You are on page 1of 18

XII AK 1

SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA INDONESIA

DISUSUN OLEH:
A HASLINDA LESTARI ABD KADIR JAELANI ACHMAD RIADY DIANA DAMAYANTI HARDIANA R YULIANTI
TUGAS KELOMPOK XII AK 1

Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas pengetahuan tentang Sistem Pemerintahan Negara Indonesia. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Makassar. 7 September 2013 Penyusun Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 2 .KATA PENGANTAR Puji Syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Penulis sadar dalam penyusunan Makalah ini masih banyak terdapat kekurangan oleh sebab itu penyusun mengharapkan saran yang membangun agar dapat menjadi acuan dalam penyusunan makalah yang akan datang. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Terima kasih. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya.

............................................................... 1 Kata Pengantar ............. Pembahasan Pengertian Sistem Pemerintahan.......... 17 Daftar Pustaka……………………………………………………………………………...................................................................... 8 Sistem Pemerintahan Indonesia menurut UUD 1945 Setelah Amandemen (perubahan)………………………………………………………………………………................................ Pendahuluan Latar Belakang.......... Penutup Kesimpulan………………………………………………………………………………..... 7 Pokok-pokok Sistem pemerintahan RI sebelum perubahan UUD 1945………….................. 13 Pokok-pokok sistem pemerintahan RI setelah perubahan UUD 1945……………..................................... 2 Daftar Isi........... 7 Sistem Pemerintahan Menurut UUD 1945 Awal Kemerdekaan……………………..............DAFTAR ISI Halaman Judul ................. 6 Sistem Pemerintahan Indonesia Menurut UUD 1945 Sebelum Amandemen (Perubahan)……………………………………………………………………………….................................................................... 18 Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 3 .................................... 15 Bab III........... 3 BAB I.............. 5 Sistem Pemerintahan Negara RI Menurut UUD 1945 Di Awal Kemerdekaan ……............ 16 Saran……………………………………………………………………………………….................. 13 Mekanisme Pemberhentian Presiden Dan Atau Wakil Presiden Setelah Amandemen……………………………………………………………………………….............. 4 BAB II............................................

”Dengan demikian. “Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undanag-Undang Dasar.BAB I PENDAHULUAN A. Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan sebagai kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Hal itu didasarkan pada Pasal 4 Ayat 1 yang berbunyi. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa bentuk negara Indonesia adalah kesatuan. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 4 . Untuk mengetahuinya. sistem pemerintahan di Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial. Selain bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik. terlebih dahulu dibahas mengenai sistem pemerintahan. sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republik. Berdasarkan Pasal 1 Ayat 1 UUD 1945. Latar Belakang Pembukaan UUD 1945 Alinea IV menyatakan bahwa kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu disusun dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat.

dan bekerjanya lembaga negara dalam mencapai tujuan pemerintahan negara yang bersangkutan. tatanan. Sedangkan Pemerintahan berasal dari kata pemerintah. dan yang berasal dari kata perintah. c. Negara. serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Dan Kekuasaan Yudiskatif yang berate kekuasaan mengadili terhadap pelanggaran atas undang-undang. Kekuasaan dalam suatu Negara menurut Montesquieu diklasifikasikan menjadi tiga. urusan dalam memerintah Maka dalam arti yang luas. Pemerintahan adalaha perbuatan. pemerintaha adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan-badan legislative. perdamaian abadi dan keadilan social. system pemerintaha negara menggambarkan adanya lembaga-lembaga negara. Kekuasaan Legislatif yang berate kekuasaan membentuk undangundang. hubungan antarlembaga negara. kata-kata itu berarti: a. eksekutif. Jadi. atau cara. Dan dalam Kamus Bahasa Indonesia. cara. Tujuan pemerintahan negara pada umumnya didasarkan pada cita-cita atau tujuan negara. atau. Kata system merupakan terjemahan dari kata system (bahasa Inggris) yang berarti susunan. yaitu Kekuasaan Eksekutif yang berarti kekuasaan menjalankan undang-undang atau kekuasaan menjalankan pemerintahan. jaringan. legislative dan yudikatif. Pemerintah adalah kekuasaan yang memerintah suatu wilayah. Misalnya. Dalam arti yang sempit. Lembagalembaga yang berada dalam satu system pemerintahan Indonesia bekerja secara Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 5 . tujuan pemerintahan negara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Perintah adalah perkataan yang bermakna menyuruh melakukan sesuatau b. Pengertian Sistem Pemerintahan Istilah system pemerintahan berasal dari gabungan dua kata system dan pemerintahan. Sistem pemerintaha diartikan sebagai suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapaian tujuan dan fungsi pemerintahan.BAB II PEMBAHASAN A. daerah. Komponen-komponen tersebut secara garis besar meliputi lembaga eksekutif. mencerdaskan kehidupan bangsa. dan yudikatif di suatu Negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. hal.

3. Apabile semua menteri yang ada tersebut dikoordinir oleh seorang perdana menteri maka dapat disebut dewan menteri/cabinet. Sistem Pemerintahan Negara RI Menurut UUD 1945 Di Awal Kemerdekaan. Setiap departemen akan dipimpin oleh seorang menteri. Inilah dasar dianutnya sistem Pemerintahan Parlementer di Indonesia sampai dengan dikeluarkannya dekrit presiden tangal 5 Juli 1959. DPR. menurut ketentuan UUD 1945. Presiden dapat mengganti menteri yang dipandang tidak mampu melaksanakan tugas. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 6 . 4. karena presiden memiliki hak prerogative.bersama dan saling menunjang untuk terwujudnya tujuan dari pemerintahan di negara Indonesia. Masa jabatan menteri tergantung kepercayaan dari presiden. Namun prinsip sistem presidensial dapat kita pahami dari adanya ketentuan-ketentuan UUD 1945. dan kabinet ministrial. A. Presiden adalah pihak yang menyusun kabinet atau dewan menteri. Kabinet dapat berbentuk presidensial. pengubahan dan pembubaran kementerian Negara diatur dalam undang-undang” Dari ketentuan UUD 45 di atas dapat disimpulkan bahwa Indonesia menganut system pemerintahan presidensial : Presiden sebagai kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan. sejak bulan November 1945. Akan tetapi pada waktu itu MPR. sebagai berikut : Pasal 4 ayat 1 UUD 45 : “Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar” Pasal 17 ayat 1 : “Presiden dibantu oleh menteri Negara” Pasal 17 ayat 2 : “ Menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden” Pasal 17 ayat 3 : “Setiap menteri membidangi urusan tert entu dalam pemerintahan” Pasal 17 ayat 4 : “Pembentukan. dan DPA belum ada atau terbentuk sehingga presiden juga memegang kekuasaan legislative yang dibantu oleh KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat). Apabila kita bicara sistem pemerintahan Indonesia pada awal kemerdekaan. berdasarkan Maklumat Pemerintah tanggal 14 November 1945. tetapi hanya bertindak sebagai pembantu presiden. 2. 1. maka sistem pemerintahan Indonesia bersifat Presidensial dalam arti bahwa para menteri tidak bertanggung jawab pada badan legislative atau parlemen/DPR. Dalam suatu negara yang bentuk pemerintahannya republik. 2. presiden adalah kepala negaranya dan berkewajiban membentuk departemen-departemen yang akan melaksakan kekuasaan eksekutif dan melaksakan undang-undang. Tidak satupun pasal dalam UUD 1945 yang menyebutkan dengan tegas bahwa sistem pemerintahanNegara RI adalah sistem presidensial. 3. Sistem pemerintahan Indonesia pernah mengalami perubahan menjadi sistem Parlementer. Pada masa ini 1. Para menteri bertanggung jawab kepada presiden bukan kepada DPR atau parlemen. 5. 4. yaitu tanggung jawab politik terletak di tangan para menteri.

dengan tugasnya sbb : 1) Menetapkan Undang-Undang Dasar. MA. 3. Sejak tanggal 27 Desember 1949 Negara Kesatuan RI berubah menjadi ( Republik Indonesia Serikat-RIS). Presiden diberi tugas untuk melaksanakan garis-garis besar haluan Negara (GBHN). Sistem Pemerintahan Indonesia Menurut UUD 1945 Sebelum Amandemen (Perubahan) 1. kedudukan presiden tidak tergantung dari DPR karena Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR tetapi kepada MPR. Sistem konstitusional. artinya kedaulatan rakyat dipegang oleh MPR sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia. Kekuasaan Negara tertinggi di tangan MPR. dewan menteri. Indonesia adalah Negara hukum (rechstaat). Pokok-pokok Sistem pemerintahan RI sebelum perubahan UUD 1945 1. 2) Menetapkan GBHN ( garis-garis Besar haluan Negara). dan DPA. wakil kepala Negara (wakil Presiden). DPR. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 7 .sistem politik dalam negeri tidak stabil karena menganut sistem banyak partai. artinya Negara Indonesia berdasarkan atas hukum bukan berdasarkan atas kekuasan belaka. 4. artinya pemerintah berdasar atas system konstitusi atau hukum dasar untuk mengendalikan pemerintahan supaya tidak sewenang-wenang atau diktator. Kedudukan antara Presiden dan DPR adalah sejajar (neben) dan dalam menetapkan APBN dan UU Presiden harus mendapatkan persetujuan DPR. dan BPK. Kabinet bertanggung jawab pada parlemen. 2. Presiden menjalankan GBHN dan bertanggung jawab kepada MPR karena ia adalah mandataris MPR. Presiden tidak dapat salah atau dipersalahkan atau (The King can do no wrong). 3) Mengangkat kepala Negara (Presiden). 5. 3) Meminta pertanggung jawaban presiden. Begitu juga dengan sistem pemerintahan pada masa UUD Sementara 1950 adalah menganut sistem parlementer dengan lembaga negaranya adalah Presiden. tanggung jawab penuh penyelenggaraan pemerintahan ada di tangan presiden. Sedangkan wewenang MPR sbb: 1) Mengubah Undang-Undang Dasar 2) Memberhentikan Presiden dan wakil presiden. Menteri-menteri. Presiden sebagai kepala Negara dan tanggung jawab pemerintahan ditangan perdana Menteri bersama para menterinya. Antara Presiden dan DPR tidak dapat saling menjatuhkan. B. maka Negara. Lembaga Negara di masa RIS adalah presiden. Presiden ialah penyelenggara pemerintah Negara yang tertinggi menurut UUD 1945. Presiden tidak bertanggung jawab pada DPR. pemerintah dan lembaga-lembaga Negara dalam melaksanakan tugasnya harus dilandasi serta dipertanggung jawabkan secara hukum. senat. sehingga mengakibatkan pergantian kabinet berkali-kali. Menurut UUDS 1950. MA. Presiden tidak bisa diganggu gugat. DPR. menurut konstitusi RIS presiden adalah sebagai kepala negara dan Kepala pemerintahan di tangan Perdana Menteri.

tanda jasa.mengangkat dan memberhentikan menteri.memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD. maka MPR berwenang memecat presiden. Pelaksanaan UU (eksekutif) : . Presiden memilih . mengangkat dan memberhentikan menterimenteri Negara. sebab Presiden selain bertanggung jawab kepada MPR ia juga harus sungguh-sungguh memperhatikan suara DPR karena DPR mengawasi tindak tanduk preseiden dalam menjalankan tugas. Membuat perjanjian dengan Negara lain dengan persetujuan DPR (pasal 11) 2). misalnya dalam menetapkan keputusan presiden (pasal 4 ayat 1) . dan lain. serta menerima duta (pasal 13) 3). Kedudukan menteri tidak tergantung DPR.undang (Legislatif) .lain tanda kehormatan (pasal 15) c.menetapkan Peraturan Pemerintah untuk menjalankan undangundang (pasal 5 ayat 2) . Bila pertanggung jawaban presiden ditolak. walaupun kepala Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. a. Pembentukan undang. memberikan grasi. ia bukan diktator.menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang/Perpu (pasal 22) 3. Kepala pemerintahan 1. Dalam bentuk ketatanegaraan Indonesia sesuai dengan ketentuan UUD 1945. dan rehabilitasi (pasal 14) b. menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR.menteri Negara (pasal 17) 2.undang dengan persetujuan DPR (pasal 5 ayat 1) . yaitu sebagai berikut. 2. Kepala Negara 1). Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata (Pasal 10) Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 8 . Mengangkat duta dan konsul.membentuk undang. Menteri Negara ialah pembantu presiden. Kekuasaan kepala Negara tidak tak terbatas.6. Memberi gelar. di bidang kehakiman 9Yudikatif). memorandum kedua selama 1 bulan. 7. amnesty. abolisi. Sistem Pemerintahan Menurut UUD 1945 Awal Kemerdekaan Sistem pemerintahan Indonesia pada masa UUD 1945 adalah presidensial. Presiden mempunyai tiga tugas pokok. Apabila presiden sungguh-sungguh melanggar haluan Negara maka DPR dapat memperingati presiden dengan mengeluarkan memorandum pertama selama 3 bulan. DPR dapat mengundang MPR untuk menggelar Sidang Istimewa untuk meminta pertanggungjawaban presiden.

pada tanggal 18 agustus 1945 memilih Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai presiden dan wakil presiden RI. atas usul BP-KNIP. dan kekuasaan pemerinthan di pegang oleh perdana mentri yang secara bersama-sama atau sendiri-sendiri bertanggung jawab kepada KNIP yang berfungsi sebagai DPR dan tidak bertanggung jawab kepada presiden seperti yang dikehendaki oleh UUD 1945. Sejak saat itu kekuasaan presiden sebagian beralih kepada komite nasional Indonesia pusat ( KNIP ). Menyatakan keadaan bahaya (Pasal 12) Panitia persiapan kemerdekaan Indonesia. maka KNIP diberi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan GBHN.X tanggal 16 Oktober 1945 yang berisi bahwa selama belum dibentuknya MPR dan DPR. membentuk Komite Nasional Indonesia (KNI) sebagai pembantu presiden sebelum DPR dan MPR dapat didirikan.X tanggal 16 Oktober 1945. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 9 . diantaranya: a. Berubahnya fungsi Komite Nasional Pusat (di bentuk PPKI. antara lain sebagai berikut: a. Dan sejak tanggal 14 November 1945 presiden Soekarno berkedudukan sebagai kepala negara. pemerintah mengeluarkan maklumat pemerintah pada tanggal 3 November 1945. Terjadinya perubahan istem kabinet presidensial menjadi kabinet parlementer berdasarkan usul Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat ( BP-KNIP ) pada tanggal 11 November 1945. b. membentuk Badan keamanan Rakyat (BKR) c. Presiden pada masa ini dapat melaksankan kekuasaan yang besar. Keadaan ini berlangsung hingga dikeluarkanya maklumat wakil presiden No. yaitu Partai Nasional Indonesia.1). dan ikut menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara ( sesungguhnya wewenang MPR ). Ada beberapa Praktik kenegaraan yang dalam kurung waktu 1945-1949 dianggap tidak sesuai dengan UUD 1945. yang kemudian disetujui oleh presiden dan di umumkan dengan maklumat pemerintah tanggal 14 November 1945. Menyatakan perang dan membuat perdamaian dengan persetujuan DPR (Pasal 15) 2). Selanjutnya tanggal 22 Agustus 1945 sidang PPKI menetapkan beberapa pokok penyelenggaraan Negara dalam rangka melaksanakan aturan peralihan UUD 1945. b.keputusan ini berdasarkan maklumat wakil presiden No. Untuk merintis jalan terbentuknya kabinet parlementer. tanggal 22 Agustus 1945 ). tanpa ada pengawasan dari badan lainnya . membentuk partai politik sebagai alat perjuangan. Kedudukan KNIP yang semula sebagai badan pembantu presiden menjadi parlemen (Badan Perwakilan Rakyat). yaitu dari pembantu presiden menjadi badan yang diserahi kekuasaan legislatif ( seharusnya DPR ).

dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Pertanggung jawaban menteri baik secara perorangan maupun bersama-sama adalah kepada DPR namun harus melalui keputusan pemerintan (Pasal 74 ayat 5) e.2. Presiden Ris mempunyai kedudukan rangkap yaitu sebagai kepala Negara dan kepala pemerintahan (Pasal 68 & 69) Berdasarkan uraian tersebut jelas bahwa sistem pemerintahan yang dianut pada masa konstitusi Ris bukan kabinet parlementer murni melainkan sistem parlementer kabinet semu (Quasi Parlementer) karena dalam sistem Parlementer murni. Kekuasaan perdana menteri masa dicampur tangani oleh presiden. bukan oleh parlemen (Pasal 74) d. bukan oleh parlemen sebagi mana lazinnya (Pasal 74 ayat 2). sedangkan kepala pemerintahannnya dipegang oleh perdana menteri (Pasal 68 ayat 1) c. Pasal 69 ayat 1 KRIS :”Presiden ialah kepala negara” b.d 17 Agustus 1950) adalah parlementer. Parlementer adalah suatu pemerintahan di mana kabinet bertanggung jawab kepada parlement. Hal itu dapat dilihat pada ketentuan bahwa presiden dan menterimenteri bersama sama merupakan pemerintah. b. Pasal 118 ayat 2 KRIS:”Menteri-menteri betanggung jawab atas seluruh kebijaksanaan pemerintah. baik bersama-sama untuk seluruhnya maupun masing-masing untuk bagiannya sendiri-sendiri dalam hal itu” Sistem pemerintahan parlementer. tapi kenyataannya parlemen kedudukannya hanya terbatas pada hal-hal tertentu saja Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 10 . Sistem Pada Masa Konstitusi RIS 1949 Sistem pemerintahan Indonesia yang dianut oleh konstitusi RIS. Kabinet dibentuk oleh presiden. DPR juga tidak dapat menggunakan Mosi tidak percaya terhadap kabinet (Pasal 188 & 122) f. Penerapan sistem pemeri ntahan parlementer oleh konstitusi RIS adalah sistem pemerintah parlementer kabinet semu ( quasi parlementer ) yang didasarkan pada : a. kabinet semu (quasi parlementer) yang dianut oleh konstitusi RIS. parlemen (legislative) mempunyai kedudukan yang sangat menentukan terhadap kekuasaan pemerintah (eksekutif). Pengangkatan perdana menteri dilakukan oleh presiden. Seharusnya presiden hanya sebagai kepala Negara. Pasal 118 ayat 1 KRIS :”Presiden tidak dapat diganggu gugat” c. Parlemen tidak mempunyai hubungan erat dengan pemerintah sehingga DPR tidak punya pengaruh besar terhadap pemerinta. (27 Desember 1949 s.

Sistem pemerintahan pada masa UUDS 1950 Sistem pemerintahan yang dianut oleh UUD sementara 1950 (17 Agustus 1950-5 Juli 1959). Menteri-menteri bertanggung jawab atas keseluruhan kebijaksanaan pemerintah. dan kestabilan politik. 46 ayat 1) Praktik-praktik sistem parlementer yang diterapkan pada masa UUDS 1950 tidak membawa bangsa Indonesia kearah kemakmuran. Hal ini tercermin dari jatuh bangun nya kabinet dalam kurung waktu 19501959. 51 ayat 1). d. Kabinet Natsir : 6-9-1950 s/d 27-4-1951 Kabinet Sukiman : 27-4-1951 s/d 3-4-1952 Kabinet Wilopo: 3-4-1952 s/d 30-7-1953 Kabinet Ali Sostroamidjojo:30-7-1953 s/d 12-8-1955 Page 11 Sistem Pemerintahan Negara Indonesia . Pengangkatan atau penghentian menteri-menteri dan kabinet melakukan dengan keputusan presiden (lazimnya oleh parlement) (pasal 51 ayat 5) e.3. b. Kekuasaan perdana menteri sebagai ketua dewan yang masing dicampur tangani oleh presiden (Seharusnya presiden hanya sebagai kepala Negara dan kepala pemerintahannya adalah perdana menteri (Pasal 46 ayat 1) c. Pembentukan kabinet dilakukan oleh presiden dengan menunjuk seseorang atau beberapa orang pembentuk kabinet ( lazimnya oleh parlemen ) (pasal 50 jo. baik bersama-sama untuk seluruhnya maupun masingmasing untuk bagiannya sendiri-sendiri Ciri parlementer dapat dilihat juga pada ketentuan pasal 84 UUDS 1950 yang berbunyi “presiden berhak membubarkan dpr. keteraturan. Cirri sistem pemerintahan ini dapat dilihat dalam pasal 83 UUDS 1945 yaitu sebagai berikut a. Presiden dan wakil presiden berkedudukan selain sebagai kepala negara juga sebagai kepala pemerintahan (seharusnya terpisa) (pasal 45 jo. yang tetap masih bersifat semu (Kuasi parlementer). d. sampai terjadi pergantian kabinet yaitu : a. Perdana menteri diangat oleh presiden (Seharusnya oleh parlemen) (Pasal 51 Ayat 2) b. c. tidak jauh berbeda dengan konstitusi RIS 1949. Ketidak murnian (Semu) parlementer pada masa UUD 1950 ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut : a. Presiden & Wakil presiden tidak dapat diganggu gugat b. keputusan presiden yang menyatakan kebubaran itu memerintahkan pula untuk mengadakan pemilihan DPR dalam 30 hari “ Dalam masa ini sistem yang dianut adalah kabinet parlementer dengan demokrasi liberal.

Kabinet Burhanuddin Harahap: 12-8-1955 s/d 24-3-1956 f. Sistem pemerintahan parlementer di tinggalkan dan bangsa Indonesia. 1982. Orde baru adalah suatu tatanan seluruh peri kehidupan rakyat. c. Kembali mnganut kabinet presidensial. masih dapat di temukan dalam UUDS 1950 4. yaitu pada tahun 1971. Dekrit presiden 5 juli 1959. Istilah orde baru muncul setelah diselenggarakan seminar II TNI/AD Ali SEKSOAD Bandung pada tanggal 25 -31April1966.e. Sebagai bentuk pelaksanaan demokrasi pancasila maka orde baru menyelenggarakan pemilihan umum secara teratur. pada tanggal 29 September 1955 (memilih parlemen) dan tanggal 15 Desember 1955 ( memilih anggota Konstituante) dengan UU Pemilu No. bangsa. Setelah berlakunya kembali UUD 1945. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 12 . demokrasi yang diterapkan adalah demokrasi terpimpin. Keberhasilan pemilu membuat pemerintahan orba. Kekosongan UU dapat membahayakan persatuan dan keselamatan negara. 1987. Pada masa orde lama . 1992. setelah itu lahirlah pemerintahan Orde baru yang dipimpim oleh pengemban Supersemar. Sistem pemerintahan pada masa UUD 1945 a. Indonesia dapat melaksanakan pemilu (masa kabinet Burhanuddin Harahap ) yang pertama kalinya. Sistem pemerintahan dalam UUDS 1950 adalah sistem parlementer yang masih terdapat pula cirri-ciri kabinet presidensil.7 tahun 1953 . telah mengakhiri pertentangan yang terjadi dalam badan konstituante.11 Maret 1966) Dekrit presiden 5 Juli 1959 merupakan peraturan yang dibuat oleh presiden untuk mengisi kekosongan UU . 1977. Kabinet Karya (Djuanda): 9-4-1957 s/d 10-7-1959 Pada masa berlakunya UUD sementara 1950. Kabuet Ali Sostroamidjojo II : 24-3-1956 s/d 9-4-1957 g. rakyat berharap kehidupan ketatanegaraan Indonesia kembali stabil dan pemerintahan presidensial yang demokratis. karna pada saat itu konstituante tidak berhasil membuat UU pengganti UUDS 1950. Dekrit presiden 5 Juli 1959 merupakan dasar hukum berlakunya kembali UUD 1945 dalam menggantikan UUDS 1950. dan negara yang diletakkan kembali kepada kemurniaan pancasila dan UUD 1945. dan 1997. Dan juga sistem pemerintahan yang dianut dalam konstitusi RIS. Orde Lama ( ORLA ) (5 Juli 1959. Orde Baru (ORBA) Sistem pemerintahan orde lama berakhir dengan keluarnya surat perintah 11 Maret 1966.

yaitu Presiden berhak mengajukan rancangan UU kepada DPR. dapat dilihat pada : 1) Pasal 4 ayat 1. tercantum dalam pasal 1 ayat 3 UUD 1945.lembaga negara. Soeharto akhirnya menyerahkan jabatannya sebagai presiden kepada wakil presiden B. dapat dilihat dalam pasal UUD 1945 yaitu : a. Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. yaitu MPR terdiri dari anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilu. yaitu Negara Indonesia adalah Negara hukum. sistem pemerintahan Indonesia masih menerapkan sistem presidensial. 3. dan diatur lebih lanjut dengan UU. d. adalah: 1) Mengubah dan menetapkan UUD. stabilitas keamanan. Pasal 5 ayat 2. dan dengan digantikannya Soeharto sebagai presiden oleh B. yaitu MPR hanya dapat memberhentikan presiden dan wakil presiden dalam masa jabatannya menurut UUD. presiden dibantu oleh menteri-menteria diangkat dan Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 13 . yaitu Presiden menetapkan peraturan pemerintah untuk menjalankan UU sebagaimana mestinya. 6. Pasal 5 ayat 1. Kekuasaan Negara tertinggi ada di MPR. dan perekonomian semakin membaik. Pasal 3 ayat 3. yaitu Presiden RI memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD. Pasal 2 ayat 1. wewenang dan tugas MPR.J Habibie berdasarkan pasal 8 UUD 1945.aksi demonstrasi mahasiswa bersama rakyat menuntut mundurnya Soeharto dari jabatannya sebagai presiden. Negara Indonesia adalah Negara hukum. 2) Melantik presiden dan/atau wakil presiden. 2. Pasal 4 ayat 1. pada tanggal 21 Mei 1998 terjadi aksi. yaitu Dalam melaksanakan kewajibannya presiden dibantu oleh satu orang wakil presiden 5. menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Sistem Pemerintahan Indonesia menurut UUD 1945 Setelah Amandemen (perubahan) Pokok-pokok sistem pemerintahan RI setelah perubahan UUD 1945 1. b. Oleh karena itu. Presiden ialah penyelenggara pemerintah Negara yang tertinggi menurut UUD. sesuai dengan pasal 2 ayat 1 dan berdasarkan pasal 3 UUD 1945. 3) Dapat memberhentikan presiden dan/atau wakil presiden dalammasa jabatannya menurut UUD.J Habibie sebagai presiden baru maka masa pemerintahan orde baru berakhir. e. 4. Soeharto sebagai presiden Indonesia telah dipilih MPR sebanyak 6 kali pemilu. Menteri Negara ialah pembantu presiden. 2) Pasal 4 ayat 2.J Habibie menjadi presiden ke-3 RI. yaitu Preaisen RI memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD. 3. Kemudia MPR melantik B. Sistem Konstitusional. c.

Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 14 . pembentukan. 2) Angket. pengubahan. pengubahannya diatur dalam pasal 17 UUD 1945.diberhentikan oleh presiden. dan pembubaran kemeterian Negara diatur dalam Undang-undang. 7) Budget. adalah hak setiap anggota DPR dimana tidak bisa disomasi atau dituntut didepan pengadilan terhadap pernyataannya. 3) Menyatakan pendapat dalam sidang DPR. Serta mengefektifkan hak-hak DPR dalam mengontrol jalannya pemerintahan oleh presiden sesuai dengan pasal 20 A ayat 2 dan 3 UUD 1945. adalah hak DPR untuk menetapkan APBN. Hak-hak DPR yaitu: 1) Interplasi. 2) Ayat 2 : Menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh presiden. 3) Ayat 3 : Setiap menteri membidangi urusan tertentu dalam pemerintahan. adalah hak DPR untuk mengadakan penyelidikan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap melanggar UU. Kekuasaan kepala Negara tidak tak terbatas. pembubaran. 4) Mengajukan Pertanyaan dalam sidang DPR 5) Mengajukan usul dan pendapat tentang suatu rancangan Undang-undang. tugas dan wewenang DPR. 7. pertanyaannya yang dikemukakan baik lisan dan tertulis dalam rapat DPR baik dalam sidang atau luar sidang yang berkaitan dengan fungsi. MPR berwenang memberhentikan presiden dalam masa jabatannya sesuai dengan pasal 3 ayat 3 UUD 1945. 4) Ayat 4 : Pembentukan. 6) Imunitas atau hak kekebalan hukum. adalah hak DPR untuk meminta keterangan kepada pemerintah. yaitu: 1) Ayat 1 : Presiden dibantu oleh menteri-menteri Negara.

Dalam hal terbukti maka DPR mengadakan sidang paripurna untuk meneruskan usul perberhentian kepada MPR. Apabila usul DPR tidak diterima maka presiden atau wakil presiden terus mrenjabat. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 15 . dan apabila usul DPR diterima maka presiden dan atau wakil presiden diberhentikan. Bila presiden atau wakil presiden terbukti atau tidak terbukti maka MK menyampaikan hasil keputusan itu kepada DPR. Keputusan disetujui sekurangnya 2/3 dari jumlah yang hadir setelah presiden atau wakil presiden menyampaikan penjelasan. mengadili dan memutus paling lama 90 hari setelah permintaan dari DPR diterima. MPR wajib bersidang untuk memutuskan usul DPR paling lambat 30 hari sejak usul diterima dalam sidang paripurna yang dihadiri sekurangnya 3/4 jumlah anggota.Mekanisme Pemberhentian Presiden Dan Atau Wakil Presiden Setelah Amandemen : Usul datang dari DPR karena presiden atau wakil presiden telah melangar UU dan diajukan ke MK (Mahkamah Konstitusi ) dengan dukungan 2|3 dari jumlah anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna yang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota DPR. MK wajib memeriksa.

Fungsi MA adalah melakukan pengadilan. Para Bapak Bangsa yang meletakkan dasar pembentukan Negara Indonesia. Lembaga Yudikatif menjalankan kekuasaan kehakiman yang dilakukan oleh Mahkamah Agung (MA) sebagai lembaga kehakiman tertinggi bersama badan-badan kehakiman lain yang berada di bawahnya. Kesimpulan Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik. UUD 1945 juga mengatur hak dan kewajiban warga negara. dimana kedaulatan berada ditangan rakyat oleh rakyat untuk rakyat. pemerintah merespon desakan daerah-daerah terhadap sistem pemerintahan yang bersifat sangat sentralistis. Amandemen konstitusi ini mengakibatkan perubahan mendasar terhadap tugas dan hubungan lembaga-lembaga negara. seleksi dan penyusunan skala prioritasnya. namun kembali ke bentuk pemerintahan republik. pengaturan. Lembaga legislatif terdiriatas Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat. pemerintahan provinsi dipimpin oleh seorang gubernur. di mana Presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. yang telah memasuki tahap amandemen keempat.17 Agustus 1950). dan fungsi adminsitrasi. Setelah jatuhnya Orde Baru (1996 -1997). memberi nasehat. di bawah payung NKRI. yang mengatur kedudukan dan tanggung jawab penyelenggara negara. Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensil. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 16 . tugas. dengan menawarkan konsep Otonomi Daerah untuk mewujudkan desentralisasi kekuasaan. dan budaya yang tersebar di ribuan pulau besar dan kecil.dan hubungan antara lembaga-lembaga negara (legislatif. dan yudikatif). Konstitusi Negara Indonesia adalah UUD 1945. agama. Mereka sepakat menyatukan rakyat yang berasal dari beragam suku bangsa. pengawasan. Lembaga Eksekutif terdiri atas Presiden. setelah tercapainya kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. sedangkan di pemerintahan kabupaten/kota madya dipimpin oleh seorang bupati/walikota. Indonesia pernah menjalani sistem pemerintahan federal di bawah Republik Indonesia Serikat selama tujuh bulan (27 Desember 1949 . upayaupaya mewujudkan tujuan. pengambilan keputusan. Saat ini UUD 1945 telah mengalami beberapa kali amandemen. Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan. kewenangan. yang dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh seorang wakil presiden dan kabinet.BAB III PENUTUP A. eksekutif. dengan memakai sistem demokrasi. Di tingkat regional.

oleh karena itu saya sangat mengharap kritik dan saran yang membangun dari para pembaca. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 17 . agar saya dapat memperbaiki pembuatan makalah saya di waktu yang akan datang. Saran Saya sangat menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna.B.

DAFTAR PUSTAKA - Amir Taat Nasution. “Sistem Politik Indonesia : Penghampiran dan Lingkungan” . “Dasar – dasar ilmu Politik” . “Kamus Politik Nasional” . Mandar maju. 2003 Sukarna. 1953 Arbi Sanit. 1993 - Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Page 18 . energie. Dkk. Gramedia. “Jurnal Ilmu Politik” . “Sistem Politik Indonesia. 1980 Assosiasi Ilmu Politik Indonesia. yayasan ilmu – ilmu sosial & FIS – UI. Jilid 4” . Gramedia. 1986 Mariam Budiarjo.