P. 1
Up 5

Up 5

|Views: 5|Likes:
Published by Runde P Putra
kedokteran
kedokteran

More info:

Categories:Topics
Published by: Runde P Putra on Sep 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2014

pdf

text

original

Ringkasan Belajar Manajemen Pemeliharaan Reptil 1.

Kandang dan Perlengkapannya Syarat Kandang yang baik: Blok - berdinding kuat, aman, dapat dilihat dari luar : 22 “Akuatik Satwa Liar” UP : 5 “Stomatitis” - beratap kuat, dan aman No. Mhs : 08/269089/KH/5994 Gerakan ular lambat, suka menggulungkan atau melingkarkan tubuhnya serta merayap horisontal atau vertikal. Untuk itu, kandang tidak perlu yang tuas, tetapi harus cukup tinggi. Learning Objectives : Kandang bentuk akuarium (dari kaca atau plexiglass) cocok untuk ular piaraan. Dengan kandang 1) Bagaimana manajemen pemeliharaan reptil? ini, keadaan lingkungannya dapat terjaga dan pemelihara dapat menikmati ular dari luar. 2) Sebutkan dan jelaskan penyakit-penyakit pada reptil yang disebabkan oleh beberapa agen Sementara kandang berdinding kawat kurang cocok untuk ular. Ini disebabkan keadaan lingkungan infeksi. belum tentu sesuai untuk ular walaupun pemelihara dapat menikmatinya dari luar. Oleh karena suka meloloskan diri, ular dapat terluka oleh kawat (Wozniak, 2000). Atap dan lantai harus tidak bercelah. Sebagai bahan lantai yang terbaik, dapat digunakan karpet berbulu halus, kertas handuk, kertas koran pembungkus, atau kertas licin. Untuk lantai ini, jangan sekali-kali menggunakan kayu gergajian, sekam padi, hancuran tongkol jagung, kerikil, atau pasir karena bahan ini sulit dibersihkan dan dapat tertelan ular (Wozniak, 2000). Kandang perlu dilengkapi kotak persembunyian dari papan, pohon, kayu, bebatuan. Perlengkapan ini digunakan ular untuk memenuhi perilakunya seperti di habitat asli, yaitu bersembunyi, memanjat, melingkar, atau kamuflase (penyamaran kulit). Kandang perlu diberi lampu UV agar kebutuhan sinar ultraviolet untuk sintesis vitamin D3 terpenuhi. Pemberian ini terutama pada kandang yang tidak terkena sinar matahari atau saat mendung. Namun, suhu kandang perlu diperhatikan agar ular tidak kepanasan atau kedinginan. Ular boa konstriktor dan phyton memerlukan suhu siang hari antara 28—30° C dan malam hari antara 22—24° C. Sementara ular asli dari Amerika menyenangi tempat dengan suhu lingkungan rata-rata 22—27° C. Lampu ini perlu diberi berongsong agar kulit ular tidak kontak dengan lampu. Lampu UV harus dinyalakan siang hari selama 10—12 jam. Bila mendung atau gelap, lampu dinyalakan 12—14 jam. Kandang pun perlu dilengkapi dengan kolam untuk berendam agar stabilitas suhu dan kelembapan tubuh dan kandang terpelihara. Kolam dibuat dari beton yang diplester. Luas dan dalamnya disesuaikan dengan tubuh ular. Kandang dan peralatannya sebaiknya disucihamakan setiap 2—4 minggu sekali. Upaya ini sangat diperlukan agar kesehatan ular terjaga dan penampakannya enak dipandang (Wozniak, 2000). 2. Makanan 1 Di habitat aslinya, ular merupakan hewan pemburu mangsa. Namun, ular peliharan tidak perlu diberi mangsa hewan hidup karena hanya akan mencelakakan ular. Biasanya mangsa hidup akan memberi perlawanan saat akan dimangsa. Daging, telur rebus, ikan, ayam potong yang sudah

Nama : Dwi Sugiartanti - Dianita berlantai halus, empuk, bersih

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->