Uang dan Bank

BAB 8 UANG DAN BANK
8.1. Sejarah Uang
Uang menjadi bagian yang demikian besar dalam kehidupan kita seharihari. Kita memburu uang tanpa kenal lelah, walaupun jarang kita berpikir sejenak mengenai apa uang itu sebenarnya. Fungsi uang telah berkembang melalui tahapan sejarah yang dimulai dari barter, lalu barang/komoditas, disusul dengan uang kertas, dan kemudian uang giral dan uang plastik (kartu identitas). ■ Barter.

Barter yaitu pertukaran suatu barang dengan barang lain, dan bukannya dengan alat tukar yang biasa diterima umum yaitu uang. Sistem pertukaran ini sangat sederhana dan makin berkembangnya perekonomian menyebabkan banyak masalah/kelemahan yang dihadapi dengan sistem barter ini yaitu: a. Memerlukan kehendak ganda yang selaras (double coincidence of wants), yaitu sering kesulitan mencari pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang sama. Misalnya, pemilik ayam ingin menukarkannya dengan kelapa, sehingga harus mencari pemilik kelapa yang membutuhkan ayam. Penentuan harga sulit dilakukan, yaitu sulit menentukan standar barang yang akan dipertukarkan. Misalnya, sulit menentukan berapa nilai tukar 1 ekor kambing dengan baju. Perekonomian barter menyulitkan pilihan pembeli, yaitu pembeli terikat pada persyaratan yang ditentukan pihak lain yang mengingini barang yang dimilikinya. Misalnya, seorang petani ingin

b. c.

Pengantar Ekonomi

1

cincin. Bir tidak akan bertambah nilainya bila disimpan tetapi anggur bisa bertambah nilainya bila disimpan. Nilainya tidak mengalami perubahan dari waktu ke waktu. tetapi pihak lain memerlukan 300 kg. seperti ternak. e. Misalnya dalam bentuk rumah. Dalam sejarah. Misalnya. tembakau. Menyulitkan pembayaran tunda. kerang. ■ Uang Komoditas. Nilai nominal (yang tertera) pada uang kertas lebih tinggi daripada nilai intrinsiknya (material). Pengantar Ekonomi 2 . lahan. yaitu sulit menentukan jenis barang yang akan digunakan sebagai pembayaran dan harus dibuat perjanjian mutu barang yang akan dibayarkan dikemudian hari. menukarkan padinya sebanyak 100 kg. Agar masyarakat menyetujui penggunaan sesuatu benda sebagai uang. minyak zaitun. b. bulu. Menurut Ace Partadiredja. besi. emas. Pada umumnya nilai uang komoditas sesuai dengan nilai intrinsiknya. perak berkilau tetapi mudah pudar. permata dan rokok. bir atau anggur. setelah pemerintah negara-negara di dunia makin bertambah kuat dan mampu secara hukum memaksakan sesuatu benda untuk dijadikan alat tukar . Sulit menyimpan kekayaan. Mudah dibawa-bawa. ■ Uang Kertas.Uang dan Bank d. yaitu bila akan menyimpan kekayaan harus dalam bentuk barang yang tahan lama dan memerlukan biaya untuk menyimpannya. haruslah benda tersebut memenuhi syarat-syarat berikut: a. perak. perhiasan emas atau ternak. Sejalan dengan berkembangnya pembagian kerja maka semakin terasa kesulitan yang dihadapi dalam barter sehingga pada suatu saat ditemukan barang yang dapat diterima sebagai perantara pertukaran. tembaga. Emas mudah dicampur dan dipalsukan. maka berkembanglah uang kertas. Masing-masing komoditas ini memiliki kelebihan dan kekurangannya. berbagai komoditas pernah berfungsi sebagai alat tukar.

e. b. yang disebut uang ialah segala sesuatu yang secara luas dipakai dan secara umum diterima anggota 3 Pengantar Ekonomi . Mempunyai nilai yang tinggi dibandingkan dengan beratnya . Pada hakekatnya dalam ilmu ekonomi. dan memerlukan uang dalam satuan fisik yang semakin besar. ia dapat menggunakan sehelai cek yang di atasnya dapat ditulis sejumlah uang yang ia inginkan/perlukan. ■ Uang Plastik (Kartu Kredit). diantaranya adalah: a. nilai transaksi menjadi semakin besar. ■ Uang Giral (Deposit Money). d. Penggunaan kartu kredit ini memerlukan persyaratan ekonomi tertentu. Tentu saja pembayaran ini harus didukung dengan tabungan giral/saldo rekening koran yang jumlahnya lebih besar atau sekurang-kurangnya sama dengan pembayaran yang ia lakukan. hilang. Sekarang ini inovasi dan evolusi pesat di bidang jenis uang yang tersedia sedang berlangsung. Uang harus diterima dengan baik oleh masyarakat. Mudah dipecah-pecah (divisible). Untuk mengatasi masalah tersebut berkembanglah uang giral. sehingga terasa tidak lagi praktis membawa-bawa uang kertas. Disamping itu sebagai alat tukar yang efisien uang harus memiliki beberapa karakteristik tertentu. c. Belum lagi uang tersebut rusak. d. f. Misalnya dengan meningkatnya inflasi.Uang dan Bank c. Mudah disimpan tanpa mengurangi nilainya. atau dicuri orang lain. Makin lama makin terasa bahwa uang kertas ini semakin tidak praktis lagi dan mempunyai banyak kekurangan. Tahan lama. Kartu kredit (credit card) dan cek perjalanan (travelers’ ckecks) bisa digunakan di banyak toko. Jumlahnya terbatas (tidak berlebih-lebihan). Bila pemiliknya ingin membayar. Bendanya memiliki mutu yang sama. Uang giral berasal dari tabungan giral di bank. Tidak mudah dipalsukan.

Alat pembayar (deffered payment). Penawaran dan Permintaan Uang Seperti juga barang-barang lain. Alat pemindah harta. yaitu standar nilai dari barang dan jasa yang hendak dipertukarkan. c. ■ Penawaran Uang Penawaran uang adalah jumlah uang beredar yang diterbitkan oleh bank yang di bedakan atas: (a) Uang dalam arti sempit (M1) Uang dalam arti sempit disebut pula Narrow Money. Mata uang tersebut terdiri dari uang kertas dan logam yang disebut pula uang kartal (currency) yaitu yang benar-benar ada dalam peredaran dan Pengantar Ekonomi 4 . yaitu satuan ukuran dari kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi. Uang ini terdiri atas uang kartal (uang kertas + logam) dan uang giral. Alat penimbun harta. Mata uang dalam peredaran adalah seluruh jumlah mata uang yang telah dikeluarkan dan diedarkan oleh Bank Sentral. Pada dasarnya uang mempunyai lima fungsi yaitu sebagai: a. uang mempunyai penawaran dan permintaan tersendiri. Alat penghitung (unit of account). b. d.Uang dan Bank masyarakat sebagai perantara dalam pertukaran barang dan jasa atau biasa disebut sebagai alat tukar (medium of exchange).2. Penawaran uang atau money supply dinamakan likuiditas perekonomian dengan notasi M. yaitu pengganti kekayaan yang dapat dialihkan di sembarang tempat dan waktu dengan mudah. yaitu media dalam memperoleh barang dan jasa yang hendak dipertukarkan. Alat penukar (medium of exchange). 8. yaitu penyimpan nilai dan penumpuk barang dan jasa yang tidak dipakai sekarang berhubung adanya daya beli yang terkandung di dalamnya dan e.

tetapi hanya menyerupai/mendekati uang atau mempunyai beberapa sifat uang yang terdiri atas deposito berjangka (time deposits) .Uang dan Bank dipegang oleh masyarakat jadi tidak dalam keadaan sedang disimpan di bank. Sedangkan uang beredar adalah seluruh jumlah uang yang dalam peredaran ditambah dengan uang giral dalam bank-bank umum (b) Uang dalam arti luas (M2) Uang dalam arti luas ( Broad Money ) . Seseorang yang menerima pembayaran dengan uang akan dapat menggunakannya lagi pada kesempatan yang berbeda. contohnya adalah kartu kredit. taska serta tabungantabungan lain yang terdapat di bank umum. Uang merupakan perantara dalam proses pertukaran. Kecepatan perpindahtanganan uang dinamakan Velocity (V). Dengan demikian uang yang sama dapat berpindah-pindah dari tangan yang satu ke tangan yang lain. yaitu banyaknya perpindahtanganan uang selama setahun untuk menutupi Pengantar Ekonomi 5 . disebut pula likuiditas perekonomian yang terdiri dari M 1 + Uang Kuasi. Uang kuasi ini sesuatu yang mempunyai likuiditas tinggi dan sewaktu-waktu dapat diuangkan dan disebut near money. Benda yang berfungsi sebagai alat tukar sementara (temporer) tetapi bukan alat penyimpan nilai dinamakan substitusi uang. serta rekening valuta asing milik swasta domestik. Oleh karena itu uang akan selalu berpindah tangan. Sebenarnya uang kuasi ini bukanlah uang benar. tabanas. Kartu kredit sebagai alat tukar jangka pendek yang memungkinkan seseorang melakukan transaksi walaupun tidak memiliki deposit di bank. Asset yang mempunyai fungsi penyimpan nilai secara memadai dan dapat dikonversi dengan cepat menjadi uang dinamakan dana cair (near money) yaitu uang kuasi. Beberapa dari alat tukar ini yaitu uang kartal ( currency) yang tidak menghasilkan bunga dan uang giral (rekening giro) yang hanya menghasilkan bunga sangat rendah adalah alat penyimpan nilai yang buruk.

V= GNP P1T 1 P 2T 1 PnTn PT = + + .Rekening khusus Bank Indonesia untuk menerima pinjaman sindikat jangka panjang dan luar negeri..Semakin banyak ekspor barang dan jasa. Pertambahan cadangan uang beredar karenaceperti dicontohkan dalam kasus defisit APBN (ditutupi dengan cara mencetak uang) dianggap buruk sedangkan pertambahan cadangan uang asing (devisa) dianggap baik walaupun sama-sama menyebabkan bertambahnya jumlah uang beredar yang mengakibatkan inflasi.... . semakin banyak cadangan devisa. Bank Indonesia memberi pinjaman kepada pemerintah. Namun perlu diingat bahwa pertambahan atau pengurangan jumlah uang beredar tidak ada hubungannya dengan baik atau buruk. Apabila APBN defisit. Pemerintah. .Pembayaran utang luar negeri akan mengurangi cadangan devisa. dan dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain misalnya permintaan atas uang tunai atau kredit.. + = M M M M M M = Jumlah uang beredar P T = Harga = Jumlah transaksi (barang + jasa) Dimana : Jumlah uang logam dan uang kertas ditentukan oleh kebijakan pemerintah (Bank sentral) dan dewan moneter melalui berbagai kebijakan fiskal dan moneter.. Beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah uang beredar adalah: (a) Aktiva luar negeri. Ada hubungan yang erat antara jumlah uang beredar (M) dengan GNP. Tagihan kepada lembaga/perusahaan dan perorangan. BUMN dan perusahaan swasta.Uang dan Bank transaksi pendapatan (GNP). Pertambahan jumlah uang beredar mempunyai efek inflator atau cenderung menyebabkan inflasi. (b) (c) Pengantar Ekonomi 6 . .

motif masyarakat memegang uang tunai adalah untuk: a. (e) Lain-lain. Rekening-rekening modal cadangan dan laba serta jaminan impor menyebabkan berkurangnya jumlah uang beredar. Misalnya bila ada yang sakit. atau masalah-masalah diluar dugaan. semakin banyak jumlah uang tunai yang dipegang.Motif berjaga-jaga (precautionary motive). 8. saham perusahaan dan sebagainya. Menurut analisis Keynes.3. Permintaan uang untuk berjaga-jaga dan spekulasi tergantung pada pendapatan. c. Semakin besar pendapatan. tingkat bunga dan harapan keuntungan yang akan dicapai. ■ Permintaan Uang Permintaan uang atau keinginan/kemauan masyarakat memegang uang disebut preferensi likuiditas (liquidity preference) dengan notasi L. b. yaitu untuk membeli barang dan jasa. yaitu spekulasi dengan membeli surat berharga. Motif spekulasi (speculative motive).Uang dan Bank (d) Uang kuasi. Teori Kuantitas Uang dan Sistem Perbankan 7 Pengantar Ekonomi . menyebabkan berkurangnya jumlah uang beredar. Bertambahnya tabungan. Besarnya permintaan uang untuk transaksi tergantung pada besarnya pendapatan. yaitu untuk menghadapi masalah-masalah yang mungkin timbul di masa yang akan datang. Motif transaksi (transaction motive).

b. Tingkat harga (P) adalah suatu besaran yang sangat pasif. sumber-sumber alam dan perkembangan teknologi. Karena perbandingan M dengan M1 stabil. maka: V = PT  MV = PT M MV + M1 V1 = PT a. Dalam teori ini tidak memasukkan unsur permintaan uang serta faktor cepatnya perputaran uang (V). V. maka perubahan pada tingkat harga (P) disebabkan karena perubahan M. Dari persamaan tersebut dapat diartikan bahwa apabila ada penambahan uang beredar sebesar 10% maka berarti harga umum akan naik 10% pula. d. Fisher berasumsi bahwa kegiatan perekonomian dalam keadaan full employment sehingga dalam jangka pendek dianggap konstan. M1 (uang giral) pada umumnya mempunyai perbandingan yang stabil dengan uang kartal. c. dan P pasif. Secara matematis dapat dirumuskan menjadi M = k P. dimana: M = jumlah uang beredar k = konstanta P = harga. jumlah uang beredar akan menentukan tingkat harga secara langsung dan sebanding dengan berubahnya jumlah uang beredar. Pengantar Ekonomi 8 . e. Karena uang beredar terdiri dari uang kartal dan uang giral. Oleh karena itu Irving Fisher menyempurnakannya. V dan V1 merupakan faktor yang cukup stabil yaitu tergantung pada kebiasaan pembayaran.Uang dan Bank ■ Teori Kuantitas Uang Menurut teori kuantitas yang asli ( crude quantity theory). V1 dan T dianggap konstan. Jumlah transaksi (T) sama dengan seluruh produk nasional bruto yang ditentukan oleh jumlah penduduk.

Lembaga-lembaga keuangan di Indonesia dikelompokkan atas: (1) Lembaga Keuangan Kelompok Perbankan Lembaga keuangan ini terdiri dari bank umum dan bank sentral. b.. Perubahan M akan searah dengan perubahan transaksi (GNP). instrumen yang terpenting adalah uang bank (rekening giro) terutama yang sekarang ini banyak disediakan oleh bank-bank komersial. c.Uang dan Bank Kelemahan-kelemahan dari teori kuantitas: a. Oleh karena itu T akan dengan mudah bertambah apabila terdapat pertambahan permintaan terhadap barang-barang. Pada masa inflasi ada kecenderungan masyarakat cepat-cepat membelanjakan uangnya. d. Namun dari segi makro ekonomi . Kebanyakan perekonomian selalu menghadapi masalah pengangguran. sehingga mempercepat laju peredaran uang. baik bank umum maupun Bank Sentral akan diuraikan terlebih dahulu mengenai lembaga keuangan pada umumnya. Teori Fisher hanya efektif apabila perekonomian ada dalam keadaan full employment dimana T konstan. Pada masa pengangguran masyarakat lebih hati-hati membelanjakan uangnya sehingga memperlambat laju peredaran uang. Dalam proses ini mereka menciptakan instrumen keuangan (misalnya rekening giro atau tabungan). Pengantar Ekonomi 9 . ■ Sistem Perbankan Sebelum membahas mengenai kegiatan yang dilakukan oleh bank. Maksudnya dengan mengendalikan M akan membantu mengendalikan transaksi (GNP). Lembaga keuangan ialah semua perusahaan yang kegiatan utamanya adalah meminjamkan uang yang disimpankan kepada mereka. P tidak selalu pasif karena akan mempengaruhi volume transaksi (T).

Bank-bank komersial menggunakan dana investasi untuk menghasilkan uang. Dalam hal ini Ban Sentral merupakan bank nya bank-bank umum sehingga dikatakan sebagai bankkers’ bank atau sumber pinjaman terakhir ( lender of last-resort). yaitu mengendalikan jumlah uang beredar melalui kebijakan moneter. Bank sentral merupakan penguasa tunggal pencetak uang. Bank komersial adalah lembaga keuangan yang penting dalam kegiatan ekonomi dan mempunyai ciri khusus/ istimewa yang tidak dipunyai lembaga keuangan lain. Mengawasi kegiatan luar negeri. • Memberikan pinjaman jangka pendek. Mencetak uang dan menjamin uang tetap tersedia. tidak semua bank sentral yang ada di dunia ini dari semenjak didirikan telah merupakan bank sentral. Misalnya di Inggris dan Swedia yang sekarang menjadi bank sentral pada awal didirikannya merupakan bank umum. yaitu lembaga keuangan yang pada umumnya dimiliki pemerintah. Tugas bank sentral adalah: • • • • • Mengatur dan mengawasi kegiatan bank umum dan lembaga keuangan lainnya. Bertindak sebagai bank untuk pemerintah. Menurut Sadono Sukirno.Uang dan Bank Bank Umum/Bank Komersial merupakan institusi yang dimiliki swasta. • Dapat menciptakan daya beli baru atau menghapus daya beli yang ada dalam perekonomian dengan menciptakan tabungan giral. yaitu tempat pemerintah menyimpan dananya dalam suatu rekening bank. Bank sentral yaitu suatu bank yang diberi tugas oleh pemerintah untuk mengatur dan mengawasi kegiatan lembagalembaga keuangan yang terdapat dalam perekonomian. Bila Pengantar Ekonomi 1 0 . Ciri khusus tersebut adalah: • Dapat menciptakan tabungan yang dapat diambil sewaktu-waktu dengan menggunakan cek. dan berorientasi kepada laba. Bank Sentral. Mengawasi jumlah uang beredar. Bank sentral di Indonesia adalah bank Indonesia.

dan jenis wadah bagi pemegang saham. jenis pembiayaan pemilikan rumah. (2) Lembaga Keuangan Bukan Bank. Bertindak sebagai bank kepada bank umum. Misalnya untuk mengurangi jumlah uang beredar maka ditetapkan cadangan minimum yang lebih besar. yaitu bank sentral dapat memberikan pinjaman atau mebeli surat berharga yang likuiditasnya tinggi. Lembaga keuangan bukan bank terdiri dari lembaga keuangan bukan bank jenis investasi. Regulator pasar uang. pemerintah dapat meminjam dengan menjual surat berharga. jenis pembangunan. yang kebanyakan dijual langsung kepada masyarakat. yaitu melalui pengawasan pinjaman secara selektif dan pembujukan moral. Pengantar Ekonomi 1 1 . Bank sentral bertugas melaksanakan kebijakan moneter yang terdiri dari kebijakan kualitatif maupun kebijakan kuantitatif.  Politik mengubah cadangan minimal. Misalnya pembujukan kepada bank umum untuk meningkatkan atau menurunkan tingkat suku bunga.Uang dan Bank • • pemerintah memerlukan lebih banyak uang daripada yang dihasilkan (dari pajak). Bank sentral seringkali memasuki pasar uang dengan tujuan lain selain mengendalikan jumlah uang beredar. untuk mengatur jumlah uang beredar melalui penjualan surat-surat berharga.  Politik diskonto dan bunga pinjaman.. yaitu dengan mengatur jumlah cadangan minimum uang yang harus dimiliki bank umum. yaitu memberikan likuiditas temporer kepada bank-bank komersial dengan memberikan pinjaman jangka pendek. ini merupakan pinjaman tak langsung bagi pemerintah. Kebijakan kuantitatif yaitu terdiri dari:  Politik operasi pasar terbuka. Bila bank sentral membeli obligasi dari pasar terbuka. Kebijakan kualitatif. asuransi dan pegadaian.

Dana lembaga ini berasal dari pengeluaran surat berharga. Jenis Perasuransian. perusahaan atau badan yang membayar uang asuransi. Pengantar Ekonomi 1 2 . Jenis pembangunan. yaitu perusahaan negara jawatan yang bertujuan untuk meberikan pinjaman kepada rakyat kecil dengan jaminan barang. yaitu memberikan pinjaman jangka menengah dan panjang untuk pemilikan rumah tidak mewah. Jenis pembiayaan pemilikan rumah. Jenis Pegadaian.Uang dan Bank Jenis investasi. tujuannya mengerahkan dan memanfaatkan dana baik dari dalam maupun luar negeri. yaitu yang kegiatan utamanya sebagai perantara dalam penerbitan surat-surat berharga. kebakaran. perusahaan dan badan-badan lainnya apabila terjadi sesuatu peristiwa (kecelakaan. Wadah bagi pemegang saham . yaitu perusahaan yang memperoleh uang dengan menjanjikan akan memberikan sejumlah ganti rugi kepada perorangan. kematian dsb) yang berlaku atas orang. yaitu yang kegiatan utamanya memberikan pinjaman jangka menengah dan jangka panjang serta melakukan penyertaan modal dalam perusahaan-perusahaan.

Uang dan Bank Pengantar Ekonomi 1 3 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful