Diet persiapan kehamilan

Prodi SI Keperawatan STIKES Dian Husada Mojokerto

 Fase yang paling dinantikan seorang wanita untuk menyempurnakan perannya adalah masa-masa kehamilan. Wanita yang bijak akan mempersiapkan kehamilan dengan baik. Memiliki perencanaan yang matang, sebelum (akan), saat, dan setelah kehamilan. Diet pada saat ibu hamil saja tidak cukup, bahkan terbilang terlambat. Sedia payung sebelum hujan, istilah yang tepat untuk menggambarkan pentingnya persiapan menjelang kehamilan.  Bahkan persiapan kehamilan ini dilakukan 3 atau 4 bulan sebelum konsepsi (pembuahan).

Harus ideal.5 kg/m2 sampai 23 kg/m2  Menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan rumus: IMT = Berat Badan (kg)/(Tinggi Badan (cm)/100)2  Untuk mencapai berat badan ideal. Misalnya. seorang wanita harus sudah sibuk jauh-jauh hari sebelum konsepsi.PERHATIKAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT)  Demi sang buah hati. diet untuk menaikkan berat badan (dari underweight ke normal) . sebaiknya memperhitungkan kebutuhan kalori serta zat gizi lain sesuai dengan diet. IMT harus normal yang berkisar antara 18. Perhatikan perbandingan antara berat dan tinggi badan.

yaitu bagian dari embrio yang akan menjadi otak dan spinal cord. Karena ada beberapa zat gizi yang apabila pemenuhannya terlambat. alpukat. daging. dll). dll). Asam folat dapat diperoleh dari sayuran hijau (bayam. selain untuk mencapai berat badan ideal (IMT normal).PERHATIKAN POLA KONSUMSI  Makanan yang kita konsumsi. Apabila kekurangan asam folat. telur. kedelai. brokoli. kacang-kacangan. maka bayi akan terlahir cacat . buah-buahan (strawberry. anggur. juga nantinya digunakan untuk cadangan bagi janin. blueberry.  Asam Folat : asam folat adalah salah satu jenis vitamin B yang membantu pembentukan neural tube. jeruk. atau multivitamin. asparagus. akan mengganggu perkembangan janin. .

Janin sangat membutuhkan asupan oksigen yang tinggi sehingga calon atau saat ibu hamil tidak boleh anemia.  Zinc : zinc sangat penting bagi kesuburan calon ibu. Bagi janin. Zinc dapat diperoleh dari daging. tomat. dan unggas.Zat Besi  Zat besi sangat penting untuk mencegah anemia. Konsumsi pula makanan yang tinggi besi non-heme seperti sayuran dengan diimbangi makanan yang tinggi vitamin C seperti jeruk. serta produk susu. seafood. anggur. dll untuk membantu penyerapan besi non-heme. Konsumsi makanan yang tinggi zat besi-heme yang berasal dari daging merah. zinc sangat penting dalam membantu perkembangan otak. kacang-kacangan dan biji-bijian. strawberry. . Karena hal ini berarti ketersedian Hb kurang dan aliran oksigen pun terhambat. ikan.

seafood. Juga bisa berasal dari makanan seperti sayuran hijau.D sangat berguna untuk membantu penyerapan kalsium. dan unggas (presto) serta sayuran hijau. Kalsium dapat diperoleh dari tulang-tulang pada ikan. dan unggas. daging. Jika cadangan dari ibu sedikit. vitamin D dapat diperoleh dari sinar matahari (7-9 pagi atau 3-6 sore). . Oleh karenanya sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhannya prakehamilan (800 mg/hari). maka hal ini akan memicu terjadinya pengeroposan tulang dan gigi. daging.  Vitamin D : vit. Kalsium : kalsium sangat penting untuk pertumbuhan dan pembentukan tulang. buahbuahan.

 Kurangi konsumsi kopi (kafein) : kafein dapat mengganggu kesuburan dan mengganggu siklus haid jika dikonsumsi secara berlebihan (150-300 mg kafein atau sekitar 1-2 kopi hitam per hari). . gangguan perkembangan otak. dan gangguan kualitas sel telur dan janin.  Jangan Merokok : Merokok dapat mengganggu kesuburan juga kesehatan sel telur. Merokok dapat menyebabkan bayi lahir prematur.LAKUKAN POLA HIDUP SEHAT  Olahraga : Olahraga sangat penting untuk menjaga kebugaran. Karena kualitas bayi juga tergantung kualitas sperma ayah. Lakukan selama kurang lebih 15 – 30 atau 60 menit tiga kali dalam seminggu.  Jangan Minum Alkohol : Selain mengganggu kesuburan. berat bayi lahir rendah (BBLR).  Pola hidup sehat di atas. dan bahkan kematian. efek dari alkohol adalah mengganggu pertumbuhan sel telur dan janin. sebaiknya dipraktikan juga bersama sang suami (calon ayah).

Makanan dan minuman sehat yang mengandung vitamin dan mineral. pola hidup sehat juga ‘wajib’ dilakukan oleh suami Ibu. daging. dan roti gandum.Libatkan Suami Selain Ibu. Jauhi lingkungan kerja yang berbahaya. Gunakan celana dalam yang longgar. Beberapa bahan kimia dapat mempengaruhi kualitas sperma. Dorong suami untuk makan makanan dengan kandungan Zinc tinggi seperti makanan laut. Hindari Stress. berbahan katun. dan tidak terlalu ketat agar testis tidak terganggu. Jadi. telur. yang baik untuk kesuburan. libatkan suami agar kehamilan sehat yang diharapkan lebih mudah terwujud. termasuk Vitamin C – ini penting untuk menghasilkan sperma yang sehat.      . Kurangi minuman berkafein.

Tetap Rileks Tubuh yang rileks dan pikiran yang tenang penting bagi Ibu yang merencanakan kehamilan. Hal itu akan menumpuk tekanan bagi Ibu dan suami. Jangan selalu mengasosiasikan seks sebagai usaha untuk mendapatkan bayi. Lakukan dan nikmati semuanya tanpa tekanan. . Hubungan seksual yang dilakukan dengan rileks tentu akan lebih nyaman.

Kebutuhan Zat Gizi Berbagi Kondisi Bumil Prodi SI Keperawatan STIKES Dian Husada Mojokerto .

Konsep Kebutuhan Gizi Bumil  Status diet & gizi bumil mempunyai dampak langsung dalam perjalanan kehamilan & bayi yang akan dilahirkannya  Malnutrisi pada awal kehamilan mempengaruhi perkembangan & kapasitas embrio untuk bertahan hidup  Malnutrisi pada masa lanjut kehamilan mempengaruhi pertumbuhan janin  Terjadi perubahan fisik dan mental yang bersifat alami  Calon ibu harus sehat & memiliki BB normal baik sebelum maupun saat hamil  Harus mempunyai kebiasaan makan yang teratur & bergizi & olahraga teratur .

Pertahankan berat badan yang rendah • Penambahan BB normal 12-14 kg.makanan segar/asam • Bila mual & muntahporsi kecil tapi sering. Kekurangan Zat Besi • Dianjurkan mengkonsumsi tablet zat besi. Ngidam • Terjadi perubahan besar yg menyangkut enzim & hormonlebih efisien menyerap zat gizi • Dianjurkan banyak minum. jika hanya 7-8 kg resiko BBLR 3.dihidangkan panas.hati.bayam 2.padat kalori . Konsumsi kalori • Penambahan konsumsi kalori selama hamil tidak terpenuhi 4. Pemeriksaan kehamilan • Minimal 4 kali selama kehamilan 5.Masalah Pada Ibu Hamil 1.

plasenta) 2. Janin Plasenta Cairan amnion Ekspansi Volume Darah Pertumbuhan uterus & payudara Peningkatan cairan ekstraseluler Peningkatan lemak tubuh : 25-27% : 5% : 6% : 10% : 11% : 13% : 25-27% Mengalami peningkatan 15% (Huliana. Jaringan tubuh ibu (darah.cairan ekstravaskuler.cairan amnion. Kehamilan (janin. 2001) .payudara.uterus.Komponen Pertambahan BB secara umum dibagi 2 yaitu 1.lemak) Proporsi Pertambahan Berat Badan Tubuh : 1. 3. 5. 6. 7. 4. 2.

Trimester I : < 1 kg b.BBLR. Trimester terakhir : 6 kg • Kenaikan BB ideal bumil gemuk  7 kg • Kenaikan BB ideal bumil tidak gemuk  12.Kenaikan BB Bumil (Huliana. 2001) a.prematur. Trimester II : < 3 kg c.perdarahan setelah melahirkan Makanan yg dikonsumsi bumil 40% digunakan untuk pertumbuhan janin & 60% untuk kebutuhan ibu .5 kg • Penambahan BB kurang dr normal beresiko keguguran.gangguan kekuatan rahim mengeluarkan anak.

5. 2. Status Ekonomi . 6. 7. 3. 4.Faktor-faktor yang Mempengaruhi Gizi Bumil 1. Umur Berat Badan Kondisi Lingkungan Aktifitas Status Kesehatan Pengetahuan gizi dalam makanan Kebiasaan dan pandangan wanita terhadap makanan 8.

3.pengatur) Tidak terlalu pedas. mempersiapkan laktasi Syarat : 1. 5. 2. 4.tidak banyak lemak Porsi lebih besar Bila kaki bengkak maka kurangi garam .Tujuan Makan pada Ibu Hamil Memberikan makanan yang mencukupi kebutuhan gizi ibu dan bayi yang dikandung.pembangun. Jumlah & mutunya lebih baik dr dewasa Makanan harus seimbang (zat tenaga.

kafein.obat tanpa resep dokter .Penyelidikan COHOR Masa paling kritis adalah triwulan IIIpertumbuhan janin paling cepat (pertumbuhan panjang & berat janin.pembesaran sel otak)  Triwulan I nafsu makan turun karena mual & muntah  Triwulan II BMR naik BB naik  Triwulan III kandungan telah besar shg makan porsi kecil tp sering  Tidak perlu berpantang makanan kecuali alkohol.narkoba.rokok.penambahan jumlah sel.

Karbohidrat 2. Protein • Kebutuhan pada trimester I – II ± 6 gr/hari • Kebutuhan pada trimester III ± 10 gr/hr • Menurut WHO tambahan protein bumil 0.75 gr/kg BB 3. Mineral • Zat besi untuk pembentukan sel darah merah • Kalsium untuk pertumbuhan tulang • Seng (Zn) untuk mencegah kelainan bawaan & perkembangan otak .Zat Gizi yang Diperlukan Bumil 1. Vitamin • Vitamin A untuk penglihatan. Lemak • Sumber kalori tambahan & pelarut vitamin 4.mencegah kelainan bawaan • Vitamin B untuk menjaga sistem syaraf • Vitamin C untuk pembentukan integritas jaringan & meningkatkan penyerapan zat besi 5.

good luck in middle test….Bye…. .

Pentingnya antenatal care .