You are on page 1of 32

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sistem Muskuloskeletal adalah sebuah sistem organ pada manusia yang memberikan kemampuan untuk bergerak dengan menggunakan sistem otot(muscolo) dan rangka(skeletal). Sistem Muskuloskeletal menyediakan bentuk, dukungan, stabilitas, dan gerakan untuk tubuh. Sistem muskuloskeletal mengacu pada sistem yang memiliki otot yang melekat pada sebuah sistem kerangka internal dan diperlukan bagi manusia untuk mengatur ke posisi yang lebih menguntungkan. Otot adalah jaringan tubuh yang mempunyai kemampuan mengubah energi kimia menjadi energi mekanik (gerak). Sedangkan rangka adalah bagian tubuh yang terdiri dari tulang –tulang yang memungkinkan tubuh mempertahankan bentuk, sikap dan posisi.Sistem muskuloskeletal memberi bentuk bagi tubuh. Sistem muskuloskeletal melindungi organ-organ penting, misalnya otak dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak, jantung dan paru-paru terdapat pada rongga dada (cavum thorax) yang dibentuk oleh tulang-tulang kostae (iga). Konsep gerak tidak hanya diartikan sebagai perpindahan tempat saja akan tetapi gerakan dari bagianbagian tubuh disebut juga sebagai suatu gerakan. Contohnya, pada saat kita menulis, kita tidak berpindah tempat hanya tangan kita saja yang bergerak. Pada saat kita menulis, kita dikatakan juga sedang bergerak. Manusia bergerak berpindah tempat atau hanya menggerakkan bagian tubuhnya saja sesuai dengan keinginananya. Gerakan tubuh manusia terjadi karena adanya kerjasama anatar tulang dan otot. Tulang tidak mempunyai kemampuan untuk menggerakkan dirinya, oleh karena itu tulang disebut sebagai alat gerak pasif. Sedangkan otot mempunyai kemampuan untuk berkontraksi dan berelaksasi sehingga dapat menggerakkan tulang, oleh karena itu otot disebut sebagai alat gerak aktif.

PEMBAHASAN
ANATOMI MUSCOLOSKELETAL

Sistem muskuloskeletal merupakan sistem tubuh yang terdiri dari otot (muskulo) dan tulang-tulang yang membentuk rangka (skelet). Otot adalah jaringan tubuh yang mempunyai kemampuan mengubah energi kimia menjadi energi mekanik (gerak).Sedangkan rangka adalah bagian tubuh yang terdiri dari tulang tulang yang memungkinkan tubuh mempertahankan bentuk sikap dan posisi. Otot (Muskulus) Otot merupakan organ tubuh yang mempunyai kemampuan mengubah energi kimia menjadi energi mekanik/gerak sehingga dapat berkontraksi untuk menggerakkan rangka. Ada 3 jenis otot yaitu otot jantung, otot polos dan otot rangka.

Kontraksi Otot Otot berkontraksi jika ada rangsangan.Energi kontraksi berasal dari pemecahan ATP kalsium.Beberapa kontraksi otot:         Tonik: kontraksi sebagian otot secara terus menerus,yang penting dalam memertahankan postur tubuh Isotonik: Kontraksi otot yang otot yang menjadi tegang,tapi kontraksi tersebut tidak mengubah otot hanya mengubah panjang otot Isometrik: Pada isometric ketegangan otot meningkat namun otot menjadi lebih pendek Twich: Reaksi sentakan(reflex)pada suatu stimulus Tetanik: Kontraksi yang lebih meopang daripada twich yang dihasilkan oleh stimulus yang cepat Treppe:Kontraksi twich yang lebih kuat dalam merespon yang terus menerus berulang secara konstan dan kuat Fibbilation: Kontraksi asincranus pada setiap otot individu Konvulsi:Kontraksi titanic yang tidak tekoordinasi secara normal pada kelompok otot tertentu dan

Otot Rangka Otot rangka bekerja secara volunter (secara sadar atas perintah dari otak), bergaris melintang, bercorak dan berinti banyak di bagian perifer. Secara anatomis terdiri dari jaringan konektif dan sel kontraktil .

Fungsi Otot Rangka 1. Menghasilkan gerakan rangka tubuh. 2. Mempertahankan sikap & posisi tubuh. 3. Menyokong jaringan lunak.

5. Otot 2. Mempertahankan suhu tubuh dengan pembentukan kalor saat kontraksi. Otot rangka disusun oleh fasikula yang merupakan berkas otot yang terdiri dari beberapa sel otot. Miofilamen Secara mikroskopis sel otot rangka terdiri dari : 1. Miofibril (mengandung filamen aktin dan miosin) . Fasikula 3.contoh: tendon adalah jaringan ikat fibrosa (tdk elastis) yang tebal dan berwarna putih yg menghubungkan otot rangka dengan tulang. Setiap fasikula dilapisi jaringan konektif yang disebut perimisium dan setiap sel otot dipisahkan oleh endomisium. Serabut Otot 4. Organisasi otot rangka terdiri dari : 1. Struktur Otot Rangka Setiap otot dilapisi jaringan konektif yang disebut epimisium. Hampir semua otot rangka menempel pada tulang.4. Menunjukkan pintu masuk & keluar saluran dalam sistem tubuh. Sarkolema (membran sel serabut otot) 2. Miofibril 5.

Retikulum Sarkoplasma (tempat penyimpanan kalsium) 5.3. Protein lain yang membentuk struktur otot ialah miosin. aktin.menstabilkan atau menggerakkan komponen rangka appendikular . ADP. Tubulus T (sistem tubulus pada serabut otot) Komposisi Otot Rangka Otot merah & putih Otot merah  bny mengandung pigmen pernapasan yaitu mioglobin. dll. tulang belakang. Zat yang memiliki struktur grup fosfat mrpkn zat yang „kaya energi‟ Protein Komponen enzim otot yang mengkatalisis berbagai tahapan pd proses glikolisis mrpkn protein sarkoplasmik. magnesium. -menggerakkan tulang iga . asam laktat. dan tropomiosin. troponin. yg berfungsi membawa oksigen dari kapiler darah (ekstrasel) ke mitokondria (intrasel)  kapasitas metabolisme oksidatif yang lebih tinggi dgn aktivitas siklus Krebs dan enzim transport elektron yang kuat Otot putih  krn kurang mioglobin  kapasitas glikolisis anaerobik yang tinggi dgn aktivitas enzim glikolisis dan fosforilase yang kuat. asam amino.mencakup 60% otot rangka tubuh  Appendicular musculature . Ekstraktif Yaitu zat non-protein yang larut dlm air meliputi kreatinin.  Axial musculature .memposisikan kepala. kreatinin fosfat. phosfat. protein & enzim. 4.melekat pd rangka aksial . Sarkoplasma (cairan intrasel berisi kalsium.

mencakup 40% otot rangka tubuh Skeletal Pada tulang yang sedang tumbuh terdiri atas 1 batang (diafisis) dan 2 ujung (epifisis) ..

Periosteum mengandung osteoblas (sel pembentuk jaringan tulang). Berikutnya mengalami percepatan reabsorpsi sehingga terjadi penurunan massa tulang sehingga pada usila menjadi rentan terhadap injury. Pars kompakta teksturnya . Matriks tulang mengandung unsur organik terutama kalsium dan fosfor. Periosteum merupakan selaput luar tulang yang tipis. pertumbuhan dan reparasi tulang rusak.Struktur tulang memberikan perlindungan terhadap organ vital termasuk otak. Periosteum merupakan tempat melekatnya otot-otot rangka (skelet) ke tulang dan berperan dalam memberikan nutrisi. osteoblast dan osteoklast serta matriks tulang. jaringan ikat dan pembuluh darah. Membran periosteum berasal dari perikondrium tulang rawan yang merupakan pusat osifikasi. Pertumbuhan tulang Tulang mencapai kematangannya setelah pubertas dan pertumbuhan seimbang hanya sampai usia 35 tahun. jantung dan paru paru. Penyusun Tulang Tulang disusun oleh sel-sel tulang yang terdiri dari osteosit.

pembuluh darah. Sistem Havers (saluran yang berisi serabut saraf. Secara Mikroskopis tulang terdiri dari : 1. aliran limfe) 2. Tulang kompak paling banyak ditemukan pada tulang kaki dan tulang tangan. Rongga tersebut diisi oleh sumsum merah yang dapat memproduksi sel-sel darah.halus dan sangat kuat. Bayi dan anak-anak memiliki tulang yang lebih banyak mengandung serat-serat sehingga lebih lentur. Kandungan tulang manusia dewasa lebih banyak mengandung kapur dibandingkan dengan anak-anak maupun bayi. 4. . Tulang kompak memiliki sedikit rongga dan lebih banyak mengandung kapur (Calsium Phosfat dan Calsium Carbonat) sehingga tulang menjadi padat dan kuat. Lacuna (ruangan kecil yang terdapat di antara lempengan–lempengan yang mengandung sel tulang). 3. Tulang spongiosa terdiri dari kisi-kisi tipis tulang yang disebut trabekula.Pars spongiosa merupakan jaringan tulang yang berongga seperti spon (busa). Kanalikuli (memancar di antara lacuna dan tempat difusi makanan sampai ke osteon). Lamella (lempeng tulang yang tersusun konsentris).

Ada tiga kelompok pembuluh darah yang menyuplai tulang panjang terdiri dari:  Seumlah arteri kecil yang menembus tulang kompakta untuk menyuplai kanal dan system harvers . banyak pembuluh darah dan melekat erat pada tulang. Bentuk Tulang Sistem skelet disusun oleh tulang-tulang yang berjumlah 206 buah. Berdasarkan bentuknya. Pada tulang yang sedang tumbuh terdapat lapisan sel pembentuk tulang diantara periosteum dan tulang. Ossa longa (tulang panjang):Bentuknya silindris tulang dan ukurannya panjang.tersusun dari tulang kompakta dan kedua ujungnya tersusun oleh tulang konselus contohnya os humerus dan os femur. tulang-tulang tesebut dikelompokkan menjadi : 1.Periosteum Adalah membran vaskuler fibrosa yang melapisi tulang.

contoh: ossa carpi(karpal) . Banyak arteri lebih besar menembus tulang kompakta untuk menyuplai tulang spongiosa dan sumsum tulang merah  Setengah arteri besar menyuplai kanal medulla yaitu arteri nutrient yang kemudian masuk melalui lubang besar pada tulang yang disebut foramen tulang. 2. Ossa brevia (tulang pendek): bentuk masih sama dengan tulang panjang tapi bagian distal lebih kecil daripada bagian proksimal serta berulkuran pendek dan kecil.

jenis yg paling banyak dijumpai.3. Ossa plana (tulang pipih):bentuknya gepeng. 2.berisi sel sel pembentuk sel darah merah dan melindungi organ organ vital dibawahnya contoh: os scapula.terdiri dari tulang spongiosa yang dibungkus oleh selapis tipis tulang kompakta contoh: os vertebrae. Jenis Tulang Rawan: 1. Elastic Cartilago : serupa dg tl rawan hialin tetapi lebih banyak serat elastin yang mengumpul pada dinding lakuna yang mengelilingi kondrosit . Hialin Cartilago : matriks mengandung seran kolagen. Ossa irregular (tulang tak beraturan):mempunyai bentuk yang unik sesuai fungsinya. 4.

Struktur Anatomi Aksial Skeleton dan Struktur Anatomi Apendikular Skeleton Tulang rangka orang dewasa terdiri atas 206 tulang. Bagian spenoid letaknya berdekatan dengan tulang rongga mata. Bagian occipitas terletak pada daerah belakang dari tengkorak. seperti tulang baji. Fibrokartilago: tidak pernah berdiri sendiri tetapi secara berangsur menyatu dengan tulang rawan hialin atau jaringan ikat fibrosa yang berdekatan. leher dan badan. Tulang banyak mengandung bahan kristalin anorganik (terutama garam-garam kalsium) yang membuat tulang keras dan kaku. Macam-macam skeleton aksial yaitu: 1. Pembagian tulang Aksial Skeleton Terdiri atas sekelompok tulang yang menyusun poros tubuh dan memberikan dukungan dan perlindungan pada organ di kepala. .     Tulang tengkorak bagian kepala terdiri dari: Bagian parietal terletak di bagian tulang dahi. Bagian temporal terletak di tulang samping kiri kanan kepala dekat telinga. tetapi sepertiga dari bahan tersebut adalah jaringan fibrosa yang membuatnya kuat dan elastis. Tulang adalah jaringan hidup yang akan suplai saraf dan darah.3.

 Bagian ethmoid yaitu tulang yang menyususn rongga hidung. 2. Tulang-tulang tengkorak merupakan tulang yang menyusun kerangka kepala. tulang tengkorak bagian kepala merupakan bingkai pelindung dari otak. Sendi yang terdapat diantara tulang-tulang tengkorak merupakan sendi mati yang disebut sutura. Hal tersebut merupakan satu-satunya hubungan antar tulang dengan gerakan yang lebih bebas. .  Tulang tengkorak bagian wajah terdiri dari: Rahang bawah letaknya yaitu menempel pada tulang tengkorak bagian temporal. Tulang tengkorak tersusun atas 8 buah tulang yang menyusun kepala dan empat belas tulang yang menyusun bagian wajah.

   Zigomatik yaitu tulang yang ada pada daerah pipi. Tulang dada tersusun atas 3 tulang yaitu: . Tulang Dada Tulang dada termasuk tulang pipih. paru-paru dan pembuluh darah besar dari kerusakan. 4. Bersama-sama dengan rusuk. terletak di bagian tengah dada.  Rahang bawah adalah tulang yang menyusun sebagian dari hidung. tulang dada memberikan perlindungan pada jantung. Palatinum (tulang langit-langit) tulang yang menyusun sebagian dari rongga hidung dan bagian atas dari atap rongga mulut. Pada sisi kiri dan kanan tulang dada terdapat tempat lekat dari rusuk. Tulang hidung Tulang lakrimal yaitu sekat tulang hidung. dan langit-langit.

Tulang rusuk Tulang rusuk berbentuk tipis. Tulang ini terbentuk dari tulang rawan. terletak di bagian bawah dari tulang dada. Tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian yaitu: . Bersama-sama dengan tulang dada membentuk rongga dada untuk melindungi jantung dan paru-paru. pipih dan melengkung.  Tulang taju pedang / xiphoid process. Tulang hulu / manubrium yaitu tulang yang terletak di bagian atas dari tulang dada.  Tulang badan / gladiolus. gabungan tulang rusuk ke delapan sampai sepuluh. 4. tempat melekatnya tulang rusuk ke tiga sampai ke tujuh. tempat melekatknya tulang rusuk yang pertama dan kedua. terletak dibagian tengah.

Pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung tulang bagian depan disatukan oleh tulang rawan yang melekatkannya pada satu titik di tulang dada. Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang.Tulang rusuk ini memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. Tulang-tulang rusuk ini pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung depannya berhubungan dengan tulang dada dengan perantaraan tulang rawan. c). Membantu pernapasan 5.  Ruas-ruas tulang belakang Ruas-ruas tulang belakang disebut juga tulang belakang. sedangkan ujung depannya bebas.  Rusuk melayang berjumlah 2 pasang. Ke-33 buah tulang tersebut terbagai atas 5 bagian yaitu: . Melindungi jantung dan paru-paru dari goncangan b). disusun oleh 33 buah tulang dengan bentuk tidak beraturan. limpa dan ginjal.  Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk ini pada ujung belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang. Tulang rusuk memiliki beberapa fungsi diantaranya: a). Melindungi lambung.

tersusun atas 3 sampai dengan 5 ruas tulang belakang yang menyatu. Bentuk dari tulang atlas memungkinkan kepala untuk melakukan gerakan.  Bagian bawah dari ruas-ruas tulang belakang disebut tulang ekor (coccyx). Tujuh ruas pertama disebut tulang leher. . Ruas-ruas tulang punggung pada bagian kiri dan kanannya merupakan tempat melekatnya tulang rusuk. Ruas-ruas tulang belakang berfungsi untuk menegakkan badan dan menjaga keseimbangan.menyokong kepala dan tangan. dan ruas kedua berupa tulang pemutar atau poros. Ruas-ruas tulang pinggang menahan sebagian besar berat tubuh dan banyak melekat otot-otot.  Lima ruas tulang kelangkangan (sacrum).Ukuran tulang pinggang lebih besar dibandingkan tulang punggung. Ruas pertama dari tulang leher disebut tulang atlas. berbentuk segitiga terletak dibawah ruas-ruas tulang pinggang. yang menyatu. rusuk dan beberapa organ. dan tempat melekatnya otot.  Lima ruas berikutnya merupakan tulang pinggang.  Dua belas ruas berikutnya membentuk tulang punggung.

Apendikular skeleton ini terdiri dari : • Anggota gerak atas. • anggota gerak bawah. Tulang anggota gerak atas (extremitas superior). . • gelang panggung.Apendikular Skeleton Apendikular skeleton tersusun atas tulang tulang yang merupakan tambahan dari skeleton aksial. 1. • bagian akhir dari ruas-ruas tulang belakang seperti sakrum dan tulang coccyx. • gelang bahu.

Tersusun atas 8 buah tulang yang saling dihubungkan oleh ligament.Tulang ulna berukuran lebih besar dibandingkan radius.Termasuk kelompok tulang panjang /pipa. dan melekat dengan kuat di humerus. 2. dan dikelilingi oleh tulang belikat pada bagian bawah memiliki dua lekukan merupakan tempat melekatnya tulang radius dan ulna. kecuali ibu jari yang hanya tersusun atas 2 buah tulang. Tulang anggota gerak bawah (ekstremitas inferior).  Metakarpal / telapak tangan.Tulang penyusun anggota gerak atas tersusun atas :  Humerus / tulang lengan atas. Tulang radius memiliki kontribusi yang besar untuk gerakan lengan bawah dibandingkan ulna.tersusun atas 14 buah tulang. Tersusun atas lima buah tangan. Setiap jari tersusun atas tiga buah tulang. ujung atasnya besar.  Karpal / pergelangan tangan.  Radius dan ulna / pengumpil dan hasta. Pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan. halus. .  Palanges (tulang jari-jari). sedangkan bagian bawah berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges).

Ukuran tulang kering lebih besar dibandingkan tulang betis karena berfungsi untuk menahan beban atau berat tubuh. Patela berfungsi melindungi sendi lutut. . dan memberikan kekuatan pada tendon yang membentuk lutut. Tulang betis merupakan tempat melekatnya beberapa otot. Bagian pangkal berhubungan dengan lutut bagian ujung berhubungan dengan pergelangan kaki.Termasuk kelompok tulang panjang. bentuk segitiga.  Tibia dan fibula / tulang kering dan tulang betis. terletak antara femur dengan tibia.  Patela / tempurung lutut. terletak mulai dari gelang panggul sampai ke lutut.Tulang anggota gerak bawah disusun oleh :  Femur / tulang paha.

Fungsi utama dari gelang bahu adalah tempat melekatnya sejumlah otot yang memungkinkan terjadinya gerakan pada sendi. 4. Tarsal / Tulang pergelangan kaki. ujung yang satu berhubungan dengan tulang dada sedangkan ujung lainnya berhubungan dengan tulang belikat. dan tersusun atas 8 tulang dengan salah satunya adalah tulang tumit. Pada anak anak tulang pinggul ini terpisah terdiri atas tiga buah tulang yaitu illium (bagian atas). tulang ischiun (bagian bawah) dan tulang pubis (bagian tengah). Palanges / tulang jari-jari tangan. Pada bagian depan terdapat . Setiap jari tersusun atas 3 tulang kecuali tulang ibu jari atas 14 tulang.   Metatarsal / Tulang telapak kaki. Gelang panggul Tulang gelang panggul terdiri atas dua buah tulang pinggul. Tulang belikat (skapula) berukuran besar. terletak pada bagian belakang dari tulang rusuk. Tulang selangka berbentuk seperti huruf “S”. Tersusun atas 5 buah tulang yang tersesun mendatar. bentuk segitiga dan pipih. Dibagian belakang dari gelang panggul terdapat tulang sakrum yang merupakan bagian dari ruas-ruas tulang belakang. berhubungan dengan tulang lengan atas (humerus) untuk membentuk persendian yang menghasilkan gerakan lebih bebas. 3. Tulang gelang bahu (klavikula dan scapula / belikat dan selangka). Termasuk tulang pendek.

Fungsi gelang panggung terutama untuk mendukung berat badan bersama-sama dengan ruas tulang belakang. Jenis Sendi Berdasarkan pergerakannya sendi dibagi menjadi : . Antara tulang yang satu dengan tulang yang lain dikaitkan dengan perantaraan ligamen. Sendi (Artikulatio) Sendi merupakan persambungan antar tulang yang menjadikan tulang menjadi fleksibel dalam pergerakan.simfisis pubis merupakan jaringan ikat yang menghubungkan kedua tulang pubis. organ reproduksi. Sistem rangka melindungi organ-organ vital seperti otak yang dilindungi oleh tulang tengkorak. seperti kandung kemih. dan sebagai tempat tumbuh kembangnya janin. oleh sebab itu keduanya sering dikelompokkan menjadi satu nama yaitu sistem musculo-skeletal. Secara umum fungsi sistem rangka adalah membentuk kerangka yang kaku dengan jaringan-jaringan dan organ-organ yang melekat padanya. Gerakan tubuh terbentuk dari kerjasama antara sistem rangka dengan otot.melindungi dan mendukung organ-organ bawah. Rangka merupakan tempat melekatnya otot melalui perantaraan tendon. paru-paru dan jantung dilindungi oleh tulang dada dan tulang rusuk.

Beberapa contoh sendi ini adalah: sendi vertebra. Jaringan berupa diskus fibrocartilage yang lebar dan pipih menghubungkan antara dua tulang. Diarthroses Sendi ini memiliki pergerakan yang luas.1. Umumnya bagian tulang yang berada pada sisi persendian dilapisi oleh tulang rawan hialin dan struktur keseluruhan berada dalam kapsul. Amphiarthroses Sendi ini mempunyai pergerakan yang terbatas. 2. Sendi ini dijumpai pada tulang tengkorak dimana lempeng-lempeng tulang tengk orak disambungkan oleh elemen fibrosa. Synarthroses: Sendi ini mempunyai pergerakan yang terbatas atau bahkan tidak dapat bergeak sama sekali. dan simfisis pubis. Umumnya dijumpai pada sendi-sendi ekstremitas. . 3.

Dijumpai adanya celah sendi. Sendi Fibrosa Sendi fibrosa dihubungkan oleh jaringan fibrosa. (1) Sutura diantara tulang tulang tengkorak dan (2) sindesmosis yang terdiri dari suatu membran . Terdapat dua tipe sendi fibrosa. Sedangkan berdasarkan strukturnya sendi dibagi menjadi : 1. rawan sendi yang licin dan membran sinovium serta kapsul sendi Pada diartrosis terhadap bagian2 sebagai berikut:    Ujung-ujung tulang yg bersendi: kepala sendi (caput articulare) & lekuk sendi (cavitas glenoidalis) Simpai sendi (capsula articularis): stratum fibrosum (bgn luar) & stratum synoviale (bgn dlm) Rongga sendi (cavum articulare) berisi cairan synovial 4.

Sendi ini mempunyai pergerakan yang terbatas. 2. Simfisis adalah sendi yang tulang tulangnya memiliki suatu hubungan fibrokartilago antara tulang dan selapis tipis rawan hialin yang menyelimuti permukaan sendi. Sendi sendi kostokondral adalah contoh dari sinkondrosis.interoseus atau suatu ligamen di antara tulang. Ada dua tipe sendi kartilaginosa yaitu sinkondrosis adalah sendi sendi yang seluruh persendiannya diliputi oleh rawan hialin. Sendi Kartilago/tulang rawan Ruang antar sendinya diisi oleh tulang rawan dan disokong oleh ligamen dan hanya dapat sedikit bergerak. 4. Contoh sendi kartilago adalah simfisis pubis dan sendi sendi pada tulang punggung.Sendi Sinovial/sinovial joint .

Jumlah yang ditemukan pada tiap tiap sendi normal relatif kecil (1 sampai 3 ml). Sedangkan flexi-extensi pada pergelangan tangan merupakan gerakan sendi ellipsoidal . kapsul sendi (kantung sendi). Carpal (trapezium) *Adduksi: Berupa gerakan yang mendekati sumbu tubuh. Gerakan Sendi 1. membran sinovial (bagian dalam kapsul). Gerakan sudut (angular motion) *Abduksi: Berupa gerakan yang menjauhi sumbu tubuh. atau gerakan ibu jari menjauhi telunjuk oleh sendi pelana di antara metacarpal 1 dan os.Sendi ini dilengkapi oleh kartilago yang melicinkan permukaan sendi. Gerakan lurus (linear motion) . Cairan sinovial normalnya bening. contohnya flexi sendi jarijari. Flexi terjadi pada sendi engsel. tidak membeku.gliding 2. dan tidak berwarna atau berwarna kekuningan. gerakan ini berlawanan dengan gerakan abduksi * fleksi-ekstensi-hiperekstensi: Flexi: Berupa gerakan pembengkokan sendi. contohnya mengangkat lengan ke samping. cairan sinovial yang berfungsi sebagai pelumas dan ligamen yang berfungsi memperkuat kapsul sendi. Terjadi pada sendi peluru.

Extensi bisa terjadi pada sendi engsel. Retraksi. contohnya extensi sendi lutut * sirkumduksi: Berupa gerakan dimana ujung distal satu tulang membentuk 1 lingkaran. terjadi pada sendi putar. sedangkan ujung proksimalnya tetap. Misalnya atlas (cervix 1) berputar terhadap processus odontoideus dari axis (cervix 2) sewaktu menggelengkan kepala. Gerakan menarik mandibula ke dalam .Extensi: Berupa gerakan pelurusan sendi. terjadi pada sendi peluru dengan arah gerakan 3 poros Gerakan putar (rotation): Berupa gerakan berputar. Contohnya gerakan memutar lengan 1 lingkaran mengitari sendi bahu. * rotasi kanan-kiri * rotasi medial-lateral * pronasi-supinasi 4. Gerakan khusus * inversi-eversi * dorsofleksi-plantar fleksi * opposisi * protraksi-retraksi: Protaksi: Gerakan mendorong mendibula ke luar.

memposisikan kepala. -menggerakkan tulang iga . Pembagian tulang penyusun tubuh manusia:  Rangka aksial terdiri dari tulang-tulang dan bagian kartilago yang melindungi dan menyangga organ-organ kepala. leher dan dada.melekat pd rangka aksial . girdel pelvis. Gerakan tubuh manusia terjadi karena adanya kerjasama anatar tulang dan otot.  Rangka apendikular terdiri dari girdel pektoral (bahu).mencakup 40% otot rangka tubuh .Sedangkan tulang bisa bekerjasama dengan tulang lainnya karena ada sendi(artikulakio) yang menjadikan tulang menjadi fleksibel dalam pergerakan. kolumna vertebra.Simpulan Manusia bergerak. osikel auditori. sternum dan tulang iga.mencakup 60% otot rangka tubuh  Appendicular musculature . Artikulasi atau sendi adalah hubungan antara dua tulang yang berdekatan.menstabilkan atau menggerakkan komponen rangka appendikular . danmenurut fungsi persendian (berdasarkan jumlah gerakan yang mungkin dilakukan pada persendian). dan tulang lengan serta tungkai. Sendi di klasifikasikan sesuai dengan struktur (berdasarkan ada tidaknya rongga persendian diantara tulang-tulang yang berartikulasi dan jenis jaringan ikat yang berhubungan dengan persendian tersebut). berpindah tempat atau hanya menggerakkan bagian tubuhnya saja sesuai dengan keinginananya. tulang hioid. Bagian rangka aksial meliputi tengkorak. Tulang tidak mempunyai kemampuan untuk menggerakkan dirinya jadi ada otot yang menggerakkan tulang sehingga bisa terjadi gerakan. Pembagian otot penyusun tubuh manusia:  Axial musculature . tulang belakang.

rawan sendi yang licin dan membran sinovium serta kapsul sendi. berada pada sisi persendian dilapisi oleh tulang rawan hialin dan struktur keseluruhan berada dalam kapsul. Terdapat pada tulang tengkorak dimana lempeng-lempeng tulang tengkorak disambungkan oleh elemen fibrosa. adanya celah sendi. . dijumpai pada sendi-sendi ekstremitas.  Diarthroses:Memiliki pergerakan yang luas.contoh: sendi vertebra.  Amphiarthroses: Pergerakan yang terbatas.Berdasarkan pergerakannya sendi dibagi menjadi :  Synarthroses: pergerakan yang terbatas bahkan tidak dapat bergeak sama sekali. dan simfisis pubis.

2006.pdf .ac. 2004. Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula.id/internal/1308050290/material/anatomimuskuloskeletal. ethel.ui.Daftar Pustaka Sloane.dkk.Klien Gangguan Sistem Muskoloskletal:Seri Asuhan Keperawatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran. Suratun.Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran http://staff.

Penulis mengharapkan saran dan kritik dari semua pihak demi perbaikan di hari kemudian. Makalah ini berjudul “Anatomi muskoloskeletal” yang disusun untuk memenuhi tugas pada mata kuliah Basic Science in Nursing. Akhir kata. penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat dalam proses pembelajaran di Fakultas Keperawatan. Jatinangor.Maret 2012 Penulis .KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya karena penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini.

Makalah “ Anatomi Muskoloskeletal” Oleh Lia Aryanti 220110110112 Ilmu Keperawatan FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJADJARAN Jatinangor 2012 .