P. 1
Case Skizofrenia Paranoid

Case Skizofrenia Paranoid

|Views: 14|Likes:
Published by Jhelly Hariyati
CSP
CSP

More info:

Published by: Jhelly Hariyati on Aug 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2014

pdf

text

original

LAPORAN KASUS

I. IDENTIFIKASI            Nama Jenis Kelamin Umur Status Perkawinan Warga Negara Agama Tingkat Pendidikan Pekerjaan Alamat Suku bangsa MRS : Tn. S : Laki-laki : 52 tahun : Menikah : Indonesia : Islam : STM (Tamat). : Pegawai PT KAI : Kalidoni, Palembang : Palembang : 15 April 2013

II.

STATUS INTERNUS  Keadaan Umum o Sensorium o Suhu o Nadi o Pernafasan o Tekanan Darah o Turgor o Status Gizi      : Compos mentis terganggu. : 36,7 oC : 109 x/menit : 20 x/menit : 130/80 mmHg : Baik : Baik

Sistem Kardiovaskular: tidak ada kelainan Sisem Respiratorik : tidak ada kelainan

Sistem Gastrointestinal: tidak ada kelainan Sistem Urogenital Kelainan Khusus : tidak ada kelainan : tidak ada

2

III.

STATUS NEUROLOGIKUS     Urat Syaraf Kepala (Panca Indera) Gejala Rangsang Meningeal Gejala Peningkatan Tekanan Intrakranial Mata : o Gerakan o Persepsi Mata o Pupil o Refleks Kornea  : baik ke segala arah : baik, diplopia tidak ada, visus normal : bentuk bulat, sentral, isokor, Ø 3mm, : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan

reaksi cahaya +/+, reaksi konvergensi +/+ : +/+ o Pemeriksaan Oftalmoskopi : tidak dilakukan Motorik : - Tonus : eutoni - Turgor: baik - Kekuatan : +5/+5     Sensibilitas : tidak ada kelainan - Koordinasi : baik - Refleks : normal

Susunan Saraf Vegetatif : tidak ada kelainan Fungsi Luhur Kelainan khusus : tidak ada kelainan : tidak ada

IV.

PEMERIKSAAN LABORATORIUM YANG DIPERLUKAN Tidak dilakukan

V.

PEMERIKSAAN EEG Tidak dilakukan

VI.

PEMERIKSAAN RADIOLOGI Tidak dilakukan

Os mulai mengoceh sendiri. Palembang : SMA (tamat) : Ibu rumah tangga Hubungan dengan Pasien : Istri os    Sebab Utama Keluhan Utama : Os mengamuk sejak 3 hari yang lalu : Tidak bisa tidur Riwayat Perjalanan Penyakit : ± 4 tahun yang lalu. . Sejak saat itu perilaku os mulai berubah. mengamukngamuk memecahkan barang. Os menjadi lebih pendiam dan terlihat murung. namun masih dapat bekerja. S : Perempuan : 48 tahun : Kalidoni. tetapi os tidak tahu nama obat yang diberikan. Os tidak bisa bekerja lagi. Os kemudian dibawa ke RS Ernaldi Bahar Palembang dan dirawat inap. dua polisi itu meninggal dunia. ALLOANAMNESIS Diperoleh dari Jenis Kelamin Umur Alamat Pendidikan Pekerjaan : Ny. Tidur os tidak nyenyak. Sejak saat itu os tidak diizinkan lagi mengendarai kereta api dan dipindah tugaskan di bidang perbaikan kereta api. STATUS PSIKIATRIKUS A. malam hari os sering terbangun lalu os mondar-mandir di rumah. Selama perawatan os mendapat terapi. os yang bekerja sebagai masinis menabrak dua orang polisi yang sedang melintasi rel kereta api. dan mau keluar rumah. Os pulang dengan perbaikan dan dianjurkan untuk kontrol rutin ke dokter. Beberapa minggu setelah kejadian tersebut os kembali menabrak kereta yang sedang berhenti.3 VII.

Kondisi os selama dirumah menjadi sering mengamuk dan sering melakukan kegiatan yang tifak penting dan tidak bertujuan secara berulang-ulang. Os kemudian dibawa lagi ke RS Ernaldi Bahar oleh keluarganya dan di rawat inap. Os juga pernah tidak memakai baju dan celana di ruang tengah rumahnya. Selama perawatan os mendapat terapi. os tibatiba mengamuk merusak barang-barang. Os juga terlihat dan sering berbicara memliki sendiri. Os mengaku mempunyai kekuatan gaib. mencurigai dalam tetangganya mengaku kelebihan menyembuhkan dan membaca pikiran orang lain. seperti menyalakan dan mematikan lampu. marahmarah tanpa sebab yang jelas. mencurigai teman-teman kantor dan tetangganya. Os juga mulai berbicara sendiri. Os juga sering mondar-mandir. os bercerita ke istrinya bahwa temanteman di kantor os sering menyela os karena os sering berobat dan kontrol ke dokter. Sehingga os mulai mudah tersinggung dan makin sering marah-marah. sering bolak balik kekamar mandi untuk mencuci kaki. Os mematahkan kayu-kayu tanaman lalu dia tancapkan kayu tersebut di depan rumah tetangga-tetangganya. sering keluyuran malam hari. ± 4 bulan yang lalu. dan tidak bisa tidur. os juga merasa orang-orang dilingkungan sekitar dia tidak menyukai keberadaannya. tetapi os tidak tahu nama obat yang diberikan dan pulang dengan perbaikan serta dianjurkan untuk terus kontrol ke dokter. Keluarga os . ± 4 hari yang lalu os semakin sering mengamuk. Os menjadi malu dan kesal sehingga mulai malas minum obat. Os juga sulit untuk tidur dan sering keluar pada malam hari tanpa bisa dikendalikan.4 ± 2 tahun yang lalu kondisi os kembali memburuk.

memiliki banyak teman  Riwayat perkembangan organobiologi       Riwayat kejang (-) Riwayat demam tinggi yang lama (-) Riwayat trauma kepala (-) Riwayat alergi obat (-) Riwayat hipertensi (-) Riwayat Diabetes melitus (-)  Riwayat Penggunaan Alkohol dan Obat-obatan . inek(-).  Riwayat Keluarga . memiliki banyak teman Dewasa : periang.Riwayat Narkoba : Ganja (-).Riwayat konsumsi alkohol (-) . extasi (-). mudah bergaul Remaja : periang.5 mencemaskan os.  Riwayat hidup dan gambaran kepribadian premorbid     Bayi : tidak ada data Anak anak: periang. sabu-sabu (-). sehingga os dibawa ke RS Ernaldi Bahar Palembang.  Riwayat penyakit dahulu:  Os pernah di rawat di Rumah sakit jiwa Ernaldi Bahar tahun 2009 dan 2011 dengan keluhan yang sama.

 Riwayat Pendidikan . nilai rata-rata. Pkl 07. AUTOANAMNESIS DAN OBSERVASI (15 April 2013.  Riwayat Sosial Ekonomi Status ekonomi sedang B. os tidak pernah tinggal : tamat SD.05 WIB) Pemeriksa “Assalamualaikum pak.SMP kelas . os tidak pernah tinggal  Riwayat Perkawinan Os sudah menikah. os tidak pernah tinggal : tamat SD. nilai rata-rata. mempunyai 1 orang istri Tidak ada keluarga os yang menderita gejala dan tanda yang sama dengan os.  Riwayat Pekerjaan Os bekerja sebagai pegawai PT KAI yang saat ini bekerja di bagian bengkel. nilai rata-rata. perkenalkan kami dokter muda disini” (sambil Pasien “Waalaikumsalam” (os menatap mata pemeriksa dan menjabat Interpretasi (Psikopatologi) Sikap kooperatif Kontak fisik ada Kontak mata ada .SD kelas .STM kelas : tamat SD.6 - Os merupakan seorang bapak dari 3 orang anak laki-laki.

H. Hendro Suminto. hidup ini ni ado siang ado malam. ado jugo Haji Hendro Suminto. kalo Hendro Suminto pegawai BUMN. menulis sesuatu di kertas) “Nah. ado Suminto.7 bersalaman) tangan pemeriksa) Kontak verbal ada Cara bicara lancar. ado betino. ST. ST. istri aku” Bentuk pikiran simbolik Daya ingat baik Orientasi orang baik Ooh. ST tu sarjana teknik” “Idaaaak. jadi Pak Haji Hendro Suminto. ST. ado Hendro Suminto. Hendro Suminto dengan haji Hendro Suminto tu biso saling ngobrol dak?” “Lah kato bapak tadi sikok wong itu tu?” “Ngobroli apo?” Ambivalensi “Kalo Suminto supir kereta. ado lanang. ST Menteri Perhubungan” “Bisoo lah” “Ooh… Sekarang bapak . “Nama bapak siapa ya pak?” “Kok biso cak itu pak? Samo bae kan berarti?” Jadi sekarang yang ngomong samo kami ini siapo? Jadi tigo-tigonyo tu beda wong? “Namo aku Suminto. sikok wong itu tu! Sini aku jelaske. verbalisasi jelas. kalo Haji Hendro Suminto. ado pagi ado sore. ST” “52 tahun” “Sulastri. Sini aku minta kertas samo pena” (sambil menarik kertas dan pena pemeriksa. ST ni umurnyo berapo? Ini yang disebelah bapak siapo? Kerjo apo bapak? Waham grandiosa Halusinasi auditorik “Nah jadi Suminto. ado Hendro Suminto. Yang masuk kesini kemaren tu atas nama Suminto” “Iyo samo bae. Nah ado Suminto. Yang kemaren masuk kesini tu Suminto” “Haji Hendro Suminto. ado Haji Hendro Suminto.

ini nah istri aku ni.” “Dak mood bae” (ekspresi wajah os berubah tegang) Orientasi tempat baik Discriminative insight terganggu Waham curiga “Rumah sakit jiwa” “Dak tau. gaji aku 5 juta.8 masih kerjo?” “Ngapo dak kerjo pak?” “Dak mood ngapo pak?” “Ngomong-ngomong. mereka tu memang dak seneng samo aku. maaf. aku kan wong “Ngapo mereka dak seneng pak?” “Perasaan bapak bae kali?” “Bapak tiduknyo nyenyak dak?” “Ngapo dak nyenyak?” “Katonyo bapak sering keluar malem2 yo?” “Kenapo nak malemmalem itu pak? “ “Itu ado yang nyuruh apo cakmano?” Halusinasi perintah Bentuk pikiran simbolik Discriminative judgement terganggu . kawan kantor aku juga dak seneng samo aku” “dak tau!” (dengan nada agak tinggi) “Idak. bapak gilo dak?” “oh. tapi kadang2 idak. Bapak tau dak sekarang ini dimano?” “Ngapo bapak dibawa kesini?” “Memangnyo bapak gilo?” “Menurut bapak. dak mood. 5 tahun lagi pensiun aku” “Males bae. tapi sudah 2 hari kemaren aku dak kerjo. Salah aku tadi dok.” “Dak papo” “Iyo” “Cak ini. siapo-siapo bilangi aku gilo padahal dio yang gilo.” “Yo istri aku ni nganggep aku gilo” “Idak lah. Dak begawe jugo tetep digaji. “Masih. suminto tamat SD. cak obrolan tukang becak lah. termasuk istri aku bilangi aku gilo” “Wong kampung dak seneng samo aku. samo orang-orang se kampung bilangi aku gilo. bilangi aku gilo” “Iyo. Biso ngobrol mereka tu” “Ngobrol biaso lah dok.

sudah dulu yo pak. Makasi ya pak” sibuk. jadi pengen keluar saat itu lah. aku pukuli masukke ke kolam.“ “Iyo ado yang nyuruh. keluar jam 2 balek jam 5..) “Nah ini ka’bah yo” (sambil memegang tipe x) “Aku biso ngangkatnyo. hahaha. jadi aku keluar bae” (terus os tiba-tiba bicara lain) Di dunia ini kan ado lanang ado betino. ado pagi ado sore. menteri perhubungan. nah yang keluar malem-malem tu betino. “Iyolah marah-marah kalo wong itu dak sopan. yo aku marahi. kalian dak biso. oio katanya bapak sering marah-marah yo?” “Ooh iyo pak. misalnyo ado wong naek motor ngebut depan rumah. jadi kerjo anak buah tu harus diawasi. ado siang ado malem. namonyo wong dak tau sopan santun. Jangan lupa minum obat.” Waham grandiosa Autistik IKHTISAR DAN KESIMPULAN PEMERIKSAAN PSIKIATRI (AUTOANAMNESIS DAN OBSERVASI) KEADAAN UMUM . dak ngehargai kito” (Tiba-tiba pasien mengambil tipe x penanya di meja. cubolah!” (sambil nunjuk ke pemeriksa) “iyo.. Maaf kato tu lonte.9 “Ooh cak itu yo pak.

Hidup Emosi Stabilitas Pengendalian Echt-Unecht Einfuhlung : labil : tak terkendali : echt : bisa dirabarasakan Reaksi emosional : Dangkal Adekuat-inadekuat: adekuat Skala Diferensiasi : melebar Arus Emosi : cepat 3.10 Kesadaran/sensorium Perhatian Sikap Inisiatif Tingkah Laku Motorik : compos mentis terganggu : adekuat : kooperatif : ada : hiperaktif Karangan/Tulisan/Gambaran (bila ada lampirkan) : Ekspresi Fasial Verbalisasi Cara bicara Kontak Psikis Kontak Fisik Kontak Mata Kontak Verbal : tampak gelisah : Jelas : Lancar : ada : ada : ada KEADAAN KHUSUS (SPESIFIK) 1. distimik 2. Keadaan Afektif : sesuai. Keadaan dan Fungsi Intelektual Daya ingat : baik Daya Konsentrasi : baik Orientasi .

neologisme (-) Isi Pikiran Pola sentral Waham Fobia Konfabulasi (-) Rasa permusuhan/dendam Kecurigaan Hipokondria Perasaan inferior Lain-lain (-) (-) (-) (-) grandiose. halusinasi visual (-) : terganggu : terganggu : rata-rata : tidak ada 5. Kelainan Sensasi dan Persepsi Ilusi Halusinasi : tidak ada : halusinasi auditorik (+). Keadaan Proses Berpikir Psikomotilitas Mutu Proses Berpikir Arus Pikiran Flight of Ideas (-) Sirkumstansial (-) Terhalang (-) Perserverasi (-) Inkoherensi (-) Tangensial (-) Terhambat(-) Verbigerasi (-) : cepat : baik Lain-lain : asosiasi longgar (+).11 Tempat Waktu Personal : baik : baik : baik Luas Pengetahuan Umum dan Sekolah : sesuai Discriminative Insight Discriminative Judgement Dugaan Taraf Intelegensia Kemunduran Intelektual 4.curiga(+) (-) (-) Perasaan berdosa/salah (-) Pemikiran pikiran Obsesi Alienasi Bentuk Pikiran Autistik (+) (-) (-) Simbolik (+) .

tidak ada) Tidak ada 8. Reality Testing Ability Terganggu pada perasaan. pikiran dan perbuatan PEMERIKSAAN LAIN-LAIN 1. Evaluasi social (oleh Ahli Pekerja Sosial) tanggal : tidak dilakukan 3. pukul : 08. sedikit. 17 Januari 2013.00 WIB PEMERIKSA Pagi pak. cakmano kabarnyo? PASIEN (os dalam posisi diikat) INTERPRETASI (PSIKOPATOLOGI) . Kecemasan (anxiety) yang terlihat secara jelas (overt) (banyak. Keadaan Dorongan Instinktual dan Perbuatan Abulia/Hipobulia Stupor Raptus/Impulsivitas Kegaduhan Umum Deviasi seksual Ekopraksi Ekolalia (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) Vagabondage Pyromania Mannerisme Autisme Logore Mutisme lain-lain (+) (-) (-) (-) (-) (-) (-) 7.12 Paralogik Konkritisasi (-) (-) Simetrik Lain-lain (-) 6. Evaluasi lain-lain tanggal (Bila ada. hasil dilampirkan) : tidak dilakukan FOLLOW UP Rabu. Evaluasi psikologik (oleh Psikolog) tanggal : tidak dilakukan 2.

gek ikatan aku ini pacak ngelepas dewe Iyo Cak dio tu nah (sambil menunjuk kearah Kok biso ngelepes dewe?bapak punyo kekuatan? pasien lain). padahal kemaren dak pacak apo-apo. tapi dio dak ngedukung aku.13 Liat nah tangan aku diikat. Waham grandiosa Oo cak itu yo. 5 orang meninggal . Iyo. besok kito sambung lagi yo pak? (tiba-tiba os bicara lagi) Aku jugo punyo atasan. dan aku sudah ngebunuh wong. saket galo Ngpo bapak sampe diikat? Bapak ngamuk ya? Idak. bapak istirahat dulu bae. aku idak ngamuk Sudahlah dak apo Discriminative insight terganggu Trus ngapo pacak diikat? diikat. Dia sudah pacak ngomong karena aku yg nyembuhin. aku pernah nabrak uwong.idak ngebelain aku. temen-temen aku jugo. Ya sudah pak yo. Iyo. kami nak ngadep atasan kami. aku ni supir kereta Ngapo pak? idak didukung ngapo? api.

terus cakmano lagi pak? Yo sudah. Agek satunyo lepas dewek Lepasi dek! IKHTISAR DAN KESIMPULAN PEMERIKSAAN PSIKIATRI (AUTOANAMNESIS DAN OBSERVASI) KEADAAN UMUM Kesadaran/sensorium Perhatian Sikap Inisiatif Tingkah Laku Motorik : compos mentis terganggu : adekuat : kooperatif : tidak ada : hiperaktif Karangan/Tulisan/Gambaran (bila ada lampirkan) : tidak dilakukan Ekspresi Fasial Verbalisasi Cara bicara Kontak Psikis Kontak Fisik Kontak Mata Kontak Verbal : ada : ada : ada : tampak gelisah : jelas : lancar . Oooh. lepaske dulu sikok.cak itu bae.. Lepaske dulu iketan aku sikok Kato bapak tadi pacak lepas dewe? Jangan dulu dilepas pak yo Iyoo. jadi aku males nak kerjo.14 karena aku.

Hidup Emosi Stabilitas Pengendalian Echt-Unecht Einfuhlung : labil : tidak terkendali : echt : bisa dirabarasakan Reaksi emosional : Dangkal Adekuat-inadekuat: Adekuat Skala Diferensiasi : melebar Arus Emosi : cepat 3. Keadaan Afektif : sesuai. halusinasi visual (-) : terganggu : terganggu : rata-rata : tidak ada 5. distimik 2. Kelainan Sensasi dan Persepsi Ilusi Halusinasi : tidak ada : halusinasi auditorik (+). Keadaan dan Fungsi Intelektual Daya ingat : baik Daya Konsentrasi : baik Orientasi Tempat Waktu Personal : baik : baik : baik Luas Pengetahuan Umum dan Sekolah : sesuai Discriminative Insight Discriminative Judgement Dugaan Taraf Intelegensia Kemunduran Intelektual 4. Keadaan Proses Berpikir Psikomotilitas Mutu Proses Berpikir : cepat : baik Arus Pikiran Flight of Ideas (-) Sirkumstansial (-) Terhalang (-) Perserverasi (-) Inkoherensi (-) Tangensial (-) Terhambat(-) Verbigerasi (-) .15 KEADAAN KHUSUS (SPESIFIK) 1.

neologisme (-) Isi Pikiran Pola sentral (-) Rasa permusuhan/dendam Kecurigaan Hipokondria Perasaan inferior Lain-lain (-) (+) (-) (-) Waham grandiose dan curiga(+) Fobia Konfabulasi (-) (-) Perasaan berdosa/salah (-) Pemikiran pikiran Obsesi Alienasi Bentuk Pikiran Autistik Paralogik Konkritisasi (+) (-) (-) (-) (-) Simbolik Simetrik Lain-lain (+) (-) 6. Keadaan Dorongan Instinktual dan Perbuatan Abulia/Hipobulia Stupor Raptus/Impulsivitas Kegaduhan Umum Deviasi seksual Ekopraksi Ekolalia (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) Vagabondage Pyromania Mannerisme Autisme Logore Mutisme lain-lain (+) (-) (-) (-) (-) (-) (-) 7. Reality Testing Ability Terganggu pada perasaan.16 Lain-lain : asosiasi longgar (+). Kecemasan (anxiety) yang terlihat secara jelas (overt) (banyak. tidak ada) Tidak ada 8. sedikit. pikiran dan perbuatan PEMERIKSAAN LAIN-LAIN .

Nadi e. RESUME 1. Status Gizi : Baik : Baik 3. Status Psikiatrikus Sebab utama Keluhan Utama : Os mengamuk sejak 4 hari yang lalu. Sensorium b. Identifikasi Tn. Status Internus a. Turgor i. Tekanan Darah:130/80 mmHg h.7oC : 68 kg : 109 x/menit : 20 x/menit f. 2. Evaluasi psikologik (oleh Psikolog) tanggal 2. Suhu c.17 1. S/52 tahun/ menikah/SMA (Tamat)/ Kalidoni Palembang/ Indonesia/MRS 15 April 2013. hasil dilampirkan) : tidak dilakukan : tidak dilakukan : tidak dilakukan VIII. : os sulit tidur Riwayat Perjalanan Penyakit: 4 tahun yang lalu  bekerja 2 tahun yang lalu 4 bulan yang lalu 4 hari yang lalu  Kondisi os  Os mulai malas  Semakin sering . Tinggi Badan : 162 cm g. Evaluasi social (oleh Ahli Pekerja Sosial) tanggal 3. Berat Badan d. Status neurologikus Tidak ada kelainan 4. : 36. Evaluasi lain-lain tanggal (Bila ada. Pernafasan : Compos Mentis terganggu.

os dibawa ke RS Erba dan dirawat.  Os mencurigai orang-orang sekitarnya tidak menyukai keberadaannya sehingga os mulai makin sering tersinggung dan marah-marah. os tidak dipindahtugas kan. penting dan  Os kembali berulang.  Riwayat penyakit dahulu: .     mengamuk.18       sebagai masinis menabrak dua orang polisi yang sedang melintasi rel kereta api. Os mulai mengoceh sendiri dan mengamuk. Os mengaku memiliki kelebihan menyembuhkan dan membaca pikiran orang lain. menyalakan dan mematikan lampu. dirawat di RS seperti erba. 1 minggu setelah berikutnya. marah-marah tanpa sebab yang jelas. os kembali menabrak kereta. mengamuk. malam hari sering mondarmandir. Sering mondarmandir.dan mencurigai tetangganya. Os tidak bisa bekerja lagi. perilaku os mulai berubah os menjadi pendiam. memburuk minum obat karena seri  Mengamukdisela oleh merusak barang teman Berbicara temannya. namun os masih dapat bekerja. murung.  Mengaku melakukan mempunyai kegiatan tidak kekuatan gaib. Os sering bicara sendiri. dan sulit tidur. keluyuran malam hari.  Os juga sulit tidur. sendiri dan  Kondisi os mencurigai makin sering orang lain. keluar malam hari. Os juga mulai tidak memakai baju dan celana diruang tengah rumahny. dan meninggal dunia. tidur tidak nyenyak.

mudah bergaul Remaja: periang. sabu-sabu (-). memiliki banyak teman  Riwayat perkembangan organobiologi       Riwayat kejang (-) Riwayat demam tinggi yang lama (-) Riwayat trauma kepala (-) Riwayat alergi obat (-) Riwayat hipertensi (-) Riwayat Diabetes melitus (-)  Riwayat Penggunaan Alkohol dan Obat-obatan .  Riwayat hidup dan gambaran kepribadian premorbid     Bayi : tidak ada data Anak anak: periang. extasi (-).19  Os pernah di rawat di Rumah sakit jiwa Ernaldi Bahar tahun 2009 dan 2011 dengan keluhan yang sama.  Riwayat Keluarga - Os merupakan seorang bapak dari 3 orang anak laki-laki.Riwayat konsumsi alkohol (-) . inek(-). memiliki banyak teman Dewasa: periang. mempunyai 1 orang istri Tidak ada keluarga os yang menderita gejala dan tanda yang sama dengan os.Riwayat Narkoba : Ganja (-). .

SMP kelas .Keadaan dan fungsi intelektual : Daya ingat baik.  Riwayat Pekerjaan Os bekerja sebagai pegawai PT KAI yang saat ini bekerja di bagian bengkel. discriminative insight . ekspresi fasial tampak gelisah. orientasi (waktu. 5.  Keadaan spesifik : . daya konsentrasi baik. nilai rata-rata. nilai rata-rata. tempat.Hidup emosi : labil. orang) baik. kooperatif.SD kelas . os tidak pernah tinggal : tamat SD. tak terkendali.20  Riwayat Pendidikan . arus emosi cepat. luas pengetahuan sesuai taraf pendidikan.verbalisasi jelas dan cara bicara lancar. Rangkuman Psikopatologi  Keadaan umum :compos mentis terganggu.STM kelas : tamat SD. os tidak pernah tinggal : tamat SD.  Riwayat Sosial Ekonomi Status ekonomi sedang. perhatian adekuat. nilai rata-rata. . echt. skala diferensiasi melebar. adekuat. kontak mata (+). dalam. kontak verbal (+). kontak fisik (+).Keadaan afek (mood) : sesuai. Einfuhlung masih dapat dirabarasakan. distrakbilitas (-). Mood : distimik . os tidak pernah tinggal  Riwayat Perkawinan Os sudah menikah.

dan os dibawa ke Rs Erba dan dirawat. kondisi os kembali memburuk saat temanteman os menyela setiap os sering berobat jalan. pendidikan terakhir STM (tamat).Keadaan proses berpikir : psikomotilitas cepat.dan bekerja sebagai masinis kereta api. autistic ada. asosiasi longgar ada. .21 terganggu. kemunduran intelektual tidak ada. waham grandiosa ada. memecahkan barang. mengamuk. kondisi os semakin memburuk. . melakukan kegiatan yang tidak bertujuan seperti menyalakan dan mematikan lampu . Selama ini tidak terlihat gangguan kepribadian. Os mulai mengoceh sendiri. menikah. Os mulai tidak bekerja lagi. tidur tidak nyenyak dan sering mondar mandir dirumahnya. sehingga os mulai mudah tersinggung dan marah-marah. perasaan dan perbuatan. ± 2 tahun yang lalu.Reality Testing Ability : terganggu dalam pikiran. Os mulai berubah perilakunya saat menabrak dua orang polisi dan kereta yang sedang berhenti sehingga meninggal. mencurigai teman-teman kantor dan tetangganya dan mengaku mempunyai kekuatan gaib. IX. Os menjadi malu.Kecemasan yang terlihat secara jelas: tidak ada . ± 4 bulan yang lalu. Os kebali dirawat di Rs Erba. kembali mengamuk dan berbicara sendiri.Kelainan sensasi dan persepsi : Halusinasi auditorik ada. Os semakin sering mengamuk. kesal dan mulai malas minum obat.Keadaan dorongan instinktual:. FORMULASI DIAGNOSTIK Seorang laki-laki berusia 52 tahun. waham curiga ada. os semakin sulit tidur dan sering keluar pada malam hari tanpa bisa dikendalikan. dugaan taraf intelegensia sesuai. mutu proses berpikir jelas. . discriminative judgement terganggu. os juga mencurigai lingkungan sekitarnya tidak menyukai keberadaannya.vagabondage ada . . Selama 4 tahun ini os sedah 2 kali dirawat di RS Ernaldi Bahar.

9 Skizofrenia YTT XII. Keluarga os mencemaskan os sehingga os kembali dibawa ke RS Ernaldi Bahar. Psikoterapi a. Individu : Menjalain komunikasi interpersonal dengan os sehingga menimbulkan rasa percaya terhadap orang lain dan memotivasi penderita untuk minum obat secara teratur . mencurigai tetangganya dan mengaku memiliki kelebihan dalam menyembuhkan dan membaca pikiran orang lain. TERAPI    Masuk rumah sakit Psikofarmaka : Psikoterapi: 1.20.03 Skizofrenia paranoid episode berulang : Tidak ada diagnosis : Tidak ada diagnosis : Masalah lingkungan sosial : GAF Scale tertinggi 80-71 GAF Scale terendah 40-31 GAF Scale Follow up 50-41 XI. mondar mandir dan keluyuran malam hari. maka berdasarkan PPDGJ – III dapat ditegakkan “Skizofrenia paranoid episode berulang”. tidak memakai baju dan celana diruangan tengah rumahnya. os semakin sering mengamuk dan marah tanpa sebab yang jelas.0 Skizofrenia paranoid F20. DIAGNOSIS BANDING   F20. X. MULTIAKSIAL DIAGNOSIS Aksis I Aksis II Aksis III Aksis IV Aksis V : F. Atas dasar rangkaian gejala diatas. sering berbicara sendiri.22 Sejak 4 hari yang lalu.

Psikofarmaka Clozapine 2 x 25mg Prognosis Dubia ad .23 b. kehangatan. Menasehati keluarga agar membawa pasien berobat secara teratur dan mengawasi minum obat secara teratur. Lingkungan: Tidak menjauhi pasien dan memahami keadaannya 2. Keluarga : Memberikan pengertian kepada keluarga bahwa pasien membutuhkan dukungan dari keluarga. dan keakraban terghadap pasien. sehingga keluarga harus menunjukkan kepedulian. c.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->