P. 1
Ayat-Ayat Al Quran tentang Akal

Ayat-Ayat Al Quran tentang Akal

|Views: 4,641|Likes:
Trend sekolah ke luar negeri tanpa Mahram (keluarga).
Trend sekolah ke luar negeri tanpa Mahram (keluarga).

More info:

Categories:Types, Brochures
Published by: Abdul Fattaahul 'Aliim on Jun 22, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

Ayat-Ayat Al Qur’an tentang Akal

Bismillahi aktubu, I. II. III. Beberapa Prinsip Penting dalam Islam yang Harus Diyakini Ayat-Ayat Al Qur’an yang Memuji Akal Bentuk-Bentuk Kemuliaan Akal dalam Islam

1. Kewajiban kembali dan mengikuti wahyu Ilahi QS.Al A’raf (7):3 ‫اتبعوا ما أنزل إليكم من ربكم ول تتبعوا من دونه أولياء قليل ما تذكرون‬ Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). QS.An Nisa (4):59 ‫يا أيها الذين آمنوا أطيعوا ال وأطيعوا الرسول وأولي المر منكم فإن تنازعتم في شيء فردوه إلى ال‬ ‫والرسول إن كنتم تؤمنون بال واليوم الخر ذلك خير وأحسن تأويل‬ Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. QS.An Nisa (4):65 ‫فل وربك ل يؤمنون حتى يحكموك فيما شجر بينهم ثم ل يجدوا في أنفسهم حرجا مما قضيت ويسلموا‬ ‫تسليما‬ Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. 2. Kewajiban tunduk dan patuh kepada wahyu Ilahi

QS.Al Ahzab (33): 36 QS. ‫وما كان لمؤمن ول مؤمنة إذا قضى ال ورسوله أمرا أن يكون لهم الخيرة من أمرهم ومن‬ ‫يعص ال ورسوله فقد ضل ضلل مبينا‬ Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. QS.An Nuur (24):51 ‫إنما كان قول المؤمنين إذا دعوا إلى ال ورسوله ليحكم بينهم أن يقولوا سمعنا وأطعنا وأولئك هم‬ ‫المفلحون‬ Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan: "Kami mendengar dan kami patuh." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Risalah datang dari Allah, kewajiban Rasul menyampaikan dan kewajiban kita menerima.” (Syarah Al Aqidah Ath-Thahawiyyah hal.201) 3. Larangan menentang wahyu Ilahi Al Hujuraat (49):1 ‫يا أيها الذين آمنوا ل تقدموا بين يدي ال ورسوله واتقوا ال إن ال سميع عليم‬ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. An Nisaa (4):115 ‫ومن يشاقق الرسول من بعد ما تبين له الهدى ويتبع غير سبيل المؤمنين نوله ما تولى ونصله‬ ‫جهنم وساءت مصير‬

‫ا‬Dan barang siapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali. An Nuur (24):63 ‫ل تجعلوا دعاء الرسول بينكم كدعاء بعضكم بعضا قد يعلم ال الذين يتسللون منكم لواذا‬ ‫فليحذر الذين يخالفون عن أمره أن تصيبهم فتنة أو يصيبهم عذاب أليم‬ Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsurangsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa adzab yang pedih.

Ayat-Ayat Al Qur’an yang Memuji Akal
1. Anjuran untuk menggunakan akal dan pemahaman QS.Al Baqarah (2):44 ‫أتأمرون الناس بالبر وتنسون أنفسكم وأنتم تتلون الكتاب أفل تعقلون‬ Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir? QS.Al Imran (3):65 ‫يا أهل الكتاب لم تحآجون في إبراهيم وما أنزلت التوراة والنجيل إل من بعده أفل‬ ‫تعقلون‬ Hai Ahli Kitab, mengapa kamu bantah-membantah tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak berpikir? QS.Al An’am (6):32

‫وما الحياة الدنيا إل لعب ولهو وللدار الخرة خير للذين يتقون أفل تعقلون‬ Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? QS.Al A’raf (7):169 ‫فخلف من بعدهم خلف ورثوا الكتاب يأخذون عرض هذا الدنى ويقولون سيغفر لنا وإن‬ ‫يأتهم عرض مثله يأخذوه ألم يؤخذ عليهم ميثاق الكتاب أن ل يقولوا على ال إل الحق‬ ‫ودرسوا ما فيه والدار الخرة خير للذين يتقون أفل تعقلون‬ Maka datanglah sesudah mereka generasi (yang jahat) yang mewarisi Taurat, yang mengambil harta benda dunia yang rendah ini, dan berkata: "Kami akan diberi ampun". Dan kelak jika datang kepada mereka harta benda dunia sebanyak itu (pula), niscaya mereka akan mengambilnya (juga). Bukankah perjanjian Taurat sudah diambil dari mereka, yaitu bahwa mereka tidak akan mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar, padahal mereka telah mempelajari apa yang tersebut di dalamnya?. Dan kampung akhirat itu lebih baik bagi mereka yang bertakwa. Maka apakah kamu sekalian tidak mengerti? Yusuf (12):109 ‫وما أرسلنا من قبلك إل رجال نوحي إليهم من أهل القرى أفلم يسيروا في الرض فينظروا‬ ‫كيف كان عاقبة الذين من قبلهم ولدار الخرة خير للذين اتقوا أفل تعقلون‬ Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan orang laki-laki yang Kami berikan wahyu kepadanya di antara penduduk negeri. Maka tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul) dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik bagi orangorang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memikirkannya? Yunus (10):16 ‫قل لو شاء ال ما تلوته عليكم ول أدراكم به فقد لبثت فيكم عمرا من قبله أفل تعقلون‬ Katakanlah: "Jika Allah menghendaki, niscaya aku tidak membacakannya kepadamu dan Allah tidak (pula) memberitahukannya kepadamu". Sesungguhnya aku telah tinggal

bersamamu beberapa lama sebelumnya. Maka apakah kamu tidak memikirkannya? QS.Al Baqarah (2):266 ‫أيود أحدكم أن تكون له جنة من نخيل وأعناب تجري من تحتها النهار له فيها من كل‬ ‫الثمرات وأصابه الكبر وله ذرية ضعفاء فأصابها إعصار فيه نار فاحترقت كذلك يبين ال‬ ‫لكم اليات لعلكم تتفكرون‬ Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya. QS.Al Hadid (57):17 ‫اعلموا أن ال يحيي الرض بعد موتها قد بينا لكم اليات لعلكم تعقلون‬ Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya. QS.Al An’am (6):151 QS. ‫قل تعالوا أتل ما حرم ربكم عليكم أل تشركوا به شيئا وبالوالدين إحسانا ول تقتلوا‬ ‫أولدكم من إملق نحن نرزقكم وإياهم ول تقربوا الفواحش ما ظهر منها وما بطن ول تقتلوا‬ ‫النفس التي حرم ال إل بالحق ذلكم وصاكم به لعلكم تعقلون‬ Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu, yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka; dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar". Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahami (nya).

QS.Al Imran (3):118 ‫يا أيها الذين آمنوا ل تتخذوا بطانة من دونكم ل يألونكم خبال ودوا ما عنتم قد بدت البغضاء‬ ‫من أفواههم وما تخفي صدورهم أكبر قد بينا لكم اليات إن كنتم تعقلون‬ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudaratan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. QS.Ar Ra’d (13):4 ‫وفي الرض قطع متجاورات وجنات من أعناب وزرع ونخيل صنوان وغير صنوان يسقى‬ ‫بماء واحد ونفضل بعضها على بعض في الكل إن في ذلك ليات لقوم يعقلون‬ Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. QS.Ar Ruum (30):28 ‫ضرب لكم مثل من أنفسكم هل لكم من ما ملكت أيمانكم من شركاء في ما رزقناكم فأنتم فيه‬ ‫سواء تخافونهم كخيفتكم أنفسكم كذلك نفصل اليات لقوم يعقلون‬ Dia membuat perumpamaan untuk kamu dari dirimu sendiri. Apakah ada diantara hamba-sahaya yang dimiliki oleh tangan kananmu, sekutu bagimu dalam (memiliki) rezeki yang telah Kami berikan kepadamu; maka kamu sama dengan mereka dalam (hak mempergunakan) rezeki itu, kamu takut kepada mereka sebagaimana kamu takut kepada dirimu sendiri? Demikianlah Kami jelaskan ayatayat bagi kaum yang berakal.

2. Celaan terhadap orang yang tidak menggunakan akal dan pemahamannya
Al Mulk (67):10 ‫وقالوا لو كنا نسمع أو نعقل ما كنا في أصحاب السعير‬ Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala". Al Baqarah (2):18 ‫صم بكم عمي فهم ل يرجعون‬ Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar). Al Anfal (8):55 ‫إن شر الدواب عند ال الذين كفروا فهم ل يؤمنون‬ Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.

Bentuk Kemuliaan Akal dalam Islam
1. Dakwah Imaniyah dilakukan hingga akal merasa yakin dan mantap dengan kebenaran Hal ini dengan beberapa arahan: a. Mengajak akal untuk Tafakkur dan Tadabbur tentang - Kitabullah: QS.An Nisaa (4):82 ‫أفل يتدبرون القرآن ولو كان من عند غير ال لوجدوا فيه اختلفا كثيرا‬

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an? Kalau kiranya Al Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. QS.Muhammad (47):24 ‫أفل يتدبرون القرآن أم على قلوب أقفالها‬ Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an ataukah hati mereka terkunci? QS.Shaad (38):29 ‫كتاب أنزلناه إليك مبارك ليدبروا آياته وليتذكر أولوا اللباب‬ Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran. - Makhluq-Makhluq Allah QS.Al Imran (3):191 ‫الذين يذكرون ال قياما وقعودا وعلى جنوبهم ويتفكرون في خلق السماوات والرض‬ ‫ربنا ما خلقت هذا باطل سبحانك فقنا عذاب النار‬ (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. QS.Al Ghaasiyah (88):17 ‫أفل ينظرون إلى البل كيف خلقت‬ Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan, - Syari’at-Syari’at Allah QS.Al Jumu’ah (62):9

‫يا أيها الذين آمنوا إذا نودي للصلة من يوم الجمعة فاسعوا إلى ذكر ال وذروا البيع ذلكم خير لكم إن‬ ‫كنتم تعلمون‬ Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. - Keadaan ummat-ummat terdahulu dan dampak kemaksiatan mereka QS.Al An’am (6):11 ‫قل سيروا في الرض ثم انظروا كيف كان عاقبة المكذبين‬ Katakanlah: "Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu."
-

Dunia dan keni’matannya yang fana QS.Al Kahfi (18):45 ‫واضرب لهم مثل الحياة الدنيا كماء أنزلناه من السماء فاختلط به نبات الرض‬ ‫فأصبح هشيما تذروه الرياح وكان ال على كل شيء مقتدرا‬ Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

2. Perintah memuliakan akal dan menjaganya, dan larangan di segala sesuatu yang dapat merusak atau menghilangkan akal
‫يا أيها الذين آمنوا إنما الخمر والميسر والنصاب والزلم رجس من عمل الشيطان فاجتنبوه‬ ‫لعلكم تفلحون‬

Al Maa’idah (5):90 Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Rasulullaahu Shalallaahu ’alaihi Shalawatu wa Sallam: “Setiap yang memabukkan ialah Khamr dan setiap yang memabukkan itu Haraam.” (Muttafaqun ‘alaih dari Ibn Umar Radhiyallahu ‘anhu).” Dahulu, pernah ada yang mengakui sebelum Ia sekolah ke luar negeri, “Tidak ada apa-apa yang akan terjadi kepada saya. Aku tidak akan kenapa-kenapa.” Ternyata setelah Ia menginap disana tanpa Mahram (anggota keluarganya), yang terjadi kemudian ialah Ia dipaksa oleh temannya untuk melakukan Zina, dan yang lainnya ialah Ia dapat mempunyai, “Pihak yang bertanggung jawab terhadap kedamaian, kesejahteraan, dan keterlepasan dari aib.” Subhaanallaahi wa bihamdihi, subhaanakallaahumma wa bihamdika, astaghfiruuka wa ‘atuubu ‘ilaika. Assalaamu manit taba’al huda (Semoga kedamaian, kesejahteraan dan keselamatan dari segala aib bagi manusia bagi yang mengikuti petunjuk). Assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh (Semoga kedamaian, kesejahteraan dan keselamatan dari segala aib bagi manusia, dan kasih sayang dari Allah dan keberkahan dari-Nya agar dicurahkan kepada kalian).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->