P. 1
Buku Saku Khutbah Jumat Pilihan2

Buku Saku Khutbah Jumat Pilihan2

|Views: 117|Likes:
Published by Fauzan Benraxid
kumpulan khutbah Jumat
kumpulan khutbah Jumat

More info:

Published by: Fauzan Benraxid on Sep 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2014

pdf

text

original

Aserani Kurdi, S.

Pd

ROLISA COMPUTER

Jln. Mabuun Indah 2 No.34 RT.04 Mabuun Raya Tanjung HP.081349653168

Kumpulan KHUTBAH JUM’AT PILIHAN
Cetakan Pertama Tahun 1426 H / 2005 M

Ε∈πϑ⇔↓ ΕΧχ…
Kumpulan Khutbah Jum’at Pilihan Aserani Kurdi, S.Pd

Judul

Penyusun

Kumpulan

Pengetikan/Desain/Lay out
ROLISA Computer Jln. Mabuun Indah II No.34 RT.04 Mabuun Raya HP.081348840437

KHUTBAH JUM’AT PILIHAN

Pencetak/Penerbit
Percetakan CV.PD.Sari Murni II Jln. H.M.Syarkawi No.5 Barabai HST. Kal-Sel Telp./Pax. (0517)41272-43152

Cetakan ke
I / 1426 H – 2006 M

iii

iv

Aserani Kurdi, S.Pd

Kupersembahkan buat :
Almarhum ayahanda tercinta Haji Kurdi, Almarhumah Ibunda tersayang Hajjah Djariah, Keluarga dekatku, Guru-guruku, Isteri dan anak-anakku tercinta : Rabiatul Adawiyah, Robby Cahyadi, Lika Amalia Asrini, Risa Mutia Asrini, Nazwa Shalsabila Asrini, Para pendidik Islam, Generasi Islam dan Ummat Islam

Kumpulan

KHUTBAH JUM’AT PILIHAN
Cetakan Pertama 1426 H / 2006 M

aaa
Hak cipta dilindungi Undang-undang All Righ Reserved vi

v

KATA PENGANTAR

l
hamdulillah, atas izin dan karunia Allah SWT. dapatah kembali kami menyajikan sebuah naskah buku yang kami beri judul “Kumpulan Khutbah Jum’at Pilihan”.

masjid, maka melalui moment Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tabalong yang ke 40 dan menyambut Tahun Baru Islam (Hijriyah) 1427 H. kami coba mengumpulkan dan menyusunnya serta menerbitkannya dalam bentuk buku. Harapan kami, kiranya buku ini dapat digunakan sebagai salah satu referensi para khatib dalam melaksanakan tugasnya dan sebagai sarana pelengkap bagi pengurus masjid demi kelancaran pelaksanaan ibadah Jum’at, serta sebagai bahan bacaan penambah wawasan keIslaman bagi masyarakat. Kami haturkan banyak terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, terutama bapak : 1. Drs.H.Rachman Ramsyi, M.Si selaku Bupati Tabalong yang telah memberikan dukungan dan bantuan dana viii

A

Tulisan ini semula kami maksudkan untuk memenuhi keperluan sendiri dalam hal penyiapan bahan teks khutbah sekaligus sebagai dokumen pribadi, namun karena adanya permintaan dari sebagian kawan-kawan dan beberapa pengurus vii

sehingga buku ini dapat diterbitkan / dicetak; 2. Akhi H. Abadi, S.Ag yang telah membaca dan memberikan koreksi perbaikan terhadap naskah buku ini, terutama teks arab dalam penggunaan nash AlQur’an dan Al-Hadits dan pemakaian kalimat muqaddimah yang tertera dalam buku ini; Juga kami sampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para donator dan sponsor yang turut berpartisipasi dalam pendanaan, sehingga buku ini dapat disebarluaskan. Akhirnya,tegur sapa dan saran perbaikan terhadap buku ini dari semua pihak, sangat kami dambakan dan diucapkan terima kasih.

Kami titipkan karya sederhana ini kepada anda. Semoga ada manfaatnya.

Tanjung, Syawwal 1426 H Nopember 2005 M Penyusun,

eee
x

ix

DAFTAR ISI

HAL :

KATA PENGANTAR ......................... vii KATA SAMBUTAN BUPATI TABALONG .................................................. xi KATA SAMBUTAN KETUA MUI TABALONG ........................................xiii DAFTAR ISI ........................................xiv 1. Makna Sebuah Cita-cita ................... 1 2. Keutamaan Ilmu ............................... 18 3. Tiga Besaran Ni’mat Allah .............. 37 4. Eksistensi Tauhid dalam Kehidupan . 62 5. Iman dan Amal Shaleh ..................... 79 6. Petunjuk Jalan Lurus ........................ 95 7. Kekuatan Doa ...................................110 8. Tugad Da’wah ..................................125 9. Kebajikan dan Kejahatan .................145 10. Kufur Ni’mat ....................................163 11. Mengatasi Tekanan Jiwa ..................181 12. Jauhi Perbuatan Curang ...................199 xi

13. Silaturrahmi Dalam Masyarakat .......215 CONTOH KHUTBAH KEDUA ............232 BAHAN RUJUKAN ...............................240 RIWAYAT SINGKAT PENYUSUN .....246

FFFFF

xii

maka hendaklah kita bersyukur kepada Allah SWT. maka hendaklah kita bersabar serta rela menerima takdir Allah SWT. kecuali di Sorga. sehingga dapatlah pada hari ini. semakin banyak yang dirasa. kita bersyukur ke khadirat Allah SWT. yang mana atas rahmat dan izin-Nya jualah. 3 banyak sekali persoalan-persolanan yang kita alami dan rasakan.1 MAKNA SEBUAH CITA-CITA τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ Ε َُ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ Ε Χِ ⋅° َ ∈⇔ْ↓َ ™ َ σْϖِ πَ ⇔°َ ∈⇔ْ↓ ″ ّ َ ِ ℵِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ َُ ُ ®َ Πْ≡َ ™ُ ã ↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓َ τٰ⇔ِ ↓‫ﱠ‬ ⎢ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓σ َ ْϖِ ϕ‫ﱠ‬ Φُ πْνِ ⇔ ®ُُ ΠْΧَ ⊂↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑‫ﱠ‬ ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ُ τَ ⇔َ µْ⎜Ρِ ⊗َ َ ⎨ ْθّ νَ ِ ℜَ ™ّ οَ ِ ∅‫ﱠ‬ θُ ©νّٰ ⇔َ ↓ُ ®َ Πْ∈َ ±َ ⎛Χِ ⇓َ َ ⎨τ ُُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ 1 ⇐ِ ْυُ ℜ‫ﱠ‬ Ρ⇔↓َ ™ ِ θْ⎜Ρِ λْ⇔↓ّ َ ⎡ِ Χِ ρ⇔↓↓َ ‫ﱠ‬ Θ〈ٰ⎛ٰνَ ⊂ τ °َ Λْ∅َ ↓َ ™τ ِ ⇔ِ ↓ٰ⎛ٰνَ ⊂‫ﱠ‬ ™ٍ Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ ِ ±ِ ُ ْ∈َ Π ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓σ ِ ْ⎜ّ Π⇔↓ِ ِ ⇒ْυَ ⎜ ⎛ٰ⇔ِ ↓τ َ ∈Χ ِ ×ْσَ َ ⇑َ ™ َ ⎝°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْθُ λْϖِ ∅ْ™ُ ↓ ِ ã ↓َ ⎯°َ Χِ ⊂ƒَ ϖَ ∏ ◊ْυُ ϕ‫ﱠ‬ Φُ πْ⇔↓َ ℑ°َ ∏ْΠَ ϕَ ∏ ِ ã↓∑َ υْϕَ Φ±ِ َ Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. ibarat sebuah roda. roda itu terus berputar. seperti silih bergantinya siang dan malam. maka berlayar merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan. Hidup ini tak obahnya laksana sebuah bahtera yang tengah berlayar di samudera luas. kembali kita 2 A bersama-sama berhimpun di majelis Jum’at yang mulia ini. Semakin banyak berjalan. Tetapi sebaliknya. terkadang menyenangkan terkadang pula menyedihkan. Jika suatu waktu kita berada di atas atau pada posisi yang menyenangkan. guna melaksanakan serangkaian ibadah Jum’at di masjid yang suci dan mulia ini. bilamana cuaca jelek. terkadang pula kita berada di bawah. Begitulah gambaran hidup ini. Kadang-kadang kita berada di atas. maka berlayar merupakan sesuatu yang sangat menakutkan. Muslimin Rahimakumullah. jika suatu waktu kita berada di bawah atau pada posisi yang tidak menyenangkan. Tak ada kebahagiaan abadi. Semuanya silih berganti. Semakin panjang usia. lhamdulillah. dan janganlah sekali-kali meremehkan orang lain yang kebetulan berada di bawah. Bilamana cuaca baik dan laut dalam keadaan tenang. angin bertiup kencang. Selama kita hidup di dunia ini. Begitulah hidup ini. Dan tak ada kesengsaraan 4 . Selama kita masih hidup. semakin banyak yang dilihat. Sebaliknya. Karena kita hidup di dunia ini tidak ada yang kekal abadi. badai mengamuk dan menerjang.

Maksud dari perkataan ini tidak lain adalah membenarkan akan adanya hukum kausalitas. sebagai refleksi dari citacita kita. kendatipun memang kita cuma pandai berusaha. sekali lagi berusaha. Tetapi bukan demikian yang dimaksudkan oleh seorang Shufi tersebut. nampaknya masih jauh dan belum kelihatan. dengan bekal cita-cita dan usaha yang keras. maka boleh jadi suatu kehidupan akan menjadi kacau. ataukah mungkin kandas di tengah lautan. yang jelas kita harus punya tujuan. Kita tidak boleh iri apalagi dengki kepada saudara-saudara kita yang kebetulan berada di atas. Dan berbuat untuk kehidupan diperlukan perencanaan yang matang serta citacita yang luhur. seorang Shufi pernah berkata : “Sesungguhnya Allah memiliki beberapa hamba. Inilah prasyarat utama untuk mencapai keinginan yang dicita-citakan. namun yang menentukan berhasil atau tidaknya. di situ ada jalan”. itu bukan urusan kita. agar ia banyak berbuat untuk kehidupannya. tak tentu arah. Hadirin. Bukankah pepatah telah mengatakan. Tercapai atau tidak. harta. itu urusan Allah. terombang ambing dihempas badai dan gelombang. Hidup ini laksana mengarungi lautan lepas tak bertepi. usaha atau ikhtiar manusia dalam mewujudkan segala yang diinginkannya. Manusia diciptakan Allah SWT. hukum sebab akibat. Jika hamba-hamba itu berkehendak melakukan sesuatu. Yang jelas. “Banyak jalan menuju Roma. Namun. di mana kehendak Allah seolah-olah dipengaruhi oleh kehendak manusia. kita harus punya cita-cita. An-Insyirah ayat 5 dan 6). uang dan sebagainya. 6 ↓ً ΡْΤُ ⎜Ρِ ْΤُ ∈ْ⇔↓َ ∉َ ⇑‫ﱠ‬ ◊ِ ↓↓ً ΡْΤُ ⎜Ρِ ْΤُ ∈ْ⇔↓َ ∉َ ⇑‫ﱠ‬ ◊ِ °َ ∏ “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu akan datang kemudahan. perasaan. Dalam meraih suatu cita-cita tentunya diperlukan kemauan yang keras dan usaha yang gigih untuk mencapainya. Selama kita masih mau berusaha. 5 Yang penting bagi kita adalah berusaha. pantai tujuan yang kita cita-citakan tersebut akan tercapai juga. tahta. kecuali di neraka. maka Dia-pun (Allah) juga berkehendak demikian. keuletan dan kesungguhan serta kesiapan berkorban baik tenaga. karam diterjang ombak dan gelombang. insyaAllah cepat atau lambat. Perkataan seorang Shufi ini seolah memberikankan pengertian yang keliru. Disamping itu diperlukan pula ketabahan. Dalam hubungan ini. atau menghendakinya”. pandai berencana. Apakah kita dapat menggapai tujuan yang kita cita-citakan. hendaklah kita selalu berusaha semaksimal mungkin untuk bangkit mendaki menuju cita-cita yang kita inginkan. 7 . pikiran. Dimana ada kemauan. Muslimin yang berbahagia. bak sebuah perahu yang berlayar tanpa kemudi. dimana Allah SWT. Suatu pantai yang akan kita tuju. Entahlah. Tanpa itu semua. 8 Muslimin Rahimakumullah. menghargai akan niat.abadi. insyaAllah jalan selalu terbuka buat kita. atau hilir mudik ke sana ke mari tak mencapai pulau harapan. Sesungguhnya dibalik kesulitan itu terdapat kemudahan” (QS.

atau orang yang diberi gelar pahlawan. tergantung apa yang diniatkannya” (HR. karena mereka mempunyai harapan yang besar bahwa suatu saat apa yang mereka cita-citakan pasti akan berhasil. ArRa’du ayat 11). kendatipun ditebus dengan darah 12 Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. Kemudian diperkuat oleh sabda Rasulullah SAW. Tidak. sebelum mereka merubah keadaan diri mereka sendiri” (QS. : “Sesungguhnya segala pekerjaan itu tergantung akan niatnya. Begitukah sikap mental pahlawan sejati?. mengharuskan kita agar segala yang kita inginkan dalam bentuk cita-cita ini.BukhariMuslim). Dalam upaya meraih cita-cita ini. tidak mengenal lelah dan tidak kenal kata menyerah apalagi putus asa. hendaknya disisipkan niat yang mantap. 10 °َ π‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓َ ™ ِ ∝°َ ϖّ ρ⇔°±ِ ُ ِ ⇐°َ πْ⊂َ ⎨ْ↓°َ π‫ﱠ‬ ⇓↓ِ ∑υَ ⇓°‫ﱠ‬ ⇑ ٍ ⁄∑Ρِ ⇑ْ↓ّ οُ ِ λِ ⇔ 9 ⎛⇔ْ™ُ ⎨ْ↓َ σِ ⇑ َ µ‫ﱠ‬ ⇔ٌ Ρْϖَ … ُ ≥َ Ρِ …ْζَ ⇔َ ™ “Dan hari esok (masa depan) itu lebih baik dan utama daripada hari ini (sekarang)” (QS. Para pahlawan di dalam memperjuangkan cita-citanya. itulah keinginan dan itulah cita-cita. Dari firman Allah dan sabda Rasulullah ini. hadirin sekalian. Adh-Dhuha ayat 4). yang menjadi cita-citanya dan cita-cita bangsanya. Itulah harapan. atau menyerah begitu saja. dan hasil yang akan diperoleh seseorang itu. yang namanya pahlawan. Marilah kita tanamkan dalam diri kita masing-masing semangat juang dan disiplin yang tinggi. Siapapun dia. ada baiknya jika kita meneladani semangat juang yang dimiliki oleh para pahlawan. bagaimanapun ia akan selalu konsekuen pada cita-cita yang luhur dari perjuangannya dan perjuangan bangsanya. Kalau tidak karena adanya suatu harapan dan keinginan. Kalaulah mereka sudah putus asa. usaha yang gigih dan konsentrasi yang penuh. tentulah mereka akan mundur teratur dan menghentikan perjuangan. dalam upaya mewujudkannya. dengan suatu keyakinan bahwa hari esok harus lebih baik daripada hari ini. sehingga kehidupan mereka dan anak cucu mereka kelak akan lebih baik daripada kehidupan sekarang. yaitu kepatuhan yang didasari atas kesadaran diri yang mendalam untuk melakukan tindakan dan usaha dalam meraih cita-cita. dimana umumnya mereka tidak mengenal putus asa di dalam memperjuangkan apa 11 .Penghargaan Allah ini terungkap dalam firman-Nya : °َ ⇑↓ْ™ُ Ρّ ϖِ ®ُ َ ⎜⎛ّ Φَ ≡ ٍ ⇑ْυَ ϕ±ِ °َ ⇑ُ Ρّ ϖِ ®ُ َ ⎜َ ⎨َ ã↓‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ θ Τِ ηْ⇓َ ُ °±ِ ْ ©ِ “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum. maka mustahil seseorang mau berusaha untuk meraih cita-citanya. tentu saja tidak.

namun ketika mendapat halangan dan rintangan. Jangan takut salah. Seandainya kita mau bersabar sedikit saja. “Janganlah takut menghadapi suatu kegagalan. karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang yang tidak pernah mencoba melangkah. karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang ke dua”. agar diberikan kekuatan dan ketabahan di dalam memperjuangkan segala cita-cita yang kita inginkan. Muslimin yang berbahagia. θْϖِ ِ ÷‫ﱠ‬ Ρ⇔↓◊ِ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ْυُ ُ ⊂َ ↓ ِ ْϖِ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ ↓ً ΡْΤُ ⎜Ρِ ْΤُ ∈⇔ْ↓َ ∉َ ⇑‫ﱠ‬ ‫ِ↓ن‬ ↓ً ΡْΤُ ⎜Ρِ ْΤُ ∈ْ⇔↓َ ∉َ ⇑‫ن‬ ِ° ‫َﱠ‬ ∏ ∠ْℵ°َ ∏َ µّ ±َ ℵ ⎛⇔ِ ِ ↓َ ™ ْ∆َ Ξْ⇓°َ ∏َ Γْ∠َ Ρَ ∏ ↓َ ↵ِ °َ ∏ ْ∆َ θْϖِ φَ ∈⇔ْ↓‫∞ن‬ ِ ْΡُ ϕ⇔ْ↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛ِ ⇔ُ ã ↓َ ∨َ ℵ°َ ± ِ ∝ σِ ⇑ ِ τْϖِ ∏°َ π±ِ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ ِ °⎜⎨ْ↓َ ُْ θ λْρِ ⇑َ ™ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ο‫ﱠ‬ Χَ ϕَ ×َ ™ ِ θْϖِ λَ Λ⇔ْ↓Ρِ ْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ 16 . Orang yang berjiwa besar senantiasa bangun seketika ia terjatuh.dan air mata. Kejatuhan yang pertama dijadikannya bekal dan cermin untuk melangkah selanjutnya. patah semangat dan akhirnya bersaranglah penyakit pesimistis dalam dirinya. karena dengan kegagalan itu kita akan dapat beroleh pengetahuan tentang segi-segi kelemahan atau kekuatan diri kita. “Jangan takut jatuh. artinya kita tidak menjadikan pengalaman yang berharga dari kegagalan kita yang pertama. karena yang tidak pernah memanjatlah yang tak pernah jatuh. “Jangan kehilangan tongkat dua kali”. bahwa tidak sedikit diantara kita yang setelah melakukan usaha dan ikhtiar yang gigih dalam upaya meraih cita-cita. dan mencoba berjiwa besar. Kata bang H. pasti segala halangan dan rintangan itu akan hilang dan akan tersisih dengan sendirinya. gagal dua kali 14 pada suatu hal yang serupa”. Oma Irama. Yang jelas. Kemudian kata buya HAMKA pula. Semoga Allah selalu menyertai kita dan memberikan pertolongan-Nya dalam upaya kita untuk meraih cita-cita. Muslimin Rahimakumullah. Akhirnya. Amin. yang seyogyanya kita lebih berhati-hati dan penuh perhitungan untuk melangkah berikutnya. marilah 15 kita berdoa kepada Allah SWT. mungkin tidak bisa kita pungkiri. Kenapa? Karena kalau kita mengalami kegagalan dua kali dalam hal yang sama. Mampukah kita mengikuti jejak para pahlawan ini? Entahlah. kurang tabah dan tidak berjiwa besar dalam menghadapi segala 13 kemungkinan yang terjadi. “Merdeka atau mati!!!”. sehingga semakin jauhlah ia dari cita-citanya. rintangan dan halangan sedikit demi sedikit. Jangan takut gagal. Haram manyarah. Ingatlah nasehat Buya HAMKA. usahanya tiba-tiba menjadi kendur. Yang ditakuti adalah. sembari menyingkirkan segala kendala. waja sampai ka puting” demikian semboyan mereka. Kenapa hal yang semacam ini bisa terjadi? Mungkin ini dikarenakan kebanyakan kita kurang sabar.

Ia menjelaskan tentang keagungan dan kesucian Allah SWT. pada suatu hari Nabiullah Musa ‘alaihis-salam memberikan ceramah kepada kaumnya Bani Israil.ِ ْϖِ θ νَ ∈⇔ْ↓ٌ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ τَ ×َ ™َ ζِ × ِ θْϖِ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ٌ ℵْυُ ηَ ®ْ⇔↓َ υُ 〈 τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ ُ ®ْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ 2 KEUTAMAAN ILMU τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ Ε َُ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ ≥ًَ ℵ°َ ©َ βθ َ ْνِ ∈⇔ْ↓ ο ََ ∈َ ÷ ْ⎝ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ ِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ⎛َ ⇔ِ ↓°ً ϕْ⎜Ρِ βَ َ ™ِ Ρِ ←°َ Ξَ Χْνّ ⇔↓ً ِ ℵْυُ ⇓َ ™ِ ℘ْυُ η‫ﱡ‬ ρνِ ⇔ ο‫ﱠ‬ Ζَ ∏َ ™ ِ Ε‫ﱠ‬ ρَ ϑ⇔ْ↓ ⎛َ ⇔ِ ↓°ً ⎜ِ ⎯°َ 〈َ ™ّ ِ κَ Λ⇔ْ↓ ã ↓َ ُ ∝ ρِ ←°َ λْ⇔↓ِ Ρِ ←°َ ℜ ⎛νَ ⊂τ ِ ±ِ َ ◊°َ Τْ⇓ِ ⎨ْ↓ ِ °َ 17 18 ®َُ Πْ≡َ ™ُ ã ↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓َ τ⇔ِ ↓ّ ⎢ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓ ®ُُ ΠْΧَ ⊂↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑‫ﱠ‬ ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ ُ τَ ⇔َ µْ⎜ِ Ρَ ⊗َ ⎨ ْθّ νَ ِ ℜَ ™ّ οَ ِ ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ُ ®َ Πْ∈َ ±َ ⎛Χِ ⇓َ َ ⎨τ ُُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ⇐ِ ْυُ ℜ‫ﱠ‬ Ρ⇔↓َ ™ ِ θْ⎜Ρَ λْ⇔↓ّ ِ ⎡Χِ ِ ρ⇔↓↓َ ‫ﱠ‬ Θ〈⎛νَ ⊂ τ±ِ °َ Λْ∅َ ↓َ ™ τِ ⇔↓⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ِ Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑ِ θْϖِ φَ ∈⇔ْ↓ ُ  ⇔↓ِ Πْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ِ σْ⎜ّ Π ِ ⇒ْυَ ⎜ ⎛⇔ِ ↓ τَ ∈Χِ ×ْσَ َ ⇑َ ™ ⎨َ ™ ِ τِ ×°َ ϕُ ×‫ﱠ‬ κَ ≡َ ã↓↓ْυُ ϕ‫ﱠ‬ ×ِ ↓ِ ã↓َ ⎯° َ Χِ ⊂°َ ϖَ ∏ َ ◊ πِ νْΤُ ⇑θ ُْ Φْ⇓َ ↓َ ™‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓σ ‫ُﱠ‬ ×ْυُ πَ × َ ْυُ Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. Kali ini ia tampil begitu bersemangat. untuk bisa menunaikan fardhu Jum’at di masjid yang mulia ini. sebagai salah satu perwujudan pengabdian kita kepada-Nya. dengan tata bahasa yang sangat fashih dan tersusun rapi. Banyak diantara 20 pendengarnya . Seperti biasanya. kita diberi kesempatan oleh Allah SWT. sehingga enak di dengar dan mudah dipahami. 19 lhamdulillah. A Muslimin Rahimakumullah. kembali pada siang ini.

yang berhadir ketika itu. Engkau dapat menjumpai orang itu di tempat bertemunya dua lautan. “Dia itu adalah seorang Syekh yang shaleh. Allah berfirman. “Adakah orang lain yang lebih pandai daripada engkau ya Nabi Musa”. kurang tepat dan dapat menjadikannya sombong dan takabbur. maka tergeraklah hatinya dan berkeinginan untuk menjumpai orang yang lebih pandai daripadanya. Mungkin ada hal-hal yang belum atau kurang jelas dan minta penjelasan lebih lanjut. merasa kagum dan mengakui ketinggian ilmu Nabi Musa a. “Tunjukkilah hamba ya Allah. yang termuat di dalam Kitab Taurat. kendatipun Nabi Musa tidak ada niatan dan perasaan demikian. Rasanya hamba tak sabar lagi ingin segera menemuinya dan menimba ilmu darinya”. Dengan tegas Nabi Musa menjawab. Perlu digarisbawahi. karena lebih banyak menuntut ilmu dan mendapat ilham dari Allah SWT. Dan Musapun sadar akan hal ini. Kemudian Allah menjawab. berilah hamba petunjuk. Nabi Musa a. tetapi mungkin orang lainpun juga memilikinya. Dan terakhir ia dapat mengungkap rahasia pembunuhan terhadap salah seorang kaumnya Bani Israil. Khaidir namanya. kehendak dan pertolongan Allah SWT. bahwa jawaban tidak ada yang dikemukakan Nabi 21 Muslimin Rahimakumullah. Hadirin sekalian. Baru saja Nabi Musa mengeluarkan jawaban tersebut. tiba-tiba turunlah 22 wahyu Allah kepadanya yang seolah-olah meluruskan jawaban Nabi Musa tersebut. Dialah yang dapat mengalahkan kelicikan Fir’aun. “Bawalah seekor ikan yang besar untuk mengiringimu 24 . hanya Nabi Musalah orang satusatunya yang berhasil membimbing kaumnya Bani Israil ke jalan yang benar. menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan itu luas sekali dan tidak hanya dimiliki oleh satu orang saja. Kendati memang semuanya atas karunia. Karenanya maka tampillah seorang lelaki setengah baya menghampiri beliau dan bertanya. Kemudian Musa memohon petunjuk Allah. Melalui firman-Nya. siapakah orang yang lebih pandai dariku. Setelah selesai menyampaikan uraian dan petuah-petuah agama.s ini. Atas kejadian ini.s selanjutnya memberikan kesempatan kepada yang berhadir untuk bertanya. bukan jawaban keangkuan. Allah SWT. malah mungkin ia lebih pandai. sehingga segeralah ia mengadu kepada Allah SWT. Mendengar sindiran Allah yang seperti ini. dan hanya dengan tongkatnya saja. seraya berkata : “Ya Allah. jalan menuju tempat tersebut”. “Tidak ada”. tetapi memang berdasarkan realita yang ada ketika itu. Di manakah ia berada. juga telah dapat memojokkan tukang-tukang sihir ulung ketika itu. yaitu antara lautan Roma dan lautan Parsi”. Musa tersebut bukanlah jawaban kesombongan. yang menurut penilaian Allah SWT. yang tak lebih hanyalah sebagai manusia biasa yang 23 tak punya arti apa-apa jika tidak mendapat karunia dan pertolongan Allah SWT. Musa telah dapat membelah lautan. kendatipun ia seorang Nabi dan Rasul. Nabi Musa nampaknya malu juga dan timbul kesadarannya akan keberadaan dirinya sekarang.

karena dari kata iqra’ inilah terpancar benih-benih ilmu yang mengilhami manusia kepada kehidupan yang lebih baik. mereka tetap terus berlayar. Bila ikan itu menghilang. mantan menteri agama kita dulu. Allah SWT. Muslimin Rahimakumullah. Adegan Singkat di atas menggambarkan kepada kita betapa keutamaan ilmu. Bertahun-tahun Nabi Musa bersama seorang pemuda dan seekor ikan besar mengarungi lautan yang sangat luas dan dalam. Prof. namun demikian. : ο‫ﱠ‬ َ ©َ Τَ ∏ θ ِ ْνِ ∈ْ⇔↓ َ ∆َ νَ βْ⎛ِ ∏ َ ≠َ Ρَ …ْσَ ⇑ Ε‫ﱠ‬ ρَ ϑْ⇔↓⎛َ ⇔♠ِ °ً ϕْ⎜Ρِ β τَ َ ⇔ ُ ã↓ ِ 27 Muslimin Rahimakumullah. Sehingga nabi Musa sendiripun seketika diberi tahu oleh Allah SWT. maka Allah akan memudahkan jalan baginya untuk menuju Sorga”. sehingga pantaslah kiranya. maka ia segera menemui orang tersebut untuk menimba ilmu darinya. Dr. kehidupan 28 . kemudian mengajaknya pula agar ikut serta menemaninya di perjalanan. hingga akhirnya bertemulah Nabi Musa a. Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. yang sebagian ulama menyebutnya Nabi 25 Khaidir. berfirman : “Barang siapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu. dengan kata iqra’. Setelah mendapat petunjuk Allah SWT. Seperti misalnya yang terdapat pada surah Al-Mujadalah ayat 11. Allah menurunkan wahyu-Nya yang pertama kepada Rasulullah SAW.s dengan seseorang yang bernama Syekh Khaidir itu. bacalah. beberapa derajat”. agar selalu menuntut ilmu. betapa utamanya ilmu. Kemudian sabda Rasulullah SAW. kemudian iapun berguru kepadanya. Di dalam Al-Qur’an maupun Al-Hadits. maka di situlah engkau akan berjumpa dengan Khaidir”. kehidupan yang di Ridhai oleh Allah SWT. bahwa ada orang yang lebih pandai daripadanya.di perjalanan. Begitulah para jamaah sekalian. Tidak sedikit halangan dan rintangan mereka temui selama diperjalanan. ْθُ λْρِ ⇑↓ْυُ ρَ ⇑↓ َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ ُ ã↓ ِ ∉َ ∏ْΡَ ⎜ Γ÷ℵ ََ ⎯ َ θْνِ ∈⇔ْ↓↓υُ ×ْ™ُ ↓ َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓َ ™ ٍ “Niscaya Allah akan meninggikan orangorang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan itu. betapa mulianya ilmu. Haji Mukti Ali. beliau pernah berkata : “Dengan ilmu. sangat banyak pernyataan 26 yang mengungkapkan tentang hal ini. Islam tak bosan-bosannya menganjurkan kepada pengikutnya. kemudian Musa minta bantuan kepada seorang pemuda dari Bani Israil agar mencarikan seekor ikan besar. Rasa penat dan lelah cukup mengganggu perjalanan mereka.

hendaknya diimbangi pula dengan menuntut ilmu agama. Hadirin Ilmu sebagai benda abstrak. seperti yang ditunjukkan oleh ayat yang telah kami bacakan di atas tadi. tengah masyarakat. Dengan ilmulah kita mampu berhitung. Betapapun banyaknya ilmu yang masuk ke otak kita. Dan barang siapa menghendaki kebahagiaan keduanya (dunia dan akhirat). tidak cukup hanya diimani semata. maka ia harus menuntut ilmu. Menuntut ilmu keduniaan (umum). menilai bahwa sukses tidaknya seseorang dalam mengarungi bahtera hidup ini. Sebab agama Islam yang kita anut. Melalui ilmulah kita mampu membaca dan menulis. maka paling tidak terdapat lima keutamaan ilmu pengetahuan dibandingkan dengan harta kekayaan : 1. akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam arti yang seluas-luasnya kepada kita. otak kita akan selalu sanggup menampungnya. dalam arti kita gali dan pelajari. tentu tidak memerlukan tempat yang luas di otak kita. Rasulullah SAW. Ilmu apabila disebarkan menjadi semakin banyak. sampai-sampai Rasulullah SAW. 30 sehingga Allah mensejajarkan orang-orang yang berilmu pengetahuan itu dengan orang-orang yang beriman dengan memberinya beberapa derajat kemuliaan. Pendeknya ilmu. serta kita da’wahkan untuk mengembangkan risalah Islam ke tengah31 . Berbeda dengan harta kekayaan. maka semakin repot kita mencarikan wadah untuk menyimpannya. tetapi ia harus kita ilmui. ilmu-ilmu keIslaman. Dan karena saking pentingnya menuntut ilmu ini. Begitulah kaum Muslimin sekalian betapa pentingnya menuntut ilmu. Dengan seni. Kalau hanya menuntut ilmu semata. Betapa pentingnya ilmu ini. Dengan ilmulah kita mampu menjelajahi alam semesta ini dan menyingkap rahasia yang terkandung di dalamnya. semakin banyak kita memiliki harta. maka ia wajib menuntut ilmu. sedangkan harta apabila disebarkan semakin sedikit. apalagi kalau hanya ilmu-ilmu keduniaan. maka ia mesti menuntut ilmu”. manusia.menjadi mudah. ditentukan oleh kualitas dan keluasan ilmu yang 29 dimilikinya. kita hayati dan kita amalkan. Dengan ilmulah kita mampu memanfaatkan sumber kekayaan alam untuk kemanfaatan manusia. kehidupan menjadi indah dan halus. Dengan agama hidup menjadi terarah dan bermakna”. Dalam hubungan ini. Dan barang siapa yang menghendaki kenikmatan hidup di akhirat. tentu saja belumlah cukup. bersabda : ِ ْνِ θ ∈ْ⇔°±ِ ِ τْϖَ νَ ∈َ ∏°َ ϖْ⇓ ‫ﱡ‬ Π⇔↓َ ⎯↓َ ℵَ ↓ ْσَ ⇑ ِ θْνِ ∈ْ⇔°±ِ ِ τْϖَ νَ ∈َ ∏ ≥َِ Ρِ …⎨ْ↓ ⎯ َ ℵ ↓ َσ َْ ⇑َ ™ θ ∈⇔ْ°±ِ ِ τْϖَ νَ ∈َ ∏ °َ πُ 〈َ ⎯↓ َ ℵَ ↓ ْσَ ⇑َ ™ ِ ْνِ “Barang siapa menghendaki kesuksesan hidup di dunia. 32 Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. termasuk teknologi di dalamnya.

2. sedangkan harta bisa dicuri. 5. sedangkan harta memerlukan pertolongan pemiliknya dari gangguan atau ancaman pihak lain. Marilah kita manfaatkan semaksimal mungkin sarana-sarana sekolah. Kemudian. dan sebagainya. mengingat betapa penting dan utamanya ilmu bagi kehidupan kita. selama itu pula kita wajib menuntut ilmu. Ilmu merupakan pembawa keselamatan. dan tak terkecuali juga di tempat-tempat lain yang memungkinkan kita untuk menimba ilmu. di majelis ta’lim atau di tempat pengajian. Ilmu tidak bisa dicuri. marilah kita bersamasama untuk meningkatkan usaha-usaha didalam menuntut ilmu. tak mengenal waktu dan tak mengenal tempat. kursus dan sebagainya. 3. sedangkan harta memerlukan tempat khusus. lembaga33 lembaga pendidikan non formal seperti diklat. sabda beliau pula : 34 σْϖّ ِ Ξ⇔°±ِ ْυَ ِ ⇔َ ™َ θْνِ ∈⇔ْ↓ ∆ ُ ُ νْβُ ِ ↓ “Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina”. ِ ْϖِ θ φَ ∈ْ⇔↓◊ِ ∞ْΡُ ϕْ⇔↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛⇔ِ ã ↓َ ُ ∨َ ℵ°َ ± ِ °⎜⎨ْ↓َ ∝ σِ ⇑ ِ τْϖِ ∏°َ π±ِ ْθُ ∧°َ ⎜ِ ↓َ ™ ْ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ θ λْρِ ⇑َ ™ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ο‫ﱠ‬ Χَ ϕَ ×َ ™ ِ θْϖِ λَ Λْ⇔↓Ρِ ْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ ُْ ِ ْϖِ θ νَ ∈ْ⇔↓ُ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ τَ ×َ ™َ ζِ × ِ θْϖِ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ٌ ℵْυُ ηَ ®ْ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ ُ ®ْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ θْϖِ ِ ÷َ Ρ⇔↓◊ِ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ْυُ ُ ⊂َ ↓ ِ ْϖِ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ °َ ρَ ×ْθ‫ﱠ‬ νَ ⊂°َ ⇑‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓ °َ ρَ ⇔َ θْνِ ⊂َ ⎨َ µَ ρΛْΧُ ℜ↓ْυُ ⇔°َ ⋅ ُ θْϖِ λَ Λْ⇔↓ ُ θْϖِ νَ ∈ْ⇔↓ َ Γْ⇓َ ↓ َ µ‫ﱠ‬ ⇓↓ِ 35 36 . sedangkan harta dapat membawa malapetaka. 4. seperti di masjid-masjid. semoga kita diberi-Nya kekuatan. : ΠْΛَ ِ νْ⇔↓⎛َ ⇔ِ ↓ِ Πْ©َ πْ⇔↓َ σِ ⇑ َ θْνِ ∈⇔ْ↓ ُ ∆ُ νْβُ ↓ “Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang kubur”. Selama kita masih bisa bernapas. Ilmu bisa menolong pemiliknya dari ancaman atau gangguan pihak lain. di rumah-rumah guru/ustadz. Akhirnya. maka kami mengajak kepada para jamaah sekalian. Marilah kita berdoa kepada Allah SWT. mushalla. Ingatlah sabda Rasulullah SAW. dan terlebih-lebih sebagai bekal kita untuk menempuh hidup kita di akhirat nanti. pondok pesantren. Ilmu tidak memerlukan ruangan khusus untuk menyimpannya. sehingga kita mampu menggali ilmu pengetahuan sebagai bekal kita hidup di dunia ini. Ingatlah bahwa menuntut ilmu itu tidak mengenal usia. Menuntut ilmu itu dapat dilakukan sepanjang masa/seumur hidup.

lhamdulillah. sehingga dapatlah kita pada siang ini kembali menunaikan fardhu 38 A Jum’at. kita bersyukur ke khadirat Allah SWT.3 TIGA BESARAN NI’MAT ALLAH τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ ُ Εَ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ ◊ِ °َ πْ⎜ِ ⎨ْ↓ِ Εَ πْ∈ِ ρ±ِ °َ ρَ πَ ∈ْ⇓َ ↓ ْ⎝ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ِ ãΠ ِ ْπَ ُ Λْ⇔َ ↓ ã↓ ‫ﱠ‬ ُ ⎨ِ ↓τ َ ⇔ِ ↓ّ ⎢ ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓ ِ ⇒َ ζْℜِ ⎨ْ↓َ ™ ↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑◊ ‫َﱠ‬ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ ُ τَ ⇔َ µْ⎜Ρِ ⊗َ َ ⎨ُ ®َ Πْ≡َ ™ ⎛νَ ⊂ْθّ νَ ِ ℜَ ™ّ ِ οَ ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ ُ τُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ®ُُ ΠْΧَ ⊂ 37 ِ ْϖِ θ φَ ∈ْ⇔↓⇐ِ ْυُ ℜ‫ﱠ‬ Ρ⇔↓َ ™ ِ θْ⎜Ρِ λْ⇔↓ّ َ ⎡Χِ ِ ρ⇔↓↓َ ‫ﱠ‬ Θ〈 τَ ∈Χِ ×ْσَ َ ⇑َ ™τ ِ ±ِ °َ Λْ∅َ ↓َ ™τ ِِ ⇔↓⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ٍ Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑ ⎯°َ Χِ ⊂ƒَ ϖَ ∏ُ Πْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ ِ σْ⎜ّ Π⇔↓ ⇒ِ ِ ْυَ ⎜ ⎛⇔ِ ↓ ã ↓َ ِ َ ℑ°َ ∏ْΠَ ϕَ ∏ِ ã↓∑َ υْϕَ Φ±ِ َ ⎝°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™θ ُْ λْϖِ ∅ْ™ُ ↓ َ ْυُ ◊ ϕ‫ﱠ‬ Φُ π⇔ْ↓ Maasyiral Muslimin Sidang Jum’at yang dirahmati Allah SWT. kita selalu menerima ni’mat Allah yang melimpah ruah. maka wajarlah kiranya. bahwa dalam kehidupan ini. kalau memang kita mau dan mampu melakukan penghitungan terhadap ni’mat-ni’mat Allah tersebut. menantang kita dan mempersilakan kepada kita. Ibrahim ayat 34). sekali lagi pasti. niscaya kamu tidak akan mampu untuk menghitungnya” (QS. niscaya ranting-rangting kayu itu akan hancur atau musnah dan lautan itu akan kering. Karena saking banyaknya. jika Allah SWT. kata Allah. Firman Allah dalam Al-Qur’an : °َ 〈ْυُ ΞْΛُ ×َ ⎨ ِ ã ↓َ Γَ πْ˜ِ ⇓ ↓ْ™‫ﱡ‬ Πُ ∈َ ×ْ◊ِ ↓َ ™ “Dan jika sekiranya kamu ingin menghitung-hitung ni’mat Allah. Namun pasti. untuk menuliskan ni’matni’mat Allah. 39 Dalam hubungan ini. 40 . Kaum Muslimin Rahimakumullah. kita tidak akan mampu untuk menghitungnya. Sudah tidak dapat kita pungkiri. dan seluruh lauatan yang luas dan dalam ini. yang dengan izin-Nya jualah. tidak ada satu mesin atau teknologi secanggih apapun yang mampu mencatat berapa banyak ni’mat Allah tersebut. dijadikan tinta. sebagai salah satu wujud nyata dari taqwa kita kepada Allah SWT. Maasyiral Muslimin Rahimakumullah. Sehingga jika seandainya ranting-ranting kayu yang ada di permukaan bumi ini di jadikan pena. namun ni’mat-ni’mat Allah masih banyak yang belum tertuliskan.

Ni’mat ini diberikan oleh Allah SWT. Sepertinya ini tidak sebanding. seekor keledai liar mengasihi anaknya. yang menyatakan : °َ ©ْρِ ⇑َ ⇐َ Σْ⇓َ ↓ ٍ Εَ πْ≡َ ℵ Ε ََ ←َ °ِ ⇑⎛⇔°َ ∈َ ×َ ã ↓‫ﱠ‬ ◊↓ِ Υْ⇓ِ ⎧ْ↓َ ™ ّ σِ ِ ϑْ⇔↓َ σْϖَ ± ≥ًَ Πِ ≡↓‫ﱠ‬ ™ ً Εَ πْ≡َ ℵ ِ َ ْυُ ◊ ηَ β°َ ∈َ Φَ ⎜°َ ©ْΧِ ∏ ّ ⇒↓َ ِ υَ ©ْ⇔↓َ ™ ِ θِ ←°َ ©َ Χْ⇔↓َ ™ ُ ْ≡َ Ω υْ⇔↓َ ι‫ﱠ‬ χَ ∈َ × °َ ©±ِ َ ◊ْυُ πَ ≡↓َ Ρَ Φَ ⎜°َ ©±ِ ™َ °ً ∈ْΤِ ×⎛⇔°َ ∈َ ×ُ ã ↓َ Ρ‫ﱠ‬ …َ ↓َ ™ °َ 〈ِ Πَ ⇔َ ™⎛νَ ⊂ ®َ ُ ⎯° َ Χِ ⊂°َ ©±ِ ُ θَ ≡ْΡ‫ﱠ‬ ⎜ ً Εَ πْ≡َ ℵ σ َ ْϖِ ∈ْΤِ ×‫ﱠ‬ ™ Εَ ⇑°َ ϖِ ϕْ⇔↓ ⇒ َ ْυَ ⎜ ِ “Sesungguhnya Allah memiliki seratus ni’mat (rahmat). sudah merupakan ni’mat yang sangat banyak. memang kalau dilihat dari segi pembagiannya jelas tidak seimbang. hanya 1 ni’mat yang diperuntukkan-Nya bagi makhluk di dunia ini. akan tetapi bagi ukuran kita. sehingga wajar jika tak seorangpun diantara kita yang mampu untuk menghitungnya. Satu ni’mat diantaranya 41 telah diturunkan Allah dan dibagi-bagikan Nya kepada jin. dikarenakan bumi ini berputar. Muslimin rahimakumullah. maka semua makhluk akan saling sayang menyayangi dan kasih mengasihi. tentu tidak dapat kita bayangkan betapa besarnya. bahwa yang menyebabkan kita bisa hidup di permukaan bumi ini. Kendatipun ni’mat Allah itu sangat banyak. tidak 42 balans. Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at yang berbahagia. Memang. Namun. Dalam satu kali putaran memakan waktu 24 jam 44 . Ya. Kepada seluruh makhluk-Nya. Allah persiapkan untuk makhluk-Nya yang hidup di akhirat kelak.Walaupun ada sebuah hadits Rasulullah SAW. Kelompok besar yang pertama adalah ni’mat hidup dan kehidupan. Dengan ni’mat yang satu itu pulalah. digunakan Allah untuk mengasihi hamba-Nya di akhirat (pada hari kiamat) kelak”. bahkan kepada malaikat dan jin. Dari 100 ni’mat yang dimiliki Allah. mengelompokkan ni’mat Allah ini ke dalam tiga kelompok besar. kelihatannya sangat sedikit. karena dari satu sumber ni’mat inilah terpancar ni’matni’mat lainnya yang beraneka ragam jenis dan macamnya dan sangat banyak jumlahnya. Walaupun ni’mat yang diturunkan Allah ke dunia ini hanya 1% saja. Tidak saja kepada manusia. kalau dilihat dari segi prosentasi. termasuk si durjana iblis dan syetan. tetapi binatang dan tumbuh-tumbuhan pun juga diberikan oleh Allah ni’mat hidup dan kehidupan. Muslimin Rahimakumullah. Dengan ni’mat yang satu tersebut. tanpa terkecuali. Sementara yang 99 ni’mat lainnya. atau bagi ukuran duniawi. semuanya diberikan ni’mat hidup dan kehidupan oleh Allah SWT. kalau kita lihat dan rasakan dari segi nilainya. manusia dan binatang. Adapun ni’mat (rahmat) yang lainnya (99) itu. Namun para ulama sepakat untuk 43 Tahukah kita.

betapa ke Mahabesaran Allah SWT. Demikian juga cairan yang ada ditubuh kita. baik itu air laut. Seandainya bumi ini tidak berputar. Begitulah. bagi belahan bumi yang mengalami malam terus terusan. air danau air kali. maka di sana terjadi malam. sehingga terjadilah siang dan malam secara silih berganti. berarti ada belahan bumi yang mengalami siang terus-terusan dan ada belahan 45 Sebaliknya. air sungai. ikutikutan beku. bagaimana dan apa yang terjadi jika sekiranya bumi kita ini tidak berputar?. bahwa dalam jangka waktu 100 jam saja. air sungai beku. Firman Allah dalam Al-Qur’an : ⊃ْℵَ ِ ⎨ْ↓َ ™ ِ ∝υπ‫ﱠ‬ Τ⇔↓κِ ْνَ …ْ⎡ِ ∏ ‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ ℵِ °َ ©‫ﱠ‬ ρ⇔↓َ ™ ِ οْϖ⇔‫ﱠ‬ ↓ ِ √َ ζِ Φْ…↓َ ™ ″ Χْ⇔َ ⎨ْ↓⎛ِ ⇔ُ ™ّ ⎨ٍ ِ Γ⎜⎨َ  ِ °َ “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi. Allah SWT. tidak akan ada kehidupan dipermukaan bumi ini. maka di sana terjadi siang. air sumur beku. kita bisa hidup dipermukaan bumi ini. dan silih bergantinya malam 48 . Coba kalau kita bayangkan. dan seterusnya. Ini berarti seluruh zat cair. Ini berarti seluruh benda cair akan menjadi beku. air danau beku. yang dengan kuasaNya telah menciptakan langit dan bumi serta mengatur silih bergantinya siang dan malam. yang karenanya maka suhu udara yang ada di permukaan bumi akan 47 selalu stabil atau konstan. Bagi belahan bumi yang menghadap matahari. bahkan lama kelamaan bumi ini hangus dan hancur lebur jadi debu. bumi yang mengalami malam terus-terusan. Air laut beku. Dengan berputarnya bumi. dengan Rahman dan Rahim-Nya. Dengan perputaran bumi inilah. tidak akan ada kehidupan di permukaan bumi ini. maka sudah dapat dipastikan. maka suhu udara yang ada di permukaan bumi tersebut akan mencapai 100 derajat celsius.atau satu hari. semuanya akan mendidih. karena darah juga merupakan zat cair. Muslimin Rahimakumullah. Demikian seterusnya silih berganti. air sumur dan sebagainya. Kalau sudah demikian keadaannya. tidak terlalu panas. 46 Hadirin. maka menurut prakiraan para ahli. Sebaliknya. tidak pula terlalu dingin. maka suhu udara yang ada di permukaan bumi tersebut menjadi 0 derajat celcius. telah menjadikan bumi ini berputar. Di sinilah sebenarnya rahasia kehidupan kita. bagi belahan bumi yang membelakangi matahari. bahwa dalam jangka waktu 100 jam saja. juga ikut mendidih. hingga hari kiamat nanti. Bagi belahan bumi yang mengalami siang terus-terusan. Bahkan persediaan air yang ada dalam tubuh kita. Kalau sudah demikian keadaannya. air kali beku. termasuk darah kita. Cukup banyak ayat Al-Qur’an memberikan pernyataan. termasuk darah kita. Subhaanallah. maka menurut prakiraan para ahli. maka sudah dapat dipastikan. maka terjadilah siang dan malam.

Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at yang berbahagia. tanpa terkecuali. untuk memilih. memang kebebasan memilih selalu diiringi dengan penghargaan atau hukuman. Yang jelas. Sebaliknya. Besaran ni’mat yang ke dua adalah ni’mat kebebasan berpikir atau kemerdekaan. Muslimin Rahimakumullah. Diajak berdamai. bahkan kepada malaikat sekalipun. mau dilaksanakan kewajiban itu. Firman Allah SWT. Ni’mat yang ke dua ini nampaknya lebih selektif dibandingkan dengan ni’mat yang pertama. yang kesemuanya tentu ada risiko atau konsekuensinya. Allah tidak perduli. Ali ‘Imran ayat 190). malah bermusuhan. Allah SWT. Sekali lagi. kepada manusia saja. ni’mat kebebasan berpikir atau kemerdekaan ini. tentu ia bebas memilih yang mana yang ia suka. Dengan ni’mat kebebasan berpikir atau kemerdekaan ini. maka ia akan diberikan hukuman berupa siksa neraka. Mau dilanggar atau dipatuhi larangan itu. manusia diberikan kebebasan oleh Allah untuk memilih. di sebelahnya tersedia air teh manis. baik mengenai perintah atau kewajiban yang harus dijalankan maupun berbagai larangan yang harus dihindarkan. bagi yang malas mejalankan perintah-Nya dan tidak mengindahkan larangan-Nya. untuk menentukan dan sebagainya. malah justeru memilih yang jelek. tidak memberikan 49 ni’mat kebebasan berpikir atau kemerdekaan. Demikianlah. atau tidak. tidak pula diberikan kepada tumbuh-tumbuhan. melalui Al-Qur’an dan Sunnah 50 Nabi-Nya. Namun Allah sama sekali tidak memaksa kita. hanya dianugerahkan Allah SWT. malah melakukan kefasikan. : °َ 〈↓َ υْϕَ ×َ ™°َ 〈َ ℵْυُ ϑُ ∏°َ ©َ πَ ©ْ⇔َ °َ ∏ “Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan atau ketaqwaannya” (QS. air kopi. maka inilah barangkali pangkalnya. Bagi yang rajin menjalankan perintah-Nya dan selalu menjauhi larangan-Nya. mengapa manusia kalau diberi yang baik. Diajak kepada ketaqwaan. Ma’asyiral Muslimin yang berbahagia. Begitulah. 51 Karena Allah telah memberikan kemerdekaan dan kebebasan berpikir kepada manusia. Demikian juga dalam kehidupan beragama. 52 . Allah sudah memberikan garisan-garisan-Nya yang tegas dan jelas. Ketika ia sedang haus. Allah dengan jelas dan tegas telah memberikan petunjuk-Nya kepada kita manusia. Kalau ni’mat hidup dan kehidupan dianugerahkan oleh Allah kepada seluruh makhluk-Nya. air susu.dan siang terdapat tanda tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal” (QS. apakah ta’at kepada-Nya atau durhaka kepada-Nya. Tidak diberikan kepada binatang. maka ia akan diberikan penghargaan oleh Allah berupa pahala sorga. air es dan sebagainya. maka ni’mat kebebasan berpikir atau kemerdekaan ini justeru hanya diperuntukkan Allah kepada manusia saja. manusia dipersilakan oleh Allah untuk memilih apa saja yang ia mau. Asy-Syams ayat 8).

sekalipun kepada keluarga. َ َ µ ⇔‫ﱡ‬ ≠ƒَ ≡ُ ↓ٌ Εَ πِ νَ ∧ ُ ã ↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓َ τ⇔ِ ↓⎢ο ُْ ⋅θ َِ ّ ⊂°َ ⎜ ã ↓‫ﱠ‬ ُ ⎨↓ِ τ⇔ِ َ ↓⎢َ َ ⇐ْυُ ϕ‫ﱠ‬ ⎜◊َ ↓⎛َ ±َ ↓َ ™ِ ã ↓َ Πْρِ ⊂°َ ©±ِ “Wahai paman (kata Rasulullah). kalau kemerdekaan kita diganggu. Muslimin Rahimakumullah. kenapa?. Beliau adalah orang yang sangat mencintai Rasulullah. Al-Baqarah ayat 142). Beliau adalah orang yang setiap saat menyaksikan betapa kemuliaan. Hadirin. Kaum Muslimin Rahimakumullah. Rasulullah sendiri tidak diberikan hak oleh Allah SWT. 56 . Tetapi Abi Thalib menolak untuk mengucapkan kalimat LAA ILAAHA ILLA ALLAH tersebut” (HR. Sebagai contoh. Kalimat ini nantinya akan aku jadikan argumentasi terhadapmu di hadapan Allah. seperti Abu Thalib. maksudnya. “Merdeka atau Mati!!!”. : θْϖِ ٍ ϕَ ΦْΤ‫ﱡ‬ ⇑β ٍ ↓َ Ρِ ∅⎛⇔ِ ↓⁄ ُ ƒَ ς‫ﱠ‬ ⎜ْσَ ⇑⎝ ِْ Πْ©َ ⎜ “Dia memberi Hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang benar” (QS. manusia diberikan kebebasan oleh Allah untuk memilih jalan hidup dan lapangan hidup yang ia inginkan. sehingga hampirhampir Nabi putus asa. Manusia diberikan kebebasan dan kemerdekaan untuk mempertahankan hak azasinya dan fitrahnya sebagai manusia.Bukhari Dan Muslim). jika para pejuang kita tempo dulu bertekad. Beliau adalah orang yang senantiasa menyaksikan betapa kebesaran mu’jizat Rasulullah. Beliau adalah orang yang paling setia mendampingi dan melindungi perjuangan Rasulullah.Muslimin Rahimakumullah. Firman Allah SWT. ternyata di akhir hayat 55 beliau. untuk memberikan hidayah kepada orang lain. atau ni’mat yang terakhir adalah ni’mat hidayah atau ni’mat Iman dan Islam. sudah berusaha sebisa-bisanya membujuk dan membimbing beliau. paman Nabi yang bernama Abu Thalib ini. 54 Hidayah adalah mutlak milik Allah. Padahal sebelumnya Rasulullah SAW. kejujuran dan keindahan budi pekerti Rasulullah.Demikianlah nilai kebebasan berpikir atau kemerdekaan. sahabat atau orang yang beliau cintai. Namun apa hendak dikata. Karena ni’mat ini hanya Ia berikan kepada manusia tertentu saja yang Ia kehendaki. Ni’mat ini lebih selektif lagi diberikan oleh Allah SWT. kedudukannya lebih tinggi dari nilai hidup dan kehidupan. Dengan ni’mat kebebasan berpikir atau kemerdekaan. paman Nabi. Oleh karenanya wajar. namun malah justeru tidak dihiraukan oleh beliau. Wewenang sepenuhnya ada di tanganNya. tidak sempat mengucapkan dua kalimat syahadat. 53 Besaran ni’mat yang ketiga. Beliau adalah orang yang sangat berjasa terhadap keberadaan Islam dan kaum Muslimin di masa Rasulullah. Tak seorangpun diantara kita yang rela kalau kebebasan kita dibelenggu. karena tidak mendapat hidayah Allah SWT. mereka rela mati demi mempertahankan kemerdekaan. ucapkanlah kalimat LAA ILAAHA ILLA ALLAH.

Muslimin yang berbahagia. lebih berbahagia lagi. karena 58 telah ditakdirkan Allah menjadi orangorang yang dianugerahi ni’mat Hidayah atau ni’mat Iman dan Islam. dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk” (QS. kecuali diam dan pasrah. Alhamdulillah kita termasuk golongan ini. 59 θْϖِ ِ ÷‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ◊°َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ْυُ ُ ⊂َ ↓ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ ِ ْϖِ ِ τِ Φϕُ ×‫ﱠ‬ κَ ≡َ ã↓↓υُ ϕ‫ﱠ‬ ×↓↓υُ ρَ ⇑↓َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓°َ ©‫ﱡ‬ ⎜َ ↓ ƒ⎜َ ◊ْ™ُ θِ νْΤُ ⇑ ْθُ Φْ⇓َ ↓َ ™‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓‫ﱠ‬ σُ ×ْυُ πَ ×َ ⎨َ ™ َ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓◊ِ ∞ْΡُ ϕْ⇔↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛ِ ⇔ُ ã ↓َ ∨َ ℵ°َ ± ِ ِ °َ ∝ ⎜⎨ْ↓َ σِ ⇑ ِ τْϖِ ∏°َ π±ِ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ 60 . ‫ِﱠ‬ σ λ⇔َ ™َ ΓْΧَ Χْ≡َ ↓ْσَ ⇑ْ⎝ِ Πْ©َ ×َ ⎨َ µ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ θ νْ⊂َ ↓َ υُ 〈َ ™⁄ ُ ƒَ ς‫ﱠ‬ ⎜ ْσَ ⇑⎝ ِْ Πْ©َ ⎜َ ã↓ َُ َ σْ⎜ِ Πَ Φْ©ُ πْ⇔°±ِ “Sesungguhnya kamu (hai Muhammad) tidak akan dapat memberi petunjuk (hidayah) kepada orang yang kamu kasihi. Lagi pula. Bersyukurlah kita kepada Allah SWT. karena kita semua telah dianugerahkan-Nya ni’mat hidup dan kehidupan. orang yang pernah bertemu dengan aku. tetapi Allah memberi petunjuk (hidayah) 57 Kaum Muslimin Rahimakumullah. kata beliau : “Sangat berbahagia sekali. berlinanglah air mata beliau. tanpa kehendak Allah. namun ia beriman. Iman dan Islam pun juga senantiasa menyertai kehidupan kita hingga sampai di akhir hayat nanti. Al-Qashash ayat 56). Rasulullah benar-benar sedih hatinya. kata beliau : “Lebih berbahagia lagi. walaupun nasib dan lapangan penghidupan serta rezeki yang kita terima cukup bervariasi. Kemudian. kita dalam keadaan bebas merdeka. Beruntunglah kita saat ini. dan yang terakhir alhamdulillah. Mendengar teguran Allah ini. Dan Allah Maha Tahu serta Maha Bijaksana terhadap apa yang menjadi keputusan-Nya kendati menurut kacamata manusia mungkin dirasa kurang adil. Rasulullah menyadari akan kelemahan dirinya di hadapan Allah SWT. bangsa kita adalah bangsa yang merdeka. orang yang tak pernah bertemu dengan aku. tak dapat dielakkan lagi. Akan tetapi justeru Nabi mengulanginya sampai tiga kali. ia percaya”. kemudian ia beriman”. sebagaimana firman-Nya : kepada orang yang dikehendaki-Nya. ni’mat hidayah.Melihat keadaan pamannya yang sedemikian ini. Rasulullah dalam sebuah hadits beliau pernah bersabda. Beliau tidak bisa berbuat banyak tanpa izin Allah. Rasulullah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. sebab tidak semua orang dapat memperolehnya. lebih berbahagia lagi. sehingga terucaplah permohonan sekaligus pengaduan beliau untuk meminta pertimbangan Allah terhadap keadaan pamannya ini. Namun justeru pengaduan Rasulullah tersebut mendapat teguran keras dari Allah SWT.

Tidak berbilang. Muslimin Rahimakumullah. melaksanakan fardhu Jum’at. tidak empat dan seterusnya. Tuhan itu Tunggal. merupakan agama yang monotheisme. yang mana atas kodrat dan iradat-Nya jualah. bahwa agama Islam yang kita anut ini. kokoh dan kuat. Tuhan itu satu. kembali kita memanjatkan puji dan syukur ke khadirat 63 Πَ ٌ ≡َ ↓ُ ã↓َ υُ 〈ْοُ ⋅ 64 . Allah SWT. berfirman : A lhamdulillah. di masjid yang mulia dan terhormat ini. sehingga dapatlah pada siang ini kembali kita bersama-sama menunaikan perintah-Nya. Sebagai seorang Muslim. kita tentunya yakin dengan kepercayaan yang bulat.ْθُ λْρِ ⇑َ ™ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ο‫ﱠ‬ Χَ ϕَ ×َ ™ ِ θْϖِ λَ Λْ⇔↓Ρِ ْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ ِ ْϖِ θ νَ ∈ْ⇔↓ُ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ τَ ×َ ™َ ζِ × θْϖِ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ٌ ℵْυُ ηَ ®ْ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓↓ِ ُ ®ْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ ِ 4 EKSISTENSI TAUHID DALAM KEHIDUPAN τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ ُ Εَ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓Ρ ََ ⇑َ ↓°َ πَ ∧↓ً Ρْϖِ Ηَ ∧↓ً Πْπَ ≡ِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ُ τَ ⇔µ َ ْ⎜ِ Ρَ ⊗َ ⎨ُ ®َ Πْ≡َ ™ُ ã↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓َ τ⇔↓ِ ⎢ ْ◊َ ↓ Ρ ηَ ∧َ ™ِ τ±َ Πَ ِ Λَ ÷ْσَ πّ ⇔°ً ِ ⇑°َ ∠ْℵِ ↓ َْ 61 62 ®ُ Πُ Χَ ⊂↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Œُ °َ ⇓َ ⎨ْυَ ⇑َ ™°َ ⇓َ Πّ ϖَ ℜ‫ﱠ‬ ِ ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ Ρ ςَ Χْ⇔↓َ ™ِ κِ ←َ ζَ Νْ⇔↓ُ Πّ ϖِ ℜ τُ َ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ َْ °َ ⇓ِ Πّ ϖِ ℜ⎛νَ َ ⊂∨ ْ ℵِ °َ ±َ ™ ْθّ νَ ِ ℜَ ™ο َِ ّ Ξَ ∏θ ‫ُﱠ‬ ©ّ ν⇔َ ↓ ِ τ±ِ °َ Λْ∅َ ↓َ ™τ ِ ⇔ِ ∞⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ٍ Π‫ﱠ‬ πَ Œُ °َ ⇓َ ⎨ْυَ ⇑َ ™ ُ ℘°‫ﱠ‬ ρ⇔↓°َ ©‫ﱡ‬ ϖ⇔ۤ ↓°َ َ ϖَ ∏ُ Πْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ℵ َْ Ρُ ®⇔ْ↓ِ Μْϖ±ِ °َ Ξَ ⇑ ‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓‫ﱠ‬ σُ ×υُ πَ ×َ ⎨َ ™ِ τِ ×°َ ϕُ ×‫ﱠ‬ κَ ≡َ ã↓↓υُ ϕ‫ﱠ‬ ×ِ ↓ َ ْυْπِ ◊ νْΤ‫ﱡ‬ ⇑θ ُْ Φْ⇓َ ↓َ ™ Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at yang dirahmati Allah SWT. Tidak dua. Allah SWT. yang mengajarkan bahwa Tuhan itu Esa. tidak tiga.

Dia berpikir bukan mau menjual kambing tersebut. sang anak terdiam dan ia nampak berpikir. Ali ‘Imran ayat 2). si pemilik kambingkambing in”. kami ingin mengemukakan sebuah cuplikan sejarah di zaman khalifah Umar bin Khathab r.a pertanyaan yang demikian ini. “Kalau begitu”. 67 Mendengar bujukan Umar ini. Muslimin yang berbahagia. kecuali jika tuan berhubungan langsung dengan majikan saya. Akhirnya sang anakpun balik bertanya kepada Umar. seperti layaknya seorang anak berta-nya. sebagai konsekuensi dari konsep ini. Dengan adanya tauhid dalam Islam merupakan kekuatan yang besar. bagi Umar cukup menggugah 68 . Lagi pula. kita hayati dan kita amalkan selama ini tentunya diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi kehidupan kita. jujur.“Katakanlah. Kemudian Umar mencoba menawarkan jasa untuk membeli kambing tersebut barang satu ekor. Dokrin tauhid yang kita pelajari. kata Umar. Muslimin Rahimakumullah. kendatipun datangnya dari seorang bocah. sederhana dan polos. yang mampu mengatur secara tertib segala macam aktivitas kehidupan seluruh manusia yang ada di permukaan bumi ini. “Kan tidak apa-apa. Umar terus membujuknya. di mana Allah berada?”. majikanmu tidak akan mengetahuinya. siapa pemilik kambing-kambing yang ia gembalakan tersebut. Kepada anak gembala tersebut Umar menanyakan. katanya : “Fa-aina Allah?”. Bagi Umar bin Khathab r. Dengan demikian. Sang anak menjawab. yang hidup kekal lagi senantiasa berdiri sendiri” (QS.Al-Ikhlas ayat 1). “Lillaahi ta’ala” dengan maksud 65 Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah Sebagai ilustrasi dalam pembahasan tentang tauhid ini. Tetapi ia berpikir dan bingung terhadap sikap Umar yang menurutnya tidak pantas diucapkan oleh orang yang beriman. “Maaf saya tidak bisa melakukannya. suci dan teguh memegang amanah. kambing tersebut telah dimakan srigala”. tidak ada Tuhan melainkan Dia. barang satu ekor”. Muslimin yang berbahagia. dan tujuan semata-mata hanya ingin meraih Ridha Allah SWT. Walaupun pertanyaannya sangat pendek. bahwa aktivitas yang kita laksanakan itu semata-mata hanya karena Allah SWT. Dia Allah itu esa (satu)” (QS. dengan satu sandaran yang kokoh. Sang anak menjawab dengan jujur bahwa kambing-kambing tersebut adalah milik majikannya. khalifah Umar bin Khathab r. terutama di dalam melaksanakan segala aktivitas sehari-hari.a. 66 Suatu ketika.a bertemu dengan seorang anak gembala yang sedang menghalau sekawanan kambing di padang rumput. “Sudilah wahai anak muda kamu menjualnya untuk saya. seorang budak kecil. Namun demikian. cuma satu ekor koq. ⇒ْυ‫ﱡ‬ ُ ϖَ ϕ⇔ْ↓‫ﱡ‬ ⎡َ Λْ⇔↓َ υُ 〈‫ﱠ‬ ⎨↓ِ τ⇔↓ِ َ ⎢ ُ ãَ ↓ “Allah. atau menggunakan kesempatan di dalam kesempitan. Bilang saja nanti. pada gilirannya akan mencetak karakter agung.

kalangan menengah maupun kalangan bawah. Ia dapat membentuk pribadi seseorang menjadi pribadi yang 70 militan dan terpuji.”bagaimana mungkin saya dapat menipu Allah. lantaran terharu menyaksikan teguhnya keimanan sang anak gembala. kemiskinan kedudukan dsb. Tak peduli apakah oleh kalangan atas. hanya untuk Allah. Dengan tauhid yang kuat dapat membebaskan manusia dari penjajahan. majikan saya akan mempercayai begitu saja alasan yang saya buat. baik dalam kemiskinan harta. “Memang”. sang anak berpikir. katanya.t yang tentunya tahu apa yang saya lakukan”. 71 seseorang akan bebas dari berbagai kemelut keluh kesah. Dengan tauhid yang tinggi. pada kesempatan lain beliau temui anak tersebut dan mengajak untuk menemui sang majikan untuk memerdekakannya dari perbudakan. 69 Terhadap kejadian ini. karena dengan tauhid yang tinggi akan memberikan dampak terhadap keikhlasan seseorang. Demikianlah contoh pengaruh atau dampak yang ditimbulkan oleh adanya tauhid yang kuat. baik oleh sesama manusia maupun oleh keganasan hawa nafsu. ibadahnya. seorang muslim akan memiliki jiwa besar. Hadirin. Hal ini sesuai dengan pernyataan seorang muslim manakala ia melakukan shalat. Majikan saya dapat saya tipu. Dengan jiwa tauhid yang tinggi. “Kalimat FA-AINA ALLAH inilah yang memerdekakan kamu di dunia ini. yang terungkap dalam doa iftitah : ْ⎡ِ ×°َ πَ ⇑َ ™َ ⎝°َ ϖْΛَ ⇑َ ™ْ⎛ِ λُ Τُ ⇓َ ™ْ⎡ِ ×َ ζَ ∅‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ 72 . Kenapa demikian?. perbudakan dan penghambaan. Dengan jiwa tauhid yang tinggi seseorang akan bebas dari berbagai belenggu ketakutan dan duka cita. Maasyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. Di balik pertanyaan singkat tersebut. Tidak peduli anakanak maupun orang dewasa. Dia tidak akan tahu. Lantaran itu. hanya semata-mata dipersembahkan kepada Allah rabbul ‘alamin. sehingga terbebaslah sang anak ini dari belenggu perbudakan. tidak berjiwa kerdil. kemiskinan jabatan.a ketika itu sempat mencucurkan air mata. Tauhid yang kuat dapat membebaskan manusia dari seribu satu macam belenggu kejahatan duniawi. Kata Umar. Dia tidak melihat apa yang saya lakukan di sini. maka tidak heran jika Umar bin Khathab r. Saya yakin. yang selalu menyandarkan dirinya semata-mata hanya kepada Allah.dan menggetarkan hati dan merindingkan bulu roma. Dan semoga dengan kalimat ini pula akan memerdekakan kamu di akhirat kelak”. “saat ini seolah saya yang memiliki kambing-kambing tersebut. Shalatnya. sehingga ia tidak akan tertarik atau terpengaruh sedikitpun terhadap buaian-buaian duniawi dan tidak akan memperdulikan kepahitan hidup duniawi. sebab tak seorangpun yang melihatnya. sepakterjangnya sehari-hari. Akan tetapi?. Muslimin Rahimakumullah. sang anak seakan-akan berkata. kebingungan dan rasa putus asa. bahkan hidup dan matinya. Bukankah Allah itu Maha Meliha. Dia tidak mempunyai spion (mata-mata) buat menyelidiki/memantau aktivitas saya.

“Kenapa harus ditunda?”. 8. Tuhan yang memelihara alam semesta”. shalatku. bahwa eksistensi tauhid dalam kehidupan seorang muslim sehari-hari. dasar dan landasan sekaligus pokok ajaran Islam yang mau tidak mau harus dipegangi dengan erat kuat oleh setiap muslim.“Kalau berangkat sekarang juga. dengan semangat yang menyala-nyala. Kaum Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. 6. yang berurat berakar 74 dalam hati sanubari muslim dan merupakan cerminan untuk mengukur tingkat keikhlasan seseorang dalam menjalani hidup dan kehidupan di dunia ini. jawab Musafir bin Auf. karena kekuatan kita tidak berimbang 73 dengan kekuatan musuh. Pasukan terus bergerak. saya khawatir pasukan kita akan mengalami kekalahan yang hebat. 7. 4. dapatlah kita simpulkan bahwa tauhid merupakan kepercayaan mutlak tentang keesaan Allah SWT.σْϖِ َ πَ ⇔°َ ∈ْ⇔↓ ّ ″َ ِ ℵ ِ ãِ “Sesungguhnya. “Tidak perlu takut dan gentar saudaraku. Maasyiral Muslimin Sidang Jum’at yang berbahagia. Ali bin Abi Thalib bersama pasukannya. Tauhid dapat membentuk manusia menjadi jujur dan adil. Tauhid dapat menjauhkan manusia dari pandangan yang sempit dan picik. Ia berharap kepada Ali bin Abi Thalib agar menunda keberangkatannya ke medan perang. adalah untuk Allah.a sudah siap dengan pasukannya untuk berangkat ke medan perang Nahrawan. ibadahku. Seorang pemikir Islam terkemuka. tidak gentar menghadapi berbagai risiko. sambil bertawakkal kepada Allah. hingga akhirnya sejarah membuktikan. Hadirin. Tauhid dapat menanamkan kepercayaan terhadap diri sendiri dan tahu harga diri. Ali bin Abi Thalib dan pasukannya berada di pihak yang menang. 75 2. taat dan disiplin 76 . dan berkat Tauhid yang kuat. Allah bersama kita”. terutama dari segi jumlah”. antara lain adalah : 1. 5. Tauhid dapat membentuk manusia menjadi patuh. Tatkala Sayyidina Ali bin Abi Thalib r. Tauhid dapat menciptakan sikap hidup yang damai dan penuh ridha. Dari uraian singkat khutbah ini. sabar/tabah dan optimis. Tauhid adalah akar. tanya Sayyidina Ali. datanglah seorang lelaki bernama Musafir bin Auf. Abul A’la Al-Maududi menyimpulkan. Tauhid dapat membentuk pendirian yang teguh. bahkan tidak takut terhadap mati. Tauhid dapat menghilangkan sifat murung dan putus asa dalam menghadapi setiap persoalan dan situasi. terus maju dan maju terus bertempur di medan laga. Tauhid dapat menanamkan sifat kesatria dan semangat berani berkorban. 3. Tauhid dapat menumbuhkan sifat rendah hati dan khidmat. 9. hidupku dan matiku.

A lhamdulillah. θْϖ÷ِ ِ Ρ⇔↓◊ِ ‫ﱠ‬ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ْυُ ُ ⊂َ ↓ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ ِ ْϖِ ِْ Π νَ ⎜ْθَ ⇔ ُ Πَ π‫ﱠ‬ Ξ⇔↓ُ ã↓ َ ٌ Πَ ≡َ ↓ُ ã↓َ υُ 〈ْοُ ⋅ Πَ ≡َ ↓ً υُ ηُ ∧ τ‫ﱠ‬ ⇔ْσُ λَ ⎜ ْθَ ⇔َ ™ ْΠَ ⇔ْυُ ⎜ْθَ ⇔َ ™ ٌ 77 ِ ْϖِ θ φَ ∈ْ⇔↓◊ِ ∞ْΡُ ϕْ⇔↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛⇔ِ ã ↓َ ُ ∨َ ℵ°َ ± ِ °⎜⎨ْ↓َ ∝ σِ ⇑ ِ τْϖ∏ِ °َ π±ِ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ θ λْρِ ⇑َ ™ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ο‫ﱠ‬ Χَ ϕَ ×َ ™ ِ θْϖِ λَ Λْ⇔↓Ρِ ْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ ُْ ُ ⇐ْυُ ⋅َ ↓ ِ θْϖِ νَ ∈ْ⇔↓ُ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓↓ِ τُ ×َ ™َ ζِ × ْ⎛⇔ِ ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ َ ã ↓ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ↓َ ™↓َ Θ〈⎛ِ ⇔ْυَ ⋅ ِ ∝°َ πِ νْΤُ πْ⇔↓َ ™َ σْϖِ πِ νْΤُ πْ⇔↓ِ Ρِ ←°َ Τِ ⇔َ ™ْθُ λَ ⇔َ ™ ®ُْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ ِ ∝°َ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™َ σْϖِ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™ َ σْϖΧِ ←ِ °‫ﱠ‬ Φ⇔↓َ ≥°َ ϑَ ⇓°َ ⎜َ ™َ σْ⎜ِ Ρِ ηْ®َ ΦْΤُ πْ⇔↓َ ℑْυَ ∏°َ ϖَ ∏ 78 5 IMAN DAN AMAL SHALEH ُُ τ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ Ε َُ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ ◊ِ °َ πْ⎜ِ ⎨ْ↓ِ Εَ πْ∈ِ ρ±ِ °َ ρَ πَ ∈ْ⇓َ ↓ْ⎝ِ Θ⇔‫ﱠ‬ ↓ِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ⎨ِ ↓τ َ ⇔ِ ↓ّ ‫َ◊ْ ﱠ‬ ⎢ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓ ِ ⇒َ ζْℜِ ⎨ْ↓َ ™ ã ↓‫ﱠ‬ ُ ↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑‫ﱠ‬ ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ ُ τَ ⇔َ µْ⎜Ρَ ⊗َ ِ ⎨ُ ®َ Πْ≡َ ™ 79 οَ ِ ّ ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ ®َُ Πْ∈َ ±َ ⎛ِ Χَ ⇓َ ⎨τ ُُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ®ُ ΠْΧَ ⊂ ِ ْ⎜Ρِ θ λْ⇔↓ ّ َ ِ ⎡Χِ ρ⇔↓↓َ ‫ﱠ‬ Θ〈 ⎛νَ ⊂θ ّْ νَ ِ ℜَ ™ τِ ⇔↓⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ٍ Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑θ ِ ْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ ⇐ِ ْυُ ℜ‫ﱠ‬ Ρ⇔↓َ ™  ِ ْ⎜ّ σ Π⇔↓ِ ِ ⇒ْυَ ⎜ ⎛⇔ِ ↓ُ τَ ∈Χ ِ ×ْσَ َ ⇑َ ™ τ± °َ ِ Λْ∅َ ↓َ ™  ⎝°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْθُ λْϖِ ∅ْ™ُ ↓ ã↓َ ⎯°َ Χِ ⊂ƒَ ϖَ ∏Π ُ ْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ َ َ ◊ْυُ ϕ‫ﱠ‬ Φُ πْ⇔↓َ ℑ°َ ∏ْΠَ ϕَ ∏ ِ ã↓∑َ υْϕَ Φ±ِ Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at yang dirahmati Allah SWT.dalam menjalankan peraturan Ilahi. marilah kita bersamasama menjaga dan meningkatkan nilainilai ketauhidan kita masing-masing. yang dengan 80 . Akhirnya. izinkanlah dalam kesempatan ini kami mengajak kepada para jamaah sekalian. kita bersyukur ke khadirat Allah SWT. agar kita benar-benar menjadi hamba Allah yang senantiasa tunduk dan patuh hanya kepada-Nya semata.

izin-Nya jualah, sehingga dapatlah kita pada siang ini, kembali menunaikan fardhu Jum’at, sebagai salah satu wujud nyata dari taqwa kita kepada Allah SWT.

Muslimin Rahimakumullah. Pada suatu hari, penduduk Madinah dikejutkan oleh kedatangan serombongan kafilah yang membawa bermacammacam barang dagangan yang datang dari negeri Syam. “Bunyi apakah itu?”, Siti Aisyah bertanya kepada orang-orang yang berada di dekatnya. “Itu adalah bunyi derap langkah unta kepunyaan Abdurrahman bin Auf”, salah seorang diantara mereka memberikan jawaban. “Berapa jumlahnya?, kedengarannya banyak sekali”, tanya Siti Aisyah selanjutnya. “Banyaknya kurang 81

lebih 700 ekor. Unta tersebut membawa bermacam-macam barang dagangan yang didatangkan dari negeri Syam”, yang lain memberikan penjelasan. “Kalau begitu”, kata Siti Aisyah, “benarlah apa yang pernah dikatakan oleh Rasulullah, bahwa Abdurrahman bin Auf akan masuk Sorga dengan merangkak”.

Hadirin sekalian. Rupanya, apa yang dikatakan oleh Siti Aisyah ini sampai juga ke telinga Abdurrahman bin Auf, sehingga iapun segera menemui isteri Rasulullah ini untuk memastikan berita tentang dirinya tersebut. Siti Aisyah pun kemudian menceritakan kembali apa yang didengarnya dari Rasulullah tentang nasib Abdurrahman bin Auf di akhirat kelak. Tak ayal lagi, maka gemetarlah sekujur tubuh Abdurrahman bin 82

Dadanya terasa sesak dan raut mukanya nampak pucat. Dengan serta merta iapun kemudian istighfar, dan berkata, “Wahai Siti Aisyah, aku bersaksi di hadapanmu, ketahuilah bahwa, kafilahku yang baru datang ini, yang membawa sejumlah barang dagangan di atas 700 ekor unta, semuanya aku infaqkan untuk kepentingan agama Allah, agama Islam yang tercinta ini”. Demikian hadirin sekalian, sikap seorang Muslim terhadap agamanya. Karena imannya yang begitu tinggi dan sematamata hanya mengharap keridhaan Allah SWT. ia tidak segan-segan mengorbankan hartanya, demi kepentingan Islam. Sikap seperti inilah yang kebanyakan dimiliki oleh para sahabat dan pengikut Rasulullah ketika itu.

Iman adalah bagian yang paling esensial dalam ajaran Islam. Bahkan kesempurnaan iman merupakan barumeter kesempurnaan beragama. Abul A’la AlMaududi, seorang pemikir Islam menerangkan bahwa, “Hubungan antara iman dengan Islam, laksana pohon dengan urat/ akarnya. Tidak mungkin pohon bisa tumbuh dan berkembang tanpa akar. Demikian juga, tidak mungkin seseorang akan menjadi Muslim tanpa memiliki iman”. Hubungannnya dengan amal. Iman merupakan konsepsi ideologis yang bersifat abstrak. Sedangkan amal merupakan refleksi yang ditimbulkan oleh nilai-nilai iman, sehingga segala amal ibadah dalam Islam senantiasa bertumpu di atas pondasi iman. Iman ibarat stroom yang tidak nampak oleh pandangan mata, namun 84

Muslimin Rahimakumullah. 83

gejala yang ditimbulkannya itulah yang dapat kita lihat dan rasakan. Dengan adanya stroom, terdengarlah suara radio, tape recorder, mikropoon, bel elektro, alarm dan berbagai bunyi-bunyian lainnya. Dengan adanya stroom menyalalah bola lampu, terlihatlah gambar di televisi, berfungsilah mesin cuci, kulkas, kipas angin, AC, setrika dan berbagai alat elektro lainnya. Dengan demikian, iman merupakan kekuatan yang sangat energik dan besar manfaatnya bagi hidup dan kehidupan manusia. Pof. William James, seorang ilmuwan barat mengatakan bahwa, “Iman merupakan suatu tenaga yang menghidupkan manusia. Ketiadaan iman merupakan kehancuran”. Selanjutnya, Mahatma Gandi seorang tokoh agama Hindu, pernah berkata, “Kalau tidak karena kepercayaan (iman), barangkali sudah lama saya ini hancur”. 85

Begitulah keberadaan iman, ia dapat membentuk jiwa dan watak manusia menjadi kuat, militan dan berpandangan positif. Bahkan dengan iman yang kuat, menjadikan manusia mempunyai kekuatan super, yang melebihi kekuatan manapun di dunia ini.

Maasyiral Muslimin Rahimakumullah. Amal shaleh atau amal kebajikan merupakan perbuatan yang tidak saja memberikan kemanfaatan bagi sipelakunya, tetapi amal shaleh juga mendatangkan kebaikan dan kemanfaatan bagi orang lain. Kenapa demikian? Karena amal shaleh tidak hanya sebatas perbuatan-perbuatan yang berhubungan dengan ibadah ritual seperti, shalat, puasa, zakat, haji dan amalan-amalan lainnya seperti doa, dzikir, i’tikaf di masjid, membaca Al-Qur’an dan 86

sebagainya, namun kegiatan-kegiatan seperti bersedekah untuk fakir miskin, berinfaq untuk pembangunan masjid, mushalla, balai pendidikan Islam, memberikan bantuan untuk pembuatan atau perbaikan jalan dan jembatan, perbaikan sarana umum lainnya juga termasuk amal shaleh. Pendeknya, setiap perbuatan yang mendatangkan manfaat positif baik untuk diri sendiri, keluarga, jiran tetangga dan masyarakat, termasuk dalam lingkup amal shaleh, asal semua perbuatan tersebut dilakukan secara ikhlas dan semata-mata hanya mengharap keridhaan Allah SWT.

atau amal shaleh. Sebaliknya, dengan berbuat kebajikan atau amal shaleh dapat mempertebal rasa keimanan seseorang. Iman tanpa amal, laksana pohon yang tak berbuah. Amal tanpa iman, laksana berlayar tanpa kemudi atau berlayar tanpa tujuan.

Muslimin Rahimakumullah. Di dalam Al-Qur’an, sering kita jumpai kata “aamanu” dirangkaikan dengan “wa-‘amilush-shaalihaat”, beriman dan beramal shaleh, diantaranya dapat kita lihat dalam surah Asy-Syu’araa’ ayat 227, Al-Qashash ayat 80, Al-Bayyinah ayat 7, At-Tiin ayat 6, Al-Ashr ayat 3 dan beberapa surah lainnya di dalam Al-Qur’an. Mungkin timbul 88 pertanyaan,

Kaum Muslimin yang berbahagia. Iman dan amal shaleh merupakan dua hal yang saling berkaitan dan saling menunjang. Dengan iman, dapat mendorong seseorang untuk berbuat kebajikan 87

“Mengapa Allah memilih dua kata ini menjadi kata yang begitu akrab, seolah tak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya?”. Jawabnya sederhana saja, “Karena dua kata ini sangat penting bagi manusia, utamanya bagi kita ummat Islam”. Melalui dua kata inilah, Allah memuliakan manusia dibanding dengan makhluk lainnya. Dengan dua kata inilah, Allah menganugerahkan kepada manusia kehidupan yang baik dan penuh berkah. Dengan dua kata ini pula Allah memberikan kepada manusia pahala yang tidak putusputusnya. Dan dengan dua kata ini juga Allah menyelamatkan manusia dari belenggu duniawi yang cenderung merugikan. Firman Allah dalam Al-Qur’an :

Ε‫ﱠ‬ ِ ⎜ِ Ρَ Χْ⇔↓ُ Ρْϖَ …θ ُْ 〈َ µِ Β⇔™ُ ۤ ↓
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, mereka itulah sebaik-baik makhluk” (QS. Al-Bayyinah ayat 7).

⎛Ηْ⇓ُ ↓‫ﱠ‬ ™↓Ρَ ∧َ ٍ ↵ْσّ ⇑°ً ِ Λِ ⇔° َ ∅َ οِ πَ ⊂ ْσَ ⇑ ً Εَ Χِ ϖِ ّ βً َ ≥υϖَ ≡ τ‫ﱠ‬ ρَ ϖϖ ِ ْΛُ ρَ νَ ∏σ ٌِ ⇑ْΑُ ⇑َ υُ 〈َ ™ ↓ْυُ ⇓°َ ∧°َ ⇑ σَ Τْ≡َ ِ °±ِ θ ُْ 〈َ Ρْ÷َ ↓ ْθُ ©‫ﱠ‬ ρَ ⎜Σِ ْϑَ ρَ ⇔َ ™ ◊ νَ πْ∈َ ⎜ َ ْυُ
“Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kehidupan yang 90

ΓΛِ ِ νّ Ξ⇔↓↓υُ νِ πَ ⊂َ ™↓ْυُ ρَ ⇑↓ σ َ ْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ ◊ ‫ِﱠ‬ ↓
89

baik. Dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” (QS. An-Nahl ayat 97).

ΓΛِ ِ νّ Ξ⇔↓↓υُ νِ πَ ⊂َ ™ ↓ْυُ ρَ ⇑↓ َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓ َ ْυُ ◊ ρْπَ ⇑ُ Ρْϖَ ∠ٌ Ρْ÷َ ↓θ ُْ ©َ νَ ∏
“Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, maka bagi mereka pahala yang tidak putus-putusnya” (QS. At-Tiin ayat 6).

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al-Asr ayat 1, 2 dan 3).

Maasyiral Muslimin Sidang Jum’at yang dirahmati Allah SWT. Amal shaleh merupakan amal yang nilai pahalanya selalu mengalir kendatipun orang yang melakukannya sudah meninggal dunia. Selama hasil karyanya, hasil bantuannya dan sumbangan infaqnya masih dapat dimanfaatkan oleh orang lain atau masyarakat, maka selama itu pula pahalanya terus mengalir. Oleh karena itu, marilah kita 92

Ρٍ ْΤُ …ْ⎛ِ ηَ ⇔َ ◊°َ Τْ⇓ِ ⎨ْ↓‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ Ρِ ْΞَ ∈ْ⇔↓َ ™ Γ νّ Ξ⇔↓↓υْνِ πَ ⊂َ ™ ↓ْυُ ρَ ⇑↓ َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓‫ﱠ‬ ⎨↓ِ ِ Λِ ِ ΡْΧ‫ﱠ‬ Ξ⇔°±ِ ↓ْυَ ∅↓َ υَ ×َ ™ّ ِ κَ Λْ⇔°±ِ ↓ْυَ ∅↓َ υَ ×َ ™
91

θ ِ ْϖ÷ِ Ρ⇔↓◊ِ ‫ﱠ‬ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ْυُ ُ ⊂َ ↓ ِ ْϖِ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ Ρٍ ْΤُ …ْ⎛ِ ηَ ⇔َ ◊°َ Τْ⇓ِ ⎨ْ↓‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ Ρِ ْΞَ ∈ْ⇔↓َ ™ ِ Λِ Γ νّ Ξ⇔↓↓υُ νِ πَ ⊂َ ™ ↓ْυُ ρَ ⇑↓ َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓ ِ ΡْΧ‫ﱠ‬ Ξ⇔°±ِ ↓ْυَ ∅↓َ υَ ×َ ™ّ ِ κَ Λْ⇔°±ِ ↓ْυَ ∅↓َ υَ ×َ ™ 93 ِ ْϖِ θ φَ ∈ْ⇔↓◊ِ ∞ْΡُ ϕْ⇔↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛⇔ِ ã ↓َ ُ ∨َ ℵ°َ ± ِ °⎜⎨ْ↓َ ∝ σِ ⇑ ِ τْϖِ ∏°َ π±ِ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ θ λْρِ ⇑َ ™ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ο‫ﱠ‬ Χَ ϕَ ×َ ™ ِ θْϖِ λَ Λْ⇔↓Ρِ ْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ ُْ ُ ⇐ْυُ ⋅َ ↓ ِ θْϖِ νَ ∈ْ⇔↓ُ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈τّ ⇓↓ِ τَ َ ×َ ™َ ζِ × ْ⎛⇔ِ ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ َ ã ↓ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜَ ↓َ ™↓َ Θ〈ْ⎛ِ ⇔ْυَ ⋅ ِ ∝°َ πِ νْΤُ πْ⇔↓َ ™َ σْϖِ πِ νْΤُ πْ⇔↓Ρِ ←ِ °َ Τِ ⇔َ ™ْθُ λَ ⇔َ ™ ِْ™ُ ®ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ ِ ∝°َ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™َ σْϖِ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™ َ σْϖΧِ ←ِ °‫ﱠ‬ Φ⇔↓َ ≥°َ ϑَ ⇓°َ ⎜َ ™َ σْ⎜ِ Ρِ ηْ®َ ΦْΤُ πْ⇔↓َ ℑْυَ ∏°َ ϖَ ∏ 94 6 PETUNJUK JALAN LU RU S τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ Ε َُ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ ْ ْ⎜ّ θ υَ ِ ϕْ⇔↓ τ ِِ ρْ⎜ِ Π⇔ِ °َ ⇓↓َ Πَ 〈 ْ⎝ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ ِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ⎢ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓ َ θْϖِ ϕَ ΦْΤُ πْ⇔↓ τ َُ β↓َ Ρِ ∅°‫ﱠ‬ ρ‫ﱠ‬ ϖَ ±َ ™ ‫ﱠ‬ َُ Π ©ْ⊗َ ↓َ ™ ُ τَ ⇔َ µْ⎜Ρِ ⊗َ َ ⎨ُ ®َ Πْ≡َ ™ُ ã ↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓َ τ⇔ِ ↓ 95 οَ ِ ّ ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓τ ُُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ®ُ ΠْΧَ ⊂↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑◊ ‫َﱠ‬ ↓ ِ ْ⎜ِ θ Ρَ λْ⇔↓ ّ ِ ⎡Χِ ρ⇔↓↓َ ‫ﱠ‬ Θ〈 ⎛νَ ⊂θ ّْ νَ ِ ℜَ ™ τ⇔ِ ↓⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™Π ٍ‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑θ ِ ْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ ⇐ِ ْυُ ℜ‫ﱠ‬ Ρ⇔↓َ ™ ِ ْ⎜ّ σ Π⇔↓ِ ِ ⇒ْυَ ⎜ ⎛⇔ِ ↓ τَ ∈Χ ِ ×ْσَ َ ⇑َ ™ τ±ِ °َ Λْ∅َ ↓َ ™ ُْ θ λْϖِ ∅ْ™ُ ↓ ُ ℘°‫ﱠ‬ ρ⇔↓°َ ©‫ﱡ‬ ⎜َ ↓°َ ϖَ ∏ Π ُ ْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ ُْ θ λ‫ﱠ‬ νَ ∈َ ⇔ τِ Φَ ⊂°َ βَ ™ ِ ã↓∑َ υْϕَ Φ±ِ َ ∑°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™  َ ْυُ ◊ Λِ νْηُ × Maasyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. B ersyukurlah kita kepada Allah SWT.bersama-sama meningkatkan iman dan amal shaleh kita dengan banyak beribadah kepada Allah. berbuat baik kepada sesama. terbaik di dunia kini dan terbaik di akhiat kelak. Amin ya Rabbal ‘alamiin. Semoga Allah memasukkan kita ke golongan orang-orang yang terbaik. gemar berinfaq dan bersedekah serta perbuatan-perbuatan kebajikan lainnya. yang 96 .

Di penghujung jalan lurus itu berdiri seorang kembara yang selalu memanggilmanggil dan berseru. Suatu ketika. karena kalau tidak. beraneka ragam cobaan. sekaligus juga sebagai ajang silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah antar sesama kita. Pada tiap-tiap jalan itu ada syetan yang selalu merayu”. Dalam perjalanan kehidupan ini 100 . beraneka ragam rintangan dan halangan dan senantiasa dipenuhi oleh onak dan duri. di kiri kanan garis tersebut dibuatnya pula beberapa garis yang membelintang. Tidak 99 Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. Akan tetapi. maka terdengarlah seruan. engkau bisa tergoda! Hati-hati dan waspadalah!!!”. maka tidaklah heran jika dari sekian banyak ummat manusia yang menghuni bumi ini. beliau tunjuk pula garis yang melintang di kiri kanannya seraya berkata: ◊°َ ٌ χْϖَ ⊗°َ ©ْρّ ⇑ο ِ ٍ ْϖΧِ ℜّ َ οُ ِ ∧⎛νَ ⊂ٌ οُ Χُ ℜ ®ِ Θ〈  ِ τْϖَ ⇔♠ ِ υ ُْ ⊂ْΠ‫ﱠ‬ ⎜ “Inilah jalan yang bersimpang siur. Sambil menunjuk kepada garis yang lurus. Kaum Muslimin yang berbahagia. “Tempuhlah jalan ini sampai ke ujung! Jangan sekali-kali menoleh ke kiri dan ke kanan. Setelah itu. panjang dan lempang di atas tanah dengan tongkatnya. beliau membuat sebuah garis lurus. tatkala Rasulullah SAW. Tidak semudah membalik kedua telapak tangan. Begitulah gambaran liku kehidupan yang ditempuh manusia dalam upaya nya menempuh jalan yang lurus. Oleh karena itu. Tidak semulus jalan tol yang relatif bebas hambatan itu. panjang dan lempang itu. Setiap kali manusia yang lewat pada jalan itu dan berkeinginan membuka tirai sutera.tengah memberikan kesempatan kepada kita semua untuk bersama-sama melaksanakan ibadah Jum’at sebagai salah satu upaya kita untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. beliau berkata : “Inilah jalan Allah” 97 Hadirin. berbatu-batu penuh cadas. hanya segelintir saja yang mampu menempuh jalan-Nya yang lurus. Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa Allah membuat perumpamaan tentang jalan lurus itu laksana sebuah jalan yang lempang yang di kiri kanannya dipagar oleh dinding beton yang tinggi dan kokoh. Muslimin Rahimakumullah. jalan lurus yang diinginkan oleh setiap muslim dan muslimat selalu dihiasi oleh beraneka ragam godaan. Pada kedua dinding tersebut terdapat beberapa pintu yang tertutup tirai sutera yang 98 ã↓ ο ُ ْϖΧِ ℜ↓ َ َ Θ〈 ِ sangat indah dan menggiurkan mata untuk memandangnya serta membangkitkan minat untuk mengetahui apa gerangan isinya. sedang duduk bersama beberapa sahabat. Kemudian. “Jangan kau singkap tirai itu! nanti engkau akan celaka! Engkau bisa terperosok ke jurang yang sangat dalam!” semudah yang dibayangkan memang. tidak semudah menarik rambut di dalam tepung.

Kita sekarang ini dalam perjalanan untuk kembali kepada Tuhan. Sedangkan jalan yang berliku itu sangat 102 Kaum Muslimin Rahimakumullah. Semua kita ingin selamat. Oleh karenanya tidaklah heran kalau kebanyakan manusia justeru memilih jalan yang berliku dan mereka sering terbuai oleh keasyikan jalan tersebut. Kita semua ingin meraih kesuksesan dari apa yang di-cita-citakan.memang banyak jalan yang terbentang di hadapan kita. Semenjak kita menginjakkan kaki di bumi persada ini. Muslimin Rahimakumullah. penuh tikungan. berliku-liku. Kita hidup menuju mati. semenjak itu pulalah 103 pengembaraan kita mulai. Kita hidup di dunia ini laksana mengarungi perjalanan yang panjang. manusia bertebaran dan berlalu lalang di muka bumi hendak menuju Allah SWT. Bagi manusia yang normal dan punya akal sehat. Al-An-am ayat153). 101 banyak dan beraneka ragam. maka tentu ia akan memilih jalan yang lurus. Ia bersegera untuk menapaki kehidupan ini dengan ibadah dan amal shaleh. biaya lebih ringan dan waktu lebih efesien. atau jalan yang diridhai Allah itu. menempuh jalan lurus. keridhaan Allah SWT. Ada yang lurus. Sedangkan perputaran antara siang dan malam adalah sebagai fase dan jenjang dari suatu perjalanan yang harus ditempuh dari sati fase ke fase berikutnya hingga akhirnya kita sampai ke batas tujuan. umur kita adalah batas dan masa perjalanan menuju Allah itu sendiri. menurun dan sebagainya. Masa tempuh perjalanan kita adalah batas umur yang ditetapkan Allah kepada kita. tidak romantis. sehingga mereka lupa dan terlena dibuatnya. Firman Allah SWT. Dengan kata lain. : ®ْυُ ُ ∈Χ ِ ×°َ ‫ﱠ‬ ∏°ً πْϖِ ϕَ ΦْΤُ ⇑ْ⎛ِ β↓َ Ρِ ∅↓َ Θ〈 ‫ﱠ‬ ◊َ ↓َ ™ َ οُ Χ‫ﱡ‬ Τ⇔↓↓ْυُ ∈Χّ Φَ َ ِ ×َ ⎨َ ™ “Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus. sebab Dia memang satu (esa) dalam dzat-Nya. hanyalah satu. 104 . tidak menantang. Hadirin. yakni mencapai mardhatillah. Tak ada satu kekhawatiran yang kita takutkan. Sesungguhnya jalan yang lurus. seandainya di suruh memilih. karena kemungkaran memang sangat banyak jalannya dan beraneka ragam bentuknya. dan janganlah kamu mengikuti jalanjalan (yang lain)” (QS. kayaknya tidak asyik. karena tak seorangpun diantara kita yang ingin sesat. Tapi memang. Kenapa? Karena menempuh jalan yang lurus memungkinkan kita untuk mencapai tujuan relatif cepat. mendaki. Disamping itu kemungkinan ada hambatan dan bahaya juga relatif kecil. ingin cepatcepat sampai ke tujuan dan ingin lekaslekas menggapai pulau harapan. sifat dan perbuatan-Nya. Apabila satu fase telah diselesaikannya maka segeralah ia berkonsentrasi menghadapi fase berikutnya. Orang yang cerdik adalah orang yang mampu menempatkan fase perjalanannya senantiasa berada di hadapannya dan menempuhnya dengan penuh kehati-hatian dan menempatkan maslahat di atas mudharat. kecuali tersesat di jalan. maka ikutilah dia.

: Kalian tidak akan tersesat selama-lamanya. bila kalian selalu berpegang teguh kepada keduanya. dalam artian kita baca. Hal-hal yang dapat dilakukan agar diridhai oleh Allah SWT. kita pelajari. baik dalam hubungan kita dengan Allah (hablun minallah) maupun dalam hubungan kita dengan sesama manusia (hablun minan naas). Dua pusaka itu adalah Kitabullah Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW. kita hayati dan kita amalkan segala isi dan kandungannya. yaitu dengan menjalankan agama-Nya berdasarkan AlQur’an dan Sunnah Rasulullah SAW. sesungguhnya sangatlah banyak dan bermacam-macam bentuk dan caranya.” Hadirin. marilah kita pegang teguh dua kitab pusaka tersebut. Namun jalannya hanyalah satu. 105 aturan Allah yang tertera dalam kitab-Nya Al-Qur’an serta penjabarannya dalam hadits Rasulullah SAW. dan ijma ulama.Maasyiral Muslimin Rahimakumullah. akan dapat kita peroleh. Akhirnya. dalam artian mematuhi segala aturan106 ُْ θ Φْλ‫ﱠ‬ Τَ πَ × ْ◊ِ ↓°َ ⇑σ ِ ْ⎜َ Ρْ⇑َ ↓θ ُْ λْϖِ ∏Γ ُ ْ∧َ Ρَ × Ε‫ﱠ‬ ρُ ℜَ ™ِ ã↓ ″ َ °َ Φِ ∧↓ ً Πَ ±َ ↓↓ْυ‫ﱡ‬ νِ Ζَ ×σ َْ ⇔°َ πِ ©±ِ َ τ ⇔ْυُ ℜَ ℵ ِِ “Kutinggalkan untuk kalian dua pusaka. Berpegang kepada Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW. sehingga kita mampu menempuh jalan-Nya yang lurus. Petunjuk jalan lurus meliputi setiap upaya yang dilakukan untuk mencapai keridhaan Allah SWT. Semoga Allah senantiasa mencurahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua. yang kita dambakan dan kita mohonkan dalam setiap shalat kita. Sabda Rasulullah SAW. Dengan memeluk agama Islam secara konsekuen dan bertanggung jawab. maka insyaAllah jalan lurus yang kita inginkan. kita simak. Amin. termasuk hubungan kita dengan alam sekitar (hablun minal ‘alam). θْϖِ ِ ÷‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ◊°َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ãِ °±ُ ↵ْυُ ⊂َ ↓ 107 ِ ْϖِ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ ∑ً Πُ 〈ِ τْϖِ ∏∆ َ ْ⎜َ ℵَ ⎨∆ ُ Φِ λْ⇔↓ µ َ ⇔↵ِ  ّθ ۤ⇔ۤ ↓ َ ْϖِ σ ϕ‫ﱠ‬ ُّ Φ πْνّ ⇔ ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓◊ِ ∞ْΡّ ϕْ⇔↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛ِ ⇔ُ ã ↓َ ∨َ ℵ°َ ± ِ ِ °َ ∝ ⎜⎨ْ↓َ σِ ⇑ ِ τْϖِ ∏°َ π±ِ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ θ λْρِ ⇑َ ™ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ο‫ﱠ‬ Χَ ϕَ ×َ ™ ِ θْϖِ λَ Λْ⇔↓Ρِ ْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ ُْ ُ ⇐ْυُ ⋅َ ↓ ِ θْϖِ νَ ∈ْ⇔↓ُ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ τَ ×َ ™َ ζِ × ْ⎛ِ ⇔ ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ َ ã ↓ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜَ ↓َ ™↓َ Θ〈ْ⎛ِ ⇔ْυَ ⋅ ِ ∝°َ πِ νْΤُ πْ⇔↓َ ™َ σْϖِ πِ νْΤُ πْ⇔↓ِ Ρِ ←°َ Τِ ⇔َ ™ْθُ λَ ⇔َ ™ 108 . artinya menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah (Hadits) sebagai pedoman hidup kita.

“Muhammad.maka tentu seorang 112 A 111 . sehingga dapatlah pada hari ini. guna melaksanakan serangkaian ibadah Jum’at di masjid yang suci dan mulia ini. yang mana atas rahmat dan izin-Nya jualah. Kenapa? Karena apabila dijawab oleh Rasulullah bahwa Tuhan itu dekat. Tuhan itu jauh atau dekat? Apabila Tuhan itu jauh. Muslimin Rahimakumullah. kembali kita bersama-sama berhimpun di majelis Jum’at yang mulia ini. maka akan saya panggil Dia dengan suara pelan saja”. apabila Tuhan itu dekat. maka akan saya panggil Dia dengan suara keras! Tetapi. lhamdulillah. Ia bertanya tentang Tuhan. Seorang Arab dusun datang menghadap Rasulullah SAW. Rasulullah SAW. Pertanyaannya. Mendengar pertanyaan ini. tidak langsung memberikan jawaban. kita bersyukur ke khadirat Allah SWT. kaum Muslimin sekalian.®ُْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ ِ ∝°َ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™َ σْϖِ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™ σْϖِ Χِ ←°‫ﱠ‬ Φ⇔↓َ ≥°َ ϑَ ⇓°َ ⎜َ ™َ σْ⎜ِ Ρِ ηْ®َ ΦْΤُ πْ⇔↓َ ℑْυَ ∏°َ ϖَ ∏ َ 7 KEKUATAN DOA τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ Ε َُ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ 109 َُ Ε Χِ ⋅° َ ∈ْ⇔↓َ ™ َ σْϖِ πَ ⇔°َ ∈ْ⇔↓ ″ ِ َ ّ ℵِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ®َ Πْ≡َ ™ ã↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓ّ τ⇔ِ ↓ّ ⎢ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓σ َ ْϖِ ϕ‫ﱠ‬ Φُ πْνِ ⇔ ُ ®ُ ΠْΧّ ⊂↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑‫ﱠ‬ ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗ّ ↓َ ™ُ τَ ⇔َ µْ⎜Ρِ ⊗َ َ ⎨ ّْ θ νَ ِ ℜَ ™ّ οَ ِ ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ُ ®َ Πْ∈َ ±َ ⎛Χِ ⇓َ َ ⎨τ ُُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ 110 ⇐ِ ْυُ ℜ‫ﱠ‬ Ρ⇔↓َ ™ ِ θْ⎜Ρِ λْ⇔↓ّ َ ⎡Χّ ِ ρ⇔↓↓َ ‫ﱠ‬ ِ Θ〈⎛νَ ⊂ τ±ِ °َ Λْ∅َ ↓َ ™ τ⇔ِ ↓⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ٍ Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ Π ُ ْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓σ ِ ⎜ ّ Π⇔↓ِ ِ ⇒ْυَ ⎜ ⎛⇔↓ِ τَ ∈Χ َ ×ْσَ ِ ⇑َ ™ ⎝°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْθُ λْϖِ ∅ْ™ُ ↓ ِ ã ↓َ ⎯°َ Χِ ⊂ƒَ ϖَ ∏ َ َ ◊ْυُ ϕ‫ﱠ‬ Φُ πْ⇔↓َ ℑ°َ ∏ْΠَ ϕَ ∏ ِ ã↓∑َ υْϕَ Φ±ِ Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah.

“Kok. dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku. Allah SWT.Arab dusun ini akan balik bertanya dan memberikan sanggahan. agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. dalam keadaan bimbang. maka Aku akan 115 . Nya dalam keadaan ragu. tidak kelihatan” katanya. Atau apabila dijawab oleh Rasulullah bahwa Tuhan itu jauh. Hadirin. sesungguhnya Aku adalah dekat. dan diperkuat oleh hadits Rasulullah SAW. dialog antara seorang Arab dusun dengan Rasulullah SAW. dan jika ia mendekat kepada-Ku sehasta. barangkali lantaran jauh ini. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku. sehingga tidak mampu menangkap atau memahami apa yang dimaksudkan oleh Rasulullah SAW. nampak-nya terdapat suatu anjuran yang nadanya menantang kita. maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari”. Sehingga Dia sendirilah yang memberikan jawaban atas pertanyaan seorang Arab dusun ini. tidak tega membiarkan Rasul113 ∆ْ⎜Ρِ ٌ ⋅⎛ َ ّْ ⇓ِ °َ ∏ ⎛ّ ρَ ِ ⊂ ْ⎝ِ ⎯°َ Χِ ⊂َ µَ ⇔َ °َ ℜ↓ َ ↵ِ ↓َ ™ ◊ِ °َ ⊂َ ⎯↓ َ ↵ِ ↓ِ ⊆↓‫ﱠ‬ Π⇔↓ َ ≥υْ⊂‫ﱠ‬ ⎯∆ ُ ْϖ÷ِ ↓ ُ ْθُ ©‫ﱠ‬ νَ ∈َ ⇔ ْ⎛±ِ ↓ْυُ ρِ ⇑Α ُْ ϖْ⇔َ ™ ْ⎡ِ ⇔ْυُ Χْϖِ ϑَ ΦْΤَ ϖْνَ ∏ ◊ Πُ ⊗ْΡَ ⎜ َ ْ™ُ “Dan apabila hamba-Ku bertanya kepadamu (hai Muhammad) tentang Aku. Kaum Muslimin Rahimakumullah. jika sekiranya beliau memberikan jawaban. yang kemudian dijawab oleh Allah melalui firman-Nya. Allah memang Maha Tahu apa 116 ُ ْ±‫ﱠ‬ Γ Ρَ ϕَ ×↓ً ΡْΧِ ⊗‫ﱠ‬ ⎛َ ⇔ِ ↓ُ ΠْΧَ ∈ْ⇔↓ ″ َ ‫ﱠ‬ Ρَ ϕَ ×↓َ ↵ِ ↓ °ً ⊂↓َ ℵِ ↵‫ﱠ‬ ⎛َ ⇔ِ ↓َ ″‫ﱠ‬ Ρَ ϕَ ×↓َ ↵ِ ↓َ ™°ً ⊂↓َ ℵِ ↵τ ِ ْϖَ ⇔ِ ↓ ⎛ ςْπَ ⎜ ْ⎛ِ ⇓°َ ×َ ↓↓َ ↵ِ ↓َ ™°ً ⊂°َ ±τ ُ ْρِ ⇑Γ ُ ْ±‫ﱠ‬ Ρَ ϕَ × ِْ ً Εَ ⇔َ ™ْΡَ 〈τ ُُ Φْϖَ ×َ ↓ “Jika seorang hamba-Ku mendekat kepada-Ku sejengkal. dalam bentuk doa. jawaban atas pertanyaan seorang Arab dusun terhadap Rasulullah SAW. Bahkan di dalam sebuah hadits riwayat imam Bukhari disebutkan : mendekat kepadanya sehasta. Terhadap peristiwa ini. agar kita selalu memohon dan memohon kepada Allah SWT. yang berbunyi : Muslimin Rahimakumullah. maka Aku akan mendekat kepadanya sedepa. ternyata Allah tidak tinggal diam. Dari jawaban ini. karena memang taraf berpikir atau tingkat intelektualitas seorang Arab dusun ini dibilang sangat rendah. dan jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan kaki. Jawab olehmu. maunsia. yang jawaban tersebut sampai hari ini masih tersimpan rapi di dalam Al-Qur’anul kariem pada Surah AlBaqarah ayat 186. ada suatu kecenderungan dari seorang Arab dusun ini untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan hukum agama. Aku akan selalu memenuhi harapan 114 dan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.

≥َ ِ ⎯° َ Χِ ∈ْ⇔↓ ‫ﱡ‬ Οُ ⇑⁄ ُ °َ ⊂‫ﱡ‬ Π⇔َ ↓ “Doa itu otaknya ibadah”. kita senantiasa dituntun dengan doa demi doa. Apatah lagi seperti kita yang banyak memiliki kedhaifan. Dengan banyak berdoa. benar-benar membantu dalam kehidupan kita. permohonan demi permohonan kepada Allah SWT. dari bangun tidur hingga tidur lagi. walaupun beliau berpredikat sebagai rasul pilihan yang senantiasa mendapat ma’unnah. Rasulullah SAW. Berdoa merupakan bagian terpenting dalam ajaran Islam. niscaya akan Aku penuhi permintaanmu”. Janganlah ada terlintas dalam pikiran kita perasaan malu untuk berdoa kepa-da Allah SWT. 117 σْ⎜ّ ِ Π⇔↓ُ ِ ⎯° َ πِ ⊂َ ™ٍ σِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓ُ ≈َ ζِ ℜُ ⁄ °َ ⊂‫ﱡ‬ Π⇔َ ↓ ِ ⊃ْℵَ ⎨ْ↓َ ™ِ ∝↓َ ™°َ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓ُ ℵْυُ ⇓َ ™ “Doa itu senjata orang yang beriman. zakat. jiwa kita akan menjadi 120 Muslimin Rahimakumullah. bahkan dinyatakan : ≥َ ِ ⎯° َ Χِ ∈ْ⇔↓َ υُ 〈⁄ ُ °َ ⊂‫ﱡ‬ Π⇔َ ↓ “Doa itulah ibadah”.yang digetarkan oleh batin kita. semua yang kita inginkan. tiang tonggak agama. haji dan bahkan setiap aktivitas kehidupan kita seharihari. Seperti shalat umpamanya. Apalagi di dalam kehidupan yang serba modern dan konfleks ini. apa yang kita hajatkan. sinar cahaya langit 118 dan bumi”. kita wujudkan dalam bentuk doa. pertolongan Allah dan dilengkapi dengan berbagai mu’jizat atau keistimewaan yang luar biasa 119 . sehingga dalam bentuk-bentuk kegiatan ritual keagamaan kedudukan dan fungsi doa menempati urutan yang teratas. kata Allah. dalam artian menyadari sepenuhnya akan kelemahan diri dan ketidakberdayaan di hadapan Allah SWT. Maka sudah sepantasnyalah apabila kita senantiasa memperbanyak doa dan permohonan kita kepada Allah SWT. namun Allah minta agar semua yang digetarkan oleh batin kita. disamping adanya jaminan dari Allah SWT. “Mintalah kepada-Ku. Tidak perlu malu. Mengingat betapa pentingnya doa tersebut. sembari mengharapkan pertolongan-Nya. bahwa beliau terhindar dari dosa dan kesalahan. maka setiap bentuk-bentuk ibadah dalam Islam selalu terdapat di dalamnya unsur doa. maka kehadiran doa berikut fungsinya. Kita sering berbuat dosa dan kesalahan. insyaAllah pikiran kita akan menjadi tenang. seperti puasa. Karena Allah justeru sangat suka kepada hamba-Nya yang suka dan banyak berdoa. ْθُ λَ ⇔∆ ْ ِ ϑَ Φْℜَ ↓⎛ ِْ ⇓ْυُ ⊂ْ⎯ُ ↓ Muslimin Rahimakumullah. Allah Maha Tahu apa yang kita inginkan. dan Allah malah benci kepada hamba-Nya yang malas berdoa. mintalah kepada-Ku. yang kita hajatkan tersebut kita ungkapkan. namun ternyata kehidupan beliau senantiasa dihiasi oleh doa demi doa. banyak sekali di dalamnya unsur doa. Demikian juga dengan bentuk-bentuk ibadah lainnya.

Orang yang angkuh dan 121 θْϖِ ِ ÷‫ﱠ‬ Ρ⇔↓◊ِ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ْυُ ُ ⊂َ ↓ ِ ْϖِ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ ً Εَ ϖْηُ …‫ﱠ‬ ™ °ً ⊂‫ﱡ‬ Ρَ Ζَ × ْθُ λ‫ﱠ‬ ±َ ℵ↓ْυُ ⊂ْ⎯ُ ↓ َ ْ⎜ِ σ Πَ Φْ∈ُ πْ⇔↓ ‫ﱡ‬ ∆ِ Λُ ⎜َ ⎨ ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓◊ِ ∞ْΡُ ϕْ⇔↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛ِ ⇔ُ ã ↓َ ∨َ ℵ°َ ± ∝ ⎜⎨ْ↓َ σِ ⇑ ِ τْϖِ ∏°َ π±ِ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ ِ °َ ُْ θ λْρِ ⇑َ ™ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ο‫ﱠ‬ Χَ ϕَ ×َ ™ ِ θْϖِ λَ Λْ⇔↓ِ Ρْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ ⇐ْυُ ⋅َ ↓ ِ θْϖِ νَ ∈ْ⇔↓ُ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ τَ ×َ ™َ ζِ × ُ ْ⎛⇔ِ ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ َ ã ↓ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜَ ↓َ ™↓َ Θ〈ْ⎛ِ ⇔ْυَ ⋅ 123 ∝°َ ِ πِ νْΤُ πْ⇔↓َ ™َ σْϖِ πِ νْΤُ πْ⇔↓ِ Ρِ ←°َ Τِ ⇔َ ™ْθُ λَ ⇔َ ™ ®ُْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ ِ ∝°َ ρِ ⇑ْΑْπْ⇔↓َ ™َ σْϖِ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™ َ σْϖِ Χِ ←°‫ﱠ‬ Φ⇔↓َ ≥°َ ϑَ ⇓°َ ⎜َ ™َ σْ⎜ِ Ρِ ηْ®َ ΦْΤُ πْ⇔↓َ ℑْυَ ∏°َ ϖَ ∏ 124 . di situ ada jalan. Dan kita yakin pula bahwa bagaimanapun rumitnya suatu masalah. Sebaliknya. Di mana ada kemauan. berdoa saja tanpa berusaha. karena kita yakin akan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. sehingga apa yang kita harapkan. Dan seiring dengan itu kita tingkatkan pula kegiatan-kegiatan ibadah kepada Allah. Amin ya Rabbal ‘alamin. kegiatan-kegiatan amal shaleh. Banyak jalan menuju Roma. ibarat roh tanpa jasad. Ora et Labora. pasti terdapat jalan keluarnya. doa sesungguhnya mempunyai kekuatan dan keajaiban tersendiri yang bersifat abstrak. apa yang kita inginkan dan apa yang menjadi doa dan permohonan kita. Akhirnya. sombong sajalah yang tak mau berdoa. Bukankah pepatah telah mengatakan. 122 Kaum Muslimin Rahimakumullah. Segala usaha dan aktivitas yang dilakukan tanpa berdoa. Oleh karena itu. marilah kita tingkatkan munajat kita kepada Allah SWT. karena Dialah yang memerintahkan kita untuk berdoa. doa dapat berperan lebih jauh dan lebih besar dari amalan-amalan yang nyata. Ingatlah bahwa berdoa adalah dalam rangka menjalankan perintah Allah. berusahalah dan berdoalah. Ketahuilah. dan pada saat-saat tertentu. Tak ada persoalan hidup dan kehidupan yang tak dapat diatasi. maka usaha dan aktivitasnya akan menjadi rapuh. yang pada gilirannya nanti insyaAllah segala problema hiodup dan kehidupan yang kita alami dapat kita atasi dengan baik. Karena kita yakin akan keMaharahmanan dan keMaharahiman Allah SWT. kiranya dapat diijabah oleh Allah SWT.tenteram.

untung rugi merupakan persoalan biasa dalam jual beli. dan tidak ada kesempatan lagi untuk menebusnya. marilah dalam kesempatan ini kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur 126 P ke khadirat Allah SWT. Seseorang yang rugi. Kami khawatir. yang mana atas izin-Nya jualah sehingga dapatlah pada siang ini kita bersama-sama menunaikan fardhu Jum’at di masjid yang mulia dan terhormat ini. Sinyalimen ini ditujukan kepada manusia pada umumnya. sehingga seseorang mengalami kerugian. yang disinyalir ini. Mungkin lantaran kurang hati-hati. tetapi kerugian yang akan dibawa mati. sehingga kerugian sebelumnya dapat kita tanggulangi. Ada suatu sinyalimen yang kuat. Hadirin. atau kerugian yang diderita seseorang sejak di dunia kini hingga di akhirat nanti. dan mungkin saja justeru kita memperoleh keuntungan. 128 . Namun. kerugian yang dimaksudkan di sini. Muslimin Rahimakumullah. Jum’at ertama-tama dan utama. dalam hal 127 perkara dagang misalnya. yang menyatakan bahwa manusia itu pada umunya mengalami kerugian. karena memang. bukan kerugian dalam hal perkara dagang dan bukan kerugian yang ada di dunia ini saja.8 TUGAS DA’WAH τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ Ε َُ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ °‫ﱠ‬ ρُ ∧° َ ⇑َ ™ ↓َ Θ©ِ ⇔°َ ⇓↓َ Πَ 〈 ْ⎝ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ ِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ِ ْ©‫ﱠ‬ Π ⎜ ْσَ ⇑ ِ ã°َ ⇓↓Π〈 َ ◊ َْ ↓⎨ َ ْυَ ⇔َ ⎝ِ Πَ Φْ©َ ρ⇔ِ َ َ ζ ∏τ ُ ْνِ νْΖ‫ﱡ‬ ⎜σ َْ ⇑َ ™ ُ τَ ⇔‫ﱠ‬ οِ Ζُ ⇑َ ζَ ∏ُ ã↓ ®َ Πْ≡َ ™ُ ã ↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓َ τ⇔ِ ↓ّ ⎢ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓τ َُ ⇔َ ⎝ِ ⎯°َ 〈 ُ 125 ®ُ ُ ΠْΧَ ⊂↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑ّ ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ُ τَ ⇔َ µْ⎜Ρِ ⊗َ َ ⎨ ⎛νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ ™ ≥َُ ζ‫ﱠ‬ Ξ⇔↓َ ™ُ τُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ σ ⇑َ ™ τΧِ ْΛَ ∅َ ™ τ⇔ِ ↓ ⎛νَ ⊂َ ™ِ ã↓ ⇐ ِ ْυُ ℜَ ℵ َْ ‫ﱡ‬ َ ◊ْυُ πِ νْΤُ πْ⇔↓°َ © ⎜َ ↓ƒَ ϖَ ∏Π ُ ْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ ®َُ ⎨↓‫ﱠ‬ ™ َ ℑ°َ ∏ْΠَ ϕَ ∏ِ ã↓∑َ υْϕَ Φ±ِ َ ⎝°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™θ ُْ λْϖِ ∅ْ™ُ ↓ ⎛®β َ σ َْ ⇑″ َ °َ …َ ™ ⎛ϕ× ‫ِ↓ ﱠ‬ σَ ⇑ Maasyiral Muslimin Sidang yang dirahmati Allah SWT. kurang perhitungan. Namun kerugian ini akan dapat kita tutupi manakala kita melakukan kegiatan perdagangan lagi di masa-masa yang akan datang. hadirin sekalian. jangan-jangan diantara kita atau sebagian besar kita ini tergolong orang yang rugi tersebut.

Karena perkara waktu inilah. maka orang-orang inilah yang dinyatakan oleh Allah sebagai orang-orang yang rugi. Betapa cepatnya kita dimakan oleh waktu. kadang-kadang manusia itu lalai. Al-Ashr ayat 2). kita semua ingin untung. nelayan. namun jatahnya berkurang. seperti yang dinyatakan Allah : َ َ µ ×°َ ϖَ ≡ٍ Υْπَ …َ οْΧَ ⋅°ً Τْπَ … ْθِ ρَ Φْ∠ِ ↓ َ µِ πَ ϕَ ℜَ οْΧَ ⋅µ َ َ Φ‫ﱠ‬ Λِ ∅َ ™ َ µِ ×ْυَ ⇑ο َ ْΧَ ⋅ ο ⋅µ َ َ ±°َ Χَ ⊗َ ™ َ µِ νْ®ُ ⊗َ οْΧَ ⋅µ َ َ ∠↓َ Ρَ ∏َ ™ َ ْΧَ َِ ∨ Ρْϕَ ∏ο َ ْΧَ ⋅∨ َ °َ ρِ ∠َ ™ َ µَ ⇑َ Ρَ 〈 “Perhatikanlah lima perkara ini. hadirin sekalian. Karena perkara waktu inilah. menyandarkan dirinya atau menggantungkan dirinya. pada hakikatnya justertu semakin berkurang semakin berkurang. tani. sebelum datang lima perkara. semuanya berusaha agar memperoleh keuntungan. “Demi masa (waktu)” ΡْΞَ ∈ْ⇔↓َ ™ ِ Allah bersumpah dengan masa. manfaatkan masa mudamu sebelum datang masa tuamu. lantaran mereka 129 mengandalkan dirinya. Hadirin. orang-orang yang dinyatakan oleh Allah sebagai orang-orang yang rugi itu adalah. memperingatkan : Kaum Muslimin rahimakumullah. Allah bersumpah dengan waktu. Tetapi. yaitu : hidupmu sebelum datang ajalmu. apakah kita sebagai pegawai. karyawan. padahal tak seorangpun diantara kita yang ingin rugi. jagalah kesehatanmu sebelum datang sakitmu. Betapa mudahnya kita menghabiskan waktu begitu saja. pengusaha. Orang-orang yang tidak mampu memanfaatkan minimal lima perkara yang diperingatkan oleh Rasulullah ini kepada hal-hal yang diridhai oleh Allah SWT. salah perhitungan. manfaatkan sebaik-baiknya kesempatanmu sebelum datang kesempitanmu. Apapun status. Hitungannya memang bertambah. semua ingin untung. dan ini sudah merupakan tabi’at dan naluri manusia sepanjang zaman. Saya yakin. sayangnya banyak diantara kita yang belum menyadarinya. 130 Oleh karenanya tidaklah berlebihan jika Rasulullah SAW. profesi dan jabatan kita. 131 ΡْΤُ ٍ …ْ⎛ِ ηَ ⇔َ ◊°َ Τْ⇓ِ ⎨ْ↓ ‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ “Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian”(QS. buruh. kepada sesuatu yang tidak dapat diandalkan. Betapa tidak. keuntungan yang bersifat jasmani dan atau keuntungan yang bersifat rohani. kenapa sinyalimen ini menyatakan bahwa manusia itu pada umumnya mengalami kerugian. pedagang seniman dan sebagainya. Ada orang yang mengandalkan dirinya atau menggantungkan harapannya 132 . Umur kita yang semakin setahun semakin bertambah. tidak dapat diharapkan. Namun. baik keuntungan yang bersifat material dan atau keuntungan yang bersifat non material. manfaatkan kekayaanmu sebelum datang masa fakirmu”.Kaum Muslimin Rahimakumullah. terkadang manusia itu salah hitung. kita semua tidak ada yang ingin rugi.

namun karena ia sangat bagus memerankannya. Dan seterusnya. Status sosialnya akan menjadi lebih baik. Sama halnya mungkin. orang yang memegang peran ini. kesejahteraan dan menentukan nasib dirinya. maka harta tidak lagi menjadi kebanggaan. Bahkan harta merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan. karena harta. bukan karena perannya. sikut menyikut. tentangga dan masyarakat. namun tanpa disadarinya ia sendiri justeru yang dikuasai oleh hartanya. tetapi justeru terletak pada bagaimana ia menyikapi pangkat dan jabatannya itu. Manusia hidup memang memerlukan harta. Dia kira dengan pangkat dan jabatan inilah yang menentukan wibawa dan kehormatan dirinya di mata orang lain. tetapi 134 juga sampai ke akhirat nanti. Waktunya nyaris tak tersisa sedikitpun. Akal dan pikirannya hanya tercurah untuk mencari dan menumpuk-numpuk harta. Dia sangka. tidak saja di dunia kini. saling menganiaya. oleh penontonnya. Sayang. namun harta justeru akan membuat hidup sengsara. ia lupa bahwa yang menyebabkan ia sejahtera. perkelahian bahkan bunuh membunuh. kehormatan dirinya akan bertambah. Cinta kepada harta boleh saja. dengan hartanya ini. Persaudaraan terputus. Walaupun ia hanya berperan sebagai si Cecep. sengsara atau bahagia. Kalau sudah begini keadaannya. hartanya itulah harapan segala-galanya. Islam mengarahkan agar harta yang kita peroleh. Namun demikian. terjadinya pertikaian perselisihan. karena telah 133 habis untuk kepentingan bisnis dan bisnis. Dia pikir dengan pangkat dan jabatan inilah akan memberikan 135 . Muslimin Sidang jum’at Rahimakumullah. Tengoklah sekeliling kita. tidak lagi menjadi tumpuan kebahagiaan. maka tidak ayal lagi harta akan menjadi cikal bakal sumber malapetaka. Dengan hartanya ini. Jika sudah demikian keadaannya. seorang aktor sinetron. dan seterusnya. dapat membawa hidupnya bahagia. Ada lagi sementara orang yang mengandalkan dirinya kepada pangkat dan jabatan. hendaknya kita pergunakan sebagai bekal dan sarana bagi kesempurnaan ibadah dan pengabdian kita kepada Allah semata. kesehariannya selalu disibukkan oleh usaha-usaha mencari harta. Sering ia tak dapat tidur. terjadi saling menyakiti. Pada mulanya ia ingin menguasai harta. bahkan melalaikan ia untuk bersilaturrahmi dengan keluarga. Dia berharap. disebabkan karena harta. lantaran terlalu memikirkan harta. tetapi justeru terletak pada bagaimana ia memainkan peran tersebut dengan baik. tidak sedikit nilai yang tinggi dan luhur dapat dikalahkan oleh nilai yang rendah dan tak terpuji. bahkan sampai malam. saling mendhalimi. mendapat sambutan dan jempolan para 136 Kaum Muslimin yang berbahagia.kepada harta. berwibawa atau terhormat adalah bukan karena jabatannya itu. sehingga Anjasmara. tetapi hati yang kelewat cinta pada harta pada gilirannya akan memperbudak dan menjajah diri kita sendiri. seorang anak kampung yang logo. sengsara atau bahagia. dipuja tidaknya dia oleh penggemarnya. sehingga tak jarang melalaikan ia untuk mengingat Allah dan melalaikan ia untuk berbuat baik terhadap sesama. Tiap pagi hingga petang. tidak aman dan tidak tenteram.

139 2. para UstadzUstadzah. Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. “Aamanu”. “Wa’amilush shaalihaati”. Apalah artinya sebuah pangkat atau jabatan. yang pada gilirannya akan mengucilkan kita di mata masyarakat. 140 . Namun Islam memperingatkan agar jangan sampai lantaran punya pangkat dan jabatan. suap/ sugok dan sebagainya serta hal-hal lainnya yang tidak dibenarkan oleh Islam. tentu harus mampu memenuhi minimal tiga persyaratan. tentu tidak semuanya kan? Ya memang. angkuh dan takabbur. pangkat dan jabatan sewaktu-waktu akan meninggalkan kita. lalu membuat kita sombong. para Ulama dan para Kiyai. Jika Allah menyatakan bahwa manusia itu pada umumnya mengalami kerugian. Banyaklah lagi contoh-contoh lain sikap dan pendirian serta prilaku orangorang yang dinyatakan oleh Allah sebagai orang-orang yang rugi. Jika kita ingin terhindar dari tuduhan Allah sebagai manusia yang rugi. sehingga tak kenal lagi mana yang hak mana yang bathil. yakni melakukan tindakan sosial atau kemanusiaan yang kemanfaatannya dapat dirasakan oleh orang banyak. tentu ada kecualinya. Ingatlah bahwa. Sekarang timbullah pertanyaan kita. tidak semuanya manusia itu mengalami kerugian. 3. Al-Ashr ayat 3). manipulasi. Yang terakhir inilah yang dikenal dalam Islam sebagai Tugas Da’wah. disadari atau tidak. Janganlah ada diantara kita yang beranggapan bahwa tugas da’wah itu hanyalah tugasnya para Da’i. wa tawaa shaubil shabri. Tiga persyaratan tersebut adalah : 1.para penontonnya. Tugas da’wah adalah tugas kita semua. tetapi tugas da’wah adalah tugas kita semua secara pribadi.yaitu beriman kepada Allah dengan sebenar-benar iman. Hadirin. “Tawaa shaubil haqqi. Jika sudah demikian maka orang yang seperti ini akan 137 merugi dan merugikan. yaitu beramal shaleh. Hadirin sekalian. seperti yang dinyatakan Allah selanjutnya : 138 ِ Λِ Γ νّ Ξ⇔↓↓υُ νِ πَ ⊂َ ™ ↓ْυُ ρَ ⇑↓ َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓‫ﱠ‬ ⎨↓ِ ِ ΡْΧ‫ﱠ‬ Ξ⇔°±ِ ↓ْυَ ∅↓َ υَ ×َ ™ّ ِ κَ Λْ⇔°±ِ ↓ْυَ ∅↓َ υَ ×َ ™ “Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh serta nasehat menasehati di dalam menegakkan kebenaran dan nasehat menasehati di dalam melakukan kesabaran” (QS. korupsi. kalau kita tidak mampu menyikapinya dengan baik dan bijaksana. Berupaya untuk memperoleh suatu pangkat dan jabatan memang dianjurkan. tanpa terkecuali. Muslimin Rahimakumullah. Terjadilah kasus penyalahgunaan jabatan. yang kiranya tidak mungkin kita uraikan secara detil pada kesempatan ini. dalam hal ini amar ma’ruf nahi munkar.

korupsi dan sebagainya. Bagi kita yang pandai 141 menyanyi. jadilah seorang pegawai/karyawan yang menjunjung tinggi nama baik instansi atau perusahaannya. marilah kita bermohon kepada Allah agar diberi-Nya kekuatan dan kemampuan untuk menyampaikan risalah suci ini ke tengah-tengah ummat. maka lakukanlah da’wah melalui pesan-pesan syair lagu yang kita nyanyikan. pernah bersabda : Εَ ً ⎜↓ْυَ ⇔َ ™ ْ⎛ّ ρَ ِ ⊂↓ْυُ ®ّ νَ ِ ± “Sampaikanlah (ilmu yang kau dapat) dariku. Jadi. maka lakukanlah da’wah melalui lukisan yang kita buat. Hadirin sekalian. apapun pekerjaan kita. maka lakukanlah da’wah dengan menunjukkan etos kerja yang baik dan menjauhi perbuatan-perbuatan yang dilarang agama. walau hanya satu ayat sekalipun”.Rasulullah SAW. tunjukkanlah kepada penggemarmu. juga nama baik dirinya dan keluarganya. semuanya itu dapat kita manfaatkan untuk kepentingan da’wah Islamiyah. Bagi kita yang bekerja sebagai pedagang. seperti menipu. θْϖِ ِ ÷‫ﱠ‬ Ρ⇔↓◊ِ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ْυُ ُ ⊂َ ↓ ِ ْϖِ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ 143 ‫ِﱠ‬ ⎨ ↓ٍ ΡْΤُ …⎛ِ ηَ ⇔َ ◊°َ Τْ⇓ِ ⎨ْ↓ ‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ِ ΡْΞَ ∈ْ⇔↓َ ™ ↓َ υَ ×َ ™ِ ΓΛِ νّ Ξ⇔↓↓υُ νِ πَ ⊂َ ™↓ْυُ ρَ ⇑↓َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ °َ ρْνَ ∈َ ÷Ρ ِ ْΧ‫ﱠ‬ Ξ⇔°±ِ ↓ْυَ ∅↓َ υَ ×َ ™ّ ِ κَ Λْ⇔°±ِ ↓ْυَ ∅ ↓َ ™َ σْϖِ ρِ ⇑⎨ْ↓َ σْ⎜ِ Σِ ←ƒَ ηْ⇔↓َ σِ ⇑ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ُ ã↓ ْ⎯َ σْϖِ Λِ ⇔°ّ Ξ⇔↓ ®ِ ⎯°َ Χِ ⊂ْ⎛ِ ∏ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ °َ ρَ νَ … َ  ↓ُ Ρْϖَ …َ Γْ⇓َ ↓َ ™ ْθَ ≡ْℵ↓َ ™ ْΡِ ηْ∠↓ ″ ِ ‫ﱠ‬ ّ ℵ ْοُ ⋅َ ™ ُ ْυُ ℵ ηَ ®ْ⇔↓َ υُ 〈 τّ ⇓ِ َ ↓ُ ®ْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ↓َ ™َ σْϖِ πِ ≡↓َ ℵ θْϖِ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ ُ 144 . Bagi kita yang punya keterampilan melukis. tampakkanlah kepada pembeli-pembeli anda bagaimana seorang 142 muslim berdagang. misalnya melukis masjid. yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam. Sebagai seorang seniman. Pendeknya. Berda’wah itu tidak saja dilakukan melalui ucapan lisan di atas mimbar misalnya. Sebagai seorang pegawai atau karyawan. maka lakukanlah da’wah melalui kegiatan-kegiatan jual beli. tetapi berda’wah itu mengandung arti dan pengertian yang amat luas. Akhirnya. sehingga kehadirannya betul-betul menjadi “rahmatan lil ‘alamin”. bagaimana menjadi seniman yang baik. dengan mengedepankan segi-segi kejujuran. Bagi kita yang berstatus sebagai pegawai atau karyawan. melukis kaligrafi Al-Qur’an dan membuat lukisan-lukisan lainnya yang bernuansa Islami. apapun status dan jabatan kita. Demikianlah seterusnya. Sebagai seorang pedagang. kegiatan da’wah itu sangat luas bidang dan jangkauannya yang meliputi da’wah bil lisan (da’wah dengan lisan/kata-kata) dan da’wah bil hal (da’wah dengan perbuatan).

juga termasuk perbuatan kebajikan. Salah satu upaya sekaligus wujud nyata dari mengabdi kepada Allah adalah berbuat kebajikan (al-ma’ruf). kita tentunya menyadari bahwa manusia tercipta hanyalah untuk mengabdi dan berbakti kepada Allah SWT. tentu tidak sebatas kegiatan-kegiatan yang bersifat ibadah ritual semata. Mengerjakan kebajikan. berbakti kepada-Ku”. sehingga 146 َ ⇒ ℵِ °َ λَ ⇑َ οَ ∈َ ÷ ْ∑ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ ِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ã ↓‫ﱠ‬ ُ ⎨ِ ↓َ τ⇔ِ ↓ّ ⎢ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓ ¬ َِ ζْ…َ ⎨ْ↓ ↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Œُ ‫ﱠ‬ ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ τ َُ ⇔َ µْ⎜Ρِ ⊗َ َ ⎨ُ ®َ Πْ≡َ ™ 145 A dapatlah pada hari ini. lhamdulillah. kita bersyukur ke khadirat Allah SWT.yang mana atas rahmat dan izin-Nya jualah. tetapi berbuat kebajikan juga termasuk perbuatan-perbuatan amal shaleh serta segala perbuatan. Hal ini seiring dengan firman Allah SWT. kembali kita bersama-sama berhimpun di majelis Jum’at yang terhormat ini guna melaksanakan serangkaian ibadah Jum’at di masjid yang suci dan mulia ini. Sebagai seorang Muslim. sehingga dalam pengertian ini. Muslimin Rahimakumullah. : Υْ⇓ِ َ ⎨ْ↓َ ™σ ‫ِﱠ‬ ϑْ⇔↓ Γ ُ ْϕَ νَ …°َ ⇑َ ™ ِ ◊ْ™ُ Πُ Χْ∈َ ϖ⇔ِ ⎨ِ ‫ﱠ‬ ↓ “Dan tidaklah Aku menjadikan Jin dan Manusia melainkan supaya mereka 147 . sikap dan tindakan yang baik atau mendatangkan kebaikan kepada orang lain atau masyarakat.9 KEBAJIKAN DAN KEJAHATAN τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ ُ Εَ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ ®َُ Πْ∈َ ±َ ⎛Χِ ⇓َ َ ⎨τ ُُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ®ُُ ΠْΧَ ⊂ Π‫ﱠ‬ πَ Œُ °َ ⇓ِ Πّ ϖَ ℜ ⎛νَ ِ ⊂ْθّ νَ ِ ℜَ ™ّ οَ ِ ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ ٍ τِ Φ‫ﱠ‬ ⎜ّ ℵُ ِ ↵َ ™ τِ ÷↓َ ™ْℑَ ↓َ ™ τ⇔ِ ↓ ⎛νَ ⊂َ ™    ⎯°َ Χِ ⊂ƒَ ϖَ ∏ُ Πْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ σ َِ ∈َ πْ÷َ ↓τΧ ْΛَ ِ ∅َ ™ ã ↓َ ِ  υْϕَ Φ± ِ َ ⎝°‫ﱠ‬ ⎜↓ِ ™ ْθُ َ λْϖِ ∅ْ™ُ ↓ ã↓∑َ ِ ◊ْυُ ϕ‫ﱠ‬ Φُ πْ⇔↓َ ℑ°َ ∏ْΠَ ϕَ ∏ َ Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at yang dirahmati Allah SWT. 148 Muslimin Rahimakumullah. mengesampingkan atau membuang duri yang bertabur di tengah jalan dengan maksud agar orang lain yang akan lewat nanti tidak terkena durinya.

Ini tentunya tergantung kadar keikhlasan pelakunya. maka nilai kebajikannya diganjar oleh Allah dengan ganjaran yang berlipat ganda. 150 ْθُ ©ُ Ζْ∈َ ±ِ ∝°َ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™ ◊ َ ْυُ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™ ٍ ْ∈َ α ±ُ ⁄ۤ °َ ϖِ ⇔ْ™َ ↓ “Dan orang-orang Mu’min. laki-laki dan wanita. tetapi juga perbuatan kebajikan akan meno-long kita dari siksa Allah di akhirat kelak.Al-Maidah ayat 2) Muslimin Rahimakumullah. Selain itu juga.Di dalam Al-Qur’an ditemukan lebih dari dari 400 kali perkataan yang menyuruh kita agar berbuat kebajikan. nanti akan 151 . Ada kalanya satu berbanding sepuluh. Firman Allah SWT. baginya selalu tercurah ni’mat Allah yang dapat dijadikan suluh penerang bagi kehidupannya dan mampu menunjukkan jalan yang lurus. satu berbanding tujuh puluh satu berbanding seratus. terdapat pula perbuatan kejahatan. Perbuatan kebajikan. Disamping perbuatan kebajikan. Asy-Syuura ayat 23). An-Nisa ayat 173). Orang-orang yang gemar berbuat kebajikan. hasilnya tidak saja dirasakan oleh kita selama hidup di dunia ini. °ً ρَ Τَ ≡°َ ©ْϖِ ∏ τَ ⇔ْ⎯Σّ ⇓ً َ ِ Εَ ρَ Τَ ≡ ْ√Ρَ Φْϕ‫ﱠ‬ ِ ⎜σ َْ ⇑َ ™ “Dan siapa yang mengerjakan kebajikan akan Kami tambahkan baginya kebajikan pada kebaikannya itu” (QS. Perbuatan kejahatan tidak saja merugikan dirinya sendiri. perbuatan kebajikan merupakan gambaran akhlak yang mulia. bahkan satu berbanding tujuh ratus. serta ditambah lagi dengan beberapa karunia-Nya yang lain (QS. 152 ِ °َ ∝ Λِ νّ Ξ⇔↓↓υُ νِ πَ ⊂َ ™ ↓ْυُ ρَ ⇑↓ َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓°‫ﱠ‬ ⇑َ °َ ∏ ِ τνِ ْΖَ ∏σ ِْ ⇑θ ُْ 〈ُ Πْ⎜ِ Σَ ⎜َ ™ ْθُ 〈َ ℵْυُ ÷ُ ↓ْθِ ©ْϖّ ∏َ ِ υُ ϖَ ∏ “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Bahkan salah satu fungsi Nabi dan Rasul yang diutus Allah ke permukaan bumi ini adalah untuk menyampaikan dan mengajak ummat manusia agar gemar berbuat kebajikan. Juga kadar manfaat yang dirasakan oleh orang lain. AtTaubah ayat 71). Firman Allah dalam Al-Qur’an : dibayar cukup oleh Tuhan pahalanya. sebagian mereka (adalah) penolong bagi sebagian yang lain” (QS. tetapi juga sering merugikan orang lain. Sebab orang yang berbuat kebajikan cenderung berhati mulia. Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at yang dirahmati Allah SWT. : “Tolong-menolonglah kamu dalam berbuat kebajikan dan taqwa”(QS. ∑υْϕ‫ﱠ‬ Φ⇔↓َ ™ّ ِ ΡΧِ ْ⇔↓⎛َ νَ ⊂↓ْυُ ⇓َ ™°َ ∈َ ×َ ™ 149 Apabila seseorang mengerjakan kebajikan. penyantun dan rendah hati.

maka berat pula siksanannya. Yunus ayat 27).“waktu shalat subuh tiba” 156 Hadirin. Seketika kita terbangun. perbuatan baik dan perbuatan jahat. muncul suara hati kita yang pertama. atau mengambil yang jahat. Orang yang selama hidupnya selalu diliputi oleh perbuatan jahat. maka ringan pula siksaannya. Dikatakan pula bahwa setiap suara hati yang muncul pertama kali merupakan bisikan malaikat. merupakan suara hati yang sudah dipengaruhi oleh nafsu dan bisikan syetan. sedangkan sponsor perbuatan jahat adalah syetan dan hawa nafsu. Hanya kitalah yang menyudahinya. agama dan hati nurani yang dalam. setiap kejahatan dibalas satu siksaan. dilukiskan oleh Allah laksana malam yang gelap gulita. dan pada saat terbangun itulah. 154 Muslimin Rahimakumullah. tiba-tiba terdengar suara adzan di sebuah masjid atau surau. kita akan mampu mempertimbangkan. apakah kita memilih yang baik. Apa bunyi suara hati kita ketika mendengar adzan tersebut?. Sedangkan pada nafsu manusia bertengger iblis atau syetan yang selalu membisikkan kejahatan. Sponsor perbuatan baik adalah malaikat dan hati. Pengaruh keduanya sama-sama kuat. Selama kita masih berada di permukaan bumi ini. : 153 ٍَ Ε Βّ ϖِ ℜَ َ ⁄∞َ Σَ ÷ِ ∝°ّ ϖِ Τ⇔↓↓υُ ‫ﱠ‬ Χَ Τَ ∧σ َ ْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓َ ™ َِ ⇑ ْπُ ©َ ⇔°‫ﱠ‬ ⇑ ٌ Ε‫ﱠ‬ ⇔↵ِ ْθُ ©ُ ϕَ 〈ْΡَ ×َ ™ °َ ©ِ νْΗِ π±ِ ã↓ σ ِ π ©ُ 〈ْυُ ÷ُ ™Γ ْ َ ϖِ Ηْ∠ُ ↓ ƒَ π‫ﱠ‬ ⇓َ °َ ∧ ٍ θِ ∅°َ ⊂ ْσِ ⇑ ُْ َ ِ µ Βۤ ⇔™ُ ↓ °ً πِ νْφُ ⇑ο ِ ْϖ‫ﱠ‬ ⇔↓ σ َّ ⇑° ً ِ ∈َ χِ ⋅ َ ◊ْυُ Πِ ⇔°َ …°َ ©ْϖِ ∏π ُْ 〈 ℵِ °‫ﱠ‬ ρ⇔↓ُ ∆Λْ∅َ ↓ “Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Mereka itulah penghuni neraka. Maksudnya. tak ada cahaya sedikitpun. Tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (azab) Allah. selama itu pula kita selalu berhadapan dengan dua alternatif ini. dengan berbekal akal pikiran. pasti tidak akan merasakan ketenangan. Perbuatan kejahatan yang dikerjakan oleh seseorang. Firman Allah SWT. Keduanya saling menawarkan jasa dan masing-masing punya sponsor. jiwanya dikukung oleh kecemasan dan ketakutan. Konon dikatakan bahwa di setiap hati manusia terdapat malaikat yang selalu membisikkan kebajikan. misalnya pada saat menjelang subuh. Bila kejahatannya ringan. Bagi mereka tak lain hanyalah siksaan yang teramat pedih. seakan-akan muka mereka ditutupi kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. sedangkan suara hati yang berikutnya. 155 . mereka kekal di dalamnya” (QS. kita akan mampu memilih dan memilah. Coba saja kalau kita renungkan dan telusuri bersama. nilai ganjarannya seimbang. Ia telah menyiksa hatinya sendiri.Seseorang yang melakukan perbuatan kejahatan. Ketika kita enak-enaknya tidur. Bila kejahatannya berat. Setiap kita dianugerahi oleh Allah berupa hati dan nafsu.

sehingga 157 terus terlelap dalam mimpi-mimpi yang indah. yang selanjutnya mengerjakan shalat subuh. Apakah dengan imannya. Marilah kita berusaha semaksimal mungkin untuk selalu berbuat kebajikan. maka segeralah minta ampun dan bertobat kepada Allah SWT. seolaholah tidak memberikan kesempatan kepada akal pikiran untuk mempertimbangkan. pasti akan diperlihatkan oleh Allah SWT. ketika kita sedang berjalan-jalan. ataukah kita terlena oleh kehangatan selimut. 158 Janganlah dicampur adukkan antara yang haq dengan yang bathil. Begitu suara hati yang pertama selesai. yang cenderung menyanggah atau berusaha mencegah kita untuk berbuat baik atau melakukan ibadah. Perbuatan kebajikan. Pada saat kita melihat dompet tersebut. “dompet ini punya orang lain. hati kita akan berkata. sekecil apapun. lumayan. tiba-tiba muncul lagi suara hati yang kedua dan seterusnya. Contoh lain. ambil sajalah”. dia mampu menaklukkan bisikan hawa nafsu. begitu suara hati yang pertama selesai. karena dilarang agama”. Ρْϖَ ِ Νْ⇔°±ِ °َ ©ْνِ ®ْςُ × ْθ‫ﱠ‬ ⇔◊ ِْ ↓µ َ َ Τْηَ ⇓ ِ ّ Ρ‫ﱠ‬ ς⇔°±ِ َ µْΦَ νَ ®َ ⊗ “Dirimu bila tidak engkau sibukkan dengan kebajikan. sekecil apapun. Firman Allah SWT. “nanti sajalah shalatnya. hari masih gelap. : 159 ®َ Ρ‫ﱠ‬ ⎜↓ً Ρْϖَ …ٍ ≥‫ﱠ‬ ℵَ ↵َ ⇐°َ ϕْΗِ ⇑ο َْ πْ∈‫ﱠ‬ ⎜ ْσَ πَ ∏ ®َ Ρ‫ﱠ‬ ⎜↓‫ﱠ‬ Ρَ ⊗ٍ ≥‫ﱠ‬ ℵَ ↵⇐ َ °َ ϕْΗِ ⇑ ْοَ πْ∈‫ﱠ‬ ⎜ ْσَ ⇑َ ™ 160 .Kalimat ini merupakan bisikan malaikat yang mengingatkan kita bahwa shalat subuh sudah sampai. Fushshilat ayat 34). hingga shalat subuh terabaikan. Apa bunyi suara hati yang kedua?. Namun. “punya siapa ini?”. maka ia akan menyibukkan kamu dengan kejahatan”. kebetulan ngga ada orang. atau memperturutkan ajakan hati nurani yang dalam. Jika sekiranya kita terlanjur berbuat kejahatan. Demikian juga perbuatan kejahatan. Sebab kalau tidak. tiba-tiba terlihat oleh kita sebuah dompet berisi uang tepat berada di depan kita. Maka tolaklah kejahatan itu dengan kebaikan (cara-cara yang baik)” (QS. Hadirin kaum Muslimin yang dirahmati Allah SWT. Marilah kita sibukkan diri kita untuk selalu berbuat kebajikan. “ah. Di sinilah keberadaan iman seseorang diuji. sehingga ia segera bangun dan mengambil air wudlu. menurut seorang ahli hikmah dikatakan : ْ∉َ ∏ْ⎯ِ ↓Ε َُ Βّ ϖِ Τ⇔↓َ ‫ﱠ‬ ⎨َ ™Ε َُ ρَ Τَ Λْ⇔↓ ∑υِ ΦْΤَ َ ×َ ⎨َ ™ σ Τْ≡َ ↓⎡ َِ 〈⎡ ِْ Φ‫ﱠ‬ ⇔°±ِ َُ “Dan tidaklah sama perbuatan baik dengan perbuatan jahat. dan iringilah perbuatan jahat tersebut dengan perbuatan baik. muncul suara hati yang kedua. pasti akan diperlihat oleh Allah SWT. waktu masih ada. dingin” dan berbagai alasan-alasan lainnya yang datang bertubi-tubi. jangan diambil.

kita bersyukur ke khadirat Allah SWT. Akhirnya. maka ia akan melihatnya. yang dengan izin-Nya jualah.“Barangsiapa berbuat kebajikan walau sedikit. Dan barangsiapa berbuat kejahatan walau sedikit. semoga diberi-Nya kekuatan untuk melakukan amal-amal kebajikan dan dihindarkan-Nya kita dari perbuatan-per-buatan yang jahat. Az-Zalzalah ayat 7 dan 8). marilah kita bermohon ke-pada Allah SWT. َ ْϖِ σ ρِ ⇑⎨ْ↓َ σْ⎜ِ Σِ ←ƒَ ηْ⇔↓َ σِ ⇑ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ُ ã↓°َ ρْνَ ∈َ ÷ σْϖِ َ Λِ ⇔°ّ Ξ⇔↓ ِ ®ِ ⎯°َ Χِ ⊂ْ⎛ِ ∏ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ °َ ρَ νَ …ْ⎯َ ↓َ ™ ↓ُ Ρْϖَ …َ Γْ⇓َ ↓َ ™ ْθَ ≡ْℵ↓َ ™ ْΡηِ ْ∠↓ ّ ″‫ﱠ‬ ِ ℵ ْοُ ⋅َ ™ ℵْυُ ُ ηَ ®ْ⇔↓َ υُ 〈 τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ُ ®ْ™ْΡِ ηْ®َ Φْℜ↓™ َ َ σْϖِ πِ ≡↓‫ﱠ‬ ℵ θْϖِ ُ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ ِ θْϖِ ÷‫ﱠ‬ Ρ⇔↓◊ِ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ْυُ ُ ⊂َ ↓ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ ِ ْϖِ °َ ρْϖَ ⇔ِ ↓‫ﱠ‬ ™ ً Εَ ρْΦِ ∏ِ Ρْϖَ Νْ⇔↓َ ™ّ ِ Ρ‫ﱠ‬ ς⇔°±ِ ْπُ ∧ْυُ νْΧَ ⇓َ ™ ◊ْυُ ∈َ ÷ْΡُ × َ 161 162 10 KUFUR NI’MAT τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ ُ Εَ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λُ ϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ ◊ِ °َ πْ⎜ِ ⎨ْ↓ِ Εَ πْ∈ِ ρ±ِ °َ ρَ πَ ∈ْ⇓َ ↓ ْ⎝ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ِ ãΠ ُ ْπَ ِ Λْ⇔َ ↓ ã↓ ‫ﱠ‬ ُ ⎨ِ ↓τ َ ⇔ِ ↓‫ﱠ‬ ⎢ ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓ ِ ⇒َ ζْℜِ ⎨ْ↓َ ™ ↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑◊ ‫َﱠ‬ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ ُ τَ ⇔َ µْ⎜Ρِ ⊗َ َ ⎨ُ ®َ Πْ≡َ ™ ⎛νَ ⊂ْθّ νَ ِ ℜَ ™ّ ِ οَ ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ ُ τُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ®ُُ ΠْΧَ ⊂ 163 θ ِ ْϖِ φَ ∈ْ⇔↓⇐ِ ْυُ ℜّ Ρ⇔↓َ ™θ ِ ْ⎜Ρِ λْ⇔↓ ⎡ َ ِ Χِ ّ ρ⇔↓↓َ ‫ﱠ‬ Θ〈 τَ ∈Χَ ×ْσَ ِ ⇑َ ™ τ±ِ °َ Λْ∅َ ↓َ ™ τِ ⇔↓⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ٍ Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑   ⎯°َ Χِ ⊂ƒَ ϖَ ∏ُ Πْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ِ σْ⎜ّ Π⇔↓ ⇒ ِ ِ ْυَ ⎜ ⎛⇔ِ ↓ ã ↓َ ِ َ ℑ°َ ∏ْΠَ ϕَ ∏ِ ã↓∑َ υْϕَ Φ±ِ َ ⎝°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™θ ُْ λْϖِ ∅ْ™ُ ↓ َ ْυُ ◊ ϕ‫ﱠ‬ Φُ πْ⇔↓ Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at yang dirahmati Allah SWT. sehingga dapatlah kita pada siang ini kembali menunaikan fardhu Jum’at. sebagai salah satu wujud nyata 164 A . lhamdulillah. tentu ia akan melihatnya pula” (QS.

“bukankah Amirul Mu’minin kerap kali membaca ayat : οْϖνِ ِ ϕْ⇔↓ σ َ َِ ⇑⎛ ِْ ρْνَ ∈ْ÷↓ ‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ “Ya Allah. Percuma saja kita berkata. Kenapa?. alhamdulillah. Kata syukur rupanya hanya sekedar basabasi. Banyak orang berkata. Ketika Khalifah Umar r. Khalifah Umar tersenyum gembira dan puas hatinya. apabila memperoleh ni’mat yang 168 . masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang sedikit”. memasukkan saya ke dalam golongan orang-orang yang sedikit. hiasan mulut. “Apakah yang anda maksudkan dengan golongan orang yang sedikit itu. Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. Pemuda itu menjawab. sehingga mengundang hasrat beliau untuk bertanya. Hadirin sekalian. “syukur. wahai anak muda?”. 167 masih saja melakukan perbuatan maksiat. dalam prakteknya. tak membekas ke dalam relung hatinya. hamba hawa nafsu dan lebih tragis lagi kalau kita menjadi hamba syetan. tetapi perkataan ini tidak seirama dengan amal perbuatan kita. “saya hamba Allah”. terima kasih ya Allah”. 166 Kemudian ia katakan pula. terimakasih ya Allah” ketika mendapatkan ni’mat. tanpa adanya penghayatan yang mendalam. karena golongan inilah merupakan golongan yang banyak bersyukur ke khadirat Allah SWT. maka saya ingin agar Allah SWT. “berdasarkan ayat ini. Beberapa orang pengunjung Ka’bah yang kebetulan juga berada di situ sempat terheran-heran mendengar ucapan 165 ℵْυُ ُ λ‫ﱠ‬ ς⇔↓ َ ∑ِ ⎯°َ Χِ ⊂ْσّ ⇑ο ِ ٌ ْϖِ νَ ⋅َ ™ “Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur” (QS. beliau juga ternyata mendengar ucapan doa seorang anak muda ini. namun setelah itu. “alhamdulillah. sehingga sulit untuk merealisasikan ke dalam amal nyata. Doa tersebut berbunyi : doa tersebut. Bibirnya terlihat sedang mengucapkan sepotong doa. tanya khalifah. Biasanya orang berdoa agar dimasukkan ke dalam golongan yang terbanyak. Hadirin. Demi mendengar jawaban anak muda ini. Suatu ketika terlihat seorang pemuda sedang duduk dengan khidmat di depan Ka’bah.dari taqwa kita kepada Allah SWT. ia masih saja membangkang terhadap perintah Allah SWT. Bersyukur adalah suatu kata yang mudah mengucapkannya tetapi sulit membuktikannya. Percuma saja kita berkata. hamba dunia. seperti hamba harta. karena tidak seperti biasanya. Muslimin Rahimakumullah. Doa ini ia ucapkan berulang-ulang. Memang sudah menjadi tabiat manusia. namun dalam prakteknya justeru kita menjadi hamba selain Allah.a tengah melakukan thawaf. Shaba’ ayat 13).

Firman Allah SWT. bahkan berani berbuat sombong dan takabbur. maka orang ini dicap oleh Allah sebagai orang yang bersyukur atau syukur ni’mat. jika segala ni’mat yang ia terima. Akhir dari drama kesombongannya tidak lain hanyalah siksa 170 ْθُ λَ ⇔°َ ρْνَ ∈َ ÷َ ™ِ ⊃ْℵَ ⎨ْ↓⎛ِ ∏θ ُْ λّ ρ‫ﱠ‬ λَ ⇑Π َْ ϕَ ⇔َ ™ َ ْ™ُ ◊ Ρُ λْςَ ×°‫ﱠ‬ ⇑ً ζْϖِ νَ ⋅Ω َ ⎜ِ °َ ∈َ ⇑° َ ©ْϖِ ∏ “Sesungguhnya telah Kami teguhkan kekuasaanmu di muka bumi ini. ia sering lupa kepada sipemberi ni’mat. namun malah sebaliknya. dengan kemiskinan. sedikit sekali diantara kamu yang bersyukur” (QS. betapa Allah telah berulang kali memberi ni’mat. 169 yang amat sangat yang Allah tampakkan di dunia ini dan terlebih-lebih di akhirat nanti. sehingga ni’mat yang begitu banyak itu menjadikannya bukan semakin dekat dengan Allah SWT. Pada mulanya Allah selalu memberikan ampunan kepada mereka berkat doa dan permohonan para Nabi dan Rasul yang diutus untuk mereka. Ingatlah. ketakutan dan kekacauan. Semakin banyak ia memperolehnya. semakin lupa akan perintah-perintah Allah dan semakin tak memperdulikan larangan-larangan Allah. Al-Qashash ayat 81). Maka tidak ada baginya suatu golongan manapun yang mampu menolongnya terhadap azab Allah. ia sambut dengan syukur. maka orang ini dicap oleh Allah sebagai orang yang kufur ni’mat. Bacalah. ia sambut dengan sikap angkuh dan takabbur. Dan tiadalah ia termasuk orang-orang yang dapat membela dirinya sendiri” (QS. sesat dan durhaka terhadap ajaran Allah. namun berulang kali pula mereka mengingkarinya. Perhatikanlah bagaimana nasib si Qarun dengan hartanya yang melimpah ruah. rahmat dan kemuliaan pada Bani Israil. kesejahteraan dan stabilitas keamanan yang mereka miliki. Namun. dan Kami jadikan di sana lapangan penghidupanmu. seketika terbenam di telan bumi lantaran ia lupa bersyukur. jauh dengan Allah. semakin lupa daratanlah ia. Apabila segala ni’mat yang ia terima. takabbur dan kufur ni’mat.banyak. Namun lama 172 τَ ⇔َ ◊°َ ∧° َ πَ ∏⊃ َ ْℵَ ⎨ْ↓ ِ ®ℵِ ↓َ Π±ِ ™ τ±ِ َ °َ ρْηَ Τَ Νَ ∏ 171  . : ◊°َ َ ∧°َ ⇑َ ™ِ ã↓ ◊ ِ ْ™ُ Πْρِ ⇑ τَ ⇓ْ™ُ Ρُ Ξْρ‫ﱠ‬ ⎜ٍ Εَ Βِ ∏σ ِْ ⇑ σ Ρِ Ξَ Φْρُ πْ⇔↓َ σِ ⇑ َ ْ⎜ِ “Maka Kami benamkanlah Qarun beserta rumahnya ke dalam perut bumi. Tapi ternyata. Golongan yang terakhir inilah merupakan golongan yang terbanyak. Firman Allah dalam Al-Qur’an Hadirin. Tidak sedikit Al-Qur’an mengungkapkan betapa tragisnya orang yang kufur akan ni’mat Allah. Pada hakikatnya segala ni’mat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya hanyalah merupakan batu ujian untuk mengukur sampai sejauh mana kemampuan manusia dapat mengendalikan diri. sehingga Allah menukar kekayaan mereka. Al-A’raf ayat 10). bagaimana sejarah kelabu yang menimpa ummat sebelum kita lantaran kesombongan. dalam arti yang sebenar-benarnya. yaitu Allah SWT.

kemiskinan. Semua itu terjadi tidak lain 175 sebagai peringatan bagi orang-orang yang kufur akan ni’mat Allah SWT. berkomentar melalui firman-Nya dalam Al-Qur’an : ο ‫ُﱠ‬ ∧ ْπُ ©ρْ⋅‫ﱠ‬ Σَ ⇑َ ™ َ Ιْ⎜ِ ⎯°َ ≡َ ↓π ُْ ©ρْνَ ∈َ ϑَ ∏ ℵٍ °‫ﱠ‬ Χَ ∅ّ ِ οُ λِ ⇔Γ ّ ٍ ⎜⎨َ µ َ ِ ⇔↵   ْ ِ‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ٍ ¬‫ﱠ‬ Σَ πُ ⇑ ℵٍ ْυُ λَ ⊗ “Maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancurhancurnya. sehingga kehidupan mereka tak tentu arah. Begitulah beberapa contoh sejarah tentang nasib manusia yang kufur terhadap ni’mat-ni’mat Allah. maka Allah mendatangkan kepada mereka banjir besar yang menenggelamkan rumah-rumah dan menghanyutkan seluruh harta benda dan binatang ternak mereka. Sungguh. dari kehidupan yang aman tenteram menjadi kehidupan yang kacau-balau. tatkala mereka berpaling dan enggan bersyukur kepada Allah SWT. kebakaran dan sebagainya. Terhadap peristiwa ini. tentang negeri Saba’. gempa bumi. betapa siksaan yang menimpa raja Namrud. Ingatlah. gunung meletus.Allah SWT. Namun. Sebelumnya negeri ini merupakan negeri yang kaya raya dengan hasil buminya yang melimpah. Bukankah kita sering mendengar bahkan menyaksikan berbagai bencana alam melanda manusia. dari kehidupan yang kaya raya menjadi kehidupan yang miskin papa. Apakah itu. selama manusia tidak segan-segannya berbuat kejahatan dan kesesatan. Ingatlah pula. : ْπُ ×ْΡَ ηَ ∧ْσِ Βَ ⇔َ ™ ْπُ λ‫ﱠ‬ ⇓َ Πْ⎜ℑَ ⎨َ ْθُ ِ ×ْΡَ λَ ⊗ ْσِ Βَ ⇔ ٌ Πْ⎜ِ Πَ ςَ ⇔ْ⎡±ِ ↓َ Θَ ⊂‫ﱠ‬ ◊ ↓ِ “Sesungguhnya jika kamu bersyukur. raja yang lalim itu. badai dan gelombang. kenikmatan berbalik menjadi kesengsaraan. kemelaratan dan kebodohan selalu menghantui mereka. Sesungguhnya pada yang sedemikian itu benar-benar terdapat 174 tanpa-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi banyak bersyukur” (QS.kelamaan murka Allah rupanya turun juga. maka sesungguhnya azab-Ku 176 . Firman Allah SWT. Akibatnya. tanah longsor. dalam waktu relatif singkat. terombang ambing diterpa angin. Dan jika kamu tidak mensyukurinya (kufur ni’mat). Saba’ ayat 19). Semuanya tergantung kita. Hidup mereka tak obahnya laksana sebuah perahu yang berlayar tanpa kemudi. Begitu pula kehinaan yang teramat sangat terhadap Fir’aun. persatuan pecah dan muncullah perceraiberaian. banjir. Seluruh lahan perkebunan yang mereka miliki pun porak poranda tak 173 karu-karuan. bersyukur atau kufur?. kekayaan berubah menjadi kefakiran. pasti akan Kami tambah (ni’mat) kepadamu. Allah tidak akan segansegannya menurunkan azab dan siksa. tidaklah sulit bagi Allah untuk mengubah keadaan suatu bangsa. Selama empat puluh tahun mereka Allah biarkan terombang ambing dalam kesesatan. Kemudian.

kemudian pemberian tersebut tidak ia gunakan dengan sebaik-baiknya.).sangat pedih” (QS. Jika kita diberikan oleh Allah anugerah berupa harta kekayaan. sehingga si pemberi akan merasa senang. kita tentu minimal akan mengucapkan terimakasih kepada si pemberi 177 dan berusaha semaksimal mungkin untuk memanfaatkan pemberian tersebut dengan sebaik-baiknya. Dalam pergaulan sehari-hari saja kalau suatu ketika kita diberi sesuatu oleh orang lain. semoga kita terhindar dari sikap kufur. Demikinlah seterusnya. bahkan ada kemungkinan pemberiannya yang sudah ia berikan tersebut ditariknya atau diambilnya kembali. Akhirnya. salah satu indikator apakah kita pandai bersyukur atau tidak terhadap ni’mat-ni’mat Allah. disamping juga tidak menggunakan ni’mat tersebut dengan semestinya. mungkin juga marah. marilah kita berdoa kepada Allah. dan memasukkan kita ke dalam kelompok hamba-hamba-Nya yang senantiasa mensyukuri ni’mat-ni’mat-Nya. ِ ْϖِ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ ◊ Ρُ ηْλَ ×َ ⎨َ ™ ْ⎛ِ ⇔↓ْ™ُ Ρُ λْ⊗↓َ ™ َ ْ™ُ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ِ ◊∞ْΡُ ϕْ⇔↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛ِ ⇔ُ ã ↓َ ∨َ ℵ°َ ± ِ ِ °َ ∝ ⎜⎨ْ↓َ σِ ⇑ ِ τْϖِ ∏°َ π±ِ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ θ λْρِ ⇑َ ™ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ّ‫ﱠ‬ ο Χَ ϕَ ×َ ™ ِ θْϖِ λَ Λْ⇔↓Ρِ ْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ ُْ ِ ْϖِ θ νَ ∈ْ⇔↓ُ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈τّ ⇓ِ ↓ τَ ×َ ™َ ζِ × ِ θْϖِ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ٌ ℵْυُ ηَ ®ْ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ ُ ®ْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ θْϖِ ِ ÷‫ﱠ‬ Ρ⇔↓◊ِ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ْυُ ُ ⊂َ ↓ 179 180 . Amin ya Rabbal álamiin. menyebut dan memuji pemberinya tersebut. Hakikat syukur adalah menampakkan ni’mat dengan cara menggunakan ni’mat tersebut secara proporsional atau sesuai dengan kehendak si pemberi ni’mat. Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. Ibrahim ayat 7). yaitu Allah SWT. bahkan berterimakasihpun tidak. maka pergunakanlah harta kekayaan tersebut sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya. Sebaliknya. dan tidak mustahil. Jadi. Jika kita diberikan anugerah oleh Allah berupa anak dan keturunan. sehingga ia tidak akan memberinya lagi. serta mengingat. tentu si pemberi akan merasa kesal. yang selalu mengabdi kepada Allah dan berbakti kepada kedua orangtuanya serta bermanfaat bagi sesamanya. sedangkan hakikat kufur adalah menyembunyikannya atau tidak tahu menahu (masa bodoh) terhadap si pemberinya (Allah SWT. adalah bagaimana upaya kita menggunakan ni’mat dan pemberian Allah tersebut kepada hal-hal yang 178 diridhai-Nya. maka pelihara dan didiklah anak-anak kita agar menjadi anak yang shaleh-shalehah. karena saking senangnya mungkin ia akan menambah pemberiannya tersebut kepada kita. jika seseorang yang setelah diberikan sesuatu oleh orang lain.

182 lhamdulillah. beliau dapati ada seorang lelaki sedang duduk sambil termenung. Saat itu udara memang cukup panas kendati hari masih pagi. seperti dzikir. Saat ini kan bukan waktu shalat?” Abu Usamah menjawab : “Kesusahan sedang menimpa diriku hai Rasulullah. memasuki sebuah masjid. Seyogyanya memang. sehingga aku berbuat begini”. mengapa engkau duduk termenung seperti itu?.11 MENGATASI TEKANAN JIWA ◊َ ‫ﱠ‬ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ ُ τَ ⇔َ µْ⎜ِ Ρَ ⊗َ ⎨ُ ®َ Πْ≡َ ™ُ ã ↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓ ο ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ ُ τُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ®ُُ ΠْΧَ ⊂↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Œُ َِ ّ °َ ρِ ™ّ ϖِ ™Χَ ⇓َ µِ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™َ ∨ِ ΠْΧَ ⊂⎛νَ ⊂ ْθّ νَ ِ ℜَ ™ τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ ُ Εَ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ θِ ُ ⇔°َ ⊂َ υُ 〈‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓َ τ⇔ِ ↓⎢َ ْ∑ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ ِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ُ πْ≡‫ﱠ‬ σ Ρ⇔↓َ υُ 〈 ِ ≥َ ⎯° َ ©‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ ™ِ ∆ْϖَ ®ْ⇔↓ ُ τُ ⇔َ °ْℜَ ↓َ ™ُ τَ πَ ∈ِ ⇓ ⎛νَ ⊂ُ ®ُ Πَ πْ≡َ ↓ِ θْϖِ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ τ ↓⎢َ ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓ ِ τِ νْΖَ ∏ ْσِ ⇑َ Πْ⎜ِ Σَ πْ⇔↓ َ ⇔ِ 181 ُ ْ∈َ Π ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ ِ σْ⎜ّ Π⇔↓ِ ِ ⇑ْυَ ⎜ ⎛⇔ِ ↓ τِ̝ ™ΧْΛَ ∅َ ™ τِ ̝×°َ ϕُ ×‫ﱠ‬ κَ ≡َ ã↓↓ْυُ ϕ‫ﱠ‬ ×ِ ↓ِ ã ↓َ ⎯°َ Χِ ⊂ƒَ ϖَ ∏ ◊ْυُ πِ νْΤ‫ﱡ‬ ⇑θ ُْ Φْ⇓َ ↓َ ™‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓σ ‫ُﱠ‬ ×ْυُ πَ ×َ ⎨َ ™ َ τِ̝ ⇔∞ ⎛َ νَ ⊂َ ™σ َ ْϖِ νَ ℜْΡُ πْ⇔↓ِ Πِ ™ّ ϖَ ℜٍ Π‫ﱠ‬ πَ ُ Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. Mengapa engkau masih berada di sini?. yang mana dengan izin-Nya jualah sehingga dapatlah siang ini kembali kita bersamasama menunaikan fardhu Jumát sebagai salah satu perwujudan dari taqwa kita kepada Allah SWT. kembali kita bersyukur ke khadirat Allah SWT. Wajahnya nampak muram sebagai ekspresi betapa dia dalam keadaan bersedih dan duka cita yang amat dalam. jam 183 Kaum Muslimin yang dirahmati Allah SWT 184 . Ketika Rasulullah SAW. sekaligus merupakan moment yang cukup kondusif di dalam upaya menjalin ukhuwah Islamiyah. baca Qur’an atau shalat sunnah. Rasulullah kemudian menghampirinya seraya bertanya kepadanya : “Hai Abu Usamah. Muslimin Rahimakumullah. Apatah lagi dia seorang lelaki yang semestinya pada jamjam tersebut dia sedang sibuk bekerja mencari nafkah. terlebih-lebih jika hanya sekedar duduk-duduk tanpa melakukan ibadah. Begitu melihat lelaki tersebut. A jam sepagi itu mestinya tidak akan ada orang berada di masjid.

Kadang-kadang kesulitan dan kesusahan itu kadarnya masih rendah. beliau membedakan stress itu ke dalam enam tingkat. tentu keadaan seperti ini membuat orang yang ditimpanya menjadi kalut. Al-Maárij ayat 19 dan 20). pikirannya menjadi kosong. Dadang Hawari. Selama kita masih bisa bernafas. Πَ ٍ Χَ ∧ْِ ◊ َ °َ Τْ⇓ِ ⎨ْ↓°َ ρْϕَ νَ …ْΠَ ϕَ ⇔ “Sesungguhnya telah Kami ciptakan manusia itu. Menurut Dr. tak ada jalan keluarnya. berarti tingkat stress sudah memasuki tingkat III. dimana tingkat keletihan si penderita semakin meningkat dan ia mulai sulit mengatasinya. kesulitan dan kesusahan itu selalu ada dan menimpa manusia silih berganti. karena memang susah payah merupakan kodrat manusia yang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT. 188 . sepanjang hidupnya manusia itu selalu berhadapan dengan berbagai kesulitan dan kesusahan. seorang psikiater dan Lektor Kepala Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. tidak terus menerus. Sejak lahir hingga akhir hayatnya. yang apabila keadaannya semakin parah. badan terasa lesu. Semua jalan keluar terasa buntu. Kalau sudah demikian. barangkali masih bisa kita tolelir.atau sekurangkurangnya jiwa dan pikirannya menjadi tertekan sehingga timbullah penyakit modern yang kita kenal dengan stress. kesulitan dan kesusahan tersebut datangnya sering tiba-tiba dan tidak menentu serta sulit dideteksi. Persoalan hidupnya selalu datang tindih menindih. berada dalam susah payah”(QS. Disamping itu. Al-Balad ayat 4). Apabila ditimpa kesusahan ia sangat gelisah”(QS. Selanjutnya stress pada tingkat IV merupakan stress yang cukup serius. terkadang pula kadar kesulitan dan kesusahannya cukup tinggi bahkan mungkin terlampau tinggi.Memang. Pada tingkat ini ditandai dengan adanya gangguan seperti susah tidur. sebagaimana firman-Nya : °ً ⊂ْ™ُ ℑَ ÷‫ﱡ‬ Ρ‫ﱠ‬ ς⇔↓ “Sesungguhnya manusia itu diciptakan dengan sifat yang berkeluh kesah. 186 τ‫ﱠ‬ ُ Τَ ⇑↓َ ↵ِ ↓ °ً ⊂ْυُ νَ 〈κ َِ νُ …◊ َ °َ Τْ⇓ِ ⎨ْ↓ ◊ ‫ِﱠ‬ ↓ 185 terkadang pula hanya sesekali kesulitan dan kesusahan itu menimpa kita. Dadanya terasa sesak. kesulitan dan kesusahan hidup selalu ada. seakan tak ada kesudahannya. tidak bersemangat. namun apabila kesulitan dan kesusahan itu datang secara bertubi-tubi dan terus menerus. gelisah dan sebagainya. jiwanya menjadi hampa. Tingkat I dan II merupakan stress ringan dimana si penderita mengalami ketegangan jiwa yang pada umumnya dapat diatasi oleh si penderita itu sendiri. 187 Muslimin Rahimakumullah. Kemudian dalam ayat lain Allah menyatakan : Muslimin Rahimakumullah. seperti bunuh diri. Kadang-kadang sering kita alami. tidak bisa tenang. Jika kesulitan dan kesusahan itu hanya sesekali menimpa kita. resah dan gelisah. Hanya saja mungkin kadarnya yang bervariasi. maka tidak mustahil seseorang akan menjadi nekad untuk berbuat hal-hal yang tidak diinginkan.

Al-Baqarah ayat 153). meningkatkan ibadah-ibadah lainnya. ِ ْΧ‫ﱠ‬ Ρ Ξ⇔°±ِ ↓ُ σْϖِ ∈َ Φْℜ↓↓υُ ρَ ⇑↓َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓°َ ©‫ﱡ‬ ⎜ƒَ ⎜َ σْ⎜ِ Ρ±ِ °‫ﱠ‬ Ξ⇔↓ ∉ ََ ⇑ َ ã↓ ◊ ‫ِﱠ‬ ↓ ِ ≥υν‫ﱠ‬ Ξ⇔↓َ ™ َ “Hai orang-orang yang beriman. 5. Ada kecenderungan ingin berontak. 4. Setiap ada masalah. 8.dimana si penderita sudah mulai kehilangan kemampuan untuk merespon keadaan dan situasi. tidur semakin susah dan kemampuan berkonsentrasi menurun tajam. kecuali dengan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Selanjutnya. jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. apa yang harus kita lakukan agar terhindar dan terbebas dari bahaya stress? Tak ada resep yang paling mujarab untuk mencegah dan mengobati stress. Ia sangat perasa (emosional) dan sering marah-marah yang tak beralasan secara logis. ia lebih suka menyediri. biasanya ia suka merokok secara berlebihan. 9. 3. Mudah lupa. dan mensyukuri segala ni’mat Allah secara apa adanya (qanaáh). namun enggan untuk berbuat. 192 Kaum Muslimin yang berbahagia. 189 2. Shalat merupakan media komunikasi yang paling efektif antara manusia dengan Allah dalam segala situasi dan kondisi. Ia cepat berprasangka buruk dan berpandangan negatif serta sukar sekali untuk diluruskan. Firman Allah dalam Al-Qurán : Muslimin Rahimakumullah. 7. dimana sipenderita sudah kehilangan keseimbangan yang pada akhirnya si penderita jatuh pingsan dan ada kemungkinan terkena gangguan jiwa serius. 190 Demikianlah sembilan ciri orang yang mengalami tekanan jiwa menurut beberapa para ahli ilmu jiwa. Seseorang yang mengalami tekanan jiwa dapat dilihat ciri-ciri sebagai berikut : 1. ia nampak gegabah. Bagi perokok. Maásyiral Muslimin Sidang Jumát Rahimakumullah. Dalam kesehariannya. Sebagai wujud nyata dari iman dan taqwa yang terpenting adalah dengan mendirikan shalat dan menyempurnakannya. salah tingkah. tegang dan tidak bisa santai. 6. Keadaan ini jika tidak cepat diatasi akan semakin parah hingga masuk ke stress tingkat V dan seterusnya ke tingkat VI. Orang yang mengalami tekanan jiwa biasanya mudah sekali tersinggung. Orang yang mengalami tekanan jiwa biasanya sukar untuk berpikir normal dan rasional. malas dan lamban dalam berpikir. baik diwaktu senang maupun diwaktu susah. Memperkuat kesabaran dan 191 . Makan dan minumnya sering tidak teratur. Daya konsentrasinya menurun. Maásyiral Muslimin Rahimakumullah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”(QS.

sarana lain yang dapat kita jadikan penolong kehidupan kita agar terhindar dari tekanan jiwa adalah “sabar”. InsyaAllah kita akan menemukan ketenangan. bukan untuk menindas manusia. Serahkanlah semuanya bulat-bulat kepada Allah dan mohonlah pertolongan-Nya sambil kita berusaha. Ke-Maha 193 besaran Allah SWT. tetapi juga di akhirat nanti. “Dan aku jadikan shalat itu untuk menyejukkan hatiku”. tak usah gentar dan jangan bersusah hati. karena di dalam ibadah shalat tertanam kebulatan tekad bahwa hanya Allahlah penguasa tunggal yang tak ada tolok bandingnya.Seseorang yang secara tertib dan disiplin menjalankan shalat. mengayomi dan mengasihi manusia dengan sifat rahman dan rahim-Nya. Rasulullah SAW. Dengan kalimat “Allahu Akbar” Allah Maha besar. tetapi energi shalat dapat kita manfaatkan sebagai penolong kita dan kehidupan kita. sehingga segala persoalan hidup yang cenderung membuat orang stress dapat kita atasi dengan baik. sabar dan mengerjakan ibadah-ibadah lainnya. kita tak perlu takut. Bahwa hanya Allahlah satu-satunya dewa penoong manusia dan tempat berserah diri manakala ditimpa kemalangan dan penderitaan. menyadari sepenuhnya akan kelemahan diri. Inilah cara yang tepat untuk lulus dari ujian dan cobaan Allah. Rasulullah SAW. ada pertemuan ada perpisahan. berubah-ubah dan silih berganti. beliau selalu berlindung melalui shalat. Oleh karenanya. ada sehat ada sakit dan sebagainya. Disamping shalat. Mungkin ada sebagian manusia yang ditakdirkan Allah menderita berbagai macam cobaan. penuh keyakinan. Di dalam ibadah shalat tertanam kesadaran yang kuat dimana seorang hamba yang sedang bersujud di hadapan Allah SWT. 194 Melalui shalat kita dapat memohon pertolongan kepada Allah dari ujian zaman. Maka tidak ada jalan lain yang ditempuh kecuali bersabar dan pasrah menerima takdir Allah. Ada sedih ada senang. Ruku’ dan sujud dalam shalat dapat membawa kita serasa lebih dekat kepada Allah. bukan untuk menakut-nakuti manusia. tidak saja di dunia kini. berikhtiar semampu-mampunya untuk mengatasi segala kesusahan yang kita derita. rasa damai dan tenteram semakin dapat kita rasakan. Melalui. ketidakberdayaan di hadapan Allah yang Maha Perkasa. sehingga rasa percaya diri. ketika menghadapi persoalan genting. ada cinta ada benci. ketenteraman dan kedamaian. menjadikan kehidupan di dunia ini di atas kodrat yang cenderung 195 ∨َ َ ℵْΠَ ∅ْ⁄َ ζْ⇑َ ↓ْ⎛ِ ×َ ⎯°َ Χِ ∈ِ ⇔∇ ْ‫ﱠ‬ Ρَ ηَ ×⇒ ََ ⎯↓َ σْ±°َ ⎜ 196 . Allah SWT. pasti akan ia temukan ketenteraman jiwa. tekanan-tekanan orang lain dan kekejaman para durjana. Rasulullah SAW. tetapi untuk melindungi. shalat. tak perlu dirisaukan segala kesusahan yang sedang menimpa diri kita. Marilah kita berdayakan shalat kita yang tidak hanya sekedar kewajiban rutinitas. melalui hadits qudsi pernah bersabda : Kaum Muslimin Rahimakumullah. menyatakan. kalimat ini dapat menekan si hamba yang tengah bersujud ke posisi yang sekecil-kecilnya dan menempatkan al-khaliq ke posisi yang setinggi-tingginya.

maka akan Aku penuhi dadamu dengan ketenteraman jiwa”. sehingga akan menjadi seorang yang tahan uji dan militansi. Semoga dengan shalat yang rajin dan disiplin.⎛ً ρِ ∠ “Hai Bani Adam. dapat mempertebal mentalitas kita. Disamping itu jangan lupa pula untuk selalu melatih kesabaran. τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ ُ Εَ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ َ ↓َ ◊ ™ْΠُ ⊂َ ⎨َ ™ َ σْϖِ πَ ⇔°َ ∈ْ⇔↓ ″ ِ َ ّ ℵِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ⎨ِ ↓َ τ⇔ِ ↓َ ⎢ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓σ َ ْϖِ πِ ⇔°‫ﱠ‬ φ⇔↓ ⎛َ νَ ⊂‫ﱠ‬ ⎨↓ِ ‫ﱠ‬ ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ُ τَ ⇔َ µْ⎜Ρِ ⊗َ َ ⎨ ®َُ Πْ≡َ ™ُ ã↓ ‫ﱠ‬ 199 B ersyukurlah kita kepada Allah SWT. sempatkanlah dirimu untuk beribadah kepada-Ku. yang telah memberikan 200 . Ahirnya. θْϖِ ِ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ ⇑َ µِ ⇔↵  ‫ﱠ‬ ◊ِ ↓َ µَ ±°َ ∅َ ↓ƒَ ⇑ ⎛νَ ⊂ْΡΧِ ْ∅↓َ ™ ْσِ ℵِ ْυُ ⇑ُ ⎨ْ↓ ِ ⇑ْΣَ ⊂ ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓◊ِ ∞ْΡُ ϕ⇔ْ↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛ِ ⇔ُ ã ↓َ ∨َ ℵ°َ ± ∝ σِ ⇑ ِ τْϖِ ∏°َ π±ِ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ ِ °⎜⎨ْ↓َ ُْ θ λْρِ ⇑َ ™ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ο‫ﱠ‬ Χَ ϕَ ×َ ™ ِ θْϖِ λَ Λ⇔ْ↓Ρِ ْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ ِ ْϖِ θ νَ ∈⇔ْ↓ُ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓↓ِ τَ ×َ ™َ ζِ × θْϖِ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ُ ℵْυُ ηَ ®⇔ْ↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓↓ِ ُ ®ْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ ِ θْϖِ ِ ÷‫ﱠ‬ Ρ⇔↓◊ِ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ãِ °±ُ ↵ْυُ ⊂َ ↓ 197 198 12 JAUHI PERBUATAN CURANG ®َُ Πْ∈َ ±َ ⎛Χِ ⇓َ َ ⎨τ ُُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ® ُ ΠْΧَ ⊂↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑ ⎡Χِ ρ⇔↓↓َ ‫ﱠ‬ Θ〈⎛َ νَ ⊂ ْθّ νَ ِ ℜَ ™ο َِ ّ ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ ِ ّ ٍ Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑θ ِ ْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ ⇐ ِ ْυُ ℜ‫ﱠ‬ Ρ⇔↓َ ™ِ θْ⎜Ρِ λْ⇔↓ َ ⎛⇔↓ِ τَ ∈ِ Χَ ×ْσَ ⇑َ ™ τ±ِ ̟°َ Λْ∅َ ↓َ ™ τ⇔̟↓ ⎛َ νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ ⎯°َ Χِ ⊂ƒَ ϖَ ∏Π ُ ْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ ِ σْ⎜ّ Π⇔↓ِ ِ ⇒ْυَ ⎜ ã ↓َ ِ َ ℑ°َ ∏ْΠَ ϕَ ∏ِ ã↓∑َ υْϕَ Φ±ِ َ ⎝°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™θ ُْ λْϖِ ∅ْ™ُ ↓ ◊ ϕّ ‫ُﱠ‬ Φ πْ⇔↓ َ ْυُ Maasyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. marilah kita tingkatkan amal ibadah kita. semoga dengan dua kekuatan tersebut dapat mengatasi semua persoalan hidup yang kita alami dan insyaAllah kita akan terhindar dari penyakit stress. terutama ibadah shalat.

Di tengah-tengah 203 kesedihan yang amat sangat tersebut. ternyata keluarga ini tidak jujur atau melakukan kecurangan pada setiap penjualan susu yang mereka lakukan. ada juga rupanya rasa penyesalan dalam hatinya. dilimpahkan kepada keluarga ini. tidak menurun drastis. termasuk sapi perah yang dimiliki keluarga ini. ternyata lenyap seketika dan musnah begitu saja. Ternak peliharaan banyak yang mati. Namun lama kelamaan ternyata Allah ingin memberikan peringatan kepada keluarga ini dengan mengirimkan banjir besar yang melanda desa tempat tingga mereka. namun hasil perahan dari sapi ini cukup banyak sehingga dapat mencukupi segala kebutuhan mereka sehari-hari. Begitulah karunia Allah yang 201 Dari sisi omzet penjualan dan keuntungan yang diperoleh dalam beberapa tahun berselang nampaknya tidak begitu berpengaruh. sekaligus juga sebagai ajang silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah antar sesama kita. Dari cerita ini. Sungguh tak dapat dibayangkan. Muslimin Rahimakumullah. dua tahun. Ada sebuah hikayat yang cukup jenaka yang menceritakan tentang sebuah keluarga dimana sumber mata pencaharian keluarga ini adalah sebagai penjual susu perah yang diperoleh dari perahan sapi peliharaan mereka. Allah masih memberi kesempatan kepada keluarga ini menikmati hasil usaha tidak jujurnya. Akibat banjir ini rumah-rumah penduduk banyak yang tenggelam dan hanyut di bawa arus yang sangat deras. sembari menengok dirinya dan perbuatannya selama ini. tibatiba anaknya yang paling bungsu berkata. tiga tahun dan seterusnya. Maasyiral Muslimin Sidang Jumát Rahimakumullah. karena rumah. Tapi sayang. Sang ayah hanya terdiam dan memandangi anaknya yang masih polos itu. Namun apa boleh buat. Ini mungkin barangkali lantaran keahlian mereka dalam hal campur mencampur susu sehingga tidak terasa bahwa susu tersebut sudah bercampur air. Muslimin Rahimakumullah. Setahun. “Ayah. saya khawatir jangan-jangan air yang telah kita pakai u-tuk mencampur susu bertahun-tahun lamanya kemudian menjadi satu sehingga menjadi banjir besar yang menimpa kita dan penduduk desa kita ini”. harta benda dan sapi perah yang merupakan satu-satunya sumber mata pencaharian mereka. hadirin sekalian. nasi sudah menjadi bubur. mungkin kita dapat mengambil pelajaran bahwa bagaimanapun juga. mencari keuntungan dengan melakukan kecurangan pada hakikatnya 204 . dimana setiap susu yang akan dijual selalu dicampur dengan air. sehingga tidak murni lagi.kesempatan kepada kita semua untuk bersama-sama melaksanakan ibadah Jum’at sebagai salah satu upaya kita untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. 202 Hadirin. Sapi perah yang mereka miliki hanya satu ekor. bahkan jumlah pembeli dan langganan cenderung semakin bertambah dan hasil jualan mereka lancar-lancar saja. betapa berdukacitanya mereka.

bukanlah keuntungan yang didapat. Buat apa harta berlimpah kalau akhirnya mendatangkan musibah. : “Dari Hakim bin Hizam ra. tanya Rasulullah. Perbuatan curang identik dengan penipuan. Lebih baik hidup sederhana di dunia asal di akhirat bahagia. berkunjng ke sebuah pasar. Ingatlah. Apalah gunanya memperoleh laba besar kalau itu kita dapatkan dari hasil kecurangan kita. Harta yang diperoleh dari 205 Maasyiral Muslimin Rahimakumullah. Apa artinya semua harta kekayaan yang kita miliki jika semuanya kita peroleh dari hasil kecurangan kita. bersabda : Dua orang yang melakukan transaksi jual beli. namun keberkatan pada barang tersebut sudah hilang. juga sangat melarang ummatnya melakukan kecurangan. Tidak akan membawa kebahagiaan dan ketenteraman hidup. Setelah melihatnya. Cukup banyak hadits beliau yang menyatakan tentang bahaya perbuatan curang ini. Apa yang dapat kita harapkan dari 206 barang yang tidak punya berkat itu. Dan ingatlah. Bahwa Rasulullah SAW. Biar sedikit jadilah asal membawa berkah. namun dapat pula memusnahkan keuntungan” (HR. Lebih baik memperoleh laba meskipun kecil namun kita dapatkan dari usaha yang baik. Jika mereka jujur (menjelaskan apa adanya kondisi barang yang akan dijual). harta tersebut tidak akan ada berkatnya. Sampai-sampai beliau mengatakan bahwa Allah akan mencabut berkat-Nya bagi orang-orang yang suka berbuat curang. Pada suatu hari pernah Rasulullah SAW. Al-Muthaffifiin ayat 1). Disamping itu. harta yang diperoleh dari hasil usaha yang tidak benar ini akan menjadi bumerang yang bakal mencelakakan kita dan keluarga kita. jawab pedagang itu. Beliau menghampiri seorang penjual makanan. halal dan jujur. kemudian beliau periksa dengan memasukkan tangan ke dalamnya dan ternyata beliau temukan ada makanan yang rusak. “Kena hujan”. Sumpah palsu (kecurangan) dapat melariskan jual beli barang. Bukhari dan Muslim) σْϖِ َ ηّ ηَ ِ χُ πْνّ ⇔ٌ ِ οْ⎜َ ™ “Kecelakaan yang bersar bagi orangorang yang curang”(QS. Perhatikanlah sabda Rasulullah SAW. Namun apabila mereka melakukan kecurangan.Apa gunanya memperoleh keuntungan yang besar di dunia 207 kalau di akhirat sengsara. maka Allah akan memberikan keberkatan pada barang tersebut. Rasulullah SAW. Berapapun banyaknya harta yang dimiliki namun diperoleh dari hasil kecurangan. maka boleh jadi mereka mendapat untung. Rasulullah tertarik pada sebuah keranjang yang beirisi sejumlah barang makanan yang akan dijual. Muslimin Rahimakumullah. sambil memperlihatkan barang tersebut. pasti tidak akan memperoleh manfaat secara hakiki. sedikit 208 . Allah sangat mengutuk orang-orang yang berbuat curang : hasil perbuatan curang. tapi malah kerugian yang akan kita peroleh. “Kenapa ini?”.

kenapa tidak engkau taruh di atas. Biarlah orang bilang pedagang atau pengusaha yang jujur itu tidak akan cepat kaya. yang kita butuhkan adalah keberkahan dari harta. Sekarang zaman edan. Bukhari Muslim).” (HR. biarlah mereka mau bilang apa.. barangsiapa yang melakukan kecurangan (tipuan). Ingatlah. dan kebajikan akan mengantarkan kita ke sorga. agar kelihatan. Biarlah. : Muslimin sekalian. “Kenapa engkau sembunyikan. sebab ia hanya sementara. Ibnu Majah).. kalau semuanya itu ternyata tidak memberikan keberkahan bagi hidup kita. 210 Kemudian. Pejabat yang jujur itu akan 211 dijauhi dan dimusuhi temannya.. Sabda Rasulullah SAW. tetapi kita harus lebih senang apabila harta kekayaan tersebut membawa keberkahan bagi hidup kita. kami mengajak.terkejut dan agak gugup. yang penting bagi kita adalah kita tetap istiqamah mempertahankan yang benar dan diberkahi oleh Allah SWT. “Ingatlah. tanya beliau lagi dan sedikit memberikan saran. Bahkan dengan ekstrem beliau menyatakan “Bukan golongan kami orang yang melakukan kecurangan”. 209 ΡΧِ ‫ﱠ‬ ْ⇔↓‫ﱠ‬ ◊ِ ↓َ ™Ρ ِ Χِ ّ ْ⇔↓⎛َ ⇔ِ ↓∑ ِْ Πْ©َ ⎜َ ¬ْΠّ Ξ⇔↓‫ﱠ‬ ِ ◊ِ ↓ . Kita tidak perlu bangga dengan pangkat dan jabatan dan segala atribut duniawi lainnya. Akhirnya.. dalam hal apapun dan dalam bentuk apapun. Oleh karena itu para jamaah sekalian. pangkat dan jabatan tersebut.Ε ِ‫ﱠ‬ ρَ ϑْ⇔↓⎛َ ⇔ِ ↓ ْ∑ِ Πْ©َ ⎜ “Sesungguhnya jujur itu membawa ke jalan kebajikan dan sesungguhnya kebajikan itu membawa ke jalan sorga. tetapi kita sangat takut kalau apa yang kita 212 . Begitu tegas tindakan Rasulullah terhadap orang-orang yang curang. Jadi. bukan pangkat jabatan yang kita inginkan. kejujuran akan membawa kita kepada kebajikan. izinkanlah dalam kesempatan ini kami mengajak kepada para jamaah sekalian. ia nampak malu di hadapan Rasulullah. jujur tidak makan. Pedagang itu terdiam. : ∉َ َ ⇑θ ُِ νْΤُ πْ⇔↓ُ ¬ْ™ُ Π‫ﱠ‬ Ξ⇔↓ُ σْϖِ ⇑َ ⎨ْ↓ُ Ρِ ÷°‫ﱠ‬ Φ⇔ َ ↓ َِ Ε ⇑°َ ϖِ ϕْ⇔↓ ⇒ َ ْυَ ⎜ِ ⁄↓ َ Πَ ©‫ﱡ‬ ς⇔↓ “Pedagang yang dapat dipercaya. Bukan kekayaan harta yang kita kejar. Atau seharusnya engkau pisahkan barang ini dengan barang yang lain”.. Kita boleh senang memiliki sejumlah harta kekayaan. Tetapi yang kita dambakan. marilah kita senantiasa berupaya untuk menjauhi segala kecurangan.. jujur dan muslim. Tidak ada kompromi bagi Rasulullah terhadap yang satu ini. Kemudian Rasulullah memperingatkan. kita bukan takut tidak mempunyai pangkat dan jabatan. betapa indahnya pernyataan Rasulullah SAW.. dia bukan golongan kami”. kita bukan takut tidak memiliki harta. dia nanti di hari qiamat bersama para syuhada” (HR. marilah kita hindari dan kita jauhi perbuatan curang.. baik curang dalam hal jual beli atau usaha maupun curang dalam pergaulan sehari-hari.

miliki tersebut tidak memberikan keberkahan. Sebaliknya. kecurangan akan menggiring 213 kita kepada kedurhakaan. jangan-jangan prosedur. θْϖِ ِ ÷‫ﱠ‬ Ρ⇔↓◊ِ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ ُ ْυُ ⊂َ ↓ ِ ْϖِ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ ٌَ Ε λُ νْ©‫ﱠ‬ Φ⇔↓⎛⇔↓ِ θ ُْ λْ⎜ِ Πْ⎜َ °±ِ ↓ْυُ ϕْνُ ×َ ⎨َ ™ ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓◊ِ ∞ْΡُ ϕ⇔ْ↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛ِ ⇔ُ ã ↓َ ∨َ ℵ°َ ± ِ ∝َ °⎜⎨ْ↓َ σِ ⇑ τ ِ ْϖِ ∏°َ π±ِ θ ُْ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ λْρِ ⇑َ ™ ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ο‫ﱠ‬ Χَ ϕَ ×َ ™ θ ِ ْϖِ λَ Λْ⇔↓Ρِ ْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ ْθُ ِ θْϖِ νَ ∈ْ⇔↓ُ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈 τّ ⇓↓ِ τَ َ ×َ ™َ ζِ × θْϖِ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ُ ℵْυُ ηَ ®ْ⇔↓َ υُ 〈 τ‫ﱠ‬ ⇓↓ِ  ®ُْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ ِ 214 13 οَ ِ ّ ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ ®َُ Πْ∈َ ±َ ⎛ِ Χَ ⇓َ ⎨τ ُُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ®ُُ ΠْΧَ ⊂ θ λْ⇔↓ّ َ ⎡Χِ ِ ρ⇔↓↓َ ‫ﱠ‬ Θ〈 ⎛νَ ⊂ ْθّ νَ ِ ℜَ ™ ِ ْ⎜Ρِ τِ ⇔̝↓⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ٍ Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓ ِ ⇐ْυُ ℜ‫ﱠ‬ Ρ⇔↓َ ™ σ Π⇔↓ِ ِ ⇒ْυَ ⎜ ⎛⇔↓ِ τَ ∈Χ ِ ×ْσَ َ ⇑َ ™ τ±ِ ̝°َ Λْ∅َ ↓َ ™ ِ ْ⎜ّ κَ ≡َ ã↓↓υُ ϕ‫ﱠ‬ ×ِ ↓ِ ã↓َ ⎯° َ Χِ ⊂°َ ϖَ ∏Π ُ ْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ ‫ﱠ‬ ◊ْυُ πِ νْΤ‫ﱡ‬ ⇑θ ُْ Φْ⇓َ ↓َ ™‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓‫ﱠ‬ σُ ×ْυُ πَ ×َ ⎨َ ™ τ×ِ̝ °َ ϕُ × َ Ma’asyiral Muslimin Sidang Jum’at Rahimakumullah. Tidak sedikit kita lihat dan saksikan dalam kehidupan masyarakat. Ada orang yang ‘alim. untuk bisa menunaikan fardhu 216 SILATURRAHMI DALAM MASYARAKAT τُ ُ ×°َ ∧َ Ρَ ±َ ™ِ ã↓ Ε َُ πْ≡َ ℵَ ™ ْθُ λْϖَ νَ ⊂ُ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔َ ↓ τَ ⊂°َ βَ ↓ ْσَ ⇑َ Πَ ⊂َ ™ ْ∑ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓ ِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ã ↓‫ﱠ‬ ُ ⎨ِ ↓τ َ ⇔ِ ↓‫ﱠ‬ ⎢ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓ ِ ⇒َ ζ‫ﱠ‬ Τ⇔↓ ℵِ ↓َ Π±ِ ↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑‫ﱠ‬ ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™τ َُ ⇔َ µْ⎜Ρِ ⊗َ َ ⎨ ®َُ Πْ≡َ ™ 215 A . Kita boleh curiga. kita diberi kesempatan oleh Allah SWT. lhamdulillah. tapi malah membuat pusing si pemiliknya. dan kedurhakaan akan menjebloskan kita ke neraka. Ingatlah. sebuah rumah tangga yang selalu dilanda percekcokan. tapi justeru malah menghinakan dirinya sendiri. Ada orang yang punya uang banyak. keilmuan dan etika yang dijalankan dalam berumah tangga tidak cocok dengan yang disyari’atkan Allah dan Rasul-Nya. punya ilmu yang luas. kejujuran akan menunjukkan kita kepada kebaikan. Na’udzubillaahi min dzaalika. Kita lihat misalnya. Banyaklah lagi contoh nyata yang ada di masyarakat. banyak orang yang justeru merasa sengsara hidupnya dengan segala apa yang dimilikinya. dan kebaikan akan menggiring kita ke sorga. kembali pada siang ini.

aku termasuk salah seorang penduduk Madinah yang cukup banyak memiliki harta kekayaan. Pragmen di atas merupakan gambaran umum hati seorang Muslim di dalam menjalin persaudaraan antar sesama. aku juga punya dua orang isteri. Adalah suatu kebiasaan bagi Rasulullah SAW. Dan ia bersyukur seraya menjawab. namun aku hanya bermaksud agar saudara menunjukkan kepadaku di mana lokasi pasar di kota ini. maka seluruh tubuh (anggota tubuh yang lain) turut merasakan sakitnya” Kaum Muslimin Rahimakumullah. Suatu ketika. ambillah sebagiannya. “Alhamdulillah. Mendengar tawaran baik ini. Keadaan ini seiring dengan pernyataan Rasulullah SAW. baik dari kalangan kaum Muhajirin maupun dari kalangan kaum Anshar melalui jalinan perkawinan. Demikianlah sikap Abdurrahman bin Auf. semoga SWT. jika kau bersedia. yang berbunyi : 220 ِْ θ ©ِ πُ ≡↓َ Ρَ ×َ ™ ْθِ 〈ِ ⎯↓ َ υَ × ْِ σ َ ْϖِ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓ُ οَ Ηَ ⇑ ⎛َ λَ Φْ⊗↓↓َ ↵ِ ↓ِ Πَ Τَ ϑْ⇔↓ ο َِ Ηَ πَ ∧ْθِ ™©ِ ηُ β°َ ∈َ ×َ ™ 219 . maka yang lainnyapun merasakan sakitnya. “Ummatan wahidah”. Salah satu saja tidak berfungsi. memberkahi keluarga dan harta kekayaanmu. terimakasih atas tawaran baik saudara. Apabila salah satu anggota tubuh tersebut menderita sakit.Jum’at di masjid yang mulia ini. “Wahai saudaraku. usaha pertama yang beliau lakukan adalah menjalin ukhuwah Islamiyah antara sesama Muslim. sebagai salah satu perwujudan pengabdian kita kepada-Nya. sehingga aku dapat melakukan perniagaan”. suatu pengorbanan yang tiada taranya. Maasyiral Muslimin Rahimakumillah. Abdurrahman bin Auf cukup tercengang dan merasakan suatu anugerah yang luar biasa. Menurut Al-Qur’an dinyatakan bahwa kaum Muslimin itu merupakan ummat yang satu. Jika saudara suka. berkatalah Saád bin Rabi’kepada Abdurrahman bin Auf. dalam hadits beliau : Πَ ِ Τَ ϑْ⇔↓ِ Ρِ ←°َ ℜ ⎛َ ⊂↓Πَ ×ٌ υْΖَ ⊂ُ τْρِ ⇑ ⎛‫ﱠ‬ πُ Λْ⇔↓َ ™Ρ ِ ْ©‫ﱠ‬ Τ⇔°±ِ “Perumpamaan orang-orang yang beriman itu di dalam menjalin persaudaraan sesama mereka adalah laksana satu tubuh yang kokoh. ambillah salah satunya untuk kau jadikan isteri dan aku segera menceraikannya”. dimana pada tahun-tahun pertama beliau hijrah ke Madinah. bukan maksudku menolak budi baikmu saudara. Ia ingin berusaha sendiri 218 Muslimin Rahimakumullah. Persaudaraan mereka tak obahnya seperti satu tubuh yang saling ketergantungan. seperti yang diungkapkan Al-Qur’an surah Al-Ambiya ayat 92 . 217 kendati Saád bin Rabi’menawarkan jasa baik kepadanya. maka yang lain akan merasakan akibatnya. Ia tidak ingin memberatkan saudaranya. Maáf. Disamping itu. Salah satu saja menderita sakit.

Tanggung jawab tersebut tentu sifatnya tidak sementara atau insidentil belaka. namun sikap dan rasa tanggung jawab ini terus berlangsung dan berkesinambungan. bahkan dari generasi ke generasi. Kaum Muslimin yang berbahagia. A. kita dianjurkan untuk senantiasa meningkatkan kegiatankegiatan silaturrahmi dengan sesama muslim. dari waktu ke waktu. hendaklah kamu saling tolong menolong 222 dalam mengejakan kebaikan dan memelihara diri dari kejahatan. Sesungguhnya Allah sangat keras sisksa-Nya”. Tolong menolong dalam Islam merupakan tanggung jawab setiap pribadi seorang Muslim. yang 224 . The Holy Qur’an menyatakan bahwa. Dan Akuilah Tuhan kamu. rukun dan damai. perkataan ummatan waahidah dalam konteks ayat di atas lebih tepat diartikan sebagai brotherhood atau persaudaraan. mempunyai ikatan jiwa yang begitu kokoh dan teraplikasi dalam amal perbuatan sehari-hari be-rupa saling bantu membantu. Dalam hubungan ini. Tolong menolong merupakan salah satu wujud dari sikap dan tindakan persaudaraan dalam Islam. Dan patuhlah kepada Allah. Firman Allah SWT.ْθُ λ‫ﱡ‬ ±َ ℵَ °⇓َ ↓َ ™ ≥ًَ Πِ ≡↓‫ﱠ‬ ™Ε ً‫ﱠ‬ ⇑ُ ↓θ ُْ λُ Φ‫ﱠ‬ ⇑ُ ↓ ®ِ ̝Θ〈 ‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ ◊ْ™ُ Πُ Χْ⊂°َ ∏ ِ “Sesungguhnya ummat ini adalah ummat yang satu. bumi ini. tolong menolong dan sebagainya. Dan janganlah saling bantu membantu dalam mengerjakan dosa dan permusuhan. maka selama itu pula tanggung jawab untuk menjalin persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah tetap melekat di tiaptiap pribadi kaum muslimin. yang tertera dalam Al-Qurán pada surah Al-Maídah ayat 2 yang berbunyi : Muslimin Rahimakumullah. maka kaum Muslimin sesungguhnya telah 221 ∑υْϕ‫ﱠ‬ Φ⇔↓َ ™ّ ΡΧِ ِ ْ⇔↓⎛νَ ⊂↓ْυُ ⇓َ ™°َ ∈َ ×َ ™ َ ↓َ ◊ ™ْΠُ ∈ْ⇔↓َ ™π ِ ْ∂ِ ⎨ْ↓⎛َ νَ ⊂↓ْυُ ⇓َ ™°َ ∈َ ×َ ⎨َ ™ ِ ϕِ ∆ ∈ْ⇔↓ُ Πْ⎜ِ Πَ ⊗َ ã↓ ◊ ‫ِﱠ‬ ↓ َ ã↓↓υُ ϕ‫ﱠ‬ ×↓َ ™ “Hai orang-orang yang beriman. Dari sikap dan tindakan ini pada gilirannya akan membentuk suatu masyarakat yang sejahtera. : ⇒ °َ ِ ≡ْℵَ ⎨َْ ™τ±ِ̝ ◊ َ ْυُ ⇔َ ⁄ ƒَ Τَ ×ْ∑ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓َ ã↓↓υُ ϕ‫ﱠ‬ ×↓َ ™ °ً Χْϖِ ⋅َ ℵ ْθُ λْϖَ νَ ⊂◊ َ °َ ∧َ ã↓ ◊ ‫ِﱠ‬ ↓ “Dan bertaqwalah kepada Allah. dari masa ke masa.Yusuf Ali dalam bukunya. Oleh sebab itu hendaklah kamu menyembah kepada-Ku”. Ideal cita seiring dengan anjuran Allah SWT. Selama kaum muslimin masih ada di permukaan 223 Dalam rangka upaya menjalin persaudaraan dalam Islam. penuh marhamah lahir dan batin. Bertolak dari pernyataan ini. Muslimin Rahimakumullah.

Ingatlah pesan Rasulullah SAW. bahkan masyarakat lingkungan sekitarnya. : ْ‫ﱠ‬ θ ⇔ْ◊ِ °َ ∏ ®ِِ Πَ ϖ±ِ ®ُ Ρّ ϖِ ®ُ َ ϖَ νَ ∏↓ً Ρَ λْρُ ⇑ْθُ λْρِ ⇑َ ↓‫ﱠ‬ ℵ ْσَ ⇑ ِ τΧِ ْνَ ϕΧِ ∏∉ َ ِْ χَ ΦْΤَ ⎜ ْθ‫ﱠ‬ ⇔ْ◊ِ °َ ∏τ ِِ ⇓°َ Τِ νΧ ِ ∏∉ َ ِْ χَ ΦْΤَ ⎜ ◊°َ πْ⎜⎨ِ ْ↓ ι ُ ∈ْ∪َ ↓َ µِ ⇔↵ َ ™ ِ “Barangsiapa diantara kamu melihat kemungkaran. karena sesama muslim kita saling menjaga dan kita saling membela saudara kita. kenapa?. karena sesama muslim kita saling betul membetulkan dan saling sempurna menyempurnakan. Dengan terjalinnya kasih sayang dan persaudaraan sesama muslim. tentu tidak akan membiarkan keluarganya. sehingga kehidupan kaum muslimin akan terasa indah damai. insyaAllah kehidupan kita akan terbebas dari kedzaliman. Seorang muslim yang baik. maka hendaklah selalu menyambung tali kasih sayang (silaturrahmi)”. Dengan terjalinnya kasih sayang dan persaudaraan sesama muslim. Dengan meningkatnya kegiatan silaturrahmi dalam masyarakat Islam. tetangganya. Seorang muslim yang baik. sehingga lupa segala-galanya. tentu tidak akan membiarkan saudaranya larut dalam amukan dosa dan kemaksiatan. karena sesama muslim kita bersaudara. insyaAllah kehidupan kita akan terjaga dari 226 Ρِ ِ …⎢↓ ِْ ⇑ْυَ ϖْ⇔↓َ ™ِ ã°±ِ σ ُِ ⇑ْΑُ ⎜◊ َ °َ ∧ْσَ ⇑ َُ τ πِ ≡َ ℵ ْοِ Ξَ ϖْνَ ∏ “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir. dan peliharalah hubungan silaturrahmi. yang tentunya kita selalu ingat mengingatkan. Muslimin Rahimakumullah. Dengan terjalinnya kasih sayang dan persaudaraan sesama muslim. Kalau tidak mampu juga. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”(QS. Seorang muslim yang baik merupakan penolong bagi sesama muslim lainnya. beliau mensejajarkan atau menyetarakan antara pentingnya atau perlunya beriman kepada Allah dan hari akhir dengan pentingnya atau perlunya menjalin silaturrahmi. kenapa?. 225 kesesatan. kenapa?. terbuai dalam mimpi-mimpi duniawi yang memabukkan. Kalau kamu tidak mampu dengan tangan (kekuasaan). Seorang muslim yang baik merupakan pencegah bagi setiap usaha dan bentuk perbuatan dosa dan kemungkaran. Seorang muslim yang baik merupakan 227 pembawa kedamaian bagi muslim lainnya. maka cegah / rubahlah dengan hatimu ( setidak-tidaknya hatimu 228 . insyaAllah kehidupan kita akan terhindar dari segala dosa dan kesalahan. berarti ikatan persaudaraan dan kasih sayang terus terjalin dengan erat dan kuat. tegur menegur dan nasehat menasehati yang tentu saja dengan cara-cara yang baik dan bijak. aman dan tenteram. hendaklah kamu segera mencegahnya (merubahnya) dengan tanganmu (kekuasaan).dengan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain. maka cegah/rubahlah dengan perkataanmu. AnNisaa ayat 1) Bahkan dalam salah satu hadits Rasulullah SAW.

Oleh karena itu. maka suara yang ditimbulkan akan kedengaran jelek atau tidak terdengar sama sekali. Semoga Allah memberikan kekuatan dan kemampuan kepada kita semua untuk menjalin dan memperkokoh tali persaudaraan sesama muslim. mengajak para jamaah sekalian. marilah kita bersama-sama meningkatkan kegiatan silaturrahmi antar sesama muslim. Yang terakhir ini adalah gambaran selemah-lemah iman”. akan dapat menghantarkan suara yang jelas dan jernih ke sebuah speaker. maka persaudaraan muslim akan semakin baik pula. Sebaliknya. jika kabel kurang baik atau terputus. ya Rabbal áalamiin. gunjing menggunjing. Dengan kabel yang baik. 230 Maásyiral Muslimin Rahimakumullah. jika silaturrahmi kurang terjalin bahkan terputus. sehingga kita betul-betul menjadi ummat yang satu. tak mudak di cerai beraikan. maka silaturrahmi adalah kabelnya. agar jalinan ukhuwah Islamiyah akan menjadi kekuatan spritual yang melahirkan rasa kasih sayang. tidak semestinya seperti saling fitnah. pema’af. izinkanlah kami melalui mimbar yang mulia ini. maka terputuslah pula persaudaraan sesama muslim. Kalau diibaratkan dengan sebuah mikropon. Amin. Demikian juga silaturrahmi. pemurah. saling curiga. Bila silaturrahmi terjalin dengan baik. hormat menghormati. setia kawan dan lain sebagainya. CONTOH KHUTBAH KEDUA Contoh 1 : θْϖ÷ِ ِ Ρ⇔↓◊ِ ‫ﱠ‬ °َ χْϖ‫ﱠ‬ ς⇔↓َ σِ ⇑ِ ã°±ِ ↵ْυُ ُ ⊂َ ↓ ِ ْϖِ θ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓σِ πْ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ِ ã ↓ِ θْΤ±ِ ↓ْυُ ⋅‫ﱠ‬ Ρَ ηَ ×َ ⎨‫ﱠ‬ ™♦ً ™ْϖِ πَ ÷ِ ã ↓ِ οْΧَ Λ±ِ ↓ْυُ πِ Ξَ Φْ⊂↓َ ™ ِ θْϖِ φَ ∈ْ⇔↓◊ِ ∞ْΡُ ϕْ⇔↓⎛ِ ∏ْθُ λَ ⇔َ ™ْ⎛ِ ⇔ُ ã ↓َ ∨َ ℵ°َ ± ∝ِ °َ ⎜⎨ْ↓َ σِ ⇑ ِ τْϖ∏ِ °َ π±ِ ْθُ ∧°‫ﱠ‬ ⎜ِ ↓َ ™ ْ⎛ِ ρَ ∈َ ηَ ⇓َ ™ ُْ θ λْρِ ⇑َ ™ْ⎛ّ ρِ ِ ⇑َ ο‫ﱠ‬ Χَ ϕَ ×َ ™ ِ θْϖِ λَ Λْ⇔↓Ρِ ْ∧ّ Θ⇔↓َ ِ ™ ِ ْϖِ θ νَ ∈ْ⇔↓ُ ∉ْϖِ π‫ﱠ‬ Τ⇔↓َ υُ 〈τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ τُ ×َ ™َ ζِ × θْϖِ ≡‫ﱠ‬ Ρ⇔↓ُ ℵْυُ ηَ ®ْ⇔↓َ υُ 〈 τ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ ُ ®ْ™ُ Ρِ ηْ®َ Φْℜ°َ ∏ ِ 231 َْ Ρ ⇑َ ↓°َ πَ ∧↓ً Ρْϖِ Ηَ ∧↓ً Πْπَ ≡ِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ µ ⊗َ َ ⎨ ®َُ Πْ≡َ ™ُ ã ↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓َ τ⇔↓‫ﱠ‬ ⎨ْ◊َ ِ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓ َ ْ⎜Ρِ Ρ ηَ ∧َ ™ τ±ِ̝ Πَ َ Λَ ÷ْσَ πِ ⇔°ً ⇑°َ ∠ْℵِ ↓ τَ ⇔ َْ Πّ ِ ϖِ ℜُ َ τُ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ®ُ ΠْΧَ ⊂↓ً Π‫ﱠ‬ πَ ُ ◊ ‫َﱠ‬ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™ ْθّ νَ ِ ℜَ ™ο َِ ّ Ξَ ∏θ ‫ُﱠ‬ ©ّ ν⇔َ ↓ ْΡَ ςَ Χْ⇔↓َ ™κ ِِ ←َ ζَ Νْ⇔↓ τ±ِ ̝°َ Λْ∅َ ↓َ ™ τ⇔ِ̝ ∞⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ٍ Π‫ﱠ‬ πَ ُ ⎛νَ ⊂ ْ∨ℵِ °َ ±َ ™ ُ °‫ﱠ‬ ℘ ρ⇔↓°َ ©‫ﱡ‬ ⎜َ ↓°َ ϖَ ∏ُ Πْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ ْℵَ Ρُ ®ْ⇔↓ ِ Μْϖ±ِ °َ Ξَ ⇑ 232 . saling tuduh dan sebagainya. Sebaliknya.benci terhadap perbuatan mungkar tersebut). sehingga yang muncul adalah suara-suara yang 229 yang tak mudah di ombang ambingkan. kecintaan dan saling mempercayai yang diwujudkan dengan adanya sikap dan tindakan positif seperti tolong menolong.

ِ ْυُ ⇐ Ζُ ∏َ ™υِ ْ®‫ﱠ‬ ν⇔↓ ِ ⊆°َ πِ ℜ ْσِ ⇑َ ã↓↓υُ ϕ‫ﱠ‬ ×ِ ↓ ℵ Θَ ≡َ ™ُ τْρَ ⊂ْθُ ∧°َ ©َ ⇓°‫ﱠ‬ πَ ⊂↓ْυُ ©َ Φْ⇓↓َ ™ ْΡَ Χَ Νْ⇔↓ ْ‫ﱠ‬ τ ∏َ ↓َ Πَ ±↓ً Ρْ⇑َ ↓ْθُ ∧َ Ρَ ⇑َ ↓ْΠَ ⋅َ ã↓ ‫ﱠ‬ ◊َ ↓↓ْυُ πَ νْ⊂↓َ ™ ِ ْϖِ Ε Λِ Χَ ّ Τُ πْ⇔↓ τِ Φَ̝ λِ ←َ ζَ π±ِ ⎛ّ ρَ ∂َ ™ τِ̝ Τْηَ ρ±ِ َِ τِ ̝Φَ λِ ←َ ζَ ⇑َ ™َ ã ↓‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ ⎛⇔°َ ∈َ ×َ ⇐°َ ϕَ ∏ τِ̝ ℜْΠُ ϕ±ِ ↓ْυُ ρَ ⇑↓َ σْ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓°َ ©‫ﱡ‬ ⎜َ ↓ƒَ ⎜ّ ⎛Χ‫ﱠ‬ ρ⇔↓⎛َ ِ νَ ⊂َ ◊ْυ‫ﱡ‬ νَ Ξُ ⎜ θ ©ّ ν⇔َ ↓ °ً πْϖِ νْΤَ ×↓ْυُ πّ νَ ِ ℜَ ™ِ τْϖَ νَ ⊂↓ْυ‫ﱡ‬ νَ ∅ ‫ُﱠ‬ َْ σ ⊂‫ﱠ‬ ™ٍ Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑ِ ⇐∞⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ٍ Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑⎛νَ ⊂ّ οَ ِ ∅ σْϖِ ∈±ِ °‫ﱠ‬ Φ⇔↓َ ™ِ Εَ ±↓َ Ρَ ϕْ⇔↓َ ™Ε َِ ±°َ Λ‫ﱠ‬ Ξ⇔↓ّ οُ ِ ∧ َ ◊ٍ °َ Τْ≡ِ °±ِ ْθُ ©َ ∈±ِ °َ ×َ ™َ σْϖِ ∈±ِ °‫ﱠ‬ Φ⇔↓ِ ∉± ِ °َ ×َ ™ 233 ِْ Ρ ηْ∠↓ ‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ σ ِ ْ⎜ّ Π⇔↓ ِ ِ ⇒ْυَ ⎜ ⎛⇔↓ِ σ πِ νْΤُ πْ⇔↓َ ™ِ ∝°َ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™َ σْϖِ ρِ ⇑ْΑُ πْνِ ⇔ َ ْϖِ ُْ θ ©ْρِ ⇑ِ ⁄ °َ ϖْ≡َ ⎨ْ↓َ ∝ ِ °َ πِ νْΤُ πْ⇔↓َ ™ ∆ ϑ‫ﱡ‬ ⇑ٌ ∆ْ⎜ِ Ρَ ⋅ٌ ∉ْϖِ πَ ℜَ µ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ِ ∝↓َ υْ⇑َ ⎨ْ↓َ ™ ُ ْϖِ َ Πْ∈َ ±°َ ρَ ±ْυُ νُ ⋅ ْ∇ِ Σُ ×َ ⎨°َ ρ‫ﱠ‬ ±َ ℵِ ∝↓َ υْ⊂‫ﱠ‬ Π⇔↓ Εَ πْ≡َ ℵَ µْ⇓ُ Π‫ﱠ‬ ⇔ْσِ ⇑° َ ρَ ⇔ْ∆َ 〈َ ™°َ ρَ Φْ⎜َ Πَ 〈 ْ⇓ِ ↓ ً °َ ϖْ⇓‫ﱡ‬ Π⇔↓ِ °َ ρِ ×↓ƒَ ρَ ±‫َﱠ‬ ℵ ِ ″°‫ﱠ‬ 〈َ υْ⇔↓ َ Γْ⇓َ ↓َ µ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ ″ ↓َ Θَ ⊂°َ ρِ ⋅‫ﱠ‬ ™ً Εَ ρَ Τَ ≡ِ ≥َ Ρِ …⎨ْ↓‫ﱠ‬ ™ً ِ Εَ ρَ Τَ ≡ َ ⇐ِ ْΠَ ∈ْ⇔°±ِ ُ Ρُ ⇑♦ َ ⎜َ ã↓‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ِ ã ↓َ ⎯°َ Χِ ⊂ ℵِ °‫ﱠ‬ ρ⇔↓ ⎛±ْΡُ ϕ⇔ْ↓ ∑ ِ ⇓ ⎛ِ ←ƒَ Φْ⎜ِ ↓َ ™ ◊ِ °َ Τْ≡ِ ⎨ْ↓َ ™ 234 ⎛ْ®َ ِ Χْ⇔↓َ ™ِ Ρَ λْρُ πْ⇔↓َ ™ِ ⁄ ƒَ ςْΛَ ηْ⇔↓ِ σَ ⊂⎛©ْρَ ⎜َ ™ ã↓↓™ُ َ Ρُ ∧ْ⇓°َ ∏◊ َ ْ™ُ Ρ‫ﱠ‬ ∧َ Θَ ×ْθُ λ‫ﱠ‬ νَ ∈َ ⇔ْθُ λُ φِ ∈َ ⎜ ُْ θ ∧ْ⎯ِ Σَ ⎜ τِ̝ πَ ∈ِ ⇓⎛νَ ⊂ُ ®ْ™ُ Ρُ λْ⊗↓َ ™ ْθُ ∧ْΡُ ∧ْΘَ ⎜ Ρْ∧ِ Θَ ⇔َ ™ ْθُ λْϖِ χْ∈ُ ⎜ τِ̝ νْΖَ ∏σ ِْ ⇑ ®ُْυُ νَ Βْℜ↓َ ™ ُ Χْ∧َ ↓ِ ã↓ .Ρ َُ Contoh 2 : ◊ ↓َ َ ™ْΠُ ⊂َ ⎨َ ™ َ σْϖِ πَ ⇔°َ ∈ْ⇔↓ ″ ِ َ ّ ℵِ ãِ ُ Πْπَ Λْ⇔َ ↓ ã↓ ∝ ِ ِ ↓َ υَ νَ ∅َ ™ َ σْϖِ πِ ⇔°ّ φ⇔↓ ⎛َ νَ ⊂‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓ ُ ®ُ Πَ πْ≡َ ↓َ σْϖِ νَ ℜْΡُ πْ⇔↓ِ θَ ×°َ …⎛νَ ⊂ τُ ⇑َ ζَ ℜَ ™ τ⇔ِ ↓‫ﱠ‬ ⎨ْ◊َ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓ ِ τْϖَ ⇔ِ ↓ُ ″ْυُ ×َ ↓َ ™ τَ ⇓°َ ΛْΧُ ℜ َ πّ ⇔°ً ِ ⇑°َ ∠ْℵِ ↓τ َُ ⇔َ µْ⎜Ρَ ⊗َ ِ ⎨ُ ®َ Πْ≡َ ™ُ ã ↓‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓ ْσَ ↓ً Π‫ﱠ‬ πَ Λُ ⇑◊ ‫َﱠ‬ ↓ُ Πَ ©ْ⊗َ ↓َ ™Ρ َْ ηَ ∧َ ™ τ̝±ِ Πَ َ Λَ ÷ َِ Ρ ςَ Χْ⇔↓َ ™ِ κِ ←َ ζَ Νْ⇔↓ِ Πّ ϖَ ℜ τُ ِ ⇔ْυُ ℜَ ℵَ ™ ®ُ ΠْΧَ ⊂ Π‫ﱠ‬ πَ ُ ⎛νَ ⊂ ْ∨ℵِ °َ ±َ ™θ ّْ νَ ِ ℜَ ™ο َِ ّ Ξَ ∏θ ‫ُﱠ‬ ©ّ ν⇔َ ↓ ٍ ُْ θ ©َ ∈Χ ِ ×σ َ َْ ⇑َ ™ τ̝±ِ °َ Λْ∅َ ↓َ ™ τ̝⇔ِ ∞⎛νَ ⊂‫ﱠ‬ ™ 236 235 .

Artani Hasbi. 240 239 . Risalah Gusti.ُ Πْ∈َ ±°‫ﱠ‬ ⇑َ ↓ِ σْ⎜ ّ ِ Π⇔↓ ِ ⇒ْυَ ⎜ ⎛⇔ِ ↓ ◊ِ °َ Τْ≡ِ °±ِ ََ ⎨ ™ τِ̝ ×°َ ϕُ ×‫ﱠ‬ κَ ≡َ ã↓↓υُ ϕ‫ﱠ‬ ×ِ ↓ ِ ã ↓َ ⎯°َ Χِ ⊂°َ ϖَ ∏ َ ⇐°َ ϕَ ∏ ◊ َ ْυُ πِ νْΤ‫ﱡ‬ ⇑θ ُْ Φْ⇓َ ↓َ ™‫ﱠ‬ ⎨ِ ↓σ ‫ُﱠ‬ ×ْυُ πَ × ⎛َ νَ ⊂َ ◊ْυ‫ﱡ‬ νَ Ξُ ⎜ τَ Φَ λِ ←َ ζَ ⇑َ ™َ ã ↓‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ ⎛َ ⇔° َ ∈َ × ِ τْϖَ νَ ⊂↓ْυ‫ﱡ‬ νَ ∅↓ْυُ ρَ ⇑↓َ σ⎜ِ Θ‫ﱠ‬ ⇔↓°َ ©‫ﱡ‬ ⎜َ ↓ƒَ ⎜ ْ⎛Χّ ρ⇔↓ َ ِ Π‫ﱠ‬ πَ ُ ⎛νَ ⊂ّ οَ ِ ∅‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ °ً πْϖِ νْΤَ ×↓ْυُ πّ νَ ِ ℜَ ™ ٍ ِ Εَ ±°َ Λ‫ﱠ‬ Ξ⇔↓ّ οُ ِ ∧ْσَ ⊂‫ﱠ‬ ™Π ٍ‫ﱠ‬ πَ ُ ⇐ِ ∞⎛νَ ⊂َ ™ σ ∈±ِ °‫ﱠ‬ Φ⇔↓ِ ∉±ِ °َ ×َ ™َ σْϖِ ∈±ِ °‫ﱠ‬ Φ⇔↓َ ™ِ Εَ ±↓َ Ρَ ϕْ⇔↓َ ™ َ ْϖِ ِ σْ⎜ّ Π⇔↓ ِ ِ ⇒ْυَ ⎜ ⎛⇔ِ ↓ٍ ◊°َ Τْ≡ِ °±ِ ْθُ ©َ ∈± ِ °َ ×َ ™ ∝°َ ρِ ⇑ْΑُ πْ⇔↓َ ™َ σْϖِ ρِ ⇑ْΑُ πْνِ ⇔ْΡِ ηْ∠↓ ‫ﱠ‬ θُ ©ّ ν⇔َ ↓ ِ 237 ِ °َ ⁄ ϖْ≡َ ⎨ْ↓َ ِ ∝°َ πِ νْΤُ πْ⇔↓َ ™َ σْϖِ πِ νْΤُ πْ⇔↓َ ™ ∆ْ⎜ِ Ρَ ⋅ٌ ∉ْϖِ πَ ℜَ µ‫ﱠ‬ ⇓↓ِ ِ ∝ ↓َ υْ⇑َ ⎨ْ↓َ ™ ْθُ ©ْρِ ⇑ ٌ °َ ρَ ±ْυُ νُ ⋅ ْ∇ِ Σُ ×َ ⎨°َ ρ‫ﱠ‬ ±َ ℵ ِ ∝↓َ υْ⊂‫ﱠ‬ Π⇔↓ُ ∆ْϖِ ϑُ ⇑ Ε πْ≡َ ℵَ µْ⇓ُ Π‫ﱠ‬ ⇔ْσِ ⇑°َ ρَ ⇔ْ∆َ 〈َ ™°َ ρَ Φْ⎜َ Πَ 〈 ْ⇓ِ ↓َ Πْ∈َ ± ًَ °َ ϖْ⇓‫ﱡ‬ Π⇔↓ِ °َ ρِ ×↓ƒَ ρ‫ﱠ‬ ±َ ℵ ِ ″°‫ﱠ‬ 〈َ υْ⇔↓ َ Γْ⇓َ ↓َ µ‫ﱠ‬ ⇓ِ ↓ ″ ↓َ Θَ ⊂°َ ρِ ⋅َ ™ً Εَ ρَ Τَ ≡ِ ≥َ Ρِ …⎨ْ↓ّ ™ً َ ِ Εَ ρَ Τَ ≡ َ ⇐ِ ْΠَ ∈ْ⇔°±ِ ُ Ρُ ⇑♦ َ ⎜َ ã↓‫ﱠ‬ ◊ِ ↓ِ ã ↓َ ⎯°َ Χِ ⊂ ℵِ °‫ﱠ‬ ρ⇔↓ ⎛±ْΡُ ϕْ⇔↓ ∑ ِ ⇓ ⎛ِ ←ƒَ Φْ⎜ِ ↓َ ™ِ ◊°َ Τْ≡ِ ⎨ْ↓َ ™ َ ⎛ْ®َ Χْ⇔↓َ ™ِ Ρَ λْρُ πْ⇔↓َ ™ِ ⁄ ƒَ ςْΛَ ηْ⇔↓ِ σَ ⊂⎛©ْρَ ⎜َ ™ ã↓↓ْ™ُ َ Ρُ ∧ْ⇓°َ ∏◊ َ ْ™ُ Ρ‫ﱠ‬ ∧َ Θَ ×ْθُ λ‫ﱠ‬ νَ ∈َ ⇔ْθُ λُ φِ ∈َ ⎜ 238 ْθُ ∧ْ⎯ِ Σَ ⎜ τِ̝ πَ ∈ِ ⇓⎛νَ ⊂ُ ®ْ™ُ Ρُ λْ⊗↓َ ™ ْθُ ∧ْΡُ ∧ْΘَ ⎜ Ρْ∧ِ Θَ ⇔َ ™ ْθُ λِ ْϖِ χْ∈ُ ⎜ τِ̝ νْΖَ ∏σ ِْ ⇑ ®ُْυُ νَ Βْℜ↓َ ™ ُ Χْ∧َ ↓ِ ã↓ . Membentuk Pribadi Muslim.Ρ َُ BAHAN RUJUKAN Al-Qur’an dan Terjemahnya. Surabaya. Bina Ilmu. 1994. Fenomena Syukur (Berdzikir dan Berpikir). Zaitunah.Drs. H. Kalam Mulia.Drs. Aspihan Djarman. Abdullah bin Jarullah. Panggilan Allah Kepada Orang-orang Yang Beriman. Jakarta. Departemen Agama RI. H. Ed. 1987. 1984. 1992. Surabaya.

Anwar Harjono. Yayasan Nurul Islam. Jakarta. 1980. Keistimewaan-keistimewaan Al-Qur’an. 1989. H. Khutbah Pilihan Seri A. Jakarta. Jakarta. Fuad Amsyari. 2001. Choiruddin Hadhiri. 2002. Prof. Risalah Gusti. Mitra Pustaka Yogyakarta. Khutbah Jum’at. Bakri. Salman bin Fahd Al-Audah. Al-Ghazali. Dr. 1984. Jakarta. MBA. 2003. Mabusia Antara Hidayah Allah dan Tipu Daya Setan. 2001 Saifuddin Aman. -----------------------. Pedo242 man Dzikir dan Doa.Dr. Hasbi Ash Shiddieqy. Prof. Bina Ilmu Surabaya. 2002. Mutawalli Sya’rawi. Jakarta. H. Pustaka Firdaus Jakarta. 2000. Dua Putra Press. Subhi As-Shalih. Jakarta. Sufyana M. Syukur Menambah Nikmat. Doa Yang Dikabulkan. Lc.Phd. Prinsip-prinsip Dasar Konsep Sosial Islam. dkk. Membahas Ilmuilmu Al-Qur’an. 1993. 1997. Al-Mawardi Prima Jakarta. Jakarta. 1996. Klasifikasi Kandungan Al-Qur’an. Da’wah dan Masalah Sosial Kemasyarakatan. Bulan Bintang. HAMKA. Imam. Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki. Fikih Sunnah. Agar Bahtera Tak Tenggelam. Jakarta. M. Ridho Allah Tergantung Ridha Orangtua. Tasauf Modern. M. Zikrul Hakim. Dr. Sinar Baru Algensindo. Sayyid Sabiq. Yogyakarta. Husin Naparin. Fadhil Ilahi. Media Da’wah. Kedahsyatan Doa. 241 Fakhruddin Nur Syam. Surabaya. 2002. Pustaka AlKautsar. Kiat Sukses Dakwah Di Perjalanan. Dr. 1956. 2001. Al-I’tishom Cahaya Umat. 244 . Darul Falah. 2000.Abdullah Gymnastiar. Dr. Dr. SP. 1987. 1976. Bandung. Dr. Bunga Rampai Dari Timur Tengah. Serial Khutbah Beragama di abad Dua Satu. MQ Publishing. 1984.Dr. 2000. KH. Bulan Bintang.Dr. Lembaga Budi. Surabaya. Nurcholish Majid. 2004. Gema Insani Press. Khutbah Pilihan Seri C 243 Sinar Baru Algensindo. Bina Ilmu. Fathi Yakan. Membangun Masyarakat Madani. Bandung. ---------------------. Jakarta. Al-Ma’arif Bandung. 1995.TM. Yayasan Nurul Islam. Yunan Nasution. Jakarta. Jakarta. Menggapai Hidayah. Cahaya Salam Jakarta. Gema Insani Press. MA. Dr. Prof. Syamsul Rijal Hamid.

246 245 HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) dan Muhammadiyah. Bandung. Kalam Mulia Jakarta. Kumpulan Bahan Kultum Sekitar Ramadhan. S. Yayasan Alawiyah Jakarta. FKIP UNLAM Program Studi Pendidikan Dunia Usaha Banjarmasin. Membangun Kesadaran Beragama. ia juga aktif dalam da’wah Islamiyah di daerahnya. 6 M Sebuah Konsep Dalam Menyikapi Islam. Kenapa Kita Islam. tamat tahun 1984.Syamsul Rijal Hamid. Usep Romli. Disamping gemar menulis. ia juga gemar mengikuti pendidikan nonformal berupa penataran. 1999. Tugasnya kini adalah sebagai Guru pada SMK Negeri 1 Tanjung. KalSel tanggal 03 Februari 1963. belajar ke rumah guru.Pd dilahirkan di Barabai HST. Kumpulan Khuthbah Jum ’at Pilihan. SMEA Negeri 1 Barabai. Selain pendidikan formal. 2000. Remaja Rosdakarya. Kumpulan Khuthbah Jum’at Tanjung Bersinar yang digarap bersama dengan Drs. sejak Maret 1994. Marhaban Ya Ramadhan. 1999. 1997 RIWAYAT SINGKAT PENYUSUN Aserani Kurdi.H. HM. Petuah-petuah Rasulullah Seputar Etika. Yusuf Qardhawi. SMEP Negeri Ganesya Barabai.S. Tutty Alawiyah AS. 1997. Menyingkap Misteri Lailatul Qadar (Sebuah Upaya Pemahaman). 248 . Berdialog Dengan Hati Nurani. Petunjuk Jalan Lurus (Kumpulan Bahan Kultum Praktis). Dra. Ilmu-ilmu keIslaman ia peroleh melalui berbagai pengajian. Karya Tulis yang sudah dan sedang digarapnya antara lain : Apresiasi Juz ‘Amma. Moral Barat dan Moral Islam. kursus dan diklat. Penebar Salam Jakarta. literatur Islam dan berbagai organisasi Islam diantaranya PII (Pelajar Islam Indonesia). MA. Pendidikan formal yang ia tempuh : SDN Seroja Barabai tamat tahun 1977. Organisasi yang aktif ia ikuti sekarang adalah Muhammadiyah pada Majelis Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tabalong.H. tamat tahun 1981. Gema Insani Press Jakarta. Konsep Menahan Diri Dalam Puasa Ramadhan (Sebuah Upaya Pemahaman Ke arah Peningkatan 247 Kualitas Ibadah Puasa) dan sejumlah diktat pelajaran untuk siswa SMK Negeri 1 Tanjung. Percikan Hikmah. Z. Dr. Pandangan Cendekiawan Muslim Tentang Moral Pancasila.Birhasani (Kabag Sosial PEMDA Tabalong). IRM (Ikatan Remaja Muhammadiyah). Nainggolan. selesai tahun 1993.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->