You are on page 1of 6

BAB II PEMBAHASAN 2.

1 Pengertian campak Campak adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, lemas, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan bintik merah di kulit (ruam kulit). Campak, measles atau rubeola adalah penyakit virus akut yang disebabkan oleh virus campak. Penyakit ini sangat infeksius, menular sejak awal masa prodromal sampai lebih kurang 4 hari setelah munculnya ruam. Infeksi disebarkan lewat udara (airborne). 2.2 Penyebeb • Penyebabnya virus morbili (paramiksovirus) Virus ini terdapat dalam darah dan sekret (cairan) nasofaring (jaringan antara tenggorokan dan hidung) pada masa gejala awal hingga 24 jam setelah timbulnya bercak merah di kulit dan selaput lendir. Cara penularan melalui droplet dan kontak, yakni karena menghirup percikan ludah (droplet) dari hidung, mulut maupun tenggorokan penderita morbili/campak. Artinya, seseorang dapat tertular campak bila menghirup virus morbili, bisa di tempat umum, di kendaraan atau di mana saja. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan selama ruam kulit ada. Masa inkubasi adalah 10-14 hari sebelum gejala muncul. Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya dia akan kebal terhadap penyakit ini. Kekebalan terhadap campak diperoleh setelah vaksinasi, infeksi aktif dan kekebalan pasif pada seorang bayi yang lahir dari ibu yang telah kebal (berlangsung selama 1 tahun). • Orang – orang yang rentan terhadap campak adalah :    Bayi berumur > 1 tahun Bayi yang tidak mendapatkan imunisasi Remaja dan dewasa muda yang belum mendapatkan imunisasi kedua

batuk .Virus dapat berbiak juga pada susunan saraf pusat dan menimbulkan gejala klinik encefalitis. nyeri otot.2. Adanya pembesaran sel dan proses peradangan merupakan dasar patologik ruam dan infiltrat peribronchial paru. Kolonisasi dan penyebaran pada epitel dan kulit menyebabkan batuk. Gejala panas. Setelah masa konvelesen pada turun dan hipervaskularisasi mereda dan menyebabkan ruam menjadi makin gelap. pilek. yaitu : 1. Namun.fotofobia (rentan terhadap cahaya.demam . pilek makin lama makin berat dan pada hari ke 10 sejak awal infeksi mulai timbul ruam makulopapuler warna kemerahan. gejala ini tidak semuanya terjadai pada tiap penderita tergatnung dari stamina masing-masing. lemas (malaise). yaitu berupa: . menempel dan berkembang biak pada epitel nasofaring. 2.hidung meler . mata merah. Juga terdapat udema. replikasi dan kolonisasi berlanjut pada kelenjar limfe regional dan terjadi viremia yang pertama. Proses ini disebabkan karena pada awalnya terdapat perdarahan perivaskuler dan infiltrasi limfosit. fotofobia (takut cahaya).nyeri tenggorokan .3 Patofisiologi Campak Virus campak ditularkan lewat infeksi droplet lewat udara.nyeri otot . • Gejala klinis dibagi menjadi 3 stadium. ditandai dengan: panas. Stadium awal (Prodromal) Pada umumnya berlangsung sekitar 4-5 hari.4 Gejala Klinis Gejala mulai timbul dalam waktu 7-14 hari setelah terinfeksi. Tiga hari setelah invasi.mata merah . Virus menyebar pada semua sistem retikuloendotelial dan menyusul viremia kedua setelah 5-7 hari dari infeksi awal. pilek. bendungan dan perdarahan yang tersebar pada otak. mata merah dan demam yang makin lama makin tinggi. diare karena adanya peradangan saluran pernapasan dan pencernaan. Pada . silau). batuk. batuk.berubah menjadi desquamasi dan hiperpigmentasi.

Stadium masa penyembuhan (konvalesen) Pada stadium ini. ruam menyebar ke batang tubuh. 2. Selanjutnya gejala tersebut akan menghilang sekitar hari ketiga. lengan dan tungkai. penderita merasa sangat sakit karena ruamnya meluas serta suhu tubuhnya mencapai 40° Celsius. yaitu : a. bercak merah menyebar ke seluruh tubuh. kecapaian.stadium ini gejalanya mirip dengan influenza. • Komplikasi Pada anak yang sehat dan gizinya cukup. penderita mulai merasa baik dan ruam yang tersisa segera menghilang. batuk dan mata yang radang dan merah selama beberapa hari diikuti dengan ruam jerawat merah yang mulai pada muka dan merebak ke tubuh dan ada selama 4 hari hingga 7 hari. Stadium timbulnya bercak (Erupsi) Ruam yang terasa agak gatal muncul terjadi sekitar 2-5 hari setelah stadium awal. sehingga penderita mudah memar dan mudah mengalami perdarahan c. Demam. gejala . yaitu di depan dan di bawah telinga serta di leher sebelah samping. Kadang terjadi trombositpenia. Pada puncak penyakit. Dalam waktu 1-2 hari. Infeksi bakteri (Pneumonia dan infeksi telingan tengah ) b. Kadang disertai diare dan muntah. 3. Suhu tubuh kembali normal. Ensefalitis (Radang Otak) terjadi pada 1 dari 1000 – 2000 kasus . Namun komplikasi dapat terjadi karena penurunan kekebalan tubuh sebagai akibat penyakit campak. Beberapa komplikasi yang bisa menyertai campak. disertai rasa gatal. pilek. Kemudian 3 – 5 hari suhu tubuhnya turun.gejala diatas berangsur menghilang. Namun diagnosa ke arah Morbili dapat dibuat bila 2-4 hari kemudian muncul bintik putih kecil di mulut bagian dalam (bintik Koplik). Pada awalnya ruam tampak di wajah. campak jarang berakibat serius. Ditandai dengan: demam meningkat. di dinding pipi bagian dalam (mukosa bukalis) dan penderita pernah kontak dengan penderita morbili dalam 2 minggu terakhir. sedangkan ruam di wajah mulai memudar. kesuali ada komplikasi. Ruam ini bisa berbentuk makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun papula (ruam kemerahan yang menonjol).

dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun. Kejang Demam (Step) 2.7 Penatalaksanaan a.5 Diagnosa Untuk mendiagnosa dapat dilakukan dengan: • • • Secara klinis yaitu berdasarkan riwayat timbulnya penyakit (anamnesa) dan pemeriksaan fisik (physic diagnostic) seperti berdasarkan gejala dan ruam kulit yang khas.6 Pencegahan Vaksin campak merupakan bagian dari imunisasi rutin pada anak-anak. Diare h.d. dan lain – lain. dosis pertama diberikan pada usia 12-15 bulan. Laringitis (Infeksi Laring) g. diantaranya:     German measles Eksantema Subitum Infeksi virus lain infeksi Stafilokokus. Dalam bentuk MMR. kemungkinan penyakit lain yang mirip dengan Campak. Diagnosa Banding Artinya. measles. vaksin campak pada bayi diberikan pada waktu usia 9 bulan. Pengobatan bersifat suportif. terdiri dari :   Pemberian cairan yang cukup Kalori yang sesuai dan jenis makanan yang disesuaikan dengan tingkat kesadaran dan adanya komplikasi     Suplemen nutrisi Antibiotik diberikan apabila terjadi infeksi sekunder Anti konvulsi apabila terjadi kejang Pemberian vitamin A. serologis dan biakan virus (mahal). antara lain: Pemeriksaan darah. rubella). . Bronkopneumonia (Infeksi saluran nafas) e. Otitis Media (Infeksi Telinga) f.Jika hanya mengandung campak. Pemeriksaan Penunjang. disuntikkan pada otot paha atau lengan atas. 2. 2. Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi/campuran dengan gondongan dan campak Jerman (vaksin MMR/mumps/gondongan.

bila diperlukan sesuai dengan PDT ensefalitis  Kebutuhan jumlah cairan disesuaikan dengan kebutuhan serta koreksi terhadap gangguan elektrolit.b. gas darah dn elektrolit Pada kasus campak dengan komplikasi bronkhopneumonia dan gizi kurang perlu dipantau terhadap adanya infeksi TB laten. Campak dengan komplikasi : • Ensefalitis :  Antibiotika bila diperlukan. dehidrasi. • Bronkopneumonia :  Antibiotika sesuai dengan PDT pneumonia  Oksigen nasal atau dengan masker  Koreksi gangguan keseimbangan asam-basa. antivirus dan lainya sesuai dengan PDT ensefalitis  Kortikosteroid. asupan oral sulit. Pantau gejala klinis serta lakukan uji Tuberkulin setelah 1-3 bulan penyembuhan. apabila disetai malnutrisi dilanjutkan 1500 IU tiap hari Diet makanan cukup cairan.  Pantau keadaan gizi untuk gizi kurang/buruk. Indikasi rawat inap : hiperpireksia (suhu > 39. atau adanya komplikasi. kejang.000 IU. kalori yang memadai. .00 C). Jenis makanan disesuaikan dengan tingkat kesadaran pasien dan ada tidaknya komplikasi c. Campak tanpa komplikasi :     Hindari penularan Tirah baring di tempat tidur Vitamin A 100. • Enteritis :  koreksi dehidrasi sesuai derajat dehidrasi (lihat Bab enteritis dehidrasi).

DAFTAR PUSTAKA http://adulgopar.files.com/2009/11/campak-measles-rubeola.wordpress.html .pdf http://askep-akper.com/2009/12/campak.blogspot.