BAB V ANALISIS PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR DAS

5.1 Proses Operasi Waduk Seorang engineer dituntut mampu menyelesaikan suatu permasalahan dengan solusi optimal. Begitu pun dalam hal mendesain waduk sebagai sarana pengelolaan sumberdaya air agar dapat memenuhi kebutuhan (pembangkit listrik, domestik/air minum, industri dan irigasi) dengan ketersediaan air yang ada. Seorang perancang harus menghitung debit waduk seminimal mungkin yang dapat dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan air semaksimal mungkin. Berikut ini diagram skematik reservoir yang didapat dari modul kuliah Ir Edy Anto Soentoro, MASc., PhD.

Sumber : Handout Water Resources System Analysis #:1 Ir Edy Anto Soentoro, MASc., PhD.

Gambar 5.1 Diagram Skematik Reservoir Dengan : Vmin = Minimum Reservoir Volume (Dead Storage) Vmax = Maximum Reservoir Volume Active Storage Volume adalah volume diantara Vmax dan Vmin.

Dengan menggunakan data kebutuhan dan ketersediaan air yang sudah didapat sebelumnya, dapat dihitung Volume storage yang dibutuhkan, yaitu : Jiika ketersediaan air < kebutuhan maka volume strorage yang dibutuhkan adalah nilai absolut dari ketersediaan air-kebutuhan air. Bila tidak, maka volume strorage yang dibutuhkan adalah 0. Berikut ini tabel hasil perhitungan volume storage :

1

4 22554162. Vmaksimum dari volume strorage diambil sebesar 110% dari volume storage.7 12844345.0 0.9 186431.6 17165720.0 DEC 971954.1 3124800. yaitu 0.2 Operasi Waduk Optimum No 1 2 3 4 5 Variabel Volume Tampungan Perubahan Tampungan Inflow Outflow Shortage Satuan m m m m 3 JAN 10691500.0 2737106.1 x 9719546 m3 = 10691500. bila tidak maka shortage bernilai 0.0 AUG 7034118.4 16093472. Dari data tersebut.5 0. Outflow minimum > demand (kebutuhan air) Vmin < Volume < Vmax Shortage bernilai demand-outflow bila demand > outflow.6 0.0 APR MAY JUN JUL 971954.6 6469060.9 0.9 2828344.2 1739891. akan didapatkan nilai shortage bernilai 0 karena memenuhi syarat diatas yaitu outflow minimum > demand seperti pada tabel berikut : Tabel 5.0 0.8 609730.9 2828343.6 0. 2.4 FEB 971954.4 0.5 2828341.5 23040641.1 Tabel Perhitungan Volume Storage No 1 2 3 Variabel Kebutuhan Air Ketersediaan Air Storage Need Satuan m m 3 JAN 2828342 3124800 0 FEB 2554634 16093472 0 MAR 2828345 22554162 0 APR 2737108 23040641 0 MAY 2828345 7050784 0 JUN 2737106 609731 2127376 JUL 2828343 1298338 1530005 AUG 2828343 186432 2641912 SEP 2737106 84791 2652316 OCT 2828342 2060404 767937 NOV 2737105 15283340 0 DEC 2828342 17165720 0 m3 3 Hasil penjumlahan volume strorage adalah total volume storage yang bernilai 9719546 m3. yaitu 1.0 SEP OCT NOV 4392207.0 MAR 971954.4 -2641911. Setelah solusinya optimum. perlu dicari outflow optimum yang memenuhi syarat : 1.0 JAN 971954.Tabel 5.0 0.0 0.6 971954.6 17165720.4 22554162.55 m3.1 x 9719546 m3 = 971954.0 2060404.8 -1530005.0 0.5 15283339.2 4222439.1 7050783.3 1298337.7 -2652315. sedangkan Vminimum volume strorage diambil sebesar 10% dari volume storage.0 2 .0 0.1 m3.8 10691500.6 m3 3 3 3 5497106.0 -9719545.0 84790.5 17543534.6 0.6 2828343.1 8564124.6 -767937.5 2737106.0 0.0 16093472.5 15283339.6 0.3 -2127375.0 0.4 0.

3 . Tampungan hanya dibutuhkan di bulan Juni – Oktober karena air yang ada < kebutuhan air. Perubahan tampungan sesuai dengan gambar 5. sedangkan volume tampungan pada bulan selanjutnya adalah volume tampungan bulan sebeluymnya + perubahan tampungan bulan sebelumnya. baik untuk PLTA.Keterangan : Volume tampungan awal pada bulan januari diambil dari Vmaksimum. Berdasarkan perhitungan diatas. Pada bulan Juni-Oktober dilakukan optimasi agar debit yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dapat memenuhi air yang dibutuhkan.1 merupakan Inflow – Outflow (release). dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan Q yang ada sudah memenuhi air yang dibutuhkan. air bersih. industri dan irigasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful