P. 1
Case Yama Fix

Case Yama Fix

|Views: 9|Likes:
Published by Yama Sirly Putri
medical
medical

More info:

Categories:Topics
Published by: Yama Sirly Putri on Oct 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/05/2014

pdf

text

original

STATUS PASIEN

I. IDENTIFIKASI Nama Umur Status : Firdaus : 45 tahun : Menikah

Jenis Kelamin : Laki-laki Agama Suku Pendidikan Pekerjaan Alamat : Islam : Palembang : SMA : Portir RSMH : Sukarami Palembang

Kunjungan Pertama Ke Poliklinik IKKK RSMH, tanggal 24 September 2013

II.

ANAMNESIS ( Autoanamnesis, 24 September 2013, pukul 10.30 WIB) Keluhan Utama Bercak merah bertambah lebar pada sela jari kedua kaki dan ujung kuku jempol kedua kaki sejak 2 hari yang lalu.

Keluhan Tambahan Nyeri pada sela jari kedua kaki dan ujung kuku jempol kedua kaki dan bercak kehitaman bertambah banyak di betis kiri.

Riwayat Perjalanan Penyakit

1

Beberapa hari kemudian timbul bercak seukuran uang logam disertai bintil-bintil.Kisaran 2 tahun yang lalu. dioleskan 3x/hari pada luka lecet. Kisaran 2 bulan yang lalu. namun bercak merah semakin meluas. Sebagian bintil merah menjadi lepuh kecil. Riwayat sering berkebun disangkal. Daerah sekitar bintil timbul bercak kemerahan. Pasien mengoles salep yang diberikan dokter umum ( pasien lupa nama salepnya). timbul bintil-bintil merah di sela jari II-III kaki kanan. Pasien tidak berobat. namun bercak merah tetap ada. Pasien tidak pernah mengoleskan lotion atau kontak dengan deterjen sebelum muncul bintil tersebut. salep dioleskan 3x/hari pada bercak merah secara rutin. pasien mengeluh betis kirinya terkena knalpot motor sehingga bengkak dan kulit melepu disertai nyeri dan panas. Kisaran 3 pekan yang lalu timbul bintil-bintil warna merah di betis kiri. Pasien berobat ke Dokter Umum diberi obat tablet diminum 3x/hari dan salep ( pasien lupa nama obat dan salep nya). Riwayat sering berjalan tidak menggunakan alas kaki disangkal. Pasien tidak pernah mengoleskan lotion atau kontak dengan deterjen sebelum muncul bintil tersebut. Sebagian bintil membesar. Beberapa hari kemudian timbul bercak seukuran uang logam disekitar bintil merah. kemudian nyeri menghilang. terasa gatal dan nyeri. kemudian pecah menjadi luka disertai nyeri. Sebagian bintil menjadi lepuh kecil dan pecah menjadi lecet. Kisaran 1 bulan yang lalu. Pasien mengaku tidak menggaruk luka dan rutin memberikan salep. berisi nanah. Beberapa hari kemudian sebagian bintil membesar. kemudian pecah sendiri dan mengering sehingga timbul keropeng. Pasien juga mengeluh bercak merah pada sela jari II-III kaki kanan. Luka lecet tersebut mengering dan tidak nyeri lagi. tetapi rasa perih mulai berkurang. Beberapa hari kemudian lepuh tersebut pecah dan menjadi lecet. Riwayat demam lama dan batuk pilek disangkal. perih dan semakin meluas. 2 . sela jari II-III kaki kiri dan di ujung kuku jari jempol kedua kaki terasa gatal. Bercak merah masih tetap ada. timbul bintil-bintil warna merah sebesar kepala jarum pentul di ujung kuku jari jempol kaki kanan dan kiri. II-III kaki kiri dan di ujung kuku jari jempol kedua kaki. Pasien juga mengeluh kuku menjadi warna kuning kecoklatan dan menebal pada bagian ujungnya.

Riwayat timbul bercak merah karena penggunaan detergen dan sabun disangkal. Riwayat Sosial Ekonomi Pasien adalah seorang kepala keluarga yang tinggal dengan seorang istri dan 2 orang anak yang masih kecil. Riwayat Penyakit Keluarga • Riwayat timbul bercak kehitaman di betis pada keluarga disangkal • Riwayat timbul bercak merah di sela jari kaki dan kuku pada keluarga disangkal. Bercak merah bertambah lebar pada sela jari kedua kaki dan ujung kuku jempol kedua kaki . • Riwayat kuku rusak dan mudah lepas disangkal. 3 . Pasien kemudian datang ke poli kulit RSMH. Riwayat Higiene Pasien mandi 2 kali sehari dengan sabun dan menggunakan handuk masing-masing. Kesan : Tingkat sosial ekonomi menengah ke bawah. Riwayat Penyakit Dahulu • • Riwayat timbul bercak merah setelah makan udang atau telur disangkal.Kisaran 2 hari yang lalu. Pasien bekerja sebagai portir RSMH dengan penghasilan 2 juta rupiah perbulan.

45 WIB) Status Generalikus Keadaan Umum Kesadaran Tekanan Darah Nadi Suhu Pernafasan Tinggi Badan Berat Badan IMT Kesan : tampak sakit ringan : kompos mentis : 120/80 mmHg : 82 x/menit : 36. pukul 10.III. tonsil tidak membesar Leher Dada 4 : tidak ada kelainan . sklera tidak ikterik : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan Tenggorokan : faring tidak hiperemis.3kg/m2 : Normoweight Keadaan Spesifik Kepala Mata Hidung Telinga Mulut : konjunctiva palpebra tidak anemis. PEMERIKSAAN FISIK ( Tanggal 24 September 2013.7oC : 20 x/menit : 160 cm : 47 kg : 18.

3 cm. diskret sebagian konfluens Plak : 2 buah. sebagian permukaan ditutupi skuama putih selapis tidak mudah dicabut. hepar/lien tidak teraba. numuler. murmur dan gallop tidak ada : datar. diskret sebagian konfluens. Atrofi : hipopigmentasi. 5 . ukuran 5x2x0. aksila dan inguinal pada inspeksi dan palpasi. lemas. multipel. milier sampai lentikuler. Ekstremitas superior : edema dan deformitas tidak ada Ekstremitas Inferior : edema dan deformitas tidak ada Kulit : lihat status dermatologikus KGB : tidak ada pembesaran KGB di daerah koli. ireguler.5 cm permukaan tidak rata. ukuran 2x2x0. Patch : hiperpigmentasi multipel. soliter. bising usus normal. ronkhi dan wheezing tidak ada : bunyi jantung I dan II normal.Paru Jantung Perut : suara napas vesikuler. ireguler. Status Dermatologikus • Regio Kruris Sinistra Makula : hiperpigmentasi.

sulit dilepaskan 6 . lentikuler : multipel. : selapis. milier. ireguler.• Regio Interdigiti II-III pedis dekstra : Makula Erosi Skuama : eritem. soliter. diskret sebagian konfluens.

soliter. permukaan tidak rata. terjadi penebalan di ujung kuku. ireguler. suram. sulit dilepaskan • Regio Unguium digita I pedis dekstra et sinistra : Lempeng kuku :warna kuning kecoklatan. ireguler. : multipel.• Regio Interdigiti II-III pedis sinistra : Makula Erosi-eksoriasi Krusta : eritem. numuler : multipel. 7 . milier. diskret sebagian konfluens.

onikolisis di ujung kuku.- Perlekatan Lipatan : hiperkeratosis subungual. : daerah sekitar eritem (-) lunula (-) 8 .

PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksaan kerokan kulit interdigiti II-III dekstra et sinistra dengan penambahan KOH 10% didapatkan : 9 .IV.

Tampak spora dan pseudohifa ( elemen jamur) Pemeriksaan kerokan kuku digiti I dekstra dengan penambahan KOH 40% didapatkan : Tampak spora dan pseudohifa ( elemen jamur) Pemeriksaan kerokan kulit regio kruris dekstra dengan penambahan KOH 10% didapatkan : Tidak tampak elemen jamur. 10 .

paien mengeluh kruris sinistra nya terkena knalpot motor sehingga edem dan timbul bula yang disertai nyeri dan panas. normal. RESUME Seorang laki-laki usia 45 tahun. Kisaran 2 tahun yang lalu. multipel. diskret sebagian konfluens Plak : 2 buah. Kisaran 1 bulan yang lalu. kemudian sebagian mengering menjadi skuama. diskret sebagian konfluens. sebagian permukaan ditutupi skuama putih selapis tidak mudah dicabut. tinggal di Sukarami Palembang. 11 . numuler. datang ke Poliklinik IKKK RSMH Palembang tanggal 24 September 2013 pukul 10. Pada status dermatologikus didapatkan : Regio Kruris Sinistra Makula : hiperpigmentasi.V. Beberapa hari kemudian bula pecah menjadi erosi. lepuh kecil pecah menjadi ekskoriasi. Beberapa hari kemudian timbul makula eritem ukuran numuler disertai papul eritem. Kisaran 3 pekan yang lalu. Pasien juga mengeluh regio unguium warna kuning kecoklatan dan menebal pada bagian distal. Pasien juga mengeluh timbul papul eritem di kruris sinistra. ukuran 2x2x0. Sebagian papul eritem menjadi vesikel kemudian pecah menjadi ekskoriasi disertai nyeri. Kisaran 2 bulan yang lalu. Kisaran 3 hari yang lalu makula eritem semakin melebar dan terasa perih. Patch : hiperpigmentasi multipel. makula pada interdigitalis II-III dekstra et sinistra dan distal unguium digiti I pedis dekstra et sinistra dirasakan nyeri disertai pruritus. ireguler. Pasien mengoleskan salep dan keluhan nyeri berkurang. keadaan spesifik dalam batas lentikuler.3 cm. timbul papul eritem ukuran milier di distal digiti I pedis dextra et sinistra.30 WIB dengan keluhan utama bercak merah bertambah lebar pada sela jari kedua kaki dan ujung kuku jempol kedua kaki sejak 2 hari yang lalu. ireguler. timbul papul eritem di interdigitalis II-III pedis dekstra et sinistra dan di distal unguium digitalis I pedis dextra et sinistra. Beberapa hari kemudian sebagian papul menjadi pustul dan vesikel. milier sampai Pada pemeriksaan fisik generalisata dalam batas normal. Beberapa hari kemudian sebagian papul eritem berubah menjadi makula eritem dan sebagian lagi menjadi lepuh kecil.

ukuran 5x2x0. soliter. ireguler. ireguler. sulit dilepaskan • Regio Unguium digita I pedis dekstra et sinistra : Lempeng kuku :warna kuning kecoklatan. numuler : multipel. milier. ireguler. Perlekatan Lipatan : hiperkeratosis subungual. VI. sulit dilepaskan • Regio Interdigiti II-III pedis sinistra : Makula Erosi-eksoriasi Krusta : eritem. Namun pada pemeriksaan kerokan kulit kruris sinistra dengan penambahan KOH 10% tidak didapatkan elemen jamur. suram. soliter. Pemeriksaan kerokan unguium digiti I pedis dekstra et sinistra dengan penambahan KOH 40% didapatkan juga blastospora dan pseudohifa ( elemen jamur).- Atrofi : hipopigmentasi. lentikuler : multipel. : multipel. onikolisis di ujung kuku. Ektima 12 . diskret sebagian konfluens. terjadi penebalan di ujung kuku. : selapis. : daerah sekitar eritem (-) lunula (-) Pada pemeriksaan kerokan kulit interdigiti II-III dekstra et sinistra dengan penambahan KOH 10% didapatkan blastospora dan pseudohifa ( elemen jamur). diskret sebagian konfluens. soliter. permukaan tidak rata. • Regio Interdigiti II-III pedis dekstra : Makula Erosi Skuama : eritem. DIAGNOSIS BANDING • Kandidosis Intertriginosa + Onikomikosis Kandida + Hiperpigmentasi paska inflamasi ec. milier.5 cm permukaan tidak rata.

Khusus : Topikal : • Krim Ketokonazol 2% 2x/hari Sistemik : • • Tablet Ketokonazol 1x200 mg/ hari/ oral Tablet Loratadin 1x10 mg/ hari/ oral 13 . PEMERIKSAAN ANJURAN Biakan dan resistensi jamur IX. PENATALAKSANAAN Umum • • : KIE Menyarankan untuk menjaga kebersihan luka dan cara pemakaian obat.• Tinea Pedis + Onikomikosis Kandida + Hiperpigmentasi paska inflamasi ec. Ektima VIII. DIAGNOSIS KERJA Kandidosis Intertriginosa dan Onikomikosis Kandida dengan Hiperpigmentasi paska inflamasi ec. Menjelaskan kepada pasien untuk selalu minum obat dan kontrol teratur. Ektima VII.

X. PROGNOSIS Quo ad vitam Quo ad functionam Quo ad Sanationam : Bonam : Bonam : Dubia ad bonam 14 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->