You are on page 1of 6

BAB I PRINSIP DASAR KONSTRUKSI PADA PESAWAT

1. Pengantar. Pada bab ini dibahas tentang beberapa prinsip dasar konstruksi pada pesawat terbang beserta pembahasan tentang material dasar pada pesawat terbang. 2. Pengenalan. Pada umumnya konstruksi pesawat terbang terdiri dari beberapa bagian yang disambung menjadi satu kesatuan secara utuh. Dalam bab ini akan dibahas tentang konstruksi pesawat secara umum dan karakteristik material pesawat secara umum. 3. Bagian-bagian pesawat secara garis besar adalah sayap (wing), badan ( fuselage), ekor ( empenage), bidang kendali kontrol (control surface), alat pendarat (under carriage). a. Sayap adalah bagian pesawat terbang yang berfungsi utama untuk memproduksi gaya angkat (lift), selain itu juga untuk penempatan engine, landing gear ataupun senjata ( roket/bom). Termasuk bagian yang terintegrasi pada sayap adalah flap dan aileron. Flap merupakan peralatan yang dipakai untuk meningkatkan koefisien lift sedangkan aileron termasuk bidang kendali pesawat untuk membentuk momen rolling. b. Badan berfungsi untuk penempatan manusia, barang (bagasi) ataupun peralatan terbang yang lain serta berfungsi untuk menghubungkan bagian utama dari kerangka kedalam satu kestuan, terutama sayap dan ekor. Badan merupakan bagian pesawat yang memproduksi gaya hambat (drag) terbesar. c. Ekor mempunyai fungsi untuk penstabil pesawat terbang dalam arah longitudinal dan directional, selain itu juga berfungsi untuk pengendakian gerak longitudinal dan directional. Ekor terdiri dari horisontal stabilizer dan vertikal stabilizer. d. Kendali pesawat berfungsi untuk mengendalikan bidang-bidang kendali pesawat aileron, elevator dan rudder. Aileron merupakan bidang kendali pesawat untuk menggerakkan pesawat arah lateral (guling/rolling), elevator untuk menggerakkan pesawa arah vertikal (pitching) dan rudder berfungsi untuk menggerakkan pesawat secara directional (yawing)

Gaya inertia. baik pembebanan statis atau dinamis pada suhu biasa. gaya-gaya (beban) tersebut adalah a. semakin besar massa pesawat maka gaya beratnya juga semakin besar. Sifat mekanis suatu logam adalah kemampuan atau kelakuan logam itu sendiri untuk menahan beban-beban yang dikenakan kepadanya. Alat pendarat memungkinkan pesawat terbang bergerak di atas tanah dan air. Sifat –sifat material pesawat yang dimaksud adalah : a. melakukan start ( persiapan take off) dan melakukan pendaratan. Selama penerbangan pesawat mendapatkan gaya-gaya yang bekerja secara statis maupun dinamis. yaitu gaya yang ditimbulkan karena perubahan kecepatan/ percepatan. gaya angkat (lift). suhu tinggi ataupun suhu dibawah nol derajat. yaitu gaya yang ditimbulkan sistem propulsi pesawat. Oleh karena pesawat selalu mendapatkan pembebanan selama penerbangan maka konstruksi pesawat harus mampu menahan gaya-gaya tersebut tanpa mengalami kegagalan/failure pada material pesawat. 5. lentur. 4. gaya hambat(drag) serta gaya slip samping. Beban statis dapat berupa beban tarik. Sistem propulsi secara garis besar dibagi propulsi sistem piston/propeller dan propulsi sistem pancar gas/jet engine. Sifat Mekanik. Gaya gesek. geser dan kombinasi dari beban tersebut. baik besar maupun arahnya pada setiap saat. c. d. . tekan. Dalam hal ini ada tiga yaitu. e. Gaya dorong. yaitu gaya yang ditimbulkan karena pergerakan aliran udara yang bergesekan dengan permukaan pesawat. Gaya aerodinamika. Gaya ini berbanding lurus dengan massa pesawat. puntir. Selai itu konstruksi pada mesin yang selalu mendapatkan panas yang tinggi akibat pembakaran pada mesin maka material pada mesin harus mempunyai karakteristik titik lebur yang sangat tinggi. Yaitu beban yang tetap. Gaya berat adalah gaya yang diakibatkan karena gaya tarik bumi (gravitasi). Beban Statis. yaitu gaya friksi yang diakibatkan gesekan terhadap landasan run way pada saat persiapan melakukan take off atau pada saat setelah pendaratan/landing. b.2 e. Yang dimaksud dengan pembebanan statis dan dinamis adalah : 1).

Pengaruh panas dapat juga merubahan struktur bila kombinasi pemanasan dan pendinginan dilakukan pada laju tertentu. yaitu statis atau dinamis yang menyangkut frekuensi pembebanan. Yaitu suatu perubahan bentuk yang segera hilang kembali bila beban yang menyebabkan deformasi tersebut ditiadakan (mempunyai daya elastis). Jenis-jenis beban dinamis dapat berupa beban-beban tersebut diatas. meskipun beban yang menyebabkan deformasi tersebut ditiadakan. Sifat fisik suatu bahan adalah kelakuan bahan itu sendiri karena mengalami peristiwa fisika seperti adanya pengaruh panas dan listrik. b. . bahan menyerap energi sebagai akibat adanya gaya yang bekerja sepanjang jarak deformasi. Deformasi suatu logam adalah perubahan ukuran atau bentuk karena pengaruh beban yang dikenakan kepadanya. Kekuatan dielektrik adalah kemampuan bahan untuk menahan terjadinya aliran listrik. beban tiba-tiba. Sedang sebaliknya adalah daya hantar listrik. Hal demikian banyak mempengaruhi atau dapat merubah sifat mekanis bahan. kekenyalan. 3) Deformasi Elastis. Sifat karena pengaruh panas antara lain sifat-sifat karena pemanasan sampai mencair atau sebaliknya. 1) Sifat Karena Pengaruh Panas. Proses ini dikenal dengan nama perlakuan panas atau " heat treatment". Sedangkan konstanta dielektrik adalah perbandingan antara jumlah muatan listrik yang tertampung pada suatu kapasitor di mana bahan ada di dalamnya. terhadap jumlah muatan listrik yang tertampung pada keadaan kapasitor tak terisi bahan tersebut dan vakum. batas kelelahan. Titik cair dan titik didih logam merupakan transisi perubahan fasa. dan sifat karena perubahan-perubahan ukuran dan srukture intern oleh pengaruh panas. kegetasan. Sifat mekanis logam ditentukan oleh keadaan pembenanan. Selama deformasi. keuletan. keliatan. tekanan dan besar pembebanan. tahan aus. Sifat Fisik. Sebagaimana contoh deformasi yang terjadi pada pembebanan tarik. 2) Sifat Karena Pengaruh Listrik. batas penjalaran dan kekuatan stress rupture. 4) Deformasi Plastis. Sifat listrik yang terkenal adalah tahanan dari suatu bahan terhadap aliran listrik. Adalah suatu perubahan bentuk yang tetap ada. yaitu kesanggupan bahan untuk mengalirkan listrik. Bila suatu logam dibebani suatu gaya. Sifat-sifat mekanis logam itu antara lain adalah sifat kekuatan.3 2) Beban Dinamis. keadaan lingkungan. kekerasan. suhu. beban berubah-ubah dan beban jalar. Adalah beban yang besar dan arahnya berubah menurut waktu. maka akan mengalami deformasi.

Akurat dalam perhitungan bentuk/dimensi permukaan (accurate outer shape and dimension). Sifat ini harus diketahui lebih dahulu sebelum pengolahan bahan dilakukan. Lapisan oksida yang terjadi pada permukaan logam tersebut merupakan lapisan pelindung dari serangan korosi selanjutnya. Pengujian logam secara teknologis yang perlu dilakukan antara lain meliputi pengujian dalam mampu las (welding ability). Korosi dapat dilihat pada peristiwa larutnya suatu logam. Ada beberapa logam yang terkorosi pada permukaannya. Sifat teknologis adalah sifat atau kelakuan suatu bahan yang timbul dalam proses pengolahannya. karena dalam keadaan cair mudah mengoksid dan oksid ini tetap melayang dalam cairan aluminium serta melarutkan gas. Selanjutnya korosi ini akan dibahas tersendiri pada bab yang lain. mampu mesin yang baik. Hal ini angat penting karena menjadi . 5. Pengujian tersebut dilakukan sehubungan dengan pengolahan-pengolahan untuk produk benda pemakaian.4 c. mampu cor (cast ability). Sifat kimia dari bahan mencakup antara lain kelarutan bahan tersebut pada larutan. Sifat ini harus diketahui lebih dahulu sebelum pengolahannya. dan hampir semua bahan akan mengalami gejala serupa atau gejala korosi dan ketahanan bahan terhadap serangan korosi ini merupakan hal yang sangat penting dalam praktek. mempunyai sifat mampu las. Paduan ini mudah dituang dan biasa digunakan untuk pembuatan bagian-bagian mesin misalnya silinder motor piston (motor bakar) untuk pesawat terbang. Hampir seluruh dari sifat-sifat kimia ini erat hubungannya dengan kerusakan atau deteriorasi secara kimia. yang merupakan lapisan pelindung terhadap logam itu sendiri. mampu keras (hardenability). Pesawat terbang harus terbuat dari material yang memenuhi persyarata— persyaratan sebagai berikut : a. Sifat Kimia. Di samping itu waktu pembekuan volumenya menjadi 6-7% lebih kecil. mampu mesin (machineabilty). Korosi adalah pengrusakan bahan karena pengaruh lingkungan. Sedangkan aluminium murni sukar dituang.5%. Hal ini terjadi misalnya pada aluminium atau tembaga. dan korosi galvanis yang juga disebut korosi elektro kimia adalah peristiwa reaksi kimia karena perbedaan potensial antara dua macam logam atau dua macam fasa yang berlainan pada suatu logam. baja karbon tinggi yang mengandung kadar karbon 0. Ada dua macam korosi secara garis besar yaitu korosi karena reaksi kimia langsung dan korosi karena efek galvanis. Untuk memperoleh sifat mampu tuang yang baik maka aluminium tersebut dibuat paduan. basa atau garam dan pengoksidasian terhadap bahan tersebut. misalnya dipadu dengan 3% silisium. yaitu mulai dari proses awal sampai akhir pembentukan. d. dan sangat menyusut.7 sampai 1. Sebagai contoh misalnya. mampu tempa. Sifat Teknologis.

. sehingga harus mampu menahan pembebanan tersebut tanpa terjadi kegagalan pada materialnya.5 parameter penting dalam perhitungan karakteristik aerodinamika. Ulet dan kuat (rigid and strong). Keuletan dan kekuatan atau disebut ketangguhan suatu materal menjadi hal yang penting karena pesawat mengalami pembebanan yang besar dan dalam waktu yang lama. b. yaitu koefisien gaya angkat dan karakteristik gaya hambat.

biaya perawatan. Jelaskan gaya-gaya yang bekerja pada pesbang! c. Biaya produksi yang sesuai kualitas (reasonable production cost). Usia pakai yang panjang (Long design life). d. Jelaskan persyaratan-persyaratan yang harus diperhatikan pada pemilihan materialpesbang! . 6. Biaya perawatan (reasonable maistenance cost). Biaya produksi atau manufaktur harus sesuai kualitas bahan. Hal ini menjadi pertimbangan perusahaan dalam pemilihan bahan yang berkualitas dengan harga yang relatif murah. Biaya perawatan juga menjadi perhatian utama karena usia pakai pesawat diharapkan panjang. biaya yang dibutuhkan dapat ditekan serendah mungkin. Soal-soal latihan a. Jelaskan sifat-sifat material pada pesbang! d. kemampuan bahan dan sebagainya. Hal ini bisa terwujud apabila dalam pemilihan bahan serta konstruksi pesawat didesain dengan pertimbangan biaya perawatan yang murah. Oleh karenanya perancangan/desain awal pesawat harus dipertimbangkan tingkat ekonomis material bahan.6 c. Sebutkan bagian-bagian utama pesawat terbang! Jelaskan fungsi masing-masing bagian tersebut! b. sehingga pada saat perawatan dibutuhkan. Pesawat harus dirancang untuk usia pakai yang panjang dengan memperhatikan semua faktor. terutama dari pihak produsen/pabrik pesawat. e.