BIDANG ILMU : EKONOMI MANAJEMEN

PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH

PENINGKATAN TERTIB ADMINISTRASI PADA KANTOR LURAH DI KELURAHAN BENTIRING

DISUSUN OLEH ALENA BRILIANTYAS NPM 0900057

JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PROF. DR. HAZAIRIN, SH BENGKULU JUNI 2013

Beringin RT 5 Bengkulu Bidang Ilmu Ketua Peneliti a. NPP. Alamat Rumah : : : : : : : : Bengkulu. 27 Juli 2013 Mengetahui. NPM c. Nomor HP e.E. Amir.HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH Judul Penelitian : Peningkatan Tertib Administrasi Pada Kantor Lurah Di Kelurahan Bentiring Ekonomi Manajemen Alena Briliantyas 0900057 Ekonomi Manajemen 081373xxxxxx nama. S. Program Studi d..asli@ymail. Dosen Pembimbing Lapangan Peserta Kukerta. Alamat Surel (e-mail) f. Ir. Yulfiperius. Nama Lengkap b.Si NPP.com Jl. M. 02010101 Alena Briliantyas NPM.M. LPPM Dr. M. Ka. 0291020052 . 0900057 Menyetujui.

Seiring dengan terjadinya pemekaran kabupaten-kabupaten di Propinsi Bengkulu. Judul : Peningkatan Tertib Administrasi Pada Kantor Lurah Di Kelurahan Bentiring B. Hal ini berarti ada “X” pemerintahan di tingkat kelurahan yang membawahi “X” desa. Baik tidaknya kualitas seseorang dilihat dari tingkat disiplin orang tersebut dalam melaksanakan setiap pekerjaan yang merupakan tanggung jawabnya. Kecamatan Muara Bangkahulu merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kota Bengkulu yang membawahi “X” kelurahan dengan jumlah penduduk 0000 jiwa. Pendahuluan Propinsi Bengkulu memiliki luas wilayah administrasi mencapai lebih kurang 19. Tetapi tidak sedikit orang yang membutuhkan dorongan motivasi dari orang lain untuk dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya. 109 kelurahan dan 1. Berdasarkan data survey diketahui bahwa sistem administrasi dan pelayanan yang ada di tingkat kelurahan maupun kecamatan masih kurang.73% dari luas total Propinsi Bengkulu. Hingga tahun 2003 di Propinsi Bengkulu telah terbentuk 60 kecamatan. Sebagian besar orang dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya berdasarkan inisiatif dan dorongan motivasi dari dalam dirinya. Bidang Ilmu : Ekonomi Manajemen C. pada tingkat pemerintahan administrasi yang lebih rendah juga mengalami pemekaran.A.043 desa (Bappeda. 2004). Rendahnya sistem administrasi maupun pelayanan dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kualitas sumber daya manusia yang merupakan faktor utama bagi akuntabilitas sebuah instansi.7 km2. 52 km2 atau 0. Kota Bengkulu merupakan ibukota Propinsi Bengkulu yang mempunyai luas wilayah seluas 144. Kasus ini banyak terjadi di pemerintahan tingkat bawah karena kurang adanya kesadaran untuk mendisiplinkan . Wilayah administrasi Propinsi Bengkulu memanjang dari perbatasan Propinsi Sumatera Barat sampai ke perbatasan Propinsi Lampung dan jaraknya lebih kurang 567 kilometer.788.

pelaksanaan atau penyelenggaraan pelayanan maupun evaluasinya (Rasyid. Berdasarkan latar belakang di atas melalui Kuliah Kerja Nyata Universitas Prof. Perumusan Masalah Adapun permasalahan yang akan diangkat pada program ini adalah bagaimana meningkatkan sistem administrasi pada Kantor Lurah di Kelurahan Bentiring ? E. jasa dan atas pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan yang terkait dengan kepentingan publik. 1998). Tanpa kedisiplinan tidak akan dapat dicapai sistem pemerintahan yang baik dari segi administrasi maupun pelayanan publik. maka dapat diketahui ciri pokok dari pelayanan adalah serangkaian aktivitas dari interaksi yang melibatkan karyawan atau peralatan yang disediakan . Berdasarkan pendapat Gronroos in. Hazairin. transparasi dan akuntabilitas baik dalam proses perencanaan. permasalahan umum pelayanan publik antara lain terkait dengan penerapan prinsip – prinsip good governance yang masih lemah seperti masih terbatasnya partisipasi masyarakat. Tinjauan Pustaka Pelayanan publik dapat diartikan sebagai kegiatan pelayanan yang dilakukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar sesuai dengan hak – hak dasar setiap warga negara dan penduduk atas suatu barang. hal 15) memberikan definisi pelayanan adalah sebagai suatu aktifitas yang bersifat tidak kasat mata (tidak dapat diraba) yang terjadi sebagai akibat adanya interaksi antara konsumen dengan karyawan atau hal – hal lain yang disediakan oleh purusahaan pemberi pelayanan yang dimaksud untuk memecahkan permasalahan konsumen atau pelanggan. Pelayanan public merupakan tanggung jawab pemerintah baik pusat maupun daerah. Tanpa data-data administrasi yang jelas dan rapi maka pembangunan maupun rencana pengembangan akan sulit terlaksana dengan cepat dan tepat. Gronsross dalam Istujaya (2002. D. Administrasi pada suatu instansi pemerintahan merupakan ujung tombak bagi pembangunan maupun rencana pengembangan pembangunan.diri dalam melaksanakan pekerjaan. SH ke-XXIV maka perlu dilakukan berbagai pendekatan dan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan tertib administrasi pada kantor lurah di Kelurahan Bentiring. Dr.

Pembuatan kebijakan pemerintah dalam membenahi dan meningkatkan pelayanan dilaksanakan dengan selalu berprinsip pada kepuasan publik. Kinerja (performance) merupakan prestasi kerja. Kinerja juga merupakan sebuah proses manajemen atau suatu organisasi secara keseluruhan dimana hasil kerja tersebut dapat ditunjukan buktinya secara konkrit dan dapat diukur (Sudarmayanti. pencapaian kerja atau hasil kerja. 2010). informasi mengenai kinerja tentu berguna untuk menilai seberapa jauh pelayanan yang diberikan . Menurut Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 25 Tahun 2004. penampilan kerja. pelayanan umum (publik) merupakan segala bentuk kegiatan pelayanan umum yang dilaksanakan instansi pemerintah di pusat.oleh instansi/ lembaga penyelenggara pelayanan dalam menyelesaikan masalah yang menerima pelayanan. Penilaian terhadap kinerja merupakan suatu hal yang penting untuk dapat mengetahui sejauh mana tujuan organisasi berhasil diwujudkan dalam jangka waktu atau periode tertentu. Secara teoritis John Stewart dan Michael Clarke (dalam Skelcher. Terjadi suatu perkembangan yang sangat dinamis. yaitu fungsi pelayan masyarakat (public service function). keterbukaan efisiensi. Untuk organisasi pelayanan publik. 1992) yaitu sedikitnya ada tiga fungsi utama yang harus dijalankan oleh pemerintah tanpa memandang tingkatannya. di daerah dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara/ Daerah dalam bentuk barang dan atau jasa. keadilan dan ketepatan waktu. baik dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang – undangan. Untuk memberikan pelayanan yang baik kepada publik perlu diterangkan prinsip – prinsip pelayanan publik yaitu : kesederhanaan. Kondisi masyarakat yang semakin kritis. pelaksanaan kerja. birokrasi publik dituntut harus dapat mengubah posisi dan peran (revitalisasi) dalam memberikan pelayanan publik. kepastian. Penilaian terhadap kinerja sebagai ukuran keberhasilan suatu organisasi publik dalam mencapai misinya. 2001). tingkat kehidupan masyarakat yang semakin baik. merupakan indikasi dari empowering yang dialami oleh masyarakat (Thoha dalam Widodo. fungsi pembangunan (development function) dan fungsi perlindungan (protection function). kejelasan.

kerjasama antar kelurahan dan desa lain dan lembaga masyarakat. pengembangan karir. Pada dasarnya setiap faktor saling mempengaruhi kinerja karyawan maupun kinerja organisasi. 3. Pengukuran kinerja kegiatan pelayanan suatu organisasi/ pemerintah dapat mencerminkan baik tidaknya pengelolaan organisasi/ pemerintah yang bersangkutan. 73 tahun 2005 mengemukakan bahwa Kelurahan adalah wilayah kerja Lurah sebagai perangkat kerja Kabupaten/Kota dalam wilayah kerja Kecamatan. Faktor – faktor yang membentuk kinerja individual/ aparatur pada dasarnya dapat dilihat dari dua aspek yaitu : 1) faktor internal. Pemantapan nilai-nilai sosial budaya setempat. Menurut pasal 1 : 5 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. kebijakan dan praktik sumber daya manusia (rekruitmen. 7. 2) Faktor eksternal. Peningkatan kapasitas aparatur pemerintah kelurahan. Peningkatan pemanfaatan tekhnologi tepat guna sesuai kebutuhan masyarakat. 2. 6. 8. Menurut Widjaja (2003) peningkatan pelayanan dan tertib administrasi dapat diwujudkan melalui upaya-upaya : 1. sikap mental kepribadian dan motivasi kerja. dari diri pegawai seperti : kemampuan intelektual (pendidikan dan keterampilan). sistem penilaian kerja dan sitem balas jasa) dan budaya organisasi. 9. . Peningkatan sumber daya alam yang berwawasan lingkunagan. dari luar diri pegawai seperti. Pengembangan usaha ekonomi rakyat. Penataan dan pengembangan pendapatan kekayaan dan keuangan daerah. Pemerintah kelurahan perlu memiliki kemandirian dan akuntabilitas publik yang cukup memadai. 5.memenuhi harapan dan memuaskan pengguna jasa. seleksi. Pengukuran kinerja merupakan suatu alat manajemen untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan akuntabilitas. 4. dalam interaksinya yang bersifat langsung dengan masyarakat diwilayah kerjanya. Meningkatkan ketahanan masyarakat. Penataan dan pengembangan kelurahan. Penataan dan pengembangan lembaga pemerintah kelurahan dan paguyuban pemerintah kelurahan.

maka pemerintah kelurahan diwajibkan melaksanakan kegiatan-kegiatan administrasi yang sudah ditetapkan oleh Peraturan Perundang-Undangan. Teknis pelaksanaan adalah dengan mengevaluasi sistem administrasi yang ada. Kontribusi Kegiatan Program kegiatan pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan kondisi yang ada di Kantor Lurah dengan menerapkan ilmu manajemen yang diharapkan dapat membantu menata administrasi pada Kantor Lurah di Kelurahan Bentiring. Metode Pelaksanaan Program kegiatan dimulai dari pendekatan dengan pemuka masyarakat. aparatur desa dan pemuka adat setempat dan mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat mengenai pelayanan administrasi di Kantor Lurah. Administrasi Kependudukan berdasarkan Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2006 adalah rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk. F. Tertib administrasi dapat meningkatkan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan dapat membantu percepatan pembangunan bagi suatu desa/kelurahan. H. Administrasi umum adalah segala kegiatan-kegiatan pencatatan data mengenai kegiatan-kegiatan pemerintah desa dan pemerintah kelurahan pada buku administrasi umum. Masyarakat . pencatatan sipil dan pengelolaan informasi serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pembangunan. Berdasarkan data yang diperoleh maka dilakukan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan sumber daya yang ada di kantor tersebut. setelah itu mulai membuat program kerja bersama aparat pemerintahan kelurahan guna menertibkan administrasi yang kurang.Sebagai satuan dari pemerintahan wilayah. Kegiatan administrasi yang dilakukan di kelurahan adalah administrasi umum dan administrasi kependudukan. Tujuan Pengabdian Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah untuk meningkatkan sistem administrasi kelurahan yang tertib terutama di Kelurahan Bentiring. G.

Managing for Service Quality (Managing Local Government). Sugiarto. 2003. Universitas Warma Dewa. PPS Universitas Udayana. 9. 1992. 8. 2002. Widjaja dan Supratikno. 2010. Sudarmayanti.juga diberi penyuluhan dan sosialisasi mengenai pelayanan yang ada di kantor lurah serta tata cara memperoleh pelayanan yang baik. Gramedia Pustaka Utama. UGM Press. Ryaas. Rasyid. J. . Faktor yang menentukan Kinerja Pelayanan Publik. Kegiatan 1 Survei dan observasi lokasi Persiapan Proposal Pengajuan Proposal Pelaksanaan KUKERTA : Pertemuan dengan pihak pemerintahan. Jadwal Pelaksanaan No 1. pemuka masyarakat dan pemuka adat Sosialisasi Program pada pihak kelurahan Perencanaan dan penataan sistem administrasi kelurahan Penyusunan draf laporan Lokakarya Pengumpulan Laporan 2 3 4 Minggu 5 6 7 8 9 10 11 12 13 5. Bali. I. Institut Ilmu Pemerintahan. Chris. Andika dan Utomo. Jakarta. Istujaya. Yogyakarta. 7. 4. 2. Inovasi Pasar Dengan Iklan Yang Efektif. 2001. Widodo. Thesis : Efektivitas Organisasi Kecamatan dalam Pelayanan Publik setelah menjadi Perangkat Daerah di Kabupaten Lombok Timur. Jakarta: PT. 1998. Warsito. Kebijakan Desentralisasi dan Pemberdayaan Birokrasi Lokal. 3. Skelcher. Bali. 6. Mewujudkan Birokrasi yang mengedepankan Etika Pelayanan Publik. Daftar Pustaka Durianto.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful