PENGARUH VARIASI KONSENTRASI ELEKTROLIT H2SO4, RESISTOR DAN ADSORBSI KARBON TERHADAP VOLTASE DAN ARUS BATERAI DENGAN

ELEKTRODA (Cu/Zn) I. Tujuan Mengetahui pengaruh variasi konsentrasi elektrolit H2SO4, resistor dan adsorbsi karbon terhadap voltase dan arus baterai dengan elektroda (Cu/Zn). II. Tinjauan Pustaka 2.1 Elektrokimia Elektrokimia adalah cabang ilmu kimia yang berkenaan dengan mengkonversi energy listrik dan energy kimia. Proses elektrokimia adalah reaksi redoks (reduksioksidasi) di mana dalam reaksi ini energi yang dilepas oleh reaksi spontan diubah menjadi listrik atau di mana energy listrik digunakan agar reaksi yang nonspontan bias terjadi. Dalam reaksi redoks, electron-elektron ditransfer dari satu zat ke zat lain. (Chang, 2005) Dalam tiap jenis sel, katoda adalah didefinisikan sebagai elektroda yang padanya terjadi reduksi, dan anoda adalah elektroda yang padanya terjadi oksidasi. (Underwood, 1980) 2.1.1 Sel Volta Pada sel vota energi yang dihasilkan oleh reaksi kimia berupa energi listrik. Reaksi yang berlangsung dalam sel volta adalah reaksi redoks. Salah satu contoh sel volta adalah batere. Misalnya sel yang disusun oleh elektrode Zn yang dicelupkan dalam larutan ZnSO4 dan elektrode Cu yang dicelupkan dalam larutan Cu SO4. Kedua larutan

(Dogra. Jika elektroda Zn dan Cu dihubungkan dengan kawat akan terjadi energi listrik. Hukum Faraday pertama tentang elektrolisis. menyatakan bahwa “Jumlah perubahan kimia yang dihasilkan sebanding dengan besarnya muatan listrik yang melewati suatu elektrolisis”. Hubungan antara jumlah energi listrik yang dikonsumsi dan perubahan kimia yang dihasilkan dalam elektrolisis merupakan salah satu persoalan penting yang dicarikan jawabannya oleh Michael Faraday. disebut elektron inert.2 Sel Elektrolisis Elektrolisis adalah suatu proses dimana reaksi kimia terjadi pada elektroda yang tercelup dalam elektrolit. Elektroda reaktif adalah elektroda yang secara kimia memasuki reaksi elektroda selama elektrolisis. Huku kedua tentang elektrolisis menyatakan bahwa. terjadilah reduksi pada katoda dan oksidasi pada anoda. 1998) Dalam elektrolisis. Elektron mengalir dari elektroda Zn (elektroda negatif) ke elektroda Cu (elektroda positif). “Sejumlah tertentu arus listrik menghasilkan jumlah ekivalen yang sama dari benda apa saja dalam suatu elektrolisis”.1. 2. Elektroda yang bermuatan positif disebut anoda dan elektroda yang bermuatan negarif disebut katoda. Elektroda seperti platina yang hanya mentransfer elektron dari larutan. sumber aliran listrik digunakan untuk mendesak elektron agar mengalir dalam arah yang berlawanan dengan aliran spontan.dipisahkan dinding yang berpori. (Petrucci. Ketika tegangan diberikan terhadap elektroda itu. 1985) .

serta dapat dibuat dengan dimensi yang lebih kecil berupa lembaran. Komponen utama baterai terdiri atas 3 bagian. . yaitu anoda. III. Kecenderungan ini didasarkan pada keamanan. Jenis elektrolit cair memiliki kelemahan. di pasaran sering disebut AVO meter.2 Baterai Baterai berdasarkan prinsip pengoperasian dikategorikan dalam 2 jenis yaitu baterai primer dan baterai sekunder. 2002) 2. bebas dari kebocoran. katoda dan elektrolit. Gambar 2 menunjukkan bagian-bagian umum multimeter analog. Multimeter analog ditandai dengan adanya jarum penunjuk. Pemanfaatan elektrolit saat ini lebih banyak dalam bentuk elektrolit padat (solid). karena rentan terhadap kebocoran dan mudah terbakar. maupun arus (amper-meter).3 Multimeter Multimeter adalah alat pengukur listrik yang sering dikenal sebagai VOM (Volt/Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter). hambatan (ohm-meter). Elektrolit ini terdiri atas elektrolit cair dan elektrolit padat.2. (Linden. Elektrolit atau konduktor ionic baterai merupakan penyedia sarana transfer ion. mudah dalam pemakaian.

164-200 p. Resistor yang bocor idealnya bernilai nol ohm. dan apakah resistor tersebut bocor. . Reddy TB. Di dalam : Linden D.1 Hambatan Listrik 3. Resistor yang baik ditandai dengan bergeraknya jarum penunjuk saat batas ukur Ohm-meter dipindah-pindah dari kecil ke besar atau sebaliknya. Alat Ukur Multimeter. http://supermnh.2 Hukum Ohm 3. maka kepresisian pembacaan sangat diutamakan.Pengujian sebuah resistor lebih didasarkan pada tiga keputusan akhir yaitu apakah resistor tersebut baik. editor. (Noviansyah. apakah resistor tersebut putus. Sedangkan resistor yang putus selalu menunjukkan nilai pembacaan yang besar (tak terhingga ohm).4 Pengukuran Besaran-besaran listrik Primary Batteries-Introduction.3 Rangkaian Listrik 1 Arah 3. (Online). sebab keputusan yang diharapkan hanyalah baik atau rusak (bocor dan putus).com ) 3.webnode. Dalam proses pengujian komponen tidak dipentingkan membaca nilai. Handbook of Batteries 3Ed. Inc. Lain halnya jika multimeter difungsikan sebagai instrumen ukur. Moh. USA: The McGraw-Hill Compenies.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful