Anatomi dan Fisiologi Sistem Perkemihan

Januari 28, 2009 — totonrofiunsri http://totonrofiunsri.wordpress.com/2009/01/28/anatomi-dan-fisiologi-sistemperkemihan/ Pengertian Sistem perkemihan merupakan suatu sistem dimana terjdinya proses penyaringan darah sehingga darah bebas dari zat-zat yang yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap zat-zat yang masih dipergunakan oleh tubuh. Zat-zat yang tidak dipergunakan lagi oleh tubuh larut dalam air dan dikeluarkan berupa urin (air kemih). (totonrofiunsri,2009) Fungsi Sistem Perkemihan 
• • •

Membuang sisa metabolisme : Sisa metabolisme Nitrogenous : ureum, creatinin, uric acid. Racun-racun/Toxins Obat-obat/Drugs Pengaturan homeostasis :
• • • • • •

Keseimbangan air Elektrolit Keseimbangan asam-basa darah Tekanan darah Produksi darah merah Mengaktifkan vitamin D

kreatinin dan amoniak. b) mempertahankan suasana keseimbangan cairan. Fungsi ginjal a) memegang peranan penting dalam pengeluaran zat-zat toksis atau racun. d) mengeluarkan sisa-sisa metabolisme akhir dari protein ureum. terdapat cortex renalis di bagian luar. Ginjal kanan sedikit lebih rendah dari ginjal kiri. tempat urin dikumpulkan. yang berwarna cokelat gelap. Fascia renalis terdiri dari fascia (fascia renalis). urin dikeluarkan dari vesika urinaria. satu vesika urinaria (VU). c) mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan tubuh.Susunan Sistem Perkemihan Sistem perkemihan terdiri dari: dua ginjal (ren) yang menghasilkan urin. Jaringan lemak peri renal. • Ginjal (Ren) Ginjal terletak pada dinding posterior abdomen di belakang peritoneum pada kedua sisi vertebra thorakalis ke 12 sampai vertebra lumbalis ke-3. karena adanya lobus hepatis dexter yang besar. dan kapsula yang sebenarnya (kapsula fibrosa). meliputi dan melekat dengan erat pada permukaan luar ginjal Struktur Ginjal Setiap ginjal terbungkus oleh selaput tipis yang disebut kapsula fibrosa. Bentuk ginjal seperti biji kacang. dua ureter yang membawa urin dari ginjal ke vesika urinaria (kandung kemih). dan medulla renalis di bagian . dan satu urethra.

sedangkan pada tubulus distal terjadi kembali penyerapan sodium dan ion bikarbonat bila diperlukan tubuh. air. pembuluh limfe.di glomerulus terjadi penyerapan darah. Proses pembentukan urin Tahap pembentukan urin 1. tubulus proximal. sodium.. Proses Filtrasi . puncak kerucut tadi menghadap kaliks yang terdiri dari lubang-lubang kecil disebut papilla renalis. klorida. Terbagi menjadi dua atau tiga calices renalis majores yang masing-masing akan bercabang menjadi dua atau tiga calices renalis minores. Struktur halus ginjal terdiri dari banyak nefron yang merupakan unit fungsional ginjal. fospat dan beberapa ion bikarbonat. klorida. Diperkirakan ada 1 juta nefron dalam setiap ginjal. Hilum adalah pinggir medial ginjal berbentuk konkaf sebagai pintu masuknya pembuluh darah. 2. yang tersaring adalah bagian cairan darah kecuali protein. Cairan yang tersaring ditampung oleh simpai bowmen yang terdiri dari glukosa. ansa henle. cairan yang di saring disebut filtrate gromerulus. Prosesnya terjadi secara pasif (obligator reabsorbsi) di tubulus proximal. sulfat.dalam yang berwarna cokelat lebih terang dibandingkan cortex. Bagian medulla berbentuk kerucut yang disebut pyramides renalis. diteruskan ke tubulus ginjal. Proses Reabsorbsi Pada proses ini terjadi penyerapan kembali sebagian besar dari glikosa. tubulus distal dan tubulus urinarius. 3. bikarbonat dll. Pelvis renalis berbentuk corong yang menerima urin yang diproduksi ginjal. ureter dan nervus. Proses sekresi. Nefron terdiri dari : Glomerulus. Penyerapan terjadi secara aktif (reabsorbsi fakultatif) dan sisanya dialirkan pada papilla renalis. . sodium.

. Arteri interlobularis yang berada di tepi ginjal bercabang menjadi arteriolae aferen glomerulus yang masuk ke gromerulus. Lapisan dinding ureter terdiri dari: 1. Lapisan sebelah dalam lapisan mukosa Lapisan dinding ureter menimbulkan gerakan-gerakan peristaltic yang mendorong urin masuk ke dalam kandung kemih. dengan penampang 0. Pendarahan Ginjal mendapatkan darah dari aorta abdominalis yang mempunyai percabangan arteria renalis. • Ureter Ureter Terdiri dari 2 saluran pipa masing-masing bersambung dari ginjal ke vesika urinaria. Kapiler darah yang meninggalkan gromerulus disebut arteriolae eferen gromerulus yang kemudian menjadi vena renalis masuk ke vena cava inferior.5 cm. Saraf ini berfungsi untuk mengatur jumlah darah yang masuk ke dalam ginjal. Lapisan tengah lapisan otot polos 3. Panjangnya ± 25-30 cm. Persarafan Ginjal Ginjal mendapatkan persarafan dari fleksus renalis ( vasomotor). saraf ini berjalan bersamaan dengan pembuluh darah yang masuk ke ginjal. Ureter sebagian terletak pada rongga abdomen dan sebagian lagi terletak pada rongga pelvis.Sisa dari penyerapan kembali yang terjadi di tubulus distal dialirkan ke papilla renalis selanjutnya diteruskan ke luar. Dinding luar jaringan ikat (jaringan fibrosa) 2. arteri ini berpasangan kiri dan kanan. Arteri renalis bercabang menjadi arteria interlobularis kemudian menjadi arteri akuarta.

7-16. Tunika muskularis (lapisan berotot). terdiri dari: 1. 4. Dinding kandung kemih terdiri dari: 1. Lapisan sebelah luar (peritoneum). 3.2 cm (Taylor). Dinding urethra terdiri dari 3 lapisan: .2 cm. Urethra pada wanita panjangnya kira-kira 3. • Uretra Uretra merupakan saluran sempit yang berpangkal pada vesika urinaria yang berfungsi menyalurkan air kemih ke luar. 2. Pada laki-laki panjangnya kira-kira 13. Lapisan mukosa (lapisan bagian dalam). 3-5 cm (Lewis). Tunika submukosa. letaknya d belakang simfisis pubis di dalam rongga panggul.• Vesika Urinaria (Kandung Kemih) Vesika urinaria bekerja sebagai penampung urin. Urethra pars Prostatica 2. Sphincter urethra terletak di sebelah atas vagina (antara clitoris dan vagina) dan urethra disini hanya sebagai saluran ekskresi. Urethra pars spongiosa. Urethra pars membranosa ( terdapat spinchter urethra externa) 3. Vesika urinaria dapat mengembang dan mengempis seperti balon karet. Organ ini berbentuk seperti buah pir (kendi).7-6.

kuning tergantung dari kepekatan. Elektrolit. bau khas air kemih bila dibiarkan lama akan berbau amoniak. Bau. kalsium. 2. asam urea. 6. natrium. juga tergantung dari pada diet (sayur menyebabkan reaksi alkalis dan protein memberi reaksi asam). 5. Lapisan mukosa. Air kemih terdiri dari kira-kira 95% air.020. 2. Jumlah ekskresi dalam 24 jam ± 1. Warna. amoniak dan kreatinin. 4. Reaksi asam. 3. . 4. bening kuning muda dan bila dibiarkan akan menjadi keruh. NH3. Komposisi air kemih. terdiri dari: 1. fospat dan sulfat. 3. 2. Warna. merupakan kelanjutan otot polos dari Vesika urinaria. bikarbonat. Mengandung jaringan elastis dan otot polos. terdiri dari: 1. Pagmen (bilirubin dan urobilin). lapisan longgar mengandung pembuluh darah dan saraf.015-1. Lapisan otot polos. bila lama-lama menjadi alkalis. 3. 5.1. • Urin (Air Kemih) Sifat fisis air kemih.500 cc tergantung dari pemasukan (intake) cairan dan faktor lainnya. Lapisan submukosa. Berat jenis 1. Zat-zat sisa nitrogen dari hasil metabolisme protein. Sphincter urethra menjaga agar urethra tetap tertutup. Toksin. diet obat-obatan dan sebagainya.

Sistem saraf parasimpatis: impuls menyebabkan otot detrusor berkontriksi. Reaksinya sedikit asam terhadap lakmus dengan pH rata-rata 6. Sistem saraf simpatis : impuls menghambat Vesika Urinaria dan gerak spinchter interna. yaitu: 1. sebaliknya spinchter relaksasi terjadi MIKTURISI (normal: tidak nyeri) Ciri-Ciri Urin Normal 1. Rata-rata dalam satu hari 1-2 liter. Baunya tajam. 4. 2. Sistem Perkemihan Diposkan oleh keperawatan on Rabu. Warnanya bening oranye tanpa ada endapan. adanya refleks saraf (disebut refleks mikturisi) yang akan mengosongkan kandung kemih. Mikturisi Mikturisi ialah proses pengosongan kandung kemih setelah terisi dengan urin. tapi berbeda-beda sesuai dengan jumlah cairan yang masuk. 3. 2. Pusat saraf miksi berada pada otak dan spinal cord (tulang belakang) Sebagian besar pengosongan di luar kendali tetapi pengontrolan dapat di pelajari “latih”. Kandung kemih terisi secara progresif hingga tegangan pada dindingnya meningkat melampaui nilai ambang batas (Hal ini terjadi bila telah tertimbun 170-230 ml urin). keadaan ini akan mencetuskan tahap ke 2. Hormon. 11 Februari 2009 . sehingga otot detrusor relax dan spinchter interna konstriksi. Mikturisi melibatkan 2 tahap utama.6.

Racun-racun/Toxins Obat-obat/Drugs Fungsi Sistem Perkemihan • Pengaturan homeostasis : • • • • • • Keseimbangan air Elektrolit Keseimbangan asam-basa darah Tekanan darah Produksi darah merah Mengaktifkan vitamin D Organ sistem perkemihan • • • Ginjal/Kidneys Ureter/Ureters Kandung kemih (urinary bladder) • Uretra/Urethra Bagian Ginjal • • Renal cortex – outer region Renal medulla – inside the cortex . uric acid.Sistem (The Urinary System) Fungsi Sistem Perkemihan • Perkemihan Membuang sisa metabolisme : • • • Sisa metabolisme Nitrogenous : ureum. creatinin.

• Renal pelvis – inner collecting tube Nephrons • • • Struktur dan fungsi unit terkecil ginjal Bertanggungjawab membentuk urine Struktur nephrons : • • Glomerulus Renal tubule (tubulus renalis) Bentuk Nephrons • Cortical nephrons • • Berada pada cortex Sebagian besar nephrons Bentuk Nephrons • Juxtamedullary nephrons • Dijumpai pada batas cortex dan medulla Glomerulus • • Jaringan Kapiler khusus Melekat pada arterioles kedua sisi • • afferent arteriole efferent arteriole • Berada dlm glomerular capsule (bag.pertama renal tubule) Renal Tubule • • • Glomerular (Bowman’s) capsule Proximal convoluted tubule Loop of Henle .

kemudian ke renal tubule (Reabsorpsi) Reabsorption • Peritubular capillaries menyerap : • • • • Air Glucosa Asam amino Ion-ion • Penyerapan sebagian besar terjadi pada proximal convoluted tubule Zat yang tak direabsorbsi • Sisa metabolisme Nitrogenous • • • Urea Uric acid Creatinine . Secretion (sekresi) Filtrasi (Filtration) • • • Air dan senyawa-senyawa kecil proteins dapat melewati dinding kapiler Sel-sel darah tak dapat melewati dinding kapiler Filtrate (hasil filtrasi) dikumpulkan glomerular capsule.• • Distal convoluted tubule Filtration (filtrasi) b. Reabsorption (reabsorpsi) c.

kantong berotot.5-8) Specific gravity : 1.035 • • • • Ureter • Saluran “Tube” yang melekat pada ginjal dan menuju ke Kandung kemih (bladder) • • Merupakan lanjutan renal pelvis Masuk melalui bagian posterior kandung kemih • Peristalsis membantu gaya grafitasi untuk memindahkan urine. Kandung kemih (Bladder/Vesica Urinaria) • • “Smooth”. Menampung/menyimpan urine sementara . “collapsible”.001 to 1.• Air yang berlebihan Sekresi (Secretion) (Kebalikan Reabsorpsi) • Beberapa zat berpindah dari peritubular capillaries ke renal tubules • • Hydrogen and potassium ions Creatinine • Zat-zat meninggalkan renal tubule berpindah ke ureter Karakteristik Urine digunakan untuk Diagnosa • Warna kuning disebabkan pigment urochrome (dari penghancuran hemoglobin) and zat-zat terlarut lain Steril Sedikit beraroma pH Normal sekitar 6 (4.

com/2009/02/sistem-perkemihan.Kandung kemih • Trigone – tiga pembukaan • • Dua dari ureter Satu ke urethrea Dinding Kandung kemih • • • 3 Lapisan otot polos (detrusor muscle) Mukosa : “transitional epithelium” Dinding : tebal dan berlipat saat kandung kemih kosong Urethra • Tube berdinding tipis yang memindahkan urine dari kandung kemih ke luar tubuh degan gerak peristalsis Pengeluaran urine diatur oleh dua katup (sphincters) • • • Internal urethral sphincter (tanpa sadari/involuntary) External urethral sphincter (disadari/voluntary) Berkemih (Micturition/Voiding) • Kedua katup (sphincter) otot harus terbuka agar dapat berkemih • Internal urethral sphincter : direlakskan setelah peregangan kandung kemih Pengkatifan ini berasal dari impulse dikirim ke spinal cord dan kemudian balik melalui saraf pelvic splanchnic External urethral sphincter : harus direlakskan secara sadar • • http://httpyasirblogspotcom.blogspot.html Tugas kuliah : Sistem Perkemihan .

dan amoniak).Sisa cairan akan menjadi lebih pekat di dalam medulla renalis di ansa henle dan tubulus colligentos.99% akan di serap kembali oleh system tubulus dan masuk ke dalam darah.2L/menit).Posted on 00.5L/hari). Komposisi normal urine jimlah:900-1500ml/24 jam (bervariasi sesuai dangan asupan cairan dan jumlah cairan yang keluar melalui jalan lain).urn dan pelvis renis melalui ureter masuk ke dalam vesica urinaria dan dari sini dikeluarkan melalui uretra (kira-kira 1.19 No Comments Label: Keperawatan/Nursing Tutorial PERKEMIHAN Mengatur keseimbangan air dan mineral di dalam tubuh. Warna:Sehubungan dengan urokom (pigmen yang berasal tak tentu).Kapile-kapiler gromerolus menghasilkan sekitar 180L cairan filtrat setiap hari. Reaksi:Asam PH sekitar 0.Setiap hari ada sekitar 1700L Darah (1.Akhirnya cairan mengalir ke dalam renal cilicus.yang mengalir melalui nepron yang terletak di dalam korteks renalis.Kretinin 1-2 gram dalam 24 jam e.Air b.Urea 20-30 dalam 24 jam c. .Asam urat 0.6. Berat jenis:N02-1003(yang menandakan jumlah substansi yang terr=larut di dalamnya).Natrium kaium ffosfat f.mengeluarkan zat-zat sisa(misalnya urea.6 gram dalam 24 jam d. -Kompisisi a.klorida sulfat. 1.Proses pembentukan urine Ginjal mengandung blebih dari 1 juta neprhon yang terdiri dari satu renal karpuskal dan tubulus-tubulus dengan bentuk yang jelas.

mengabsorbsi air.menerima cairan empedu dan pancreas.Lambung:Menampung makana dalam kantung dan melepaskan makanan tersebut secara bertahap dalam usus.di tampung melalui gerak antiperistaltik yang terdiri dari bakteri yang dikeluarkan.saling melilitkan diri membentuk tubulus kovolute proksimal.Tubulus renalis mulai sebagai kapsula bowmandula.jumlah darah lewat melalui ginjal nadalah sangat besar . uretra proses feses Bahan makanan di serat pembuluh getah bening melalui lipatan usus kemudian masuk usus besar kemudian bubur bahabn makanan itu di padatkan.Usus halus:Mensekresikan cairan usus. Perkemihan 1.mulut:Memasukkan makanan 2.gram dan vitamin. 5.Sedangkan suplai darah yang melalui vena renalis ke dalam vena kava inferior lalu .merupakan gromerolus dan berhubungan dengan pembuluh darah. kandung kemih 3. 4.lapisan terbentuk mangkuk menutupi gromerolus.Bagian-Bagian Nefron nefron terbentuk dari tubulus renalis. Ureter 2. Pencernaan 1. 3.di selaputi oleh lapisan sel-ssel kuboid.mencerna makanan.Suplai darah dari arteria renalis dari aorta.menjalar dan korteks sebagian medulla dan sebagian lagi ke bagian korteks membentuk tubulus konvolute distal berakhir dgn memasuki tubulus pengumpul.Masing-masing tubulus renalis merupakan tubulus yang berbengkokbengkok.kemudian arteria renalis kanan melewati bagian belakang vena kava inferior.Usus Besar mernsekresikan kalium ke dalam klandungan kolon.

komposisi cairan tubuh manusia Air ialah komponen yang paling banyak di tubuh manusia.Elektrolit .Ion .kemudian sampah nitrogen dan asam-asam di buang dalam bentuk urine yang mengalir ke ureter kedalam kandung kemih dan di ekresikan pada invral waktu melalui uretra atau pada saat terjadi miksi. menyusun sekitar 60% berat tubuh dengan kisaran antara 40% sampai 80% kandungan H2O seseorang berada dalam rentang konstan selama suatu periode waktu. Tekanan osmotik merupakan tekanan dengan kekuatan untuk menarik air dan kekutatan ini bergantung pada jumlah molekul di dalam larutan suatu larutan dengan kosentrasi solut yang tinggi tekanan osmotik yang tinggi sehingga air akan tertarik masuk ke dalam larutan tersebut .Bosa . terutama disebabkan oleh efisiensi ginjal mengatur keseimbangan H2O.Sidemia .Proses Berkemih bagian cairan dari darah (bebas dari se-sel darah dan protein ) difilter di bawah tekanan ke dalam tubulus yang panjang dalam ginjal. 2.tubulus ginjal secara selektif permiabel dan kebanyakan terhadap cairan dan setiap perrsenyawaan esensial direabsorbsi kembali ke dalam darah.Kation . sedangkan tekanan hidrostatik adalah tekanan yang di hasilkan . 2. mineral dan sel.Pn 3.Anion . –Asam .vena kava renalis kiri melalui bagian depan. Cairan yang bersikulasi di seluruh tubuh di dalam ruang cairan intrasel (CIS) dan ekstrasel (CES) mangandung elektrolit .

atau suatu likuid di dalam sebuah ruangan. 8. Keadaan kekurangan air akan meninggkatkan osmolalitas darah dan keadaan ini akan di respons oleh kelenjar hipofisis dengan melepaskan ADH .kekurangan volume cairan darah mnisalnya karena pendarahan kehilangan cairan pencernaan . yang jika melebur atau pelarut lain jika melebur atau larut di dalam air atau pelarut lain akan pecah manjadi ion dan mampu membawa muatan listrik . Glukokortikoid mempengaruhi keseimbangan air dan elektrolit. ADH akan menurunkan produksi urine dengan cara meningkatkan reabsorpsi air oleh tubulus gijal. Contoh : mineral. Aldesteron merupakan suatu mineralokortikoid yang di produksi atau korteks aldernal . Elektrolit sangat penting pada banyak fungsi tubuh. Hormon utama yang mempengaruhi keseimbangan cairan dan elektrolit adalah ADH aldesteron . dapat menstimulsi sekresi aldesteron ke dalam darah. Aldesteron mengatur tubulus ginjal mengekskresikan kalium dan mengabsorpsi dan di kembalikan ke volume darah. 6. 7. sehingga cairan dan solut berpindah dari kapiler menuju sel. zat besi dan zink. Elektrolit merupakan sebuah unsur atau senyawa .eliki muatan negatif di sebut anion. Elektrolit yang memeliki muatan positif di sebut kation sedangkan elektrolit yang mem. glukokor tikoid. Fungsi utama Na yaitu: • Untuk mempertahankan keseimbangan air • Menstranmisi implus saraf • Melakuka kontraksi otot Kalium • Untuk mengatur eksitabilitas ( rangsangan ) heuromuskular dan kontraksi otot • Pengaturan keseimbangan asam basa karena ion kalium dapat di tukar denagn ion hidrogen . termasuk fungsi tubuh termasuk fungsi neorromuskular dan keseimbangan asam basa. Darah dan cairan arteri akan memasuki kapiler jika tekanan hidrostatik lebih tinggi dari tekanan interstitial.

. sistem penyangga Protein : penyangga CIS primer dan menyangga CES. Peran Ginjal: 1. a. Ginjal yang dapat mengekskresikan urin asam atau urin alkalin sehingga menyesuaikan kembali konsentrasi ionhidrogen cairan ekstraseluler menuju normal.Sistem penyangga Asam dan Basa kimiawi dalam cairan tubuh : 2. Sistem penyangga fosfat : penyangga sistem kemih yang penting. Ginjal mengatur konsentrasi ion hidrogen cairan ekstrasiluler melalui 3 mekanisme dasar: sekresi ion hidrogen reabsorbsi ion bicnat yang di saring .Ginjal 3. Basa kuat dapat lebih mudah berikatan dengan H+ dari pada basa lemah. Sistem penyangga asam basa kimiawi dalam cairan tubuh yang dengan segera bergabung dengan asam atau basa untuk mencegah perubahan konsentrasi ion hidrogen yang berlebihan . 3 sistem utama yang mengatur kosentrasi ion H2 yaitu: 1.Pengertian Asam dan Basa Asam ialah sekelompok zat yang mengandung disosias. Mencegah kehilangan Bicnat dalam urin 2. atau terpisah (terurai) apabila berada dalam larutan untuk menghasilkan H+ bebas dan anion (ion bermuatan negatif).Pusat pernafasan 3. Sistem penyangga Hemoglobin : penyangga utama terhadap perubahan asam karbonat. Sistem Penyangga asam karbonat : bikarbonat fungsi penyangga CES primer terhadap perubahan asam non karbonat. b. . Pusat pernafasan mengatur pembuangan CO2 dari cairan ekstraseluler c. juga menyangga CIS. Basa ialah bahan yang dapat berikatan dengan H+ bebas dan dengan demikian menarik ion tersebut dari larutan.Mengontrol keseimbangan asam basa dengan mengeluarkan urin yang asam atau basa 1.

dan kreatinin. Jika dibiarkan menumpuk. Apabila pasien tetap takut BAB harus dibantu dengan huknah gliserin/ penggunaan obat sopositoria. Mengekresikan bnayak senyawa asing.produksi ion bicnat baru 3. distensi abdomen. dan Bladder distensi Bladder distensi ialah peregangan kandung kemih Topik yang dapat diberikan yaitu Sistem perkemihan : Jika pasien ada keinginan untuk berkemih maka jangan ditahan karena antara saluran pencernaan dan perkemihanitu berbeda. 6. karena apabila feses tidak dikeluarkan akan mengakibatkan tubuh akan keracunan. Memelihara volume plasma yang sesuai. Mengubah vitamin D menjadi bentuk aktifnya. terutama melalui pengaturan H2O. asam urat. Topik pendidikan kesehatan yang dapat diberikan kepada pasien dengan kasus distensi abdomen. 8. Mensekresikan renin suatu hormon enzimatik yang memicu reaksi berantai yang penting dalam konservasi garam oleh ginjal. 4. pestisida dan bahan-bahan oksida dan nutrisi lainya yang berhasil masuk kedalam tubuh. Penyuluhan Kesehatan ”Diet Tinggi Serat” dengan tujuan merangsang peristaltik usus agar BAB atau defekasi dapat normal kembali. dan muntah proyektil. treutama bagi otak. zat sisa tersebut bersifat toksik. . Jadi boleh BAB tapi tidak boleh banyak mengedan karena jika banyak mengedan dikhawatirkan hecting akan membuka kembali. 5. Mensekresikan (eliminasi) produk-produk sisa (buangan) dalam metabolisme tubuh. Memelihara osmolaritas ( konsentrasi zat terlarut) berbagai cairan tubuh. Fungsi ini dilaksanakan melalui peran ginjal sebagai pengatur keseimbagan dan H2O. sehingga sangat berperan dalam pengaturan jangka-panjang tekanan darah arteri. 7. misalnya urea. suatu hormon yang dapat merangsang pembentukan sel darah merah. zat penambah pada makanan. misalnya obat. Apabila pasien ingin BAB tapi takut hecting akan membuka kembali dengan cara memberikan penyuluhan tentang eliminasi. Mensekresikan eritropoietin.

Tingg serat dan bahan makanan yang dapat merangsang peristaltik usus.html . untuk memelihara kekuatan otot pencernaan . http://tutorialkuliah. kacang-kacangan. buah-buahan.agar-agar. sayuran.com/2009/02/tugas-kuliah-sistem-perkemihan. Bahan makanan yang dianjukan susu. gula. terutama yang dapat dimakan kulitnya. Banyak minum atau cairan dua-dua setengah liter sehari. untuk melancarkan defekasi atau melunakkan feses.blogspot. sebagian dalam bentuk mentah. beras atau karbohidrat.Pasien dianjurkan untuk mengkonsumsi : Makanan cukup kalori dan protein Meningkatkan vitamin terutama B1 dan B kompleks dan mineral.