MAKALAH

Ilmu Alamiah Dasar
“Hakikat Manusia dan Perkembangan Alam Pikirannya”

Dosen Pembimbing : Bapak Prof. Dr. Ir. Setyo Budi, MS Oleh : Indyra Mahdiana (11 431 035)

Universitas Muhammadiyah Gresik
Tapel 2011-2012

MAKALAH
Ilmu Alamiah Dasar
“Hakikat Manusia dan Perkembangan Alam Pikirannya”

Dosen Pembimbing : Bapak Prof. Dr. Ir. Setyo Budi, MS Oleh : Indyra Mahdiana (11 431 035)

Universitas Muhammadiyah Gresik
Tapel 2011-2012

i

KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT yang masih memberikan kesehatan dan kesenpatan kepada kita semua terutama kepada penulis , sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini . Berikut ini penulis persembahkan sebuah makalah yang berjudul “ Hakikat Manusia dan Perkembangan Alam Pikirannya “. Penulis mengharapkan makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca semua ,terutama penulis sendiri. Kepada pembaca yang budiman ,jika terdapat kekurangan atau kekeliruan dalam makalah ini penulis mohon maaf , karena penulis sendiri masih dalam tahap belajar . Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada pembaca dan semua pihak yang ikut membantu menyelesaikan makalah ini. Semoga Allah SWT memberkahi makalah ini sehingga benar-benar bermanfaat .

Gresik, Desember 2011 Penulis

ii

DAFTAR ISI
Halaman Judul ……………………………………………………………………... i Kata Pengantar …………………………………………………………………….... ii Daftar Isi ……………………………………………………………………………. iii Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang ………………………………………………………… 1 1.2 Rumusan Masalah ……………………………………………………... 2 1.3 Tujuan …………………………………………………………………. 2 1.4 Manfaat ………………………………………………………………... 2 Bab II Pembahasan 2.1 Hakikat Manusia ………………………………………………………. 3 2.2 Perkembangan Alam Pikiran Manusia …………………………………. 3 2.3 Pengaruh Perkembangan Alam Pikiran Manusia ………………………. 6 Bab III Kesimpulan dan Saran 3.1 Kesimpulan …………………………………………………………..... 8 3.2 Saran …………………………………………………………………... 8 Daftar Pustaka …………………………………………………………………….... 9

iii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang Mengetahui hakikat manusia itu penting karena sesunggunya kita sendiri adalah seorang manusia .Maka dari itu, memahami hakikat manusia sama saja memahami diri kita sendiri . Jika kita tidak dapat mengenal diri sendiri, bagaimana kita akan mengenal orang lain , masyarakat bahkan lingkungan .Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk social yang selalu membutuhkan orang lain dan butuh untuk bermasyarakat. Di zaman modern , sekarang ini ,banyak orang yang seolah-olah tahu dan mengerti dengan jelas seperti apa hakikat manusia . Pada hal , jika di Tanya apa hakikat manusia ?, mereka masih bingung dan kurang yakin dalam menjawab pertanyaan tersebut .Itu berarti mereka belum benar-benar mengerti hakikat manusia. Selain hakikat manusia yang penting untuk kita ketahui adalah perkembangan alam pikiran manusia dan macamnya . Karen adengan mengetahui dam mempelajari perkembangan alam pikiran manusi beserta macamnya,seseorang akan sadar dan secara tidak langsung tergerak hatinya untuk mengembangkan potensi-potensi yang mereka miliki secara maksimal. Dan itu akan membawa perubahan besar terhadap diri seseorang tersebut. Bisa kita amati, banyak orang yang mengira bahwa mengetahui dan mempelajari perkembangan alam pikiran manusia beserta macamya itu tidak begitu penting, mereka sering meremehkan hal itu,mereka lebih berpikir mempelajari proses perkembangan alam pikiran manusia beserta macamnya itu tidak penting,yang penting adalah implementasinya dalam kehidupan sehari-hari .Pada hal, kenyataannya mempelajari perkembangan alam pikiran ,macamnya serta implementasinya penting, karena ke duanya salimg berhubungan .dan saling melengkapi. Perkembangan alam pikiran manusia juga memiliki pengaruh besar dalam perjalanan hidup seorang manusia . Kita juga harus mengetahui seperti apa pengaruh adanya perkembangan alam pikiran manusia . Karena dengan mempelajarinya , kita akan bias lebih kritis lagi dan bias mengembangkan penalaran – penalaran yang sudah tercipta sebelumnya dan lebih bias berpikir ilmiah . Saat ini , sebagian masyarakat merasa dirinya paham dan mengerti betul pengaruh perkembangan alam pikiran manusia . pada kenyaannya , sebenarnya mereka belum tahu secara pasti apa pengaruh perkembangan alam pikiran manusia . Mereka hanya menduga – duga saja . Maka dari itu di perlukan kepastian , agar tidak terjadi kesalahpahaman . Dari beberapa uraian di atas , dapat di simpulkan bahwa mengetahui hakikat manusia dan perkembangan alam pikirannya itu penting . Banyak dari masyarakat yang kurang paham akan hal itu , oleh karena itu , di perlukan media atau sarana iti memmbantu dalam penyelesaian masalah-masalah di atas . Maka dari itu saya menulis makalah yang berjudul “Hakikat Manusia dan Perkembangan Alam Pikirannya “.

1

1.2 Rumusan Masalah 1.2.1 Apa hakikat manusia ? 1.2.2 Bagaimana perkembangan alam pikiran manusia ? 1.2.3 Apa macam perkembangan alam pikiran manusia ? 1.2.4 Apa saja pengaruh perkembangan alam pikiran manusia ? 1.3 Tujuan 1.3.1 Untuk mengetahui hakikat manusia . 1.3.2 Untuk mengetahui bagaimana perkembangan alam pikiran mansia. 1.3.3 Untuk mengetahui apa macam perkembangan alam pikiran manusia . 1.3.4 Untuk mengetahui apa pengaruh perkembangan alam pikiran manusia . 1.4 Manfaat 1.4.1 Bagi kalangan remaja, mengetahui hakikat manusia dan perkembangan alam pikirannya

manusia dapat di jadikan motivasi dan inspirasi mereka dalam mencari jati diri yang sebenarnya . 1.4.2 Bagi kaum terpelajar, mengetahui hakikat manusia dan perkembangan alam pikiran manusia , dapat di jadikan sarana untuk mengembangkan potensi – potensi diri yang belum di manfaatkan secara maksimal. 1.4.3 Bagi kaum umum, mengetahui hakikat manusia dan perkembangan alam pikirannya dapat di jadikan sarana untuk mengenal diri mereka lebih dalam serta dapat menjadikan mereka individu yang berpikir ilmiah dan rasional .

2

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Hakikat Manusia Hakikat manusia adalah cirri –ciri atau karakteristik yang secara principal yang membedakan manusia dan hewan serta makhluk hidup lain .Meskipun antara manusia dan hewan memiliki banyak kemiripan pada biologisnya.Hakikat manusia diantarannya: a.) Manusia sebagai mahkluk hidup mempunyai cirri-ciri ,sebagai berikut : 1. Memiliki organ tubuh yang kompleks dan sangat khusus, terutama otaknya . 2. Mengadakan pertukaran zat , yakni adanya zat yang masuk dan keluar . 3. Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan dari luar . 4. Memiliki potensi berkembang biak . 5. Tumbuh dan bergerak . 6. Berinteraksi dengan lingkungannya . 7. Akan mengalami mati. Selain itu yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah manusia memiliki akal budi dan kemauan yang kuat. b.) Manusia adalah makhluk tuhan yang di karuniai 3 potensi dasar kehidupan,yaitu: 1. Potensi jasmaniah : kemampuan manusia yang berhubungan dengan jasmani, contoh :makan , minum, bernapas, istirahat, dan lain-lain. 2. Potensi naluri / insting : kemampuan manusia yang berhubungan dengan kata hati, contoh : naluri untuk mempertahankan diri , naluri untuk melestarikan keturunan, naluri untuk mrnsucikan sesuatu . 3. Potensi akal budi : kemampuan manusia yang berhubungan dengan dengan akal pikiran , contoh : menghindari adanya bahaya , dan lain– lain . Hakikat manusia yang paling utama adalah manusia memiliki akal budi, kemauan yang kuat serta di bekali dengan rasa ingin tahu atau curiosity . Karena memiliki akal budi dan kemampuan tersebut ,manusia di berikan derajat yang lebih tinggi oleh Allah SWT di bandingkan dengan makhlik ;ainnya. Manusia juga di beri julukan sebagai “khalifah fil ardh” artinya manusia sebagai khalifah / pemimpin di muka bumi ini yang mempunyai kewajiban untuk merawat dan memanfaatkan apa yang ada di bumi dengan sebaik-naiknya.

2.2 Perkembangan Alam Pikiran Manusia Seperti kita ketahui, bahwa manusia itu memiliki akal pikiran. Maka dari itu , manusia di sebut sebagai makhluk berpikir. Alam pikiran manusia akan mengalami perkembangan dari waktu ke waktu . Perkembangan alam pikiran manusia tersebut dikarenakan beberapa factor :

3

a.) Faktor internal (factor yang berasal dari dalam) : 1. Manusia memiliki akal budi dan kemauan kuat Di bandingkan dengan makhluk lain , jasmani manusia adalah lemah , sedangkan rohaninya atau akal budi dan kemauannya sangat kuat . Manusia tidak dapat terbang seperti burung, tidak dapat berenamg secepat buaya ,tidak mempunyai belalai seperti gajah , tidak dapat mengubah warna kulitnya seperti bunglon , dan lain-lain Manusia juga tidak mempunyai tandul , taji, ataupun sengat . Maka dari itu, untuk membela diri terhdapa serangan makhluk lain dan untuk melindungi diri dari lingkungan yang merugikan , manusia harus memanfaatkan akal budinya yang cemerlang . Dengan akal budi dan kemauan yang kuat , manusia dapat menjadi makhluk yang lebih dari mmakhluk yang lain . Kelebihan msnusia itu karena memiliki akal budi dan kemauan yang keras , sehingga dapat mengendalikan jasmaninya . Manusia memiliki akal budi , sehingga manusia memiliki kemampuan berfikir . Dengan kemampuannya menginat dan berfikir , manusia dapat mendayagunakan pengetahuaannya yang terdahulu dan kemudian menggabungkan dengan pengetahuan nya yang di peroleh hingga menghasilkan pengetahuan yang baru . Hal ini menunjukkan bahwa alam pikiran manusia berkembang , karena memiliki akal budi dan kemauan yang kuat . 2. Manusia memiliki rasa ingin tahu atau keingintahuan (curiosity ) Manusia sebagai makhluk berpikir di bekali hasrat ingin tahu , tentang benda –benda dan peristiwa yang terjadi di sekitarnnya termasuk juga ingin tahu tentang dirinnya sendiri .Rasa ingin tahu ini mendorong manusia untuk memahami dan menjelaskan gejala–gejala alam,baik alam besar (makrokosmos).maupun alam kecil (mikrokosmos) serta berusaha memecahkan masalah yang di hadapi,akhirnya ,manusia dapat mengumpulkan pengetahuan . Pengetahuan yang terkumpul semakin banyak , di sebabkan rasa ingin tahu dari manusia dapat berkembang , juga daya pikirnya.

Pengetahuan yang di peroleh ini akhirnya tidak hanya terbatas pada obyek yang dapat di amati dengan panca insdera saja, tetapi juga masalahmasalah lain misalnya yang berhubungan dengan baik buruk ,indah atau tidak . Kalau suatu masalah dapat di pecahkan ,timbul masalah lain yang menunggu pemecahannya, manusia tidak perbah puas dan selalu bertanya terus setelah tahu “apanya” ,mereka ingin tahu “bagaimana” dan “mengapa” . Manusia mapu menggunakan pengetahuannya yang dahulu untuk dikombinasikan dengan pengetahuannya yang baru menjadi penmgetahuan yang lebih baru lagi. Hal yang demikian telah berlangsung berabad-abad . 4 Sebenarnya setiap orang mempunyai rasa ingin tahu , meskipun kekuatan atau intensitasnya tidak semua sama ,sedangkan bidang minatnyapun berbeda-beda. Ada yang ingin tahu kebudayaan nenek moyang kita,ada pula yang ingin menemukan cara yang paling efektif untuk mengajarkan IAD .Tiap individu atau kelompok individi memiliki curiosity yang kuat untuk benerapa bidang ,sedangkan untuk bidang –bidang lain lemah. Curiosity dapat diperkuat dan di perlemah uleh lingkungan . Rasa ingin tahu terus berkembangdan seolah-olah tanpa batas itu menimbulkan perbendaharaan pengetahuan pada manusia itu sendiri . Hal ini tidak saja meliputi kebutuhan –kebutuhan praktis untuk kehidupan sehari-hari seperti bercocok tanam atau membuat panah atau lembing yang lebih efektif untuk berburu, tetapi pengetahuan manusia daptat juga berkembang sanpai kepada hal-hal yang menyangkut seni dan keindahan , seperti membuat kerajinan-kerajinan tangan, dan lain –lain .Dari beberapa keterangan di atas diatas dapat diketahui bahwa perkembangan pikiran manusia juga fdi sebabkan arasa ingin tahu (curiosity) yang selalu berkembang . b.) Faktor eksternal (factor yang berasal dari luar) : Perkembangan alam pikiran manusia juga bias di sebabkan factor dari luar yaitu adanya rangsangan dari luar , tanpa dorongan dari dalam yang berupa rasa ingin tahu. Misalnya : orang yang tinggal di dekat hutan menyaksikan kebakaran hutan ,orang yang tidak berminat mendengarkan ceramah dipaksa untuk mendengarkan ceramah . Sebab eksternal semacam itu memang dapat menimbulkan perkembangan alam pikiran manusia ,tetapi hasil itu biasanya tidak mendalam dan tidak tahan lama,tidak seperti perkembangan yang di sebabkan oleh rasa ingin tahu (curiosity ), Hal – hal di atas merupakan factor penyebab perkembangan alam pikiran manusia .Selain itu ada pula macam p[erkembangan alam pikiran manusia yamg di tinjau dari segi waktu/masa ,yaitu :

1. Perkembangan alam pikiran manusia sejak zaman purba hingga dewasa ini. Pada zaman purba manusia sudah menghadapi berbagai teka-teki,misalnya : terbit dan terbenamnya matahati ,perubahan bentuk bulan ,adanya angina, petir,hujan,pelangi,dan lain-lain .Terdorong oleh ras aingin tahunya yang sangat kuat ,manusia purba mulai menyelidiki apa penyebab terjadinya fenomenafenomena itu dan apa akibatnya .Penyelidikan ini menghasilkan jawaban satas banyak persoalan,tetapi kemudian timbul persoalan-persoalan baru. Dengan demikian alam pikiran manusia mulai berkembang .Perkembangan itu berlangsung terus sampai sekarang dan berlanjut di masa mendatamg .Perkembanganperkembangan tersebruy akan menghasilkan pengetahuan.kemudian pengetahuan yang terkumpul ini akan diwariskan dari generasi ke generasi dan selalu di tambah dengan pengetahuan yang baru di dapat .

5 2. Perkembangan alam pikiran manusia dari dilahirkan sampai akhir hayatnya. Alam pikiran pikiran seorang bayi yang baru di lahirkan mengalami perkembangan yang hampir serupa .Ketika anak kecil mengamati lingkungan ,muncul bermacam-macam pertanyaan di dalam pikirannya. Untuk menjawab pertanyaan=pertanyaan itu ,anak kecil mengadakan penyelidikan sendiri atau bertanya kepada ibu,ayah ,kakak,atau oramg-oramg lain yang mengasuhnya. Dengan demikian alam pikiran anak berkembang dengan pesat. Rasa ingin tahu seorang anak akan melemah, bila prang- orang di sekelilingnya terlalu sibuk, terlalu malas atau terlalu bodoh untuk memuaskan rasa ingin tahu anak itu. Dengan demikian perkembangan alam pikiran anak itu akan terhambat. 2.3 Pengaruh Perkembangan alam Pikiran Manusia Adanya perkembangan alam pikiran manusia membawa perubahanperubahan dan pengaruh-pengaruh terhadap kehidupan masyarakat itu sendiri, di antaranya : 1. Munculnya Mitos Mitos adalah pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman dan pemikiran sederhana serta dikaitkan dengan kepercayaan akan adanya kekuatan gaib . Mitos ini muncul di karenakan pada zaman dahulu ,kemampuan manusia masih terbatas , baik keterbatasan pada peralatan maupun keterbatasan pikiran . Ketrbatasan itu menyebabkan pengamatan menjadi kurang seksama dan cara pemikiran yang sederhana menyebabkan hasil pemecahan masalh memberikan kesimpulan yang kurang tepat. Dengan demikian pengetahuan pengetahuan yang terkumpil belum dapat memberikan kepuasan terhadap rasa ingin tahu manusia dan masih jauh dari kebenaran .Selain itu ,mitos dapat muncul karena adanya keterbatasan alat indera, maka mungkin timbul salah informasi, salah tafsir atau salah pemikiran. Menurt Auguste Comte (1798-1857), dalam sejarah perkembangan jiwa manusia ada 3 tahap , yaitu :

1.) Tahap Teologi 2.) Tahap Filsafat 3.) Tahap Positif atau tahap ilmu Mitos terjadi pada tahap teologi. Pada tahap ini menciptakan mitos untuk memahami gejala-gejala alam yang ada di sekitarnya .Dalam alam mitos ini penalaran belum terbentuk dan yang bekerja adalah daya khayal,imajinasi dan intuisi (kegiatan berfikir yang tidak di analistis,tidak berdasarkan pada pola berpikir tertentu).Hal demikian di karenakan alam pikirannya masih terbatas pada imajinasinya dan dengan cara berpikir irrasional. Mitos merupakan suatu bentuk pengaruh perkembangan alam pikiran manusia yang amat sekali mendasar dan belum banyak berkembang.

6 2.) Munculnya Penalaran Penalaran adalah kegiatan berpikir dalam menarik kesimpulan yang berupa pengetahuan benar dan dengan logis serta analistis. Dengan bertamnbah majunya alam pikiran manusia dan berkembangnya cara-cara penyelidikan n,manusia dapat menjawab banyak pertanyaan tanpa mengarang mitos. Dengan demikian mitos makin kurang di sukai dan hanya di pakai untuk memberi keterangan pada anak kecil kalau kita terlalu malas untuk memberikan keterangan ilmiah yang lengkap . Munculnya penalaran ini termasuk dalam tahap Filsafat (menurut A.Comte). Pada tahap filsafat rasio sudaj terbentuk ,disini manusia tetap mencari sebab utama dan tujuan akhir ,tetapi manusia masih tidak lagi menyadarkan diri kepada kepercayaan akan adanya kekuatan gaib , melainkan kepada akalnya sendiri .Perkembangan alam pikiran manusia merupakan suatu proses ,maka manusia tidak puas dengan pemikiran ini, sehingga berkembang ke dalam tahap positif atau tahap ilmu .Pada tahap ini ,manusia telah mampu berpikir secara positif atau riil ,atas dasar pengetahuan yang telah dicapainya yang dikembangakan secara positif melalui pengamatan,percobaan,dan perbandingan . Ada 2 bentuk penalaran ,yaitu : a.) Penalaran deduktif (rasionalisme ) : faham yang didasarkan pada rasio atau akal. Dasar pemikiran yang digunakan dalam penalarannya di peroleh dari ide yang menurut anggapannya sudah jelas ,tegas dan pasti,dalam pikiran manusia yang kemidian menjadi pengetahuan. Masalah utama yang terdapat dalam rasionalisme adalah dasar-dasar penalaran yang bersumber pada penalaran rasional yang bersifat

abstrak,terlepas dari pengalaman,sehingga tidak mungkin di amati dengan panca indera. b.) Penalaran induktif (Empirisme ) : Faham yang di dasarkan pada pengalaman . Menurut faham ini pengetahuan manusia tidak di peroleh lewat penalaran rasional yang abstrak, tetapi lewat pengalaman yang kongkrit. Menurutnya gejala-gejala alam bersifat kongkrit dan dapat dinyatakan lewat tangkapan panca indera. Kebenaran-kebenaran dari fakta / obyek tersebut harus dindasarkan pasa pengalaman nanusia . Penalaran merupakan suatu bentuk pebgaruh perkembangan alam pikiran manusia yang sudah berkembang dan bersifat ilmiah .

7

BAB III KESIMPULAN dan SARAN
3.1 Kesimpulan Dari beberapa uraian di atas, dapat di simpulkan bahwa : 1.) Hakikat Manusia Manusia adalah makhluk Tuhan yang berbeda dengan makhluk lainnya, karena manusia dikaruniai akal budi dan kemauan yang kuat dan keingintahuan(curiosity). 2.) Perkembangan alam pikiran manusia : Alam pikiran manusia selalu berkembang dari waktu ke waktu , di karenakan beberapa factor , yaitu : a. factor internal : - manusia memiliki akal budi dan kemauan yang kuat. - manusia memiliki rasa ingin tahu (curiosity). b. factor eksternal : - adanya rangsangan dari luar . Ada 2 maacam perkembangan aqlam pikiran manusia di tinjau dari segi waktu: a. perkembangan alam pikiran manusia sejak zaman purba - dewasa ini b. perkembangan alam pikiran manusia dari di lahirkan – akhir hayat. 3.) Pengaruh perkembangan alam pikiran manusiua : a. munculnya mitos

b. munculnya penalaran : deduktif dan induktif 3.2 Saran Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembacanya . Dan untuk para pembaca di harapkan setelah membaca makalah ini , bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan dapat mengopyimalkan segala potensi yang di milikinya dan bisa lebih kreatif lagi seerta terus berkarya untuk bangsa .

8

DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, Abu dan A. Supatmo. 2004. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta : Rineka Cipta Aly, Abdullah dan Eny Rahma. 2003. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta : Bumi Aksara www.google.com www.wikipedia.com

9

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful