MODUL CLINICAL SKILLS LAB

BLOK GENITOURINARY SYSTEM

Bungaran Sihombing Syafrizal Nasution Richard Hutapea

MINGGU KETIGA

KETERAMPILAN KLINIS MEMASANG KATETER

● Dimasukkan lewat uretra sampai ke vesica urinaria untuk mengeluarkan urine karena pasien tidak bisa berkemih. ● Ada beberapa macam kateter tetapi yang paling sering digunakan adalah Folley kateter .KATETER ● Pipa dari karet atau silikon yang didalamnya mempunyai saluran untuk jalan air.

berasal dari kata “dwells” : menetap untuk waktu tertentu. Frederic Eugene Basil Foley (1891-1966). • Prinsip dari Foley kateter adalah adanya balon yang akan mengembang dibagian ujung kateter yang berada didalam vesica urinaria bila diisi air. • Disebut juga indwelling kateter. dan dapat dikempeskan dengan menyedot kembali airnya bila kateter akan dicabut.FOLEY KATETER • "Foley" : ahli urologi Amerika. .

. .Saluran yang pertama untuk mengisi balon yang akan mengembang dibagian ujung kateter yang berada didalam vesica urinaria bila diisi air. digunakan untuk memasukkan cairan kedalam vesica urinaria dengan tujuan irigasi.Bila mempunyai saluran ketiga.FOLEY KATETER ● Folley kateter mempunyai 2 atau 3 saluran air. . .Saluran kedua untuk mengeluarkan urine dari dalam vesica urinaria.

.

INDIKASI PEMASANGAN KATETER • Retensi urine • Urine output monitoring • Imaging study of the lower urinary tract (cystogram). • Pasien yang dilakukan operasi • Pasien coma .

• Infeksi. .RESIKO PEMASANGAN KATETER • Bila balon dikembangkan sebelum kateter masuk ke kantong kemih akan terjadi ruptura urethra dan perdarahan yang kemudian menjadi striktura urethra. Resiko ini akan meningkat lamanya kateter terpasang. • Balon pecah ketika didalam kantong kemih. • Balon kateter tidak dapat dikempeskan. fragmen balon harus dikeluarkan.

Bahan yang diperlukan 2. Persiapan alat 3. Setelah kateter terpasang 7. Persiapan dokter 5. Persiapan pasien 4. Memasang kateter 6. Dokumentasi .PEMASANGAN KATETER 1.

Pinset anatomi steril 11. Meja/troli ukuran sedang. Kateter sesuai dengan ukuran (dewasa normal 16 – 18 French) 5. Aquabidest 25 cc dan kapas alcohol . Disposable syringe 20 cc 7. 10. 4. Sarung tangan sesuai ukuran tangan 9. Kapas yang dibasahi larutan sublimat/savlon. 3. Manekin 2.BAHAN YANG DIPERLUKAN 1. Xylocaine jelly 2 % 1 tube 8. Linen penutup steril yang ukurannya sedikit lebih besar dari permukaan meja. Linen bolong dan linen penutup 12. Urine bag 6.

• Bila tidak ada. • Lubrikan yang tidak steril tidak boleh digunakan.XYLOCAINE JELLY • Suatu lubrikan yang mengandung anestesi lokal xylocaine yang berfungsi untuk mengurangi rasa sakit waktu memasukkan kateter. dapat digunakan jelly steril yang lain misalnya KY-Jelly. .

PERSIAPAN ALAT Semua alat alat dalam keadaan steril dan diletakkan pada meja/troli yang ditutup dengan kain steril kecuali vial Aquabidest diletakkan diluar daerah steril. Buka kemasan kateter sesuai dengan ukuran (laki laki dewasa normal 18 French. jatuhkan keatas meja. Ambil meja/troli ukuran sedang. Ambil linen penutup steril yang ukurannya sedikit lebih besar dari permukaan meja. Buka kemasan Disposable syringe 20 cc. 2. perempuan dewasa normal 16 French). jatuhkan keatas meja . Buka kemasan Urine bag. dengan menggunakan dua buah korentang kembangkan dan tutup meja/troli. 1. 3. 4. jatuhkan keatas meja 5.

PERSIAPAN ALAT 6. 11. jatuhkan keatas meja 8. jatuhkan keatas meja. Buka kemasan sarung tangan sesuai ukuran tangan. letakkan diatas meja 10. Ambil pinset anatomi steril dengan menggunakan korentang. Buka kemasan Xylocaine jelly 2 % 1 tube (10 cc). letakkan diatas meja. 9. Ambil linen bolong dan linen penutup steril dengan menggunakan korentang letakkan diatas meja. Ambil basin kecil steril dengan menggunakan korentang. Letakkan Aquabidest 25 cc dan kapas alcohol diluar daerah steril . masukkan kedalamnya kapas yang dibasahi larutan sublimat/savlon. 7.

• Perempuan 1. Celana dibuka 3. Terlentang dengan kedua kaki fleksi dan kedua lutut diregangkan 2. . 2. Tutup kaki dengan linen penutup agar pasien nyaman.PERSIAPAN PASIEN Posisi pasien • Laki laki 1. Tutup kaki dengan linen penutup agar pasien nyaman. Terlentang dengan kaki ekstensi pada tempat tidur. Celana dibuka 3.

PERSIAPAN DOKTER 1. bersihkan bagian atas vial dengan kapas alcohol. Pegang vial Aquabidest dengan tangan kiri. Berdiri di sebelah kanan pasien 2. Pakai sarung tangan dengan metode hand to hand pada tangan kanan saja 3. 5. tusukkan jarum melalui tutup vial dan ambil larutan sebanyak 15 cc 4. Simpan vial di luar daerah steril. Pakai sarung tangan dengan metode glove to glove untuk tangan kiri (sekarang kedua tangan sudah memakai sarung tangan) . pasang kembali tutup jarum dan letakkan syringe di atas meja.

Masukkan Xylocaine jelly 2 % 1 tube kedalam urethra 5. Tutup daerah genital dengan linen bolong 3. Tarik kateter sampai terdapat tahanan 8. Cuci penis dengan kapas sublimat/savlon 2. Setelah urine keluar. Tarik penis kearah lutut 45o terhadap pelvis 4. Isi balon kateter dengan Aquabidest 15 cc 7.MEMASANG KATETER Pada laki laki 1. pasang urine bag . Dengan menggunakan pinset masukkan kateter sesuai ukuran kedalam urethra sampai mencapai cabang Y 6.

.

.

Buka labia dengan tangan kiri sampai meatus urethra terlihat 4. Oleskan Xylocaine Jelly 2 % secukupnya pada kateter 5. pasang urine bag . Setelah urine keluar. Dengan menggunakan pinset masukkan kateter sesuai ukuran kedalam urethra sampai mencapai cabang Y 6.MEMASANG KATETER Pada perempuan 1. Isi balon kateter dengan aquabidest 15 cc 7. Tutup daerah genital dengan linen bolong 3. Tarik kateter sampai terdapat tahanan 8. Cuci daerah vulva dengan kapas sublimat/savlon 2.

Buang perlengkapan habis pakai. 2.SETELAH KATETER TERPASANG 1. Perlengkapan tidak habis pakai dibersihkan kembali . Fiksasi kateter ke lipat paha pada laki laki. dan ke bagian paha pada perempuan dengan menggunakan plaster. Gantungkan urine bag dipinggir tempat tidur 3.

Jenis dan ukuran kateter 3. Warna dan kekeruhan urine 5. Respon pasien terhadap tindakan yang dilakukan 6. Tuliskan tanggal dan waktu pemasangan kateter 2.DOKUMENTASI 1. Nama dokter yang bertugas . Jumlah urin yang keluar 4.

BILA URINE TIDAK KELUAR Masukkan Aquabidest 10 cc kedalam saluran urine dengan sedikit tekanan untuk melepaskan jelly yang menyumbat saluran urine pada kateter .

Meatostenosis .Batu urethra • Bila terjadi perdarahan ketika memasukkan kateter.GAGAL MEMASANG KATETER • Bila terdapat hambatan waktu memasukkan kateter. . Hal ini bisa disebabkan oleh : .Striktura urethra .

Menyapa dan memperkenalkan diri dengan pasien / keluarga pasien 2.LEMBAR PENGAMATAN LANGKAH /TUGAS PENGAMATAN PEMASANGAN KATETER PADA KELAINAN GENITOURINARI YA TIDAK Tahap I : Perkenalan dan Informed Consent 1. cocokkan dengan data rekam Medis 3. Membuat Informed Consent . Menanyakan indentitas pasien.

6. 5. 2. 1. Sarung tangan sesuai ukuran 1. 9. 1.10. 8. Urine bag 1.11. Kateter sesuai dengan ukuran ( dewasa normal 18 F ) 1. Pinset anatomi steril 1. 1. Bahan yang diperlukan : 1. Linen penutup troli. 7. Disposable syringe 20 cc 1. 3. 1. Xylocaine jelly 2 % 1 tube 1. 1. Meja/troli ukuran sedang.Tahap II : Pelaksanaan. Kapas yang dibasahi larutan sublimat/savlon. 4. Aquabidest 25 cc dan kapas alkohol . Linen bolong dan linen penutup 1.

Perlengkapan tidak habis pakai dibersihkan kembali . Setelah kateter terpasang 3. Cuci penis dengan kapas sublimat/savlon 2. Tarik kateter sampai terdapat tahanan 2. Dokter memakai sarung tangan 2. Tutup daerah genital dengan linen bolong 2.2. 3. Isi balon kateter dengan aquabidest 15 cc 2. Dengan menggunakan pinset masukkan kateter kedalam urethra sampai mencapai cabang Y 2. Buang perlengkapan habis pakai. 6. Tarik penis kearah lutut 45o terhadap pelvis 2.10. 9. 2.1.2. Memasang kateter : 2. 1. 8. pasang urine bag 3. 5.Setelah urine keluar. Dokter berdiri disebelah kanan pasien 2. Fiksasi kateter ke lipat paha 3. Masukkan Xylocaine jelly 2 % 1 tube kedalam urethra 2. 7. Gantungkan urine bag dipinggir tempat tidur 3. 4.3.

4. Jumlah urin yang keluar 6. Warna dan kekeruhan urine 6.6. Dokumentasi 6.2. Respon pasien terhadap tindakan yang dilakukan 6.3. Jenis dan ukuran kateter 6.5. Nama dokter yang bertugas .1. Tuliskan tanggal dan waktu pemasangan kateter 6.6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful