KULIAH BEDAH DIGESTIF

Dr. Yusmaidi, SpB

HERNIA DEFINISI Hernia : keluarnya isi suatu rongga dalam tubuh melalui defek pada dinding rongga tersebut  .

7. 6. 3. 2. Hernia Abdominal : Hernia Inguinalis Hernia Femoralis Hernia Umbilikalis Hernia Diafragmatika Hernia Morgagni Hernia Foramen Winslowi Hernia Obturatoria . 5. 4.HERNIA PD TUBUH  1.

2.1. Hernia Inguinalis Medialis / Direk Hernia Kongenital Hernia Akwisita / didapat Hernia insisi .    Hernia Inguinalis : terbanyak . Hernia Inguinalis Lateralis / Indirek .

HERNIA INGUINALIS    Defek : anulus internus / abdominal anulus eksternus / subkutaneus Hernia Lateralis / kongenital / bayi / anak/ dewasa Hernia Medialis : orang tua .

ANATOMI DAERAH INGUINAL     Atap / dinding depan : aponeurosis MOE Dasar : fasia transversa Batas kranial : konjoin tendon ( aponeurosis MOI dan Transversus) Batas inferior : Lig.testis retroperitonial – derah skrotum . Pouparti Desensus testikulorum : intra embrional .

STRUKTUR HERNIA 1. Pintu hernia Kantong hernia Isi hernia . 3. 2.

KLINIS   Hernia reponibilis Hernia irreponibilis .inkarserata .non inkarserata .

.DIAGNOSA   Benjolan reponibilis : H. reponibilis -Daerah inguinal : bila meragukan  test “ finger tip “ / test Valsava Benjolan irreponibel : .Daerah inguinal / lainnya # Disertai ileus obstruktif  hernia inkarserata.# Tanpa ileus  hernia irreponibel saja .arena obstruksi vaskularisasi .# Strangulata : jaringan / usus nekrosis .

Herniotomi .Hernioplasti Waktu operasi : .TERAPI    Hanya operasi : .Segera setelah terdiagnosa Operasi darurat: .Kalau terjadi inkarserasi .Inkarserasi : terjadi sewaktu-waktu .

  Angka keberhasilan terapi operasi 97% – 99% Penyulit residif : 1-3 % .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful