1.

Gubernur-Gubernur Bank Indonesia

T. Jusuf Muda Dalam (1963 – 1966)

Mr. Sjafruddin Prawiranegara (1953 – 1958)

Radius Prawiro (1966 – 1973)

Mr. Loekman Hakim (1958 – 1959)

Rachmat Saleh (1973 – 1983)

Mr. Soetikno Slamet (1959 – 1960)

Arifin Siregar (1983 – 1988)

Mr. Soemarno (1960 – 1963)

Adrianus Mooy (1988 – 1993)

J. Soedradjad Djiwandono (1993 – 1998)

Burhanuddin Abdullah (2003 – 2008)

Sjahril Sabirin (1998 – 2003) Boediono (2008 – 2009

dan diambil sumpahnya (dilantik) tanggal 27 Juli 2009.

pada

2.

Profil Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia  Darmin Nasution, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 

Sehubungan dengan terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/P Tahun 2009 tanggal 19 Mei 2009 tentang pemberhentian Prof. Dr. Boediono dari jabatan Gubernur Bank Indonesia, serta menunjuk Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2009, maka Deputi Gubernur Senior, Darmin Nasution, akan menjalankan tugas pekerjaan Gubernur sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia. Hartadi A. Sarwono, Deputi Gubernur Bank Indonesia

Darmin Nasution dilahirkan di Tapanuli, 21 Desember 1948, dan pada tahun 1986 beliau mendapatkan gelar Doktor Ekonomi dari Universitas Paris, Sorbonne, Perancis. Pernah menjabat sebagai Direktur Jendral Lembaga Keuangan pada tahun 2000-2005 dan setelah itu menjabat sebagai Ketua Bapepam dan Lembaga Keuangan sampai dengan tahun 2006. Jabatan terakhir Beliau sebelum menjabat Deputi Gubernur Senior di Bank Indonesia adalah sebagai Direktur Jendral Pajak. Darmin Nasution ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia untuk masa jabatan 2009 – 2014 berdasarkan Keputusan Presiden RI No.57/P Tahun 2009, tertanggal 17 Juli 2009

Menyelesaikan pendidikan Sarjana di Institut Teknologi Bandung, dan memperoleh gelar MA dalam bidang Macroeconomics dan PhD dalam bidang Monetary Theory and Policy, keduanya di University of Oregon, Amerika Serikat. Beliau masuk sebagai staf di Bank Indonesia pada tahun 1980. Pada tahun 1990-1997 menjabat sebagai Deputi Direktur di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter. Pada tahun 2000 dipercaya sebagai Direktur di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, sebelum kemudian pada tahun 2003 menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Tokyo. Diangkat pertama

kali sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sesuai Keputusan Presiden RI No.102/M Tahun 2003 tertanggal 13 Juni 2003 dan diangkat untuk masa jabatan yang kedua kali sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2008-2013 sesuai Keputusan Presiden RI No.43/P tanggal 10 Juni 2008 dan diambil sumpahnya (dilantik) pada tanggal 26 Juni 2008.  Halim Alamsyah, Deputi Gubernur Bank Indonesia

Lahir di Bangka, 6 Maret 1957. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, dan pendidika Sarjana Hukum di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, gelar Master of Arts dalam bidang Development Economics, Boston University, Massachussets, USA dan meraih gelar Doktornya dalam bidang Ilmu Ekonomi, dari Universitas Indonesia, Jakarta. Beliau ini memulai karirnya di Bank Indonesia pada tahun 1982 sebagai staf analis kredit, di Urusan Kredit Koperasi. Tahun 1985, ia mulai berkiprah sebagai staf peneliti di Urusan Ekonomi dan Statistik. Tahun 1999 diangkat sebagai Deputi Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter. Selang satu setengah tahun kemudian, tepatnya Juli 2000, Halim Alamsyah diangkat sebagai Kepala Biro Gubernur Bank Indonesia. Pada Juli 2002 beliau dipromosikan sebagai Direktur Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan. Sejak Januari 2003, ia berturut-turut ia menempati pos sebagai Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat pada April 2005, dan Direktur Direktorat Statistik dan Moneter pada Pebruari 2006, sebelum akhirnya ditempatkan sebagai Direktur DPNP pada Maret 2007. Halim Alamsyah diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.63/P Tahun 2010 tanggal 1 Juni 2010 dan diambil sumpahnya (dilantik) pada tanggal 17 Juni 2010.  S. Budi Rochadi, Deputi Gubernur Bank Indonesia

Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, tahun 1975. Beliau memperoleh gelar MA dalam bidang Ekonomi di Michigan State University, Amerika Serikat. Karirnya di Bank Indonesia dimulai tahun 1975. Pada tahun 1996 diangkat sebagai Kepala urusan di urusan Pengawasan Bank III, dan pernah menjabat sebagai Pemimpin Bank Indonesia Semarang, Pemimpin Bank Indonesia Medan, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tokyo. Terakhir, beliau menjabat sebagai Direktur Senior di Direktorat Pengawasan Bank I, sebelum kemuadian menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.69/P Tahun 2006 dan diambil sumpahnya (dilantik) pada tanggal 11 Januari 2007.  Muliaman D. Hadad, Deputi Gubernur Bank Indonesia

Lahir di Bekasi, 3 April 1960. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia Jakarta dan gelar PhD dalam bidang Business and Economics, dari Monash University, Australia. Mengawali karirnya sebagai staf umum di Kantor Bank Indonesia Mataram tahun 1986. Pada tahun 2003 diangkat sebagai Kepala Biro Stabilitas Sistem Keuangan dan sebagai Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan sejak tahun 2005. Saat ini beliau juga aktif dalam kepengurusan Ikatan Sarjana 29 Ekonomi Indonesia (ISEI) sebagai Sekjen, dan dosen di beberapa perguruan tinggi di Jakarta. Muliaman D. Hadad diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sesuai Keputusan Presiden RI No.69/P Tahun 2006, tanggal 22 Desember 2006 dan diambil sumpahnya (dilantik) pada tanggal 11 Januari 2007.  Ardhayadi Mitroatmodjo, Deputi Gubernur Bank Indonesia

Beliau lahir di Yogyakarta, 2 Februari 1952. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Akuntansi di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, tahun 1976, dan MA dalam bidang Development Banking di American University, Washington DC pada tahun 1986. Mulai bekerja di Bank Indonesia pada tahun 1978 sebagai programmer/ asisten manajer di Direktorat Teknologi Informasi. Selama bekerja di Bank Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia London pada tahun 2004-2007 dan terakhir menjabat sebagai Direktur Pengawasan Bank 2. Ardhayadi Mitroatmodjo diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.95/P/2007 dan diambil sumpahnya (dilantik) pada tanggal 29 November 2007.  Budi Mulya, Deputi Gubernur Bank Indonesia

Beliau dilahirkan di Bogor, Jawa Barat, 29 Juli 1954. Lulus dari Universitas Padjajaran Bandung pada tahun 1978 dan memperoleh gelar Master dalam Bidang Ekonomi pada tahun 1983 di University of Illinois, USA. Mengawali karirnya di Bank Indonesia sebagai staf di Urusan Riset dan Ekonomi Statistik pada tahun 1980. Selama karirnya di Bank Indonesia beliau pernah menjabat sebagai Senior Researcher di Kantor Perwakilan Bank Indonesia London pada tahun 1991-1994, sebagai Direktur Pengelolaan Moneter pada tahun 2003-2006, dan pernah ditugaskan di Bank Ekspor Indonesia (BEI) pada tahun 1999- 2003 sebagai Managing Director. Pada Februari 2006-Oktober 2007 beliau menjabat sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat. Budi Mulya diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.95/P/2007 tanggal 6 Oktober 2007 dan diambil sumpahnya (dilantik) pada tanggal 29 November 2007.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful