http://www.serambinews.com/old/cetak.php?

aksi=cetak&beritaid=40436

Copyright © 2008 Serambi Indonesia. All rights reserved. Rubrik: Serambi Nusa Edisi: 03/01/2008 15:50:53

Warga Abdya Mengalami Gangguan Jiwa
* Trauma Konflik Penyebab Dominan
BLANGPIDIE - Pendataan yang dilakukan Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat (FK PSM) Aceh Barat Daya (Abdya) tercatat 317 warga setempat mengalami gangguan jiwa. Penyebab yang dominan adalah trauma konflik, selebihnya karena putus sekolah, dampak mengkonsumsi narkoba sampai masalah keretakan rumah tangga. Programmer Manajer FK PSM Abdya, Tommy Ilyas JM dan Human Resources FK PSM, Reza Kamarullah SH yang dihubungi Serambi, Rabu (2/1) menjelaskan, pendataan yang dilakukan dengan turun langsung ke kampung kampung meliputi seluruh kecamatan sampai Oktober 2007 lalu diperoleh data sebanyak 317 warga Abdya mengalami gangguan jiwa. Jumlah tersebut mencapai 0,27 persen dari jumlah penduduk Abdya sebanyak 117.233 jiwa. Penyebab gangguan jiwa sangat beragam, tapi yang sangat dominan, menurut Reza Kamarullah adalah trauma konflik. Selebihnya disebabkan putus sekolah, dampak mengonsumsi narkoba sampai karena keretakan rumah tangga. Diantara mereka yang mengalami gangguan jiwa tersebut, satu orang ditemukan dalam kondisi dipasung, yaitu Ratnan (60) warga Dusun Alue Mantri, Desa Pantee Rakyat, Kecamatan Babahrot. Sebanyak 317 warga Abdya yang mengalami gangguan jiwa terdapat di seluruh kecamatan (sembilan kecamatan). Babahrot 32 orang atau 0,03 persen dari jumlah penduduk 16.243 jiwa, Kuala Batee 49 orang atau 0,04 persen dari jumlah penduduk 17.545 jiwa, Lembah Sabil 39 orang atau 0,03 persen dari jumlah penduduk 8.708 jiwa, Blangpidie 28 orang atau 0,02 persen dari jumlah penduduk 17.978 jiwa. Selanjutnya, Susoh 36 orang atau 0,03 persen dari jumlah penduduk 17.892 jiwa, Suaq Setia 27 orang atau 0,02 persen dari jumlah penduduk 7.491 jwa, Tangan Tangan 41 orang atau 0,03 persen dari jumlah penduduk 9.783 jiwa, Manggeng 45 orang atau 0,04 persen dari jumlah penduduk 13.446 jiwa dan Kuta Jeumpa 20 orang atau 0,02 persen dari jumlah penduduk 8.147 jiwa. Ditanya upaya yang dilakukan untuk menangani jumlah warga yang mengalami gangguan jiwa yang tergolong besar tersebut, Reza Kamarullah mengatakan, FK PSM Abdya mengaku pernah merintis untuk melakukan kerja sama dengan pihak NGO (luar negeri). Namun upaya melakukan penanganan itu belum membuahkan hasil.(nun) Copyright © 2008 Serambi Indonesia. All rights reserved. [ Tutup ]

1 of 1

1/4/2008 9:57 AM

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful