You are on page 1of 2

Plastik Biodegradable

May 2, 2011 at 7:19 PM Leave a comment
Akhir – akhir ini, jika anda berbelanja di supermarket, seringkali terlihat jejeran plastik yang ramah lingkungan di dekat kounter kasir. Apakah plastik tersebut? Apa yang membedakan plastik itu dengan kantong plastik pada umumnya? Kantong plastik yang disebut – sebut ramah lingkungan tersebut adalah kantong plastik biodegradable. Biodegradable berarti dapat diuraikan oleh mikroorganisme di alam. Apakah hal tersebut mungkin terjadi, mengingat plastik adalah salah satu limbah yang paling sulit diuraikan? Jawabannya adalah mungkin. Hal yang membedakan plastik biodegradable

dengan plastik pada umumnya adalah komposisi penyusun plastik tersebut. Jika pada umumnya bahan plastik adalah polymer (polymer adalah rangkaian

karbon yang sangat panjang dan sulit untuk diuraikan), namun bahan plastik biodegradable adalah bahan alami seperti tumbuh – tumbuhan. Salah satu material yang paling sering digunakan untuk plastik biodegradable adalah pati jagung. Plastik yang berasal dari pati jagung tentu saja dapat terurai di alam karena plastik ini dibuat dari bahan alami. Sayangnya, plastik yang terbuat dari pati jagung ini memiliki proses pembuatan yang sangat mahal. Hal ini mengakibatkan plastik biodegradable ini cukup sulit untuk menggeser plastik biasa di pasaran. Selain plastik yang terbuat dari pati jagung, plastik biodegradable juga dapat dibuat dari bahan sintetis, namun tetap dapat diuraikan oleh lingkungan, contoh dari bahan sintetis pembuat plastik biodegradable ini adalah Polylactic Acid, Polybutylene Succinate, Polycaprolactone dan lain – lain.Keuntungan dari plastik jenis ini tentunya sangat jelas, yaitu dapat mengurangi limbah plastik yang ada di Bumi. Sumber : http://ecolifetips.wordpress.com/2011/05/02/plastik-biodegradable/

Rekayasa polimer yaitu berupa plastik biodegradable yang sangat marak digunakan saat ini adalah terobosan yang sangat baik sekali. sedangkan limbahnya saat ini juga sudah banyak sekali penelitian mengenai limbah plastik untuk dapat terkonversi lagi menjadi bahan bakar atau sumber energy. Riska Ristiyanti 3335100599 Tugas 1 Rekayasa Produk . Karena dengan menggunakan plastik biodegradable ini setidaknya tidak menambah jumlah limbah plastik karena dapat langsung terdegradasi. ini bukan merupakan solusi utama untuk situasi yang saat ini terjadi yaitu ketergantungan manusia akan penggunaan bahan plastik dan banyak terjadi pencemaran lingkungan akibat bahan plastik ini. Apalagi untuk pembuatan bahan plastik biodegradable ini yang berasal dari biomassa terbarukan seperti lemak dan minyak atau pati jagung atau umbi-umbian. Akan tetapi. walaupun ada pula pembuatan plastic biodegradable dari bahan sintetik sebagai campurannya agar plastik bisa lebih cepat untuk dapat terdegradasi.Analisa berdasarkan pola pikir etis dalam rekayasa produk. Hal ini jelas sekali bahwa banyak sekali pertimbangan yang harus dilakukan untuk memproduksi plastic biodegradable ini karena kita ketahui bahwa jagung dan umbi-umbian merupakan bahan makanan. Alangkah lebih baik apabila sumber bahan pangan ini digunakan untuk menanggulangi krisis pangan dibeberapa wilayah yang memerlukan dan mengenai masalah penggunaan plastic dapat ditanggulangi dengan mengurangi ketergantungan terhadap pemakaian plastik. begitu juga berdasarkan tujuan diciptakannya produk plastic yang biodegradable ini untuk mengurangi limbah plastik di bumi. dimana saat ini juga sedang marak akan isu krisis pangan.