Pengkajian Keperawatan

A)Pengantar proses keperawatan Proses keperawatan adalah susunan metode pemecahan masalah yang meliputi pengkajian,analisa,perencanaan,implementasi dan evaluasi.Proses keperawatan memberikan sesuatu pendekatan yang sistematis,dimana perawat keperawatan dapat mengevaluasi masalah pasien dengan cepat. Data Dasar adalah kumpulan data yang berisikan mengenai status kesehatan klien, Data Fokus adalah data tentang perubahan-perubahan atau respon klien terhadap kesehatan dan masalah kesehatannya serta hal-hal yang mencakup tindakan yang dilaksanakan terhadap klien

B)Pendekatan berfikir kritis pada pengkajian Instrumen Keterampilan Berpikir Kritis (1375) sebagai alat menghimpun informasi tingkat kinerja belajar siswa. sendiri. Kegiatannya harus terintegrasi pada peningkatan pengetahuan dan menerapkan ilum pengetahuan. Diintegrasikan pada kegiatan belajar seharihari. Menurut Manali menyatakan bahwa keterampilan berpikir kritis dapat dikembangkan melalui pengolahan kebiasaan berpikir analisis dan berpikir stratejik. Kemampuan itu ditingkatkan dengan membangun kebiasaan untuk mengalisis situasi yang kritis. Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah dan mengembangkan keterampilan berargumentasi sejak usia dini merupakan strategi yang unggul dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis. C)Pengumpulan data Pengumpulan data adalah pengumpulan informasi tentang klien yang dilakukan secara sistematis untuk menentukan masalah-masalah, serta kebutuhan-kebutuhan keperawatan dan kesehatan klien. Pengumpulan data dimulai sejak klien masuk ke rumah sakit (initial assessment), selama klien dirawat secara terus-menerus (ongoing assessment), serta pengkajian ulang untuk menambah / melengkapi data (re-assessment). Tipe Data Perawat mendapatkan dua tipe data,subjektif dan objektif Data subjektif adalah persepsi klien terhadap masalah kesehatan mereka. Data objektif adalah pengamatan atau pengukuran yang dibuat oleh pengumpul data.

Bila hal tersebut diabaikan oleh perawat. Leininger beranggapan bahwa sangatlah penting memperhatikan keanekaragaman budaya dan nilai-nilai dalam penerapan asuhan keperawatan kepada klien. akan mengakibatkan terjadinya cultural shock.Sumber-Sumber Data  Keluarga dan orang terdekat  Klien  Anggota Tim Perawatan Kesehatan  Catatan Medis  Cacatan Lainnya D)Metode pengumpulan data Wawancara Wawancara adalah pola komunika Jenis teknik wawancara 1. Cultural shock akan dialami oleh klien pada suatu kondisi dimana perawat tidak mampu beradaptasi dengan perbedaan nilai budaya dan kepercayaan. Teknik mencari-masalah 2. Teknik pertanyaan terbuka Fase-Fase Wawancara -Face orientasi -Fase terminasi -Fase kerja E)Pertimbangan budaya pada pengkajian keperawatan yang didasari oleh pemahaman tentang adanya perbedaan nilai-nilai kultural yang melekat dalam masyarakat. Teknik pemecahan-masalah 3. Teknik pertanyaan-langsung 4. Hal ini .

Perencanaan dan pelaksanaan proses keperawatan transkultural tidak dapat begitu saja dipaksakan kepada klien sebelum perawat memahami latar belakang budaya klien sehingga tindakan yang dilakukan dapat sesuai dengan budaya klien F)Riwayat keperawatan Riwayat keperawatan terdiri dari data subjektif yang memasukan pandangan pribadi pasien terhadap masalanya sendiri.anggota keluarga dan angota terdekat memerupakan sumber informasi. Pengkajian asuhan keperawatan dalam konteks budaya sangat diperlukan untuk menjembatani perbedaan pengetahuan yang dimiliki oleh perawat dengan klien 3.riwayat kesehatan masa lalu. membentuk budaya baru yang sesuai dengan kesehatan atau bahkan mengganti budaya yang tidak sesuai dengan kesehatan dengan budaya baru.riwayat penyakit saat ini. ketidakberdayaan dan beberapa mengalami disorientasi. Keperawatan transkultural adalah suatu proses pemberian asuhan keperawatan yang difokuskan kepada individu dan kelompok untuk mempertahankan. Penerapan asuhan keperawatan Transkultural dapat disimpulkan sebagai berikut : 1.riwayat pola hidup dan tinjauan dari system .mengidentifikasikan informas.dapat menyebabkan munculnya rasa ketidaknyamanan.hal ini penting unuk mendapatkan keluhan utama pasien.riwayat secara khusus diambil dengan wawancara . 4. Diagnosa keperawatan transkultural yang ditegakkan dapat mengidentifikasi tindakan yang dibutuhkan untuk mempertahankan budaya yang sesuai dengan kesehatan.riwayat keluarga. meningkatkan perilaku sehat sesuai dengan latar belakang budaya 2.tetapi riwayat memerlukan proses yang harus dimodefikasi untuk menemukan defisit pasien sakit kritis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful