LAPORAN KASUS I. IDENTITAS Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Pekerjaan Agama Tgl Masuk Rs No. CM : Tn.

Ma : 55 Tahun : Laki-Laki : Baleraksa, Karang moncol, Purbalingga : Petani : Islam : 26 Mei 2006 : 003933

II. ANAMNESIS (Autoanamnesis) A. Keluhan Utama B. Keluhan Tambahan : Kencing berwarna merah : BAK tidak lancar

C. Riwayat Penyakit Sekarang : Tiga hari sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluh buang air kecil berwarna merah segar, dan tidak lancar. Pada awal mau kencing, pasien mengeluh rasa sakit dan saat buang air kecil tiba-tiba terputus, kemudian lancar kembali setelah pasien berubah posisi dari berdiri kemudian jongkok. Pasien sering merasa nyeri saat buang air kecil, dimana nyeri tersebut sampai di ujung kemaluan. Pasien mengaku perlu mengedan saat buang air kecil, sehingga ada waktu antara proses mengedan dengan keluarnya air kencing. Pada saat buang air kecil awalnya lancar kemudian pancaran menjadi lemah, terputus-putus dan tidak bercabang. Pada akhir buang air kecil pasien merasa tidak puas, masih ada yang tersisa sehingga terkadang pasien merasa celananya basah tanpa disadari tetesan air kencing yang keluar. Kurang lebih satu bulan yang lalu pasien mengaku saat buang air kecil keluar sesuatu seperti pasir. Pasien tidak merasa panas terbakar dan tidak pernah keluar nanah pada ujung kemaluannya saat buang air kecil. Pasien tidak pernah mengeluh nyeri yang menetap lama pada daerah pinggang dan lipat paha. Pasien tidak pernah mengalami

1

Kooperatif : Compos Mentis :T N R tº : 120/70 mmHg : 78 x/menit : 22 x/menit : 36. Pasien jarang sekali minum air putih. Riwayat kencing manis Riwayat Penyakit Jantung : disangkal : disangkal - Riwayat Penyakit Hipertensi : disangkal III.4º C 2 . D. Riwayat Penyakit Dahulu : - Riwayat operasi didaerah abdomen tidak ada. istirahat dan duduk-duduk santai. Tidak tampak kesakitan.trauma pada daerah kemaluan dan tidak pernah mengalami riwayat pemasangan selang pada kemaluan. dalam satu hari pasien mengaku hanya minum kurang lebih 3 gelas belimbing.PEMERIKSAAN FISIK Keadaan Umum Kesadaran Vital Sign : Sedang. Riwayat Penyakit Keluarga : - Tidak ada anggota keluarga dan tetangga yang memiliki keluhan seperti ini sebelumnya. Riwayat Kencing manis Riwayat Jantung Riwayat Hipertensi : disangkal : disangkal : disangkal E. Pasien lebih menyukai minum dengan air teh tau kopi yang dilakukan pada waktu makan.

tidak ikterik. turgor cukup : simetris. sklera ikterik (-/-). vokal fremitus kanan = kiri. suara tambahan : tidak ada : datar. : ICS II LPS dextra : ICS II LPS sinistra : ICS VI LMC sinistra 2 cm lateral Pemeriksaan Thorax Inspeksi Palpasi Perkusi Batas kanan bawah : ICS IV LPS dextra Auskultasi : S1 > S2 reguler. tidak sianosis. S3 tidak ada. : konjungtiva anemis (-/-). Pemeriksaan Abdomen 3 . mukosa pucat (-) : simetris. tidak ada kelainan bentuk : Trachea di tengah : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid dan kelenjar limfe. distribusi rambut merata. ketinggalan gerak tidak ada. venektasi tidak ada. mesochepal. darm countor tidak ada. lidah tidak kotor.A. terdapat arcus senilis. STATUS GENERALIS Kulit Kepala Muka Mata Hidung Mulut Telinga : warna kulit sawo matang. batas paru hepar pada SIC V dextra : suara dasar : vesikuler normal. Ictus cordis tidak tampak : Ictus cordis tidak kuat angkat : Batas kanan atas Batas kiri atas Batas kiri bawah Paru : Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi Inspeksi : dinding dada simetris pada saat statis dan dinamis. discharge (-) : bibir tidak kering. serumen kanan kiri (+). sikatrik tidak ada. Pemeriksaan Leher : Inspeksi Palpasi Jantung : : Simetris. : deviasi septum(-). warna rambut putih (beruban) : simetris. darm steifung tidak ada. ketinggalan gerak tidak ada : Sonor kedua lapang paru. Retraksi tidak ada. tidak ada jejas dan bekas luka. : simetris.

nyeri tekan tidak ada. ballottement tidak ada. mukosa licin. RESUME 4 . tonus otot cukup : udem (-). tonus otot cukup : udem (-). Palpasi : nyeri tekan tidak ada. : Tympani diseluruh lapangan abdomen : Pemeriksaan Extremitas kiri kiri B. tidak tampak massa : Nyeri tekan ada. pull atas teraba. darah (+). tidak teraba massa. tidak teraba masa. ampula recti tidak kolaps teraba prostate. tidak teraba massa. permukaan licin (tidak berbenjolbenjol). sulcus madianus teraba. : tidak tampak massa. tonus otot cukup : Agak cembung. ballotement tidak ada. tonus otot cukup Inferior kanan : udem (-). hepar/lien tidak teraba.Auskultasi Palpasi Perkusi : Bising usus (+) normal : Nyeri tekan (-). konsistensi kenyal. defans muskular tidak ada. tidak teraba massa Regio Lumbalis : Inspeksi Palpasi Perkusi : Datar : Nyeri tekan (-). tidak tampak pembesaran skrotum. IV. tampak terpasang Regio Genitalia Eksterna : DC urin (+). Ginjal tidak teraba. : Nyeri ketok (-) Rektal Toucher : Tonus spingter ani cukup. STATUS LOKALIS Regio Suprapubik : Inspeksi Palpasi Inspeksi Superior kanan : udem (-).

       Pemeriksaan Fisik: Keadaan Umum Kesadaran Vital Sign Status Generalis Status Lokalis Inspeksi : Sedang. pasien tidak bisa BAK Sehari sebelum masuk RSMS. hanya 2 gelas/hari. berwarna hitam. BAK dengan darah dan nyeri Darah merah segar Nyeri hilang dengan perubahan posisi. Jarang minum air putih. Kooperatif : Compos Mentis : Dalam batas normal : Dalam batas normal : : Tidak tampak penonjolan. dan saat nyeri merasa mual dan kembung.Anamnesa :         Pasien laki-laki Usia 70 tahun Nyeri saat BAK BAK menetes. Tidak pernah mengeluh sakit pinggang yang sampai menjalar ke lipat paha. Regio Suprapubik : 5 . 5 butir. Buang air besar tidak ada keluhan Tidak ada riwayat operasi abdomen sebelumnya Tidak ada anggota keluarga dan tetangga yang memiliki keluhan seperti ini sebelumnya. Saat BAK tidak merasa rasa panas/rasa terbakar pada alat kelamin dan tidak ada demam. lebih menyukai teh/ kopi dan menyukai makanan yang mengandung santan dan goreng-gorengan. Saat penyedotan urin. tidak sering anyang-anyangan. keluar batu sebesar pentol korek api. tidak mengedan. Satu bulan sebelum masuk rumah sakit. Tidak tampak kesakitan.

: Datar : Nyeri tekan (-).½ cm. darah (+). Epitel. Hematokrit. Angka Trombosit. Mikroskopis : Eritrosit. Kolesterol Total. : Nyeri ketok (-) Regio Genitalia Eksterna : Regio Lumbalis : Rektal Toucher : Teraba prostate dengan diameter ½ . pull atas teraba. Ginjal tidak teraba. Kreatinin). PH. Faal Hepar (SGOT. permukaan licin (tidak V. Hitung jenis leukosit. Leukosit. Faal Ginjal (Ureum. DIAGNOSIS BANDING    Ureterolithiasis sepertiga bagian distal Tumor buli-buli Nephrolithiasis VII. Berat jenis. tidak teraba masa. Gula darah. tidak teraba massa. USULAN PEMERIKSAAN  Laboratorium : Darah : Hb. Bakteri dan Jamur. ballottement tidak ada. konsistensi kenyal. Angka Leukosit. urine (+).Palpasi Inspeksi Inspeksi Palpasi Perkusi : Nyeri tekan (+).  berbenjol-benjol). nyeri tekan (-). Angka Eritrosit. Kristal. Urin Analisa : Makroskopis : Warna. sulcus medianus teraba. Fosfat dan Clorida). Kalsium. Elektrolit darah (Natrium. Asam urat. : Terpasang DC-UT no 22. SGPT). 6 . DIAGNOSIS KERJA Batu buli-buli VI.

7 . Pemberian Antibiotik dan Analgetik Terapi Operatif Terapi bedah menunggu hasil pemeriksaan penunjang  IX. Dilusi 2. TERAPI  Terapi Konservatif : menunggu hasil pemeriksaan penunjang 1. Extracorporeal Shock Wave Litotripsy (ESWL) 4. PROGNOSIS Dubia ad bonam. Radiologi : BNO (KUB) dan IVP VIII. Force Diuresis 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful