15

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) FARMASETIKA DASAR [ 3(1) ]
I. K U L I A H
A. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Deskripsi singkat mata kuliah Farmasetika Dasar :
Mata kuliah Farmasetika Dasar berisi pokok-pokok bahasan yang memberi pengetahuan tentang perkembangan obat dari masa kemasa, berbagai istilah yang tercantum dalam Ketentuan Umum Farmakope Indonesia; menterjemahkan resep, menentukan nama-nama bahan obat dan bahan tambahan serta bentuk sediaan farmasi; mengerti bentuk-bentuk sediaan obat , beberapa sediaan galenik dan cara pembuatannya.

2. Tujuan pembelajaran
Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami dasar-dasar tentang perkembangan obat, istilah-istilah kefarmasian, bentuk resep, nama bahan-bahan obat, bahan-bahan tambahan dan bentuk sediaan farmasi dalam bahasa latin, serta berbagai bentuk sediaan farmasi dan cara pembuatannya.

3. Tujuan pembelajaran khusus
Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : a. b. c. d. e. f. menyatakan obat masa lalu dan perkembangannya serta memberikan difinisi beberapa istilah dalam ketentuan Farmakope Indonesia. menjelaskan singkatan resep, serta merumuskan nama untuk senyawa dan bentuk sediaan farmasi. menyatakan arti penting arti penting berbagai bentuk sediaan farmasi menyebutkan, mendifinisikan dan mengidentifikasi kan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan padat. menyebutkan, mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan semi padat. menyebutkan, mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan cair.

Laptop.Singkatan Bahasa Latin dalam resep .Penelitian terdahulu .Manfaat . B.Cara pemberian Metode Pembelajaran Ceramah dan tanya jawab Fasilitas LCD viewer. Laptop.Perubahan kata dalam Bahasa Latin . kadar yang dinyatakan dalam persen .Susunan kata dalam kalimat Bahasa Latin . suhu penyimpanan.II dan III . mendifinisikan dan mengidentifikasikan aerosol. Whiteboard LCD viewer.Hubungan antara kata benda dan kata sifat . menyebutkan.Kata kerja imperativa dan pasiva . h.Pembentukan Adverbia dari kata Adiectiva . PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Whiteboard II Pengantar Bahasa Latin Ceramah dan tanya jawab LCD viewer. wadah.Bahasa Latin sebagai bahasa ilmiah .Kata bilangan (Adiectiva Numeralia dan Adverbia Numeralia) . Laptop.Obat-obat zaman dahulu .Pengantar pandangan ilmiah . Whiteboard Substantiva dan Adiectiva III Lanjutan dari Substantiva dan Adiectiva Verba dan Adverbia Ceramah dan tanya jawab LCD viewer.Pembentukan Casus kata benda dan kata sifat .Coniugatio I. Laptop.Penerapan Bahasa Latin dalam resep . Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu keI Topik/Pokok Bahasan Obat masa lalu dan perkembang annya serta ketentuan umum Farmakope Indonesia Substansi materi .Deklinasi I sampai dengan V .g.Susunan resep .Variasi bentuk sediaan .Salinan resep . Laptop. Whiteboard IV Ceramah dan tanya jawab V Prescriptio Ceramah dan tanya jawab VI Bentuk sediaan dan cara pemberian Ceramah dan tanya jawab LCD viewer. mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan galenik. Whiteboard LCD viewer. daluwarsa.Perapotekan yang pertama .Adverbia . Laptop. i. menyebutkan.Istilah kelarutan.Pemberian nama bahan obat dan sediaan farmasi . mendifinisikan dan mengidentifikasikan berbagai bentuk sediaan yang termasuk dalam sediaan steril. 2 .

cara pembuatan dan evaluasi serta berbagai cara pemberian emulsi Ceramah dan tanya jawab Ceramah dan tanya jawab Whiteboard VII Lanjutan dari Serbuk LCD viewer.Lanjutan cara pembuatan .Kapsul keras . tablet efervesen. Laptop. cara pembuatan dan evaluasi. cara pemberian dan cara pembuatan : Larutan.Serbuk . Plester Definisi. Whiteboard LCD viewer. Whiteboard Salep. sirup.Granul efervesen . Whiteboard LCD viewer. cara pembuatan serta keuntungan dan kerugian supositoria Definisi dan cara pembuatan : Salep. Laptop. krim. Laptop. tablet salut interik. cara penggunaan. tablet salut gula. tablet bukal. eliksir serta obat tetes Definisi. pasta. pasta.Serbuk yang terbagi-bagi dalam bungkusan-bungkusan . alasan suatu obat dibuat suspensi.Kapsul lunak Definisi. tablet kunyah. keuntung an dan kerugian : . Whiteboard XIII Suspensi Ceramah dan tanya jawab Emulsi 3 . berbagai cara pemberian suspensi Definisi. Whiteboard LCD viewer. krim.gel. Laptop.Serbuk yang tidak terbagi-bagi. Whiteboard VIII IX Kapsul Ceramah dan tanya jawab X Tablet Ceramah dan tanya jawab Pil XI Supositoria Ceramah dan tanya jawab LCD viewer. Laptop. cara pembuatan dan cara penggunaan : Tablet.Keuntungan dan kerugian serbuk UJian Tengah Semester Definisi . Laptop.cara pembuatan.Pertimbangan umum dalam merancang bentuk sediaan Definisi dan car a pembuatan: . tablet lepas lambat . tablet sublingual. . gel. plester XII Larutan LCD viewer. serta implan Definisi serta cara pembuatan: Pil serta pil salut enterik Definisi.

Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. berbagai cara pemberian dan pembuatan injeksi Definisi dan cara pembuatan : .XIV Injeksi Sediaan obat mata Definisi. 2. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Komponen pemahaman dan ketrampilan meliputi tugastugas yang diberikan setiap pokok bahasan .20 20 . ujian tengah semester.cara pemberian : vaksin dan imunoserum Definisi. C. Laptop. Ekstrak. Laptop. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. White board dan dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Whiteboard XVI Ujian Akhir Semester 2. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan : Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : Dosen menerangkan dengan alat bantu LCD viewer. Disamping itu monitoring dan umpan balik dari mahasiswa diharapkan dapat memantau selama masa perkuliahan ( berupa kuesioner. Penilaian (assessment) : Aspek penilaian Pemaham Unsur Penilaian Tugas mandiri Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Presentase (%) 10 . Whiteboard Vaksin dan Imunoserum XV Tingtur. ekstrak serta infus Ceramah dan tanya jawab LCD viewer.Tetes mata Definisi.30 20 . kritik dan saran dari mahasiswa). Laptop. sifat dari isi. Karena mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar maka skor tertinggi diberikan pada ujian akhir semester.40 4 . berbagai contoh. Infus Ceramah dan tanya jawab LCD viewer.Salep mata . Bentuk kegiatan lain yaitu pemberian tugas mandiri yang bersifat wajib dan dikumpulkan pada waktu kuliah minggu berikutnya. ketrampilan. cara ekstraksi dan berbagai contoh tingtur. dan ujian akhir semester.

The Prescription in : Genaro. 1995.. Oleh karena itu setelah mengikuti praktikum dan menyelesaikan materi praktikum ini.J.A.)..C. 7th Ed. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Materi praktikum ini merupakan penerapan materi kuliah Farmasetika Dasar I dan II yang meliputi metoda peracikan dan pencampuran perbekalan farmasi (khususnya bahan obat) berdasarkan formula resep menjadi macam-macam bentuk sediaan farmasi (padat.V. 2. 2. Remington The Science and Practice of Pharmacy. 1995.G. Partisipasi di kelas.. II.Soft Skills Kreativitas dalam diskusi. Deskripsi singkat praktikum Farmasetika Dasar a. Ansel.R. Edisi IV. Limited. Kedisiplinan pengumpulan tugas. Departemen Kesehatan RI. Membuat resume. 1999 .. Haness. Pharmaceutical Dosage Forms and Drug Delivery Systems.N.. 3. mahasiswa diharapkan dapat terampil dalam menjalankan peracikan dan pencampuran perbekalan farmasi berdasarkan formula standart dan resep menjadi macam-macam bentuk sediaan farmasi : 1.R. b. D.. dan cair). DAFTAR PUSTAKA Anonim. H. Merupakan mata praktikum wajib dan sebagai prasyarat bagi mahasiswa program studi Farmasi Komunitas & Klinis (FKK) dan Farmasi Sain & Teknologi (FST). Ansel.Toronto. Popovich. Philadelphia. Farmakope Indonesia. termasuk juga cara pengemasan dan pemberian etiket serta informasi yang berkaitan dengan bentuk sediaan tersebut. Latin Grammar Simplified.. L. Presentasi. Mack Publising Company.Allen.30 100 Konversi Nilai Angka ke dalam Nilai Huruf diserahkan kepada masing-masing Institusi. C. Padat (solid) Semi-padat (semi solid) Cair (liquid) 5 . Williams & Wilkins. 1962. Tujuan pembelajaran Praktikum Farmasetika Dasar ini secara garis besar bertujuan untuk melatih calon farmasis dalam mengabdikan ilmu dan keahliannya di masyarakat melaksanakan peracikan obat dan pelayanan kesehatan di bidang farmasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Ed. H. Jakarta. semi-padat. dsb Jumlah 10 . Coles Publishing Company. P R A K T I K U M A.

dan suppositoria). dan post-test Pre-test. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan Kegiatan praktikum Farmasetika Dasar ini dilaksanakan dengan beberapa metode yaitu : a) Asistensi Praktikum yang dilakukan oleh dosen pengampu. Pulveres. dan post-test Ujian response tertulis dan praktek Fasilitas OHP dan white board Buku petunjuk praktikum. pulveres. dan V VI. sediaan semi-padat (unguentum. Buku laporan kerja dan peralatan praktek Buku petunjuk praktikum. dan pilulae). Suspensi. meracik. dan post-test Pre-test. 3. dan VII VIII. suspensi. dan IX X 2. Buku laporan kerja dan peralatan praktek Soal-soal responsi praktikum dan kertas dan peralatan praktek IV. Praktek. dan Pilulae Sediaan Unguentum. mixtura. dan mencampur perbekalan farmasi khususnya bahan obat menjadi bentuk sediaan farmasi yang meliputi bentuk sediaan padat (pulvis. Cream. Kapsul. Praktek. mampu dalam mengatasi permasalahan dalam meracik dan membuat macam-macam bentuk sediaan farmasi. pasta. Buku laporan kerja dan peralatan praktek Buku petunjuk praktikum. Tujuan pembelajaran khusus Setelah menyelesaikan materi praktikum ini . 6 . c. asisten mahasiswa kepada para mahasiswa peserta praktikum dan dilanjutkan diskusi dan Tanya jawab. Pasta dan Suppositoria Sediaan Solutio. dan III Topik Asistensi Pembuatan Sediaan bentuk padat Pembuatan Sediaan bentuk Semi-padat Pembuatan Sediaan bentuk Cair Pembuatan Sediaan bentuk Cair Ujian Responsi praktikum Substansi Penjelasan umum materi praktikum Sediaan Pulvis. dan sediaan cair (solutio.Secara tepat dan benar sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. terampil dalam menyiapkan atau menyediakan. cream. mahasiswa diharapkan : a. Praktek. serta infusa. kapsul. dan Infusa Semua materi praktikum Metode Ceramah dan tanya jawab Pre-test. Praktek. Mixtura dan Saturationes Sediaan Emulsi. B. emulsi. mampu dalam melayani pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kefarmasian di apotek. Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu I II. Buku laporan kerja dan peralatan praktek Buku petunjuk praktikum. b. dan post-test Pre-test. dan Saturationes.

Anonim. 1979. Kedisiplinan pengumpulan tugas. Edisi II. London. kejujuran dan pertanggungjawaban atas hasil praktikum selama praktek harian. Membuat resume. et al. ketrampilan. 1958. Farmakope Indonesia. Jakarta. Hasil Pembelajaran Hasil pembelajaran dapat diukur dari evaluasi kemampuan mahasiswa yang diperoleh selama proses pembelajaran. Jenkins G. New York. Edisi III.. Departemen Kesehatan RI. Edisi IV. DAFTAR PUSTAKA Anonim. Partisipasi di kelas. zesde uitgave. 1978.L.. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Farmakope Indonesia. Departemen Kesehatan RI.. D.. Anonim. Jakarta. Formularium Nasional. kreativitas.30 20 . kedisiplinan. Mc. 9th Ed. Responsi Praktek (ResTek) C. Scoville’s The Art of Compounding. Dalam pelaksanaan nya sebagai berikut: setiap praktikan sebelum mengerjakan praktek diharuskan melaksanakan pre-test terlebih dahulu kepada Dosen pengampu atau Asisten Mahasiswa yang bertugas dan selesai praktek mahasiswa diharuskan melaksanakan post-test sebagai pertanggungjawaban hasil praktikum. Anonim. De Minister van Sociale Zaken en Volksgezondheid. Nederlandche Pharmacopee. s’Gravenhage. Responsi Tertulis (ResTu) 2. 2.20 20 .40 20 . 7 . 1995. Komponen evaluasi antara lain meliputi pemahaman. Departemen Kesehatan RI. dsb Jumlah Presentase (%) 10 .30 100 Soft Skills Konversi Nilai Angka ke dalam Nilai Huruf diserahkan kepada masing-masing Institusi.b) Praktikum dilaksanakan secara individual dengan cara mengikuti aturan dan petunjuk yang ada pada buku petunjuk praktikum. Penilaian (assessment) : Aspek penilaian Pemaham Unsur Penilaian Tugas mandiri Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester Kreativitas dalam diskusi.. Graw. ujian responsi tertulis dan ujian responsi praktek. Hill Book Co. Toronto. Inc. Presentasi. 1957. Jakarta.. c) d) Selesai melaksanakan praktek mahasiswa secara individual wajib membuat laporan resmi sebagai tugas mandiri dan laporan tersebut harus disyahkan oleh Dosen pengampu atau Asisten Mahasiswa. Minggu terakhir praktikum dilakukan 2 macam responsi yaitu : 1.