Influensa

DIVISI PENYAKIT TROPIK DAN INFEKSI DEPARTEMEN PENYAKIT DALAM FK USU / RS H ADAM MALIK

PENDAHULUAN
• • • • • Infeksi saluran nafas akibat virus influenza Gejala lokal dan sistemik Pandemi dan endemik luas Mortalitas dan morbiditas cukup tinggi Biasanya sembuh dalam 2-5 hari

• Semua orang di dunia beresiko terkena • Tidak terprediksi dan sangat cepat menyebar luas • Dapat mengakibatkan efek global secara mendadak • Menimbulkan mortalitas dan morbiditas .MENGAPA INFLUENZA BEGITU PENTING….

.B dan C karakteristik Ag. • Influensa A  subtipe 16 Hemaglutinin Ag 9 Neuroamidase Ag Tipe A penyebab epidemik. tipe C gejalanya lebih ringan dan tidak menyebabkan epidemik. tipe B kadang menyebabkan epidemik.ETIOLOGI • Virus Influensa Famili Orthomyxoviridae • Tdd 3 tipe: A.

Penamaan Influenza Virus Type of nuclear material Neuraminidase Hemagglutinin A/Fujian/411/2002 (H3N2) Virus type Geographic origin Strain number Year of isolation Virus subtype .

Mekanisme pandemi virus influenza .

kematian 30.000 kasus/thn.Efek influenza • Pada keadaan influenza seasonal (USA) rawat inap 226.000 kasus/tahun • Biaya medis 1-3 milyar dollar US • Biaya tdk langsung akibat penurunan produktifitas 10-15 milyar dollar US • Pada keadaan pandemi 71-167 milyar dollar US .

usia lanjut dg GGK atau penyakit metabolik. • Dunia dilanda pandemi influensa tiap 2-3 tahun.EPIDEMIOLOGI • Merupakan penyakit yang cepat menjalar. airborne. . Gangguan kardio pulmoner. • Penyebaran melalui: droplet. • Penyakit ringan tapi bahaya pada: Usia sangat muda.

mengenai 20-40% populasi dunia saat itu. 360. 50 juta kematian di seluruh dunia • 1957 – Asian Influenza. • 1918 – Spanish Influenza.000 kasus • 1977 – Russian Influenza • 1997. 2003 – Avian influenza • 2009 – Swine flu ..000 kasus • 1968 – Hongkong Influenza.Pada keadaan pandemi…. 700.

gejala sistemik akibat sitokin masuk kealiran darah.nafas  didalam sel virus bereplikasi dlm 4-6 jam  menginfeksi sel lain. .PATOGENESIS • Virus melalui inhalasi  mukosa sal. • Jarang terjadi viraemia.

Patogenesis gejala dan tanda akibat influenza NS1gene in H5N1 dan H1N1 (Spanish flu) .

Suara Serak. Pilek. Malas.menggigil. Batuk. Sakit Menelan. sakit kepala. • Pemeriksaan fisik: hiperemis selaput lendir tenggorok. .GAMBARAN KLINIS • Gejala timbul tiba tiba berupa: Demam. Nyeri Otot.

KOMPLIKASI • Primary Influenza Viral Pneumonia: Penyakit semakin berat  demam. COPD. Predileksi: Peny jantung. sesak napas. sianosis. Kultur virus: jlh virus banyak. AGDA: hipoksia berat. . Sputum banyak. bisa berdarah.

batuk purulen.Pasien telah membaik dalam 2-3 hr muncul demam.Penyebab :Streptokokus pneumoniae Stafilokokus aureus Haemophylus influenzae .X Ray: konsolidasi. .KOMPLIKASI • Secondary Bacterial Pneumonia . .

Infeksi influenza dan bakteri • Kerusakan epitel dan silia sal nafas • Binding bakteri Stafilokokus meningkat thd epitel • HA cleavage >>. streptokinase dan stafilokinase • Respon imun makrofag thd infeks bakteri semakin melemah . akibat protease.

.KOMPLIKASI • Campuran: Viral & Bacterial Pneumonia. Komplikasi paling sering saat terjadi wabah Influensa. Kultur Virus Influensa & bakteri patogen • Avian Influensa( H5N1): Kompl Pneumonia dijumpai pada> 50%. Kematian akibat disfungsi multisistem.

perikarditis. • Ensefalitis.KOMPLIKASI EKSTRAPARU • Miositis .rabdomiolisis. mioglobinuria. Guillain Barre syndrome . • Miokarditis.

• Tissue culture isolasi virus dari throat swab.LABORATORIUM • Darah rutin: Lekosit N atau menurun. • Rapid Test  mendeteksi nukleoprotein atau Neuroamidase. nasopharyngeal maupun sputum. • RT PCR  mendeteksi nucleic acid. • Bila>15000sekunder inf. .

• Pharingitis ec Streptokokus.DIFFERENSIAL DIAGNOSIS • Infeksi saluran nafas oleh virus lain. • Mycoplasma Pneumonia. • Bakterial Pneumonia. .

• Simptomatis: .Codein bila batuk. • Oseltamivir (tamiflu) 2 x 75 mg5 hr. • Zanamivir 2 x 10 mg inhalasi5 hr • Antibiotik bila(+) sekunder inf oleh bakteri . • Antiviral  Neuroamidase Inhibitor.Parasetamol. • Hindari aspirin pd anak <18 thn utk mencegah Reye syndrome.pemberian cairan cukup. • .PENATALAKSANAAN • Istirahat.

PROFILAKSIS • Vaksin  Inactivated/ live attenuated. Diberi pada org yg berisiko terjadi kompl. Diberikan sebelum wabah dan setiap tahun utk mempertahankan imunitas. zanamivir 10 mg  efikasi 84-89% . Oseltamivir 75 mg. • Kemoprofilaksis  mencegah Influensa A&B.

. • Pada keadaan wabah dapat diberi ke duanya Vaksin + Kemoprofilaksis.PROFILAKSIS • Diberikan pada orang yang mempunyai risiko tinggi terinfeksi dan belum mendapat vaksin atau vaksin tidak efektif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful