BAB II LAPORAN KASUS 2.1 ANAMNESIS (Auto dan Alloanamnesis) 2.1.1 IDENTIFIKASI Seorang Perempuan Ny.

R, berusia 53 tahun, alamat Desa Air Kemang, Kec. Pino Raya Bengkulu, masuk Ruang Melati Kamar VI RS. M. Yunus, pada tanggal 04 Februari 2013 dengan keluhan utama badan bertambah lemas sejak 2 hari SMRS, keluhan tambahan luka di kaki kanan yang tidak sembuh-sembuh sejak 1 bulan sebelum masuk rumah sakit (SMRS). 2.1.2 RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT Sejak ± 6 bulan SMRS os mengeluh telapak kaki kanan os luka yang tidak diketahui penyebabnya, awalnya kulit hanya terkelupas, lama kelamaan kemerahan, berdarah, timbul bengkak dan nyeri beberapa hari kemudian bernanah dan pecah, mengeluarkan cairan kuning, os juga mengeluh sering bak pada malam hari ±4-5 kali perhari, sering haus sehingga os sering minum, mudah lapar sehingga os sering ngemil, bab biasa os lalu berobat ke dokter umum di Manna, os diberi obat 3 macam tablet dan salep, tapi os lupa nama obatnya, keluhan berkurang, luka mengering. Sejak ± 1 bulan SMRS os mengeluh bekas luka di telapak kaki kanan kembali nyeri, kemerahan, beberapa hari kemudian bernanah dan pecah mengeluarkan cairan kuning, demam ada tidak terlalu tinggi, sakit kepala tidak ada, mual muntah tidak ada, nyeri ulu hati tidak ada, os masih mengeluh sering bak pada malam hari lebih dari 3 kali, mudah haus sehingga os sering minum, mudah lapar sehingga os sering ngemil, mudah pegal-pegal pada tangan dan kaki, pandangan gelap dan berkunangkunang tidak ada, bab biasa, os kembali berobat ke dokter umum yang sama di Manna, os diperiksa gula darahnya menurut os sekitar 200an, os dikatakan sakit kencing manis, os diberi obat 4 makan tablet dan kompresan untuk luka, tapi os lupa nama obatnya, keluhan sedikit berkurang. 3

kepala sedikit pusing. mual ada tanpa muntah. os mendapat metformin 2x 500 mg. 2. os berobat ke dokter yang sama os diperiksa gula darahnya sekitar 250an. badan terasa lemas. pandangan gelap dan berkunang-kunang tidak ada. nyeri dan sedikit berbau. os juga mengeluh sedikit pusing jika bangun dari tidur ke posisi duduk atau dari posisi duduk ke posisi berdiri. os kemudian dibawa ke UGD RSMY dan dirawat. lalu os diberi obat makan antibiotik dan metformin. . mengeluarkan darah. bernanah. os disarankan dirawat tapi os menolak. nyeri dan beberapa hari kemudian kulit mengelupas dan luka membesar.Sejak ± 2 Minggu SMRS os mengeluh timbul luka kecil di punggung kaki kanan awalnya gatal-gatal karena digaruk kemudian kemerahan berair. nafsu makan sedikit menurun. 4 .Riwayat operasi katarak pada kedua mata tahun 2004. nyeri ulu hati tidak ada. kemudian luka membengkak dan bernanah kembali. mual ada tanpa muntah. os mengeluh mudah lelah jika beraktivitas berat seperti berjalan jauh. os tidak berobat dan hanya melanjutkan obat sebelumnya.Riwayat kencing manis ada sejak tahun 2004. berat badan sedikit turun menurut os 2 kg dalam satu bulan. demam ada tidak terlalu tinggi. Sejak ± 2 hari SMRS os mengeluh badan bertambah lemas. berdarah. badan sedikit lemas.Riwayat transfusi darah sebelumnya ada tahun 2005 sebanyak 2 kantong saat os dirawat karena luka pada kaki kiri. . Sejak ± 1 Minggu SMRS os mengeluh luka di punggung kaki kanan dan telapak kaki kanan kembali berair. demam ada tidak terlalu tinggi. os pernah mendapat suntikan insulin saat dirawat tahun 2005 akibat luka dikaki kiri. os lupa dosis dan jenis insulin.1.Riwayat sakit darah tinggi disangkal . luka dikaki kanan bengkak dan bernanah. kepala terasa pusing. sedikit berbau. bab biasa. kontrol tidak teratur ke dokter keluarga. sakit kepala tidak ada.3 RIWAYAT PENYAKIT DAHULU .

menikah 13 tahun tanpa anak.9% (normoweight) PEMERIKSAAN SPESIFIK .4 RIWAYAT KEBIASAAN Riwayat kebiasaan makan 3x sehari.2 PEMERIKSAAN FISIK 2.1. 54 th 5 3 . 2. sklera ikterik (-).1 KEADAAN UMUM          2.5 RIWAYAT PENYAKIT DALAM KELUARGA Riwayat penyakit dengan keluhan yang sama dalam keluarga disangkal. 2.1. mata cekung (-) 5 Keadaan umum : Sakit sedang Kesadaran Tekanan darah Nadi Pernafasan Suhu Tinggi badan Berat badan RBW : Compos mentis : 110/70 mmHg : 98 x/menit. 2. pendidikan SPG. rata-rata 1piring. reguler.2. os bekerja sebagai guru SD.2.1.6 RIWAYAT SOSIAL EKONOMI DAN PENDIDIKAN Penderita adalah seorang perempuan berusia 53 tahun.2 Kepala : o Mata : konjungtiva palpebra pucat (+).4°C : 155 cm : 50 kg : 90.2. Kesan kondisi ekonomi cukup. os sering ngemil. isi dan tegangan cukup : 22 x/menit : 36.

pus (-). Ht 29 vol%. nyeri tekan epigastrium (-). akral pucat (+). PEMERIKSAAN PENUNJANG 3.8-1.o Mulut : sianosis (-).09 (N= 0.5 cm.000/m3. batas kiri LMC sinistra ICS V Auskultasi : HR 98 kali/menit. murmur (-). pembesaran KGB (-) Dada : retraksi intercostal (-). turgor kulit kurang (-) : lemas. trombosit 353. gallop (-) Paru : Inspeksi Palpasi Perkusi Abdomen : Inspeksi Palpasi Perkusi Ekstremitas : datar. sianosis (-) clubbing finger (-) Regio dorsum pedis dextra tampak luka berdiameter 1. atropi papil lidah (-) Leher : JVP (5-2)cmH₂O. kemerahan. tepi berbatas tegas. tepi berbatas tegas.1 Laboratorium tgl 04-02-2013 Darah rutin : Hb 9 g/dl. pus (+). batas kanan LS dekstra. nyeri tekan (+) Regio plantar pedis dextra tampak luka berdiameter 1 cm. hitung jenis 0/0/2/72/21/6 %.2) 3.400 /mm3. : statis dan dinamis kiri = kanan : stemfemitus kanan sama dengan kiri : sonor pada kedua lapangan paru Auskultasi : vesikuler (+) normal. reguler. : Timpani (+) : Edema pretibia (-). dasar lemak. wheezing (-) Auskultasi : Bising usus (+) normal 6 . kemerahan. venektasi (-) Jantung : Inspeksi : Ictus cordis tidak terlihat Palpasi : Ictus cordis tidak teraba Perkusi : batas atas ICS II. dasar lemak. nyeri tekan (+) ABI : 120/110 = 1.1. rhonki (-). hepar dan lien tidak teraba. leukosit 8.1.

gel P normal.3 EKG : EKG : irama sinus.Darah Kimia : BSS 575 mg/dl (saat di UGD)  post rehidrasi 393. albumin 3. ureum 25 mg/dl. silinder (-). ST-T Change (-) Kesan : Normal EKG 7 . glukosa (-).1. leukosit 1-2/LPB. Urine Rutin : kuning. creatinin 1.5 mg/dl. L1708 (05/02/2013) Kondisi foto baik Simetris kanan dan kiri Trakhea letak ditengah Tulang-tulang baik Sela iga tidak melebar Digfragma tenting (-) Sudut costofrenicus tajam CTR < 50% Parenkim normal Kesan : Normal thorax 3. SGPT 24U/I.2 g/dl. SV1+ RV5/V6 < 35. axis normal. reduksi (-). darah (-).2 Rontgen Thorax PA No. keton (-).8 g/dl. uric acid 4. HR : 81 x/menit. Kesan : urin normal 3. eritrosit 0-1/LPB. SGOT 45 U/I. R/S V1 < 1.4 g/dl. globulin 2. jernih. K (-) mmol/l. bilirubin (-). kristal (-).1 mg/dl. jamur (-). Na (-) mmol/l. protein total 6.04 detik. QRS kompleks 0. protein (-). PR interval 0.1. epitel (+).12 detik.

bab biasa. demam ada tidak terlalu tinggi. Riwayat kencing manis sejak tahun 2004. demam tidak tinggi. kemerahan berdarah. keluhan berkurang. 53 tahun. mual. berat badan turun 2 kg dalam satu bulan. berdarah. os sering bak pada malam hari ±4-5 kali perhari. os diberi obat keluhan sedikit berkurang. nyeri dan berbau. os diberi obat 3 makan tablet dan salep. luka membesar dan bernanah. berdarah. kepala sedikit pusing. os berobat ke dokter diperiksa gula darahnya dan dikatakan sakit kencing manis. RESUME Seorang Perempuan Ny. Sejak ± 2 Minggu SMRS timbul luka kecil di punggung kaki kanan. sedikit berbau. kepala terasa pusing. mengeluarkan cairan kuning. badan terasa lemas. mual. luka dikaki kanan bengkak dan bernanah. os lalu berobat ke dokter umum. os sedikit pusing jika bangun dari tidur ke posisi duduk ke posisi berdiri os tidak berobat. keluhan tambahan luka di kaki kanan yang tidak sembuh-sembuh sejak 1 bulan SMRS Sejak ± 6 bulan SMRS telapak kaki kanan os luka. MRS dengan keluhan utama badan bertambah lemas sejak 2 hari SMRS. R. nyeri dan kulit mengelupas. bengkak dan nyeri. Sejak ± 1 bulan SMRS bekas luka di telapak kaki kanan kembali nyeri. lalu os diberi obat makan antibiotik dan metformin. mudah pegal-pegal pada tangan dan kaki. mudah lapar. terkelupas. os menolak dirawat. beberapa hari kemudian bernanah dan pecah mengeluarkan cairan kuning. mudah haus. membengkak dan bernanah. bernanah dan pecah. Sejak ± 2 hari SMRS badan bertambah lemas. mudah lapar. sering haus. badan sedikit lemas.IV. gatalgatal kemudian kemerahan berair. 8 . alamat di Bengkulu. mudah lelah jika beraktivitas berat seperti berjalan jauh. Sejak ± 1 Minggu SMRS luka di punggung dan telapak kaki kanan kembali berair. nafsu makan sedikit menurun. luka mengering. sering bak pada malam. os kemudian dibawa ke UGD RSMY dan dirawat. demam tidak tinggi. kemerahan. os mendapat metformin 2x 500 mg.

sering haus. RBW normoweight. mudah lapar. DM tipe 2 Normoweight Uncontroled dengan Ulkus Pedis Dextra 2. sering ngemil. berat badan turun 2 kg dalam satu bulan. Regio dorsum dan plantar pedis dextra tampak luka berdiameter 1. pus (+).5 cm. riwayat penyakit dengan keluhan yang sama dalam keluarga disangkal. Ht 29 vol%. V. sering pegalpegal pada tangan dan kaki. akral pucat.riwayat transfusi darah ada. pus (+). compos mentis. R/ dorsum pedis dextra tampak luka ф 1. badan sedikit lemas. Riwayat kebiasaan makan 3x sehari.2). DM tipe 2 Normoweight Uncontroled dengan Ulkus Pedis Dextra Dipikirkan DM tipe 2 NW Uncontroled dengan ulkus pedis dextra karena dari Anamnesa : luka pada telapak dan punggung kaki kanan tidak sembuh-sembuh. Pada pemeriksaan laboratorium Hb 9 gr/dl. compos mentis. akral pucat. BSS 575 mg/dl (saat di UGD). Riwayat kebiasaan makan 3x sehari. RBW normoweight.2 PENGKAJIAN MASALAH 1.5 cm dan 1 cm. kemerahan.09 (N= 0. berbatas tegas. Pemeriksaan Fisik : tampak sakit sedang. os mendapat metformin 2x 500 mg. Konjungtiva palpebra pucat. Riwayat kencing manis sejak tahun 2004. operasi katarak tahun 2004. vital sign normal. post rehidrasi 393.8-1. riwayat operasi katarak tahun 2004. sering bak pada malam hari ±4-5 kali perhari. Os bekerja sebagai guru SD kesan kondisi ekonomi cukup. berbatas tegas. Daftar Masalah Masalah-masalah yang didapatkan pada pasien ini adalah sebagai berikut : 1. sering ngemil. kemerahan. Konjungtiva palpebra pucat. ABI : 120/110 = 1. nyeri tekan (+). saat di UGD BSS tinggi (575 mg/dl). DAFTAR MASALAH DAN PENGKAJIAN MASALAH 5. rontgen thorax dan ekg normal. dasar lemak. nyeri tekan 9 . dasar lemak. Urine Rutin kesan normal. Anemia Penyakit kronis 5.1. Pada pemeriksaan fisik tampak sakit sedang.

kultur dan resistensi pus ulkus.5 kal Koreksi : umur > 40 tahun  . aspilet 1x 80 mg. kemerahan. Aktivitas ringan  + 10%. diet DM 1700 Kal. gizi. konsul bagian syaraf. mata. BB 50 kg.9%+ gentamisin 80 mg 2 ampul 3 kali sehari. Rencana Edukasi : Menjelaskan kepada keluarga dan pasien tentang penyakit yang diderita. dasar lemak.8-1. pus (-). gigi.(+).6 Kal ± 1700 Kal Perhitungan dosis insulin harian: ½ x BB ½ x 50 kg 25 IU Dosis reguler Insulin : 60% x 25= 15 IU 3x 5 IU Dosis Insulin basal : 40% x 25= 10 IU Atau disesuaikan : RI 3x6 IU. Inj Humulin N 1x8 IU (SC). BB normal  + 0% Stress metabolik  +30% Total koreksi + 35% Kebutuhan kalori : (100%+35%) x 1237. BSPP. Inj.2) Perhitungan diet DM : TB 155 cm.9% (normoweight) BB ideal = (TB-100)x 90%  (155-100)x 90%  49. Urine Rutin. rencana pengobatan dan rencana pemeriksaan yang akan dilakukan. Rencana diagnosis : BSN. bedah. Rencana Pengobatan : Istirahat.5 1237. Neurodex 1x 1 tab. 2.ABI : 120/110 = 1. post rehidrasi BSS 393 mg/dl. berbatas tegas. R/ plantar pedis dextra tampak luka ф 1 cm. omeperazol 1x 20 mg cap. RBW 90. Ceftriaxon 2x1 gram (IV). profil lipid. rontgen thorax dan ekg kesan normal.5 kal 1670. Anemia Penyakit Kronis Dipikirkan anemia penyakit kronis pada pasien ini karena dari : 10 .5 kg Kebutuhan kalori basal : 25 kal/kg x 49. Reguler insulin 3x6 IU (SC).09 (N= 0.5%. Rontgen pedis dextra. IVFD RL gtt xx/menit Inj. nyeri tekan (+). HbA 1 C. HN 1x 8 IU Pemeriksaan penunjang : BSS 575 mg/dl (saat di UGD). kompres ulkus dengan Nacl 0.

DIAGNOSIS SEMENTARA DM tipe 2 Normoweight Uncontroled dengan Ulkus Pedis Dextra + Anemia Penyakit Kronis VII. mudah capek jika beraktivitas berat seperti berjalan jauh. TD 110/70 mmHg. T 36. DIAGNOSIS BANDING DM tipe 2 Normoweight Uncontroled dengan Ulkus Pedis Dextra + Perdarahan VIII. mudah pegal-pegal pada tangan dan kaki. gambaran darah tepi. VI.IVFD RL gtt xx/menit .Anamnesa : luka di telapak dan punggung kaki kanan yang tidak sembuh-sembuh. Ht 29 vol% Rencana diagnostik : cek MCH. berat badan sedikit turun. MCV. N 98 x/menit. MCHC. rencana pengobatan. os juga mengeluh sedikit pusing jika bangun dari tidur ke posisi duduk atau dari posisi duduk ke posisi berdiri. PENATALAKSANAAN Non Farmakologi .Istirahat .4°C. ulkus pada pedis dextra Pemeriksaan penunjang : Hb 9 gr/dl.Diet DM 1700 Kal Farmakologi : . badan terasa lemas. konjungtiva palpebra pucat (+). Rencana terapi : Transfusi PRC 1 kolf. Ceftriaxon 2x1 gram (IV) Anemia 11 . atropi papil lidah (-). Rencana edukasi: menjelaskan kepada pasien tentang penyakitnya. retikulosit. akral pucat (+). RR 22 x/menit. berdarah. dan rencana pemeriksaan yang akan dilakukan. Pemeriksaan Fisik : tampak sakit sedang.Inj. riwayat transfusi darah.

Kultur dan resistensi MO ulkus. profil lipid . Humulin N 1x8 IU (SC) . reguler isi dan tegangan cukup. MCV.Inj. wheezing (-) : datar. TD : 130/90 mmHg.9% + gentamisin 80 mg 2 ampul 3 kali sehari . PERKEMBANGAN SAAT DI IGD (04 Februari 2013) S : keluhan : badan lemas.5 : konjungtiva palpebra pucat (+). .BSN. reguler. R/ dorsum pedis dextra luka ф 12 . bedah . RR : 24x/ menit. pembesaran KGB (-) : Cor : HR 92 kali/menit. IX.Omeperazol capsul 1x20 mg . Reguler Insulin 3x6 IU (SC) .Rontgen pedis dextra .4 OC Kepala Leher Thorax Abdomen 1. MCHC. retikulosit. Nadi : 92 x/menit. gallop (-) Pulmo : vesikuler (+) normal. gigi. T : 37. kepala sedikit pusing O: keadaan umum sakit sedang Sensorium : compos mentis. HbA 1C.MCH. mata. hepar dan lien tidak teraba. lemas. sklera ikterik (-) : JVP (5-2)cmH₂O.Kompres ulkus dengan Nacl 0. bising usus (+) normal.Konsul bagian syaraf. BSPP. mual.Inj. Ekstremitas : Edema pretibia (-).Neurodex tablet 1x1 . gambaran darah tepi X. akral pucat (+). rhonki (-). gizi. RENCANA PEMERIKSAAN . murmur (-).Domperidon tablet 3x10 mg (K/P) ..Aspilet tablet 1x 80 mg .Rencana transfusi PRC 1 kolf.

Ceftriaxon 2x1 gram (IV) .IVFD RL + ondansentron 1 vial gtt xx/menit . nyeri Laboratorium : BSS 575 mg/dl (saat masuk) post rehidrasi 2 kolf NaCl 0. O2 kanul 3 l/menit. pus (-). reguler.9% BSS menjadi 393 mg/dl. murmur (-). pus (+). dasar lemak.Nadi : .Aspilet tablet 1x 80 mg . sklera ikterik (-) JVP (5-2)cmH₂O.Paracetamol tablet 3x500 mg (K/P) .Neurodex tablet 1x1 . berbatas tegas.Suhu : Keadaan spesifik Kepala : Leher : Thorax .cm.Pulmo : Abdomen 05-06 Februari 2013 badan lemas. kemerahan. lemas. kepala pusing berkurang sakit sedang compos mentis 120/90 mmHg 89 x/menit. Keton urin (-) Diagnosa Terapi : DM tipe 2 Normoweight Uncontroled dengan Ulkus Pedis Dextra : Non Farmakologi : Istirahat. batas tegas.Kompres Nacl 0.Pernafasan : . gallop (-) vesikuler (+) normal. bising usus (+) normal 13 . nyeri tekan (+) R/ plantar pedis dextra luka ф 1 cm. Farmakologi : . reguler isi dan tegangan cukup 22 x/menit 36. wheezing (-) datar. kemerahan. rhonki (-).PERKEMBANGAN SELAMA RAWAT INAP Tanggal : S: O:Keadaan Umum . pembesaran KGB (-) HR 89 kali/menit.TD : .4 OC : konjungtiva palpebra pucat (+).9% + gentamisin 80mg 2 ampul XI. mual berkurang.Inj. dasar lemak.Rencana pemberian pemberian RI dan HN (SC) . hepar dan lien tidak teraba.Sensorium : .Cor : .

Inj.Ekstremitas : Laboratorium : Diagnosis Sementara: Diagnosis Banding: Penatalaksanaan : akral pucat (+).Istirahat .TD : . dasar lemak. MCHC. nyeri tekan (+). berbatas tegas. pus (-). Cholesterol 155 mg/dl.Kompres Nacl 0.Sensorium : . GDT 07-08 Februari 2013 mual (-).Neurodex tablet 1x1 . Reguler Insulin 3x8 IU (SC) .7 OC Rencana Pemeriksaan : Tanggal : S: O:Keadaan Umum . pus (+).Diet DM 1700 Kal Farmakologi : .Inj. kemerahan. LDL 60 mg/dl DM tipe 2 Normoweight Uncontroled dengan Ulkus Pedis Dextra + Anemia Penyakit Kronis DM tipe 2 Normoweight Uncontroled dengan Ulkus Pedis Dextra + Anemia Perdarahan Non Farmakologi . BSPP 383 mg/dl.Pernafasan : . gigi. reguler isi dan tegangan cukup 20 x/menit 36. trigliserida 69 mg/dl. kepala pusing berkurang sakit sedang compos mentis 120/80 mmHg 85 x/menit. R/ plantar pedis dextra tampak luka ф 1cm. HDL 45 mg/dl. tepi berbatas tegas.Aspilet tablet 1x 80 mg . Edema pretibia (-) BSN 259 mg/dl. bedah .Rontgen pedis dextra .9% + Gentamisin 80 mg 2 ampul 3 kali sehari .Nadi : .Rencana transfusi PRC 1 kolf . mata. dasar lemak.Konsul bagian syaraf.Inj.HbA 1C . Ceftriaxon 2x1 gram (IV) .Kultur dan resistensi MO ulkus . Humulin N 1x10 IU (SC) .5cm. MCV. kemerahan. nyeri tekan (+).omperidon tablet 3x10 mg (K/P) .Omeperazol capsul 1x20 mg . R/ dorsum pedis dextra tampak luka ф 1.MCH.Suhu : 14 . RDW. Retikulosit.

morfologi normal trombosit = jumlah cukup. tepi berbatas tegas. R/ dorsum pedis dextra tampak luka ф 1. nyeri tekan (-).4 %. fragmentosis leukosit = jumlah cukup. pus (-). kemerahan.Cor : . penyebaran merata kesan = gambaran anemia penyakit kronis DM tipe 2 Normoweight Uncontroled dengan Ulkus Pedis Dextra + Anemia Penyakit Kronis Non Farmakologi .Diet DM 1700 Kal Farmakologi : 15 Diagnosis Sementara: Penatalaksanaan : .5cm. nyeri tekan (-) Rontgen pedis dextra : Kesan : osteomilitis (-) Laboratorium : BSS harian : 224 mg/dl MCV 82 mikrogram. sklera ikterik (-) JVP (5-2)cmH₂O. reguler. normositik. dasar lemak. R/ plantar pedis dextra tampak luka ф 1cm.8 picogram. berbatas tegas.Keadaan spesifik Kepala : Leher : Thorax . kemerahan. rhonki (-). sel segar. lemas. pembesaran KGB (-) HR 85 kali/menit. RDW 12. pus (-). MCH 24. bising usus (+) normal akral pucat (+). wheezing (-) datar. dasar lemak.8. murmur (-).Istirahat .Pulmo : Abdomen Ekstremitas : : konjungtiva palpebra pucat (+). mikrositik. gallop (-) vesikuler (+) normal. hepar dan lien tidak teraba. GDT : eritrosit = anisositosis. MCHC 30.

nyeri tekan (-). berbatas tegas. pembesaran KGB (-) HR 84 kali/menit. dasar lemak. Humulin N 1x10 IU (SC) Aspilet tablet 1x 80 mg Omeperazol capsul 1x20 mg Neurodex tablet 1x1 Kompres Nacl 0.Cor : .5 OC : konjungtiva palpebra pucat (+). wheezing (-) datar. kemerahan. gallop (-) vesikuler (+) normal. R/ dorsum pedis dextra tampak luka ф 1. Gigi. nyeri tekan (-) kesan : saat ini belum ditemukan tanda-tanda osteomilitis saran : konservatif kompres Nacl 0. lemas. dasar lemak.Konsul bagian Syaraf. Ceftriaxon 2x1 gram (IV) Inj.Suhu : Keadaan spesifik Kepala : Leher : Thorax . murmur (-). pus (-).5cm. pus (-).Kultur dan resistensi MO ulkus menunggu hasil 09-10 Februari 2013 mual (-). terapi lain sesuai ts Tanggal : S: O:Keadaan Umum .9% + Gentamisin 2 amp.TD : . R/ plantar pedis dextra tampak luka ф 1cm. tepi berbatas tegas. bising usus (+) normal akral pucat.Pulmo : Abdomen Ekstremitas : Konsul Bedah : 16 . sklera ikterik (-) JVP (5-2)cmH₂O. Bedah .Sensorium : . Gizi.- Inj.Nadi : . Reguler Insulin 3x8 IU (SC) Inj.HbA 1C . kemerahan. Mata.Pernafasan : .9% + Gentamisin 80 mg 2 ampul 3 kali sehari . reguler. rhonki (-). reguler isi dan tegangan cukup 22 x/menit 36.R/Transfusi PRC 1 kolf (belum ada darah) Rencana Pemeriksaan : . hepar dan lien tidak teraba. kepala pusing (-) sakit sedang compos mentis 120/70 mmHg 84 x/menit.

rhonki (-). bising usus (+) normal akral pucat (-). Humulin N 1x10 IU (SC) .Nadi : .Inj.TD : . sklera ikterik (-) JVP (5-2)cmH₂O. pembesaran KGB (-) HR 82 kali/menit.Kultur dan resistensi MO ulkus menunggu hasil 11-12 Februari 2013 mual (-).7 OC : konjungtiva palpebra pucat (-). Mata .Cor : .Suhu : Keadaan spesifik Kepala : Leher : Thorax .Pulmo : Abdomen Ekstremitas : 17 . hepar dan lien tidak teraba.Omeperazol capsul 1x20 mg .HbA 1C .Inj. Ceftriaxon 2x1 gram (IV) . reguler isi dan tegangan cukup 20 x/menit 36. R/ dorsum pedis dextra tampak luka ф Rencana Pemeriksaan : Tanggal : S: O:Keadaan Umum .Kompres Nacl 0. kepala pusing(-) sakit sedang compos mentis 110/70 mmHg 82 x/menit.Pernafasan : .Diet DM 1700 Kal Farmakologi : .Konsul Syaraf : Laboratorium : Diagnosis Sementara: Penatalaksanaan : kesan : saat ini belum ditemukan neuropati DM saran : regulasi gula darah dan terapi sesuai ts BSS : 176 mg/dl DM tipe 2 Normoweight Controled dengan Ulkus Pedis Dextra + Anemia Penyakit Kronis Non Farmakologi . murmur (-). wheezing (-) datar.Rencana transfusi PRC .Konsul bagian Gigi.9% + Gentamisin 80 mg 2 ampul 3 kali sehari . lemas. gallop (-) vesikuler (+) normal. reguler. Reguler Insulin 3x8 IU (SC) .Neurodex tablet 1x1 .Istirahat .Aspilet tablet 1x 80 mg .Inj.Sensorium : .

Inj.HbA 1C (tidak mampu laksana) Konsul Mata : Rencana Pemeriksaan : 18 .5cm.Kompres Nacl 0. tepi berbatas tegas.Diet DM 1700 Kal Farmakologi : . Makulopati DM Saran : regulasi gula darah.Istirahat . Humulin N 1x10 IU (SC) .8 rahang kiri atas Saran : Jika gula darah terkontrol dapat dilakukan extraksi Kesan : susp.9% + Gentamisin 80 mg 2 ampul 3 kali sehari .Omeperazol capsul 1x20 mg . Ceftriaxon 2x1 gram (IV) .Aspilet tablet 1x 80 mg . R/ plantar pedis dextra tampak luka ф 1cm. kemerahan. Reguler Insulin 3x8 IU (SC) .Inj. dasar lemak. nyeri tekan (-). pus (-). dasar lemak. antioksidan 3x1 BSS 145 mg/dl Laboratorium : Diagnosis Sementara: Penatalaksanaan : DM tipe 2 Normoweight controled dengan Ulkus Pedis Dextra + Anemia Penyakit Kronis Non Farmakologi . pus (-).Neurodex tablet 1x1 .1. kemerahan.Inj. nyeri tekan (-) Konsul Gigi: Kesan : Gangren gigi 7. berbatas tegas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful