P. 1
Tafsir Ibnu Katsir-Al Jumu'Ah

Tafsir Ibnu Katsir-Al Jumu'Ah

|Views: 2,053|Likes:
Published by rizkiffto7

More info:

Published by: rizkiffto7 on Jun 20, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

Tafsir Ibnu Katsir 25 jumadil tsani 1430 H

Surat Al-Jumu’ah • Ay at 1-4

Allah menegaskan bahwa segala sesuatu di alam baik yang nyata maupun yang gaib senantiasa memuji atau bertasbih padaNya.hal ini ditegaskan oleh huruf lam pada lillah (huruf zaidah). Karena adanya pergeseran kepercayaan yang dibawa Ibrahim (tauhid) menjadi politheisme, maka allah mengutus Rasul SAW yang berasal dari kaum mereka sendiri (arab) yang menyucikannya ( dari syirik,hawa nafsu,penyakit hati dsb) serta mengajarkan nya al kitab dan hikmah (sunnah). Rasulullah diutus untuk semua umat manusia(arab dan non-arab).Hadits dari abu hurairah menjelaskan bahwa pada saat ayat ini turun kami sedang berkumpul,dan kami menyakan pada rasul siapa mereka, rasul baru menjawab saat pertanyaan yang ketiga kalinya dengan menaruh tangannya pada salman al farisi dan mengatakan jikalau itu sebuah kaum itu di athturrayya (plaiedes/yunani) akan lebih dari beberapa orang akan menerima risalah ini. Ayat ini juga mempertegas bahwa turunnya di madinah di mana konteksnya lebih universal. Dan ayat ini juga yang menyebabkan rasul Saw mengirim surat kepada raja Persia dan Romawi. Maka Betapa besarnya karunia Allah melalui rasul yang diutusnya untuk seluruh umat manusia.

Ay at 5-8

Perumpanan bagi kaum yahudi ibarat keledai yang membawa kitab2 tebal, karena mereka sendiri tidak mengetahui kandungan dari kitab tersebut, dan lebih celakanya lagi mereka mengubahnya dengan tangan mereka sendiri. Sebuah tantangan yang di berikan pada kaum yahudi agar memohon kepada Allah agar memusnahkan atau memberi laknat siapa yang sesat diantara kita (seluruh umat manusia,termasuk muslim dan nasrani). Sebagaiman tantangan ini juga diberikan kepada kaum nasrani seperti dalam surat ali imran ;61.
Page 1

Tafsir Ibnu Katsir 25 jumadil tsani 1430 H

Akan tetapi mereka sendiri takut Akan kematian karena ketidakyakinnanya dengan kepercayaannya serta akibat kesalahan dan dosa yang dirasakannya sendiri. Maka akhirnya Allah memberi statement bahwa kematian akan selalu mengintainya, walaupun dalam benteng yang tinggi dan kokoh sebagaimana dalam surat an-nisa:78.

Ay at 9-10

Kata jum’ah secara harfiah adalah berkumpul,dimana umat islam berkumpul satu kali dalam seminggu.Hari jum’at sendiri bersifat khusus kenapa?hari jum’at adalah hari :Allah menyempurnakan segala ciptaannya setelah 6 hari.hari ini pula adam diciptakan dan ditempatkan di surge ironisnya hari ini pula adam dikeluarkan dari surga sebagaimana dijelaskan dalam hadits Hari jum’at juga mempertegas perbedaan antara hari keagamaan umat islam dengan nasrani dan yahudi. Ketika azan jum’at berkumandang maka setiap muslim bersegara ke mesjid mendengarkan kutbah selanjutnya shalat.Terkait keutamaan hari jum’at ini dapat dilihat dari redaksi beberapa hadits: "Shalat Jum’at itu wajib bagi tiap-tiap muslim, dilaksanakan secara berjama’ah terkecuali empat golongan, yaitu hamba sahaya, perempuan, anak kecil dan orang yang sakit." (HR. Abu

Daud dan Al-Hakim, hadits shahih)
Barang siapa yang bersegara untuk shalat jum’at, datang lebih awal, berjalan kak, duduk dekat imam (saf depan), dan mendengarkannya dengan baik tanpa mengobrol akan mendapat pahala atas tiap langkahnya ke mesjid.(muslim) "Mandi, mencabut bulu-bulu tak perlu, memakai siwak, mengusapkan parfum sebisanya pada hari Jumat dianjurkan pada setiap laki-laki yang telah baligh." (Muttafaq 'alaih) "Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at seperti mandi jinabat, kemudian dia pergi ke masjid berangkat pada saat kedua, maka seakan-akan ia berkurban dengan seekor sapi, dan siapa
Page 2

pada saat pertama, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor unta dan siapa yang

Tafsir Ibnu Katsir 25 jumadil tsani 1430 H

yang pergi pada saat ketiga, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor domba yang

mempunyai tanduk, dan siapa yang berangkat pada saat keempat, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor ayam, dan siapa yang berangkat pada saat kelima, maka seolah-olah dia berkurban dengan sebutir telur, dan apabila imam telah datang, maka malaikat ikut hadir mendengarkan khutbah." (Muttafaq ‘alaih) "Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum’at dan bersuci sebisa mungkin, kemudian dia

memakai wangi-wangian atau memakai minyak wangi, lalu pergi ke masjid dan (di sana) tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk berjajar), kemudian dia shalat yang disunnahkan baginya, dan dia diam apabila imam telah berkhutbah, terkecuali akan diampuni dosa-dosanya antara Jum’at (itu) dan Jum’at berikutnya selama dia tidak berbuat dosa besar."

(HR. Al-Bukhari)

"Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jum’at, sesungguhnya tidak seorang pun yang membaca shalawat kepadaku pada hari Jum’at kecuali diperlihatkan kepadaku shalawatnya itu." (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi) "Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka dia akan mendapat cahaya yang terang di antara kedua Jum’at itu." (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi, hadits shahih) "Sesungguhnya pada hari Jum’at ada saat yang apabila seorang hamba muslim mendapatinya sedang dia dalam keadaan shalat dan memohon kebaikan kepada Allah niscaya Allah akan mengabulkannya." (HR. Muslim) • Ay at 11

Beberapa tabi’in seperti al-Hasan dan Qatadah menjelaskan ayat ini turun terkait adanya peristiwa saat rasul sedang kutbah di madinah maka lewatlah rombongan kafilah (dagang) yang belum islam dengan memukul genderang sehingga berhamburanlah keluar para jama’ah kecuali 12 sahabat saja yang tertinggal.

Page 3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->