You are on page 1of 6

BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Dalam membuat makanan kita harus menentukan bahan apa saja yang yang harus kita persiapkan. Mulai dari bahan pokok maupun bahan makanan pendamping. Setelah itu kita juga harus mengidentifikasi bahan, pemilihan bahan, jenis-jenis bahan, dan cara pemilihannya agar makanan kita tersebut benar-benar menjadi makanan yang berkualitas tinggi. Maka dari itu dalam makalah ini penulis merasa tertarik untuk mengangkat tema tersebut diatas kedalam sebuah karya tulis yang berjudul “Pengetahuan Bahan Makanan”.

B. Rumusan Masalah 1). Pengertian Bahan Makanan 2). Menganalisa Bahan Makanan dari Ikan dan Hasil Laut 3). Mengevaluasi mutu ikan dan hasil olahannya serta perubahan setelah mengolahanya 4). 5). Ciri-Ciri Ikan yang bagus Ciri-Ciri Cumi yang Baik

C. Tujuan Penulisan Makalah Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui tentang Bahan Makalanan Khususnya Ikan dan cumi.

1

Bahan makanan sayuran. biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan. 4.BAB II PEMBAHASAN A. Bahan makanan lauk pauk. jagung. kita masak dan yang kita susun menjadi hidangan. daging dan telur. dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dana nutrisi. 3. Istilah ini kadang-kadang dipakai dengan kiasan. Contoh-contoh Zat makanan menurut ilmu gizi yang kita kenal adalah Karbohidrat. tetapi kata 'makanan' juga bisa dipakai. Dalam susunan hidangan di masyarakat berbagai jenis bahan makanan dapat dikelompokan dalam : 1. Cairan dipakai untuk maksud ini sering disebut minuman. mineral dan air. Contohnya: beras. Bahan makanan adalah apa yang kita beli. seperti "makanan untuk pemikiran". Pengertian Bahan Makanan Makanan adalah bahan. Bahan makanan buah-buahan. B. vitamin. 2. Sedangkan yang dimaksud dengan Zat makanan adalah satuan yang menyusun bahan makanan tersebut. sekaligus lakukan tawar-menawar 2 . sayur. protein. Bahan makanan pokok. Menganalisa Bahan Makanan dari Ikan dan Hasil Laut  Sambil mengamati dan memilih ikan untuk membedakan mana yang segar dan yang sudah mulai membusuk. lemak.

seperti protein. sehingga saat anda akan memasaknya. karena ikan yang terlalu lama disimpan juga dapat rusak dan berbahaya bagi kesehatan C. dsb. cacat.  Belilah ikan dalam jumlah cukup (tidak berlebihan) agar anda tidak menimbun ikan dalam freezer. ikan sudah siap. Bila tidak langsung dimasak. Bila anda pandai menawar dan mengambil hati pedagang. jangan membeli ikan yang tampak memiliki luka tak wajar. Mengevaluasi mutu ikan dan hasil olahannya serta perubahan setelah mengolahanya Ikan segar memiliki banyak kelebihan.2 hari. mineral. 3 . yaitu di antaranya:  memiliki kandungan gizi yang baik. hingga vitamin A dan D.  tidak membahayakan kesehatan (ikan yang sudah mulai membusuk mengandung banyak bakteri yang mungkin saja berbahaya bagi kesehatan). lemak (dengan demikian juga asam lemak yang penting untuk perkembangan kecerdasan putra-putri anda yang sedang tumbuh).dengan pedagang.  Meskipun tampak segar.  Sesampai di rumah. segera bersihkan dan keluarkan isi perut ikan.  Beri perasan air jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis ikan. anda akan mendapatkan ikan berkualitas bagus dengan harga murah. masukkan dalam wadah tertutup untuk disimpan dalam freezer untuk waktu 1 .

 cita rasanya lezat. terutama pada bagian perut. Contoh ikan yang segar 4 . sisik masih utuh tidak banyak yang lepas    Insang berwarna merah Sirip kuat Kulit dan daging ikan tidak mudah robek. sehingga kalau dihidangkan tentu tidak merusak selera makan keluarga anda. Ciri-Ciri Ikan yang bagus Ciri-ciri ikan segar adalah sebagai berikut :     Warna kulit terang dan cerah Daging ikan bila ditekan terasa keras Mata jernih menonjol dan cembung Sisik ikan segar masih kuat melekat kuat dan mengkilat. Dan tidak berbau busuk. D.

Sedangkan cumi-cumi besar berukuran >20 cm ). c. Ciri-Ciri Cumi yang Baik Ciri-ciri cumi segar: a. badannya berwarna putih dengan sedikit bintik hitam.E. Mengeluarkan bau khas dan bukan bau busuk Contoh cumi yang segar 5 . Cumi segar di lapisi selaput lendir jernih. Cumi-cumi kecil badannya berwarna keunguan dengan bintik-bintik hitam. d. b. Cumi-cumi segar badannya kenyal dan kokoh bila ditekan.

BAB III PENUTUP A. Bentuk utuh. bagian perut tidak lembek. 6 . sisik tidak rusak. tekan bagian daging harus padat dan sintal. mata bening dan insang kemerahan. Kesimpulan Cara memilih ikan yang baik dan segar adalah dengan memperhatikan bentuk dan struktur dari ikan tersebut.