SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Menimbang

:

a.

bahwa untuk mengembangkan potensi siswa sesuai dengan fungsi dan tujuan pendidikan nasional, yaitu siswa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warganegara yang demokratis serta bertanggungjawab, diperlukan pembinaan kesiswaan secara sistematis dan berkelanjutan; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Pembinaan Kesiswaan; Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia
1

b.

Mengingat

:

1.

2 . Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41. 2. Tugas. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301). Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan.Tahun 2003 Nomor 78 Tahun 2003. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 14 tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437). Kewenangan. 4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125. Fungsi. 5. dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2008. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496). 3. Susunan Organisasi. Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 77/P Tahun 2008. 6.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 6 Tahun 2007. 9. MENTERI TENTANG PENDIDIKAN PEMBINAAN 3 . Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. 10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.7. 8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. 11. MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN NASIONAL KESISWAAN.

dan bela negara. SASARAN DAN RUANG LINGKUP Pasal 1 Tujuan pembinaan kesiswaan : a. d. sekolah menengah pertama luar biasa (SMPLB). Mengembangkan potensi siswa secara optimal dan terpadu yang meliputi bakat. Keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. melalui kegiatan (2) Materi pembinaan kesiswaan meliputi : a. Budi pekerti luhur atau akhlak mulia. Kepribadian unggul. c. sekolah menengah pertama (SMP). 4 . sekolah dasar (SD).BAB I TUJUAN. menghormati hak-hak asasi manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat madani (civil society). Pasal 2 Sasaran pembinaan kesiswaan meliputi siswa taman kanak-kanak (TK). taman kanak-kanak luar biasa (TKLB). minat. sekolah menengah atas (SMA). sekolah menengah atas luar biasa (SMALB). c. b. Memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan pendidikan. Menyiapkan siswa agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia. Pasal 3 (1) Pembinaan kesiswaan dilaksanakan ekstrakurikuler dan kokurikuler. demokratis. dan kreativitas. b. wawasan kebangsaan. sekolah dasar luar biasa (SDLB). dan sekolah menengah kejuruan (SMK). Mengaktualisasikan potensi siswa dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai bakat dan minat.

Sastra dan budaya. Organisasi kesiswaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan organisasi resmi di sekolah dan tidak ada hubungan organisatoris dengan organisasi kesiswaan di sekolah lain. Organisasi siswa intra sekolah pada TK.d. BAB III ORGANISASI Pasal 4 (1) Organisasi kesiswaan di sekolah berbentuk organisasi siswa intra sekolah. SD. SMPLB. Komunikasi dalam bahasa Inggris. dan SDLB adalah organisasi kelas. i. Organisasi siswa intra sekolah pada SMP. seni. dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi . h. (3) Materi pembinaan kesiswaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dijabarkan lebih lanjut dalam jenis-jenis kegiatan sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini. kesehatan. SMALB dan SMK adalah OSIS. Demokrasi. Jenis kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat dikembangkan oleh sekolah. dan kewirausahaan. keterampilan. g. dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat. Kreativitas. e. hak asasi manusia. f. SMA. pendidikan politik. j. Prestasi akademik. (4) (2) (3) (4) 5 . kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural. Kualitas jasmani. TKLB. Teknologi informasi dan komunikasi. lingkungan hidup.

BAB IV TANGGUNG JAWAB PEMBINAAN KESISWAAN Pasal 5 (1) Pembinaan kesiswaan di sekolah menjadi tanggung jawab kepala sekolah. Pendanaan pembinaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). (2) 6 . Pembinaan kesiswaan di propinsi menjadi tanggung jawab unit kerja yang menangani pendidikan di propinsi. Pembinaan kesiswaan secara nasional menjadi tanggung jawab Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. (2) (3) (4) (5) BAB V PENDANAAN Pasal 6 (1) Pendanaan pembinaan kesiswaan di sekolah dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS). Pembinaan kesiswaan di kabupaten/kota menjadi tanggung jawab unit kerja yang menangani pendidikan di kabupaten/kota. Departemen Pendidikan Nasional. Pembinaan kesiswaan di kecamatan menjadi tanggung jawab unit kerja yang menangani pendidikan di kecamatan. dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan sumber lain yang tidak mengikat.

TTD.H NIP. TTD. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. BAMBANG SUDIBDYO Salinan sesuai dengan aslinya. 131479478 7 .BAB VI PENUTUP Pasal 7 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. Muslikh. Pasal 8 Peraturan Menteri ini berlaku pada tanggal ditetapkan. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0461/U/1984 tentang Pembinaan Kesiswaan dan semua peraturan pelaksanaannya dinyatakan tidak berlaku. S. Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 Juli 2008 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL.

e. f. e. Melaksanakan kegiatan 7K (Keamanan. c. antara lain : a. b. kedamaian dan kerindangan). kekeluargaan. f. Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama. keindahan. 1. Melaksanakan tata tertib dan kultur sekolah. Membina toleransi kehidupan antar umat beragama. JENIS KEGIATAN PEMBINAAN KESISWAAN Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. antara lain : a. Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing. Memperingati hari-hari besar keagamaan. Mengembangkan dan memberdayakan kegiatan keagamaan di sekolah. ketertiban. 2. b. 8 .SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 39 TAHUN 2008 TANGGAL 22 JULI 2008 MATERI PEMBINAAN KESISWAAN NO. Melaksanakan norma-norma yang berlaku dan tatakrama pergaulan. d. Menumbuhkembangkan sikap hormat dan menghargai warga sekolah. Menumbuhkembangkan kesadaran untuk rela berkorban terhadap sesama. c. Melaksanakan gotong royong dan kerja bakti (bakti sosial). Pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia. kebersihan. d. Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa keagamaan.

Menyelenggarakan kegiatan ilmiah. dan semangat perjuangan para pahlawan. Mengadakan studi banding dan kunjungan (studi wisata) ke tempat-tempat sumber belajar. 9 . Menyanyikan lagu-lagu nasional (Mars dan Hymne). kepeloporan. i. g. Melaksanakan kegiatan kepramukaan. dan bela negara. Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah. b. h. e. b. Membentuk klub sains. g. seni dan olahraga. Pembinaan prestasi akademik. h. Melaksanakan upacara bendera pada hari senin dan /atau hari sabtu. serta hari-hari besar nasional. seminar. 4. c. Mempelajari dan meneruskan nilai-nilai luhur. e. 3. Melaksanakan kegiatan bela negara. antara lain : a. seni. antar lain : a. diskusi panel yang bernuansa ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Melakukan pertukaran siswa antar daerah dan antar negara. Menjaga dan menghormati simbol-simbol dan lambanglambang negara. dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat. d. wawasan kebangsaan. f. f. c. Mengadakan lomba mata pelajaran/program keahlian. j. Menyelenggarakan festival dan lomba seni.NO. Mengunjungi dan mempelajari tempat-tempat bernilai sejarah. d. Mengikuti kegiatan workshop. Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga. JENIS KEGIATAN PEMBINAAN KESISWAAN Pembinaan kepribadian unggul. Mendesain dan memproduksi media pembelajaran. Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian.

antara lain : a. 10 6. g. antara lain : a. JENIS KEGIATAN PEMBINAAN KESISWAAN Pembinaan demokrasi. e. Melaksanakan praktek kerja nyata (PKN)/pengalaman kerja lapangan (PKL)/praktek kerja industri (Prakerim). Pembinaan kreativitas. Melaksanakan kegiatan kelompok belajar. d. pendidikan politik. dan HIV AIDS. hak asasi manusia. Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika. b. g. b. Melaksanakan pengamanan jajan anak sekolah. Melaksanakan kegiatan orientasi siswa baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan. d. debat dan pidato. Melaksanakan kewajiban dan hak diri dan orang lain dalam pergaulan masyarakat. . e. Melaksanakan hidup aktif. f. c. kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi antara lain : a. d. Meningkatkan kesehatan reproduksi remaja. diskusi. minuman keras. Melaksanakan usaha kesehatan sekolah (UKS). kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural. Meningkatkan usaha koperasi siswa dan unit produkdsi. 5. Pembinaan kualitas jasmani. b. Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna. Melaksanakan penghijauan dan perindangan lingkungan sekolah. dan profesional. f. c. e. 7. psikotropika. Meningkatkan kemampuan keterampilan siswa melalui sertifikasi kompetensi siswa berkebutuhan khusus. merokok. Melaksanakan kegiatan dengan prinsip kejujuran. Memantapkan dan mengembangkan peran siswa di dalam OSIS sesuai dengan tugasnya masing-masing. Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.NO. lingkungan hidup. transparan. Melakukan diversifikasi pangan. keterampilan dan kewirausahaan. Melaksanakan latihan kepemimpinan siswa. c. Meningkatkan kreativitas dan keterampilan di bidang barang dan jasa. dan zat adiktif (narkoba).

BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan aslinya. c. Melaksanakan lomba puzzies words/scrabble. 131479478 11 .H NIP. antara lain : a. 8. Menyelenggarakan festival/lomba. b. d. 10. Melaksanakan lomba debat dan pidato. Muslikh. c. sastra dan budaya. c. Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra. Memanfaatkan TIK untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran. TTD. TTD. S. MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. b. d. Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional. Melaksanakan lomba menulis dan korespodensi. Memanfaatkan TIK untuk meningkatkan integritas kebangsaan. Meningkatkan apresiasi budaya. e. JENIS KEGIATAN PEMBINAAN KESISWAAN Pembinaan sastra dan budaya. b. Meningkatkan daya cipta sastra. Menjadikan TIK sebagai wahana kreativitas dan inovasi. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. antara lain : a. Melaksanakan kegiatan bercerita dalam bahasa Inggris (Story Telling). antara lain : a.NO. Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris. 9. Melaksanakan kegiatan English Day.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful