Biokimia Dan Aplikasinya Dalam Kehidupan

BIOKIMIA DAN APLIKASINYA DALAM KEHIDUPAN

Definisi Biokimia yang paling sederhana adalah ilmu kimia sel hidup. Biokimia terbagi ke dalam dua komponen yaitu ilmu Biologi dan Ilmu Kimia. Keseluruhan tujuan biokimia adalah mendeskripsikan proses hidup di tingkat molekul. Sejarah biokimia dimulai pada awal peradaban Mesir, Cina, India, Roma dan di tempat lain yang masih belum memahami prinsip dasar biokimia seperti tentang membakar roti, peragian jus serta perawatan penyakit tumbuhan dan zat-zat dari hewan. Ketidaktahuan mereka tentang biokimia memancing mereka untuk mendalami biokimia. Pada abad ke-7 Masehi dokter Cina menemukan bahwa rabun ayam itu bisa didiagnosa melalui hati. Hal ini senada dengan ahli biokimia modern bahwa rabun ayam disebabkan oleh kekurangan vitamin A yaitu zat kimia di dalam hati. Pengetahuan biokimia merupakan perpaduan dari dua disiplin yang mengikuti perkembangan masing-masing, satu bidang melakukan pelacakan pada pendekatan fisik dan cirri structural biomolekul. Dan bidang yang lain pada pendektan biologi Peran biokimia dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dalam keadaan normal, tubuh dan dalam keadaan patologis. Dalam keadaan normal biokimia dapat dipandang melalui aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, misalnya suatu unsur-unsur kimia. Dalam tubuh, peran biokimia sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia, karena disini enzimenzim , hormone-hormon serta zat-zat lain memainkan peranan pentingnya dalam sintesasintesa suatu biomolekul. Sedangkan dalam keadaan patologis tertuju pada suatu organ misalkan hati, di hati terdapat berbagai enzim yang sesuai dengan fungsinya. Aplikasi biokimia banyak membantu perkembangan di bidang pertanian, kedokteran, pangan, farmasi, dan lain-lain. Di bidang kedokteran berperan dalam deteksi penyakit dan diagnosis. Contoh diagnosis penyakit hati dapat di monitor dengan pengukuran aktivitas enzim transaminasi dan kadar bilirubin. Di bidang farmasi seperti penggunaan obatobatan, contoh antibiotic penisilin dapat membunuh bakteri dengan menghambat enzim yang berperan dalam sintesis polisakarida yang menyusun dinding sel bakteri. Di bidang pertanian dan pangan seperti pemanfaatan pestisida dan herbisida, senyawa ini bekerja dengan memblok enzim-enzim atau reseptor-reseptor pada sel target organisme.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful