You are on page 1of 8

PERDARAHAN SALURAN CERNA BAGIAN BAWAH

Dr. ZULFAN, SpPD
BAGIAN ILMU PENYAKIT DALAM

FK UNIVERSITAS YARSI

adenokarsinoma Kolitis : iskemik. infektif.• • • • • • • • • • • • Hemoroid Divertikulitis Ulkus pada kolon dan rektum Tumor usus : polip adenomatosa. radiasi Peradangan usus idiopatik Angiodisplasia kolon Fistula aorta enterik Vaskulitis Varises kolon Amiloidosis Diastesis perdarahan .

radiasi Peradangan usus idiopatik Angiodisplasia kolon Fistula aorta enterik Vaskulitis Varises kolon Amiloidosis Diastesis perdarahan .SUMBER PERDARAHAN             Hemoroid Divertikulitis Ulkus pada kolon dan rektum Tumor usus : polip adenomatosa. adenokarsinoma Kolitis : iskemik. infektif.

Hemoroid eksternal : • Inspeksi secara digital di daerah perineum • Trombosis → pembengkakan dan nyeri • Terapi : supositoria rektal. salep topikal • Cegah : pelunak feses B.HEMOROID Pleksus vena submukosa di rektum bagian bawah A. sfingterektomi lateral. laser. hemoroidektomi . Hemoroid internal : • Pemeriksaan anuskopi • Terapi : injeksi lokal dengan sklerosan.

kolonoskopi Terapi : . feses merah terang atau kecoklatan Pemeriksaan : .nyeri abdomen kanan.paling sering di kolon asendens dan sigmoid Gejala : .perdarahan tidak terkontrol dan banyak → operasi 25 % kasus → terjadi perdarahan berulang • • • . perubahan pola BAB .perdarahan berhenti spontan → tidak usah diterapi .DIVERTIKULOSIS KOLI • • • Perbedaan tekanan pada bagian kolon yang berbeda → hipertrofi muskular → keluarnya mukosa melalui lapisan otot usus pada tempat lalunya pembuluh darah → perdarahan Lokasi : .asimptomatis .perdarahan spontan.dapat terjadi di semua bagian kolon .barium enema .perdarahan tidak terkontrol → vasopresin intra arterial .

feses merah atau kecoklatan – masif – Jarang disertai nyeri. lipoma. limfoma • Gejala : – Asimptomatik – Perdarahan : episodik. leiomioma. kecuali bila terjadi torsi dari polip yang bertangkai → iskemia pada kepala polip • Diagnosis : – endoskopi usus : kolonoskopi – radiologi : CT scan abdomen. arteriografi • Terapi : – Tumor jinak • asimptomatik → terapi (-) • perdarahan → reseksi usus halus • polip bertangkai → polipektomi – Tumor ganas • kolektomi : tumor ganas yang sudah masuk ke submukosa dinding usus • dilanjutkan dengan kemoterapi .TUMOR USUS • Dapat terjadi pada ileum sampai kolon – jinak : adenoma. angioma – ganas : adenokarsinoma.

aritmia jantung yang menyebabkan hipotensi .pasca operasi kolon • Iskemia oklusif : .syok kardiogenik .trombosis vena mesenterika .KOLITIS ISKEMIK • Aliran darah ke segmen kolon terganggu • Lokasi : fleksura splenikus dan sigmoid • Iskemia non oklusif : berkurangnya curah jantung → terganggunya aliran darah ke kolon .emboli .trombosis arteri mesenterika inferior vdan superior .

puasa dan pasang NGT .nyeri abdomen tiba-tiba .angiografi : vasokontriksi persisten a/v mesenterika • Terapi : .KOLITIS ISKEMIK • Gejala klinis : .berkurangnya volume cairan → hipotensi .barium enema dan kolonoskopi : setelah perdarahan stop .perdarahan.perdarahan tidak terkontrol → angiografi emergensi .atasi faktor pencetus : .tanda-tanda peritonitis terlokasi • Pemeriksaan penunjang : .peritonitis → antibiotika spektrum luas . tapi biasanya berhenti sendiri .aritmia .curah jantung rendah .