You are on page 1of 21

PERAWATAN BAYI PREMATUR DAN BBLR

Definisi

Prematur ?? Dismatur ??

pusat control temperature di otak belum matur . lemak subkutan sedikit.Masalah BBLR  Sistem respirasi Pada bayi premature surfaktan belum smpurna dihasilkan sehingga bayi mudah terserang sindroma gawat napas (SGN)  Masalah termoregulasi kulit msh tipis.

water loss yang terjadi melalui repirasi dan GIT . Keseimbangan cairan dan elektrolit lebih mudah kehilangan cairan  sedikit perlindungan subkutan Permukaan tubuh lebih besar dari BB Fototerapi  banyak kehilangan cairan.

Perawatan BBLR  BBLR 1500-2499 gram  BBLSR < 1500n gram .

Bayi dengan berat lahir 1500-2499 BBLR > 2250  Jaga tetap hangat kontrol infeksi  Tidak ada perawatan khusus BBLR 1500-2499  Dapat secara normal bersama ibu  Kontak kulit ke kulit  Pemberian minum  ASI 1 jam setelah kelahiran .

bila bayi sudah mampu menghisap pemberian ASI melalui sendok dikurangi  Periksa bayi 2 kali sehari unk menilai :    Asupan cairan Tanda bahaya Tanda infeksi . Dapat menghisap  ASI dari ibu  Blm dapat menghisap  ASI diberikan dgsendok .

Bayi dengan berat lahir < 1500 Resiko :  Hipotermia  Apnu  Hipoksemia  Sepsis  Intoleransi minum  Enterokolitis nekrotikans .

Tatalaksana Pemberian oksigen  Saturasi < 90%  Atur saturasi antara 92-95%  Beri O2 melalui pipa nasal/ nasal prongs 0.5ml/menit  penghisapan lendir berkala  Hentikan pemberian oksigen bila KU membaik dan saturasi oksigen >90% .

5 C dg kaki tetap hangat dan berwarna merah .5 – 37. selimuti dg baik  Pertahankan suhu ruangan antara 24 – 25 C  Kontak kulit ke kulit (metode kanguru)  selama 24 jam  Pertahankan suhu aksiler 36.Suhu  Jaga tetap kering.

Metode kanguru .

1.2.5 kali  Cek glukosa tiap 6 jam  Mulai pemberian minum jk kondisi stabil .Cairan dan pemberian minum  cairan IV 60 ml/kg/hari  hari pertama kehidupan  Jk bayi sehat n aktif beri 2-4ml ASI perah tiap 2jam dg pipa lambung  Bila bayi ditempatkan pd pemancar panas beri cairan lebih banyak 1.

volume ditingkatkan 1-2 mL /minum setiap hari .  Jika volume 2-4 mL dapat diterima. Gunakan tabel minum. hitung jumlah minum dan waktu pemberiannya  Jika toleransi minum baik. Gunakan ASI jika mungkin. tingkatkan kebutuhan per hari  Pemberian susu 2-4 mL setiap 1-2 jam melalui pipa lambung.

5 kg) . tetesan IV dapat dilepas  Pemberian minum dapat ditingkatkan hingga 150180 mL/kg/hari (minum 19-23 ml setiap 3 jam untuk bayi 1 kg dan 28-34 mL untuk bayi 1. Kurangi atau hentikan minum jika terdapat tanda- tanda toleransi yang buruk  Jika target pemberian minum dapat dicapai dalam 57 hari pertama.

Antibiotika dan Sepsis  Faktor-faktor risiko sepsis: bayi yang dilahirkan di luar rumah sakit atau dilahirkan dari ibu yang tidak sehat. pecah ketuban >18 jam.  Jika terdapat salah satu Tanda Bahaya atau tanda lain infeksi bakteri . bayi kecil (mendekati 1 kg).

.

.

Jika gagal.  Dosis awal aminofilin 10 mg/kg secara oral atau IV selama 15-30 menit . lakukan resusitasi dengan balon dan sungkup.  Jika episode apnu >1 kali atau sampai membutuhkan resusitasi berikan sitrat kafein atau aminofilin.Apnu  Rangsang pernapasan bayi dengan mengusap dada atau punggung.  Dosis awal sitrat kafein : 20 mg/ kg oral atau IV (berikan secara lambat selama 30 menit).

 Ibu yakin dan mampu merawatnya.  Suhu tubuh (36-37°C) dengan pakaian terbuka.Pemulangan dan pemantauan BBLR BBLR dapat dipulangkan apabila :  Tidak terdapat Tanda Bahaya atau tanda infeksi berat. .  BBLR harus diberi semua vaksin yang dijadwalkan pada saat lahir dan jika ada dosis kedua pada saat akan dipulangkan.  BB bertambah hanya dengan ASI.

nilai minum dan kesehatan secara umum setiap minggu hingga berat badan bayi mencapai 2.5 kg. .Konseling pada saat BBLR pulang  Pemberian ASI eksklusif  Menjaga bayi tetap hangat  Tanda bahaya untuk mencari pertolongan  Timbang berat badan.

terimakasih .