P. 1
Dermatosis Eritroskuamosa

Dermatosis Eritroskuamosa

|Views: 83|Likes:
Published by Agus Larobu
ppt
ppt

More info:

Published by: Agus Larobu on Sep 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/29/2014

pdf

text

original

dr.

Lilik Norawati, SpKK

DERMATOSIS ERITROSKUAMOSA

ERITEMA & SKUAMA

DERMATOSIS ERITROSKUAMOSA
      

Psoriasis Parapsoriasis Pitiriasis rosea Eritroderma Dermatitis seboroik Lupus eritematosis Dermatofitosis

PSORIASIS
DEFINISI  Autoimun  Kronik & residif  Bercak eritema berbatas tegas; skuama kasar, berlapis lapis & transparan  Fenomena tetesan lilin, Auspitz, Koebner.

PATOFISIOLOGI Autoimun  Turn over time sel epidermis dipercepat menjadi 3-4 hr ( n: 27 hr )  Herediter  .

antimalaria.FAKTOR PENCETUS  Trauma fisik ( fenomena Koebner )  Infeksi fokal → psoriasis gutata  Stres ( 40% )  Obat : glukokortikoid sistemik. interferon. β adrenergik blocker  Konsumsi alkohol . lithium.

ekstensor. lumbosakral  .GEJALA KLINIS Keluhan : gatal ringan  Predileksi : kulit kepala. perbatasan kulit kepala dengan muka. ekstremitas bag.

.

 Kelainan kulit : Bercak eritema berbatas tegas dgn skuama kasar yg berlapis lapis  Fenomena tetesan lilin. Auspitz. & Koebner   Kelainan Kuku Pitting nail  Hiperkeratosis subungual distal  Onikolisis  .

 Kelainan sendi: Poliartikular  Interfalangs distal  .

Psoriasis vulgaris: chronic stable type .

Psoriasis vulgaris: hands with nail involvement. and psoriatic arthritis .

Psoriasis eksudativa 5.Psoriasis inversa ( fleksural ) 4.BENTUK KLINIS 1.Eritroderma psoriatik .Generalisata akut ( Von Zumbusch ) 7.Psoriasis gutata 3.Psoriasis pustulosa .Lokalisata ( barber ) .Psoriasis vulgaris 2.Psoriasis seboroik ( seboriasis ) 6.

Psoriasis vulgaris: trunk .

Psoriasis vulgaris: trunk (guttate type) .

HISTOPATOLOGI Hiperkeratosis  Parakeratosis  Akantosis  Abses Munro  Papilomatosis  Vasodilatasi subepidermis  .

DIAGNOSIS BANDING Psoriasis Gatal KOH ± - Dermatofitosis +++ + Psoriasis Coitus suspectus Pembesaran KGB TSS _ _ Sifilis psoriasiformis + + _ + .

DIAGNOSIS BANDING Psoriasis Skuama Kasar. berlapislapis Predileks Daerah i trauma Dermatitis seboroik Berminyak & kekuningan Daerah seboroik .

Tigason ) f. Levodopa d. Kortikosteroid : psoriatik eritroderma & psoriasis pustulosa generalisata b.Sistemik a. Sitostatik : metotreksat c. Etretinat ( Tegison. Siklosporin .PENGOBATAN 1. DDS e.

e.2. b.Topikal a. c. Preparat ter : LCD 3 – 5 % Kortikosteroid Ditranol ( antralin ) Penyinaran : PUVA. UVB Calcipotriol . d.

PROGNOSIS  Kronis & residif .

PITIRIASIS ROSEA ETIOLOGI Belum diketahui  Diduga virus ( virus Herpes tipe 7 ) krn “self limiting disease”  .

lengan & paha atas ) tersusun sesuai dgn lipatan kulit ( pohon cemara )  Swasirna dlm 3 – 8 minggu. oval/anular.GEJALA KLINIS  Dimulai 1 lesi insial ( herald patch ) : bercak eritema. skuama halus dipinggir  Diikuti lesi-lesi yg lebih kecil ( bdn. .

.

.

DIAGNOSIS BANDING Pitiriasis rosea Gatal Skuama KOH + Halus Tine korporis +++ Kasar + .

PENGOBATAN  Sistemik o Antihistamin o Asiklovir  Topikal o Kortikosteroid o Fototerapi UVB atau pajanan sinar matahari o Bedak salisil + menthol ½ .1 % .

PROGNOSIS  Swasirna dlm 3 – 8 minggu .

ERITRODERMA ERITRODERMA ~ DERMATITIS EKSFOLIATIVA Eritema di / hampir seluruh tubuh  Skuama (+) / (-)  .

ETIOLOGI 1. Alergi obat. biasanya sistemik Perluasan penyakit kulit Penyakit sistemik termasuk keganasan Tidak diketahui . 3. 4. 2.

/ m2 ) → kehilangan protein ( albumin ↓. .PATOFISIOLOGI  Eritema → aliran darah kekulit ↑ → kehilangan panas me↑ → menggigil  Kronis → gagal jantung  Hipotermia  Penguapan cairan ↑ → dehidrasi  Skuama ( 9 gr. globulin ↑ ) → edema.

Skuama kasar Eritema +. Penakit penyakit kulit kulit + Peny. skuama kasar . GEJALA KLINIS Alergi Obat Riw minum obat + Perluasan Riw. Sistemik/keg anasan Akut : eritema saja Eritema +.

Erythroderma: drug-induced .

Erythroderma: cutaneous T cell lymphoma .

PENGOBATAN Perbaiki keadaan umum  Sistemik : Kortikosteroid  Topikal : Emolien  .

PROGNOSIS  Eritroderma  Akibat alergi obat → baik  Penyebab belum diketahui → ketergantungan kortikosteroid  Akibat sindrom sezary → buruk .

seboroik  Predileksi : daerah seboroik  .DERMATITIS SEBOROIK DERMATITIS SEBOROIK Faktor konstitusi : status.

ETIOLOGI Belum diketahui  Status seboroik  Pityrosporum ovale  .

PATOGENESIS Berhubungan erat dg keaktifan glandula sebasea  Faktor pencetus :  Kelelahan  Stres emosional  Infeksi  .

daerah lipatan Klinis : eritema. skuama berminyak agak kekuningan. Bentuk klinis : o Pitiriasis sika (ketombe kering ) o Pitiriasis steatoides ( ketombe berminyak ) o Cradle cap : seluruh kepala tertutup skuama kekuningan & kumpulan debris Jika meluas → penyakit Leiner (bayi 4 mgg-20 mgg) . batas tidak tegas.GEJALA KLINIS     Predileksi : muka. kulit kepala. presternal.

Seborrheic dermatitis of face: adult .

Seborrheic dermatitis of scalp: infantile .

DIAGNOSIS BANDING  Psoriasis  Kandidosis  Otomikosis  Otitis eksterna .

PENGOBATAN  Umum : atasi faktor pencetus  Sistemik : kortikosteroid  Topikal : o Sampo selenium sulfida o Sampo ketokonazol 2 % o LCD 3 – 5 % o Resorsin 1 – 3 % o Sulfur presipitatum 4 – 20 % o kostikosteroid .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->