You are on page 1of 7

BAB II LAPORAN PENDAHULUAN A. I.

PENGERTIAN Appendiksitis adalah peradangan dari appendik, saluran sempit yang meluas dari bagian inferior (Sharon Mentik, 1996 : 1150). Appendiksitis adalah peradangan pada appendik yang mengenai semua lapisan dinding organ tersebut. (Syivia A Price, 1995 : 401) II. PATOFISIOLOGI Infeksi luar usus buntu Tumor KONSEP DASAR

Biji-bijian yang terperangkap di dlm lumen

Appendicitis Pre Op Penyempitan pada lumen usus buntu Inflamasi Obstruksi / pembuntuan Keradangan Peningkatan suhu tubuh Anorexia Resiko tinggi defisit volume cairan Perubahan status kesehatan Post Op Nyeri Intoleransi aktivitas Perubahan pola tidur Cemas

III.

GEJALA KLINIS Keluhan appendisitis biasanya bermula dari nyeri dibawah umbilikis yang berhubungan dengan muntah. Terdapat juga keluhan anoreksia, malaise. Biasanya

hypertermia. 1. pendidikan. PENATALAKSANAAN Post Op Perlu dilakukan observasi tanda-tanda vital untuk mengetahui terjadinya perdarahan di dalam. VI. agama. no register.000 mm3) Erytrosite 4.000-400. Satu hari pasca operasi pasien dianjurkan untuk duduk tegak ditempat tidur selama 2 x 30 menit. IV. atau gangguan pernafasan. Pada hari kedua pasien dapat berdiri dan duduk diluar kamar.0 jt/mm) Merupakan tindakan metode yang digunakan untuk memecahkan masalah dalam upaya memperbaiki atau memelihara klien sampai ketahap optimal melalui suatu pendekatan yang sistematis untuk mengenal klien untuk memenuhi kebutuhannya. 2. Keluhan Utama . V.7 (normal 4. PENGKAJIAN Pengumpulan data Identitas Meliputi nama. • • • Skala Nyeri 0 1. diagnosa medis. pekerjaan.juga terdapat konstipasi.3 – 6. pasien dikatakan baik bila dalam 12 jam tidak terjadi gangguan. tanggal MRS. syok. jenis kelamin.000 / mm3 (normal : 4500 – 10. Hari ke-7 jahitan dapat diangkat dan pasien diperbolehkan pulang. Nyeri biasanya timbul saat digunakan untuk batuk dan berjalan. : tidak ada nyeri : nyeri ringan : nyeri sedang : nyeri hebat : nyeri sangat hebat : nyeri paling hebat ASUHAN KEPERAWATAN PEMERIKSAAN PENUNJANG Leucotye diatas 12.7 8-9 10 2.4 5 6.000 mm3) Trombosit (normal 150. selama itu pasien dipuasakan.

a. mengalami konstipasi. 5. 3. Riwayat kesehatan keluarga Di dalam anggota keluarga yang lainnya tidak ada yang pernah menderita penyakit yang seperti diderita klien saat ini. post op. Pola Istirahat dan Tidur Klien mengalami gangguan tidur karena klien mengalami nyeri abdomen post op e. anoreksia.5oC – 38oC. Pada umumnya penderita mengeluh nyeri perut kanan bawah post op. tetapi biasanya normal. b. Pola-pola fungsi Pola aktivitas dan istirahat. Pola Perspesi dan Konsep diri Klien merasa dirinya tidak gelisah dengan perubahan yang dialami. anoreksia dan sub febris 37. f. 4. d. Pola Nutrisi dan Metabolisme Kebutuhan nutrisi kurang karena adanya anoreksia. Palpasi Nyeri abdomen post op karena luka jahitan Riwayat Penyakit sekarang. Ada keluhan nyeri abdomen sekitar luka post op PEMERIKSAAN FISIK • • • Inspeksi Daerah abdomen post op tidak menunjukkan kelainan Auskultasi Peritaltik bisa berkurang. Pola Eliminasi Perubahan pola eliminasi. Pola Sensorik dan Kognitif. c. Riwayat Penyakit dahulu Biasanya klien dengan appendik akan mengalami nyeri di perut bawah post op . 6. Aktivitas klien terganggu karena lemah dan malaise. anoreksia.Biasanya klien mengeluh sakit (nyeri) perut kanan bawah.

Kaji ulang tingkat atau skala nyeri R/ Untuk mengetahui atau menentukan tingkat keparahan. 3. Resiko kekurangan volume cairan berhubungan dengan anoreksia. 4. demam. 3. kurang pengetahuan. distraksi dan anjurkan untuk melakukan tehnik tersebut R/ Meningkatkan pengetahuan individu dan dapat mengantisipasi lebih awal bila timbul nyeri. • • • PERENCANAAN Diagnosa 1 Nyeri pada daerah perut kanan bawah berhubungan dengan luka post op. Kolaborasi dengan medis dalam pemberian analgesik dan antibiotik R/ Membantu untuk mengatasi nyeri dan antibiotik diperlukan untuk mencegah dan mengatasi infeksi • • • Diagnosa 2 Resiko kekurangan volume cairan berhubungan dengan anoreksia. 1. 2. Jelaskan sebab-sebab timbulnya nyeri R/ Menambah tingkat pengetahuan individu tentang penyakitnya. muntah. faktor fisiologis. Tujuan : Kebutuhan volume cairan tubuh terpenuhi 1 x 24 jam Kriteria Hasil : Kebutuhan volume cairan terpenuhi . Beri penjelasan tentang manfaat dan tehnik relaksasi. VIII. 2. DIAGNOSA KEPERAWATAN Nyeri pada daerah perut kanan bawah berhubungan dengan luka post op.VII. Ansietas berhubungan dengan status kesehatan. Tujuan : Nyeri hilang atau terkontrol dalam 3 x 24 jam Kriteria Hasil : Nyeri berkurang Skala nyeri O Klien tidak menyeringai • Rencana Tindakan 1.

Awasi TTV. R/ Nutrisi yang adekuat dapat meningkatkan daya tahan tubuh individu. Jelaskan dampak yang dapat ditimbulkan dari anoreksia. R/ Untuk mengurangi perasaan tegang pada lambung. 4. Jelaskan pada individu tentang tehnik relaksasi sebelum makan. 3. 2. luka Post Op dan turgor kulit. anoreksia • Rencana Tindakan 1. . R/ Anoreksia dapat menyebabkan resiko kurang volume cairan. R/ Untuk mengetahui perubahan yang terjadi.Mampu menyebutkan dampak dari anoreksia Menerima dan mau dilakukannya tindakan untuk mengurangi muntah. Berikan intake nutrisi dan cairan yang adekuat.

S DENGAN DIAGNOSA MEDIS APPENDIKSITIS POST OP DI RUANG OK RS. KARANG TEMBOK SURABAYA Oleh : SLAMET SUPRIYADI 03.111.086 PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA .ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.

2006 .