You are on page 1of 66

9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek

STATISTIKA
by : agus budi s
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
PENGERTIAN STATISTIKA (DALAM ARTI LUAS)
Ilmu yg terdiri dari teori & metode, yg mrpkn cabang dr matematika
terapan, dan membicarakan tentang :
- Bgmn mengumpulkan data
- Bgmn meringkas data, mengolah data, & menyajikannya
- Bgmn menarik kesimpulan dr hasil analisis
- Bgmn menentukan keputusan dlm batas-batas resiko
tertentu berdsr strategi yg ada.
(Sudjana, 1992)
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Tugas Saudara :
1. PENGERTIAN STATISTIKA (DALAM ARTI sempit).
2. Jelaskan perbedaan STATISTIK dengan STATISTIKA!
3. Jelaskan pula Statistika MATEMATIS dan Statistika
PRAKTIS !
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
KARAKTERISTIK STATISTIKA
1. Bekerja dg angka
a. Data kuantitatif (mudah diukur/dinyatakan dg angka)
Contoh :
Jumlah guru/siswa, harga brg, berat bdn, jarak kota dst.
b. Data kualitatif yg diwujudkan dlm angka, dengan cara pen
– SKOR – an.

Contoh :
Nilai kepribadian, nilai kecerdasan, mutu guru, kualitas
siswa, pelaksanaan MBS, dst.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
SELALU = 4
SERING = 3
KADANG-KADANG = 2
TIDAK PERNAH = 1
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
2. Bersifat Obyektif
Angka mempunyai sifat obyektif dlm mengungkapkan
fakta.
3. Bersifat Universal
Tidak hanya digunakan dalam salah satu disiplin ilmu
saja, tetapi dapat digunakan secara umum dalam
berbagai bentuk disiplin ilmu pengetahuan.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
POLA KERJA STATISTIKA
IN PUT
PROCESSING OUT PUT
data
statistika
Informasi/
kesimpulan
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
ELEMEN STATISTIKA
1.POPULASI
2.SAMPEL
3.VARIABEL
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
DUA BAGIAN BESAR STATISTIKA
1. S DESKRIPTIF
Menjelaskan/menggambarkan berbagai karakteristik
data, seperti rata-rata, median, modus, variabilitas.
(Tendensi Sentra)
2. S INDUKTIF (INFERENSIAL)
Berusaha membuat berbagai inferensi thp sekumpulan
data yang berasal dari suatu sampel.

STATISTIKA

Deskriptif

Inferensial
Korelasi/
Regresi
Perbedaan
Parametrik
Non Parametrik
Parametrik
Non Parametrik
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
KEGUNAAN STATISTIKA
1. Sbg alat komunikasi/penghubung antara pihak penghasil data
dg pngambil keputusan.
2. Mendeskripsikan/ilustrasi/paparan fakta dari suatu laporan atau
keadaan/situasi.
3. Regresi, yaitu meramalkan pengaruh data yg satu dg data
lainnya, untuk mengantisipasi gejala-gejala yad.
4. Korelasi, yaitu mencari kuatnya atau besarnya hubungan data
dalam suatu penelitian.
5. Komparasi, yaitu membandingkan data dua kelompok atau
lebih.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
SYARAT BELAJAR/PENERPAN STATISTIKA
1. Jujur.
2. Jauhkan kecenderungan pribadi (vested interest).
3. Gunakan Kalkulator.
4. Step by step.
INGA’ – INGA’ ……..
STATISTIKA BUKAN ILMUNYA ORANG GENIUS
TAPI …..
BUTUH ORANG YANG TELITI DAN TELATEN
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
DATA (jamak)
Datum (tunggal)
Bahan mentah yg perlu diolah, sehingga menghasilkan informasi
atau keterangan dari suatu fakta/kejadian/gejala.
JENIS DATA
a. Data kuantitatif (mudah diukur/dinyatakan dg angka)
Contoh :
Jumlah guru/siswa, harga brg, berat bdn, jarak kota dst.
b. Data kualitatif yg diwujudkan dlm angka, dengan cara pen –
SKOR – an.
Contoh :
Nilai kepribadian, nilai kecerdasan, mutu guru, kualitas siswa,
pelaksanaan MBS, dst.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
SKALA PENGUKURAN DATA
1. Data DISKRIT
(yaitu data yang diukur hanya memiliki dua kutub saja)
Contoh :
laki-laki dan perempuan, baik dan buruk, tinggi dan rendah, kurus
dan gemuk, lulus dan tidak lulus dst.

2. Data KONTINUM
(yaitu data yang diukur memiliki kelanjutan/berkelanjutan)
terdiri dari data : NOMINAL, ORDINAL, INTERVAL, & RATIO
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
SKALA NOMINAL
Merupakan skala yg paling sederhana dimana angka/ bilangan hanya
disusun untuk menunjukkan jenis (kategori), dan berfungsi sebagai simbul
saja.
CIRI DATA DG SKALA NOMINAL
a. Tidak menggunakan bilangan pecahan.
b. Angka yg tertera hanya merupakan label saja/Tidak mempunyai
ranking/urutan.
c. Tidak mempunyai nol mutlak.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Contoh :
JENIS KULIT :
1. Kuning
2. Putih
3. Hitam
4. Coklat
5. Dst.
SUKU DAERAH :
1. Jawa
2. Madura
3. Sunda
4. Batak
5. Dst.
AGAMA DIANUT :
1. Islam
2. Katholik
3. Hindu
4. Budha
5. Dst.
Angka yg ada dalam contoh tersebut, tdk menunjukkan ranking,
tidak memiliki nol mutlak dan hanya merupakan label atau simbul
saja.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
SKALA ORDINAL
Merupakan skala yg didasarkan ranking diurutkan dr jenjang yg lebih tinggi
sampai terendah atau sebaliknya.
CIRI DATA DG SKALA ORDINAL
a. Mempunyai ranking/urutan dg jarak yg tidak tentu
b. Tidak memiliki ukuran baru.
c. Tidak mempunyai nol mutlak.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Contoh :
JUARA LIGA
INDONESIA :
1.Persik : 34 point
2.Persija : 33 point
3.PKT : 28 point
4.Arema : 26 point
5.Dst.
HASIL UAS STKIP PGRI TRENGGALEK :
Urutan : 3,86 ; 3,34 ; 3,34 ; 3,22 ; 3,18 dst.
Maka RANKING menjadi :
Ranking 1 : IPK 3,86
Ranking 2,5 : IPK 3,34
(dg cara : ½ (2+3) = 2,5)
Ranking 4 : IPK 3,22
Ranking 5 : IPK 3,18
Angka yg ada dalam contoh tersebut, menunjukkan ranking, tidak
memiliki nol mutlak dan tidak memiliki ukuran/angka baru.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
SKALA INTERVAL
Merupakan skala yg menunjukkan jarak antara satu data dengan data yg
lain dg bobot yang sama.
CIRI DATA DG SKALA INTERVAL
a. Bisa menggunakan bilangan pecahan.
b. Mempunyai ranking/urutan dg jarak tertentu (tidak mutlak)
c. Bisa memiliki ukuran baru.
d. Tidak mempunyai nol mutlak.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Contoh :
PEMBERIAN NILAI SISWA :
10 : istimewa
9 : sangat baik
8 : baik
7 : cukup
6 : sedang
5 : kurang
Dst.
KUALITAS PELAYANAN DINAS P&K :
Sangat Puas : 5
Puas : 4
Cukup Puas : 3
Kurang Puas : 2
Tidak Puas : 1
Angka yg ada dalam contoh tersebut, menunjukkan ranking, tidak
memiliki nol mutlak.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
SKALA RATIO
Merupakan skala yg menunjukkan jarak yang sama dan memiliki
nilai nol yang mutlak.
CIRI DATA DG SKALA RATIO
a. Bisa menggunakan bilangan pecahan.
b. Mempunyai ranking/urutan dg jarak tertentu.
c. Bisa memiliki ukuran baru.
d. Mempunyai nol mutlak.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Contoh :
Angka yg ada dalam contoh tersebut, menunjukkan ranking, memiliki
nol mutlak.
Umur Ayah : 40 th.
Umur Rudi : 20 th
Umur Tina : 10 th
Umur Adik : 5 th
Maka umur Ayah 2 kali umur Rudi, 4 kali umur Tina, 8 kali umur Adik.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
TINGKATAN DATA
NOMINAL
ORDINAL
INTERVAL
RATIO
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
MENGUMPULKAN DATA
A. SUMBER DATA
Dari mana data dikumpulkan/diperoleh ?
1. Data PRIMER
data yang diperoleh secara langsung dari sumber data.
2. Data SEKUNDER
data yang diperoleh tidak secara langsung dari sumber data.
(data yang diinginkan telah tersedia)
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Dalam penelitian dikenal METODE Pengumpulan Data dan INSTRUMEN
Pengumpulan Data.
METODE
INSTRUMEN
CARA yang digunakan
ALAT yang digunakan
METODE INSTRUMEN
Tes Soal/tes
Angket Angket/kuesioner
Wawancara Pedoman wawancara
Observasi Pedoman Observasi/Check List
Dokumentasi Daftar Nilai, Raport, Ijazah, dst.
(Biasanya dg check List)
B. METODE & INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
TUGAS SAUDARA : METODE PENGUMPULAN DATA
1. WAWANCARA
a. Tidak Sistematis
b. Sistematis
2. PENGAMATAN
a. Tidak Langsung
b. Langsung
3. ANGKET
a. Tertutup
b. Terbuka
4. DOKUMENTASI
a. Tercetak
b. Tergambar
c. Terekam
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
SYARAT DATA
1. VALID
2. RELIABLE
3. REPRESENTATIF
Apa adanya, asli, terkini
Dapat dipercaya (berkaitan dg sumber)
Memuat keseluruhan karakter variabel
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
MACAM STATISTIKA :
a. Statistika Deskriptif :
- membantu pengguna untuk memaparkan data sehingga
lebih mudah dan berarti.
- membantu pengguna merumuskan kesimpulan yang
bersifat SUBYEKTIF.
- Sarana yang digunakan adalah tendensi sentral,
prosentase dan standart deviasi.
b. Statistika Infernsial :
- Pengolahan data dengan rumus-rumus aplikatif (mencari
korelasi dan atau komparasi)
- membantu pengguna merumuskan kesimpulan yang
bersifat OBYEKTIF.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
STATISTIK DESKRIPTIF
DISTRIBUSI FREKWENSI
Adalah penyusunan data ke dalam suatu tabel dengan memperhatikan
frekwensi masing-masing nilai variabel.
1. Distribusi frekwensi TUNGGAL
(apabila nilai variabel dinyakatan atau dicantumkan dengan nilai-nilai
tunggal)
2. Distribusi frekwensi BERGOLONG/KELOMPOK
(apabila nilai variabel dinyakatan atau dicantumkan dengan nilai-nilai
berkelompok/digolongkan)
3. Distribusi frekwensi KOMULATIF
(apabila distribusi juga disusun berdasar komulatifnya, baik meningkat
dari atas/fka atau meningkat dari bawah/fkb)
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Distribusi frekwensi TUNGGAL
Contoh :
Hasil UTS mahasiswa Penjaskesrek tahun Akademik 2009/2010 adalah
sebagai berikut :
40 60 70 60 40 50 70 90 80 60
80 70 60 80 70 90 40 80 50 80
Susun ke dalam tabel distribusi frekwensi !
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
NILAI (X) JARI-JARI FREKWENSI
90 II 2
80 IIII 5
70 IIII 4
60 IIII 4
50 II 2
40 III 3
Pekerjaan antara tersebut, disusun kembali untuk disajikan kepada
PENGGUNA, sbb :
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Tabel 3.1
Hasil UTS M.U. Statistika Mahasiswa Penjaskesrek Trenggalek
NILAI (X) FREKWENSI PROSENTASE
90 2 10%
80 5 25%
70 4 20%
60 4 40%
50 2 10%
40 3 15%
JUMLAH () 20 100%
NAH ………, BANDINGKAN DENGAN ……..
40 60 70 60 40 50 70 90 80 60
80 70 60 80 70 90 40 80 50 80
Sumber : Daftar Nilai Kelas
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
SAMPAI KETEMU DI PERTEMUAN
SELANJUTNYA
INGA’ ……
JANGAN PERNAH MERASA BISA
SEBELUM MENCOBA
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
POLA KERJA STATISTIKA
IN PUT
PROCESSING OUT PUT
data
statistika
Informasi/
kesimpulan
STATISTIKA INFERENSIAL – ESTIMASI
Salah satu tugas statistika inferensial adalah mengambil kptsn ttg
sesuatu hal yg diselidiki dr bahan/data yg telah diperoleh.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
• Data harus valid, reliable, dan representative.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
• Statistika inferensial, menggunakan rumus-rumus aplikasi.
• Hasil dr perhitungan yg benar dan teliti, mrpkn kesimpulan
yang terstandard. (tidak bisa diganggu gugat)
• Hakekat statistika hanya merupakan alat bantu penelitian scr
matematis dlm menganalisis – membantu membuat kesimpulan
berdasarkan data yang tersedia.
LANGKAH PENDAHULUAN
• Tetapkan, apa sifat penelitiannya.
• Tetapkan, apa jenis datanya.
• Tetapkan analisisnya.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Penelitian Berdasar Sifat
• DESKRIPTIF :
Memaparkan variabel penelitian secara obyektif
(biasanya hanya terdapat satu variabel)
• KORELATIF :
Mencari hubungan antara 2 (dua) variabel atau lebih
• KOMPARATIF:
Mencari persamaan atau perbedaan antara 2 (dua)
variabel atau lebih.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
SKALA PENGUKURAN DATA
1. Data DISKRIT
(yaitu data yang diukur hanya memiliki dua kutub saja)
Contoh :
laki-laki dan perempuan, baik dan buruk, tinggi dan rendah, kurus
dan gemuk, lulus dan tidak lulus dst.

2. Data KONTINUM
(yaitu data yang diukur memiliki kelanjutan/berkelanjutan)
terdiri dari data : NOMINAL, ORDINAL, INTERVAL, & RATIO
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
ANALISIS DATA
NON STATISTIKA
STATISTIKA
1. Digunakan penelitian Deskriptif
2. Data penelitian merupakan data
kualitatif.
3. Pengolahan data dg bantuan
STATISTIKA DESKRIPTIF
(Tendensi Sentral)
1. Digunakan penelitian Korelasi
dan atau Komparasi
2. Data penelitian merupakan data
kuantitatif.
3. Pengolahan data dg bantuan
STATISTIKA INFERENSIAL
(Rumus Aplikatif)
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Misal :
Hubungan antara berat badan dengan tinggi badan terdapat
korelasi, tetapi tidak bisa dikatakan bahwa berat badan
menyebabkan tinggi badan atau sebaliknya. Tetapi ada faktor
penyebab yg lain.
TEKNIK
KORELASI
1. KORELASI SEJAJAR
Misal:
Hubungan antara permintaan dengan penawaran
Hubungan antara pretasi belajar PKn dengan Agama
dsb.
2. KORELASI KAUSALITAS/SEBAB-AKIBAT (PENGARUH)
Semua rangkaian sebab akibat pasti menunjukkan korelasi,
tetapi tidak semua korelasi menunjukkan sebab akibat.
Misal:
Pengaruh Permintaan terhadap harga barang
Pengaruh motivasi terhadap prestasi
dsb.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
ARAH KORELASI
Jika arahnya sejajar maka disebut korelasi positif, jika arahnya
berlawanan maka korelasinya negatif.
KOEFISIEN KORELASI
Suatu angka yg menunjukkan besar kecilnya korelasi, yg bergerak
dari -1 sampai dengan + 1
Jika hasil kurang dari -1 dan atau lebih dari +1, dipastikan
terdapat kesalahan hitung
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
TEKNIK-TEKNIK
KORELASI
1. Product moment :

Utk menget ada tdknya hub antara 2 variabel yg
menunjukan gejala interval dan/ratio
2. Tata jenjang : Utk menget ada tidaknya hubungan antara dua
variabel yg menunjukan gejala ordinal
3. Korelasi Phi : Untuk menget ada tidaknya hub antara dua
variabel yg menunjukan gejala nominal
4. Kontingensi : Utk menget ada tdknya hub antara 2 variabel yg
menunjukan gejala nominal dg ordinal
5. Serial : Utk menget ada tdknya hub antara 2 variabel yg
menunjukan gejala ordinal dg interval
6. Point Serial : Utk menget ada tdknya hub antara 2 variabel yg
menunjukan gejala nominal dg interval
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
PRODUCT MOMENT
Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara dua variabel
yg menunjukan gejala interval dan/ratio
( )( )
( ) ( )
¦
)
¦
`
¹
¦
¹
¦
´
¦
÷
¦
)
¦
`
¹
¦
¹
¦
´
¦
÷
÷
=
¿
¿
¿
¿
¿
¿ ¿
N
Y
Y
N
X
X
N
Y X
XY
rxy
2
2
2
2
( )( )
( ) ( ) { }( ) ( ) { }
2
2
2
2
. .
.
¿ ¿ ¿ ¿
¿ ¿ ¿
÷ ÷
÷
=
Y Y N X X N
Y X XY N
rxy
( )( )
¿ ¿
¿
=
2 2
y x
xy
rxy
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Telah dilakukan pengumpulan data penelitian dengan judul :


“HUBUNGAN MOTIVASI ORANG TUA TERHADAP
PRESTASI BELAJAR SISWA”


Data Motivasi Orangtua (X) dikumpulkan dg Metode Angket dan
Prestasi Belajar Siswa (Y) dengan Metode Dokumentasi, sebagai
berikut :
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
No. Responden X (Skor
Motivasi)
Y (Prestasi Belajar)
1. 30 6
2. 31 7
3. 30 8
4. 38 9
5. 30 7
6. 32 8
7. 30 7
8. 30 7
9. 37 8
10. 30 6
11. 30 6
12. 37 8
13. 30 6
14. 30 7
15. 30 8
∑ 475 108
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Penyelesaian :

1. SIFAT : Korelasional Kausatif
2. JENIS DATA : Interval
3. ANALISIS : Product Moment

LANGKAH ANALISIS

1. Tetapkan Rumus.
2. Susun dalam Tabel Kerja Distribusi Korelasi.
3. Menghitung data dg rumus yg tlh ditetapkan.
4. Bandingkan hasil rumus (r hitung/empirik) dg nilai r kritik/tabel
5. Tarik kesimpulan dengan menguji hipotesis.
( )( )
( ) ( ) { }( ) ( ) { }
2
2
2
2
. .
.
¿ ¿ ¿ ¿
¿ ¿ ¿
÷ ÷
÷
=
Y Y N X X N
Y X XY N
rxy
Add. 1. Rumus Korelasi Product Moment (angka kasar)
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Add. 2. Tabel Kerja Distribusi Korelasi
No. X Y X² Y² XY
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Add. 2. Tabel Kerja Distribusi Korelasi
No. X Y X² Y² XY
1. 30
2. 31
3. 30
4. 38
5. 30
6. 32
7. 30
8. 30
9. 37
10. 30
11. 30
12. 37
13. 30
14. 30
15. 30
∑ 475
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Add. 2. Tabel Kerja Distribusi Korelasi
No. X Y X² Y² XY
1. 30 6
2. 31 7
3. 30 8
4. 38 9
5. 30 7
6. 32 8
7. 30 7
8. 30 7
9. 37 8
10. 30 6
11. 30 6
12. 37 8
13. 30 6
14. 30 7
15. 30 8
∑ 475 108
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Add. 2. Tabel Kerja Distribusi Korelasi
No. X Y X² Y² XY
1. 30 6 900
2. 31 7 961
3. 30 8 900
4. 38 9 1444
5. 30 7 900
6. 32 8 1024
7. 30 7 900
8. 30 7 900
9. 37 8 1369
10. 30 6 900
11. 30 6 900
12. 37 8 1369
13. 30 6 900
14. 30 7 900
15. 30 8 900
∑ 475 108 15167
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Add. 2. Tabel Kerja Distribusi Korelasi
No. X Y X² Y² XY
1. 30 6 900 36
2. 31 7 961 49
3. 30 8 900 64
4. 38 9 1444 81
5. 30 7 900 49
6. 32 8 1024 64
7. 30 7 900 49
8. 30 7 900 49
9. 37 8 1369 64
10. 30 6 900 36
11. 30 6 900 36
12. 37 8 1369 64
13. 30 6 900 36
14. 30 7 900 49
15. 30 8 900 64
∑ 475 108 15167 790
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Add. 2. Tabel Kerja Distribusi Korelasi
N X Y X² Y² XY
1. 30 6 900 36 180
2. 31 7 961 49 217
3. 30 8 900 64 240
4. 38 9 1444 81 342
5. 30 7 900 49 210
6. 32 8 1024 64 256
7. 30 7 900 49 210
8. 30 7 900 49 210
9. 37 8 1369 64 296
10. 30 6 900 36 180
11. 30 6 900 36 180
12. 37 8 1369 64 296
13. 30 6 900 36 180
14. 30 7 900 49 210
15. 30 8 900 64 240
∑ 475 108 15167 790 3447
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Add. 3. Menghitung dg Rumus yg telah Ditetapkan
Diketahui :
N X Y X² Y² XY
∑ 15 475 108 15167 790 3447
Jawab :
( )( )
( ) ( ) { }( ) ( ) { }
2
2
2
2
. .
.
¿ ¿ ¿ ¿
¿ ¿ ¿
÷ ÷
÷
=
Y Y N X X N
Y X XY N
rxy
( ) ( ) { }( ) ( ) { }
2 2
108 790 . 15 475 15167 . 15
108 . 475 3447 . 15
÷ ÷
÷
= rxy
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
( ) ( ) { }( ) ( ) { } 11664 11850 225625 227505
51300 51705
÷ ÷
÷
= rxy
{ }{ } 186 1880
405
= rxy
349680
405
= rxy
3375 , 591
405
= rxy
6848 , 0 = rxy r hitung
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Add. 4. MEMBANDINGKAN r hitung dengan r tabel
5. MENGUJI HIPOTESIS
Pengujian Hipotesis Penelitian
N
r
Hitung
r Tabel/ Taraf
Signifikan
Konsultasi Kesimpulan
5 % 1 %

15

0,6848
0,685

0,514

0,641

r hitung > r tabel


Ha = diterima
Ho = ditolak
Ha = Terdapat pengaruh antara motivasi thd prestasi
Ho = Tidak terdapat pengaruh antara motivasi thd prestasi
JADI KESIMPULAN PENELITIAN adalah :
“TERDAPAT PENGARUH ANTARA MOTIVASI THD PRESTASI”
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
BAGAIMANA DG RUMUS PRODUCT MOMENT YG
LAIN ?
( )( )
¿ ¿
¿
=
2 2
y x
xy
rxy
(Product moment dg deviasi)
No X Y x y x² y² xy
1. 30 6
2. 31 7
3. 30 8
4. 38 9
5. 30 7
dst dst dst

INGA’ : Deviasi x = X - Mx
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
maka …… SELAMAT MENCOBA,
LEBIH BAIK BISA drpd TIDAK BISA,
dan …
JANGAN PERNAH MERASA BISA,
SEBELUM MENCOBA
good LUCK !!!
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
KORELASI KONTIGENSI
”Koefisien korelasi kontigensi digunakan untuk data kualitatif, dimana
data tidak berupa angka-angka, tetapi berupa kategori, misalnya data
yang berkategorikan kurang, cukup, sangat cukup, atau tinggi,
menengah atau sedang, rendah atau gejala-gejala yang bersifat
nominal (data nominal)”
(M. Iqbal Hasan, M.M., 2003 : 241)
n
KK
+
=
2
2
_
_
(Suharsimi arikunto, 2006 : 293)
Keterangan :
KK = Koefisien Kontigensi
χ2 = Chi Kuadrat
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Sebelum menerapkan rumus koefisien kontigensi tersebut, dilakukan
analisis Chi Kuadrat dengan rumus sbb :
( )
¿
÷
=
fh
fh fo
2
2
_
(Suharsimi arikunto, 2006 : 290)
Keterangan :
χ2 = Chi Kuadrat
fo = Frekuensi diperoleh
fh = Frekuensi Harapan
Sebelum melakukan penyimpulan data (menguji hipotesis penelitian)
dilakukan penghitungan derajat kebebasan (db), dengan rumus sbb :
db = (k – 1) (b – 1) (Suharsimi arikunto, 2006 : 293)
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Langkah selanjutnya setelah diketahui derajat bebas (db) dilakukan
pengetesan hipotesis dengan membandingkan nilai hitung (nilai
empiris) Chi Kuadrat ( χ2 ) dengan nilai tabel (nilai kritik) Chi
Kuadrat ( χ2 ) pada taraf signifikansi tertentu.
1. Jika nilai hitung lebih dari atau sama dengan nilai kritik pada taraf
signifikansi 5% , maka Hipotesis alternatif (Ha) diterima dan
Hipotesis nihil (Ho) ditolak.
2. Jika nilai hitung lebih dari nilai kritik pada taraf signifikansi 1%
, maka Hipotesis alternatif (Ha) diterima dan Hipotesis nihil
(Ho) ditolak.

3. Jika nilai hitung kurang dari nilai kritik pada taraf signifikansi 1%
dan atau 5%, maka Hipotesis alternatif (Ha) ditolak dan
Hipotesis nihil (Ho) diterima.

9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
No. Jenis Pekerjaan F %
1. Pegawai 12 15,79
2. Pedagang 8 10,52
3. Petani 46 60,53
4. Buruh Tani 10 13,16
Jumlah 76 100 %
Sebuah penelitian yang berjudul :
“PENGARUH JENIS PEKERJAAN ORANG TUA TERHADAP
PRESTASI BELAJAR SISWA”
Data jenis pekerjaan orangtua siswa sbb:
Data jenis prestasi belajar siswa sbb:
No. Nilai rata-rata F Prosentase Kategori
1. 73,5 – 81,5 23 30,26% Prestasi Baik
2. 63,5 – 73,4 50 65,79% Prestasi Cukup
3. 54,3 – 63,3 3 3,95% Prestasi Sedang
Jumlah 76 100%
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Berdasarkan data yang terkumpul, dan pengkategorian data yang telah
dilakukan, dilakukan analisis chi kuadrat yang sebelumnya disusun tabel kerja
sebagai berikut :
No. Jenis Pekerjaan
Prestasi Belajar Siswa
Jumlah
Baik cukup Sedang
1. Pegawai 6 6 - 12
2. Pedagang 3 5 - 8
3. Petani 11 34 1 46
4. Buruh tani 3 5 2 10
Jumlah 23 50 3 76
Perhatikan Rumus Chi Kuadrat :
( )
¿
÷
=
fh
fh fo
2
2
_
1. Susun ke tabel kerja, frekwensi diperoleh (fo), yaitu frekwensi riil/yang
diperoleh berdasar data hasil penelitian.
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
2. Susun ke tabel kerja, frekwensi harapan (fh), yaitu frekwensi yang
diharapkan dari kejadian yang ada.
Contoh penghitungan frekuensi harapan (fh) :
1. Pada Jenis Pekerjaan Pegawai dengan Prestasi Belajar Baik.
63 , 3
76
23 12
=
×
= fh
(Jumlah prestasi belajar yg dicapai oleh siswa yg orangtuanya sbg
pegawai kali jumlah siswa yang meraih prestasi kategori BAIK, dibagi
jumlah seluruh siswa)
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
Berdasarkan data yang terkumpul, dan pengkategorian data yang telah
dilakukan, dilakukan analisis chi kuadrat yang sebelumnya disusun tabel kerja
sebagai berikut :
No. Jenis Pekerjaan
Prestasi Belajar Siswa
Jumlah
Baik cukup Sedang
1. Pegawai
6
(3,63)
6
(7,89)
-
(0,47)
12
2. Pedagang
3
(2,42)
5
(5,26)
-
(0,32)
8
3. Petani
11
(13,92)
34
(30,26)
1
(1,82)
46
4. Buruh tani
3
(3,03)
5
(6,58)
2
(0,39)
10
Jumlah 23 50 3 76
9/21/2013 agus bs stkip pgri tgalek
X - X
Zscore =
SD