P. 1
Hernia Nucleus Pulposus

Hernia Nucleus Pulposus

|Views: 14|Likes:
Published by Noer Rizky Helga W

More info:

Published by: Noer Rizky Helga W on Sep 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/12/2014

pdf

text

original

Hernia Nucleus Pulposus

nerves

Pendahuluan Hernia Nukleus Pulposus atau disingkat HNP adalah suatu penyakit yang mengenai discus penyekat antara dua ruas tulang punggung (corpus vertebralis). Penyakit HNP demikian populernya sehingga banyak orang yang sakit pinggang mencari dokter untuk memastikan bukan sakit HNP; atau kalau di diagnosis HNP pasen mencoba untuk memperoleh opini kedua yang diharapkan mengatakan diagnosis pertama adalah salah. Masyarakat sekarang adalah masyarakat yang sarat informasi sehingga sedikit sekali masalah kesehatan yang tidak mereka

L5-S1) rasa nyeri yang timbul berupa nyeri seperti dipotong (lancinating pain) sepanjang n. Tetapi bedanya kalau pada encok bisa dengan mudah terusir dengan obat-obat OTC (over the counter) dan berbagai jenis jamu. Opini Menurut opini yang berkembang di masyarakat HNP adalah jenis sakit pinggang yang mereka samakan dengan encok.ketahui. Satu hal yang sangat mencemaskan lagi adalah kalau harus di operasi…! . Lain hal dengan HNP yang semakin bertambah sakit dan pasen akan dihinggapi kecemasan kalau nanti saraf nya putus. ischiadicus dan ini tidak tertahankan. Keadaan ini berlaku terutama di kotakota besar dimana pelayanan dokter dan kesehatan lain mudah didapat. Apalagi pada jenis HNP tertentu (L4-L5.

Etiologi HNP termasuk penyakit sekat antara dua ruas tulang belakang. Cedera dapat terjadi karena terjatuh tetapi lebih sering karena posisi menggerakkan tubuh yang salah. Penyebabnya terutama adalah cedera. Pada posisi gerakan tulang belakang yang tidak tepat maka sekat tulang belakang akan terdorong ke satu sisi dan pada saat itulah bila beban yang mendorong cukup besar akan terjadi robekan pada annulus pulposus cincin yang melingkari nucleus pulposus dan mendorongnya merosot keluar sehingga disebut hernia nucleus pulposus. Sebenarnya cincin (annulus) sudah terbuat sangat kuat tetapi pada pasen tertentu di bagian samping belakang (posterolateral) ada bagian yang lemah (locus minoris resistentiae). .

Contoh kejadian sehari-hari yang dapat membuat terjadinya HNP adalah sebagai berikut (AA): 1. . melompat 7. mengambil sesuatu di atas lemari 8. berpijit dan punggungnya di injak-injak Jarang terjadi setelah bersanggama. mengepel lantai 5. memungut bola di atas lapangan ketika bulutangkis 3. tidak disengaja. tiba-tiba berlari mengejar sesuatu 10. Beberapa contoh sehari-hari diatas kadangkadang begitu saja terjadi. tergelincir saat berjalan 6. mengejar bola yang cukup jauh dengan ayunan langkah yang tidak akurat saat tennis 4. mengambil tissue yang jatuh dilantai 2. membungkuk tiba-tiba 9.

. ketika berjalan pasen akan memiringkan tubuh ke arah badan yang sehat semata-mata bertujuan untuk membuka ruang lebih luas bagi bagian ruas tulang belakang yang bermasalah. Nyeri bersifat tumpul dan semakin bertambah bila pinggang bergerak. 1) Pasen akan mengeluh rasa nyeri pada pinggang dan menjalar sepanjang saraf ischiadicus. Jenis yang berlangsung perlahan kadang-kadang lebih lama sembuhnya. (Lihat Gb.Sehingga unsur ketidak sengajaan dan tibatiba memainkan peran yang menonjol. Gambaran Klinik Gejala Ada jenis yang akut dan ada jenis yang berlangsung perlahan.

Pada keadaan yang kronik. maka pasen akan berani berteriak bahkan menjerit-jerit. Ada kalanya pasen mengeluh nyeri pada tepi luar telapak kaki (S1) dan tepi luar betis dan paha dalam (L3-L4-L5).Gerakan pada tubuh akan menambah rasa nyeri. serta pertolongan apa yang akan dilakukan. tidak berani bergerak. nyeri lebih bersifat tumpul dan justeru terasa pada sepanjang perjalanan saraf ischiadicus. Keadaan seperti ini pasti akan membuat panik banyak orang terutama keluarga dan kerabat dekat dan semakin mendorong pasen dan keluarganya mencari pertolongan pelayanan medik. Ini semua bergantung pada radian . Jika bergerak. Sehingga pasen akan bertahan pada posisi tertentu. Amat disayangkan kalau ada petugas medik yang tidak mengetahui patomekanisme gangguan yang sedang terjadi.

Kalau sudah tidak tahan pasti akan mohon pamit pulang duluan pula (AA). Bila berjalan pasen akan mengatakan tidak sanggup dan hanya mampu beberapa meter saja. atau dengan lukisan kata-kata seperti ”bagaimana saya mau jalan dok. Namun sensasi raba mungkin dapat berkurang. Sebentar-sebentar pasen akan menjulurkan kaki dan meminta maaf dengan wajah memelas kepada tetangga kanan dan kiri. . Kekuatan otot tungkai pada umumnya tidak terlalu terganggu. Pasen tidak tahan duduk lama apalagi bila duduk bersila di masjid dan pengajian.saraf pinggang yang terkena dorongan dari nukleus pulposus yang merosot tersebut. wong dari kamar ke kamar mandi saja tidak kuat” (AA).

tes Siccard Tes Lasegue disebut juga tes Straight Leg Raising (SLR) test. Secara klinis dapat dilakukan beberapa gerakan seperti: 1.Anehnya rasa nyeri akan sangat berkurang atau hilang bila berbaring dan meluruskan kaki dan badan. tes Lasegue 2. tes Braggard 3. Caranya adalah dengan membaringkan pasen dan kemudian satu tungkai lurus diatas pembaringan meja . Pertanyaan: Mengapa bila berbaring rasa nyeri hilang atau berkurang? Diagnosis Menegakkan diagnosis HNP tidak sulit.

Pada keadaan seperti ini dikatakan tes Laseque positip. Tesd Braggard dilakukan dengan posisi sama seperti pada tes Laseque namun ketika tungkai diangkat maka telapak kaki pasen di dorong kuat keatas (dorsofleksi maksimal). Bila tes Lasegue positip maka hampir dapat dikatakan HNP positip. Sebaliknya bila tes Lasegue kiri yang positip maka lesi HNP ada di sisi kiri pula.periksa dan satu tungkai diangkat keatas. Pasen akan menjerit kesakitan pada saat tungkai diangkat tinggi hingga mencapai sudut 45 derajat. Bila tungkai kanan diangkat terasa sakit maka disebut tes Lasegue kanan positip berarti lesi HNP di kanan. Tes Siccard dilakukan dengan posisi sama seperti pada tes Braggard namun dengan ibu jari di dorong maksimal ke arah atas . maka akan terasa nyeri sepanjang tungkai.

Bila terasa nyeri di pinggang dan menjalar ke tungkai disebut tes Valsalva positip dan HNP positip. Ada tes lain yaitu tes Patrick dan contra Patrick tetapi justeru tes ini untuk menunjukkan bahwa penyebab nyeri pinggang bukan HNP tetapi suatu proses arthritis. Pertanyaan Mengapa dengan menahan nafas atau dengan penekanan vena jugularis nyeri bertambah pada HNP? . Tes Naffziger adalah dengan menekan vena jugularis jika setelah ditekan terasa nyeri bertambah berarti terdapat HNP. Tes yang lain adalah Valsalva.(dorsofleksi maksimal) dan akan terasa nyeri sepanjang tungkai. dimana pasen diminta untuk menahan nafas.

Pada HNP yang sudah lama bisa saja dijumpai atrofi otot tetapi ini jarang terjadi. foto MRI Foto pinggang polos kadang-kadang sudah menunjukkan indikasi HNP bila sudut ruas tulang belakang miring kesalah satu sisi. Menegakkan diagnosis secara radiologis adalah dengan melakukan rangkaian foto radiologis: 1. . foto caudografi 3. Biasanya bersamaan dengan canal spinal stenosis. Pada umumnya bila pasen cenderung memiringkan tubuh ke kiri maka berarti HNP di kanan. foto pinggang polos 2.

Setelah kontras dimasukkan maka dilakukan foto dan akan terlihat pada foto ada bagian yang tidak terisi kontras yaitu daerah yang terkena HNP (filling defects). Foto ini sangat populer pada tahun 1980 an namun dengan masuknya tehnik CT Scan dan MRI (magnetic resonance imaging) mulai berkurang permintaan untuk foto caudografi ini. MRI mampu memperlihatkan daerah yang terkena HNP dengan jelas tanpa pasen merasa kesakitan. L4-L5 atau L5S1.Foto caudografi adalah foto dengan memberikan kontras ke dalam rongga subarakhnoid yang dimasukkan dengan jarum pungsi lumbal antara L3-L4. Pengobatan . hanya proses foto cukup lama dan biaya besar.

Untuk malam hari dapat di kombinasi dengan antidepresan ringan .Pasen dengan HNP biasanya ingin sembuh secara spontan. Farmakologis Secara farmakologis pasen diberi obat-obatan analgesik mulai dari yang paling sederhana hingga yang lebih kuat. dan alternatif. Namun penulis mempunyai suatu metode yang dapat dikembangkan dengan baik melalui rangkaian latihan tertentu. operatif. Sesuatu yang mustahil tampaknya tanpa operasi. kombinasi. Kombinasi parasetamol dan muscle relaxant sudah cukup memadai. Mengingat kendala tersebut maka kembali yang dapat digunakan adalah metode pengobatan standard dengan berbagai pendekatan farmakologis. Namun jarang pasen memerlukan jenis opioid.

4mg sehari sekali malam saja. Bila ada obat harus dihentikan dan gastritisnya diatasi dulu (AA). . Dosis sangat beragam. Gunakan dosis standard seperti parasetamol 500 mg 3-4 kali sehari.seperti amitriptilin dan non steroid anti inflammatory drug (NSAID). Pasca operasi nyeri kadang-kadang masih ada maka terapi farmakologis tetap disertakan. Dan bila memakai NSAID perhatikan ada tidaknya gejala gastritis. amitriptilin 0. Dalam hal ini banyak versi tergantung sudut pandang dokter yang merawat. Operatif Pendekatan operasi dilakukan bila pasen menghendaki dan nyeri tidak hilang dengan obat-obatn. Untuk ini telah dibuat buku panduan yang memuat ketentuan-ketentuan bila operasi perlu dilakukan. NSAID seperti diclofenac 50mg 3 kali sehari sudah sangat memadai.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->