Laporan Tutorial 3

Skenario B Blok 19

Dr. Siti Hildani Thaib, M.Kes

Anggota Tutorial 3
     


  

Feri Aprizal Resdiana M. Haryadi Ade K Ayu Fitiriani Taufiq Putera T Hudori Oki Ramadhani M Jelly Hariyati Arnida Bella Rena Safira Nurfanida Natasya M

702009005 702009006 702009010 702009016 702009022 702009032 702009034 702009035 702009037 702009051

Skenario B
Rizky, laki-laki usia 15 bulan, dibawa ke klinik karena berat badannya tidak sesuai dengan anak-anaknya seusianya. Saat ini Rizky juga belum bisa duduk, merangkak dan masih sering ngiler. Tidak ada riwayat kejang. Riwayat nutrisi :  0-6 bulan : ASI eksklusif, on demand  6-12 bulan : ASI on demand, bubur susu kemasan 2x @ 1 sendok makan  12 bulan s/d sekarang : nasi tim saring 2xsehari dengan kecap manis @ 2 sendok makan Riwayat kehamilan dan persalinan :  Rizky anak pertama dari ibu usia 22 tahun. Selama hamil ibu sehat dan periksa hamil teratur ke bidan. Lahir spontan pada kehamilan 36 minggu. Segera setelah lahir tidak langsung menangis, skor APGAR 1 menit 2 dan 5 menit 5. Berat badan lahir 2000 gram. Panjang badan lahir 45 cm. Lingkar kepala lahir 32 cm

8 C . lingkaran kepala 41 cm. DPT 1 kali Pemeriksaaan fisik : Keadaan umum : tampak kurus. Polio 2 kali.5 kg. Riwayat perkembangan : tengkurap 8 bulan. sadar berat badan 6.0 kg. bisa berbalik sendiri usia 11 bulan. RR : 32x/menit. lingkar lengan atas 9 cm Tanda vital : HR : 112x/menit.5 kg.Skenario B Riwayat pertumbuhan :  Usia 1 bulan : 2. Riwayat imunisasi : BCG.  Usia 2 bukan : 3. panjang badan 70 cm. T : 36.

Skenario B Keadaan spesifik :  Kepala :  Wajah dismorfik tidak ada  Wajah tidak ada seperti orang tua  Rambut kepala tipis warna hitam kekuningan tidak mudah dicabut  Kontak mata baik  Melihat dan tersenyum kepada pemeriksa  Menoleh ketika dipanggil namanya  Thoraks : tidak ada iga gambang (piano sign)  Abdomen : dalam batas normal  Genitalia : baggy pants tidak ada  Ekstremitas :  Edema tidak ada  Tidak ada kelainan anatomi pada kedua tungkai dan kaki  Kulit : kelainan kulit (dermatosis) tidak ada .

Skenario B Status Neurologikus :  Tidak ada gerakan yang tidak terkontrol  Pada posisi tengkurap dapat mengangkat dan menahan kepala beberapa detik  Kekuatan kedua lengan dan tungkai 3  Lengan dan tungkai susah untuk ditekuk  Pada waktu diangkat ke posisi vertikal kedua tungkai saling menyilang  Refleks Moro dan refleks menggenggam masih ditemukan  Refleks tendon meningkat .

ASI eksklusif : ASI yang diberikan pada bayi sampai usia 6 bulan tanpa makanan tambahan. 7. .Klarifikasi istilah 1. : Tempat diamana dilakukan pelayanan kesehatan. ekstrakranial. Nutrisi : Zat-zat makanan berupa karbohidrat. lemak yang diperlukan oleh tubuh. 4. 6. vitamin. Klinik 2. dan metabolik. ASI on demand: ASI yang diberikan sesuai kebutuhan bayi. 3. Kejang : Gerakan bergantian kontraksi dan relaksasi secara terus menerus akibat aktifitas elektrik di otak baik di intrakranial. 5. protein. Skor APGAR : Skor untuk menilai keadaaan bayi pada menit pertama dan menit kelima. Lahir spontan : Kelahiran tanpa alat bantu pervaginam.

Vaksin Polio: Vaksin untuk agent polio virus. 9. 12. DPT : Vaksin untuk agent Dipteri Pertusis Tetanus. 14. 11. Edema : Penumpukan cairan di intertisial. 13. Piano sign : Iga-iganya menonjol. Baggy pants : Kulit bagian bokong yang berlipat-lipat yang menyerupai celana longgar. Imunisasi : Suatu proses pembuatan antibodi di dalam tubuh terhadap antigen tertentu. Wajah dismorfik : Kelainan dari bentuk wajah yang normal.8. BCG : (Basil Callmete Guerin) Vaksin untuk agent mycobacterium tuberkulosis. 15. 10. .

laki-laki usia 15 bulan. Saat ini Rizky juga belum bisa duduk. Segera setelah lahir tidak langsung menangis. 2. Riwayat nutrisi : 0-6 bulan : ASI eksklusif. Rizky. on demand 6-12 bulan : ASI on demand. skor APGAR 1 menit 2 dan 5 menit 5. Lingkar kepala lahir 32 cm.Identifikasi masalah 1. . dibawa ke klinik karena berat badannya tidak sesuai dengan anak-anaknya seusianya. Riwayat kehamilan dan persalinan : Rizky anak pertama dari ibu usia 22 tahun. Panjang badan lahir 45 cm. Lahir spontan pada kehamilan 36 minggu. Berat badan lahir 2000 gram. merangkak dan masih sering ngiler. Tidak ada riwayat kejang. bubur susu kemasan 2x @ 1 sendok makan 12 bulan s/d sekarang : nasi tim saring 2xsehari dengan kecap manis @ 2 sendok makan 3. Selama hamil ibu sehat dan periksa hamil teratur ke bidan.

Pemeriksaaan fisik : Keadaan umum : tampak kurus. lingkaran kepala 41 cm. panjang badan 70 cm.5 kg. sadar berat badan 6.5 kg. Riwayat perkembangan : tengkurap 8 bulan. Polio 2 kali. T : 36. RR : 32x/menit.8 C .0 kg. Riwayat imunisasi : BCG. DPT 1 kali 7. Riwayat pertumbuhan : Usia 1 bulan : 2. 6.Identifikasi Masalah 4. 5. lingkar lengan atas 9 cm Tanda vital : HR : 112x/menit. Usia 2 bukan : 3. bisa berbalik sendiri usia 11 bulan.

Keadaan spesifik :  Kepala :  Wajah dismorfik tidak ada  Wajah tidak ada seperti orang tua  Rambut kepala tipis warna hitam kekuningan tidak mudah dicabut  Kontak mata baik  Melihat dan tersenyum kepada pemeriksa  Menoleh ketika dipanggil namanya  Thoraks : tidak ada iga gambang (piano sign)  Abdomen : dalam batas normal  Genitalia : baggy pants tidak ada  Ekstremitas :  Edema tidak ada  Tidak ada kelainan anatomi pada kedua tungkai dan kaki  Kulit : kelainan kulit (dermatosis) tidak ada .Identifikasi Masalah 8.

Status Neurologikus :  Tidak ada gerakan yang tidak terkontrol  Pada posisi tengkurap dapat mengangkat dan menahan kepala beberapa detik  Kekuatan kedua lengan dan tungkai 3  Lengan dan tungkai susah untuk ditekuk  Pada waktu diangkat ke posisi vertikal kedua tungkai saling menyilang  Refleks Moro dan refleks menggenggam masih ditemukan  Refleks tendon meningkat .Identifikasi Masalah 9.

.a.Analisis Masalah 1. Bagaimana tahap-tahap perkembangan sampai usia 15 bulan? Jawab : Tahapan Perkembangan Anak Menurut Umur  Umur 0-3 bulan  Mengangkat kepala setinggi 45 derajat  Menggerakkan kepala dari kiri/kanan ke tengah  Melihat dan menatap wajah anda  Umur 3-6 bulan  Berbalik dari telungkup ke telentang  Mengangkat kepala setinggi 90 derajat  Mempertahankan posisi kepala tetap tegak dan stabil  Umur 6-9 bulan:  Duduk (sikap tripoid-sendiri)  Belajar berdiri. kedua kakinya menyangga sebagian berat badan  Merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang.

memanggil ibu dengan kata "mama"  .Analisis Masalah  Umur 9-12 bulan:  Mengangkat badannya ke posisi tegak  Belajar berdiri selama 30 detik atau berpegangan dengan kursi  Dapat berjalan dengan dituntun  Menyebut 2-3 suku kata yang sama tanpa arti  Senang diajak bermain "CILUK BA“ Umur 12-18 bulan:  Berdiri sendiri tanpa berpegangan  Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali  Berjalan mundur 5 langkah  emanggil ayah dengan kata "papa".

3 – 5. Bagaimana pertumbuhan bayi sampai umur 15 bulan? Jawab : Umur Berat badan (kg) Panjang badan (cm) 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 3 – 4.6 – 9.9 – 9.4 – 9.5 58.3 – 8.5 61.4 – 6.4 6.3 8.5 7.5 70.6 – 8.4 – 7 50 – 55 55 – 58.5 67.4 9.Analisis Masalah b.2 – 9.9 64 – 66 66 – 67.5 – 76 76 – 77 77 – 78 15 Bulan 11 – 13 78 – 79 .5 74.4 5.2 9.9 9.5 73.6 9.6 8.5 – 61.5 – 69 69 – 70.3 4.9 – 11 72 – 73.5 – 72 10 Bulan 11 Bulan 12 Bulan 13 Bulan 14 Bulan 8.5 – 8 8 – 8.5 – 64 5 Bulan 6 Bulan 7 Bulan 8 Bulan 9 Bulan 7 – 7.5 – 74.

ini menunjukkan bahwa Rizky hanya mendapat asupan karbohidrat sedangkan yang sangat diperlukan dalam pertumbuhan adalah protein.Analisis Masalah 2.sekarang diketahui Rizky hanya mengkonsumsi nasi tim saring 2x sehari dengan kecap manis @ 2 sendok makan.anak usia 0-15 bulan? Jawab : Dalam riwayat nutrisi saat usia 12 bulan. sumber vitamin dan mineral dan sumber energi b. . sumber protein.a.Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan yang lambat. Bagaimana hubungan riwayat nutrisi dengan perkembangan dan pertumbuhan anak.  Pada bayi diatas usia 6 bulan kita berikan makanan tambahan berupa nasi tim yang disaring dengan campuran 4 komponen dasar yaitu: makanan pokok: karbohidrat. Bagaimana kebutuhan nutrisi anak-anak usia sampai 15 bulan? Jawab :  Pada umur 4-6 bulan pertama sebaiknya bayi hanya mendapat ASI Eksklusif.

Faktor Internal  Ras/etnik atau bangsa  Genetik  Umur  Jenis kelamin  Kelainan kromosom 2. Faktor Eksternal  Faktor Prenatal  Faktor persalinan  Faktor Pasca persalinan . Faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan keadaan seperti ini? Jawab : 1.Analisis masalah c.

Sehingga pemberian vaksin atau imunisasi diHALALkan. (unsur cairan dalam tubuh mencapi 80 %) yang sekian ratus ribu kali jauh lebih banyak kemudian melaui proses-proses yang terjadi di dalam tubuh hilanglah sifat. .Analisis Masalah d. Bagaimana pandangan islam tentang imunisasi? Jawab : Cairan vaksin yang begitu sedikit dalam ukuran cc dimasukkan ke dalam tubuh bercampur dengan darah atau cairan lain. maupun baunya dari materi vaksin asli (sebelum dimasukkan). Penyakit-penyakit apa saja yang berhubungan dengan keadaan seperti ini? Jawab : Kemungkinan penyebab yang bisa menyebabkan hal ini adalah  Gangguan genetik : seperti syndrome down  Gangguan system saraf pusat : seperti Cerebral Palsy  Gangguan otot : seperti Distrophy Muscular Progresive  Lesi spinal : seperti Spina Bifida e. warna.

panjang badan lahir 45cm. lingkar kepala lahir 32 cm? Jawab :  Segera setelah lahir tidak langsung : menandakan bayi mengalami asfiksia (kurang masukan oksigen dalam tubuh). sedangkan pada menit ke-5 skor APGARnya adalah 5 berarti bayi mengalami asfiksia sedang. .6  Asfiksia sedangsedang  0 – 3  Asfiksia berat Dalam kasus.10  Bayi dalam kondisi baik  4 . Bagaimana interpretasi keadaan : segera setelah lahir tidak langsung menangis. skor APGAR menit 1 adalah 2 bahwa Rizky mengalami asfiksia berat.  Interpretasi skor APGAR :  7 . a.Analisis Masalah 3. BBL 2000 gram. skor APGAR 11 menit 2 dan menit 5.

mekanisme: preterm  perkembangan organ & pembentukan otot belum sempurna  BBLR Panjang badan lahir 45 cm. Normal : pada aterm : 2500 – 4000gr pada 32-36 minggu : 1200 – 2000gr interpretasi: berat badan lahir sangat rendah. Normal : pada aterm : 33 – 35cm pada 32-36 minggu : 27 – 32 cm interpretasi: lingkar kepala pendek . Normal: pada aterm : ± 50 cm pada 32-36 minggu : 38 – 47cm interpretasi: panjang badan lahir rendah mekanisme: preterm  pemanjangan tulang belum sempurna  PBLRLingkar kepala lahir 32 cm.Analisis Masalah    Berat badan lahir 2000 gram.

Kekurangan nutrisi inilah yang dapat mengakibatkan lambatnya pertumbuhan selain dari faktor lain seperti penyakit cerebral palsy. .a. Bagaimana hubungan riwayat pertumbuhan dengan keadaan saat lahir? Jawab : Pada saat lahir Rizky dalam keadaan BBLR sehingga membutuhkan asupan nutrisi yang adekuat. b. Bagaimana hubungan riwayat pertumbuhan dengan nutrisi? Jawab : Diketahui bahwa Rizky dalam hal ini mengalami gangguan pertumbuhan yang dapat juga disebabkan karena kurangnya nutrisi.Analisis masalah 4. Pada kasus ini Rizky tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup sehingga pertumbuhannya terlambat.

. Bagaimana hubungan riwayat perkembangan dengan keadaan saat lahir? Jawab : Pada saat lahir risky mengalami asfiksia neonatorum yang menyebabkan hipoksia. Kekurangan nutrisi inilah yang dapat mengakibatkan lambatnya perkembangan selain dari faktor lain seperti penyakit cerebral palsy.Analisis Masalah 5. Akibat dari cerebral palsy menyebabkan gangguan perkembangan b. Keadaan ini dapat menyebabkan lesi pada gyrus precentalis sehingga terjadi cerebral palsy. a. Bagaimana hubungan riwayat perkembangan dengan nutrisi? Jawab : Diketahui bahwa Rizky dalam hal ini mengalami gangguan perkembangan yang dapat juga disebabkan karena kurangnya nutrisi.

Analisis maslah 6. a. Apa saja imunisasi yang diberikan pada usia 0-15 bulan? Jawab : .

motorik halus. . intelegensia. c. Factor infeksi inilah yang kemudian meninggalkan kerusakan pada tubuh anak yang dapat bermanifestasi terhadap tumbuh kembang anak. Bila kuman berbahaya yang masuk cukup banyak maka tubuhnya tidak mampu melawan kuman tersebut sehingga bisa menyebabkan sakit. Anak bisa saja mengalami gangguan perkembangan dan pertumbuhan motorik kasar. Bagaimana hubungan riwayat imunisasi dengan keadaan sekarang? Jawab : Anak yang pada masa kecilnya tidak diberi vaksinasi yang adekuat akan rentan terhadap infeksi baik yang dari luar maupun dari dalam.Analisis maslah b. maupun emosional. cacat dan kematian. Apa akibat jika tidak diberikan imunisasi lengkap? Jawab : Apabila anak tidak diberikan imunisasi dasar lengkap. maka tubuhnya tidak mempunyai kekebalan yang spesifik terhadap penyakit tersebut.

5 cm  Lingkar lengan atas 9 cm : abnormal  menandakan pertumbuhan yang terlambat Normal : >16 cm .a.Analisis maslah 7. Bagaimana interpretasi dan mekanisme pada pemeriksaan fisik keadaan umum? Jawab :  KU  Tampak kurus : abnormal  menandakan kurang gizi  Sadar : normal  Berat badan 6.0 kg : abnormal  menandakan kurang gizi Normal : 10 kg  Panjang badan 70 cm : abnormal  menandakan pertumbuhan yang terlambat Normal :  Lingkaran kepala 41 cm : abnormal  menandakan pertumbuhan yang terlambat Normal : > 46.

a. Bagaimana interpretasi dan mekanisme pada keadaan fisik?     Jawab :  Kepala :  Wajah dismorfik tidak ada : normal  Wajah tidak ada seperti orang tua : normal  Rambut kepala tipis warna hitam kekuningan tidak mudah dicabut : normal  Kontak mata baik : normal  Melihat dan tersenyum kepada pemeriksa : normal  Menoleh ketika dipanggil namanya : normal Thoraks : tidak ada iga gambang (piano sign) : normal Abdomen : dalam batas normal : normal Genitalia : baggy pants tidak ada : normal Ekstremitas  Edema tidak ada : normal  Tidak ada kelainan anatomi pada kedua tungkai dan kaki : normal  Kulit : kelainan kulit (dermatosis) tidak ada : normal .Analisis masalah 8.

Bagaimana interpretasi dan mekanisme status neurologikus? Jawab :  Tidak ada gerakan yang tidak terkontrol : normal  Pada posisi tengkurap dapat mengangkat dan menahan kepala beberapa detik : normal  Kekuatan kedua lengan dan tungkai 3 : abnormal  terjadi kelemahan otot. Normal : refleks moro menghilang pada usia 6 bulan dan refleks grasping menghilang pada usia 12 bulan.a.  Refleks tendon meningkat : abnormal  terjadi hipertonus akibat dari cerebral palsy .  Pada waktu diangkat ke posisi vertikal kedua tungkai saling menyilang : abnormal  akibat gangguan motorik dari cerebral palsy.  Refleks Moro dan refleks menggenggam masih ditemukan : abnormal  terjadi keterlambatan perkembangan. Normal : 5 Lengan dan tungkai susah untuk ditekuk : abnormal  akibat gangguan motorik dari cerebral palsy.Analisis maslah 9.

Gangguan apa saja yang mungkin terjadi pada kasus ini? Jawab :  Cerebral Palsy  Sindrom Down  Muscular Distrofi 11. . lingkar kepala 32 cm.Analisis masalah 10. Pemeriksaan tambahan apa saja yang dibutuhkan? Jawab :  CT Scan  MRI 12. Bagaimana cara penegakkan diagnosis? Jawab :  Riwayat kehamilan : Prematur (kehamilan 36 minggu)  Riwayat kelahiran : Skor APGAR 1 menit 2 dan 5 menit 5 (asfiksia berat dan sedang). BBL 2000 gram. PB 45 cm.

lingkar kepala 41 cm. dan masih sering ngiler. BB : 6 kg.  Pemeriksaan fisik KU : tampak kurus. lingkar lengan atas 9 cm.Analisis Masalah         Perkembangan dan pertumbuhan yang terjadi keterlambatan : saat ini belum bisa duduk. merangkak.  Status Neurologikus : Kekuatan kedua lengan dan tungkai 3 Lengan dan tungkai susah untuk ditekuk Pada waktu diangkat ke posisi vertikal kedua tungkai saling menyilang Refleks Moro dan refleks menggenggam masih ditemukan Refleks tendon meningkat . Kebutuhan nutrisi : 6 bulan sampai sekarang kebutuhan nutrisinya kurang. PB 70 cm.

 Rehabilitasi :  Fisioterapi 14. Bagaimana komplikasi pada kasus ini? Jawab :  Retardasi Mental  Disuse Atrofi .Analisis Masalah 13. Bagaimana penatalaksanaan pada kasus ini? Jawab :  Konservatif :  Pemberian asupan gizi yang cukup  Pemberian vitamin untuk merangsang saraf.

Analisis Masalah 15. serta merujuk ke spesialis anak yang relevan (kasus gawat darurat). Bagaimana KDU pada kasus ini? Jawab : 3B. Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan-pemeriksaan tambahan yang diminta oleh dokter (misalnya : pemeriksaan laboratorium sederhana atau X-ray). . Bagaimana prognosis pada kasus ini? Jawab : Vitam : bonam Fungsional : dubia ad malam 16. Dokter dapat memutuskan dan memberi terapi pendahuluan.

Hipotesis Rizky. . laki-laki 15 bulan mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan et causa kekurangan gizi dan cerebral palsy.

KERANGKA KONSEP Lahir Prematur BBLR Asupan nutrisi tidak terpenuhi Asfiksia Neonatorum Kekurangan nutrisi Hipoksia Lesi pada gyrus precentralis Berat Badan : 6 kg Panjang Badan : 70 cm Lingkar Kepala : 41 cm Cerebral Palsy Gangguan pada gerakan motorik Gangguan perkembangan Gangguan pertumbuhan .

Salim. M. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. 2003. Buku Jilid II. 1996. Jakarta. Jakarta : EGC Suyitno. Konsep Umum Tumbuh dan Kembang. Jakarta: EGC. 15. H. Pertumbuhan Fisik Anak. 2003. Pedoman Umum Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Hasan. R dan Alatas. B. . Buku ajar Ilmu gizi. Infomedia. Jakarta: Depkes RI. Arvin. A. Vol 3. Hal. Edisi Pertama. 2004.DAFTAR PUSTAKA           Arisman. 2049 Bakti Husada. 2006. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Soetjiningsih. Tumbuh Kembang Anak. S. Neurologi Dalam Ilmu Kesehatan Anak. 1995. Penilaian Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. Narendra. Jakarta: EGC. Jakarta : EGC. 2000. Pendidikan Bagi Anak Cerebral Palsy. . Hal 93-106. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jakarta: Pengurus Pusat IDAI. Gizi dalam daur kehidupan. dan Narendra. 2003. 2002. 1991. Behrman Kliegman. Ed. 847-884. Jakarta : EGC. M. Jakarta: EGC. Tanuwijaya. Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. B. H.

Terima Kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful