IV.

NITROGEN TANAH DAN TANAMAN
Sumber Nitrogen Tanah
1. Sumber Primer  atmosfer 2. Sumber sekunder  aktivitas mikrobia dalam tanah (Azotobacter, Clostridium dll)

Penambatan Nitrogen :
a. Simbiotis (tanaman legum + Rhizobium) b. Non simbiotis (petir oksidasi N atmosfir Turun bersama air hujan ke tanah). c. Nitrogen organik (protein tanaman).

Ketersediaan Nitrogen Tanah
• Faktor-faktor Yang Mempengaruhi :
• • • • 1. Pengaruh Iklim dan Vegetasi 2. Pengaruh Tofografi 3. Pengaruh Komponen Mineral tanah. 4. Pengaruh distribusi profil.
Bentuk Nitrogen dalam Tanah : NH4+, NO3-, NO2-, N2O, NO, N dan bentuk lain : NH2OH. Keseimbangan Nitrogen dalam Tanah : N-organik Mineralisasi Bahan Mineral  Imobilisasi. Segagian Nitrogen  terangkut panen, residu tanaman, menguap ke atmosfer.

. vitamin. Pertumbuhan tanaman sangat lambat. 4. Tanaman lembek dan mudah rebah. 2. protein. Warna daun pucat. Pembentukan asam amino. pembesaran sel batang dan daun. tanaman kurus dan kerdil. ukurannya kecil-kecil. 5. 3. Pembentukan Enzim-enzim. asam nukleat. Gejala Kekurangan Nitrogen : 1.PERANAN AGRONOMI NITROGEN • Pengaruh Nirogen terhadap :pertumbuhan dan produksi: 1. Akar lateral sedikit yang tumbuh. Gejala Kelebihan Nitrogen : 1. 3. batang berair (sukulen) mudah diserang penyakit. Pembentukan Klorofil 4. Batang tipis dan lusuh. hijau kekuningan. Memperpanjang pertumbuhanMasa Generatif tertunda. Warna gelap pada daun. 2. Perpanjangan sel. 2. 3. Meningkatkan mutu hasil tanaman.

.P anorganik tanah (Apatit.P larutan tanah ( ion H2PO4-. Dalam Hubungannya dengan Pertumbuhan Bentuk P tanah : 1. dll. 3. guano. HPO42-). Gorcexite.V. inositolfosfat). 2. Bila Nisbah C : P = 300 : 1  proses Imobilisasi P akan terjadi. FOSFOR TANAH DAN TANAMAN • – - Sumber Fosfor Tanah : Sumber utama (primer) Mineral Apatit (kadar 15-30 %).vivianite.P organik tanah ( asam nukleat. Crandalite). Sumber sekunder  bahan organik. Nisbah C: N : P tanah yang ideal adalah : 100 : 10 : 1 Bila Nisbah C : P = 200 : 1  proses mineralisasi P akan terjadi. Florecencite. Walvellite. Bentuk Fosfor Tanah sebagai Ortofosfat. fosfolipid.

Ca-P (diekstraksi dengan campuran Na-sitrat + Naditionat).1 N). Waktu reaksi. 3.5 N).Fraksi-fraksi P tanah • Ada beberapa fraksi P tanah : 1. 3. 4. 4. Temperatur. Bahan Organik Tanah. 6. P-larut air (dapat diekstrak NH4Cl 1N). . 2. Reaksi tanah (pH). Al-P (diekstraksi dengan NH4F 0. Tipe liat 2. Status P tanah mula-mula. 5. Fe-P (diekstraksi dengan NaOH 0. Faktor-Faktor Mempengaruhi Ketersediaan P : 1.

Pertumbuhan akar rambut. fosfolipid penting dalam pembelahan sel. Perbanyakan anakan padi. 3. Pembentukan nukleo protein. 2. buah dan biji. Daun hijau tua kebiruan. Peranan P bagi Tanaman : 1. 3. Pembawa energi dalam Respirasi dan photosintesis. batang tipis. daun kecil-kecil. daun tua gugur. 4. Membukanya tunas lambat. . Pembentukan bunga. phytin. Tanda-Tanda Defisiensi P : 1. 5. 6. warna ungu diantara tulang daun. Tanaman kerdil. Ketahanan terhadap penyakit. 2.Neraca Fosfor : merupakan keseimbangan antara P yang bertambah dan P yang hilang dari tanah. pembungaan lambat dan berkurang.

Pengaruh Dosis P thd.67 48.33 53.1 __________________________________________ Sumber : Erfandi (1984). .Pertumbuhan dan Berat 100 btr Kacang Tanah pada tanah bekas alang-alang.67 51.3 150 76. ___________________________________________ Dosis Ppk P Berat Kering/Tanaman Berat 100 butir (P2O5/kg) (g) (g) ------------------------------------------------------------------------0 62.67 55.0 50 74.6 100 78.• Tabel.

K mineral primer 2.11 % K2O) Mineral Utama mengandung K : Felsfar. Muscovite. K terfiksasi mineral Sekunder 3.VI. K dalam larutan tanah Berdasarkan Ketersediaannya terhadap Tanaman bentuk K ada 3: a. K lambat tersedia ( K terfiksasi min. UNSUR KALIUM TANAH Sumber K Tanah :(kerak bumi mengandung 3. K relative tidak tersedia (K mineral primer) (90-98 %) b. K dapat dipertukarkan 4. Biotit. Bentuk Kalium Tanah : 1. sekunder) (1-10 %) c. K segera tersedia (K-dd dan K larutan) (1-2 %) .

biologi).Faktor-faktor yang Mempengaruhi K-tersedia dalam Tanah • • • • • Mineral liat (tipe dan sifat koloid liat) Reaksi Tanah (pH) (hubungan berlawanan pH dengan K-dd). Pertambahan K : -residu tanaman -Pupuk -air irigasi -Pel. Pembasahan dan Pengeringan (K-dd meningkat pada tanah kering) Pelapukan (dipengaruhi : curah hujan. sub tropis) (Suhu meningkat K-dd meningkat). Min. waktu.tercuci . Tempratur (tropis. suhu.fiksasi K-tersedia . Primer Kehilangan K : -terangkut tanaman .tererosi . Neraca K : Keseimbangan antara Pertambahan dan Kehilangan K Tanah.

Sebagai katalisator dalam proses metabolisme. 5. 2. umbi kentang kecil-kecil. mengkerut ke atas. Translokasi karbohidrat hasil photosintesa. Mutu kapas rendah (seratnya pendek). Penting dalam pertumbuhan pucuk dan tinggi tanaman. Menurunnya kadar gula tebu. kering dari ujung daun. Gejala mulai dari daun tua. Pinggir daun coklat. Penting dalam reaksi enzimatik. Meningkatkan mutu dan hasil buah dan biji. . Tanaman padi mudah rebah. 3. Tanda-tanda Defisiensi K : 1. 4.Peranan K bagi tanaman : • • • • • • • Meningkatkan kesehatan tanaman (tahan thd penyakit) Mencegah bahaya rebah (menguatkan diding sel).

.VII. permiabelitas sitoplasma. Olivin dll. Mg tersedia : 1. Kalsit. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ca.93 % Mg Mineral yang mengandung Ca dan Mg :Apatit.  cocok untuk mengurangi kemasaman tanah.6 % Ca.UNSUR KALSIUM DAN MAGNESIUM TANAH • UNSUR Ca dan Mg  2 kation utama pada kompleks pertukaran.Dolomit. Jumlah Ca dan Mg yang dapat ditukar. 1. Sifat Ion komplementer yang dijerap oleh liat. Mg  penyusun utama kloropil. Ca  komponen struktural dinding sel. Ketersedian Ca dan Mg bagi Tanaman : Ca dan Mg  diserap Ca+2 dan Mg2+ dari Ca. 2. Tipe Koloid liat tanah. 4. reaksi enzimatik. Sumber Unsur Ca dan Mg Tanah :kerak bumi 3. Biotit.Amfibol. ketahanan membran akar. Mg-dd atau larutan . 3. Derajat Kejenuhan Ca dan Mg pada kompleks pertukaran.

nekrosis pada tepi daun. klorosis. 8. 4. • Defisiensi Ca menunjukkan Gejala-Gejala : a. 2. 7. Daun dan akar muda sering melekuk. Memacu pembentukan akar. Meningkatkan ketegaran dan kekakuan jerami.Peranan Agronomi Ca dan Mg Jaringan tanaman tingkat tinggi mengandung : 5 – 30 mg Ca/g BK. 6. 3. sintesis protein. Gejala nampak dari titik tumbuh dan daun muda. Perpanjangan sel. Menetralkan asam organik yang bersifat racun. 5. Daun muda rusak. Meningkatkan hasil padi dan biji tanaman. b. pembelahan sel. c. pendek. Pengangkutan air dan hara lain. • Peranan Ca bagi Tanaman : 1. . berlekatan. permiabelitas dinding sel dan kemasaman. Untuk membantu Rhizobium membentuk bintil akar. Mengatur pengangkutan karbohidrat.

Memperlancar translokasi karbohidrat. minyak. Membantu pembentukan : gula. dan kriting dan rontok lebih awal. 3. karboksilase). Penyusun utama klorofil (kloroplas 10 % Mg). Photosintesis terhambat.• Peranan Mg bagi tanaman : 1. 5. c. Klorosis pada pucuk daun dan pinggir daun. lemak. Sebagai Carrier Fosfor terutama dalam biji. Gejala-gejala Defisiensi Mg a. Daun mengalami nekrosis. d. : a. . b.dehidrogenase. Hilangnya warna hijau diantara tulang daun. Aktivator aktive enzim (transfosforilase.l. protein. 2. 4.

7 : 1 Jagung 2.87 1. .24 0.29 3.45 0.91 3.86 2. ________________________________________________________ Tanaman Kalsium Magnesium Nisbah Ca:Mg ________________________________________________________ ……….6 : 1 ________________________________________________________ Sumber : Thompson dan Troeh (1978).88 3.8 : 1 Gandum 1.2 : 1 Alfalfa 13.• Tabel .55 3.kg/1. non legum. Rata-rata jumlah Ca dan Mg pada Tanaman Legum. Kedelai 12.000 kg Berat Kering….

Imogolit (Andisol) .VIII. Mg. dll)  Gas sulfur atmosfer (kadar S udara 0.0. Mg. Senyawa S-organik (asam amino Metionin. K.05 ppm SO2)  Bahan Organik (Protein Dekomposisi H2S O2 Sulfat. UNSUR SULFUR TANAH Kandungan sulfur tanaman hampir sama dengan fosfor (0. Ketersediaan Belerang Bagi Tanaman : ada 3 tipe 1.1. Sistein. Sistin. c.3%) Sumber Sulfur Tanah :  Mineral Tanah ( kerak bumi 0.Fe (Oxisol.Ultisol).06 % S sulfida. Na. Tanah dengan pH tinggi  banyak Ca. Tanah tua (pH rendah)  banyak Oksida Al.NH4) Fiksasi Sulfat pada : a. Belerang sulfat anorganik (senyawa sulfat dgn Ca.Lipida). Tanah vulkanik banyak Alofan. b. sulfat. 2.

Sintesis asam amino (sistein. Membentuk minyak glukosida. gugus sulfihidril. . Lengas Tanah (Oksidasi Mak. Mengaktifkan enzim proteolitik (papainase) 3. Mikrobia tanah (Bakteri Thiobacillus tiooxidans. S + 3/2 H2O  H2SO4 2. Kehalusan tepung belerang yang ditambahkan. Peranan Belerang Bagi Tanaman : 1. pada lengas tanah FC). pada pH agak masam-masam).dll). 4. 3.ferrooxidans. Oksidasi Belerang (S) dipengaruhi oleh : 1. T.• Pada Tanah dengan draenase baik S dalam bentuk Sulfat (SO4=) • Sulfat  tersedia dan dapat diserap oleh tanaman. pH tanah (Oksidasi Mak. ikatan sulfida. 4. metionin) protein. 2. sistin. Temperatur (temperatur 27-35oC Oksidasi Maksimal). • S-elementer dan sulfidaoksidasi Sulfat.biotin) dan koenzim A. Untuk sintesis Vitamin (tiamin. 5.

Untuk tanaman padi. dan rapuh.341 66 2.400 132 2. tinggi dan anakan tertekan. Tembakau. 2. akar. berat jerami. Tabel.al. 1976). Tanaman menguning. kaku. Turnip.  Kacang-kacangan.320 33 2. Batang kurus. Gejala-gejala Defisiensi S antara lain : 1. dalam (Sanchez.• Tanaman Yang Membutuhkan S banyak :  Kubis. ________________________________________________ Dosis Pupuk S (kg S/ha) Hasil Kopi rata-rata 10 th (kg/ha) ------------------------------------------------------------------------------0 1. Asparagus. Bawang. Kapas. kerdil. Pengaruh Pemupukan S terhadap hasil Kopi pada Latosol. . dan hasil gabah rendah.172 _______________________________________________ Sumber : De Freitas et. Kubis Bunga. 3.

Boron (B) 6. Penggunaan bibit unggul dan N. . Klor (Cl) Meningkatnya Kebutuhan Unsur Mikro akibat : 1. Penggunaan pupuk makro Murni.XI.P. Molibdenum (Mo) 7. 2. UNSUR HARA MIKRO • Jenis Unsur Mikro : 1. Tembaga (Cu) 5. 5. 3. Mangan (Mn) 3. Seng (Zn) 4. 4. Desakan meningkatkan efisiensi berproduksi. Persediaan dlm tanah rendah terangkut panen. Meningkatnya pengetahuan petani akan unsur mikro. Besi (Fe) 2.K dosis tinggi.

04 – 0..0 DTPA+CaCl2 ___________________________________________________________ Sumber : Soepardi (1987).5 – 1.05N/0.7 H2O panas Fe < 50 50 – 250 2.. Status Kadar Hara Mikro Tanaman dan Batas Kritis Hara Mikro dalam Tanah.• Tabel. .05 HCl Cu <4 5 – 20 > 20 0.1 0. _____________________________________________________ Unsur Kekurangan Cukup Keracunan Batas Kritis Pengekstrak -----------------------------------------------------------------------------------------……………….5 DTPA+CaCl2 Mn < 20 20 .2 (NH4)2C2O4 B < 15 20 – 100 > 200 0.75 0. Mo < 0.5M EDTA Zn < 20 25 – 150 > 400 1 – 7.5 0.1 – 0.1N HCl 0.5 0.ppm…………………………….500 > 500 5–9 0.5 – 4.

Cu sbg senyawa Oksida. Tingkat Oksidasi ( Oksidasi rendah pada aerasi. (Mn : pH 5 – 6. Peranan Unsur Mikro Bagi Tanaman : Mo diserap MoO4= : Komponen Enzim Nitrogenase dan Reduktase.  B sbg Silikat. 3. Cu.5) (Mo : 7 – 8. Reaksi Tanah (B. Mo sbg Silikat. Adanya Antagonisme antar unsur Mikro.5).• Sumber Unsur Mikro Tanah :  Batuan Beku. ( Cl : tidak dipengaruhi). pinggiran daun menggulung. 5. Zn : pH 5 – 7). Molibdat dan Cl sbg Klorida. Sulfida. 2. Kekurangan Mo : klorosis. 4. dan Silikat. draenase buruk). Kombinasi Organik (senyawa kompleks organik-logam). Mn.5). (Fe : 4 -6.  Fe. Reaksi Anorganik lainnya (Dosis P tinggi menekan Unsur Mikro). Batuan Endapan. . Zn. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Unsur Mikro : 1.

Zn(OH)+ : mengaktifkan ensim. peroksidase. Gejala Kekurangan : klorosis pada tulang daun. IAA. pucuk. gagal membentuk malai. Gejala Kekurangan : daun klorosis sampai keputihan. roset. Fe-kelat. pembentukan vibosa. pucuk mati. Metabolisme protein. Ferri-sitrat : pembentukan Klorofil. memudar. Enzim katalase.  Seng diserap Zn2+. klorofil. selaput sel. Gejala Kekurangan : Mengganggu aktivitas Meristematik akar. kloroplas. bercak kuning.  Tembaga diserap Cu+.  Mangan diserap Mn2+ dan Mn4+ : mengaktifkan Enzim.  Besi diserap Fe+3. kuning-putih. Gejala Kekurangan : urat daun hijau pucat. daun mudah gugur. Boron diserap BO3-3 : pembentukan Uracil komponen RNA. . Gejala Kekurangan : ujung daun putih. Cu2+ : aktivitas ensim. asam rebonukleat. daun sempit. sintesa protein. Oks. kloroplas.

banyak pada tanah Salin. U.1-70 ppm).  peranannya meningkatkan kualitas hasil buah. Peranan Si : meningkatkan kualitas dan hasil. Co. UNSUR HARA PENUNJANG • Unsur Hara Penunjang : unsur hara non essensial yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tertentu. dan V. Al.H. Penunjang : Si. F.  peranannya hampir sama dengan Kalium (K).  Silika (Si) : sumber utama Silikatbanyak pada tanah masam. . Tumbuhan Laut.  Iodine ( I ) : sumber utama : Air laut (10-25 ppm).  Natrium (Na) : sumber utama NaCl.dll. I. Batuan (0.Alkali. Na.X. Mata air (10-318 ppm).

 Cobalt (Co) : sumber Batuan ultra basik :Dunit.  Aluminium (Al) : sumber Min. Fixasi N. Peranannya : penting bagi Rhizobium dlm. Primer : Velspart. Biotit (4. Mika. Min. Penting bagi Azotobacter. dll. Sekunder : mineral Liat. Muscovit.9 %). Tourmalin. . Kelarutan Al meningkat dengan menurunnya pH. Augit.86 %).31-3. Flogopit. Ampibol. Piroksin.  Vanadium (V) : sumber Biotit.23 %). Peridotit. Horblende. Perananya : meningkatkan pertumbuhan. Serpentin. Muscovit. Apatit (1. Fluorine (F) : sumber utama : Fluorit (48. V diserap  ion Vanadat.

EVALUASI KESUBURAN TANAH Kesuburan Tanah Status Hara Tanah Citra Tanaman Uji Tanaman Uji Biologi Uji Tanah .XI.

Meramal Respon Pemupukan 3. Mengevaluasi Status Kesuburan Tanah . Mendapat Rekomendasi Pemupukan 4.UJI TANAH Tujuan 1. Memelihara Status Kesuburan Tanah 2.

P-tot. K-tot C-Organik KELAS STATUS KESUBURAN TANAH . KB.Studi Kepustakaan Tumpang Tindih Peta Satuan Pengambilan Sampel Survei Lapang Sampel Tanah Analisis Laboratorium PPT.1983 Analisis Data Kimia Tanah KTK.1983 PPT..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful