumLah satuan min.Headphone . dikemas dalam alumunium tubes. Dapat digunakan pada kertas.Input . 4 Kuas Kuas untuk cat air. Ukuran diameter minimal 11 mm panjang minimal 6 cm. dibawa dan disimpan. kokoh. nomer 1 sampai dengan 12.

ukuran 30 cm X 40 cm. panjang 27. 900 watt. 1 buah 12 Screen Alat cetak sablon/Screen. untuk kain 77T Rakel Terbuat dari karet (polyurethane). untuk tinta basis air tangkai/gagang terbuat dari kayu atau aluminium. Kuat tidak mudah patah dan tahan lama. poros meja dari besi yang dipasang bearing. Dilengkapi dengan mata gergaji minimal 10 buah. bingkai terbuat dari alumunium. mur pengencang model kupu-kupu. 1 buah 10 Carving knifes Pisau/pahat ukir bahan besi baja berbagai bentuk mata pisau. bahan kayu. menggunakan baterai atau adaptor 6 – 9 volt. 35cm X 45cm Ukuran 35 cm X 45 cm tebal 5 mm. bahan kain nylon. tangkai kayu. 6 macam bentuk. 1 set 11 Meja putar Meja putar tendang. untuk membuat keramik diameter sekitar 50 cm.5 cm Hairdryer 220 volt. 8 Gergaji triplek Nama Alat dan Spesifikasi minimal JumLah satuan min. bingkai besi. bening Karet busa Ukuran 30 cm X 40 cm dibungkus dengan kain warna gelap 1 buah 13 1 buah 14 1 buah 15 1 buah 16 1 buah 85 . tangkai plastik. bingkai pipa aluminium diameter 1 cm.No. control panel (on/off) Kaca Tebal 5mm. tangkai kayu atau plastik. 1 buah Gergaji triplek. 9 Pemotong Styrofoam Alat pemotong styrofoam.

menggunakan bola dalam Butyl 80%. Bentuk bulat.55 mm. 650 gr keliling 75 cm. No. Bentuk bulat. berat 200 s. Bola Basket No.d. Bola Voli Bahan kulit sintesis Polyurethan microfiber.7 cm. (SNI 12-1286-1996) 2 3 buah 3 2 buah 4 Net Bola Voli Berbentuk jaring dengan lebar net 1 m panjang net 9 m terbuat dari bahan nylon atau katun pada bagian atas ditutup dengan kain plastik sebagai tempat tali perentang dengan lebar 4-6 cm. Sesuai Ketentuan FIVB. 66 cm. Panjang jala 40 cm.d 67 cm. 6 Bahan karet sitesis yang dibalut karet dengan permukaan bertotol halus. Sesuai ketentuan FIFA. 2 buah 5 2 buah 6 Ring Basket. Sesuai ketentuan FIFA. Ring terbuat dari besi dengan garis tengah 45 cm dipasang dipermukaan papan pantul sesuai ketentuan FIFA.d.d.d. SNI 19-9001-2001 Bola Futsal No. keliling 63 s. Keliling 65 s. Net direntangkan dengan kawat sling dan tali untuk mengikat dan meregangkan bagian bawah. lunak dan lentur. terdiri dari: Papan pantul dibuat dari kayu keras tebal minimal 2. berat 396 s. lebar garis sambung maksimum 6. 4 Bahan Kulit sintesis Polyurethan Microfiber. dijahit rapi. 453 gr.d 71 cm. Tinggi papan 275 cm dari permukaan lantai sampai ke bagian bawah papan.F. Sesuai ketentuan FIBA. Papan pantul berukuran panjang 180 cm dan lebar 120 cm. dilem rapi. Dicat warna dasar putih dengan garis keliling papan selebar 5 cm berwarna hitam. menggunakan bola dalam Butyl 80%. berat 330-370 gr. berat 600 s. terdapat 4 lubang baut untuk ring basket. dijahit rapi. 3 buah 1 Bola Kaki No. 280 gr Dikulit luar tercetak ukuran tekanan angin. Sedangkan jala terdiri dari tali nylon digantung pada ring. keliling 68 s. dan terletak tegak lurus 120 cm jaraknya dari titik tengah garis akhir lapangan. 1 pasang 86 . menggunakan bola dalam Hans/Butyl 80%. Ukuran lubang jaring 15 x 15 cm/10 x 10 cm. 5 Bahan Kulit sintesis Polyurethan microfiber. OLARAGA DAN KESEHATAN Nama Alat dan Spesifikasi minimal JumLah satuan min. PERALATAN PENDIDIKAN JASMANI.

Warna putih Raket bulutangkis Ukuran sekitar panjang 67. termasuk bentuk atau berat tetapi bat harus datar (flat) dan kaku (rigid) Sekurang-kurangnya 85% dari ketebalan bat harus terbuat dari kayu alam (natural wood). Model dapat dilipat dan terdapat 8 roda untuk memudahkan penyimpanan dan mudah dipindah-pindahkan. berat 4. jumLah bulu angsa 16 helai. atau bahkan lebih tipis lagi. lebar 23 cm.5 s.d.5 cm. JumLah satuan min. 70 mm.d 5. tapi tidak boleh lebih tebal dari 7. panjang area senar 25 cm dan lebar area senar 22 cm.5cm untuk mengikat pada bagian atas dan bawah net.5 cm. kaki dari besi. (isi 10 buah) Panjang 62 s. 1 slop 8 4 buah 9 Net bulutangkis Net adalah jaring dengan panjang sekitar 645 cm. lebar 70 cm ukuran kotak-kotak (jaring) 2 cm x 2 cm. SNI 121285-1996 (1 slop = 10 buah) Meja tenismeja Bahan Kayu. diameter gabus 2. Net harus berwarna gelap. serat kaca (glass fibre) atau kertas yg dimampatkan (compressed paper). dicat warna hijau. sebarang lapisan-tambahan (adhesive layer) boleh ditambahkan sebagai penguat di dalam bat dengan bahan-berserat (fibrous material) seperti serat carbon (carbon fibre). kecuali bibir net harus berwarna putih dengan ketebalan bibir net 66 mm dilengkapi tali nylon 0. Bahan Carbon Nanotube. berwarna putih Pantulan bola pada meja yang diperkenankan 23 cm dari bola yang dijatuhkan pada ketinggian 30 cm 4 buah 11 1 slop 12 1 set 87 . (SNI 12-0799-1995) Bola tenis meja Berbentuk bulat berongga dengan diameter 40 mm Berat 25 gr dari bahan seluloid atau bahan plastik serupa Warna Putih atau Orange. Panjang 274 cm.74 s. Permukaan bat berwarna merah dan hitam.5 gr.8 cm. lebar 152. Tebal garis sisi dan garis tengah 2 cm.35mm. tinggi meja dari lantai 76 cm.d 2. dan tidak kasat/tidak licin mengkilap. 1 buah 10 Bat tenis meja Ukuran tidak ditentukan.No.5% dari total ketebalan atau kira-kira 0. Senar sudah terpasang dengan toleransi tegangan: Main 18-20lbs (89kg) dan Cross 20-22lbs (9-10kg). 7 Nama Alat dan Spesifikasi minimal Shutlekock (SNI 12-0036-1996).

Net harus berwarna gelap kecuali bibir net berwarna putih dengan ketelaban 6-7 cm. dan memiliki tali atas dan bawah untuk mengencangkannya.5cm untuk mengikat pada bagian atas dan bawah net. dan dicetak di atas latar belakang putih/kuning.Stopwatch 1/100 secons . dengan kaki persegi empat Warna Pastel. JumLah satuan min. Cones Bahan Plastik Lentur berbentuk kerucut.Terdapat fasilitas hitung mundur Peluru (set untuk putra dan putri) Bahan Besi Padat berbentuk bola Berat unt. siswa putra 4 kg Berat unt.d. Stopwatch Digital . huruf skala meter. 13 Nama Alat dan Spesifikasi minimal Net Tenismeja Panjang : 183 cm Lebar net/tinggi : 15. centimeter dan milimeter tercetak jelas dan bersih.No.25 cm Berupa jaring yang direntangkan di tengah meja oleh sebuah tali nylon yang kuat. ukuran (tinggi 22 cm) 4 buah 15 1 set 16 1 buah 17 2 set 18 1 buah 19 20 buah 20 Lembing (set untuk putra dan putri) Untuk putra Berat 700 – 850 gram. Panjang 260 – 270 cm.Memori Set Lap s. 1 buah 14 Bola sepaktakraw Keliling bola: 42-44 cm Berat: 170-180 gram Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama Bahan: plastik/Sysntetic Polymeric Fibres Net Takraw Net adalah jaring dengan panjang sekitar 408 cm lebar 70 cm ukuran kotak-kotak (jaring) 9 x 9 cm/8 x 8 cm . siswa putri 3 kg Meteran baja Skala rangkap 100 ft. 2 set 88 . dilengkapi tali nylon 0. / 30 m x lebar ½ inci meteran baja dilapisi-damar. Dua Tiang net dari besi yang dapat dibongkar pasang dan terdapat pengatur ketinggian net. 100 .

Obat luka. baik untuk batuk kering dan berdahak. seperti oralit. lentur. 3. diameter luar 2 cm. 21 Cakram (set untuk putra dan putri) Untuk Putra Putra remaja berat 1. Bahan kayu dengan bagian sisinya dilapisi besi stainless untuk Putri Putri remaja berat 1 kg. 8. Bahan kayu dengan bagian sisinya dilapisi besi stainless Tongkat estafet (set isi lima) Bahan alumunium elektroplatting dengan masing warna yang berbeda. perban. paracetamol. diameter 0. 7. Tali pramuka Tali katun kuat. kokoh.5 kg. 5.No. minyak kayu putih. 9. ringan dan mudah dibawa Panjang 5 m. Minyak/balsem penghangat. tinggi 30 cm Terdapat tali / pegangan. atau minyak telon. Obat batuk dan flu. Tas P3K Berbentuk kotak panjang 40 cm. Nama Alat dan Spesifikasi minimal Panjang lilitan untuk pegangan 15 – 16 cm Bahan aluminium. 4. misalnya minyak angin. bagian ujung lembing atas runcing JumLah satuan min. Obat diare dan pencegah dehidrasi.5 cm. Panjang 20 meter. Berat 20 gram. Sabun antiseptik dan alkohol sebagai pembersih luka 1 buah 24 24 buah 25 1 buah 89 . Berisikan : 1. Cotton bud untuk membersihkan luka kecil. 2 set 22 1 set 23 Tali kapal Tali serat rami berkualitas baik. dan plester. lebar 15-20 cm. 6. seperti aspirin. bagian ujung lembing atas runcing Untuk Putri Berat 600 gram. Antiseptik dan antibiotik. panjang 220-230 cm Panjang lilitan untuk pegangan 14 – 15 cm Bahan aluminium. ataupun acetaminophen (untuk anak-anak). panjang 28 cm. diameter cakram 219-221 mm. Bedak/lotion penghilang gatal. diameter cakram 180-182 mm. minyak tawon. Obat sakit kepala dan demam. 2. diameter 2-3 cm.

90 cm JumLah satuan min. Simpai Bahan rotan dengan diameter 2 cm yang kedua ujungnya ditautkan sehingga membentuk sebuah lingkaran bergaris tengah 80 .No. MOHAMMAD NUH TELAH DIPERIKSA NAMA SUYANTO DIDIK SUHARDI JABATAN Dirjen Mandikdasmen Direktur PSMP TANDA TANGAN 90 . 2 buah 27 6 buah MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. dilengkapi perekat samping dan pegangan bahan tripolin. 26 Nama Alat dan Spesifikasi minimal Matras senam Bahan Busa Super (rebounded) density 90 % Ketebalan 15 cm dilapisi busa karet atas dan bawah tebal 2 cm dibungkus bahan tripolin Ukuran 200x 100 x 15 cm.

c. serta daerah perbatasan antar negara. kecuali untuk sekolah yang mengalami kerusakan (rusak total) akibat bencana alam dan kebakaran. 1 . terpencil.SALINAN LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 19 TAHUN 2010 TANGGAL 25 AGUSTUS 2010 PENGADAAN RUANG KELAS BARU (RKB). Kriteria Umum: a. Memiliki lahan yang cukup untuk membangun ruang/gedung RKB dan lahan itu milik sendiri (milik Pemerintah atau Pemerintah Daerah untuk sekolah negeri. b. PERPUSTAKAAN DAN REHABILITASI RUANG BELAJAR RUANG A. belum memiliki prasarana dan/atau sarana peningkatan mutu pendidikan yang memadai. Sekolah yang mempunyai potensi berkembang dan dalam tiga tahun terakhir mempunyai kecenderungan jumlah siswa stabil atau meningkat serta ditujukan bagi pemenuhan penambahan akses dan/atau rasio kelas:siswa sebesar 1:32. 2. PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU (RKB). d. pada tahun anggaran 2010 tidak menerima dana bantuan sejenis baik dari sumber dana pusat (APBN) maupun dari sumber dana daerah (APBD I atau APBD II). b. milik yayasan untuk sekolah swasta) yang dibuktikan dengan bukti kepemilikan yang disahkan oleh pejabat yang berwenang. Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMP Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMP adalah salah satu upaya dalam rangka penuntasan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun yang Bermutu. tertinggal dan terbelakang. sekolah dengan status minimal terakreditasi. Oleh karenanya agar hasil pembangunan RKB SMP dapat tepat sasaran dan tepat guna maka harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1. RUANG PERPUSTAKAAN DAN REHABILITASI RUANG BELAJAR UNTUK SMP I. diprioritaskan untuk sekolah yang berlokasi di daerah miskin. Pembangunan RKB diprioritaskan pada sekolahsekolah yang over-capacity untuk meningkatkan daya tampung siswa dan dalam rangka rasionalisasi jumlah siswa per rombongan belajar 1 : 32. Kriteria Khusus: a.

lengkap dengan perabotnya. Pembangunan ruang perpustakaan SMP adalah salah satu upaya masih dalam rangka penuntasan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun yang Bermutu. belum memiliki prasarana dan/atau sarana peningkatan mutu pendidikan yang memadai. Kriteria Umum: a.c. sekolah dengan status minimal terakreditasi. d. Jika sekolah tidak memiliki lahan yang cukup. pada tahun anggaran 2010 tidak menerima dana bantuan sejenis baik dari sumber dana pusat (APBN) maupun dari sumber dana daerah (APBD I atau APBD II). maka ruang/gedung perpustakaan dapat dibangun bertingkat dengan ketentuan konstruksi bangunan lantai 1 (satu) telah memenuhi persyaratan untuk bangunan bertingkat. c. tertinggal dan terbelakang. Agar pembangunan ruang perpustakaan SMP dapat tepat sasaran dan tepat guna maka harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1. 2. C. c. Rehabilitasi Ruang Belajar Rehabilitasi ruang belajar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam rangka upaya penuntasan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun yang Bermutu. terpencil. Memiliki lahan yang cukup untuk membangun ruang/gedung perpustakaan dan lahan itu milik sendiri (milik Pemerintah atau Pemerintah Daerah untuk sekolah negeri. b. Pembangunan ruang kelas baru (RKB) yang dapat dilaksanakan adalah dengan ukuran 9 m x 9 m (ukuran ruang 7 m x 9 m dan selasar 2 m x 9 m). atau ruang perpustakaan dengan luas total ruangnya (tanpa selasar) > 105 m2. d. serta daerah perbatasan antar negara. Kriteria Khusus: a. Rehabilitasi ruang belajar dapat dilaksanakan bagi ruang-ruang yang memiliki tingkat kerusakan sedang (31-45%) sampai berat (46-65%). maka ruang/gedung perpustakaan dapat dibangun bertingkat dengan ketentuan konstruksi bangunan lantai 1 (satu) telah memenuhi persyaratan untuk bangunan bertingkat. d. Pembangunan ruang perpustakaan yang dapat dilaksanakan adalah dengan ukuran 9 m x 15 m (ukuran ruang 7 m x 15 m dan selasar 2 m x 15 m). atau RKB dengan luas total ruangnya (tanpa selasar) > 63 m2. Perencanaan rehabilitasi ruang 2 . Belum memiliki ruang/gedung perpustakaan. milik yayasan untuk sekolah swasta) yang dibuktikan dengan bukti kepemilikan berupa sertifikat atau surat kepemilikan lain yang disahkan oleh pejabat yang berwenang. diprioritaskan untuk sekolah yang berlokasi di daerah miskin. B. Jika sekolah tidak memiliki lahan yang cukup. b. lengkap dengan perabotnya. Pembangunan Ruang Perpustakaan Pembangunan ruang perpustakaan SMP diprioritaskan pada sekolahsekolah yang belum memiliki ruang perpustakaan.

milik yayasan untuk sekolah swasta) yang dibuktikan dengan bukti kepemilikan berupa sertifikat atau surat kepemilikan lain yang disahkan oleh pejabat yang berwenang. Metode dan Cara Perbaikan Konstruksi yang dikeluarkan oleh Ditjen Cipta Karya tahun 2006. Untuk memenuhi persyaratan tersebut. 2.belajar bagi sekolah penerima program. Sekolah dibangun di atas lahan milik sendiri (milik Pemerintah atau Pemerintah Daerah untuk sekolah negeri. ruang perpustakaan dan rehabilitasi ruang belajar untuk SMP mengacu pada Pembakuan Bangunan dan Perabot Sekolah Menengah Pertama yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2004 dan Pedoman Teknis Rumah dan Bangunan Gedung Tahan Gempa. pada tahun anggaran 2010 tidak menerima dana bantuan sejenis baik dari sumber dana pusat (APBN) maupun dari sumber dana daerah (APBD I atau APBD II). Acuan pedoman pekerjaan dan pemakaian bahan Peraturan teknis bangunan yang digunakan dalam pembangunan/rehabilitasi gedung sekolah adalah peraturanperaturan tersebut dibawah ini termasuk segala perubahan dan tambahannya: 1. Persyaratan Teknis Pembangunan RKB. D. sekolah dengan status minimal terakreditasi. Kriteria Umum: a. kecuali untuk sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam dan kebakaran. b. Agar rehabilitasi ruang belajar dapat tepat sasaran dan tepat guna maka harus mempertimbangkan halhal sebagai berikut: 1. b. Sekolah yang mempunyai potensi berkembang dan dalam tiga tahun terakhir mempunyai kecenderungan jumlah siswa stabil atau meningkat. c. belum memiliki prasarana dan/atau sarana peningkatan mutu pendidikan yang memadai. serta daerah perbatasan antar negara. dalam pelaksanaan pembangunan/rehabilitasi gedung sekolah atau pembangunan ruang perpustakaan harus memenuhi ketentuan sebagai berikut : 1. d. dilakukan berdasarkan hasil verifikasi dan pendataan komponen bangunan yang mengalami kerusakan pada masing-masing sekolah. diprioritaskan untuk sekolah yang berlokasi di daerah miskin. terpencil. Bangunan sekolah adalah salah satu fasilitas umum yang harus memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan memiliki usia pemakaian yang cukup lama. Kriteria Khusus a. Dilengkapi dengan. c. Peraturan-peraturan umum mengenai pelaksanaan pembangunan di Indonesia atau Algemene voor warden voor de uitvoering bijaanneming van openbare werken (AV) 1941 3 . Kondisi fisik ruang yang mengalami kerusakan sedang (31-45%) sampai berat (46-65%). tertinggal dan terbelakang.

Pedoman Perencanaan Gedung Sekolah Menengah Umum SNI 03-1730-1989 4. 17. Peraturan Plumbing Indonesia.53.03 5. 14. PBI (Peraturan Beton Indonesia)-1971/ NI-2 4 . 13. Foot plat 3. Peraturan Muatan Indonesia NI.8 dan Indonesian Loading Code 1987 (SKBI-1. tentang Pembakuan Tipe Sekolah Menengah Pertama 3. Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) SNI 04-0225-2000 11. Peraturan Umum Keselamatan Kerja dari Departemen Tenaga Kerja 12. Peraturan Beton Bertulang Indonesia (PBI 1991) SK SNI T15.03 2. Mutu Kayu Bangunan SNI 03-3527-1994 10. Memakai bahan kayu (misalnya tiang pancang kayu. Pedoman Teknis bahan dan pekerjaan : 1.2. 2. Komponen Bangunan a. Keputusan Dirjen Dikdasmen Nomor 541/C.C3/Kep/MN/2004. tongkat atau yang lainnya dengan kelas kuat 1) untuk daerah-daerah tertentu. Tata cara pengadukan dan pengecoran beton SNI 03-39761995 3. Tata cara pengadukan dan pengecoran beton SNI 03-3976-1995 6. Pekerjaan Pondasi Jenis pondasi bermacam-macam tergantung dari kondisi tanah dimana pondasi tersebut akan dibuat. Peraturan Konstruksi Kayu di Indonesia (PKKI) NI 5 4. Pondasi batu kali 2. Peraturan Semen Portland Indonesia NI 8 tahun1972.1991. Peraturan Beton Bertulang Indonesia (PBI 1991) SK SNI T15. Tata Cara Pengecatan Dinding Tembok dengan Cat Emulsi SNI 03-2410-1991 16. Jenis pondasi yang dapat digunakan : 1. tanggal 30 Desember 2004. Peraturan Konstruksi Kayu di Indonesia (PKKI) NI 5 9. 15. mutu dan cara uji SNI 03-0106-1987 8.1987) 7. Tata Cara Pengecatan Kayu Untuk Rumah dan Gedung SNI 032407-1991.1991. Peraturan dan ketentuan yang dikeluarkan Pemerintah Daerah setempat yang bersangkutan dengan permasalahan bangunan. Ubin lantai keramik. Pedoman Perencanaan Penanggulangan Longsoran SNI 03-19621990. Mutu Kayu Bangunan SNI 03-3527-1994 5.2.

Bangunan struktur beton : 1. kolom dan ring struktur dihitung berdasarkan beban yang bekerja dan mutu bahan yang digunakan. PBI (Peraturan Beton Indonesia)-1971/ NI-2 2. Jenis struktur yang dapat digunakan : 1. Bangunan struktur beton : 1. Pada dasarnya apapun bahan material yang digunakan untuk pembuatan dinding. Peraturan Beton Bertulang Indonesia (PBI 1991) SK SNI T15. balok dan ring balk harus dilaksanakan secara benar sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku. Ukuran dan jumlah tulangan untuk sloof. Gelagar induk ukuran minimal 6/12 2. 5 . Sloof selasar ukuran minimal 15/12 dengan tulangan 4 Ø 12 3. semaksimal mungkin harus dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna ruangan tersebut. Struktur beton bertulang (beton mutu K-175 sesuai PBI) 2. Kolom praktis ukuran minimal 15/15 dengan tulangan 4 Ø 12 4. Ring balk ukuran minimal 15/12 dengan tulangan 4 Ø 12 6. Tiang utama ukuran minimal 10/10 4. Sloof bangunan ukuran minmal 20/25 dengan tulangan 6 Ø 12 2. Peraturan Konstruksi Kayu di Indonesia (PKKI) NI 5 3. Mutu Kayu Bangunan SNI 03-3527-1994 4. Gelagar anak ukuran minimal 5/8 3. Tiang selasar ukuran minimal 2 x 5/10 dengan klos 5/10 6. Rangka badan ukuran minimal 5/10 5. Balok lintai (latai) ukuran minimal 12/20 dengan tulangan 4 Ø 12 7. Pekerjaan Struktur Bagian-bagian bangunan/ruang yang akan dibangun yang merupakan pekerjaan struktur adalah sloof. Tata cara pengadukan dan pengecoran beton SNI 03-39761995 c. Kolom struktur ukuran minimal 20/25 dengan tulangan 6 Ø 12 5.1991. Pedoman Teknis bahan dan pekerjaan : 1.b.03 6. kolom. Jenis struktur yang digunakan menyesuaikan kondisi daerah masing-masing. Untuk bangunan berlantai banyak menyesuaikan. Struktur kayu kelas kuat 1. Blandar ukuran minimal 10/10 7. Untuk bangunan berlantai banyak menyesuaikan. Pekerjaan Dinding Bahan dinding yang digunakan menyesuaikan kondisi masingmasing daerah. Peraturan Semen Portland Indonesia NI 8 tahun1972 5. sehingga diperoleh kekuatan struktur yang aman.

Campuran pasangan bata (tebal minimal 13 cm) dan papan kayu (minimal kelas kuat 2. namun demikian karena sifatnya yang peka terhadap gores dan air. Peraturan Semen Portland Indonesia NI 8 tahun1972 d. Jenis daun pintu yang digunakan : 1. halus dan rata. Bahan kayu kelas kuat 1 (ukuran minimal 5/10). maka hendaknya papan-papan kayu tersebut tersusun dengan rapi. maka dalam pemasangannya memerlukan alat-alat bantu dan alat-alat pelindung. Pekerjaan Kusen. misalnya. Bahan kayu kelas kuat 1 (tebal rangka minimal 5 cm) 6 . Pekerjaan kusen dan daun pintu/jendela merupakan bagian bangunan yang dipasang bersama-sama atau pararel dengan pemasangan dinding.Apabila dinding bangunan terbuat dari papan kayu. Minimal luas total pintu dan jendela yang harus disediakan adalah 20% dari luas total dinding dalam satu bangunan. Dinding pada umumnya terbuat dari bata. Pasangan batu bata atau batako (tebal minimal 13 cm. rapi. PBI (Peraturan Beton Indonesia)-1971 2. termasuk plesteran) 2. tebal minimal 2 cm) 3. pembuatan dinding semaksimal mungkin harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna ruangan. Mutu Kayu Bangunan SNI 03-3527-1994 4. Ferosemen / dinding simpai 4. tebal minimal 2 cm) Pedoman Teknis bahan dan pekerjaan : 1. Peraturan Konstruksi Kayu di Indonesia (PKKI) NI 5 3. Semua pekerjaan kayu yang dicat. harus dimeni dan diplamir terlebih dahulu. Jenis dinding yang dapat digunakan : 1. Jenis kusen yang digunakan : 1. Jenis daun jendela yang digunakan : 1. Panel pintu kayu solid kelas kuat 1 (tebal rangka minimal 5 cm. maka disarankan dipasang bracing diagonal yang ditanamkan pada kolom. Pada daerah rawan gempa terutama pada wilayah Ring 1. Pengecatan dilakukan dengan pelapisan lebih dari satu kali sehinga diperoleh hasil yang baik. namun pada daerahdaerah tertentu dinding bangunan dapat dibuat dari bahan lain yang terdapat disekitar lokasi proyek. tebal panil pengisi minimal 3 cm). rapat dan kuat sehingga dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pemakai ruangan tersebut serta dapat mengurangi kebisingan atau gangguan suara sehingga aktivitas pada masingmasing ruangan tidak saling mengganggu. Papan kayu (minimal kelas kuat 2. Kusen pintu dan jendela menggunakan sedangkan daun pintu menggunakan. Pintu dan Jendela Luas total pintu dan jendela harus memperhatikan kecukupan pencahayaan dalam proses belajar mengajar.

Tripleks (tebal minimal 4 mm) 2. Bahan dinding yang digunakan menyesuaikan kondisi masing-masing daerah. Pekerjaan Penutup Atap Bahan penutup atap yang digunakan menyesuaikan kondisi masing-masing daerah.4 mm). Ketinggian plafond minimum adalah 3.5 mm). Bahan kayu minimal kelas kuat 2 2. Pedoman Teknis bahan dan pekerjaan : 1. sehingga ruang akan terlihat rapih dan terasa lebih segar karena plafond juga berfungsi sebagai isolator radiasi panas matahari dari penutup atap. Peraturan Konstruksi Kayu di Indonesia (PKKI) NI 5 2. Baja ringan (ketebalan plat minimal 0. Jenis kuda-kuda yang dapat digunakan : 1. dipasang di atas reng Genteng metal (bahan seng / zinkalume) dengan ketebalan minimal 0.Kaca jendela : 1. Bahan listplang yang digukan: Bahan kayu kelas kuat 1 (tebal minimal 2 cm). Mutu Kayu Bangunan SNI 03-3527-1994 f. Bahan penutup plafond yang dapat dipakai : 1. Bahan penutup atap yang dapat dipakai : Genteng (beton atau tanah liat). Mutu Kayu Bangunan SNI 03-3527-1994 e. Penggunaan bahan penutup plafond yang mengandung asbes tidak dipekenankan.4 m atau menyesuaikan dengan fungsi ruangan agar memenuhi kecukupan penghawaan bagi pengguna ruang yang bersangkutan dan disarankan untuk dicat dengan warna terang. 7 . Bentuk atap dapat menyesuaikan dengan budaya daerah masing-masing lokasi sekolah. Penggunaan bahan penutup atap yang mengandung asbes tidak dipekenankan. Pekerjaan Kuda-kuda dan Rangka Atap Pekerjaan Kuda-kuda dan rangka atap merupakan bagian rangka untuk menopang penutup atap. Papan gipsum. Bahan rangka plafond yang dapat dipakai : Kayu kelas kuat 2 Besi holow (tebal minimal 0. Kaca polos tebal 4 mm. Peraturan Konstruksi Kayu di Indonesia (PKKI) NI 5 2. Pekerjaan Langit-Langit / Plafond Plafond atau langit-langit adalah bidang penutup konstruksi atap. Pedoman Teknis bahan dan pekerjaan : 1. g.25 mm dipasang di atas gording.

Papan kayu kelas kuat 1 (tebal minimal 2 cm). Disamping itu perlu diperhatikan keamanan dan keselamatan bila terjadi genangan air atau banjir. Semua pekerjaan harus dilakukan dengan rapi sehingga pintu dan jendela dapat berfungsi dengan sempurna. pemasangan kran-kran dan wastafel/zink termasuk dalam hal ini adalah penyaluran air hujan secara sistematis sehingga tidak mengganggu kenyamanan pemakai atau merusak konstruksi bangunan. sedangkan pada daun jendela dipasang grendel dan hak angin. Pedoman Teknis bahan dan pekerjaan : 1. k. Pekerjaan Plumbing dan Drainasi Pekerjaan plumbing dan drainasi disini dimaksudkan adalah seluruh pekerjaan pengadaan sumber air bersih. 3. Bahan penutup lantai yang dapat dipakai : 1. Peraturan Konstruksi Kayu di Indonesia (PKKI) NI 5 4. Mutu Kayu Bangunan SNI 03-3527-1994 i. pengunci untuk pintu. Setiap daun pintu/jendela minimal dipasang dua buah engsel dan untuk daun pintu dipasang 3 buah engsel. Pedoman Teknis bahan dan pekerjaan : 1. 8 . Titik lampu. Keramik (KW 1) 2. Peraturan Semen Portland Indonesia NI 8 tahun1972. Pekerjaan Penggantung dan Pengunci Pekerjaan penggantung berupa engsel-engsel pintu dan jendela. saklar. sedangkan pengunci adalah grendel. Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) SNI 04-0225-2000 j. Pekerjaan Instalasi Listrik Pada prinsipnya pemasangan instalasi listrik harus benar-benar memenuhi persyaratan teknis. pemasangan pemipaannya dan air kotor dan wastafel. Pada daun pintu dipasang pengunci lengkap dengan handelnya.Pedoman Teknis bahan dan pekerjaan : Peraturan Konstruksi Kayu di Indonesia (PKKI) NI 5 Mutu Kayu Bangunan SNI 03-3527-1994 h. serta hak angin untuk jendela. stop kontak harus diinstal dengan rapih dan hubungannya harus mudah dikontrol dan panel sikring ditempatkan pada tempat yang mudah terlihat. mutu dan cara uji SNI 03-0106-1987 2. Pekerjaan Lantai Bahan lantai yang digunakan menyesuaikan kondisi masingmasing daerah. Ubin lantai keramik. dan semua bahan yang digunakan hendaknya berkualitas cukup sehingga dapat berfungsi dengan baik dalam waktu cukup lama. Semua bahan yang digunakan minimal harus memenuhi syarat kekuatan dan awet sehingga dapat menahan beban dan berfungsi dalam waktu cukup lama.

Pedoman Teknis bahan dan pekerjaan : 1. plesteran retak-retak.H.. jika terdapat cat yang masih kurang rata. pengecatan pintu dan jendela.A. Sedangkan pekerjaan perapihan pada dasarnya merupakan penyempurnaan atau perapihan pekerjaan yang pada hakekatnya telah selesai namun masih diperlukan penyempurnaan. TTD. S. Dr.M. Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan Nasional. ruang perpustakaan dan rehabilitasi ruang) untuk SMP ini mengacu pada Pembakuan Bangunan dan Perabot Sekolah Menengah Pertama yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2004 (contoh terlampir). misalnya terdapat pintu yang tidak dapat dibuka/tutup dengan sempurna. Tata Cara Pengecatan Kayu Untuk Rumah dan Gedung SNI 03-2407-1991 2. plafond melendut dan sebagainya.Pedoman Teknis bahan dan pekerjaan : 1. Pangerang Muenta. Sebagai contoh. Pekerjaan Finishing dan Perapihan Pekerjaan finishing meliputi pekerjaan antara lain: pengecatan dinding. MOHAMMAD NUH Salinan sesuai dengan aslinya.H. pengecatan plafond. pengecatan listplang. Mebelair Jenis mebelair dan tata letaknya yang digunakan dalam pembangunan/rehabilitasi (RKB. PBI (Peraturan Beton Indonesia)-1971 2. Tata Cara Pengecatan Dinding Tembok dengan Cat Emulsi SNI 03-2410-1991 m.DFM NIP 196108281987031003 9 . MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. Peraturan Semen Portland Indonesia NI 8 tahun1972 3.. Peraturan Plumbing Indonesia l.

PROTOTIPE RANCANGAN RUANG KELAS BARU (RKB) 10 .

20 -0.50 TAMPAK BELAKANG -0.40 +1.00 +0.10 Rabat Beton 100 900 900 900 2 DENAH RENCANA SKALA : 0 1 3 6 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : KODE GAMBAR CONTOH DISAIN RG.15 ±0.20 200 200 SELASAR -0.00 -0.00 ±0.70 +3.20 +0.10 100 700 200 100 300 900 300 Rabat Beton 900 300 -0.11 +3.30 -1.00 60 -0.00 200 1 1 +3.20 R.70 +3.A.15 2 POTONGAN B .00 -0. KELAS ±0.00 +0. KELAS ±0. KELAS ±0.TAMPAK DEPAN TAMPAK SAMPING KANAN TAMPAK SAMPING KIRI +6. B & C B-1 11 .B 900 Rabat Beton 100 250 100 +6.30 -1.00 +0.20 R.20 ±0. KELAS/TEORI SMP TYPE .40 +1.20 -0.00 +0.15 ±0.11 700 R.40 +3.05 ±0.40 250 +3.05 Rabat Beton +0.15 60 ±0.

M.01 M.05 K.01 NAMA FURNITURE Meja Siswa Tunggal Meja Guru Kursi Siswa Kursi Guru Lemari SImpan Papan Tulis Papan Absen Kotak Sampah KODE M.01 K.01 KS SELASAR TATA LETAK PERABOT 0 50 100 200 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : CONTOH TATA LETAK PERABOT KODE GAMBAR RUANG KELAS SMP TYPE . KELAS P.01 P.A.01 RG.B-1 12 .01 P.10 M.07 L.01 K.05 P.07 K.10 KS JUMLAH 32 1 32 1 1 1 1 2 bh bh bh bh bh bh bh bh M.05 L.05 DAFTAR KEBUTUHAN PERABOT : K. B & C LI.

Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Kerangka menggunakan sambungan pen dan lubang diperkuat dengan pasak dan lem kayu. daun dan penutup bagian depan dari papan atau multipleks tebal 18mm kualitas baik (tidak mengikat). Bila menggunakan multiplek. 60 60 TAMPAK BELAKANG 0 10 20 30 50 cm TAMPAK DEPAN ISOMETRI 0 10 20 30 50 cm 35 30 18 55 60 TAMPAK ATAS 0 10 20 30 50 cm 10 TAMPAK MELINTANG 0 10 20 30 50 cm TINGGI 55 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT MEJA SISWA TUNGGAL KODE GAMBAR M-01 13 . semua tepi panil harus difinish dengan list kayu solid. Bagian depan meja diberi penutup dari papan atau multipleks. lebar laci cukup untuk menempatkan buku atau tas. Daun meja multipleks diberi list dari kayu keras. atau ditutup dengan lapisan veneer. : Dipolitur atau melamin. : Rangka dari kayu.

dasar laci dari tripleks tebal 6 mm. Laci dipasang sebagai kunci sentral.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Sambungan menggunakan paku pen kayu semua tepi panil dilindungi list kayu keras laci sistem gantung daun laci sebagai tarikan. kunci silinder palang di bawah daun meja kayu keras kualitas baik (tidak mengikat) : Dipolitur buram/melamine tipis 120 73 TAMPAK BELAKANG 0 10 20 30 50 cm 73 TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm 120 60 73 ISOMETRI 35 60 TAMPAK ATAS 0 10 20 30 50 cm TAMPAK SAMPING 0 10 20 30 50 cm DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT MEJA KERJA KODE GAMBAR M-07 14 . : Panil dari multipleks tebal 18mm atau papan dan rangka kayu kelas II.

dudukan dan sandaran dari papan kualitas baik (bahan tidak mengikat) : Dipolitur atau melamine tipis. : Rangka dari kayu. bagian depan dibuat melengkung.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Panjang Kursi = 38 cm Lebar Kursi = 38 cm Tinggi dudukan = (Sesuai Tabel) Tinggi Sandaran = (Sesuai Tabel) : Kerangka menggunakan sambungan Pen dan lubang diperkuat dengan pasak dan lem kayu. Dudukan dari kayu yang dibentuk. Tinggi Siswa 155 cm 160 cm 165 cm Tinggi Dudukan (t) 40 cm 42 cm 44 cm Tinggi Sandaran (y) 32 cm 33 cm 34 cm ISOMETRI (y) (y) 38 (t) TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 47 49 38 TAMPAK SAMPING TAMPAK BELAKANG 38 TAMPAK DEPAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : (t) 38 (t) (y) MODEL PERABOT KURSI SISWA KODE GAMBAR K-01 15 . terdiri dari dua bagian di beri celah dan bagian belakang diberi coakan.sandaran dibentuk bagian belakang rata.

Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Rangka terbuat dari besi tabung persegi dengan sambungan las. pinil kualitas baik. sandaran politur buram/melamine tipis. Bila menggunakan bahan multiplek bagian tepi keliling harus berupa kayu solid dengan lebar ± 5 cm. kaki kursi diberi alas/sepatu dari kayu dipasang mampat. : Rangka besi tabung persegi 2.5xo. 1. rapi tidak goyang.multiplek tebal 6mm sekrup kepala ceper (Bahan tidak mengikat). mampat. disekrup pada kupingan belakang.12 besi tabung persegi 2x4x0. : Dicat duco/politur.5 15 25 80 3 39 42 45 47 40 40 TAMPAK DEPAN TAMPAK SAMPING TAMPAK ATAS 0 10 20 30 40 ISOMETRI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT KURSI KERJA KODE GAMBAR K-05 16 . Sandaran dari kayu keras yang dibentuk.5x2. tidak goyang kedudukannya dan rapi.12 atau kayu kelas II. untuk rangka terbuat dari kayu menggunakan sambungan paku/ pen kayu dan lem. Dudukan rangka kayu ditutup tripleks berlubang Ø 1 dilapis karet busa di bungkus pinil tanpa jahitan.

Ukuran (cm) Konstruksi

Bahan

Penyelesaian

: Lihat Gambar : Semua sisi dilengkapi dengan kayu tipis (list). Lemari mempunyai sekat mendatar yang dapat dilepas, lemari dengan pintu sorong yang bergerak licin di atas rel plastik, pintu dilengkapi dengan tarikan tanam dari metal atau ebinit, dan dipasang kunci silinder. Panil belakang dari triplek 0,6 cm. : Multiplek atau papan kayu kelas II. Palang di bawah kayu keras berkualitas baik (tidak mengikat). : Dipolitur buram dan melamin tipis.

2
GESER

34
126 40

GESER

2 10 2 30 80

ISOMETRI TAMPAK DEPAN
0 10 20 30

TAMPAK SAMPING
0 10 20 30

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

STANDARISASI
BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

JUDUL GAMBAR :

MODEL PERABOT LEMARI ADMINISTRASI

KODE GAMBAR

L-05

17

Ukuran (cm) Konstruksi

: Lihat Gambar : Papan dibuat dari multipleks 18mm dilapis dengan bahan "Green Enamell Steel" dilem pada permukaannya, papan diperkuat dengan rangka Aluminium 1,6x2. Papan dilengkapi tempat kapur dari Aluminium ukuran, 6cmx2,5cmx244cm Papan dipasang pada dinding dengan penggantung tanam sebanyak 4 buah.

120

4

2 240 8

6

TAMPAK DEPAN
0 10 20 30 50 cm

ISOMETRI

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

STANDARISASI
BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

JUDUL GAMBAR :

MODEL PERABOT PAPAN TULIS GANTUNG

KODE GAMBAR

P-01

18

Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian

: Lihat Gambar : Papan diberi tempat gantungan : Papan Kayu atau Multiplek 18mm : Politur atau cat duco putih tipis

SMP NEGERI MERDEKA
KELAS :....................... JUMLAH SISWA
HADIR IZIN SAKIT TANPA KETERANGAN Tgl. ........... Wali Kelas (.........................)

L

P

JML.
40

60

TAMPAK DEPAN

ISOMETRI

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

STANDARISASI
BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

JUDUL GAMBAR :

MODEL PERABOT PAPAN ABSENSI

KODE GAMBAR

P-10

19

PROTOTIPE RANCANGAN RUANG PERPUSTAKAAN 20 .

50 TAMPAK BELAKANG -0.05 Rabat Beton 200 -0.00 -0.25 Rabat Beton 300 POTONGAN B-B 100 250 100 A RUANG MEDIA ±0.15 ±0.30 -1.70 +3.30 -1. ADM.20 200 SELASAR -0.40 +3.00 700 200 400 R.15 ±0.00 ±0.40 +3.00 RG.00 -0.40 +3.00 RG.10 60 -0.05 ±0.11 A +3.70 +3.40 +1.11 +3.15 60 100 450 750 300 POTONGAN A-A B SKALA : 0 1 2 4 DENAH RENCANA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : KODE GAMBAR CONTOH DISAIN PERPUSTAKAAN SMP TYPE .TAMPAK DEPAN TAMPAK SAMPING KIRI TAMPAK SAMPING KANAN +6.C & C1 C-2 21 .40 250 300 +1. BACA/KOLEKSI / REFERENSI ±0.00 +6.00 ±0.10 100 B 700 200 100 450 750 -0. ±0.40 +3. SIMPAN ±0.00 -0.

08 R.03 K.01 K.08 KS JUMLAH 6 bh 10 bh 1 bh 1 bh 1 bh 1 bh 28 bh 1 bh 1 bh 6 bh 1 bh 1 bh 3 bh 3 bh 2 bh 1 bh 1 bh 1 bh 1 bh 2 bh 1 bh 1 bh 1 bh R.12 R.01 P. ADM.02 NAMA FURNITURE Meja Baca Individu Meja Baca Kelompok Meja Serbaguna Meja Kerja Meja Sirkulasi Meja Ketik Kursi Siswa Kursi Putar Kursi Kerja Lemari Buku Lemari Katalog Lemari Kardek Rak Tas/Barang Rak Buku Satu Muka Rak Buku Dua Muka Rak Majalah Rak Atlas Rak Ensiklopedi Rak Koran Rak Dorong Papan Tulis Gantung Papan Pameran Kotak Sampah KODE M.12 K.01 KS L.01 M04 L.01 K.05 M.C-2 22 .01 L.01 K.11 R.03 R.02 R.10 M.01 RG.09 L.08 R.03 R.04 P.01 K.01 M04 K.01 R.10 M04 L.02 K.12 R.03 K. R01 M10 K.05 L.10 P.01 M04 K.03 M.10 R.01 R. SIMPAN R.05 P.04 R.01 R01 SELASAR TATA LETAK PERABOT 0 50 100 200 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : CONTOH TATA LETAK PERABOT KODE GAMBAR PERPUSTAKAAN DAN MEDIA SMP TYPE .07 M.C & C1 LI.01 L.09 R.04 M.02 M12 RUANG MEDIA K.06 R.01 M04 M.03 R.03 R.01 RG.05 R.07 K.11 L. BACA/KOLEKSI / REFERENSI K.DAFTAR KEBUTUHAN PERABOT : R.07 M.07 R.01 M04 M04 K.06 L.03 L.01 M.08 K.01 M.01 L.

Bila menggunakan multiplek. semua tepi panil harus difinish dengan list kayu solid. 25 10 30 68 141 70 73 65 TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm TAMPAK SAMPING 0 10 20 30 50 cm 65 45 15 ISOMETRI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PENDIDIKAN LANJUTAN PERTAMA STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : KODE GAMBAR MODEL PERABOT MEJA BACA INDIVIDU M-03 23 . : Dipolitur buram/melamine tipis. : Panil dari multipleks tebal 18mm atau papan kayu kelas II (tidak mengikat).Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Sambungan semua tepi panil dilindungi dengan kayu tipis. atau ditutup dengan lapisan veneer. rangka penguat dari kayu keras kualitas kuat II.

dilist tepi dengan kayu keras kualitas baik (bahan tidak mengikat) : Dipolitur buram/melamine tipis. : Kaki besi tabung persegi 2x4x0. Daun meja diskrupkan pada rangka besi tabung. daun rata. rapi. 70 140 140 TAMPAK BELAKANG 0 10 20 30 50 cm TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm 44 70 70 ISOMETRI 70 140 TAMPAK ATAS 0 10 20 30 50 cm 0 TAMPAK SAMPING 10 20 30 50 cm DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT MEJA BACA KELOMPOK KODE GAMBAR M-04 24 .12 Daun meja dari multiplek 18mm lapis teak wood.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Semua Panil dilindungi kayu list dari kayu keras Rangka/kaki dari besi tabung persegi dengan sambungan las. kaki meja dipasang sepatu dari kayu (pasak) kuat mampat.

lapis formika (tidak mengikat). : Kerangka dari kayu kelas II. : Menggunakan sambungan pen dan lubang diperkuat dengan pasak dan lem kayu.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar. daun meja dari kayu kelas II. 140 140 TAMPAK BELAKANG 0 10 20 30 50 cm TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm 70 140 70 78 63 87 TAMPAK ATAS 0 10 20 30 50 cm TAMPAK SAMPING 0 10 20 30 50 cm ISOMETRI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT MEJA SERBAGUNA KODE GAMBAR M-05 25 . : Rangka dipolitur atau lapis cat tidak mengikat.

kunci silinder palang di bawah daun meja kayu keras kualitas baik (tidak mengikat) : Dipolitur buram/melamine tipis 120 73 TAMPAK BELAKANG 0 10 20 30 50 cm 73 TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm 120 60 73 ISOMETRI 35 60 TAMPAK ATAS 0 10 20 30 50 cm TAMPAK SAMPING 0 10 20 30 50 cm DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT MEJA KERJA KODE GAMBAR M-07 26 . Laci dipasang sebagai kunci sentral. : Panil dari multipleks tebal 18mm atau papan dan rangka kayu kelas II. dasar laci dari tripleks tebal 6 mm.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Sambungan menggunakan paku pen kayu semua tepi panil dilindungi list kayu keras laci sistem gantung daun laci sebagai tarikan.

semua tepi panil dilindungi lis kayu keras. : Panil kayu atau multiplek tebal 18mm. Dasar laci dari tripleks tebal 6mm kunci sentral silinder (tidak mengikat) : Dipolitur atau melamin tipis 50 12 65 60 TAMPAK SAMPING 0 10 20 30 50 cm TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm 50 65 12 65 12 60 60 ISOMETRI TAMPAK ATAS 0 10 20 30 50 cm TAMPAK BELAKANG 0 10 20 30 50 cm DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT MEJA KETIK KODE GAMBAR M-12 27 . Laci dipasang kunci sentral.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Sambungan menggunakan paku/pen kayu. laci sistem gantung daun laci sebagai tarikan.

sandaran dibentuk bagian belakang rata.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Panjang Kursi = 38 cm Lebar Kursi = 38 cm Tinggi dudukan = (Sesuai Tabel) Tinggi Sandaran = (Sesuai Tabel) : Kerangka menggunakan sambungan Pen dan lubang diperkuat dengan pasak dan lem kayu. terdiri dari dua bagian di beri celah dan bagian belakang diberi coakan. : Rangka dari kayu. bagian depan dibuat melengkung. dudukan dan sandaran dari papan kualitas baik (bahan tidak mengikat) : Dipolitur atau melamine tipis. Tinggi Siswa 155 cm 160 cm 165 cm Tinggi Dudukan (t) 40 cm 42 cm 44 cm Tinggi Sandaran (y) 32 cm 33 cm 34 cm ISOMETRI (y) (y) 38 (t) TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 47 49 38 TAMPAK SAMPING TAMPAK BELAKANG 38 TAMPAK DEPAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : (t) 38 (t) (y) MODEL PERABOT KURSI SISWA KODE GAMBAR K-01 28 . Dudukan dari kayu yang dibentuk.

: Rangka di cat besi semprot atau politur. dudukan dari kayu keras kualitas baik tebal 2cm dibentuk bulat dengan bagian tengah cembung. rangka kaki dari bahan kayu dapat menggunakan sambungan paku/pen dan lem (tidak mengikat). : Rangka Kaki dari besi atau kayu kelas II.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Rangka kaki dari besi tabung bulat dengan sambungan las.5. 28 28 40 TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 TAMPAK SAMPING ISOMETRI 0 10 20 30 13 42 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT KURSI BULAT PENDEK KODE GAMBAR K-03 29 . Dudukan disekrup pada rangka besi dengan baik rata. kaki diberi sepatu karet hitam kwalitas baik. dudukan dipolitur atau melamine tipis. tidak goyang. bagian tengah dibuat lubang 4 bh Ø 1. Dudukan dari kayu kelas II.

Ukuran (cm) Konstruksi

Bahan

Penyelesaian

: Lihat Gambar : Rangka terbuat dari besi tabung persegi dengan sambungan las. Sandaran dari kayu keras yang dibentuk, disekrup pada kupingan belakang, mampat, rapi tidak goyang. Dudukan rangka kayu ditutup tripleks berlubang Ø 1 dilapis karet busa di bungkus pinil tanpa jahitan. kaki kursi diberi alas/sepatu dari kayu dipasang mampat, tidak goyang kedudukannya dan rapi. : Rangka besi tabung persegi 2,5x2,5xo,12 besi tabung persegi 2x4x0,12 atau kayu kelas II. untuk rangka terbuat dari kayu menggunakan sambungan paku/ pen kayu dan lem. pinil kualitas baik,multiplek tebal 6mm sekrup kepala ceper (Bahan tidak mengikat). Bila menggunakan bahan multiplek bagian tepi keliling harus berupa kayu solid dengan lebar ± 5 cm. : Dicat duco/politur, sandaran politur buram/melamine tipis.

1.5

15

25

80

3

39

42

45

47

40

40

TAMPAK DEPAN

TAMPAK SAMPING

TAMPAK ATAS
0 10 20 30

40

ISOMETRI

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

STANDARISASI
BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

JUDUL GAMBAR :

MODEL PERABOT KURSI KERJA

KODE GAMBAR

K-05

30

Ukuran (cm) Konstruksi

Bahan

Penyelesaian

: Lihat Gambar : Bagian bawah pintu panil sorong dengan rel plastik dilengkapi dengan tarikan tanam dan kunci, Bagian atas pintu kaca bening dibingkai kayu. Lemari mempunyai 4 buah sekat hidup. 3 buah sekat dipasang di atas dan 1 di bawah. sekali dapat dipindahkan. : Kayu/ Kayu lapis (Multiplek) tebal 18mm, kaca bening 0,3, tarikan tanam metal/ebonit silinder di bawah kayu keras berkualitas baik (tidak mengikat). Bila memakai multiplek, semua tepi panil harus difinish dengan list kayu solid atau di tutup lapisan veneer. : Dipolitur buram dan melamin tipis palang dibawah diberi warna hitam buram

50

180

8

40

2

60

120

180

ISOMETRI

TAMPAK SAMPING
0 10 20 30 50 cm

TAMPAK DEPAN
0 10 20 30 50 cm

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

STANDARISASI
BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

JUDUL GAMBAR :

KODE GAMBAR

MODEL PERABOT LEMARI BUKU

L-01

31

Ukuran (cm) Konstruksi Bahan

Penyelesaian

: Lihat Gambar : Disesuaikan dengan bahan : Rangka meja besi/kayu, multipleks atau papan kayu kelas II (tidak mengikat). Bila menggunakan multiplek, semua tepi panil harus difinish dengan list kayu solid, atau ditutup dengan lapisan veneer. : Dipolitur buram/melamine tipis.

2 15.5 2 15.5 2 15.5 2 15.5 2 15.5 2

2
80

2

80

7

45

2

87

2

5,5

6

ISOMETRI
10,5

TAMPAK SAMPING
0 10 20 30 50 cm

TAMPAK DEPAN
40
0 10 20 30 50 cm

15,5

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

STANDARISASI
BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

JUDUL GAMBAR :

MODEL PERABOT LEMARI KATALOG

KODE GAMBAR

L-11

32

Bila menggunakan multiplek.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Lihat Gambar : Rangka Meja besi/kayu. multipleks atau papan kayu kelas II (tidak mengikat). : Di Politur / Cat 2 2 2 2 58 45 2 58 22 2 TAMPAK SAMPING 0 20 60 100 cm 0 TAMPAK DEPAN 20 60 100 cm 5 5 5 5 ISOMETRI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT LEMARI KARDEK KODE GAMBAR L-12 33 . atau ditutup dengan lapisan veneer. semua tepi panil harus difinish dengan list kayu solid.

Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian

: Lihat Gambar : Semua tepi panel dilindungi list kayu keras : Multiplek 18MM atau papan kayu kelas II (tidak mengikat) : Di politur buram/melamine tipis.

25

25

25

25

34

34

34

2

34

34

7

40

180

100

TAMPAK SAMPING
0 10 20 30 50 cm 0

TAMPAK DEPAN
10 20 30 50 cm

180

ISOMETRI

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

STANDARISASI
BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

JUDUL GAMBAR :

MODEL PERABOT RAK TAS

KODE GAMBAR

R-01

34

Ukuran (cm) Konstruksi

Bahan Penyelesaian

: Lihat Gambar : Rak dikonstruksi dari panil yang dilindungi dengan list kayu. Rak dibagi dua dengan sekat tegak, masing masing bagian mempunyai 5 buah papan rak yang dapat diatur, ketinggianya. Rangka penguat dari kayu keras kualitas baik. : Multiplek tebal 18mm atau bahan kayu kelas II (tidak mengikat) : Panil dipolitur buram/melamine tipis.

PAPAN t=2cm TRIPLEKS 4mm

1 180
2 120 40

7

2

30

2

30

2

30

2

30

2

30

2

ISOMETRI TAMPAK DEPAN
0 10 20 30 50 cm

TAMPAK SAMPING
0 10 20 30 50 cm

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

STANDARISASI
BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

JUDUL GAMBAR :

MODEL PERABOT RAK BUKU SATU MUKA

KODE GAMBAR

R-02

35

Ukuran (cm) Konstruksi

Bahan Penyelesaian

: Lihat Gambar : Rak dikonstruksi dari panil yang dilindungi dengan list kayu. Rak dibagi dua dengan sekat tegak, masing - masing bagian mempunyai 5 buah papan rak yang dapat diatur, ketinggiannya. Rangka penguat dari kayu keras kualitas baik. : Multiplek 18mm atau bahan kayu kelas II (tidak mengikat) : Panil dipolitur buram di melamine tipis.

1

30 30 180 30 30 30
120 60

7

2

2

2

2

2

2

TAMPAK DEPAN
0 10 20 30 50 cm

TAMPAK SAMPING
0 10 20 30 50 cm

ISOMETRI

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP

STANDARISASI
BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

JUDUL GAMBAR :

MODEL PERABOT RAK BUKU DUA MUKA

KODE GAMBAR

R-03

36

: Kaki/alas besi atau kayu. Panil kayu atau multiplek tebal 18 (tidak mengikat). Rak dibagi menjadi 5 bagian sisi depan dibuat miring seperti pada gambar. : Bahan kayu politur.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Rak dikonstruksi dari bahan panil. Semua bagian tepi panil dilapisi list kayu solid atau lapis veneer. 5 3 8 8 8 8 150 40 30 95 43 150 TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm TAMPAK SAMPING 0 10 20 30 50 cm ISOMETRI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT RAK MAJALAH KODE GAMBAR R-06 37 .

Panil kayu atau multiplek 12mm (tidak mengikat). bahan kayu lain nya dipolitur.Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Rak menggunakan konstruksi rangka dari kayu di bagi menjadi 5 bagian dan bagian sisi samping dan belakang ditutup dengan triplek seperti pada gambar. 3 64 3 61 25 66 105 41 55 71 3 3 TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm TAMPAK SAMPING 0 10 20 30 50 cm 41 10 10 10 10 10 ISOMETRI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT RAK ATLAS KODE GAMBAR R-07 38 . daun rak di politur atau melamine tipis. Bila memakai multiplek semua tepi panil dilindungi kayu tipis atau dilapis dengan veneer. : Bahan besi cat. : Kaki/alas besi atau kayu.

5 81 81 41 41 2 57 2 42 TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm TAMPAK SAMPING 0 10 20 30 50 cm 41 26 2 ISOMETRI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT RAK INSIKLOPEDI KODE GAMBAR R-08 39 . : Kayu atau papan atau multiplek 18mm (tidak mengikat).Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Rak menggunakan konstruksi rangka dari kayu di bagi menjadi 2 bagian dan bagian sisi samping rak belakang ditutup dengan triplek seperti pada gambar. Bila memakai multiplek semua tepi panil dilindungi list kayu tipis atau dilapisi dengan veneer. : Politur atau Cat.

: Kaki .Ukuran (cm) Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : Semua tepi panil dilindungi liast kayu keras.kisi terbuat dari kayu keras kualitas baik (tidak mengikat) : Politur /melamine tipis. sambungan seperti pada gambar. 180 100 40 TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm TAMPAK SAMPING 0 10 20 30 50 cm 10 135 35 2 ISOMETRI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT RAK KORAN KODE GAMBAR R-09 40 .

: Politur atau Melamine. 4 roda kaset.Ukuran (cm) Panjang Lebar Tinggi Konstruksi Bahan Penyelesaian : Lihat Gambar : 60 : 40 : 75 : Tiang kaki dipasang 4 buah roda castor. 3 3 75 53 98 40 10 5 60 TAMPAK DEPAN 0 10 20 30 50 cm TAMPAK SAMPING 0 10 20 30 50 cm 95 ISOMETRI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP STANDARISASI BANGUNAN DAN PERABOT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JUDUL GAMBAR : MODEL PERABOT RAK DORONG KODE GAMBAR R-10 41 . : Kayu Keras kwalitas baik.

42 .

2010 Walikota/Bupati (……………………………………….. : ………………………………………………………………….SALINAN LAMPIRAN IV PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 19 TAHUN 2010 TANGGAL 25 AGUSTUS 2010 LAPORAN KEUANGAN (LAPORAN TRIWULAN) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :………………………………………………………………….…………………………………. : …………………………………………………………………. REALISASI DANA PEMBANGUNAN PRASARANA PENDIDIKAN (Rp) FORMAT LAP0RAN DAK-1a Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat NO NAMA SEKOLAH ALOKASI DANA REALISASI DANA PENGADAAN SARANA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (Rp) SALDO (Rp) ..) 1 ..

…………………………………. : ………………………………………………………………….. 2010 Walikota/Bupati (……………………………………….) 2 . REALISASI DANA PEMBANGUNAN PRASARANA PENDIDIKAN (Rp) Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat NO NAMA SEKOLAH ALOKASI DANA REALISASI DANA PENGADAAN SARANA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (Rp) SALDO (Rp) .. : …………………………………………………………………..FORMAT LAP0RAN DAK-1b LAPORAN KEUANGAN (LAPORAN AKHIR) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :………………………………………………………………….

..) 3 . : ………………………………………………………………….2010 Walikota/Bupati (………………………………………. : …………………………………………………………………. Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat NO NAMA SEKOLAH PEMBANGUNAN RUANG/GEDUNG PERPUSTAKAAN Satuan (ruang) Volume Rencana Volume Realisasi …………………………………..FORMAT LAPORAN DAK-2a LAPORAN REALISASI FISIK PEMBANGUNAN PRASARANA PENDIDIKAN (LAPORAN TRIWULAN) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :………………………………………………………………….

.2010 Walikota/Bupati (………………………………………. : …………………………………………………………………. Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat NO NAMA SEKOLAH PEMBANGUNAN RUANG/GEDUNG PERPUSTAKAAN Satuan (ruang) Volume Rencana Volume Realisasi ………………………………….FORMAT LAPORAN DAK-2b LAPORAN REALISASI FISIK PEMBANGUNAN PRASARANA PENDIDIKAN (LAPORAN AKHIR) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :…………………………………………………………………..) 4 .. : ………………………………………………………………….

. : …………………………………………………………………..) 5 .FORMAT LAPORAN DAK-2c LAPORAN REALISASI FISIK PENGADAAN MEUBELAIR PERPUSTAKAAN (LAPORAN TRIWULAN) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :………………………………………………………………….. : …………………………………………………………………. Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat PENGADAAN MEUBELAIR PERPUSTAKAAN NAMA SEKOLAH Satuan Rak Buku Volume Rencana Volume Realisasi Meja Baca Siswa Volume Rencana Volume Realisasi Meja ½ Biro Volume Rencana Volume Realisasi Meja Komputer Volume Rencana Volume Realisasi Kursi Kerja Volume Rencana Volume Realisasi Satu an Karpet Volu m renc ana Volume Realisa si NO Satuan Satuan Satuan Satuan BUAH BUAH BUAH BUAH BUAH M2 …………………………………. 2010 Walikota/Bupati (……………………………………….

2010 Walikota/Bupati (……………………………………….FORMAT LAPORAN DAK-2d LAPORAN REALISASI FISIK PENGADAAN MEUBELAIR PERPUSTAKAAN (LAPORAN AKHIR) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :…………………………………………………………………. : …………………………………………………………………. Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat PENGADAAN MEUBELAIR PERPUSTAKAAN NAMA SEKOLAH Satuan Rak Buku Volume Rencana Volume Realisasi Meja Baca Siswa Volume Rencana Volume Realisasi Meja ½ Biro Volume Rencana Volume Realisasi Meja Komputer Volume Rencana Volume Realisasi Kursi Kerja Volume Rencana Volume Realisasi Satu an Karpet Volu m renc ana Volume Realisa si NO Satuan Satuan Satuan Satuan BUAH BUAH BUAH BUAH BUAH M2 ………………………………….) 6 .... : ………………………………………………………………….

: …………………………………………………………………..) 7 .. : …………………………………………………………………..FORMAT LAPORAN DAK-2e LAPORAN REALISASI FISIK DAN KEUANGAN PEMBANGUNAN PRASARANA PENDIDIKAN (LAPORAN TRIWULAN) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :…………………………………………………………………. Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat NO NAMA SEKOLAH PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU Satuan RUANG Volume Jumlah (Rp) ………………………………….2010 Walikota/Bupati (……………………………………….

FORMAT LAPORAN DAK-2f LAPORAN REALISASI FISIK DAN KEUANGAN PEMBANGUNAN PRASARANA PENDIDIKAN (LAPORAN AKHIR) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :…………………………………………………………………..) 8 ..2010 Walikota/Bupati (……………………………………….. Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat NO NAMA SEKOLAH PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU Satuan (Ruang) Volume Jumlah (Rp) …………………………………. : …………………………………………………………………. : ………………………………………………………………….

Satuan Volum rencana Volume Realisasi NO Satuan Satuan Satuan Satuan BUAH BUAH BUAH BUAH BUAH BUAH ……………………………………………..FORMAT LAPORAN DAK-2g LAPORAN REALISASI FISIK DAN KEUANGAN PENGADAAN MEUBELAIR RUANG KELAS BARU (LAPORAN TRIWULAN) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :…………………………………………………………………. : …………………………………………………………………..) 9 .. : ………………………………………………………………….... Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat PENGADAAN MEUBELAIR RUANG KELAS BARU NAMA SEKOLAH Satuan MEJA SISWA Volume Rencana Volume Realisasi KURSI SISWA Volume Rencana Volume Realisasi MEJA GURU Volume Rencana Volume Realisasi KURSI GURU Volume Rencana Volume Realisasi LEMARI SIMPAN Volume Rencana Volume Realisasi ……………………….2010 Walikota/Bupati (………………………………………. ………………………………….

.2010 Walikota/Bupati (………………………………………. : ………………………………………………………………….FORMAT LAPORAN DAK-2h LAPORAN REALISASI FISIK DAN KEUANGAN PENGADAAN MEUBELAIR RUANG KELAS BARU (LAPORAN AKHIR) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :………………………………………………………………….. : …………………………………………………………………..) 10 .. …………………………………. Satuan Volum rencana Volume Realisasi NO Satuan Satuan Satuan Satuan BUAH BUAH BUAH BUAH BUAH BUAH ……………………………………………... Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat PENGADAAN MEUBELAIR RUANG KELAS BARU NAMA SEKOLAH Satuan MEJA SISWA Volume Rencana Volume Realisasi KURSI SISWA Volume Rencana Volume Realisasi MEJA GURU Volume Rencana Volume Realisasi KURSI GURU Volume Rencana Volume Realisasi LEMARI SIMPAN Volume Rencana Volume Realisasi ……………………….

2010 Walikota/Bupati (……………………………………….) 11 .FORMAT LAPORAN DAK-2i LAPORAN REALISASI FISIK DAN KEUANGAN PEMBANGUNAN PRASARANA PENDIDIKAN (LAPORAN TRIWULAN) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :…………………………………………………………………... Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat NO NAMA SEKOLAH REHABILITASI RUANG BELAJAR Sedang Berat Satuan (Ruang) Volume Jumlah (Rp) …………………………………. : …………………………………………………………………. : …………………………………………………………………..

2010 Walikota/Bupati (………………………………………..) 12 . : …………………………………………………………………..FORMAT LAPORAN DAK-2j LAPORAN REALISASI FISIK DAN KEUANGAN PEMBANGUNAN PRASARANA PENDIDIKAN (LAPORAN AKHIR) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :…………………………………………………………………. : …………………………………………………………………. Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat NO NAMA SEKOLAH REHABILITASI RUANG BELAJAR Sedang Berat Satuan (Ruang) Volume Jumlah (Rp) …………………………………..

PENGADAAN BUKU NO NAMA SEKOLAH Satuan BUKU PENGAYAAN Volume Rencana Volume Realisasi Satuan BUKU REFERENSI Volume Rencana Volume Realisasi Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat BUKU PANDUAN PENDIDIKAN Satuan Volume Rencana Volume Realisasi EKS EKS EKS …………………………………. : ………………………………………………………………….FORMAT LAPORAN DAK-3a LAPORAN REALISASI FISIK PENGADAAN SARANA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (LAPORAN TRIWULAN) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :…………………………………………………………………. : ………………………………………………………………….2010 Walikota/Bupati (………………………………………...) 13 ..

. : …………………………………………………………………. : ………………………………………………………………….FORMAT LAPORAN DAK-3b LAPORAN REALISASI FISIK PENGADAAN SARANA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (LAPORAN AKHIR) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :………………………………………………………………….2010 Walikota/Bupati (………………………………………. PENGADAAN BUKU NO NAMA SEKOLAH Satuan BUKU PENGAYAAN Volume Rencana Volume Realisasi Satuan BUKU REFERENSI Volume Rencana Volume Realisasi Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat BUKU PANDUAN PENDIDIKAN Satuan Volume Rencana Volume Realisasi EKS EKS EKS …………………………………..) 14 ..

. : ………………………………………………………………….2010 Walikota/Bupati (……………………………………….FORMAT LAPORAN DAK-3c LAPORAN REALISASI FISIK PENGADAAN SARANA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (LAPORAN TRIWULAN) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :…………………………………………………………………. : …………………………………………………………………... PENGADAAN ALAT PERAGA PENDIDIKAN NO NAMA SEKOLAH Satuan ALAT PERAGA MATEMATIKA Volume Rencana Volume Realisasi Satuan ALAT PERAGA IPA Volume Rencana Volume Realisasi Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat ALAT PERAGA ……………… Satuan Volume Rencana Volume Realisasi BUAH BUAH BUAH …………………………………………….. ………………………………….) 15 .

. Diisi oleh Kabupaten/Kota dikirim ke Pusat PENGADAAN ALAT PERAGA PENDIDIKAN NO NAMA SEKOLAH Satuan ALAT PERAGA MATEMATIKA Volume Rencana Volume Realisasi Satuan ALAT PERAGA IPA Volume Rencana Volume Realisasi Satuan ALAT PERAGA ……………… Volume Rencana Volume Realisasi BUAH BUAH BUAH …………………………………………….. …………………………………. : …………………………………………………………………..2010 Walikota/Bupati (……………………………………….) 16 .. : ………………………………………………………………….FORMAT LAPORAN DAK-3d LAPORAN REALISASI FISIK DAN KEUANGAN PENGADAAN SARANA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (LAPORAN AKHIR) PROVINSI KABUPATEN/KOTA TRIWULAN :………………………………………………………………….

juta) 8 Swakelola (Rp. Perencanaan Kegiatan No. : ……………………………………………………. Jenis Kegiatan Jumlah Penerima Manfaat(*) 5 Jumlah DAK (Rp. : …………………………………………………….juta) 6 Pendamping (Rp.juta) 9 Kontrak (Rp-juta) 10 Fisik (%) 11 Keuangan (%) 12 Pelaksanaan Kegiatan Realisasi FORMAT LAPORAN DAK-3e Diisi oleh Kabupaten/Kota atau Provinsi dikirim ke Pusat Satuan Volume Kesesuaian sasaran dan lokasi dengan RKPD YA 13a TIDAK 13b Kesesuaian antara DPA-SKPD dengan Petunjuk Teknis YA 14a TIDAK 14b Kodefikasi Masalah 1 2 3 4 15 Total Kodefikasi Masalah : Kode Masalah 1 Permasalahan terkait dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 2 Permasalahan terkait dengan Petunjuk Teknis 3 Permasalahan terkait dengan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD 4 Permasalahan terkait dengan DPA-SKPD 5 Permasalahan terkait dengan SK Penetapan Pelaksana Kegiatan 6 Permasalahan terkait dengan Pelaksanaan Tender Pekerjaan Kontrak 7 Permasalahan terkait dengan Persiapan Pekerjaan Swakelola 8 Permasalahan terkait dengan Penerbitan SP2D 9 Permasalahan terkait dengan Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak 10 Permasalahan terkait dengan Pelaksanaan Pekerjaan Swakelola ……………… .juta) 7 Total Biaya (Rp. 17 .LAPORAN KEMAJUAN PER TRIWULAN DANA ALOKASI KHUSUS TAHUN ANGGARAN 2010 Provinsi Kota/Kabupaten SKPD Bidang :……………………………………………………. ………………………………. …………… 2010 Sekda Kabupaten/Kota/Provinsi Nip. : …………………………………………………….

Keterangan 1 Pelaksana DAK adalah SKPD Kabupaten/Kota terkait yang bertanggung jawab terhadap bidang DAK masing-masing 2 Bidang DAK sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 3 Kegiatan sesuai dengan Petunjuk Teknis masing-masing bidang DAK 4 Kolom 14 diisi dengan masalah-masalah yang terjadi di lapangan yang terkait dengan kode masalah yang tersedia (*) Satuan penerima manfaat disesuaikan dengan kegiatan di masing-masing bidang DAK 18 .

Diisi tanggal dilaksanakannya pekerjaan swakelola 19 . Diisi tanggal ditetapkannya SK Penetapan Pelaksana Kegiatan Kolom 3 Nomor 6. Diisi tanggal Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD Kolom 3 Nomor 4. Diisi tanggal Dilaksanakannya Pekerjaan Kontrak Kolom 3 Nomor 9. Diisi tanggal (range) dilaksanakannya persiapan swakelola Kolom 3 Nomor 8. Diisi tanggal diterimanya PMK oleh Daerah Kolom 3 Nomor 2. Diisi tanggal (range) dilaksanakannya kegiatan tender untuk pekerjaan kontrak Kolom 3 Nomor 7. Diisi tanggal diterbitkannya DPA-SKPD Kolom 3 Nomor 5. Diisi tanggal diterimanya Juknis oleh Daerah Kolom 3 Nomor 3.FORMAT LAPORAN DAK-3f LAPORAN KEMAJUAN PER TRIWULAN CHECKLIST DOKUMEN DAN KEGIATAN PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS TAHUN ANGGARAN 2010 No (1) Diisi oleh Kabupaten/Kota atau Provinsi dikirim ke Pusat Dokumen/Kegiatan (2) Waktu (3) Keterangan (4) I 1 2 3 4 II 5 6 7 8 9 10 11 12 PERENCANAAN PMK (Alokasi dan Pedoman Umum) Petunjuk Teknis (Juknis) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD Penetapan DPA-SKPD PELAKSANAAN SK Penetapan Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan Tender Pekerjaan Kontrak Persiapan Pekerjaan Swakelola Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Swakelola Penerbitan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) Penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Keterangan Kolom 3 Nomor 1.

A.Kolom 3 Nomor 10.DFM NIP 196108281987031003 20 . Diisi tanggal diterbitkannya SP2D diterbitkan oleh Bendahara Umum Daerah berdasarkan SPM MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. MOHAMMAD NUH Salinan sesuai dengan aslinya.M..H. Diisi tanggal diterbitkannya SPM yang diterbitkan oleh pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran Kolom 3 Nomor 12.H. Diisi tanggal diterbitkannya SPP oleh Pejabat yang bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatan/bendahara pengeluaran Kolom 3 Nomor 11. Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan Nasional. Pangerang Muenta. Dr. TTD. S..

TELAH DIPERIKSA NAMA SUYANTO DIDIK SUHARDI JABATAN Dirjen Mandikdasmen Direktur PSMP TANDA TANGAN 21 .

Menteri Teknis memiliki kewenangan untuk menetapkan Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus berdasar Alokasi dan Pedoman Umum Dana Alokasi Khusus yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Menimbang : a.SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 19 TAHUN 2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2010 UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. d. b. bahwa sesuai Pasal 59 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan. yang berdasar ketentuan sebagaimana dimaksud pada huruf b sudah tidak sesuai sehingga perlu dilakukan perubahan. . Menteri Pendidikan Nasional telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendikan Nasional Nomor 5 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010. c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a. huruf b. bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud pada huruf a. perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010. bahwa Pasal 18 ayat (5b) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2009 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2010 telah mengubah kebijakan pemberian block grant/hibah kepada sekolah dalam penggunaan DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010. dan huruf c.

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301). Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 1408. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47. 6. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593). . Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4575). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5075) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 69. 5. 3. 9. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496). 4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5132). Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125. Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2009 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 156. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 137. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286). 7. 8. 2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.Mengingat : 1. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59.

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4863). Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2009 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2010. 15. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara. 18. 20. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82. 17. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4609). 14. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89. 21. 11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2009 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Daerah. dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Masyarakat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 19. 19. 16. 12. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II.10. Pemerintahan Daerah Provinsi. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864). Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 20. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Pemerintah. 13. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4693). Laporan Keterangan Kepala Daerah Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90. . Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737).07/2009 tentang Alokasi dan Pedoman Umum Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2010. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembangian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 175/PMK.

Pasal 2 Kabupaten/Kota penerima DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 untuk SMP. dan rehabilitasi ruang belajar SMP. Pasal 4 Pada saat diberlakukannya Peraturan Menteri ini. . penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan SMP. pembangunaan ruang kelas baru (RKB) SMP. Surat Komisi X DPR RI Nomor 248/KOM. Pasal 1 Dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan tahun anggaran 2010 untuk SMP dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis sebagaimana tercantum dalam Lampiran I sampai dengan Lampiran IV Peraturan ini. Surat Kementerian Dalam negeri Republik Indonesia Nomor 905/504/BAKD tanggal 3 Agustus 2010 perihal Pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010. 23.22. MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2010 UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP). sebagaimana tercantum dalam Lampiran V Peraturan ini.X/DPR-RI/VII/2010 tanggal 20 Juli 2010 perihal : Pengantar Persetujuan Petunjuk Teknis DAK Pendidikan TA 2010 Jenjang SMP. maka Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 5 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010 berikut Surat Edaran Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 698/C/KU/2010 perihal Tata Cara Pelaksanaan Dana alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2010 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Pasal 3 DAK bidang pendidikan tahun anggaran 2010 untuk SMP diarahkan untuk pembangunan ruang/gedung perpustakaan SMP beserta meubelairnya.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 25 Agustus 2010 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL.H. TTD. Pangerang Muenta. Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan Nasional. MOHAMMAD NUH Salinan sesuai dengan aslinya.Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.H.DFM .M..A.. Dr. S.

TELAH DIKOREKSI NAMA SUYANTO DIDIK SUHARDI JABATAN Dirjen Mandikdasmen Direktur PSMP TANDA TANGAN .

90 8.185. Nagan Raya Kab.208.271.621.20 6.80 7.40 18.90 4.886.062.40 4.485.117.555.667.454.617. Bener Meriah Kab.70 13.486.20 31.992.432.50 8.60 7.561. Langkat Kab.986.00 12.40 3.40 14.221.50 5.941.875.30 4. Aceh Timur Kab.10 5.879.340.907.30 11.10 161.10 8.90 12.084.488.616.263. Aceh Tamiang Kab.671. Aceh Utara Kab. Deli Serdang Kab.589.885.00 11.90 14. Aceh Tengah Kab.20 3.00 15.147.70 4.50 4.10 6.80 2.90 13.90 49.50 6.00 4.30 22.40 1 .541.60 4.20 15.60 9. Aceh Selatan Kab.40 3.245.30 8.775.10 16.80 4.20 10. Bireuen Kab.438.618.90 7.50 10.300.00 6. Simeulue Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Langsa Kota Lhokseumawe Kab. Aceh Tenggara Kab.60 23.676.550.231.008. Gayo Lues Kab.80 10. Pidie Jaya Kota Subulussalam Provinsi Sumatera Utara Kab.30 11.997.767.653.315.40 5.558. Dairi Kab. Tanah Karo Kab.20 8.686.585.969.470.00 37. Nias Kab.00 8.751.50 8.225. Labuhan Batu Kab.30 10.20 19.677. Tapanuli Tengah TOTAL Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) (Rp) 289.442.087.032.499.059.855.060.10 19. Aceh Barat Kab.435.781.218.710. Tapanuli Selatan Kab.60 7.40 11.690.80 15. Pidie Kab.853.20 9.10 5.232.80 11.30 703.718.00 5.547.329.10 13.118.SALINAN LAMPIRAN V PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 19 TAHUN 2010 TANGGAL 25 AGUSTUS 2010 KABUPATEN/KOTA PENERIMA DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG PENDIDIKAN TAHUN ANGGARAN 2010 Pendidikan NO I 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 II 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 (dalam juta rupiah) DAERAH Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Kab.771.824.20 4.80 19.70 18.50 10. Simalungun Kab.30 9.80 4.173.405.90 10.987.50 378.20 5. Aceh Singkil Kab.374.60 19.10 7.217. Aceh Besar Kab.324.471.70 17.724.139.80 3.573.365.70 29.895.90 6.00 5.60 34.60 7.10 7.800.855.876.092.80 31.90 13.754.206.60 23.30 4.30 21. Aceh Barat Daya Kab.040.90 17.243.224.20 6.60 5.10 6.212.803. Aceh Jaya Kab.427. Asahan Kab.412.50 4.128.70 28.20 20.90 325. Mandailing Natal Kab.90 4.60 6.968.40 19.90 8.40 6.712.578.816.085.70 30.287.546.50 11.40 11.00 15.20 128.760.40 8.836.

564.20 8.20 11.00 17.50 49.70 12.932.721.00 4.80 285.614.212.40 10.70 5.268.20 3.053.659.70 109.114.40 10.094.70 9.90 9.90 19.20 4.407.928.20 3.80 7.80 3.657.053.909.234.40 3.Pendidikan NO 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 III 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 IV 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 Kab.10 9.80 175.30 10.80 8.50 40.665.70 5.356. Solok Kab.80 3. Pakpak Bharat Kab.00 3. Kuantan Singingi Kab.40 8.123.90 5.10 8.992.061.498.50 7.40 5.60 9. Humbang Hasundutan Kab.141.70 18.00 11.958.268.358.50 12.941.80 11.734.80 5. Batu Bara Kab.00 11.40 13.368.463.60 7.50 1.118. Nias Selatan Kab.543.00 4.683.60 3.40 26.80 20.462.651.144.70 9. Sijunjung Kab.368.50 10.90 4.468. Bengkalis Kab.30 12.80 22.147.461.60 6.892.90 10.50 15.30 19.138.015.440.162.10 24.10 9.60 13.20 19. Pelalawan Kab. Indragiri Hilir Kab. Tanah Datar Kota Bukit Tinggi Kota Padang Panjang Kota Padang Kota Payakumbuh Kota Sawahlunto Kota Solok Kota Pariaman Kab.942.40 7.80 3.60 3.458. Serdang Bedagai Kab.635.50 4.768.449.30 14.788.30 3.30 5.412.093.80 19.20 24.00 6.665.052.20 8.035.649.776.120.897.637.332.90 3.50 3.50 7.770.80 20. Lima puluh Kota Kab.20 15.843. Indragiri Hulu Kab.00 13.60 2.60 7.633.30 11.804.548.30 2.521.400.806.166.80 5.772.244.950.70 4.869.50 8.164. Nias Barat Kota Gunung Sitoli Provinsi Sumatera Barat Kab.10 24.345.60 7.167.421.004. Padang Pariaman Kab.545.726.820.90 3.40 24.00 2.80 13.20 24.396.315.264. Labuhan Batu Utara Kab.80 17.10 23.039. Toba Samosir Kota Binjai Kota Medan Kota Pematang Siantar Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Tebing Tinggi Kota Padang Sidimpuan Kab.512.310.70 13.20 8.472.80 8.587.835.20 11.085.082.70 9. Rokan Hilir Kab.00 21. Rokan Hulu Kab.40 6.694. Nias Utara Kab.20 4.209.40 2.60 14.482.457.265.40 20.469.823.694. Siak Kota Dumai DAERAH TOTAL Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) (Rp) 26.454.10 11.20 4.652.50 4.70 10.30 4.921.20 4.20 13.233.557.90 5.20 6.60 11.922. Dharmasraya Kab. Pasaman Barat Kab.841.20 5.80 15.922. Padang Lawas Kab. Solok Selatan Provinsi Riau Kab.705.841. Kampar Kab.00 4.273.911.750.50 32.955. Pasaman Kab.192.60 16.428. Labuhan Batu Selatan Kab.064.876.30 22.047.469.10 4.384.980.70 6.676.50 7.80 11.30 16.684.70 17.50 24.60 2 . Agam Kab.30 35. Kepulauan Mentawai Kab. Tapanuli Utara Kab.30 7.928.454.207.922.00 42.927.555.60 6.30 8.90 2.725.776.212.10 11.488. Padang Lawas Utara Kab.20 12. Pesisir Selatan Kab. Samosir Kab.

20 8.174.767.90 16.402.462.00 6. Tanjung Jabung Barat 102 Kab.443.40 8. Muaro Jambi DAERAH TOTAL (Rp) Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) 32.966.507.273.642.202.660.10 9.013.80 12. Kaur 133 Kab.320. Bangka Tengah 126 Kab.90 12.161.052.00 20.424.20 3.00 11.00 9.511.90 4.817.496.40 10.566. Musi Banyuasin 108 Kab.50 26.114.852.60 100 Kab.014.10 7. Kerinci Kab.097.30 16.092.50 10.70 4.70 3.123.Pendidikan NO 86 87 V 88 89 90 91 92 93 94 VI 95 96 97 98 99 Kota Pekanbaru Kab.10 11.589. Merangin Kab.10 130. Seluma 7.360.60 8.440.30 10. Bangka Barat 127 Kab.70 4.80 4.092.980.80 10. Belitung 123 Kota Pangkal Pinang 124 Kab.80 4.297. Bungo Kab.240.60 10. Ogan Komering Ilir 111 Kab.283.90 11.10 4.10 228.531.00 14. Banyuasin 117 Kab.40 7.298.534. Belitung Timur IX Provinsi Bengkulu 128 Kab.565.60 18.390.20 12.728.70 8.062.509.912.60 7.377.908.718.30 4.592.80 4.876.291.523.144.815.50 30. Batanghari Kab.80 10.20 32. Rejang Lebong 131 Kota Bengkulu 132 Kab.70 15.650.40 16.00 17. Sarolangun 101 Kab.00 97.10 3.727.554.165.00 5.00 26.00 4.70 12.50 16.00 85.90 3.50 13.40 8. Meranti Provinsi Kepulauan Riau Kab.00 4.60 16.768. Bintan Kab.150.799.821.728. Bengkulu Utara 130 Kab.795. Tebo 104 Kota Jambi 105 Kota Sungai Penuh VII Provinsi Sumatera Selatan 106 Kab.713.199.438.085.90 157.50 22.70 24.062.60 3.760.717.335.588. Bangka Selatan 125 Kab.900.40 9.90 18.849.80 4.40 4.80 6.50 19.368.10 3 3.30 15. Lingga Kab.20 5. OKU Timur 119 Kab.00 10.897. Musi Rawas 109 Kab.00 17.840. Natuna Kab.40 11.487.582. Tanjung Jabung Timur 103 Kab.40 6.20 9.277.90 17.10 12.10 13.90 20.583.026.914. Empat Lawang VIII Provinsi Bangka Belitung 121 Kab.50 8.10 15.980.082. Bangka 122 Kab.30 7.677.474.10 10.766.00 8. Karimun Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kab. Anambas Provinsi Jambi Kab.732.398. Ogan Komering Ulu 112 Kota Palembang 113 Kota Pagar Alam 114 Kota Lubuk Linggau 115 Kota Prabumulih 116 Kab.528.50 21.00 8.513.401.035.60 15.20 14.395.953.521.50 12.095.186.185.80 101.80 4.043.40 21.701.20 4.476.00 138.90 72. Ogan Ilir 118 Kab.80 4.357.90 8.212.628.517.90 9.30 21.20 18.20 9.666. Bengkulu Selatan 129 Kab.546.464.70 8.00 11. OKU Selatan 120 Kab.995.463.10 9.192.833.40 7.70 8.50 6.70 4.824.40 15.20 9.20 4. Muara Enim 110 Kab.620.30 26.80 7. Lahat 107 Kab.70 63.40 9.642.00 7.90 21.095.579.479.266.380.20 28.90 10.240.20 23.10 6.50 12.912.513.80 4.172.40 30.024.724.80 240.00 10.00 33.802.20 .00 29.732.725.697.

70 8.038.691.354.975.835.50 4. Tulang Bawang 145 Kab.60 5.470.80 5.318.805.00 24.440.20 8. Lebong 136 Kab.60 12.987.756.60 97.986.958. Tulang Bawang Barat XI XII Provinsi DKI Jakarta Provinsi Jawa Barat DAERAH TOTAL Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) (Rp) 13.40 28.80 28.238.70 6.151.725.10 4.00 13.70 11.053.455.00 6.753.30 375.934.850.420.991.50 55.234. Mukomuko 135 Kab.051.329.40 30.919.039.501.782.972.40 109.615.538.051. Lampung Timur 143 Kab.10 35.90 58.154. Mesuji 151 Kab.356.Pendidikan NO 134 Kab.70 77.10 23.906.60 16.30 20. Bogor 155 Kab.304.50 4.10 54.70 4.10 29.871.50 29.329.10 9.40 14.20 17.80 1.20 19.644.991. Tangerang 182 Kota Cilegon 1.879.90 18.341.373.50 43.60 6.962.123.30 30.10 27.90 8.422.284.080.772.363.00 13. Lampung Tengah 141 Kab.145.129.80 17.660.866.404.507.191.90 53.093.017. Indramayu 160 Kab.80 11.380. Tanggamus 144 Kab.20 6. Karawang 161 Kab.20 4 .409.90 48.90 8.320.30 20. Purwakarta 164 Kab.30 22.00 14.760.906.434.770.10 662.975.00 7.30 12.203.020.30 19.234.380.40 25.50 36.516.824.40 38.30 15.377.30 14.816.409. Tasikmalaya 168 Kota Bandung 169 Kota Bekasi 170 Kota Bogor 171 Kota Cirebon 172 Kota Depok 173 Kota Sukabumi 174 Kota Cimahi 175 Kota Tasikmalaya 176 Kota Banjar 177 Kab.00 46.30 3.615.186.967. Pandeglang 180 Kab.811.90 5.021.10 56. Bandung Barat XIII Provinsi Banten 178 Kab.80 32. Sukabumi 166 Kab.80 7. Majalengka 163 Kab. Lebak 179 Kab.10 53.70 40.40 62. Garut 159 Kab.497.70 34.40 101.601.60 54.119.70 31. Cianjur 157 Kab.907.20 28.60 4.150.30 8.00 6.161. Ciamis 156 Kab.658.20 18.60 300.60 37.462.80 16.106.40 4. Kepahiang 137 Kab.107.615.397.552. Cirebon 158 Kab.913.460.30 15.597.40 44.50 14. Kuningan 162 Kab. Serang 181 Kab.970.20 66.903.30 28.30 38.70 4.131.749.076.20 68.271.50 35.954.399.60 21.352.10 9.20 34. Bengkulu Tengah X Provinsi Lampung 138 Kab.028.20 12.90 22.40 43.90 26.733.160.00 21. Lampung Barat 139 Kab.30 24.40 22.60 13.40 12.10 8.320.750.80 52.20 19.00 18.30 15.537.60 14. Bekasi 154 Kab.80 18.80 22.099.50 22.536.593.373.075.454.30 9.80 9.393. Bandung 153 Kab.313.840.10 26. Sumedang 167 Kab.884.685.688.30 175. Way Kanan 146 Kota Bandar Lampung 147 Kota Metro 148 Kab.20 15.50 4.70 56.70 10. Lampung Selatan 140 Kab.203.662.40 18.484.90 77.10 7.50 125.360.534.083.40 152 Kab.20 37.30 3. Pringsewu 150 Kab.638.80 15.40 54.40 36.782.20 10.60 36.495.893.90 17.20 6.60 3.635. Lampung Utara 142 Kab.421.295. Pesawaran 149 Kab.80 60. Subang 165 Kab.80 211.

90 36.652.672.719.70 27.418.40 19.725.946.80 15.30 31.111.056.50 30.90 14. Banyuwangi 228 Kab.758.70 11.984.50 29.045.471.976.60 46.40 22.50 8.10 19.50 7.763.991.395.655.331.430.50 14. Pati 203 Kab.60 712.30 45. Wonogiri 214 Kab.20 13.50 9.964.80 1. Jepara 196 Kab.561.786.70 36.209.40 5 Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) 7. Tegal 212 Kab.00 38.670. Demak 194 Kab.782.798.00 31.20 12.50 30.037.089.435. Kulon Progo 224 Kab.151.60 27.70 53.70 10.60 12.70 6.000.90 30.00 44.70 23.30 20.706.357.816.60 10.301. Grobogan 195 Kab.939.Pendidikan NO 183 Kota Tangerang 184 Kota Serang 185 Kota Tangerang Serang XIV Provinsi Jawa Tengah 186 Kab.470.30 35.390.689.338.50 30.386.302.10 32.70 40.210.50 8.017.30 3.233.252.037.80 325.422.60 6.845.222.218.30 24.70 9.169.50 35.307.80 24.331.90 18.40 23.784.976.517.40 14.90 23.40 16.385.10 7.744. Batang 189 Kab. Semarang 209 Kab.20 30. Kendal 199 Kab.569.356.642.145.70 39.622.423. Purworejo 207 Kab.776.045.817.60 28.916. Rembang 208 Kab.182.10 32.671.532.686.90 25.10 9.30 4.117.433.403.00 33.40 12.323.280.30 19. Pemalang 205 Kab. Karanganyar 197 Kab.218.50 19.50 11. Blora 190 Kab.20 23.60 22.20 22.174.614.60 28. Brebes 192 Kab.00 19. Purbalingga 206 Kab.30 11.545.90 32. Bondowoso 231 Kab.80 10.128.513.50 68.10 9.40 10.80 24. Kudus 201 Kab.90 33.473. Boyolali 191 Kab.506.098.896.20 3.40 8.663.40 10. Bantul 222 Kab.837.963.888.50 13.30 109.151.665.005. Bangkalan 227 Kab.70 9.50 34.045.00 173.474.50 27.70 38.00 8.615.607.552.953.50 19.50 22.196. Klaten 200 Kab.293.799.435.80 32. Banyumas 188 Kab.90 31.70 64.474.30 40. Blitar 229 Kab.652.10 6.00 .153.786.90 30.10 33.630.40 13.720.359.20 31.50 41.338.60 50.60 31.612.625.50 33.60 56.518.938.40 731.80 13.490. Kebumen 198 Kab.90 51.897.118. Banjarnegara 187 Kab.256.40 3.889.20 31.480.476. Pekalongan 204 Kab.289.40 24. Temanggung 213 Kab. Sragen 210 Kab. Gunung Kidul 223 Kab.115.10 10. Gresik 232 Kab.60 9.144. Bojonegoro 230 Kab.315.50 10.004.10 14.80 13.00 18.70 11.530.20 3.347. Jember DAERAH TOTAL (Rp) 27.10 9.30 22.40 9.60 11.148.20 36. Sleman 225 Kota Yogyakarta XVI Provinsi Jawa Timur 226 Kab.60 6.40 1.326.143.20 12.614.00 20.00 22.20 6.607.40 39.711.200.00 12.393.40 10.795.70 17.10 4.259.20 18.808.20 33.156.453. Magelang 202 Kab.90 10.898.711.364.30 53.60 22.630.180.751. Wonosobo 215 Kota Magelang 216 Kota Pekalongan 217 Kota Salatiga 218 Kota Semarang 219 Kota Surakarta 220 Kota Tegal XV Provinsi DI Yogyakarta 221 Kab.40 70.70 25.30 35.00 11. Cilacap 193 Kab.90 386.40 8. Sukoharjo 211 Kab.

60 24.60 25.70 7.511.168.656.597.00 3.50 26.40 44.641.212.50 26.846.10 37. Sumenep 252 Kab.515.80 39.761.464.60 5. Melawi 276 Kab.005. Probolinggo 248 Kab. Bengkayang 265 Kab.377.946.848.70 10. Malang 240 Kab.898.30 29. Tulungagung 255 Kota Blitar 256 Kota Kediri 257 Kota Madiun 258 Kota Malang 259 Kota Mojokerto 260 Kota Pasuruan 261 Kota Probolinggo 262 Kota Surabaya 263 Kota Batu XVII Provinsi Kalimantan Barat 264 Kab.961.051.70 11.983.10 19.264.819.349. Pamekasan 245 Kab. Tuban 254 Kab.30 6.50 22.995.40 3.20 19.80 6.40 13.00 20.752.903. Lamongan 236 Kab.90 1.809.012.80 16.835.540.30 5.702.089.10 18.223.100.054.676. Sintang 272 Kota Pontianak 273 Kota Singkawang 274 Kab.693.527.00 4. Kayong Utara 277 Kab.359.351.279.535.90 27.80 11.054.519.50 20.10 2.995. Sidoarjo 250 Kab.853.20 33. Sekadau 275 Kab.70 176.00 32.187.704.50 8.959.890.20 27.90 27.80 15.794.617.232.624.00 23.041.10 36.00 14.80 8.008. Barito Utara 280 Kab.315.60 6.40 28.704. Pasuruan 246 Kab.00 19.692.60 12.70 16. Mojokerto 241 Kab.10 16.450. Kotawaringin Timur 283 Kota Palangkaraya DAERAH TOTAL Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) (Rp) 32.30 4.70 22.078.692.00 11. Ponorogo 247 Kab.20 6.007.80 4.60 14.70 11.10 2.10 11.50 11.213.60 39.047.547.00 4. Trenggalek 253 Kab.80 18.00 13.983.30 3.80 41.50 3.698.90 24.20 18.555.20 79.90 9.20 3.130.80 6.840. Pacitan 244 Kab.874.163.70 28.586.653. Kediri 235 Kab.20 9.00 7.80 9.50 6.510.992.496.20 5.20 4.318.162.194.151.80 25.00 7.20 7.700.502.781.974.858.60 51.667.60 25.027.802.20 4.20 12.866.40 12.282.40 12. Magetan 239 Kab.40 13.282.357.727.10 15.80 11.176.013.20 4.790.032.494.10 33.988.544.633.186.726.00 19.185.00 22. Kubu Raya XVIII Provinsi Kalimantan Tengah 278 Kab.20 9.20 26.60 124.472.90 34.60 28.20 25.40 5.401.70 8. Kapuas 281 Kab.659.415.20 11.343. Kapuas Hulu 267 Kab. Sambas 270 Kab.673.923. Jombang 234 Kab.80 6.10 35.227.90 27.896.50 21.90 6.176.125.580.60 33.10 6.044. Kotawaringin Barat 282 Kab.842.60 6.138.80 11.599.80 20.50 10.80 24.350.079.40 28.598. Sampang 249 Kab. Pontianak 269 Kab.40 24.550. Lumajang 237 Kab.416.40 18.80 4. Madiun 238 Kab.836.10 28.80 5.10 6.Pendidikan NO 233 Kab.334.886. Sanggau 271 Kab.90 3.90 21.10 6.544.695.10 .20 10.70 6 4.490.60 72.061.50 17.40 6.10 9.30 248.20 7.282.00 3.60 30.813.029.097.507.210.50 11.20 8. Situbondo 251 Kab.30 9.20 1.80 35.70 4.100. Ngawi 243 Kab.176. Nganjuk 242 Kab. Barito Selatan 279 Kab.970. Ketapang 268 Kab.50 17. Landak 266 Kab.013.984.40 3.

40 18.541.60 5.113.915.607.30 5.00 6.50 6.20 8.90 9.061.40 19.964.Pendidikan NO 284 Kab.70 5.60 13.028.80 5.60 2.705. Penajam Paser Utara 318 Kab. Bolaang Mongondow Utara 330 Kab.962.875.392.982.70 20.50 7.536.819.90 12.10 11.603.283.70 22.10 10.907.60 19.30 5.80 8. Nunukan 312 Kab. Tanah Laut 300 Kab.244.604.70 14.965.20 10.80 10. Sangihe 322 Kota Bitung 323 Kota Manado 324 Kab.010.568.20 8.50 8.00 16.10 23.00 11.853.694.90 5. Siau Tagulandang Biaro 331 Kab.368.00 21.205.40 6.70 10.649.084.558.417.221.10 3.60 18.70 9.10 17.10 7 137. Kepulauan Talaud 325 Kab.70 28.60 5. Berau 306 Kab.70 3.863.478.90 261. Hulu Sungai Tengah 296 Kab.90 15.382. Pulang Pisau 287 Kab. Bolaang Mongondow 320 Kab.60 21.126.978.863.80 13.062.90 10.10 9.041.345.70 18.90 13.094. Tanah Bumbu XX Provinsi Kalimantan Timur 305 Kab.30 15.811. Minahasa Tenggara 332 Kab. Bulungan 307 Kab.70 11. Minahasa Utara 328 Kota Kotamobagu 329 Kab. Hulu Sungai Selatan 295 Kab.786.30 10.197. Pasir 313 Kota Balikpapan 314 Kota Bontang 315 Kota Samarinda 316 Kota Tarakan 317 Kab.40 9.60 19.295.50 3.747. Barito Kuala 294 Kab.960.660.70 16.411.10 156.40 4.60 32.742. Murung Raya 286 Kab. Katingan 291 Kab.50 18.80 9.30 12.785. Malinau 311 Kab.90 14. Sukamara 290 Kab.279.041.834.816.20 20.708. Kep.188.30 37.80 4.687. Balangan 304 Kab.80 7.70 21.514.00 11.90 5.940. Tabalong 299 Kab.312. Gunung Mas 288 Kab. Kutai Timur 310 Kab.241.406.00 6.255.60 8.189. Kutai Barat 309 Kab.413.561.50 8.198.401.640.474.182.70 6.937.743.70 2.20 17.50 17.861.334.60 7.80 17.269. Bolaang Mangondow Selatan DAERAH TOTAL Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) (Rp) 9.566.80 9. Tapin 301 Kota Banjar Baru 302 Kota Banjarmasin 303 Kab.120. Barito Timur 285 Kab.485.80 12. Kutai Kartanegara 308 Kab.60 .086.10 6.50 10.003.656.50 11.50 8.069.80 21.00 11.056.40 19.480.082.30 6.309.10 12. Seruyan XIX Provinsi Kalimantan Selatan 292 Kab.406.243.504.60 3.989.744.10 8.568.40 3.864. Minahasa 321 Kab.542.396. Minahasa Selatan 326 Kota Tomohon 327 Kab.492.70 9.90 4.972.40 16.20 8.40 12.824.30 7.10 17.10 8.526.399.90 16.490.40 9.80 10.045.963.650.80 7.173.40 12.70 9. Hulu Sungai Utara 297 Kab.80 4.70 16.40 4.537.00 33.614.588.90 10. Bolaang Mangondow Timur 333 Kab.343.60 8.960.30 271.136. Tana Tidung XXI Provinsi Sulawesi Utara 319 Kab.50 123.50 3. Lamandau 289 Kab.118.477.400.50 8.90 11. Banjar 293 Kab.20 114.732.160. Kota Baru 298 Kab.690.40 6.475.458.602.70 8.

445.70 9.70 6.075.578.855.30 10.80 17.10 10.313.305.70 2.484.90 13.70 3.925. Tana Toraja 369 Kab. Pohuwato 338 Kab.618.211.494.10 7.20 12.50 19.00 8.778.456.40 17.882. Mamuju Utara XXVI Provinsi Sulawesi Tenggara 380 Kab.80 7.816.90 5.90 4.80 118.418.90 5.70 17.305.922.20 4.10 48.900.252.20 14.20 5.40 13.074.576.565. Pinrang 363 Kab.799.10 33.083.508.90 127.989.00 5.90 6.938. Enrekang 356 Kab.60 13.40 17.60 5.169. Morowali 346 Kab.123.70 21.90 12.20 5.50 22.742. Maros 361 Kab.50 3.570.60 19. Luwu Timur 374 Kab.328.421.787.607.50 7.141.30 2.20 8.20 7.764.50 12.20 13. Buol 343 Kab.091.270.071.908.907. Jeneponto 358 Kab.60 10.90 7.394.222.40 10.725.90 12.911. Sigi XXIV Provinsi Sulawesi Selatan 351 Kab.30 24.286.297.806.890.00 17.782.795. Polewali Mandar 378 Kab.851.044.361.10 30.058.667.20 4. Takalar 368 Kab.50 15.80 19.70 6.70 7. Bantaeng 352 Kab. Banggai 341 Kab.420. Barru 353 Kab.40 20. Selayar 364 Kab.60 227.363.30 5.00 11.80 14.20 14.20 11. Tojo Una Una 350 Kab.268.892.507.227.70 27.859.598.50 7.90 5.30 22.20 11.409.30 11.490. Buton 381 Kab.90 6.345.638.00 8.342. Gorontalo 336 Kota Gorontalo 337 Kab. Gowa 357 Kab.50 17.Pendidikan NO XXII Provinsi Gorontalo 334 Kab.983. Bone Bolango 339 Kab.30 25.10 9.00 35.20 6.314.10 100.495.682.362. Donggala 345 Kab.70 12.40 11.898.20 10.522.461.10 6.194.20 8.50 154.009.00 6.10 15.50 16.449.60 7.20 26. Parigi Moutong 349 Kab.021.90 8 .30 17.747.70 7.820.30 29.988.30 12.389.90 4. Soppeng 367 Kab.20 5. Boalemo 335 Kab. Banggai Kepulauan 342 Kab.699.615.70 10.80 8.403. Luwu Utara 360 Kab.675.544.687.90 78.00 10.90 9.00 5.80 19.946.90 7.990.80 12.558.20 9.933.254.855.087.20 171.30 30. Toli-Toli 344 Kab.30 453.30 8. Pangkajene Kepulauan 362 Kab.812.30 1.60 5.80 5.485.314.049. Wajo 370 Kota Pare-pare 371 Kota Makassar 372 Kota Palopo 373 Kab.20 17.663. Sinjai 366 Kab.70 9.487. Poso 347 Kota Palu 348 Kab.50 281.30 13.10 17.60 3.20 6.338. Luwu 359 Kab.851.30 5.432.60 10. Konawe DAERAH TOTAL Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) (Rp) 96.347.30 20.30 18.196.00 8.908. Mamasa 379 Kab.332.086.80 12.891.60 12.00 18.70 31.142.619.038.50 5.20 12.786.50 4.142.195.579. Mamuju 377 Kab.125.50 4.40 5.90 45.90 14.465.80 11.516.039.20 14.601.70 13.650.80 5.063.780.163.331.70 51.773.10 16.10 7.50 4.563.677. Toraja Utara XXV Provinsi Sulawesi Barat 375 Kab.70 9.231.032. Sidenreng Rappang 365 Kab.40 10.645.824. Bulukumba 355 Kab.786.900.50 6.777.50 22.686.385.50 11.00 12.60 7.891.760.251.30 11.70 4.60 15.432.40 6.265.040.00 22.138. Gorontalo Utara XXIII Provinsi Sulawesi Tengah 340 Kab.252.522.274.40 26.385.008.467.00 1. Majene 376 Kab.716.20 16. Bone 354 Kab.50 14.

00 5.904.838.20 21.991.60 10.00 11.177.417.40 309. Alor 412 Kab.251.30 5.50 5.00 12.30 10.233.10 7.607.729.70 42.90 3.951.823.713.30 9.305. Konawe Utara 391 Kab.638.375.50 8.866.00 4.884. Sumba Barat Daya 429 Kab.80 6.00 5.70 14.659.60 5.20 84. Kupang 416 Kab.20 15.30 .20 16.214.804.30 22. Bombana 388 Kab.80 2.70 7. Konawe Selatan 387 Kab.274.90 11.633.10 10.40 12.736.453. Muna 384 Kota Kendari 385 Kota Bau-bau 386 Kab.10 7.70 9.558.00 6.074.340.674. Kolaka 383 Kab.90 3.071.877. Sabu Raijua DAERAH TOTAL Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) (Rp) 23. Wakatobi 389 Kab.645. Sumba Barat 421 Kab.846.00 16.464.50 7.40 10.255.40 9.811.20 12.867.460. Bima 402 Kab.509.498.590.316.538.287.823.60 4.10 2.854.728.856.80 214.10 16. Lombok Tengah 405 Kab.30 30.559.Pendidikan NO 382 Kab.462.60 95.80 4.00 17. Lembata 417 Kab.20 9.519.70 3.815.858.761. Karangasem 398 Kab.70 9.715.30 6.10 13.20 17.10 2.514.058. Belu 413 Kab.461.60 25.149.982.904.066.30 12.403.150.951.012.50 16.395. Rote Ndao 426 Kab.732. Sumbawa Barat 410 Kab.054.80 11.90 17.549.20 9.465.50 21. Dompu 403 Kab.50 4.60 9 9.70 10.30 4.50 6. Lombok Timur 406 Kab.891.80 18.730. Lombok Barat 404 Kab.049. Nagekeo 428 Kab. Timor Tengah Utara 424 Kota Kupang 425 Kab. Gianyar 396 Kab.336.20 10.60 10.50 32.599.010.50 27.251.70 15.10 34.692.80 3.40 15.30 10.20 9.90 5.052.30 11.10 14.40 13.30 10.90 13.432.377.00 204.10 15.10 17.60 7.959. Buleleng 395 Kab.792.00 7. Manggarai Timur 431 Kab.369.80 9.10 141.60 13.058.443. Bangli 394 Kab.80 10.657.336.582.549.60 5.50 20.20 7.40 3.90 6. Sikka 420 Kab. Manggarai 418 Kab.90 16.60 15. Sumba Timur 422 Kab.791.792.00 18.570.126.434.50 7.214. Ende 414 Kab.754.70 16.60 16.581.841.70 2.067.40 6.078.10 4.00 16.918.60 10.90 7.587.533.555.894.80 17.961.668. Sumbawa 407 Kota Mataram 408 Kota Bima 409 Kab.60 7.620.40 9. Timor Tengah Selatan 423 Kab. Sumba Tengah 430 Kab.30 4.20 13.688.00 3.496.431.40 103.10 8.40 6.60 34.30 7.284.120.80 7.841.00 6. Tabanan 400 Kota Denpasar XXVIII Provinsi Nusa Tenggara Barat 401 Kab.50 13.50 28.743.752. Buton Utara XXVII Provinsi Bali 392 Kab.622.20 7. Jembrana 397 Kab.474.00 63.00 12.713.383.016.824.60 7.80 15.838.40 14.500.253.214.80 7.430.382.935.60 5.00 187.005.90 7.10 9.20 26.551. Lombok Utara XXIX Provinsi Nusa Tenggara Timur 411 Kab.243.211.70 25. Klungkung 399 Kab.184.916. Badung 393 Kab. Kolaka Utara 390 Kab.50 19.00 8.007.40 8.159.20 25.70 12.695.40 17.50 13.774.70 11.344.165.10 5.463.393.384.120.20 18. Manggarai Barat 427 Kab.90 12.765.40 10.232. Flores Timur 415 Kab.80 5.676. Ngada 419 Kab.80 5.30 7.153.905.616.30 12.513.30 2.40 25.455.

80 9.355.979.529.20 10.418.687.641.10 29.682.322.411.465. Lanny Jaya 476 Kab.20 5.881.058.30 18.60 5.362.330.50 8.982.30 12.70 7.60 93.50 4.30 5.50 21.662.50 8.861. Mimika 457 Kab.70 10.20 12.359.40 6.50 22.70 13.30 92.20 15. Pegunungan Bintang 466 Kab.397.90 7.50 6.595.40 28.20 9.794.90 6.60 10 .465.10 8.90 10.653.739.050.773.735.461.929.683.20 12.20 6. Kepulauan Yapen 461 Kota Jayapura 462 Kab.70 14.20 65. Intan Jaya 480 Kab.70 5.611.60 6.60 3.867.90 10.30 6. Halmahera Barat 445 Kota Ternate 446 Kab.953. Paniai 459 Kab.10 15.00 32.10 174.90 10.20 4.796.271. Waropen 471 Kab. Supiori 472 Kab.20 12.00 5.182.907.588.20 7.80 3.30 3.00 10.040.431.20 7.465.074.90 7.90 8.40 15. Maluku Barat Daya 442 Kab. Membramo Tengah 474 Kab. Mamberamo Raya 473 Kab.068.70 8.707.958.549.345.50 6.20 3. Yahukimo 465 Kab.00 7. Buru Selatan XXXI Provinsi Maluku Utara 443 Kab. Seram Bagian Timur 439 Kab.30 6.620. Halmahera Timur 447 Kota Tidore Kepulauan 448 Kab.447.50 6.307.10 14.349.779.241.994.228.104.30 6.20 15.60 3.90 6.20 11.50 9. Nduga 477 Kab.513.569. Deiyai XXXIII Provinsi Papua Barat DAERAH TOTAL Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) (Rp) 155.70 7.70 6.50 26.484.235.40 61.40 6.710.10 5.20 8.547.130.40 5.868.700.639.769.409.10 3.514.10 18.690.30 10.852.90 15.50 9.Pendidikan NO XXX Provinsi Maluku 432 Kab.70 5.488.605.80 2.349. Halmahera Selatan 450 Kab.794.50 12.90 6.00 4.374.797.00 5.545.825.40 2.60 5.00 10. Jayapura 454 Kab.178.80 9.70 5.80 6.60 11. Kepulauan Aru 440 Kota Tual 441 Kab.419.829.985.954.60 6.176.739.70 13. Keerom 464 Kab.90 5. Halmahera Tengah 444 Kab.647.488.20 13.50 9.052.010.071.122.003.333.730.709. Puncak Jaya 460 Kab.60 5. Pulau Buru 436 Kota Ambon 437 Kab. Biak Numfor 453 Kab. Pulau Morotai XXXII Provinsi Papua 452 Kab.90 9.118.520.013.60 4. Yalimo 475 Kab.394.50 7.70 2.415. Merauke 456 Kab.70 7.791.00 19.874.30 7. Tolikara 467 Kab.253.10 7.641.10 1.479. Nabire 458 Kab.50 2.471. Dogiyai 479 Kab.60 7.30 7.80 4.40 4.857.965.804.138.359.430.30 11. Maluku Tengah 434 Kab.760.491. Mappi 469 Kab.403.522.394.474.90 6.268.40 13.069.822.662.30 10.90 14.867.447.381.90 3. Asmat 470 Kab.214.80 2.10 3.00 14. Seram Bagian Barat 438 Kab.00 11. Puncak 478 Kab.00 11.90 13.20 14.40 7.60 27.90 65.026.654.233.532.80 16.60 9. Sarmi 463 Kab.70 6.868.60 4.80 2.60 6.80 7.815.80 5. Kepulauan Sula 449 Kab.003.40 15.581.310.156.032.20 243.344.149.355.10 3.133.30 6.153.477.40 16.501.50 8.30 417.141.874. Jayawijaya 455 Kab.50 5. Maluku Tenggara Barat 433 Kab.60 14.213.70 25.60 12. Boven Digoel 468 Kab.30 3.20 9.50 5.359.397.80 83.436.254.70 11.90 3.60 6. Halmahera Utara 451 Kab.045. Maluku Tenggara 435 Kab.426.

.499. Sorong Selatan 486 Kab.H. A.254.50 7.433.60 7.182.870.952.535.485. Teluk Wondama 489 Kab.90 5.90 11.DFM NIP 196108281987031003 11 . Teluk Bintuni 488 Kab.Pendidikan NO 481 Kab. TT.076.50 4.M.70 6.H.70 9.163. Sorong 482 Kab.70 6.30 2.057.00 5.60 3.50 4. Fak Fak 484 Kota Sorong 485 Kab.929.00 5.20 3.527.388.572.747.664.30 2. Manokwari 483 Kab.40 4.00 2.60 7. Pangerang Moenta. Kaimana 490 Kab.882.972.073.30 2.80 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL.70 4.60 4.966.340. MOHAMMAD NUH Salinan sesuai dengan aslinya.50 7.733.80 18.311.099. Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan Nasional.092.107.911.859. Raja Ampat 487 Kab..80 2.793.334.70 15.254.747. S.00 2.320.40 8.30 4.90 4.933.156.697. Dr.10 5.50 3.70 2. Tambrauw TOTAL NASIONAL (Rp) DAERAH TOTAL Alokasi SD (Rp) Alokasi SMP (Rp) (Rp) 7. Maybrat 491 Kab.20 1.600.70 7.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful