You are on page 1of 6

SIKLUS MENSTRUASI Masa pubertas size ovarium ; panjang : 2.5-5cm Lebar : 1.5-3cm Tebal : 0.6-1.

5cm Ovarium terbahagi 2 bhgn: 1) Korteks : stroma yg padat trdpat folikel2 dgn sel telur. Folikel terdpt dlm berbgi tingkat prkmbangan: folikel primer, sekuner dan matang (folikel de graaf). Ada juga folikel yang mengalami degeneraasi yg disebut atresia. turut dijumpai korpus rubrum, korpus luteum dan korpus albikans. 2) Medulla: 1. SIKLUS MENSTRUASI ( SIKLUS OVARIapa yg terjd pd ovari sepjg siklus haid) After the onset of puberty, the ovary constantly alternates between two phases: the follicular phase which is dominated by the presence of maturing follicles and the luteal phase which is characterized by the presence of the corpus luteum. FASA FOLIKULER - Di bawah pengaruh FSH yg meningkat, bbrpa folikel berkmbg tp hanya satu yg mnjadi matangMeningkatnya FSH akbt regresi korpus luteum yg menyebabkn hormone steroid berkurang( estrogen n progesterone). - Pada folikel2 ini, mula2, sel2 sekeliling oosit primer( sel granulosa) berlipat ganda. - Di antara sel2 granulosa, timbul suatu rongga berisi cairan yg disebut likuor folikuli. - These granulose cells secrete a thick, gel-like rind that covers the oosit and separate it from surrounding granulose cell. (zona pellucida) - Dengan tumbunhnya folikel, jaringan ovarium sekitar folikel tersebut terdesak ke luar 2 lapisan iaitu teka interna (byk mengandung p.darah) dan teka eksterna (mengandung jar. ikat padat). - Sel teka + sel granulose = sel2 folikel yg bekerja sbgai 1 unit dlm mmbentuk estrogen. - Dalam fasa perkembangan folikel, antrum (fluid filled cavity) akn terbentuk di tengah2 sel2 granulosa--> apabila sel2 folikel mula mensekresi estrogen, sebhgian akn didistribusi ke dalam aliran darah dan sebhgian akn terkumpul dlam cairan antrum. - The oocyte has reached the full size by the time the antrum begins to form. - As the follicle growsestrogen production increase - One of the follicles (folikel de Graaf) usually grows more rapidly than the others developing into a mature follicle within 14 days after the onset of follicular development.. - Perkembangan folikel hngga mnjadi matang+bertambah produksi cairan antrumfolikel makin terdesak ke permukaan ovarium sehingga menonjol keluar.

Just before ovulation, the primary oocyte completes its first meiotic division[primary oocyteovum(secondary oocyte)].

FASA OVULASI Sel2 pd permukaan ovarium mnjdi tipis dan pd suatu waktufolikel pecah dan keluarlah cairan antrum bersama2 ovum(oosit sekunder) Ovum yg keluar msh dikelilingi zona pellucid n sel2 granulosa yg kini disebut corona radiate ( zona pellucid+sel2 granulosa pd ovum stlh ovulasi=corona radiate) Ovum yg mengalami ovulasi akn ke tuba ovarium utk mengalami pembuahan atau tidak. Kadang2 lebih dr 1 folikel dpt pecah yg dpt mnghasilkan kembar dizigotik.

FASA LUTEAL Sel2 dari membrane granulose dan teka interna ( sel granulose+sel teka=sel folikel) yg tertnggal pada ovarium mmbntuk korpus rubrum yg berwarna merah akbt perdarahan wktu ovulasi dan kemudian mnjd korpus luteum. Perubahan sel2 folikel mnjdi korpus luteum akbt dr perubhan struktur pd sel2 granulosa tersebut. The follicular-turned-luteal cells enlarge and are converted into very active steroid hormone-producing tissue. (abundant storage of cholesterol as the steroid precursor, in lipid droplets within the corpus luteum gives the yellowish appearance hence its name (corpus=body, luteum=yellow). Korpus lutem mensekresi hormone estrogen dan progesterone Jika tidak terjadi pembuahan(konsepti), stlh 8 hr korpus lutem mula berdegenerasi dan stlh 14 hari mngalami atrofi mnjdi korpus albikanx (jar parut) Jika terjadi konsepsi, korpus luteum akn dipertahankan sehinngu minggu ke-9/10 kehamilan oleh B-HCG yg dihasilkan oleh sinsisiotrofobalst.--> ini dinamakan korpus luteum graviditatis. Perjalanan ovum di tuba memakan masa selama 3 hari dan implantasi blastokist pd uterus biasanya terjadi 6-7 hari stlh fertilisasi

2. SIKLUS MENTRUASI ( TEORI NEUROHORMONALperanan hormone dalam mengatur siklus menstruasi) Dalam proses ovulasi harus ada kerjasama antara korteks serebri, hipotalamus, hipofisi, ovarium, glandula tirod, glandula siprerenalis dan kelenjar endokrin lainnya. Yang memegang peranan penting dalam proses tersebut adalh hbgn hipotalamushipofisis-ovarium (hypothalamic-pituitary-ovarian axis) 1) A ) Fasa folikuler -Factor yang mneginisiasi perkembangan folikel masih belum diketahui -hipotalamus menghasilkan GnRH (gonadotropin releasing hormone) yang akan merangsang pelepasan LH (luteinizing hormone) dan FSH (follicle stimulating hormone) dari kelenjar anterior pituitary. -FSH : berpengaruh terhadap perkembangan beberapa folikel Perkembangan folikel menyebabkan produksi estrogen meningkat -pada waktu yg sama, LH juga meningkat tapi perannya pada tingkat ini hanya membantu pembutan estrogen dalam folikel. -pengaruh estrogen terhadap : a. hipotalamus bersifat negative feedback ( semakin meningkat kadar estrogen, dia akn semkn menekan fungsi hipotalamus dalam pelepasan GnRH).--> so, akn turut menghambat sekresi LH dan FSH dari kelenjar anterior pitutari. b. Pituitary : reduce sensitivity to GnRH of the cells that produce gonadotropic hormones especially FSH-secreting cells (sel2 ni ada kat pituatari, estrogen buat sel2 ni less sensitive). p/s: perbezaan sensitivity oleh FSH n LH secreting cells induced by estrogenpartially responsible for the fact that FSH plasma level declines. -inhibin : secreted by follicular cells. Inhibit FSH secretion. -LH secretion continue to rise slowly despite the inhibiton of GnRH because of : to completely inhibit tonic Lh secretion both estrogen n progesterone are needed. Progesterone not appear until late luteal phase so Lh still slowly increase under incomplete inhibiton by estrogen.

B) Fasa ovulasi -semakin matang folikel, semakin >> estrogen yg akn disekresi. Estrogen pd kadar yg rendah bersifat (-) feedback pd LH , tp estrogen pd kadar yg tnggi akn bersft (+) feedback pd LH. -pd akhir fasa folikekuler, kadar estrogen akn meningkat cepat mencapai puncak, so akn terjd LH surge akbt mekanisme (+) feedback pd :

a) hipotalamus : increase GnRH secretionincrease in LH secretion b)pituitary : increase LH-secreting cells sensitivity towards GnRH. -kdr LH yg tinggi akn menyebabkan: 1) berlakunya ovulasiterjadi 16-24 jam slps lonjakan LH. ( lonjakan LH yg cukup sj tidak menjamin terjadinya ovulasi, folikel hendaklah matang terlebih dulu.)

2) differentation of follicular cells into luteal cells p/s : even GnRH level naik, tp FSH level still x naik sbb still ada inhibin secretion by the follicle cell yg akn inhibit FSH secretion. C) Fasa luteal -LH maintains the corpus luteum. -stlh ovulasi, sel-sel granulose membesar, membentuk vakuola dan bertumpuk pigmen kuning. Folikel menjadi korpus luteum. - pada korpus luteum: a)luteinized granulose cells membuat progesterone yg byk b)luteinized theca cells membuat pula estrogen yg byk p/s : both hormones akn meningkat tnggi pd fasa luteal. Td kat atas ada mention klu estrogen tnggi akn (+) feedback dgn LH, tp pd fasa luteal LH surge x terjadi sbb adanya progesterone yg inhibit LH secretion. -korpus luteum bertahan selama selama 2 weeks, if fertilization doesnt It will degenerate. Kadar progesterone akn (-) feedback dgn hipotalamus n pituitary. Kenapa korpus luteam degenerate? Progesterone inhibits LH LH maintains korpus luteum. So, LH menurun korpus luteum degenerate. -corpus luteum degenerates plasma progesterone n estrogen level fall rapidly as they are no longer being produced. Jika trejadi kehamilan : korpus luteum akn dipertahankan oleh HCG yg diproduksi oleh sinsiotrofoblast hingga 9-10 mnggu khmiln.

Berakirnya fasa luteal maka akn bermula siklus menstrual yg baru.

3. MENSTRUASI (PERUBAHAN HISTOLOGIK ENDOMETRIUS Dapat dibedakan 4 fase endometrium dlm siklus haid. Iaitu 1) Fase menstruasi/deskuamasi 2) Fase pascahaid/regenerasi 3) Fase intermenstrum/proliferasi 4) Fase prahaid/sekresi dini

1) Fasa menstruasi/deskuamasiendometrium dilepaskan dr dinding uterus disertai perdarahan. Hnya stratum basale yg tnggal utuh. Darah haid mengandung drh vena dan arteri dgn sel2 drah dlm hemlii atau aglutinasi, sel2 epitel dan stroma yg mngalami disintegras dan otolisi, dan secret dari uterus, serviks dan kelenjar2 vulva. Fase ini berlangsung 3-4 hr. 2) Fase pascahaid/regenerasiluka endometruim yg trjadi akbt pelepasan, beransur2 sembuh dan ditutup kembali oleh selaput lendir yg baru tumbuh dari sel2 endometrium. Pada wktu ini tebal endometrium +/- 0.5mm. fase ini telah mulain sejak fase menstruasi dan berlangsung kurang lebih 4 hr. 3) Fasa intermenstrum/proliferasiendometrium tnbh setebal kurang lebih 3.5mm. fasa ini berlngsung dar hari ke-5 smpi hr ke-14 dr siklus haid. Fasa ini dpt dibagi mnjd 3 subfase : a. Fasa proliferasi dini b. Fasa proliferasi madya c. Fasa proliferai akhir a. Fasa proliferasi diniberlnsung atra hr ke-4 smpi hr ke-7. Fasa ini dpt dikenal dr epitel permukaan yg tipis dan adanya regenerasi epitel, terutama dr mulut kelenjar. Kelenjar2 kebanyakkannya lurus, pendek dan sempit, bentu kelenjar merupakan cirri khas fasa proliferasi. Sel2 kelenjar mengalami mitosis, sebagian sediaan masih menunjukkan suasana fase menstruasi di mana trelihat perubahan2 invulusi dr epitel kelenjar yg berbntuk kuboid. Stroma padat dan sebgian menunjukkan aktivitas mitosis, sel2nya bnbntuk bntang dgn tonjolan2 anastomosis. Nucleus sel stroma relative besar sbb sitoplasma relative ssedikit. b. Fasa proliferasi madyaberlnsng antr hr ke-8 smpi hr ke-10. Fasa ini merupakan bntuk transis dan dpt diknal dr epitel permukaan yg brbentuk torak dan tnggi. Kelenjar berkeluk2 dan brvariasi. Sejumlah stroma mengalami edema. Tmpk byk mitosis dgn inti berbntuk telanjang(naked nucleus). c. Fasa proliferasi akhirbrlngsung pd gari ke-11 smpi hr ke-14. Dpt diknl dr permukaan kelenjar yg x rata dgn byk mitosis,. Inti epitel kelenjar mmbntuk pseudostratifikasi, stroma tmbuh aktif dan padat.

4) Fasa prahaid/sekresimula sesudah ovulasi dan berlngsung dar hr ke-14 smpi 28. Pada fasa ini endometruim kira2 tetap tebalnya tp bntuk kelenjar brubah mnjadi pjg, berkeluk2 dan mengeluarkan getah yg mkin lama mkin nyata. Da;am endometrium telah tertimbun glikogen dan kapur yg krlak akan diperlukn sbgi mknn utk telur yg dibuahai. Mmg tujuna perbhan ini adlh utk mmpersiapkan endometrium mnerima telur yg dibuahi. Fasa sekresi dibagi atas a) Fasa sekresi dini dalam fasa ini endometrium lebih tipis drpd sebelumnya krna kehilangan cairan. Pada saat ini dpt dibedakan bbrapa lapisan yakni : 1. Stratum basale: lapisan endometrium bgian dlm yg bebatasan dgn lapisan miometrium, lapidan ini tidak aktif, kecuali mitosis pd kelenjar. 2. Stratum spongiosum : lpsan tengah brbntuk anyaman spt s[ons. Ini disbbkan byknya kelenjar melebar dab berkeluk-keluk dan hnya sedkit stroma di antaranya. 3. Stratum kompaktum : lapisan atas padat. Aluran2 kelenjar sempit, lumennya berisi secret dan stromanya edema. b) Fasa sekresi lanjutendometrium dlm fasa ini tebalnya 5-6mm. D;m fasa ini terdapt peningkatan dari fasa sekresi dini, dgn endometrium sgt byk mngandung p. Darah yg berkeluk2 dan kaya dgn glikogen. Fasa ini sgt idela utk nutrisi dn perkmbangan ovum. Sitoplsam sel2 stroma bertambah. Sel stroma mnjadi sel desidua jika trjadi kehamilan.