Penegakan Diagnosis, Komplikasi, Tatalaksana dan Prognosis Katarak pada Orang Tua (Senile Cataract

)
oleh Riska Wahyuningtyas (0906487940) Senile cataract (katarak pada orang tua) disebut juga katarak yang berhubungan dengan usia. Katarak jenis ini merupakan jenis katarak didapat yang paling banyak menyerang orang yang berusia di atas 50 tahun. Menjelang usia 70 tahun, lebih dari 90% individu akan terkena katarak ini.1 Secara morfologi, katarak ini terjadi dalam dua macam bentuk, kortikal ( soft cataract) dan inti (hard cataract). Katarak kortikal dimulai dari bentuk kuneifom (yang lebih umum) atau kupulifom.1 Gejala Klinis1 Tidak semua kekeruhan lensa akan menyebabkan gejala klinis tertentu, oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan mata secara rutin. Gejala klinis yang sering ditemui pada orang yang mengalami katarak, antara lain: Pandangan silau. Salah satu gangguan penglihatan paling awal yang menyertai katarak adalah pandangan yang silau, dimana pasien tidak dapat bertoleransi terhadap cahaya terang, seperti paparan sinar matahari langsung atau paparan lampu dari motor. Jumlah penyilauan akan bergantung pada lokasi dan ukuran kekeruhan pada lensa. Poliopia unikular (melihat obyek seperti ganda/ dobel tiga). Gejala ini juga merupakan gejala awal. Hal ini terjadi karena refraksi yang tidak teratur oleh lensa dimana indeks refraksi yang juga berbeda sebagai akibat dari proses katarak. Gambaran berwarna. Gejala ini dialami oleh beberapa pasien yang memperlihatkan pecahnya cahaya putih menjadi spektrum berwarna karena keberadaan droplet air dalam lensa. Titik hitam di depan mata. Pandangan yang kabur dan berkabut Kehilangan penglihatan. Biasanya tidak menyebabkan rasa sakit, dan berkembang secara progresif. Pasien dengan kekeruhan sentral (misalnya pada katarak kupuifom) menunjukkan kehilangan penglihatan di awal gejalanya. Pasien dapat melihat dengan lebih baik ketika pupil didilatasikan karena cahaya yang suram di sore hari (day blindness). Sedangkan pada pasien dengan kekeruhan perifer misalnya pada katarak kuneifom, kehilangan penglihatan lebih tertunda dan penglihatan dapat diperbaiki pada cahaya terang ketika pupil kontriksi. Pemeriksaan1 Pemeriksaan ini dilakukan untuk menentukan jenis dari katarak yang diderita oleh pasien: Pemeriksaan Tajam Penglihatan Warna lensa NC 6/9 – PL + abu-abu ISC 6/9 – FC+ putih keabuan MSC HM+ - PL+ putih mutiara dengan inti kecoklatan tidak terlihat tidak ada cahaya merah, namun pupil putih karena katarak penuh korteks lengkap dengan katarak HMSC (M) PL+ putih susu HMSC (S) PL+ putih kotor

Bayangan iris Jarak oftalmoskopi langsung dengan pupil yang berdilatasi Pemeriksaan slit-lamp

terlihat pusat hitam terhadap cahaya merah

terlihat hitam multipel terhadap sinar merah

tidak terlihat tidak terdapat cahaya merah, pupil putih susu inti putih susu kecoklatan

tidak terlihat tidak terdapat cahaya merah

kekeruhan inti, korteks jelas

daerah normal dengan katarak

kapsul anterior menebal

Keterangan:

Tes bayangan iris  ketika cahaya secara oblik dijatuhkan ke pupil, bayangan berbentuk bulan sabit pada daerah pupil dari iris akan terbentuk pada lensa yang berwarna keabuan keruh selama korteks jelas ada di antara opasitas/kekeruhan dan batas pupil. Jika lensa benar-benar transparan atau keruh, tidak akan terbentuk banyangan iris. Oleh karena itu, keberadaan dari bayangan iris merupakan salah satu tanda katarak yang masih baru (immature cataract).

1

Lembar Tugas Mandiri Modul Penginderaan 2012 |

2. Non-surgical 1. warna dan kekerasan inti). Biasanya terlihat pada usia yang lebih muda dan mengalami progres sangat cepat. True diabetic cataract. Penentuan grade ini bertujuan untuk mengatur mesin yang digunakan untuk phacoemulsification dalam ekstraksi katarak. ukuran. Katarak yang sangat matang dapat mengeluarkan protein lensa ke kamar anterior.4 Komplikasi1  Phacoanaphylactic uveitis. Tatalaksana1 A.  Katarak Diabetik1. Pengobatan penyebab katarak Pengobatan ini dapat melalui penanganan penyebab katarak (yang terutama katarak yang didapat). Protein ini kemudian dapat berperan sebagai antigen dan menginduksi reaksi antigen-antibodi sehingga menyebabkan uveitis. Pemeriksaan ini menunjukkan morfologi dari kekeruhan seperti lokasi.Pemeriksaan oftalmoskopi langsung  Gambaran kuning kemerahan akan terlihat pada lensa yang tidak keruh. seperti: Lembar Tugas Mandiri Modul Penginderaan 2012 | 2 . Senile cataract in diabetics. antara lain: 1.2 Diabetes berhubungan dengan dua jenis katarak. pada lensa yang mengalami katarak penuh tidak menunjukkan gambaran merah. Keadaan ini terjadi karena degenerasi dari zonula ada grade hipermatur. Namun. Subluksasi atau disloksi lensa.  Diagnosis Banding1 Immature senile cataract (ISC) dapat dibedakan dengan sklerosis nuklear tanpa katarak sebagaimana diperlihatkan dalam tabel berikut ini: Mature senile cataract dibedakan dengan penyebab lainnya refleks pupil putih (leukoria) sebagaimana tercantum dalam Tabel 8. bentuk. Untuk menentukan grade kekerasan inti dalam lensa katarak digunakan grading tertentu. di mana kemudian diikuti oleh keberadaan opasitas di korteks yang terlihat seperti snowflake. Awalnya. Ini merupakan kondisi yang jarang. Pemeriksaan slit-lamp  Dilakukan dengan pupil yang berdilatasi penuh. biasanya terjadi pada dewasa muda karena over-hidrasi osmotik dari lensa. Disebut juga snow flake cataract atau snow-storm cataract. Sedangkan pada katarak parsial lensa akan terlihat bayangan hitam dalam sinar merah pada daerah yang katarak. Mekanisme yang berbeda dapat terjadi seperti karena intumescent lens (phacomorphic glaucoma) dan bocornya protein ke kamar anterior dari katarak yang terlalu matur (phacolytic glaucoma). sejumlah besar cairan vakuola berada di atas kapsul anterior dan posterior. Lens-induced glaucoma.

  Beberapa teknik operasi.  Indikasi kosmetik Beberapa pasien dengan katarak mature dapat dilakukan ekstraksi katarak sehingga mendapatkan pupil hitam.  Indikasi medis Operasi katarak mata diindikasikan pada pasien dengan :  Glaukoma yang diinduksi oleh lensa  Phacoanaphylactic endophthalmitis  Penyakit retina seperti retinopati diabetik atau retinal detachment. fenotiazin. Selain itu vitamin E dan aspirin dapat juga mencegah proses karaktogenesis. yaitu: Conventional extracapsular cataract extraction (ECCE) Manual small incision cataract surgery (SICS) Phacoemulsification 3 Lembar Tugas Mandiri Modul Penginderaan 2012 | . 2. Pada teknik ini. antara lain: 1. Indikasi: Sekarang digunakan sebagai metode pilihan utama dalam penanganan katarak baik itu pada anak-anak maupun pada orang dewasa. salah satu syarat dilakukan operasi ini adalah adanya zonula yang lemah dan mengalami degenerasi sehingga teknik ini tidak dapat dilakukan pada pasien usia muda dimana zonulanya masih cukup kuat. dan miotik. seluruh lensa yang mengalami katarak diangkat bersamaan dengan kapsulnya.Kontrol diabetes mellitus Menghindari penggunaan obat kataraktogenik seperti kortikosteroid. ternyata terdapat beberapa jenis ECCE. Oleh karena itu. Kontraindikasi : Subluksasi dan dislokasi lensa. Surgical Indikasi tatalaksana operasi antara lain:  Perbaikan penglihatan Operasi diindikasikan bagi pasien yang mengalami perburukan fungsi penglihatan yang dapat mengganggu fungsi hidupnya. Indikasi: lensa mengalami subluksasi dan dislokasi. nukleus serta korteksnya. ICCE biasanya dilakukan pada pasien berusia 40-50 tahun dengan menggunakan enzim alpha-chymotrypsin (yang berfungsi untuk melarutkan zonula). Selain itu.  Mencegah progresi lanjut dari katarak dengan asupan makanan tertentu seperti garam beriodium yang mengandung kalsium dan kalium.  Mencegah paparan radiasi (infrared atau x-ray)  Pengobatan dini penyakit mata seperti uveitis yang mana dapat berkembang menjadi katarak sebagai komplikasinya. Intracapsular cataract extraction (ICCE). B. Extracapsular cataract extraction (ECCE) Teknik operasi ini berprinsip pada pelepasan sebagian besar kapsul anterior dengan epitelnya.

4 Lembar Tugas Mandiri Modul Penginderaan 2012 | .

Berdasarkan hasil survei menyatakan bahwa katarak merupakan penyebab utama kebutaan pada orang dewasa usia 55 ke atas.nytimes. Prognosis Cataract. Daftar Pustaka 1. New Delhi: New Age International Limited.342. 2. p. Comprehensive Ophthalmology. Simon H. 5 Lembar Tugas Mandiri Modul Penginderaan 2012 | . meskipun penurunan kemampuan penglihatan tetap tidak dapat dihindari. p. Namun. Clinical Ophthalmology. 6th ed. Diakses pada 22 Februari 2012 pukul 15. meskipun demikian klinisi dapat membantu untuk mengeliminasi faktor yang mempengaruhi seperti obat-obatan atau penyakit lain yang mempengaruhi. kini operasi dapat mengurangi risiko kebutaan. Jika katarak yang telah berkembang menjadi ekstensif tidak diobati dapat menyebabkan kebutaan. China: Elsevier. 2007.html. Kanski JJ.175-204. Diunduh dari http://health. Khurana AK. 3. Katarak tidak pernah reversibel.com/health/guides/disease/cataract/prognosis. 4th ed.28 WIB. 2007.Prognosis3 Beberapa katarak tidak dapat dihambat progresinya setelah berada pada kondisi tertentu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful